Indonesia Conference Directory


<< Back

Abstract Topic: Nuklir

Page 1 (data 1 to 2 of 2) | Displayed ini 30 data/page

Studi Awal Karakteristik Perpindahan Panas Pada Sistem Sirkulasi Alami Molten Salt Reaktor (MSR) Menggunakan Metode COMSOL Multhyphysics
Rindi Wulandari(1*); Sidik Permana(2)

Show More

Corresponding Author
Rindi Wulandari

Institutions
1) Laboratorium Fisika Nuklir,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
*wulandarindi[at]gmail.com

2) Laboratorium Fisika Nuklir,
Kelompok Keilmuan Ilmu dan Rekayasa Nuklir
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) generasi IV adalah reaktor daya hasil pengembangan inovatif dari PLTN generasi sebelumnya yang dikembangkan oleh the Generation IV Forum (GIF) dengan kriteria aspek ekonomi yang tinggi, tingkat keselamatan lanjut, menghasilkan limbah dengan kuantitas yang sangat rendah, dan tahan terhadap aturan Non-Proliferation Treaty (NPT). Molten Salt Reactor (MSR) adalah salah satu reaktor nuklir generasi IV yang menggunakan molten salt sebagai bahan bakar dan pendingin, sehingga teknologi yang digunakan berbeda dengan reaktor berbahan bakar padat atau reaktor konvensional. Pada studi ini, penulis fokus pada fenomena perpindahan panas dari sistem sirkulasi alami pada MSR. Simulasi dibuat dengan model 2-dimensi menggunakan metode COMSOL Multiphysics. Aspek-aspek yang diperhitungkan dalam studi yaitu 1) fenomena heat transfer 2) perubahan laju alir 3) perubahan tekanan pada sistem. Skenario pada studi diasumsikan laju alir pada sistem primer dalam keadaan tunak dalam kondisi normal dan reaksi fisi diabaikan. Hasil dari studi ini adalah distirbusi temperatur pada core, tekanan pada sistem primer, dan kecepatan selama waktu tertentu.

Keywords
Molten Salt Reactor, Perpindahan panas, Metode COMSOL Multiphysics

Topic
Nuklir

Link: https://ifory.id/abstract/27YDUL3ZEJPc


Studi Komparatif MSR (Molten Salt Reactor) dengan 2-region core berbahan bakar Th-U233 dan Th-Pu
M Ifthacharo(a*), S Permana(b), G Saputra(a)

Show More

Corresponding Author
Melati Ifthacharo

Institutions
(a)Master Program of Physics Department,
Faculty of Mathematics and Natural Science, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*melati.ifthacharo[at]student.itb.ac.id
(b)Nuclear Physics and Biophysics Research Division, Physics Department,
Faculty of Mathematics and Natural Science, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
Inherent safety dan siklus bahan bakar tertutup yang berkelanjutan merupakan salah satu aspek penting dalam desain reaktor Generasi IV. MSR dipilih menjadi salah satu konsep reaktor Generasi IV karena dapat memenuhi hal tersebut. FUJI-U2 atau MSR-2R adalah MSR yang memiliki 2 region teras yang diajukan sebagai bentuk simplifikasi daari FUJI-U3 (3-region core). FUJI-U2 menggunakan plutonium dan Uranium233 sebagai material fisil, dua opsi ini diajukan karena diketahui bahwa Uranium233 tidak tersedia secara alami di alam. Studi komparatif dari MSR dengan 2-region core berbahan bakar Th-U233 dan Th-Pu telah dilakukan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman karakteristik dari reaktor. Pada analisis digunakan SRAC2006 dengan data library JENDL4.0, dan CITATION dilakukan sebagai validasi teras. Desain parameter yang ditetapkan pada tiap region adalah komposis bahan bakar, radius teras, dan fraksi bahan bakar. Simulasi perhitungan burn-up dilakukan pada total 2000 hari, dengan 21 langkah setiap 100 hari siklus. Radius FUJI-U2 berbahan bakar U233 yang digunakan masing-masing sebesar 5, 10, dan 3,95 cm, dengan fraksi bahan bakar 31,5 vol% dan 18,9 vol%. Sedangkan untuk FUJI-U2 berbahan bakar plutonium, radius teras yang digunakan adalah sebesar 4,75 dan 4,40 cm dengan fraksi bahan bakar 27,3 vol% dan 23,4 vol%. Hasil sementara menunjukkan bahwa Kinf dari Uranium233 untuk teras 1 dan teras 2 adalah 1,032075 dan 1,122150. Sementara untuk Kinf plutonium untuk teras 1 dan 2 adalah masing-masing 1,018639 dan 1,059092. Perhitungan burn-up, rasio konversi, elemental bahan bakar dan komposisi isotopik dari masing-masing teras juga aka dibahas lebih lanjut.

Keywords
MSR 2-region ; SRAC2006 ; Nuclear Analysis

Topic
Nuklir

Link: https://ifory.id/abstract/zKmxbQWfHEUP


Page 1 (data 1 to 2 of 2) | Displayed ini 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats