Mengembangkan Kualitas Layanan BPJS Kesehatan dengan Pendekatan Syar-i
Kholis, Noor. and Ratnawati, Alifah
Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Abstract
Selama lebih dari lima tahun mengelola kesehatan masyarakat, BPJS kesehatan banyak diminati masyarakat. Namun penelitian yang telah dilakukan Noor Kholis dkk (2015) menyimpulkan bahwa masyarakat tidak puas atas layanan jasa BPJS. Ada perbedaan yang signifikan antara harapan konsumen ketika akan menggunakan BPJS dengan layanan yang benar benar dirasakan ketika menggunakan fasilitas BPJS. Mendasarkan hal tersebut, Studi ini bertujuan mengkaji bagaimanakah mengembangkan kualitas layanan BPJS Kesehatan. Kualitas layanan BPJS ditinjau dari delapan dimensi, yakni 1). Compliance, 2) Assurance, 3) Reliability, 4). Tangible, 5). Emphaty, 6) Responsiveness, 7). System Asuransi, 8). Sincerity. Dimensi tersebut diukur dengan menggunakan pendekatan secara syar-i. Dimensi tersebut selanjutnya diuji bagaimana dampaknya terhadap Kepuasan dan loyalitas peserta BPJS. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 250 peserta BPJS dari lima Rumah Sakit Islam di Jawa Tengah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan dibantu program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan dimensi kualitas pelayanan, yang harus dikembangkan adalah dimensi reliability, Emphaty, Responsiveness, System Asuransi dan Sinceritykarena dimensi tersebut terbukti dapat meningkatkan kepuasan peserta BPJS. Loyalitas peserta BPJS akan meningkat manakala kepuasan peserta juga meningkat. Selain kepuasan, variabel yang mampu meningkatkan loyalitas peserta BPJS adalah emphaty, System Asuransi serta Sincerity. BPJS maupun mitra BPJS perlu mengembangkan dimensi dimensi tersebut, agar kepuasan dan loyalitas peserta BPJS Kesehatan semakin meningkat
Keywords: Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan, Kepuasan, Loyalitas
Topic: Manajemen Pemasaran