EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata) DAN LATIHAN FISIK SERTA KOMBINASI TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID HEPAR PADA MODEL TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA-DIABETES
Retno Yulianti, Riezky Valentina Astari, Sri Rahayu Ningsih
Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta
Abstract
Diabetes mampu menyebabkan kerusakan jaringan akibat hiperglikemia dan hiperkolesterolemia. Stres oksidatif dapat menyebabkan peroksidasi lipid yang dinilai melalui kadar malondialdehid. Modifikasi gaya hidup dengan latihan fisik meningkatkan ambilan glukosa dan menurunkan profil lipid. Ekstrak daun sirsak berpotensi menurunkan kadar MDA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun sirsak dan latihan fisik serta kombinasi terhadap kadar MDA hepar tikus diabetik. Sebanyak 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar, dikelompokkan menjadi lima kelompok dengan perlakuan berbeda yaitu: pakan standar dan aquades (K1), pakan tinggi lemak dan metformin 45mg/kgBB/hari (K2), pakan tinggi lemak dan vitamin E 150 IU/kgBB/hari (K3), pakan tinggi lemak dan latihan fisik sedang 20 meter/menit (K4), pakan tinggi lemak dan ekstrak daun sirsak 150 mg/kgBB/hari (K5), pakan tinggi lemak dan kombinasi (K6). Ekstrak daun sirsak diberikan selama 21 hari setelah diinduksi aloksan dan pakan tinggi lemak selama 5 minggu. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Pada kelompok K6 mampu menurunkan GDS 70.97% dan kolesterol 62.47% dan bermakna dalam menurunkan kadar MDA 0,9 µMol. Kesimpulan penelitian ini bahwa kombinasi ekstrak daun sirsak dan latihan fisik memiliki kemampuan menurunkan kadar MDA jaringan hepar.
Keywords: Annona muricata, malondialdehid
Topic: Bioteknologi dan Molekular Tanaman Obat