Sistem Pencahayaan Alami: Konfigurasi Bukaan Dinding dan Atap pada Area Parkir Kantor Bawah Tanah
Mayissa Anggun Pekerti, Popi Puspitasari, Khotijah Lahji
Universitas Trisakti
Abstract
Sebagai sistem bangunan, sistem pencahayaan berkontribusi terhadap konsumsi energi bangunan. Bertahun-tahun, studi menunjukkan bahwa sistem pencahayaan alami melalui bukaan berguna untuk menekan kontribusi tersebut. Meskipun sistem pencahayaan alami bermanfaat, efek termal dari strategi ini perlu dipertimbangkan, terutama ketika merancang ruang basement yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber cahaya. Makalah ini mempelajari konfigurasi ideal fisik (ukuran dan letak) bukaan terkait sistem pencahayaan alami dengan metode windows-to-wall ratio dan skylight-to-roof ratio. Bagian terendah selubung bangunan kantor yang berlokasi di Tangerang digunakan sebagai kasus untuk mengidentifikasi dampak iklim lokal terhadap rancangan. Hasil studi makalah ini adalah ukuran dan letak bukaan pada rancangan.
Keywords: sistem pencahayaan, alami, bukaan
Topic: Teknologi Informasi dan Rekayasa Komponen Lingkungan Terbangun