SNIPS 2019 Conference

RANCANG BANGUN CONDUCTIVITY METER MENGGUNAKAN PROBE PIPA KAPILER UNTUK MEMANTAU KUALITAS SUSU
Dicky Zulfikridin (a*), Dr. Hendro, MS. (b)

a) Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian – Kementerian Perdagangan
Jl. Daeng M. Ardiwinata km.3,4 Cihanjuang - Bandung
*email: dicky.zulfikridin[at]gmail.com

b) Kelompok Keilmuan Fisika Teoritik Energi Tinggi dan Instrumentasi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132


Abstract

Telah dilakukan rancang bangun instrumentasi untuk memantau kualitas susu murni menggunakan metode pengukuran konduktivitas listrik. Pada penelitian ini, conductivity meter dirancang menggunakan metode empat probe pada pipa kapiler. Pengukuran konduktivitas listrik menggunakan sumber arus DC konstan yang dihubungkan pada dua buah elektroda dan elektroda lain sebagai pengukur tegangan listrik dari sampel susu murni melalui mikrokontroller Arduino ATMega 2560 yang telah terintegrasi dengan rangkaian ADC. Nilai cell constant hasil pengukuran adalah 2311,24 m-1. Kalibrasi cell constant pada empat buah probe menggunakan larutan standar KCl 0,1 M dan 0,01 M yang sudah diketahu nilai konduktivitas listriknya berdasarkan dokumen kalibrasi OIML R56 edisi tahun 1981 dan ASTM D1125-95. Hasil kalibrasi diperoleh nilai cell constant sebesar 3884,50 m-1 (KCl 0,1 M) dan 3358,70 m-1 (KCl 0,01 M). Data rekaman konduktivitas listrik melalui metode pipa kapiler menunjukkan rekaman kualitas pemantauan susu yang dapat dipercaya dan berlaku umum. Data rekaman konduktivitas listrik susu murni menurun dalam pemantauan selama 1 – 2 hari. Pada nilai dibawah 0,460 S/m diduga susu murni sudah mulai mengalami penurunan kualitas. Perubahan nilai konduktivitas listrik yang sangat cepat terjadi pada 3 jam awal pengukuran dan mencapai saturasi ketika pemantauan dilakukan lebih dari 24 jam. Kurva mulai terlihat mendatar pada waktu 16 jam setelah pemantauan. Parameter lain yang mendukung data rekaman konduktivitas listrik adalah pH dan temperatur. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pH berpengaruh terhadap penurunan kualitas susu dimana pH susu murni dalam kondisi awal diperoleh nilai pH 5,8 – 6,22 dan menurun sampai pH 3,5 - 3,7. Data konduktivitas listrik dikoreksi menggunakan faktor koreksi suhu pada 25 oC. Adanya nilai penurunan dan saturasi pada pemantauan data rekaman konduktivitas listrik dapat dikaitkan dengan adanya dugaan aktivitas bakteri yang mempengaruhi kandungan lemak, protein dan garam susu murni melalui proses tertentu. Diharapkan alat ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai alat uji fisis dalam menentukan kualitas bahan pangan lain yang ada di pasaran.

Keywords: konduktivitas listrik, pipa kapiler, pemantauan, susu murni

Topic: Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract-plain/a3DewjTuVpEx

Web Format | Corresponding Author (DICKY ZULFIKRIDIN)

PDF (535 kB)