Page 490 (data 14671 to 14700 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Corresponding Author
Edyharto Yanuwar
Institutions
Laboratorium Fisika Teoretik,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Abstract
Medan ghost muncul sebagai akibat dari kuantisasi medan gauge dengan konstrain (gauge fixing) melalui metode path integral. Dalam metode path integral tersebut, dengan memasukkan suatu bentuk identitas maka akan diperoleh suatu bentuk propagator efektif dari medan gauge dengan suatu konstrain tertentu (gauge fixing), dan metode ini disebut metode Faddeev - Popov. Keberadaan medan ghost yang bersifat Grassmann odd akan menyebabkan parameter transformasi gauge akan bersifat Grassmann odd, dan lahirlah transformasi BRST. Kemunculan medan ghost dengan sifat Grassmann odd ini juga dapat diperoleh melalui least action principle dengan transformasi gauge. Melalui least action principle ini, akan lebih terlihat bagaimana hubungan antara parameter transformasi BRST dengan medan ghost.
Keywords
Medan ghost, medan gauge, transformasi gauge, transformasi BRST, least action principle, metode Faddeev – Popov
Topic
Physics
Corresponding Author
R.Fenny Syafariani
Institutions
Unikom
Abstract
An institution engaged in formal education has a desire to create a quality future generation. In order to create a quality generation, educational institutions must improve themselves in improving information systems especially academic. In this case, if viewed in the current system in several educational institutions, it is still considered not working optimally in the process of searching and presenting data. This research is conducted to find out the system that is running, designing the system, analyzing and testing the system and implementing an academic information system. The research method used is descriptive with structured approach methods and development methods using prototypes. While for the programming language using PHP and MySQL as the database. The results of this study are, a web-based academic information system is created which can be used in managing student, teacher, and value data., scheduling, and other data. So there are many benefits that can be obtained and the achievement of the goals of the school.
Keywords
Academic Information System, educational institutions, Web-based
Topic
Informatic and Information System
Corresponding Author
Rindi Wulandari
Institutions
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha 10, Bandung 40132, Gedung Fisika FMIPA ITB Indonesia
Email: wulandarindi [at]gmail.com, psidik[at]fi.itb.ac.id
Abstract
PLTN generasi IV adalah reaktor daya hasil pengembangan inovatif dari PLTN generasi sebelumnya yang dikembangkan oleh the Generation IV Forum (GIF) dengan kriteria aspek ekonomi yang tinggi, tingkat keselamatan lanjut, menghasilkan limbah dengan kuantitas yang sangat rendah, dan tahan terhadap aturan NPT. Molten Salt Reactor (MSR) adalah salah satu reaktor nuklir generasi IV yang menggunakan molten salt sebagai bahan bakar dan pendingin, sehingga teknologi yang digunakan berbeda dengan reaktor berbahan bakar padat atau reaktor konvensional. Pada penelitian ini, penulis fokus pada analisis karakteristik sistem keselamatan MSR, dengan menggunakan persamaan poin kinetik dan heat transfer pada teras yang telah dimodelkan dengan pengembangan model matematika untuk MSR. Model ini diaplikasikan untuk analisis karakteristik keselamatan dari the molten salt actinide recycler and transmuter system (MOSART) dengan mensimulasikan kondisi transien dasar yaitu unprotected loss of flow (ULOF) dan unprotected overcooling accident (UOC). Hasil simulasi kecelakaan reaktor adalah distribusi daya dan temperatur pada teras reaktor terhadap waktu dan menunjukkan bahwa desain konseptual MOSART adalah desain reaktor yang stabil secara inheren. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang karakteristik keamanan MSR.
Keywords
Analsisi Keselamatan, ULOF, UOC, MSR
Topic
Physics
Corresponding Author
Ridwan Fadjar Septian
Institutions
(a) Master of Information System Faculty
Universitas Komputer Indonesia
(b) Master of Information System Faculty
Universitas Komputer Indonesia
Abstract
The purpose of this research is to assure the performance and quality of healthcare information system security from Dutch Company which is located in Rotterdam, Netherland. The research apply COBIT 5 to audit the existing information security management system (ISMS) based on ISO 27001 and NEN 7510-2 2017 toolkit to audit the information system security for healthcare-specific issue. The audit is applied in order to identify any risk that might come during the ISMS implementation. On the other hand the result will be used as an improvement for the successor version of ISMS which compatible to the ISO 27001 and NEN 7510-2. The research is composed by applying qualitative method that consist of observation to the activity of the company and review the existing ISMS-related documents. The observation utilize selected COBIT 5 process form and selected NEN 7510-2 toolkit based on scope of vision and mission of the company. After scoping the research, the audit process for NEN 7510-2 2017 is applied to the security management aspect. For the COBIT 5-based audit, the audit focus on three kind of process that consist of APO 13, DSS 05 and MEA 02. As a result of this audit, the company ISMS has an achievement from NEN 7510-2:2017 audit result that has a score for 92.86 % on security management section. For the COBIT 5 result, the audit yield a result that consist of two “Established Process” level on APO13 and MEA02 and “Predictable Process” level on DSS 05. The result indicate a good result and encourage the company to improve their ISMS for next periode
Keywords
Information Security, IT Governance, General Data Privacy Regulation (GDPR), ISO 27001, NEN 7510-2-2017, COBIT 5
Topic
Informatic and Information System
Corresponding Author
Ahmad Rifaldi
Institutions
(1) Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta,Jl. Rawamangun Muka No.1, DKI Jakarta, Indonesia, 13220
Email:
(a) ahmad.92231[at]gmail.com
(b) siswoyo[at]unj.ac.id
(c) raihanati57[at]gmail.com
Abstract
Fisika merupakan salah satu ilmu yang tidak mudah untuk dipelajari karena banyaknya materi yang abstrak oleh sebab itu diperlukan media pembelajaran yang mampu mengatasi materi yang abstrak tersebut dan membuat nya menjadi lebih konkret dan nyata serta dapat meningkatkan minat peserta didik untuk belajar fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa alat peraga bidang miring dengan sistem sensor yang layak digunakan untuk mendukung proses pembelajaran fisika khususnya pada pokok bahasan dinamika partikel dan Hukum Newton. Metode penelitian ini menggunakan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu tahap analisis (Analyze), tahap perencanaan (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implement), dan tahap evaluasi (Evaluate). Melalui produk yang dikembangkan diharapkan dapat menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan sehingga dapat menjadi penunjang dalam proses pembelajaran fisika.
Keywords
Media Pembelajaran, Model ADDIE, Alat Peraga
Topic
Physics
Corresponding Author
Masrifah M
Institutions
1Program Studi Pendidikan IPA Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Indonesia, 40154
2Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Khairun Ternate, Jl. Bandara Baabullah, Kota Ternate, Indonesia, 97728
3Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 207, Bandung, Indonesia, 40154
4Departemen Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Indonesia, 40154
5Program studi Pendidikan Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Indonesia,40154
Abstract
Guru merupakan kunci keberhasilan dari pendidikan sehingga harus dipersiapkan secara profesional. Salah satu upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas guru di Indonesia adalah membekali guru dengan buku panduan untuk membantu guru dalam menyiapkan dan melaksanakan proses pembelajaran sehingga diharapkan kualitas mengajar guru dapat meningkat. Buku panduan guru berperan penting dalam menunjang implementasi kurikulum 2013. Buku panduan guru adalah alat pembelajaran yang berfungsi untuk memfasilitasi kinerja guru dengan menunjukkan tujuan yang akan dicapai dalam setiap disiplin, konten yang akan diajarkan dan metodologi pedagogis yang harus diikuti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap buku panduan guru Fisika SMA/MA Kelas X yang beredar di lapangan. Instrumen yang digunakan berupa angket yang terdiri-dari 26 item. Angket sebelumnya divalidasi oleh ahli untuk melihat validitas isinya. Responden dalam penelitian ini adalah 30 guru Fisika SMA (17 wanita dan 13 pria) yang berasal dari 10 sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan persepsi guru terhadap buku guru Fisika SMA/MA yang ada di lapangan dapat disimpulkan bahwa buku guru yang ada di lapangan masih terdapat keterbatasan baik dari segi konten, pedagogik maupun penyajiannya. Oleh karena itu, upaya perbaikian dan pengembangan buku guru masih mutlak diperlukan untuk meningkatkan kualitas buku guru agar dapat berfungsi secara lebih maksimal dan tepat sasaran dalam memandu dan memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran.
Keywords
Persepsi, Buku Panduan Guru, Konten, Pedagogik
Topic
Physics
Corresponding Author
Erlinda Septiyani Puspita
Institutions
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Abstract
Penelitian ini dilakukan sebagai sarana pengembangkan Four-Tier Test pada tingkat kepercayaan untuk mendeskripsikan permasalahan yang terjadi pada siswa. Tes ini dilakukan untuk menentukan tingkat kevalidan, reliabilitas, dan karakteristik bentuk Four-Tier Test, serta mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada materi Gerak Lurus. Four-Tier Test terdiri atas empat tingkat, yaitu: pertanyaan dengan satu kunci jawaban dan empat pengecoh, tingkat keyakinan jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan alasan. Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian Research and Development (R&D). Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPA di SMAN 64 Jakarta. Instrumen yang dihasilkan terdiri atas kisi-kisi soal, petunjuk pengerjaan, soal tes, kunci jawaban, lembar jawaban, dan pedoman interpretasi hasil. Validitas yang dilakukan oleh validator menunjukan instrumen yang dikembangkan sebagai alat evaluasi bernilai valid dengan reliabilitas yang dikembangkan sebesar 0,98. Soal tes terdiri atas soal mudah, sedang, dan mudah. Temuan dilapangan miskonsepsi tertinggi ditemukan pada konsep GLBB.
Keywords
Miskonsepsi, Four-Tier Test, Research and Development (R&D)
Topic
Physics
Corresponding Author
Devi Nurhanivah
Institutions
1Laboratorium Biofisika,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
a) devinurhanivah[at]gmail.com b) rena[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Sistem perencanaanya radioterapi atau treatment planning system (TPS) biasanya terdiri dari penentuan distribusi dosis, margin atau volume target, lamanya penyinaran dan homogenitas jaringan. Penentuan distribusi dosis menjadi salah satu yang penting dilakukan untuk verifikasi dosis. Distribusi dosis ini diperoleh dengan menjumlahkan dosis dari beberapa sudut penyinaran yang digunakan. Dalam penelitian ini akan dibandingkan variasi 5 dan 7 sudut penyinaran yang dihasilkan dengan optimasi simulated annealing dan tanpa optimasi. Penelitian ini dilakukan dengan dua langkah. Pertama, penentuan sudut optimasi dengan menggunakan metode simulated, melibatkan suatu fungsi objektif. Fungsi objektif ini memperhitungkan sudut penyinaran dan dosis agar hasil yang diperoleh optimal. Kedua, dari hasil kombinasi sudut tersebut dibuat distribusi dosis yang kemudian dibandingkan dengan distribusi dosis tanpa optimasi sudut. Dalam penelitian ini, phantom yang digunakan adalah phantom homogen 12cm x 12cm x 12cm dengan target berupa kanker prostat dengan dimensi 2cm x 2cm x 2cm. Hasil optimasi 7 sudut penyinaran yaitu 62.9o, 211.3o, 10.1o, 116.1o, 256.9o, 245.1o, dan 160o memiliki nilai fungsi objektif lebih kecil dibandingkan dengan 5 sudut penyinaran yaitu 83.9o, 275.6o, 126.9o, 33.2o, dan 165.1o. Berdasarkan distribusi dosisnya, diperoleh dosis target untuk variasi 5 dan 7 sudut penyinaran dengan optimasi simulated annealing 100% dan 110%. Sedangkan untuk variasi 5 dan 7 sudut penyinaran tanpa optimasi diperoleh dosis yang diterima oleh target 140% dan 200%. Dapat disimpulkan, distrbusi dosis yang diperoleh dengan evaluasi metode simulated annealing lebih baik dibandingkan dengan tanpa optimasi.
Keywords
Distribusi Dosis, Dosis Profile, Fungsi Objektif, PDD, Simulated Annealing, TPS
Topic
Physics
Corresponding Author
Meri Miranti
Institutions
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap hasil belajar yang ditinjau dari jenis kelamin peserta didik. Penelitian dilakukan di SMA Budhi Warman II Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu True Experiment Design. Pengujian hipotesis menggunakan analisis varian (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji t-dunnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kedua model yang digunakan, dibuktikan dengan nilai F(hitung) antar kolom = 16,70 lebih besar daripada F(tabel alpha 0,05) = 3,98. Selain itu diperoleh nilai F(hitung) antar baris = 13,02 lebih besar daripada F(tabel alpha 0,05) = 3,98, hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik perempuan dan laki-laki. Interaksi antara model pembelajaran dengan jenis kelamin peserta didik juga diperoleh berdasarkan nilai F(hitung) interaksi = 4,00 yang lebih besar daripada F(tabel alpha 0,05) = 3,98.
Keywords
Problem Based Learning; Problem Solving; Jenis Kelamin; Hasil Belajar.
Topic
Physics
Corresponding Author
Mega Aulia Lestari
Institutions
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Discovery,Inquiry dan Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Kecerdasan Intelektuan (IQ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode True Eksperimental Posttest Control Design. Pengujian Hipotesis penelitian menggunakan Analisis Kovarian Sederhana Satu Jalur (ANAKOVA). Berdasarkan hasil analisis data perhitungan Anakova diperoleh F hitung = 9,123 lebih besar dari F tabel alpha (0,01)(0,05) =(3,13)(4,93),sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar fisika yang sangat signifikan antara siswa yang diajarkan model Discovery,Inquiry dan Problem Based Learning setelah mengontrol Intelligence Quotient (IQ). Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Inquiry memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil belajar fisika siswa dengan rata-rata nilai hasil belajar fisika sebesar 72,71 dibandingkan model lainnya.
Keywords
Model Pembelajaran, Discovery, Inquiry, Problem Based Learning, IQ,Hasil Belajar
Topic
Physics
Corresponding Author
Nurjannah Nurjannah
Institutions
1Laboratorium Fisika Elektronika,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
2Laboratorium Fisika Bumi,
Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
3Laboratorium Fisika Magnetik,
Kelompok Keilmuan Fisika Magnetik dan Fotonik
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
a) nur.jannah.a2f[at]gmail.com
b) zulhendraphetir[at]gmail.com
c) yp.akbar027[at]gmail.com
d)hd.hendro[at]gmail.com
Abstract
Telah dibuat rancang bangun alat untuk mengukur kelajuan dan arah angin untuk mengendalikan posisi kincir pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) skala mikro. Pengukuran kelajuan memanfaatkan anemometer berbasis sensor optik MOC70T3 dan arah angin memanfaatkan sensor efek Hall. Sedangkan, kincir angin direpresentasikan dengan motor stepper. Data hasil pengukuran dapat diamati secara langsung pada serial monitor Arduino uno. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kelajuan dapat mengukur kelajuan angin dengan baik dan motor stepper dapat bergerak ke delapan arah mata angin mengikuti gerakan sensor arah. Rancang bangun ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk pembangkit listrik tenaga bayu skala mikro sehingga dapat menunjang kebutuhan energi listrik primer.
Keywords
arah angin, arduino uno, laju angin, motor stepper, posisi kincir
Topic
Physics
Corresponding Author
Sparisoma Viridi
Institutions
Prodi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Memasak beberapa jenis makanan yang berbentuk bahan butiran dengan menggunakan proses sangrai yang umumnya memanfaatkan pasir yang dipanaskan, yang juga merupakan bahan butiran, menarik untuk dipelajari mengingat terdapat dua mekanisme permbatan panas dari wajan ke obyek makanan. Mekanisme pertama adalah melalui konduksi dengan kontak langsung antara wajan dengan butiran pasir yang dilanjutkan dengan beberapa butiran pasir sampai ke obyek. Dan yang kedua adalah melalui radiasi antara wajan ke butiran pasir dan butiran pasir ke obyek melalui ruang kosong di antara butiran. Mekanisme pertama diakomodasi oleh Hukum Fourier, sementara yang kedua oleh Hukum Stefan-Boltzmann. Untuk penyederhanaan dibahas sistem dalam satu dimensi dengan ukuran butiran yang sama akan tetapi obyeknya dapat memiliki ukuran yang berbeda. Susunan dinding wajan, butiran pasir, ruang kosong, dan obyek makanan dapat diacak sehingga dapat tercipta berbagai konfigurasi. Dibahas bagaimana proses perambatan panas dapat terjadi di dalam perose sangrai dan juga radiasinya ke ruang sekitarnya pada bagian atas permukaan pasir. Perambatan panas akibat konveksi sementara diabaikan.
Keywords
bahan butiran, sangrai, perambatan panas, simulasi, konfigurasi susunan
Topic
Physics
Corresponding Author
Sparisoma Viridi
Institutions
Prodi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Penggunaan toilet tidak dengan benar sehingga keadaan toilet tidak kembali bersih seperti semula kadang amat menjengkelkan bagi pengguna yang terakhir. Terdapat berbagai penyebab hal ini dapat terjadi termasuk kebiasaan tidak bersih, berbeda kultur dan jenis toilet yang digunakan, serta ketidaktahuan. Dalam karya ini ingin diperkenalkan suatu sistem yang dapat dipasangkan pada toilet yang sudah ada sehingga tidak perlu merombak secara keseluruhan toilet. Dengan sistem Toilet Bersih dan Pintar (TBP) ini diharapkan pengguna dapat diarahkan untuk menggunakan toilet dengan baik sehingga keadaan akhir setelah digunakan sama bersihnya dengan keadaan awal sebelum digunakan. Terdapat beberapa komponen yang digunakan dan saling berinteraksi, seperti kunci otomatis (KOT), tombol pilihan menu (MEN), pembangkit suara (SUA), kamera (KAM), monitor (MON), dan pusat pemroses informasi (CPU). Terdapat berbagai skenario penggunaan toilet, yang salah satunya adalah dengan urutan MEN -> KOT -> USA -> KAM (pic-i) -> MEN -> SUA -> KAM (pic-f) -> CPU (pic-f - pic-i) -> SUA -> KOT, bila pengguna membersihkan toilet seperti keadaan semula (pic-f - pic-i == 0) dan KOT dibuka. Beberapa skenario lain diungkapkan dengan alternatif konsekuensinya. Dalam pemodelan sistem ini diasumsikan interaksi antara komponen bersifat nirkabel.
Keywords
model, toilet bersih, nirkabel, kontrol, instrumentasi
Topic
Physics
Corresponding Author
Nova Silvia
Institutions
Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh antara pendekatan spiral melalui tahapan pemecahan masalah menurut Polya terhadap keterampilan menyelesaikan soal fisika. Populasi penelitian ini berjumlah 30 orang siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Data yang didapat menunjukan bahwa nilai rata-rata tertinggi didapatkan siswa pada praktikum ke lima dikarenakan pada praktikum ke lima siswa sudah terampil dalam mengerjakan soal fisika. Selain itu, dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas, dilanjutkan dengan uji t. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan t hitung = 5,09, karena t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 5,09 lebih besar dari 1,70. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pendekatan spiral melalui tahapan pemecahan masalah menurut Polya terhadap keterampilan menyelesaikan soal fisika.
Keywords
Pendekatan Spiral, Tahapan Pemecahan Masalah Menurut Polya, Keterampilan Menyelesaikan Soal Fisika
Topic
Physics
Corresponding Author
Najla Sekar Manedza
Institutions
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran generatif terhadap hasil belajar fisika ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep matematis. Penelitian dilakukan di MAN 2 Kota Bekasi dikelas XI IPA 3 dengan materi pembelajaran alat optik pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan yaitu PreEksperiment Design, sementara teknik pengambilan subjek penelitin adalah Simple Random Sampling. Subjek penelitian yang digunakan berjumlah 35 orang dari kelas XI IPA 3. Setelah data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen berdasarkan uji normalitas dan homogenitas, dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang diperoleh t_(hitung ) = 2, dengan t_(tabel (α = 0,05)) = 1,691 dan t_(tabel (α = 0,01)) = 2,440 sehingga dapat disimpulkan t_(hitung ) = 2,453 > t_(tabel (α = 0,05)) = 1,691 ; t_(hitung ) = 2,453 > t_(tabel (α = 0,01)) = 2,440. Maka Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh medel pembelajaran generative terhadp hasil belajar.
Keywords
Pembelajaran Generatif, Konsep Matematis, Hasil Belajar Siswa
Topic
Physics
Corresponding Author
Reka Damai Sintia
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah melalui kemampuan numerik siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Data berdistribusi normal dan homogen berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas, pengujian hipotesis menggunakan Analisis Varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat perbedaan antara model pembelajaran Problem Based Learning dengan Direct Interaction terhadap kemampuan pemecahan masalah (Fh=6,9 lebih besar dari Ft=4,20), 2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah (Fh=6,25 lebih besar dari Ft=4,20), 3) kemampuan pemecahan masalah pada kemampuan numerik tinggi yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi daripada model pembelajaran Direct Interaction (Qh=5,12 lebih besar dari Qt=3,261), 4) kemampuan pemecahan masalah pada kemampuan numerik rendah yang diajarakan dengan model pembelajaran Problem Based Learning tidak lebih rendah daripada model pembelajaran Direct Interaction (Qh=0,13 lebih kecil dari Qt=3,261)
Keywords
Problem Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah, Kemampuan Numerik
Topic
Physics
Corresponding Author
Rita Sari
Institutions
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Abstract
Rapid technological development can be used to meet the increasing demand for a project, especially in various general government organizations such as E-Government (electronic-based information technology services used by the government) to deal with various resource constraints and therefore have to make choices. In general, in terms of choosing between dozens and hundreds of alternatives for projects, organizational portfolios and priorities are complex multi-criteria decision making problems with solutions that require clear techniques, types of methods, and factor definitions for decision making and decision making prioritization. A literature review is conducted to identify the characteristics of public organizations proposed to begin research on the application of portfolio management prioritization, as well as the methodology and practices used and other relevant aspects of the topic. This study explores the use and portfolio management techniques of several previous studies that have been tested in project priority practices and methodologies in application services in a successful city government level environment. This will be further developed regarding the development of generic prioritization models using the AHP (Analytical Hierarchy Process) and ANP (Analytical Network Process) approaches. The results of this study are used as a comparison of previous prioritization models and contribute to enriching theories about techniques, methods, especially the priority of portfolio project management in the case of government.
Keywords
E-Government; Decision-making; Prioritization; AHP; ANP
Topic
Informatic and Information System
Corresponding Author
Nurul Atiqah
Institutions
(a) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, 40132, Bandung, Indonesia
(b) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, 40132, Bandung, Indonesia
*nurulatiqah4693[at]gmail.com
Abstract
Salah satu pengobatan yang digunakan untuk mengobati kanker payudara adalah brakiterapi menggunakan sumber radioaktif yang diletakkan di dalam atau di dekat tumor (seed). Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan jumlah optimum seed pada brakiterapi kanker payudara dengan menggunakan sumber Pd-103. Phantom dibuat dengan ukuran 16x16x16 cm dengan kanker berukuran 2x2x2 cm yang terletak di pusat phantom. Laju dosis dihitung dengan menggunakan protokol dosimetri AAPM TG-43 yang disimulasikan dengan menggunakan PRISM. Jumlah seed divariasikan 1 hingga 10. Dosis yang telah diperoleh pada masing-masing jumlah seed akan dijadikan taksiran awal untuk mengetahui jumlah seed optimum untuk kanker payudara. Dengan mengetahui besar dosis optimum maka diperoleh jumlah seed optimum sekitar 271 seed.
Keywords
AAPM TG-43, Brakiterapi, Kurva Isodosis, Pd-103, PRISM
Topic
Physics
Corresponding Author
Aloysius Rusli
Institutions
Jurusan Fisika, FTIS, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
Abstract
Pada Jumat 16 November 2018, CGPM (Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran) di Versailles, di tepi barat daya Paris, Perancis, yang dihadiri wakil dari 54 negara anggota, secara bulat telah menyetujui Resolusi-Putusan untuk mendefinisi-ulang satuan Sistem Internasional (S.I.). Hal ini dapat dipandang suatu langkah bersejarah, karena beberapa segi fisika, dan juga beberapa pertimbangan metafisika. Segi fisikanya adalah, bahwa selanjutnya satuan S.I. tidak lagi dikaitkan dengan manusia, Bumi, maupun benda tertentu yang ternyata tidak sestabil harapan semula, dan tidak lagi dibatasi pada prosedur eksperimen ataupun realisasi tertentu, sehingga membebaskan berbagai pihak bertindak kreatif dalam memilih prosedur dan cara yang makin canggih dan teliti, asalkan hasil-hasil kreasi ini tetap konsisten dengan nilai tetapan alam yang disetujui tahun 2018 ini. Segi praktis fisika lain adalah, bahwa sekiranya suatu saat kita berjumpa dengan ilmuwan dari kecerdasan lain di jagad raya ini, yang mestinya juga sudah mengenal tetapan Planck dan lainnya itu, tetapi tentu dapat saja dengan bilangan berbeda, maka konversi data hasil pengukuran menjadi sederhana, dan komunikasi ilmiah langsung menjadi terbuka pada seluruh tataran ilmu yang terukur. Selain itu, ada konsekuensi yang bersifat metafisika, dalam arti memiliki segi atau pertimbangan yang berlandaskan kepercayaan ataupun asumsi, yang tidak dapat dituntut keterukurannya. Pertimbangan metafisika pertama adalah, bahwa disetujui sejumlah tetapan alam memang tetap, berdasarkan temuan bahwa setidaknya selama ~13,8 gigatahun usia jagad raya yang terukur, tetapan itu ditemukan tetap, sehingga diasumsikan untuk seterusnya mereka tetaplah tetap. Pertimbangan metafisika lain adalah, bahwa aturan alam yang telah ditemukan, juga akan tetap di masa depan. Kesadaran bahwa pertimbangan metafisika ini sebenarnya tidak dapat dijamin, dapat membuka pemikiran ke arah ada tidaknya tujuan dalam jagad raya ini, karena ini tampaknya juga termasuk hal tak terukur. Kiranya pemikiran tentang beberapa segi dan pertimbangan ini, patut disimak guru dan dosen fisika, kalau ingin lebih siap memberi suatu jawab yang baik atas pertanyaan siswa atau mahasiswa.
Keywords
definisi, Sistem Internasional, metafisika
Topic
Physics
Corresponding Author
Ulwan Arsalan Abdullah
Institutions
Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi,UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jl. A.H.Nasution 105 Cibiru-Bandung,Indonesia
Abstract
Pada penelitian pengaruh gerhana bulan tanggal 28 juli 2018 terhadap kecerlangan langit malam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilakukan untuk menganalisis proses terjadinya gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan total pada saat fenomena gerhana bulan blue blood moon, dengan membandingkan fase-fase gerhana dengan kecerlangan langit malam. Alat yang digunakan adalah teleskop Celestron C8-N dengan lensa fokus 1000mm f/5, kamera smartphone Samsung J5, dan Unihedron Sky Quality Meter (SQM-LU). Hasil yang didapat adalah gerhana bulan total pada tanggal 28 juli 2018 terjadi 2 gerhana yaitu gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan total dengan durasi gerhana selama 4 jam 21 menit, kontak awal gerhana terjadi pada pukul 01:13 WIB dengan kecerlangan langit sebesar 13,93 ({magnitudo/arsec^2}) ,puncak gerhana bulan total terjadi pada pukul 03:30 WIB dengan kecerlangan langit 18,4 ({magnitudo/arsec^2}) dan kontak akhir gerhana terjadi pada pukul 5:12 WIB dengan kecerlangan langit 15,7 ({magnitudo/arsec^2}).
Keywords
Gerhana Bulan, Unihedron SQM-LU, Skala Bortle, Teleskop
Topic
Physics
Corresponding Author
Melyana Dwitasari
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Permasalahan lalu lintas di kota – kota besar di Indonesia, khusunya di kota Bandung saat ini sudah mulai meresahkan masyarakat khusunya pengguna jalan. Dimana volume kendaraan sudah hampir tidak dapat ditampung lagi oleh jalan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu semakin banyak penggunaan kendaraan pribadi, hambatan samping yang berupa pertokoan, sekolah, pusat perbenlanjaan, rumah sakit, dan kantor, serta penggunaan ruas jalan yang tidak semestinya seperti angkutan umum yang berhenti ditempat yang bukan tempat pemberhentian angkutan umum. Faktor – faktor tersebut mengakibatkan terjadinya penumpukan pada setiap jalan. Penumpukan dapat dipengaruhi oleh keterhubungan antar jalan tersebut. Oleh karena itu, untuk menganalisis penumpukan pada suatu ruas jalan, maka jalan dan simpang sebelumnya harus diperhitungkan. Sehingga pada paper ini, dapat dianalisa bahwa penumpukkan yang terjadi pada simpang Merdeka-Aceh berkaitan dengan simpang Merdeka-Riau yang memiliki tiga ruas jalan yaitu jalan R. E Martadinata dan jalan Ir.Juanda. dengan masing – masing ruas memiliki penjadwalan lampu lalu lintas yang berbeda – beda. Dengan demikian, secara dinamis arus lalu lintas kendaraan, semakin banyak jumlah kendaraan pada ruas jalan sebelumnya yang menuju ke ruas jalan pada simpang Merdeka-Aceh, maka akan terjadi penambahan jumlah kendaran pada ruas jalan tersebut pada waktu tertentu.
Keywords
Penumpukkan, Arus lalu lintas, Durasi lampu lalu lintas
Topic
Physics
Corresponding Author
Duwi Hariyanto
Institutions
(a)Program Studi Fisika
(b)Program Studi Sains dan Rekayasa Nuklir
Laboratorium Fisika Nuklir, Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Email: (1)duwi_hariyanto[at]students.itb.ac.id, (2)psidik[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Pressurized Water Reactor (PWR) merupakan salah satu jenis pembangkit listrik tenaga nuklir paling dominan yang telah dioperasikan secara komersial untuk menghasilkan listrik di dunia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui desain teras tiga dimensi X-Y-Z PWR berumur panjang menggunakan bahan bakar (Th,U)O2 dengan penambahan burnable poison Gd2O3 dan Pa231. Bahan bakar kombinasi dari Thorium dan enriched Uranium memiliki rasio konversi yang lebih tinggi dibandingkan bahan bakar lain sehingga dapat membuat reaktor beroperasi lebih lama. Isotop burnable poison memiliki penampang lintang absorpsi neutron termal yang besar sehingga dapat digunakan untuk menurunkan reaktivitas pembakaran. Geometri teras yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu tiga dimensi X-Y-Z dengan fraksi volume bahan bakar sebesar 40%. Metode perhitungan menggunakan kode komputer SRAC 2006 dari Japan Atomic Energy Agency (JAEA) dengan JENDL 4.0 sebagai library data nuklir. Pada penelitian ini dilakukan variasi fraksi Uranium dioksida, Uranium-235, Gadolinium, dan Protactinium-231 dalam bahan bakar. Hasil dalam penelitian ini yaitu desain teras tiga dimensi X-Y-Z PWR 800 MWt menggunakan bahan bakar 60% UO2 dengan pengayaan 11-13% U-235 yang dapat beroperasi selama 10 tahun tanpa isi ulang bahan bakar. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi desain PWR berumur panjang menggunakan siklus bahan bakar Thorium-Uranium.
Keywords
Pressurized Water Reactor, long life, siklus bahan bakar Thorium-Uranium, burnable poison.
Topic
Physics
Corresponding Author
Nining Yuningsih
Institutions
(a) Program Studi Fisika
(b) Program Studi Sains dan Rekayasa Nuklir
Laboratorium Fisika Nuklir, Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Email: (1)duwi_hariyanto[at]students.itb.ac.id, (2)ninng.yuningsih[at]students.itb.ac.id, (3)psidik[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Kebutuhan energi listrik meningkat seiring pertumbuhan populasi manusia. Pembangkit listrik yang ada belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan listrik, terutama pemenuhan energi listrik di remote area. Small long life Pressurized Water Reactor (PWR) merupakan salah satu solusi dan inovasi teknologi nuklir yang dapat menghasilkan energi listrik serta dapat dioperasikan dalam waktu yang lama tanpa isi ulang bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis neutronik small long life PWR berbahan bakar (Th,U)O2 dengan Gd2O3 dan Pa231 sebagai burnable poison. Metode perhitungan dalam penelitian ini menggunakan SRAC Code dengan library data nuklir JENDL – 4.0. Dalam penelitian ini dianalisis geometri teras reaktor dua dimensi R-Z dengan fraksi volume bahan bakar yang divariasikan. Pada penelitian ini dilakukan variasi fraksi Uranium-235, Gadolinium dan Protactinium-231 dalam bahan bakar. Hasil yang diperoleh yaitu desain PWR 420 MWt menggunakan bahan bakar 60% UO2 yang dapat beroperasi selama lebih dari 12 tahun tanpa isi ulang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu literatur desain small long life PWR menggunakan siklus bahan bakar Thorium-Uranium.
Keywords
Small Pressurized Water Reactor, long life, siklus bahan bakar Thorium-Uranium, burnable poison, SRAC.
Topic
Physics
Corresponding Author
Sopian Alviana
Institutions
Universitas Komputer Indonesia
Abstract
The purpose of this study was to measure the comparative success rate methods of signature-based anomaly based on enterprise computer network attack detected. The application of information technology in many fields often cause the occurrence of attacks and threats that lead to data loss, the crippled system, and destruction of the system. To address these threats required the presence of early detection against any threats that occur at the enterprise computer network system. Early detection function to minimize and prevent the loss of the more extensive system. Methods used in the detection of the threat that is signature based and anomaly based method. Both methods are used for detection of any threats to the network system, then that method will be between the two measured how many threats can be detected by both methods, and measure the level of success detection. The results obtained in this study, Method of Anomaly Based successfully detect 89.66% attack, while the method Signature based successfully detected 91.87% attack. If the results of the great early attack detection, then the security level of the network are also great and can reduce the risk posed by a threat. Intrusion Detection System (IDS) with method signature based detection has a success rate higher in detecting attacks in computer networks, as compared with the method of anomaly based.
Keywords
ids, security, network, detection, rmse
Topic
Informatic and Information System
Corresponding Author
Kurniati Abidin
Institutions
1. Jurusan Fisika ITB
2. Jurusan Fisika UNM
Abstract
Telah dilakukan penumbuhan CNT dengan metode HWC in plasma-VHF-PECVD pada temperatur 275 C dan tekanan 300 mTorr, dengan optimasi daya 20, 10 dan 8 watt. Serta waktu deposisi 50, 25 dan 14 detik. Dengan menggunakan nano-katalis Ag yang ditumbuhkan di atas subatrat gelas Corning 7059. Melalui karakterisasi SEM dihasilkan diameter dan panjang CNT yang terbentuk adalah 125 nm dan 1,650 - 2,989 mikrometer untuk daya 10 dan 8 watt, sedangkan pada daya rf 20 watt belum nampak CNT yang berbentuk tube. Selanjutnya akan dilakukan karakterisasi XRD untuk sampel daya rf 8 watt.
Keywords
CNT, HWC in plasma-VHF- PECVD, evaporasi
Topic
Physics
Corresponding Author
Ajeng Eliyana
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Telah dilakukan penumbuhan nano-katalis Perak (Ag) di atas substrat gelas Corning 7059 dengan metode evaporasi dan diikuti proses annealing pada suhu 400 0C selama 4 jam. Karakterisasi morfologi nano-katalis Ag menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) dan Energy Dispersive Analysis X-ray (EDX). Studi selanjutnya yang telah dilakukan adalah penumbuhan lapisan tipis CNT di atas substrat nano-katalis Ag dengan metode HWC In Plasma-VHF-PECVD pada temperatur deposisi 275 oC dan tekanan 300 mTorr. Daya rf yang digunakan yaitu 8 watt, dengan waktu deposisi selama 60 menit. Sumber karbon yang digunakan adalah gas metan (CH4) 99,999 %. Gas hidrogen (H2) digunakan untuk mengetsa lapisan oksida yang mungkin terbentuk selama proses pra-deposisi. Diameter dan panjang CNT di atas Ag/CG 7059 masing-masing sekitar 393 nm dan 376 nm, untuk sebaran partikel yang masih berbentuk bundel. Sedangkan diameter dan panjang untuk partikel yang berbentuk tube (CNT) masing-masing 125 nm dan 2,989 ïm. Pada daya tersebut terlihat adanya material CNT tumbuh dengan arah tegak lurus terhadap permukaan substrat dan sejajar permukaan substrat. Kakterisasi selanjutnya pada penumbuhan lapisan tipis CNT ini yaitu menggunakan UV-Visible Dari hasil pengukuran ini dihasilkan band gap 2,096 eV.
Keywords
Nano-katalis Ag, evaporasi, Uv-Vis, CNT, HWC In Plasma-VHF-PECVD,
Topic
Physics
Corresponding Author
Yeffry Handoko Putra
Institutions
Faculty of Postgraduate Program
Universitas Komputer Indonesia
Jl. Dipati Ukur 112-116 Bandung
E-mail: herman[at]unikom.ac.id, yeffry.handoko[at]unikom.ac.id, wahabs_den[at]yahoo.com, kerlooza[at]gmail.com,
rahma[at]unikom.ac.id
Abstract
The aim of this paper is to find out how effective e-commerce to promote and selling the product of MSME. The method chosen to conduct this research is by using DeLone and McLean Information Success Model combine with Structural Equation Method (SEM) to find pertaining variable. Data are derived from data transaction with machine learning by conducting converting rule. The result of this research are (1) the correlation of net benefit with other dimension in DeLone and McLean model (2) the dominant variables that increasing the profit of SME
Keywords
DeLone and McLean, Information System, MSME
Topic
Informatic and Information System
Corresponding Author
Mochamad Fajar Wicaksono
Institutions
a) Program Studi Teknik Komputer, Universitas Komputer Indonesia, Jl. Dipati Ukur 112-116 Bandung, Indonesia
*mfajarw[at]email.unikom.ac.id
b) Program Studi Sistem Informasi, Universitas Komputer Indonesia, Jl. Dipati Ukur 112-116 Bandung, Indonesia
Abstract
The main objective of this research is to design a cargo vehicle monitoring system. The method used to limit the path is geofencing. The web application will limit the path to be traversed, so the warning alarm on the server will light up when the vehicle exits the specified paths. The advantage of this design is that the required power is taken from the battery, so there is no need to take power from the car battery. The battery will be charged by using a solar cell. On the hardware side, Arduino UNO is used as the main processor. Arduino will receive data from the GPS module then sent it to the server via the GSM GPRS module. On the software side, the data that has been received will be saved to the database, parsed, compared to the specified line limit and will be displayed on the web application. The results of this study are a model tool for monitoring cargo vehicles with the limitation of lanes and renewable resources. With this model, it is expected that it can help the entrepreneurs of goods delivery services to monitor their vehicle
Keywords
Arduino, monitoring, geofencing, renewable energy, lane restrictions
Topic
Electrical and Computer Engineering
Corresponding Author
Zahrotul Firdaus Tri Wahyu Lestari
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Meterial Granular merupakan kumpulan dari partikel makroskopik, seperti pasir atau butiran-butiran kaca yang dapat terlihat dengan mata secara langsung. Pengaruh adanya zat cair antar granular pada suatu material sangat mempengaruhi sifat dari material tersebut, shingga material granular dapat dibagi menjadi dry granular dan wet granular. Salah satu perbedaan yang mencolok diantara keduanya adalah sudut yang dapat dicapai oleh masing-masing material. Wet granular material dengan sudut 90o dapat berubah menjadi dry granular dengan sudut kritis yang umumnya 35o jika dilakukan pengeringan. Pengeringan dilakukan dengan cara memanaskan sample berupa wet granular dengan kadar air tertentu yang berbentuk silinder. Pemanasan dilakukan pada suhu stabil sehingga dapat teramati perubahan struktur dari wet granular menjadi dry granular dan sudut kritis yang dapat dicapai. Struktur yang terbentuk pada eksperimen menjadi dasar untuk pemodelan secara komputasi. Pemodelan dilakukan secara 2 dimensi dengan menyusun butiran menjadi persegi panjang dengan ketinggian tertentu. Liquid bridge pada granular dimodelkan dengan pegas, sehingga untuk setiap perubahan waktu 2 detik maka pegas akan menghilang, perubahan ini memodelkan proses penguapan pada wet granular yang dipanaskan. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa struktur akhir dari sample berupa piramida granular, struktur akhir sample ini mirip dengan struktur pada struktur akhir sample pada eksperimen yang berupa sandpile.
Keywords
Dry Granular, Pemanasan, Penurunan kadar air, Sand Pile, Struktur, Sudut Kritis, Wet Granular
Topic
Physics
Corresponding Author
Tono Sutono
Institutions
Department of Computer Systems and Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Indonesian Computer University
sutono[at]email.unikom.ac.id
Abstract
The purpose of the Automatic Portal design is to overcome the problems of the Portal Guard Officers who are not likely to be in the Guard Post for 24 hours nonstop, so the need to build a system that can handle the Automated Portal when the Officer is not in the place or occupant without RFID or number access Missed Call calls to open Automatic Portal. This system is built using RFID which is used when going into the complex area. Missed Call calls are used when the Complex Occupant forgets not to bring RFID to be able to open the Automatic Portal. Metal Detector functions to detect metals / vehicles (motorbikes / cars) that are used when entering the Automatic Portal. Thus RFID and Missed Call calls will function if the Metal Detector detects the presence of a motorized vehicle that will cross the Automatic Portal.
Keywords
portals, complex, housing, automatic, missed, call, RFID, guard officers
Topic
Electrical and Computer Engineering
Page 490 (data 14671 to 14700 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats