Indonesia Conference Directory


<< Back

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI CAMPURAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Mustaqim Bayu Pratama, Fitriya

Universitas Bina Darma


Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal pada perusahaan sektor industri campuran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, growth opportunity, likuiditas perusahaan, dan debt to total asset, debt total equity (struktur modal). Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan sektor industri campuran yang sudah dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling, dan diperoleh 36 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap debt to total asset namun berpengaruh terhadap debt to total equity (struktur modal) hal ini dibuktikan dengan Hasil statistik uji t untuk variabel profitabilitas diperoleh Nilai t-value sebesar 1,049 dengan nilai signifikan 0,297. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel profitabilitas (X1) terhadap Debt to total asset (Y1). Nilai t-value sebesar 5,464 dengan nilai signifikan 0,000. Nilai t-value tersebut > dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho diterima, yang artinya ada pengaruh variabel profitabilitas (X1) terhadap Debt to equity (Y2). Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal hal ini dibuktikan dengan Hasil statistik uji t untuk variabel ukuran perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar 0,599 dengan nilai signifikan 0,550. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel ukuran perusahaan (X2) terhadap Debt to total asset (Y1). Hasil statistik uji t untuk variabel ukuran perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar 0,458 dengan nilai signifikan 0,648. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel ukuran perusahaan (X2) terhadap Debt to total equity (Y2). Struktur aktiva memiliki pengaruh terhadap struktur modal hal ini dibuktikan dengan hasil statistik uji t untuk variabel ukuran perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar 4,223 dengan nilai signifikan 0,000. Nilai t-value tersebut > dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho diterima , yang artinya ada pengaruh variabel struktur aktiva (X3) terhadap Debt to total asset (Y1). Hasil statistik uji t untuk variabel ukuran perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar 4,420 dengan nilai signifikan 0,000. Nilai t-value tersebut > dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho diterima, yang artinya ada pengaruh variabel struktur aktiva (X3) terhadap Debt to total equity (Y2). Growth opportunity tidak memiliki pengaruh terhadap struktur modal hal ini dibuktikan dengan Hasil statistik uji t untuk variabel growth opportunity diperoleh Nilai t-value sebesar 0,173 dengan nilai signifikan 0,863. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel growth opportunity (X4) terhadap Debt to total asset (Y1). Hasil statistik uji t untuk variabel growth opportunity diperoleh Nilai t-value sebesar 0,666 dengan nilai signifikan 0,507. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel growth opportunity (X4) terhadap Debt to total equity (Y2). Likuiditas perusahaan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap debt to total asset namun berpengaruh terhadap debt to total equity (struktur modal) hal ini dibuktikan dengan Hasil statistik uji t untuk variabel likuiditas perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar 1,285 dengan nilai signifikan 0,202. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel likuiditas (X5) terhadap Debt to total asset (Y1). Hasil statistik uji t untuk variabel likuiditas perusahaan diperoleh Nilai t-value sebesar -0,664 dengan nilai signifikan 0,508. Nilai t-value tersebut < dari nilai t tabel 1.289 sehingga Ho ditolak, yang artinya tidak ada pengaruh variabel likuiditas perusahaan (X5) terhadap Debt to total equity (Y2).

Keywords: Profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, growth opportunity, likuiditas perusahaan.

Topic: Manajemen Keuangan

Link: https://ifory.id/abstract/yzfCMDnqt629

Conference: Forum Manajemen Indonesia 11 Samarinda (FMI 2019)

Plain Format | Corresponding Author (Fitriya Fauzi)

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats