Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 493 (data 14761 to 14790 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Rancang Bangun Tombol Panik untuk Memberi Informasi Daerah Bencana Kebakaran Kepada Dinas Pemadam Kebakaran
Mohamad Amin (a*), Syahruddin (b), Noldy Juri (c)

Show More

Corresponding Author
mohamad amin

Institutions
a)Teknik Mesin, Politeknik Negeri Balikpapan
Jalan Soekarno Hatta KM 8, Balikpapan, Indonesia
*mohamad.amin[at]poltekba.ac.id
b)Teknik Mesin, Politeknik Negeri Balikpapan
Jalan Soekarno Hatta KM 8, Balikpapan, Indonesia
c)Teknik Elektro, Politeknik Negeri Balikpapan
Jalan Soekarno Hatta KM 8, Balikpapan, Indonesia

Abstract
Rancang bangun tombol panik ini berfungsi untuk membuat Desain dan sebuah alat yang memberikan informasi kepada Petugas Pemadam Kebakaran, Pimpinan Kepala Pemadam Kebakaran, Kepolisian, Lurah, Camat dan walikota bahwa ada bencana kebakaran di daerah yang tombol panik ditekan. Tombol panik terdiri dari 2 bagian utama yaitu bagian sistem pengirim sinyal/tanda dan sistem penerima sinyal. Pada sistem pemberi sinyal terdiri dari beberapa komponen utama yaitu push button, baterai, charger, arduino uno, mic, speaker dan Modul GSM. Sistem penerima sinyal/tanda untuk penerima dari pemadam kebakaran dan kepolisisan terdiri dari modul gsm, arduino, baterai, sirine, mic, speaker dan display sehingga dengan begitu petugas pemadam kebakaran dapat langsung mengetahui ada peristiwa kebakaran dan kepolisian dapat segera mengamankan jalur yang akan dilalui oleh petugas pemadam kebakaran dan untuk sistem penerima signal untuk Lurah, Camat, kepala dinas pemadam kebakaran dan Walikota langsung berupa SMS ke HP mereka masing-masing. Pada tombol panik ini juga tersedia mic dan speaker untuk komunikasi antara yang menekan tombol panik dengan petugas jaga pemadam kebakaran untuk menjelaskan posisi lebih lengkap dan kondisi ditempat bencana kebakaran. Dengan adanya tombol panik disetiap RT diharapkan dapat meminimalisir kerugian dari peristiwa kebakaran karena informasinya dapat secepat mungkin diterima oleh pihak yang berwajib.

Keywords
Tombol Panik, Tombol Info Kebakaran, Tombol Dinas Pemadam, Tombol

Topic
Inovasi

Link: https://ifory.id/abstract/aMP4gmGRrL6n


TANGGAP DINAMIS STRUKTUR BALOK NON LINIER DALAM PERSPEKTIF DETERMINISTIK DAN CHAOS
a). Anwar Dolu, b). Amrinsyah Nasution

Show More

Corresponding Author
Anwar Dolu

Institutions
a). Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah.
b). Jurusan Teknik Sipil, FTSL, ITB Bandung, Jawa Barat

Abstract
Perilaku struktur balok yang mengalami perpindahan besar (large deformation) dapat dimodelkan berdasarkan hubungan Momen-Kelengkungan-Nonlinier (moment-curvature non-linearity), dan geometri non linier akibat peregangan bidang tengah (geometric nonlinearity mid-plane stretching) yang merupakan bentuk persamaan diferensial balok nonlinier tipe persamaan Duffing. Identifikasi sistem dinamis dari persamaan diferensial balok nonlinier untuk tanggap deterministik dan chaos berdasarkan tinjauan sejarah waktu (time history), bidang fase (phase plane) dan pemetaan Poincare(Poincare map). Untuk tanggap chaosberdasarkan tinjauan sejarah waktu yang sangat sensitif terhadap syarat awal, dimana perubahan yang kecil terhadap syarat awalnya maka akan terjadi perubahan besar dalam sistem dalam hal ini perpindahan x(t) maupun kecepatan x’(t) dengan bertambahnya waktu (t). Berdasarkan bidang fase menunjukan lintasan yang tidak beraturan dan non stasioner, hal ini terlihat juga pada pemetaan Poincare yang menunjukan tarikan asing (strange attractor) dan menghasilkan pola fraktal (fractal pattern). Penyelesaian persamaan diferensial balok nonlinier tipe Duffing ini menggunakan metode numerik Runge – Kutta dengan aplikasi software MAPLE

Keywords
Perpindahan besar; persamaan Duffing; deterministik; chaos; Runge-Kutta; time history; phase plane; Poincare map; fraktal

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/kp9dnW2emrwB


PEMANTAUAN KUALITAS UDARA DI LINGKUNGAN KAMPUS ITB BERBASIS INTERNET OF THINGS MODUL GPS UBLOX NEO-7M DAN ESP8266 WEMOS
Ahmad Radhy(1), Hendro(2)

Show More

Corresponding Author
Ahmad Radhy

Institutions
(1)Program Studi Magister Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

(2)Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoritik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Perancangan sistem pemantauan kualitas udara dengan memanfaatkan GPS Ublox NEO-7M sebagai penentu lokasi dimana pengukuran kualitas udara dilakukan dan mikrokontroler ESP8266 Wemos merupakan data akuisisi atau pemrosesan data-data sensor. Sebagai tambahan pendukung, sensor yang dipasang untuk pengukuran suhu dan kelembapan menggunakan sensor DHT22 dan pengukuran gas CO menggunakan sensor gas MQ9. Pengujian sistem ini dilakukan di lingkungan kampus ITB sebagai lokasi yang akan dibandingkan dengan data output pada pembacaan koordinat GPS. Melalui teknologi Internet of Things (IoT), Sistem akuisisi data pemantauan kualitas udara dapat mengirimkan data-data sensor dan pembacaan koordinat lokasi GPS secara real-time dengan menggunakan protokol komunikasi Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) ke sebuah server. Perancangan sistem pada Node-RED merupakan sebuah server yang digunakan untuk menampilkan data visualisasi dan penyimpanan data.

Keywords
Global Positioning System (GPS), Internet of Things, Akuisisi data

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/WHbB6pJznrcP


Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kesegaran Bakso dengan Sensor Infrared dan Sensor Gas MQ2
Aufa Maulida Fitrianingrum*, Lisa Destarina, Gian Prahasti, dan Hendro

Show More

Corresponding Author
Aufa Maulida Fitrianingrum

Institutions
Physics Department, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*aufamaulidaf8[at]gmail.com

Abstract
Bakso merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang kesegarannya sulit dideteksi dengan cara manual. Untuk membantu permasalahan tersebut maka dibangun sebuah prototype alat pendeteksi kesegaran bakso. Prototype ini menggunakan sensor infrared guna mendeteksi serapan infrared dari bakso serta sensor gas MQ2 untuk mendeteksi gas yang dikeluarkan oleh bakso. Akuisisi data menggunakan bantuan mikrokontroler Arduino Uno berbasis ATMEGA328P-PU dan LabVIEW untuk perekaman data selama 24 jam. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa alat ini dapat digunakan untuk mendeteksi kesegaran bakso dilihat dari adanya tegangan masukan selama rentang waktu tersebut baik pada sensor infrared dan sensor gas. Rata-rata bakso segar berumur 3 jam dan selanjutnya akan ada perubahan fluktuatif selama 4 jam sehingga bakso menjadi tidak segar lagi.

Keywords
Bakso, Sensor Infrared, Sensor MQ2, Arduino Uno

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/Cz7Wf6R4PrGq


Desain alat kontrol level air berbantuan LabVIEW dan Arduino
Dany Wildany (1*), Ivan Muhammad Siegfried (2), Hendro (1)

Show More

Corresponding Author
Ivan Muhammad Siegfried

Institutions
(1) Laboratorium Elektronika, Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha No. 10 Bandung, Indonesia, 40132

*danyspq[at]gmail.com

(2) Kelompok Keahlian Fisika Nuklir dan Biofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha No. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Kebutuhan terhadap level kontrol fluida meningkat secara signifikan. Telah dibuat desain alat kontrol level air berbantuan LabVIEW dan Arduino untuk mengukur ketinggian air dan debit air yang berada dalam penampung air secara otomatis. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen yaitu data diperoleh dari LabVIEW yang terhubung ke Arduino Uno yang terpasang sensor ultrasonik yang berfungsi mengukur jarak dan relay yang berfungsi sebagai sakelar on-off saat muka air melewati titik atas atau titik bawah. Berdasarkan pengolahan data diperoleh rata-rata kesalahan relatif titik bawah sebesar 3.2 %. titik atas sebesar 3.8%, kesalahan relatif pengisian sebesar 4% dan kesalahan relatif pengosongan sebesar 4 %. Pada saat pengisian diperoleh data rata-rata debit sebesar 62 cm3/s sedangkan pada saat pengosongan diperoleh sebesar 79.3%. Dapat disimpulkan bahwa alat kontrol level air berbantuan Arduino dan LabVIEW ini dapat digunakan sebagai alat alternatif dalam memonitoring sekaligus kontroling otomatis pada proses pengisian dan pengosongan air ke dalam bejana.

Keywords
Sistem Pengukuran, Muka Air, Ultrasonik, LabVIEW, Arduino.

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/FCBGhHbPDTpJ


PENGGUNAAN ALAT PERAGA PADA KONSEP PERKALIAN
(a) Eyus Sudihartinih; (b) Tia Purniati; (c) Ade Rohayati

Show More

Corresponding Author
Eyus Sudihartinih

Institutions
(a), (b), (c) Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Kemampuan dalam melakukan operasi perkalian adalah penting. Salah satu cara memudahkan siswa melakukan operasi perkalian yaitu menggunakan alat peraga. Pada laboratorium pembelajaran matematika di Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI terdapat banyak alat peraga yang telah didesain oleh mahasiswa beserta dosennya. Sehingga pada makalah ini akan dijelaskan penggunaan alat peraga pada konsep perkalian.

Keywords
Konsep perkalian, Alat Peraga, Siswa SMP

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/TfQCq3DLYB6b


Rancang Bangun Alat Ukur Panjang Objek di Dalam Air Berbasis Photogate dan Sensor Ultrasonik
Duwi Hariyanto (a), Pesta Indra Sigalingging (b), dan Hendro (c)

Show More

Corresponding Author
Duwi Hariyanto

Institutions
Laboratorium Fisika Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

(a)duwi_hariyanto[at]students.itb.ac.id
(b)pesta[at]students.itb.ac.id
(c)hendro[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat ukur panjang objek di dalam air secara tak sentuh berbasis photogate dan sensor ultrasonik. Rancangan alat ukur panjang objek di dalam air menggunakan photogate yang disusun dari laser sebagai sumber cahaya dan sensor photodiode sebagai pendeteksi sumber cahaya, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi jarak, motor DC sebagai penggerak, serta mikrokontroler Arduino sebagai pengolah sinyal keluaran rangkaian sensor dan pegendali motor DC melalui IC driver L293D. Hasil pengukuran objek di dalam air menggunakan alat dibandingkan dengan hasil pengukuran objek di ruang terbuka menggunakan penggaris. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata persentase error pengukuran objek dengan panjang 6 cm sampai dengan 25 cm di dalam air yaitu sebesar 1,11%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa rancangan alat ukur panjang objek di dalam air berbasis photogate dan sensor ultrasonik mampu mengestimasi panjang objek yang memiliki panjang minimum 6 cm sesuai dengan hasil pengukuran menggunakan penggaris di ruang terbuka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan dalam pengukuran panjang hewan akuatik seperti ikan, udang, dan kepiting, sebagai faktor kualitas pertumbuhan di bidang akuakultur maupun kualitas produk di bidang pangan.

Keywords
photogate, sensor ultrasonik, arduino, akuakultur

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/JqyHnwpQF6MD


The Differences of Students’ Problem Solving Ability Taught by Using PBI and CPS Learning Model on the Concept of Biodiversity.
Dian Nurmala Wulansari, Ahmad Sofyan, Yuke Mardiati

Show More

Corresponding Author
dian nurmala wulansari

Institutions
Universitas Islam Negeri Syarif HIdayatullah Jakarta

Abstract
Problem Based Instruction (PBI) and Creative Problem Solving (CPS) are kinds of Learning Based Problem Models that expose students to solve the problems and issues associated with their daily life. The students’ ability to solve problems will develop well, because students are encouraged divergent and convergent thinking in facing and solving the problem they usually face in everyday life. This research aims at determining the differences of students’ problem solving taught by using Problem Based Instruction (PBI) and Creative Problem Solving (CPS) on the concept of biodiversity. This research was quasi experiment with nonequivalent control group design. The population of this research is all students at MAN 3 Tangerang academic year 2016/2017. The sampling of this research was taken through random sampling technique which consisting two classes: X MIA 1 with 36 students as experimental class II (class with CPS model) and X MIA 2 with 38 students as experimental class I (class with PBI model). The instruments of this research were an essay test consists of 13 questions, student observation sheet, and teacher observation sheet. The result from the calculation of t-test at the 0.05 significance level obtained result that tcalculate was less than ttable (1,31<1,99), so the null hypothesis (H0) is accepted. This suggests that there were no differences significant of students’ problem solving ability taught by using Problem Based Instruction (PBI) and Creative Problem Solving (CPS) learning model on the concept of biodiversity.

Keywords
Problem Solving Skill, Problem Based Instruction (PBI), Creative Problem Solving (CPS).

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/c3ebVZ7YQ6XG


Pengukuran Konsentrasi Oksigen pada Pb-Bi Cair Menggunakan Sensor Berbasis Zirkonia
Pribadi Mumpuni Adhi (a*). Dianta Mustofa Kamal (a). Muslimin (a). Andrei Vilcu (b). Masatoshi Kondo (c). Minoru Takahashi (c)

Show More

Corresponding Author
Pribadi Mumpuni Adhi

Institutions
a) Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta
Jl. Prof. G. A. Siwabessy, Kampus UI, Depok 16425, INDONESIA
*pribadi.adhi[at]mesin.pnj.ac.id
b) Politechnica University of Bucharest
Str. Splaiul Independenței nr 313, District 6, Bucharest, 060042 ROMANIA
c) Laboratory for Advanced Nuclear Energy, Institute Innovative Research, Tokyo Institute of Technology
2-12-1 Ookayama, Meguro-ku,
Tokyo, 152-8550, JAPAN

Abstract
Pb-Bi cair merupakan salah satu kandidat bahan pendingin untuk reaktor nuklir Generasi IV. Masalah utama penggunaan Pb-Bi cair adalah korosi yang disebabkan oleh keberadaan oksigen pada bahan pendingin. Kontrol oksigen yang tepat perlu dilakukan untuk menekan tingkat korosi dan oksigen sensor terbuat dari zirkonia sebagai elektrolit padat telah digunakan untuk memantau konsentrasi oksigen. Prinsip kerja oksigen sensor ini berdasarkan prinsip elektrokimia dimana perbedaan aktivitas oksigen pada elektroda acuan dan elektroda kerja (di Pb-Bi cair) dapat menghasilkan beda potential. Beda potensial diukur menggunakan elektrometer dan dikonversi menjadi konsentrasi oksigen berdasarkan persamaan Nernst. Pada penelitian ini, Besi (Fe)/Magnetit digunakan sebagai bahan untuk elektroda acuan. Pengukuran konsentrasi oksigen pada Pb-Bi cair dilakukan masing-masing pada suhu 450 - 600° C untuk kondisi statis dan 450 - 500° C untuk kondisi dinamis. Kadar konsentrasi oksigen diatur pada kondisi oksigen jenuh Pb-bi. Oksigen sensor berbasis zirconia dengan Besi (Fe)/Magnetit sebagai elektroda acuan telah berhasil mengukur konsentrasi oksigen pada Pb-Bi cair. Hasil yang didapatkan sesuai dengan perhitungan teoretis menggunakan persamaan Nernst.

Keywords
Sensor Oksigen; Pb-Bi Cair; Zirkonia

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/FqULA2jkdVDT


Aspek Fisika Tentang Model Penurunan Produksi Studi Kasus Lapangan Gas Subang
Dhaniel Boi Tamado

Show More

Corresponding Author
Dhaniel Boi Tamado

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Gejala penurunan produksi merupakan hal yang umum terjadi pada suatu lapangan gas oleh karena penipisan cadangan dan berkurangnya tekanan reservoir, penurunan produksi juga disebabkan oleh faktor ekonomis (biaya produksi dan permintaan) sehingga ketika semua faktor tersebut tercapai maka perlu dilakukan penutupan atau pembiaran sumur. Analisis penurunan produksi merupakan metoda pemodelan yang bertujuan untuk memprediksi besar cadangan reservoir dan umur produksi yang tersisa berdasarkan data produksi historis dan data perubahan tekanan dasar sumur (bottom hole pressure) sehingga dapat memprediksi performa produksi di masa depan.

Keywords
Analisa penurunan produksi, pemodelan produksi, besar cadangan, umur produks

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/JGT9d4ZrhRwj


Nano Spray Inhaler dari Limbah Kulit Kakao Sebagai Agen Pembunuh Bakteri Klebsiella pneumonia Penyebab Bronkitis Kronik Teruji in Vivo pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar
Ratih Lestari (a*), Aditya Sewanggara A.W (b), Kartika Putri (b), Yandi Syukri (a,b*)

Show More

Corresponding Author
RATIH LESTARI

Institutions
a) Department of chemistry, Faculty of mathematics and natural sciences, Islamic University of Indonesia
*15612115[at]students.uii.ac.id
b) Department of pharmacy, Faculty of mathematics and natural sciences, Islamic University of Indonesia
*006130103[at]uii.ac.id

Abstract
Dewasa ini ketergantungan manusia akibat rokok semakin meningkat. Menurut data WHO, jumlah perokok di dunia mencapai 1,2 miliar dan Indonesia merupakan negara ketiga dengan jumlah perokok terbesar setelah Cina dan India (Afiati, 2016). Asap rokok selain dapat membahayakan kesehatan perokok sendiri, juga dapat membahayakan lingkungannya, yaitu orang-orang yang berada disekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian, asap rokok mengandung senyawa racun organoklorin yang dapat memicu pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae. Klebsiella pneumoniae merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan bronkitis kronik (Ikawati, 2011). Saat ini pengobatan untuk penyakit bronkrits kronik telah dilkukan dengan antibiotik dan obat oral akan tetapi memiliki kekurangan yaitu alergi, iodosinkranasi dan tidak efektif karena menyebabkan resistensi bakteri. Alternatif yang efektif dan efisien untuk pengobatan penyakit bronkitis adalah dengan memanfaatkan senyawa yang terkandung dalam bahan alam. Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai obat bronkitis adalah kulit kakao. Kulit kakao merupakan limbah utama dari pengolahan biji kakao yaitu mencapai 70% dari keseluruhan buah. Penelitian sebelumnya, diketahui bahwa telah dilakukan isolasi terhadap senyawa flavonoid dari kulit buah kakao (Listyannisa, 2012). Flavonoid merupakan salah satu senyawa yang diduga mampu menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae penyebab penyakit bronkitis (Kandou dkk., 2016). Pada penelitian ini kami memanfaatkan limbah kulit kakao yang menjadi permasalahan lingkungan di Indonesia sebagai solusi pengobatan penyakit bronkitis kronik dengan menggunakan metode nanospray yang berbasis lipid based formulation. Pemilihan metode nanospray bertujuan untuk memperkecil ukuran zat aktif suatu sediaan obat sehingga lebih mudah diabsorpsi kedalam sistemik atau sel target. Diharapkan dengan pembuatan sediaan nanospray dari limbah kulit kakao sebagai solusi pengobatan penyakit bronkitis ini merupakan langkah inovatif yang memberikan tiga keuntungan sekaligus yaitu (i) nilainya yang ekonomis (ii) sebagai solusi alternatif pengobatan penyakit bronkitis kronik yang tepat sasaran dan (iii) mampu mengatasi permasalahan lingkungan akibat limbah kulit kakao.

Keywords
Nano Spray Inhaler, Limbah Kulit Kakao, Klebsiella pneumonia , Bronkitis Kronik

Topic
Inovasi

Link: https://ifory.id/abstract/kphJGVX9HZrg


Kajian Meta-Analisis Penelitian Tindakan Kelas Skripsi Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNIMA
Alfonds Andrew Maramis (a,b*)

Show More

Corresponding Author
Alfonds Andrew Maramis

Institutions
a) Jurusan Biologi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado (UNIMA),
Kampus UNIMA di Tondano, Minahasa, Indonesia, 95618
*alfondsmaramis[at]unima.ac.id
b) Laboratorium Microteaching,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado (UNIMA),
Kampus UNIMA di Tondano, Minahasa, Indonesia, 95618

Abstract
Meta-analisis adalah suatu penelitian tentang hasil-hasil penelitian sejenis, yang mengintegrasikan atau mensintesiskan temuan penelitian. Dalam penelitian ini, kajian meta-analisis dilakukan untuk mengintegrasikan dan/atau mensintesis temuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) skripsi mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, UNIMA. Dari pendokumentasian awal ditemukan cukup banyak penelitian PTK yang telah dihasilkan, sehingga dipandang perlu untuk melakukan sintesis terhadap hasil-hasilnya. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) untuk memberikan gambaran umum tentang hasil-hasil PTK skripsi mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNIMA; (2) untuk menganalisis ketepatan prosedur PTK yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran Biologi; dan (3) untuk menganalisis sejauh mana PTK telah menimbulkan peningkatan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah yang menjadi tempat penelitian skripsi mahasiswa. Penelitian ini merupakan studi dokumentasi yang menganalisis 29 penelitian PTK skripsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNIMA. Prosedur penelitian mengadaptasi metode sintesis kualitatif (meta-analisis kualitatif) dari Gall et al. (2003). Penelitian skripsi PTK telah menghasilkan peningkatan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah yang menjadi tempat penelitian skripsi mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, UNIMA. Ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa di kelas yang diberi tindakan pembelajaran sesuai langkah-langkah PTK.

Keywords
Sintesis hasil-hasil PTK, meta-analisis kualitatif

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/F2ZXCkDxUf4g


Mendeteksi Potensi Terjangkitnya Penyakit Kanker pada Pasien dengan Memanfaatkan Microarray Data Ekspresi Gen Menggunakan Kombinasi Algoritma Genetika dan Support Vector Machine
Choiryaldi Setya Pratama (a*), Salamet Nur Himawan (a), Triati Dewi Kencana Wungu (b)

Show More

Corresponding Author
Choiryaldi Setya Pratama

Institutions
a) Program Magister Sains Komputasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

b) Program Studi Fisika,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Pada penelitian ini, Algoritma Genetika (AG) dengan Support Vector Machine (SVM) digunakan dalam mengidentifikasi potensi terjangkitnya penyakit kanker melalui deteksi ekspresi gen. AG digunakan dalam proses seleksi pemilihan fitur dari ekspresi gen sedangkan SVM digunakan dalam proses klasifikasi potensi terjangkitmya pemyakit pada pasien. Terdapat dua proses pengolahan data yaitu pre-processing data dan pre-filtering data yang memudahakan dalam proses pemilihan fitur. Data yang digunakan pada tahap pengujian system menggunakan tiga set data ekspresi gen pasien dengan kelas yang berbeda yaitu kanker karsinoma, kolon tumor dan leukemia. Pada tahap pengujian menggunakan validasi silang k-fold menghasilkan akurasi sebesar 98.67% untuk data set leukemia, 87.06% untuk data set kolon tumor dan 97.22% untuk data set kanker karsinoma.

Keywords
Ekspresi gen; Microarray data; Algoritma Genetika; Support Vector Machine; Kanker;

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/E9mQ8uU4JBCk


Kajian Meta-Analisis Studi Korelasional Kecerdasan Emosional dan Prestasi Akademik Peserta Didik
Mozes Markus Wullur (a), Alfonds Andrew Maramis (b*)

Show More

Corresponding Author
Alfonds Andrew Maramis

Institutions
a) Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Manado (UNIMA), Jl. Kampus FIP UNIMA di Kaaten, Matani I, Tomohon, Indonesia, 95445
b) Laboratorium Microteaching, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado (UNIMA), Kampus UNIMA di Tondano, Minahasa, Indonesia, 95618
*alfondsmaramis[at]unima.ac.id

Abstract
Kecerdasan intelektual saja tidak memberikan persiapan bagi individu untuk menghadapi gejolak, kesempatan, ataupun kesulitan-kesulitan dalam kehidupan. Pada umumnya, siswa yang prestasi sekolahnya buruk, tidak memiliki satu atau lebih unsur-unsur kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis sejumlah penelitian yang mengkaji keterkaitan antara kecerdasan emosional dengan prestasi akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik meta-analisis. Meta-analisis dilakukan terhadap 13 penelitian tentang kecerdasan emosional dan prestasi akademik peserta didik. Hasil meta-analisis memperkuat pembuktikan oleh masing-masing penelitian, bahwa kecerdasan emosional mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi akademik peserta didik.

Keywords
Meta-analisis, kecerdasan emosional, prestasi akademik peserta didik

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/87M4Z9hAVfFW


Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar Bermuatan Lokal melalui Pendekatan Lingkungan pada Materi Ekosistem terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa.
Mamat Arohman, M.Pd1,a); Dr. Saefudin2,b); Dr. Didik Priyandoko3,c)

Show More

Corresponding Author
mamat Arohman

Institutions
1. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
2. Departemen Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Indonesia
3. Departemen Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar bermuatan lokal melalui pendekatan lingkungan terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi ekosistem. Metode penelitian ini adalah weak experiment dengan desain penelitian one group pretes posttest design. Penelitian ini diterapkan pada satu kelas siswa kelas VII di MTs Nurul Ikhsan Belawa Kabupaten Cirebon dengan jumlah sampel 26 siswa. Instrumen tes yang digunakan untuk menjaring kemampuan literasi sains digunakan alat tes pilihan ganda yang diadaptasi dari TOSLS, Skor rata-rata N-gain Literasi Sains diperoleh sebesar 0.45 termasuk ke dalam kategori sedang.

Keywords
Literasi sains, pendekatan lingkungan, Ekosistem.

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/uKVGLzwPxNQ2


PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO (TPOT) DAN THIN TALK WRITE (TTW)
Dr. Kartini Hutagaol dan Meti Tambunan

Show More

Corresponding Author
Meti Tambunan

Institutions
Jl. Kolonel Masturi no.288 Parongpong, Bandung Barat 40559
Unversitas Advent Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP sebagai akibat dari penelitian. Penelitian dengan desain komparatif ini dilakukan dengan menggunakan dua model pembelajaran kooperatif yaitu tipe The Power Of Two (TPOT) dan tipe Think Talk Write (TTW). Sampel dalam penelitian ini dua kelas VII SMPN 3 Lembang, Bandung Barat. Sebagai Kelompok 1 adalah kelas VII B (The Power Of Two) dan sebagai kelompok 2 adalah kelas VII C (THink Talk Write). Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang berupa tes uraian dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian ini adalah (1) peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis pada siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe The Power Of Two (TPOT) dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) termasuk dalam kategori sedang,. (2) tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemampuan Pemahaman konsep matematis siswa antara siswa yang memperoleh model kooperatif tipe The Power Of Two (TPOT) dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). (3) Siswa sangat suka dengan model pembelajaran kooperatif The Power Of Two (TPOT) dan siswa biasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW).

Keywords
Kemampuan Pemahman Konsep Matematis, Pembelajaran Kooperatif, The Power Of Two (TPOT), Think Talk Write (TTW)

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/zAr2UJ3EvjfF


Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Dan Pendekatan Spiral Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama
Kartini Hutagaol dan Dame Lastri Sianturi

Show More

Corresponding Author
Dame Lastri Sianturi

Institutions
Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan
Universitas Advent Indonesia
Jl. Kolonel Masturi No.288, Parongpong, Bandung 40559 Indonesia
damelastri123[at]gmail.com

Abstract
Pada makalah ini akan diterangkan Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Dan Pendekatan Spiral Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah salah satu kemampuan dasar pelajaran matematika. Namun kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Penelitian ini adalah studi komparatif bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan siswa yang memperoleh Pendekatan Pembelajaran Spiral; (2) respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dan Pendekatan Pembelajaran Spiral. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII se- Kabupaten Bandung Barat sedangkan untuk sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-A dan siswa kelas VII-B di SMP Negeri 2 Lembang. Hasil penelitian menunjukkan (1) dari dua kelas tersebut, siswa kelas A memperoleh model Team Assisted Individualization (TAI) sedangkan siswa kelas B memperoleh model Pendekatan Spiral sama-sama mengalami peningkatan dan peningkatannya sama-sama tidak signifikan; (2) bahwa siswa yang memperoleh pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Pendekatan Spiral menujukkan respon yang “sangat senang” terhadap model dan pendekatan yang diterapkan.

Keywords
Team Assisted Individualization (TAI), Pendektan Spiral dan Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/mgZ4nP69VXFR


Pengujian Karakteristik Statik Tegangan dan Suhu Standar Termokopel Tipe-S Menggunakan Konsep Kalibrasi Melalui Metode Interpolasi
Dicky Zulfikridin (a*), Hendro (b)

Show More

Corresponding Author
Dicky Zulfikridin

Institutions
a) Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian
b) Dept. Fisika Institut Teknologi Bandung

Abstract
Perkembangan dan penggunaan alat ukur suhu menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Agar menghasilkan pengukuran yang benar dan tertelusur maka perlu dilakukan studi mengenai kalibrasi dan pengujian terhadap kebenaran hasil pembacaan alat ukur suhu tersebut. Alat-alat ukur suhu umumnya sudah banyak diketahui dan digunakan, namun tidak banyak yang mengetahui cara kalibrasi alat ukur suhu tersebut. Studi pengujian diperlukan sebagai salah satu usaha awal untuk melindungi kepentingan konsumen dalam hal kebenaran ukuran. Studi ini didasarkan pada pengujian alat ukur suhu yaitu Termokopel tipe – S dengan menganalisis karakteristik statik hubungan antara tegangan dan suhu pada titik pengujian antara titik 10 sampai dengan 100 °C dengan kenaikan setiap 10 °C. Pengujian karakteristik standar suhu termokopel tipe-S dilakukan dengan menggunakan konsep kalibrasi termokopel melalui metode Interpolasi. Pengujian dilakukan dengan mengukur nilai GGL tegangan yang timbul pada saat sambungan terukur dari Termokopel tipe-S dimasukkan ke dalam wadah mikro dengan suhu yang telah diketahui. Perhitungan nilai tegangan pada termokopel tipe-S dilakukan dengan menambahkan nilai tegangan yang terukur pada sambungan terukur dan sambungan referensi yang merupakan hasil konversi suhu ke tegangan menggunakan interpolasi referensi tabel tegangan. Analisa model matematis menggunakan persamaan orde ketiga yang menghubungkan nilai antara suhu dan tegangan untuk mengetahui nilai sebenarnya dari termokopel tipe-S sehingga dapat diketahui kelas akurasi dari termokopel tersebut dan mengetahui sejauh mana model matematis dapat digunakan untuk menggambarkan karakteristik termokopel tersebut. Hasil pengujian kerakteristik suhu termokopel Tipe S menunjukkan bahwa hubungan antara suhu dan tegangan pada termokopel Tipe S adalah tidak linear, melainkan berupa fungsi polinomial. Dari model matematis yang diperoleh, jika dibandingkan dengan kelas akurasi termokopel berdasarkan EN 60 584 untuk rentang suhu dari 10 °C sampai dengan 100 °C maka termokopel Tipe S yang diuji masih masuk dalam kelas 1 dan untuk kelas akurasi termokopel berdasarkan ANSI MC96.1 1982 masuk dalam kelas standar.

Keywords
Termokopel tipe-S, Kalibrasi, Metode Interpolasi

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/CAT9ZxPgEbqm


Pendeteksian Objek yang Bergerak Berdasarkan Metode Non-parametrik dan Beda Bingkai dan Penghapusan Bayangan berdasarkan Ruang Warna HSV dalam Video Processing
Hilmy Aliy Andra Putra

Show More

Corresponding Author
Hilmy Aliy Andra Putra

Institutions
Bandung Institute Of Technology

Abstract
Pendeteksian dan penghilangan bayangan merupakan salah satu proses penting yang sering dilakukan dalam pemrosesan citra dimana bayangan akan dikenali dan dibedakan dari benda aslinya kemudian dihilangkan dengan menggunakan metode-metode tertentu. Metode yang digunakan untuk mendeteksi objek dalam bentuk video adalah dengan menggunakan algoritma dari kombinasi Model Latar Belakang Non-parametrik dan Metode Beda Bingkai untuk menghitung jumlah piksel yang berbeda dari dua bingkai yang kontinu. Metode selanjutnya yang digunakan untuk mendeteksi dan menghilangkan bayangan pada objek dalam bentuk video adalah dengan berdasarkan Hue-saturation-Value (HSV). Awal mulanya, disimpan semua informasi latar belakang dalam bingkai. Kemudian bingkai selanjutnya dengan gambar objek akan dibandingkan dengan bingkai sebelumnya. Untuk meng-ekstrak objek yang bergerak, dilakukan Algoritma Pengurangan (Subtraction). Selanjutnya hasil citra dibagi menjadi 3 citra dalam bentuk ruang warna RGB (Red Green Blue) dan statistik intensitas dalam V channel dari ruang warna HSV untuk mendeteksi bayangan. Terakhir, penghilangan bayangan dapat dilakukan berdasarkan informasi bingkai-bingkai sebelumnya. Tujuan dari metode-metode tersebut adalah untuk mendeteksi objek, mendeteksi dan menghilangkan bayangan. Bayangan tersebut dapat dideteksi di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kemudian hasil secara eksperimen menampilkan video dengan objek bergerak yang dapat dideteksi tanpa adanya bayangan pada objek tersebut.

Keywords
Model Latar Belakang Non-parametrik, Metode Beda Bingkai, Hue-saturation-Value (HSV), Algoritma Pengurangan

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/zrgBW7tQakGE


Pengaruh Konstanta Pegas, Panjang Pegas, dan Viskositas Darah pada Pemodelan Deformabilitas Sel Darah Merah berbasis Granular
Ismi Yasifa (a*),Sparisoma Viridi (a)

Show More

Corresponding Author
Ismi Yasifa

Institutions
a) Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*ismi.yasifa[at]students.itb.ac.id

Abstract
Simulasi sel darah merah diperlukan untuk pemodelan berbagai kondisi patofisiologi yang berhubungan dengan sel darah merah. Simulasi sel darah merah yang kompleks dapat lebih sederhana dengan pemodelan berbasis granular. Sel darah merah dimodelkan tersusun dari partikel-partikel granular yang saling terhubung oleh pegas. Pegas yang menghubungkan satu partikel dengan partikel tetangganya merupakan pegas stretching. Sedangkan, pegas yang menghubungkan satu partikel dengan partikel tetangga keduanya merupakan pegas bending. Sistem pegas stretching dan bending ini dapat memodelkan sistem elastis yang dapat berubah bentuk dan kembali ke bentuk semula. Nilai konstanta pegas, panjang pegas, dan viskositas darah yang berbeda menghasilkan mode deformasi yang berbeda pula. Pada paper ini akan dibahas pengaruh nilai konstanta pegas, panjang pegas, serta viskositas darah terhadap deformabilitas sel darah merah.

Keywords
Deformabilitas; Granular; Konstanta Pegas; Panjang Pegas; Sel Darah Merah; Viskositas

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/wMgCqUH7f8YA


Penerapan Berbagai Level Inkuiri Pada Pembelajaran Kimia Yang Bersifat Kuantitatif dan Konseptual
FAHYUDDIN

Show More

Corresponding Author
Fahyuddin Fahyuddin

Institutions
Universitas Halu Oleo

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas inkuiri terstruktur dan inkuiri terbimbing dalam pengembangan pemahaman konsep dan penalaran siswa pada materi stoikiometri (bersifat kuantitatif) dan struktur atom (bersifat konseptual). Sampel penelitian ini terdiri dari 78 siswa kelas XI sekolah menengah atas yang terstribusi pada dua kelas. Salah satu kelas mendapatkan pembelajaran menggunakan inkuiri terstruktur dan satu kelas lainnya dengan inkuiri terbimbing. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa pada materi stoikiometri lebih baik pada kelas pembelajaran inkuiri terstruktur dibandingkankan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing. Pada materi kimia yang bersifat konseptual (struktur atom), tidak ada perbedaan pemahaman konsep siswa dari hasil pembelajaran kedua level inkuiri. Siswa dengan pengalaman yang relatif kurang pada proses inkuiri membutuhkan bimbangan secara terstruktur untuk dapat memahami dengan baik materi stoikimetri. Hasil analisis penalaran siswa menunjukkan bahwa penerapan level inkuiri terbimbing lebih baik dalam mengembangkan penalaran pengendalian variabel siswa dibandingkan dengan inkuiri terstruktur. Akan tetapi, pada pengembangan penalaran proporsional dan korelasional siswa tidak memberikan perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa penerapan berbagai level inkuiri pada pembelajaran kimia harus disesuaikan dengan karekateristik materi dan pengalaman inkuiri siswa

Keywords
Level inkuiri, pemahaman konsep, penalaran, kimia kuantitatif, kimia konseptual

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/fZnyBJv7GdCe


Pemodelan Kelengkungan Kurva pada Kasus Rantai Butiran Magnetik Terentang Horizontal
Aufa Numan Fadhilah Rudiawan, Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Aufa Numan Fadhilah Rudiawan

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Magnet kuat, seperti magnet NdFeB, saat ini banyak diproduksi dan dijual dalam bentuk bola. Bola-bola magnet ini dapat membentuk rantai panjang yang mengingatkan kita kepada sifat mekanik dari tali elastis. Dalam makalah ini akan ditunjukkan pemodelan kelengkungan kurva pada kasus rantai butiran magnetik terentang horizontal dengan mengasumsikan bahwa rantai tersebut menyerupai sebuah tali. Kemudian, ditunjukkan pula sejumlah kasus berbeda dengan menambahkan beberapa bola besi diantara rantai bola magnet. Sampel seperti ini (terdiri dari 2 bahan berbeda) dikenal sebagai bahan komposit. Pendekatan yang digunakan adalah persamaan gelombang pada tali dan fungsi kuadrat, dan metode beda hingga untuk membandingkan hasil eksperimen dan numerik, serta metode dinamika molekular untuk simulasi gaya antar butiran.

Keywords
besi, butiran, gaya, kelengkungan, komposit, magnet, tali

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/AGdjuWy4KVQz


Pengaruh Kognitif Siswa Terhadap Kemampuan Interkoneksi Multipel Representasi Siswa dalam Kimia
Aditya Rakhmawan (a*), Harry Firman (b), Sri Redjeki (c), Sri Mulyani (b)

Show More

Corresponding Author
Aditya Rakhmawan

Institutions
a) Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Indonesia
b) Departemen Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudi No. 229, Bandung 40154, Indonesia
c) Departemen Pendidikan Biologi, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudi No. 229, Bandung 40154, Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang pengaruh kognitif siswa terhadap kemampuan interkoneksi multipel representasi mereka dalam materi kimia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dalam bentuk survei. Sampel dari survei melibatkan 219 siswa kelas 11 sekolah menengah atas negeri di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam survei ini dalam bentuk tes pilihan ganda sebanyak 7 butir soal yang memuat representasi di level makroskopik, 9 butir soal yang memuat representasi di level simbolik, dan 9 butir soal yang memuat representasi di level submikroskopik. Materi yang diangkat dalam instrumen ini adalah konsep laju reaksi dan kesetimbangan kimia. Berdasarkan hasil temuan yang diuji secara statistik menggunakan uji ANOVA menghasilkan bahwa kemampuan siswa dalam suatu konsep mempengaruhi perbedaan kemampuan di level representasi secara signifikan yang dibuktikan dengan signifikansi (p-value) antar level representasi yang kurang dari 5%.

Keywords
Kemampuan kognitif, tiga level representasi, laju reaksi kimia, kesetimbangan kimia

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/nhdYqwmAKVpj


Distribusi Bulan Baru Dalam Penanggalan Masehi dan Hijriah
Novi Sopwan (a*), Moedji Raharto (b)

Show More

Corresponding Author
Novi Sopwan

Institutions
a) Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya
*sopwan[at]uinsby.ac.id
b) Kelompok Keahlian Astronomi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Panjang tahun dalam penanggalan Masehi adalah 365 hari untuk tahun pendek dan 366 hari untuk tahun panjang. Panjang tahun dalam penanggalan Hijriah adalah 354 untuk tahun pendek dan 355 untuk tahun panjang. Selisih panjang tahun antara penanggalan Masehi dan Hijriah adalah 11 hari setiap tahunnya. Perbedaan tersebut menyebabkan awal tahun Hijriah akan bergeser 11 hari lebih cepat setiap tahunnya. Bulan baru merupakan fase Bulan yang menjadi kondisi awal pergantian bulan dalam sistem penanggalan Bulan, khususnya penanggalan Hijriah. Dalam makalah ini diperlihatkan distribusi kejadian Bulan baru dalam penanggalan Masehi dan Hijriah dalam rentang waktu 2500 tahun Masehi. Dengan mengetahui distribusi ini, kita dapat memperoleh gambaran kemungkinan awal bulan Hijriah disepanjang tahun Masehi.

Keywords
Kalender; Masehi; Hijriah; Bulan Baru

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/h9FgdzmJDfKa


Pengembangan Perangkat Perkuliahan Berpendekatan SETS Geologi Dasar untuk Mitigasi Bencana Debu Vulkanik
Cherly Salawane (a*), Supriyadi (b), Ani Rusilowati (b), Dyah Rini Indriyanti (b)

Show More

Corresponding Author
Cherly Salawane

Institutions
a)Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halmahera
Jalan Raya Wari Ino Tobelo, Halmahera Utara, Indonesia, 97762
dan
Program Studi Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Jl. Kelud Utara III Semarang, Indonesia 50237
*salawanecherly[at]yahoo.co.id

b)Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang
Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Indonesia 50229

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan perangkat perkuliahan, mengembangkan perangkat perkuliahan berpendekatan SETS (science, environment, technology, and society) untuk mitigasi bencana debu vulkanik, mengetahui nilai validitas, realibilitas, dan efektivitas dari perangkat perkuliahan. Perangkat perkuliahan yang dikembangkan meliputi RPS (rencana pembelajaran semester), SAP (satuan acara pembelajaran), buku ajar, media pembelajaran, LKM (lembar kerja mahasiswa), panduan simulasi PRB (pengurangan resiko bencana), produk pembelajaran, dan instrumen evaluasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan research and development (R&D). Pengembangan perangkat perkuliahan mengadaptasi model penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, and disseminate) seperti yang disarankan oleh Thiagarajan (1974). Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian ini diharapkan menghasilkan perangkat perkuliahan berpendekatan SETS untuk mitigasi bencana debu vulkanik yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan perkuliahan sehingga menghasilkan mahasiswa/masyarakat yang tanggap terhadap bencana debu vulkanik, serta menghasilkan perguruan tinggi/universitas siaga bencana di Indonesia.

Keywords
Mitigasi Bencana; Debu Vulkanik; Perangkat Perkuliahan; SETS

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/C9LH2bJBcPWV


Deteksi kematangan buah kelapa sawit dengan metode Transformasi Wavelet Kontinu
Rachmawati Setyani Cahyo Utami, Achmad Maulana Gani, Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Rachmawati Setyani Cahyo Utami

Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
Minyak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas ekspor terbesar Indonesia. Akan tetapi, potensi negara tersebut terbatasi oleh produktivitas dan kualitas kelapa sawit yang rendah dikarenakan penanganan yang buruk dan subjektivitas dalam penilaian secara manual. Penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk berdasarkan warnanya. Pada paper ini, analisis dilakukan menggunakan citra hasil transformasi HSV dan TWK dari kelapa sawit mentah, matang, dan busuk. Algoritma mengekstraksi nilai-nilai parameter statistik untuk dianalisis lebih lanjut dengan teknik machine learning. Hasil kalkulasi menunjukkan bahwa nilai-nilai parameter statistik dari kelapa sawit busuk berbeda secara signifikan dari yang matang sementara tidak untuk yang mentah.

Keywords
Kelapa sawit, olah citra, transformasi wavelet kontinu

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/TXvQkcjMYJ7Z


Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Plantae
Fathimah Salma Mahfuzhah

Show More

Corresponding Author
Fathimah Salma Mahfuzhah

Institutions
Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) terhadap berpikir kreatif siswa pada materi Plantae. Metode yang digunakan adalah desain quasi eksperimen jenis pretest posttest control group design. Prosedur yang dilakukan dengan pemberian pretest, pelaksanaan pembelajaran, pemberian posttes, dan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMAN 74 Jakarta Selatan Tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu random sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIA1 berjumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas X MIA 2 berjumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa soal uraian sebanyak 10 soal, lembar observasi siswa dan lembar observasi guru. Berdasarkan pengujian hipotesis statistik dengan uji-t pada taraf signifikan 0,05 didapat hasil thitung lebih besar dari ttabel (2,47>1,99) sehingga H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) terhadap berpikir kreatif peserta didik pada materi plantae di SMA Negeri 74 Jakarta Selatan.

Keywords
Berpikir Kreatif, Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL), Plantae

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/6dwcMkv9R2VJ


EKO - BIO : Solusi Sintesis Biodiesel dengan Metode Elektrolisis Menggunakan Elektroda Grafit Untuk Mewujudkan Energi Ramah Lingkungan
Aulia Agustia Yuniar (a*), Meri Dwi Cahyati (b*), Imam Al Maksur (c*) dan Rudy Syah Putra, S.Si., M.Si., Ph.D (d*)

Show More

Corresponding Author
Aulia Agustia Yuniar

Institutions
a) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta 55584, Indonesia
*14612104[at]students.uii.ac.id
b) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta 55584, Indonesia
*14612219[at]students.uii.ac.id
c) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta 55584, Indonesia
*16611064[at]students.uii.ac.id
d) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta 55584, Indonesia
*rudy.syahputra[at]uii.ac.id

Abstract
Energi merupakan salah satu kebutuhan primer yang tidak dapat dipisahkan dalam aspek kehidupan manusia. Namun, tingkat permintaan energi yang tinggi tersebut tidak sebanding dengan tingkat produksi energi. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan diversifikasi energi guna mendapatkan bahan bakar alternatif yang bersifat ramah lingkungan. Salah satu bahan bakar alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah biodiesel. Sintesis biodiesel telah banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, diantaranya Allioux et. Al (2017), akan tetapi metode yang digunakan masih menggunakan energi panas dalam proses sintesisnya sehingga dirasa kurang efisien. Kemudian, penelitian selanjutnya dilakukan oleh Guan dan Kusakabe (2009), Akan tetapi pada metode ini masih menggunakan bantuan katalis NaOH cair dan co-solvent sehingga hasil yang didapatkan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan proses inovasi sintesis biodiesel dari minyak jarak pagar dan minyak jelantah dengan metode elektrolisis tanpa menggunakan energi panas, tambahan katalis dan co-solvent, sehingga proses sintesis biodisel hanya mengandalkan mekanisme reaksi elektrolisis air yang menghasilkan H+ dan OH- sebagai sumber katalis reaksi esterifikasi dan transesterifikasi. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa pembuatan biodiesel dari minyak jarak pagar dan minyak jelantah dengan variasi elekroda carbon-titanium dan carbon-stainless menyatakan bahwa hasil optimal pada sampel minyak jelantah di dapat pada variasi elektroda carbon- titanium menghasilkan arus sebesar 0,088 A sedangkan pada sampel minyak jarak pagar didapatkan hasil optimal pada penggunaan elektroda carbon-stainless steel menghasilkan arus sebesar 0,42 A.

Keywords
Biodiesel, Elektrolisis, Energi

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/zbdAGLZBjU3N


Perancangan Monitoring Gas CO2 pada Sistem Deteksi Dini Gunung Api berbasis IoT
Lisa Destarina (1a), Husein (1b), Nina Siti Aminah (1c), Mitra Djamal (1d)

Show More

Corresponding Author
Lisa Destarina

Institutions
1) Laboratorium Fisika Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a) lisa.desta07[at]gmail.com (corresponding author)
b) Huseinhsn95[at]yahoo.co.id
c) nina[at]fi.itb.ac.id
d) mitra[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Pemantauan aktivitas gunung api sangat diperlukan baik untuk penelitian kegunungapian maupun persiapan tanggap bencana. Untuk itu, perlu adanya sistem monitoring gunung api yang handal guna memperoleh data aktivitas gunung api yang real time sehingga dapat diaktifkan respon otomatis terhadap bencana ini. Salah satu parameter aktivitas gunung api adalah emisi gas CO2 sebab konsentrasi gas CO2 menunjukkan kedalaman magma. Pada penelitian ini, sistem monitoring dirancang menggunakan modul DT Sense MG811 sebagai sensor untuk mengukur konsentrasi gas CO2. Sensor ini dihubungkan ke papan mikrokontroler Arduino lalu data yang diperoleh dikirim secara real time menggunakan modul wifi ESP dan ditampilkan pada laman web service. Sistem ini akan dirakit pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau dikenal dengan istilah drone sehingga data dapat diambil tanpa kontak secara langsung.

Keywords
Monitoring CO2, Gunung Api, Modul Sensor MG811, Arduino, Modul Wifi

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/64RUtaAmPTV9


Dinamika Satu-Dimensi Butiran Berbentuk Bola yang Terapung pada Permukaan Fluida
Sparisoma Viridi (a*), Nurhayati (b)

Show More

Corresponding Author
Sparisoma Viridi

Institutions
(a) Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*dudung[at]fi.itb.ac.id
(b) UIN Ar-Raniry, Jl. Syeikh Abdul Rauf, Kopelma Darussalam, Banda Aceh 23111, Indonesia

Abstract
Butiran dengan massa jenis ( ho_b) yang terapung di atas fluida dengan massa jenis ( ho_f) akan bergerak vertikal bergantung pada posisi permukaan fluida (z_f). Dengan adanya pengaruh gaya gravitasi (F_G) dan gaya angkat (gaya Archimedes) (F_A), gerak vertikal benda akan sedikit terlambat (tertunda) sebesar ( au) dibandingkan dengan gerak vertikal permukaan fuida, atau posisi (z_b(t) approx z_f(t + au)). Dengan asumsi bahwa permukaan fluida selalu tegak lurus arah gaya gravitasi atau ukuran butiran (D_b) jauh lebih kecil dari panjang gelombang permukaan fluida (lambda_f), dapat diamati dinamika permukaan fluida dengan menggunakan beberapa butiran, yang tidak tepat sama dengan dinamika permukaan fluida (perambatan gelombang) itu sendiri. Diperoleh bahwa ( au = au( ho_b, ho_f, D_b, lambda_f)), dengan (F_G = F_G(V_b, ho_b)) and (F_A = F_A(V_f, ho_f)), di mana (V_b) adalah volume butiran dan (V_f) adalah volume butiran yang tercelup.

Keywords
butiran berbentuk bola, gaya Archimedes, gaya gravitasi, gelombang

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/CWPrGfKpH3Yg


Page 493 (data 14761 to 14790 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats