UPAH MAKSIMUM DARI SUDUT PANDANG PENGUSAHA : STUDI KASUS DI JOGJAKARTA Arief Darmawan, Abdul Hakim
Universitas Islam Indonesia
Abstract
Upah merupakan barometer kesejahteraan masyarakat, dengan asumsi bahwa kebanyakan penduduk bekerja pada perusahaan. Banyak sudah penelitian yang menganalisis upah dari sudut pandang pekerja. Paper ini akan melihat tingkat upah dari sudut pandang pemilik perusahaan. Penelitian ini berharap menemukan suatu tingkat upah yang sebenarnya mampu diberikan oleh pengusaha. Hal ini akan bermanfaat dalam menentukan upah yang tepat bagi para pekerja. Penelitian ini akan menggunakan pemilik perusahaan, terutama perusahaan kecil menengah, sebagai responden. Penelitian ini berupaya mencari tahu, berapakah sebenarnya upah yang sanggup dibayarkan oleh pengusaha kepada para pekerja. Dari studi ini diharapkan akan diketahui, apakah kesanggupan pengusaha sebenarnya lebih tinggi, sama dengan, atau lebih rendah dari UMR yang ditetapkan. Metode penelitian ini menggunakan metode Triangulasi untuk mendapatkan data dari sumber yang sama, menggunakan observasi dan wawancara yang mendalam dari beberapa pengusaha sebagai Informan. Dari hasil wawancara secara mendalam dengan informan terkait dengan Upah Minimum Regional, para Pengusaha di Jogjakarta sudah memberikan upah sesuai atau melebihi UMR, dikarenakan dalam penentuan upah para pengusaha juga sudah mempertimbangkan berbagai aspek baik dari sisi kebutuhan karyawan maupun, kemampuan perusahaan. Didalam penentuan peningkatan upah para pengusaha juga sudah mendasarkan kepada pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja para karyawan atau pekerja. Upah yang diterima karyawan hak normatif di sisi lain juga sebagai penyemanagat (motivasi) peningkatan kinerja
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website.
Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):