SNIPS 2016 Conference

Study Analisis Airtanah pada Confined Aquifer, Unconfined Aquifer dan Half-Confined Aquifer
Hertalina Kilay*1), Acep Purqon2)

1) Program Studi Magister Sains Komputasi, FMIPA ITB
2) Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, FMIPA ITB


Abstract

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memodelkan penurunan muka airtanah adalah metode Thiem dan metode De Glee. Metode-metode ini digunakan berdasarkan hasil dari uji pemompaan yang menggambarkan sifat dari aquifer berdasarkan jenis alirannya, apakah tunak atau tidak, dan termasuk confined aquifer, unconfined aquifer atau half-confined aquifer. Dalam studi ini pemodelan penurunan muka airtanah dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter yang menunjukkan karakteristik hidraulik dari aquifer yang didapat dari hasil uji pemompaan seperti konduktivitas hidraulik, transmisivitas, tebal aquifer, tinggi muka airtanah dan jarak antara piezometer ke sumur pemompaan. Studi ini menghasilkan gambaran tinggi muka airtanah pada masing-masing aquifer setelah dilakukan pemompaan. Berdasarkan hasil yang diperoleh terlihat bahwa semakin besar laju pemompaan yang dilakukan maka akan semakin menurun muka airtanah pada unconfined aquifer dan half-confined aquifer. Hal yang berbeda ditunjukkan pada confined aquifer dimana semakin besar laju pemompaan yang dilakukan maka semakin tinggi muka airtanah. Studi penurunan muka airtanah penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan penurunan muka tanah akibat penggunaan airtanah secara berlebihan.

Keywords: Airtanah, aquifer, metode De Glee, metode Thiem

Topic: Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract-plain/9A7rfPZqckuK

Web Format | Corresponding Author (Hertalina Kilay)

PDF (728 kB)