Penggunaan Metode Self Potensial Sebagai Laboratorium Alam Dalam Pemetaan Anomali Daerah Bawah Permukaan Arisat(1), Yohanes Engge(2), Lilik Hendrajaya(3)
(1,2) Program Magister Pengajaran Fisika (3) Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung a_risat86[at]yahoo.com, engge_yohanes[at]yahoo.com, lilik.hendrajaya2[at]gmail.com
Abstract
Metode Self potensial (potensial diri) merupakan suatu metode dalam survey geofisika yang dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi sumberdaya alam bawah permukaan. Metode ini didasarkan pada pengukuran potensial diri massa endapan batuan dalam kerak bumi tanpa harus menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah seperti metode geolistrik lainnya. Selain dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi obyek bawah permukaan bumi, metode self potential ini juga dapat dijadikan sebagai laboratorium alam yang dapat menunjang proses pembelajaran, karena pelaksanaanya sangat mudah dan praktis. Tujuan Penelitian ini adalah Mempelajari tahapan-tahapan dalam proses pengambilan data, pengolahan dan pemodelan data dengan metode self potensial, Mengetahui sebaran nilai beda potensial bawah permukaan daerah pengamatan, dan Membuat kontur berdasarkan data hasil pengukuran dengan metode self potensial. Data penelitian yang diperoleh merupakan nilai anomaly potensial daerah bawah permukaan sebanyak 121 titik. Berdasarkan data hasil penelitian sebelum perlakuan penanaman beberapa material diperoleh sebaran anomaly potensial terendah 140 mV dan anomaly potensial tertingi adalah 215,8 mV. Sementara itu, setelah penanaman beberapa material untuk 10 titik pengamatan diperoleh nilai anomaly potensial untuk titik tersebut berubah. Hal ini menunjukan bahwa di daerah tersebut terjadi perubahan nilai anomaly potensial.
Keywords: Self potensial, anomali potensial, laboratorium alam
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website.
Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):