Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 494 (data 14791 to 14820 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Karakteristik Geokimia Batuan Vulkanik Gunung Masurai, Merangin, Jambi
Asep Rohiman*, Dipowiguno Prijanto, Antonius Ratdomopurbo

Show More

Corresponding Author
Asep Rohiman

Institutions
Pusat Survei Geologi, Badan Geologi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Doponegoro No.57 Bandung 40122, Indonesia

*email : asep.rohiman[at]esdm.go.id

Abstract
Gunung Masurai adalah salah satu gunung berapi di Jambi, Indonesia. Literatur mengenai Gunung Masurai masih sangat terbatas. Padahal penelitian mengenai gunung berapi sangat penting sebagai deteksi dini terhadap bencana alam, seperti letusan gunung berapi dan gempa bumi. Melalui penelitian yang komprehensif periode letusan gunung berapi dapat diprediksi dan tindakan pencegahan yang optimal dapat dipersiapkan untuk meminimalkan korban bencana. Dalam penelitian ini, dilakukan studi mengenai geokima batuan dari Gunung Masurai. Sebanyak 120 sampel batuan dikarakterisasi menggunakan XRF ARL 9900 untuk unsur-unsur utama. Sedangkan untuk unsur-unsur jejak dan logam tanah jarang dikarakterisasi menggunakan ICP-MS. Kemudian sampel paleosol dan karbon dikarakterisasi penanggalan menggunakan alat carbon dating. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh klasifikasi batuan berdasarkan karakteristik secara geokimia yaitu : basal, andesit-basal, andesit, dasit, dan riolit. Batuan tersebut menyebar dari bagian selatan sampai ke utara Gunung Masurai. Berdasarkan hasil karakterisasi Carbon Dating, Gunung Masurai telah mengalami dua periode letusan. Batuan bagian utara Gunung Masurai berumur 29 kaBP sementara batuan dari bagian selatannya berumur 17,7 kaBP. Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menghasilkan data yang lebih representatif dan valid sehingga menghasilkan kesimpulan yang lebih komprehensif.

Keywords
Masurai, Geokimia, vulkanik, LTJ, carbon dating

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/fyXWECucGzTa


Karakterisasi Fisis Larutan Antosianin Ekstraksi Beras Merah dan Kedelai Hitam
Fita Widiyatun (a*), Neng Nenden Mulyaningsih (b), Sudirman (c), Andri Suryana (d)

Show More

Corresponding Author
fita widiyatun

Institutions
a) Program Studi Informatika,
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer,
Universitas Indraprasta PGRI,
Jl. Nangka No. 58C, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
fita.wdy[at]gmail.com

b) Program Studi Pendidikan Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Indraprasta PGRI,
Jl. Nangka No. 58C, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
nenk_nen[at]yahoo.com

c) Program Studi Pendidikan Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Indraprasta PGRI,
Jl. Nangka No. 58C, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
sudirman[at]unindra.ac.id

d) Program Studi Pendidikan Biologi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Indraprasta PGRI,
Jl. Nangka No 58C, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
andrisuryana21[at]gmail.com


Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi fisis larutan antosianin ekstraksi dari beras merah dan kedelai hitam. Karakterisasi fisis tersebut meliputi pengukuran densitas, kekeruhan, viskositas, pH, dan perubahan warna. Setelah memperoleh hasil analisis, kemudian dibandingankan antara keduanya untuk mengetahui sifat fisis dari ekstraksi kedua bahan tersebut.

Keywords
Antosianin, Kacang hitam, Kedelai hitam, sifat fisis

Topic
Material

Link: https://ifory.id/abstract/x2Tm8gERcdZt


Model Countenance Stake dalam Evaluasi Implementasi Kurikulum Fisika
Etty Jaskarty(a), Gunawan Refiadi(a*)

Show More

Corresponding Author
Etty Jaskarty

Institutions
a) Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin
STKIP Sebelas April Sumedang,
Jl. Anggrek Situ no. 19 Sumedang, Indonesia, 45323
* g4refiadi[at]gmail.com

Abstract
Abstrak Kinerja guru Fisika SMA yang merupakan alumni dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK-IPA) telah dievaluasi implementasi kurikulumnya pada kelas X di SMA Negeri 1 Bandung dan SMA Negeri 2 Bandung. Penggunaan Model Countenance Stake lebih dikenal dengan matriks descriptive dan judgment sebagai instrumen untuk mengorganisasi data hasil evaluasi. Sementara istilah Contingency-Congruence dipergunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini menggunakan metoda descriptive inquiry non-experiment dengan kriteria evaluasi meliputi: Struktur belajar Fisika bersifat hierarki, Teknik penulisan matriks, Teknik visualisasi matriks, dan Binary Square Symetric Similarity (BSSS) Matrix, dengan konversi data qualitatif-quantitatif pada kerangka stake matrix. Hasil analisis matriks observasi secara Empirical Contingency menggambarkan variabilitas pola guru mengajar. Sedangkan hasil analisis matriks Intended secara Congruence menunjukan implementasi kurikulum secara riilnya. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa pola guru mengajar merupakan kualitas proses implementasi kurikulum. Sedangkan organisasi bahan ajar merupakan kualitas perencanaan implementasi kurikulum.

Keywords
Countenance, Contingency-Congruence, Stake Matrix, BSSS Matrix

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/XaTpyfjNPZMe


PENERAPAN PEMBELAJARAN RME
Nugro Wicokro

Show More

Corresponding Author
Nugro Wicokro

Institutions
SMAN 1 PLUMBON, KABUPATEN CIREBON

Abstract
ABSTRAK “Penerapan Model Pembelajaramn RME (Realistic Mathematics Education) Berbantuan LKS untuk Meningkatkan Hasi Belajar Matematika Materi Geometri Bidang Pada Siswa Kelas X MIPA 2 SMAN 1 Plumbon Tahun Pelajaran 2016/2017”. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa masih rendah. Siswa masih enggan untuk berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. Selain itu, nilai hasil tes formatif (hasil belajar aspek kognitif) siswa pada materi pertidaksamaan nilai mutlak masih rendah. Aktivitas dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dengan Penerapan Model Pembelajaramn RME (Realistic Mathematics Education) pada materi belajar berikutnya.. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 2 SMAN 1 Plumbon pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan meliputi langkah-langkah penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan penelitian, pengamatan dan refleksi. . Kegiatan pembelajaran berulang dalam 2 siklus. Untuk memperoleh data penelitian hasil belajar instrument yang digunakan adalah soal post test yang digunakan di setiap akhir siklus. Sedangkan untuk memperoleh data hasil motivasi belajar siswa instrument yang digunakan adalah lembar observasi motivasi belajar dan angket motivasi belajar siswa. Penggunaan model pembelajaran RME (Realistic Mathematics Education) baru diterapkan setelah hasil pembelajaran sebelumnya yang tergolong hanya mencapai nilai rata-rata 63,80 dengan tingkat ketuntasan 21,43 %, pada materi belajar pertidaksamaan nilai multak kemudian guru penggunaan model pengajaran RME (Realistic Mathematics Education) pada materi yang berbeda yaitu geometri bidang berbantuan LKS pada siklus 1 materi pembelajaran titik dan garis dengan hasil belajar mencapai rata-rata 72,97 dan tingkat ketuntasan belajar 73,80 dan pada siklus 2 dengan materi pembelajaran sudut ,mencapai rata-rata 79,29 dengan tingkat ketuntasan 100%

Keywords
Model Pembelajaran (RME) Realistic Mathematics Education dan Geometri Bidang

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/yCPmGj9DY746


PENDEKATAN SIMULATED ANNEALING UNTUK PELABELAN JARAK AJAIB PADA GRAF REGULAR DENGAN PALING BANYAK 18 TITIK
Robieth sohiburoyyan dan pembimbing ibu Rinovia Simanjuntak

Show More

Corresponding Author
Robieth Sohiburoyyan

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Suatu graf G =(V,E) terdiri dari dua himpunan hingga, V adalah himpunan tak kosong yang anggotanya disebut titik dan E adalah himpunan yang anggotanya disebut dengan sisi, yaitu himpunan pasangan tak teurut dari anggota V. Suatu graf memiliki pelabelan jarak ajaib jika terdapat konstanta ajaib k dan pemetaan bijektif l dari himpunan titik ke himpunan {1,2,...,n} sehingga untuk setiap titik x di G berlaku sum_{y in N(x)} l(y) = k. Graf yang memiliki pelabelan jarak ajaib dinamakan graf jarak ajaib. Tesis ini bertujuan untuk mendapatkan pelabelan jarak ajaib pada graf regular dengan orde paling banyak 18. Algoritma simulated annealing digunakan untuk mencari pelabelan jarak ajaib pada graf regular.

Keywords
pelabelan jarak ajaib, simulated annealing

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/RxwUhg63XkQ4


Monitoring Suhu Tungku Pemanas alat uji korosi pada logam cair dari Sensor Termokopel Berbasis Modul Ethernet (IOT)
Muhammad Ilham (1), Afrida Hafizhatul Ulum (2), Mohammad Dharul Asmawan (3), Adhi Kusuma (4), Hendro (5), Asril Pramutadi (6)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Ilham

Institutions
1,6Laboratorium Fisika Nuklir,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no.10 Bandung, Indonesia, 40132

2,4,5Laboratorium Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no.10 Bandung, Indonesia, 40132

3Laboratorium Fisika Sistem Kompleks,
Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no.10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Penelitian terkait IoT (Internet of Things) khususnya aplikasinya dalam berbagai bidang telah banyak diminati oleh para peneliti. Tentu saja, hal ini tidak lepas dari peran IoT yang memberikan tawaran efisiensi, efektivitas serta kemudahan terhadap suatu pekerjaan. Pada penelitian ini kami telah memakai metode IoT dalam monitoring nilai temperatur tungku pemanas alat uji korosi pada logam cair yang dapat beroperasi dalam waktu yang lama. Selama alat ini bekerja, dibutuhkan data suhu setiap satu hingga 2 jam sekali (monitoring), sehingga monitoring secara manual akan tidak efisien. Namun, permasalahan tersebut dapat dimudahkan dengan bantuan IoT. Pada penelitian ini, digunakan beberapa komponen yaitu alat pemanas alat uji korosi pada logam cair dengan sensor suhu termokopel, Modul MAX6675 sebagai konverter, Wemos ESP8266 sebagai modul wifi dan mini-controller, high current relay module sebagai saklar otomatis, dan thinger.io sebagai server dimana data temperatur disimpan dan dipantau. Telah berhasil dilakukan monitoring temperatur pemanas berbentuk grafik terhadap waktu yang dapat diobservasi melalui internet.

Keywords
Internet of Things, monitoring,, alat uji korosi pada logam cair

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/AFftLKZam2pX


Sintesis Material nanomultiferoic Berbasis Barium Titanat dan Bismuth Ferrite dengan Variasi Temperatur dan Waktu Sintering
Sri Yatmani,1 , Yuli Nurul Maulida,2 dan Dwita Suastiyanti, 3

Show More

Corresponding Author
Sri Yatmani

Institutions
1Program Studi Teknik Elektro, Institut Teknologi Indonesia,
Jl. Raya Puspiptek Serpong Tangsel, Indonesia, 15314

2Program Studi Teknik Kimia, Institut Teknologi Indonesia,
Jl. Raya Puspiptek Serpong Tangsel, Indonesia, 15314

3Program Studi Teknik Mesin, Institut Teknologi Indonesia,
Jl. Raya Puspiptek Serpong Tangsel, Indonesia, 15314

a)sri.yatmani[at]iti.ac.id(corresponding author)
b) yulinurul13[at]gmail.com
c) dwita.suastiyanti[at]iti.ac.id


Abstract
Sintesis material nanomultiferoic dengan kandungan aktif bariumtitanat (BaTiO3)dan bismuth ferrite oksida (BiFeO3) dilakukan menggunakan metode sol gel yang merupakan metode paling sukses dalam mempreparasi material berukuran nano. Material nanomultiferoic yaitu material keramik yang memiliki fungsional khusus (elektrik, optik, magnetik, dll). Sintesis Material nanomultiferoic dilakukan dengan variasi rasio (BaTiO3)dan bismuth ferrite oksida (BiFeO3) dengan perbandingan 1:1 dan temperatur kalsinasi 350°C selama 4 jam, kemudian dilanjutkan proses sintering dengan variasi temperatur 700°C; 750 °C dan 800°C dengan waktu sintering 2 ; 4 dan 6 jam. Hasil sintesis dilakukan pengujian sifat magnet dengan Permagraph, uji sifat listrik menggunakan polarisasi listrik, dan pengujian besar ukuran partikel dilakukan dengan instrumen Beckman Coulter DelsaTM Nano. Hasil uji sifat magnetik diukur dengan nilai tertinggi dari remanen yaitu sebesar 0,456 T, koersivitas 448,2 Ka/m, saturasi 0,59 T, dan energi magnetik (Perkalian Remanen dan Koersivitas) 204,38 yang dimiliki oleh campuran dengan proses sintering pada suhu 750 °C selama 6 jam. Pengujian sifat listrik diukur dengan tingginya nilai remanen polarisasi listrik sebesar 50,12 µC/cm2, medan listrik koersivitas 62,5 V/cm, saturasi polarisasi listrik 60,21 µC/cm2, dan Pr/Ps 0,83. Hasil pengujian ukuran besar partikel terkecil ditunjukkan sebesar 45 nm dengan proses sintering pada suhu 750 °C selama 6 jam.

Keywords
nanomultiferoic, sol gel, material, Barium Titanat, Bismuth Ferrite

Topic
Material

Link: https://ifory.id/abstract/qRPudNtxaQyT


APLIKASI REMOTE SENSING UNTUK ANALISIS KESESUAIAN IKLIM DAN LAHAN PADA TANAMAN NANAS (STUDI KASUS DI WILAYAH KAB.SUBANG, JAWA BARAT)
Dr. Plato Martuani Siregar (a*) ,Musa Ali.M (b) Ni Putu N.D (c) Sujeki R.Y(d)

Show More

Corresponding Author
Plato Martuani Siregar

Institutions
Program Studi Meteorologi,
Kelompok Sains Atmosfer,
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
paltirajass[at]gmail.com

Abstract
Abstrak Kecamatan Jalancagak merupakan sentra utama pengembangan nanas di Kab.Subang dengan luas areal 2608 Ha atau sekitar 80 % dari total pengembangan seluas 3.253 Ha. Sebagai tanaman rakyat,budidaya nanas masih bersifat sampingan yang dilakukan secara sederhana,terpencar di sekitar pekarangan rumah dan tegalan dengan produktivitas pada umumnya masih berkisar antara 20–35 ton/ha. Buah nanas mengandung enzim bromelain(enzim protease yang dapat menghidrolisa protein),sehingga dapat digunakan melunakkan daging,sebagai obat penyembuh penyakit sembelit,gangguan saluran kencing,mual-mual,flu,wasir dan kurang darah. Hal paling utama yang bernilai ekonomi penting dari nanas adalah buahnya, meskipun serat daunnya telah digunakan sebagai bahan baku tekstil serta usaha agroindustri skala kecil mengolahnya menjadi produk olahan seperti dodol,manisan,kripik dan jus.Pengetahuan para petani tentang dampak perubahan cuaca pada tanaman ini mempengaruhi intensifikasi budidaya dan produksi menurun. Keterbatasan data hujan observasi diperoleh melalui teknik remote sensing dan hasilnya data curah hujan sekunder lebih seragam tersebar,lalu iklim di Kab.Subang dihitung menggunakan metoda Schmidt-Fergutson hasilnya adalah iklim dominan dipengaruhi oleh Monsunal dengan tipe B dan C. Evaluasi lahan dilakukan untuk mengidentifikasi kesesuaian lahan pada setiap satuan lahan dan mempertimbangkan input yang diberikan berdasarkan faktor pembatas yang ada pada setiap lahan.Untuk menghitung indek iklim dan lahan dapat dilakukan dengan metode Storie dan Square Root yang dipadukan dengan metode perubahan penggunaan lahan menggunakan Geographic Information System(GIS),sehingga diperoleh faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan penggunaan lahan dan upaya pencegahannya.

Keywords
nanas,indek iklim,intensifikasi,kesesuaian lahan,monsun

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/93yCeG8A7cRP


Aplikasi Monte Carlo dan Program Simulasi GEANT4 pada Pengukuran Respon Hamburan Balik Sinar Gamma dan Koefisien Atenuasi Aspal
Mona Berlian Sari, Lia Yuliantini, Mitra Djamal

Show More

Corresponding Author
Mona Berlian Sari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Pengukuran respon hamburan balik sinar gamma dan koefisien atenuasi aspal telah dilakukan. Pengukuran ini dilakukan sebagai karakterisasi aspal untuk mengetahui ketahanan dan keseragaman densitas aspal yang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Program yang digunakan untuk mensimulasikan detektor dan sistem pengukuran menggunakan sinar gamma ialah program GEANT4 berbasis metode Monte Carlo. Sumber sinar gamma yang digunakan ialah Co-60, Na-22, dan Cs-137. Hasil simulasi berupa histogram distribusi energi dianalisa menggunakan program ROOT. Melalui simulasi yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa susunan material aspal mempengaruhi nilai puncak hamburan balik sinar gamma yang terjadi. Semakin tebal aspal yang digunakan, nilai puncak hamburan balik semakin menurun. Pada pengukuran koefisien atenuasi diperoleh nilai yang tidak berbeda jauh dari teori.

Keywords
geant4, hamburan Compton, koefisien atenuasi, monte carlo

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/EQzqUxkaFNYb


Perhitungan Head Losses Pada Pipa Penstoks Turbin Propeller
Henny Sudibyo dan Anjar Susatyo

Show More

Corresponding Author
Henny Sudibyo

Institutions
Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik - LIPI
Komplek LIPI Gedung 20, Jalan Sangkuriang, Bandung, Indonesia,40135

Abstract
Penelitian tentang potensi pembangkit listrik tenaga air telah dilakukan di Jorong Buah Dama, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Propinsi Sumatera Barat. Pada penelitian tersebut telah dihasilkan pengukuran potensi debit air 1,1m3/kg dan ketinggian air yang didapatkan yaitu sebesar 110.65m. Dari data tersebut dilakukan perhitungan dan diperoleh daya sebesar 985kW. Untuk membawa air dari bak penenang ke turbin diperlukan pipa yang mampu menahan tekanan yang cukup tinggi, pipa ini disebut pipa pesat atau penstock. Dasar perancangan pipa pesat ini adalah sama dengan perencanaan tangki dan vessel (bejana tekan). Kehilangan energi di penstock yang disebut head loss disebabkan faktor-faktor, seperti kekasaran permukaan pipa, tikungan, kerugian gesekan pada penstock, adanya percabangan dan sebagainya. Dari perhitungan di peroleh nilai- nilai head loss pada pipa penstock sebesar 0.05 m (entrance losses), 1.626m (pipe friction loses), 0.057m (losses of bends), 0.039m (losses of branches), 0.0495m (losses of branch pipe to gate valve), 0.05838m (losses of bend on branch, 0.053m losses of valve, 0.046m (losses of reducer),0.016m (losses of drafttube, jika dijumlahkan total head loss sbesar 2,33m. Sehingga net head sebesar 108,32m.

Keywords
head losses, penstock, pembangkit listrik, turbin

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/kHhDWt8PLYz6


Analisis Network Pada Sistem Granular Dua Dimensi
Widya Meiriska (*), Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Widya Meiriska

Institutions
Departemen Fisika, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika,
Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*widya.meiriska[at]gmail.com

Abstract
Pengaturan partikel dan gaya dalam material granular dan materi partikulat memiliki organisasi yang kompleks pada skala spasial. Organisasi seperti ini dapat mempengaruhi bagaimana material merespon atau mengkonfigurasi ulang ketika terkena gangguan atau pemuatan eksternal. Studi teoritis sifat-sifat partikel, force-chain dan domain memerlukan pengembangan dan penerapan kerangka kerja matematis, stastistik, fisika dan komputasi yang tepat. Secara tradisional material granular telah diselidiki menggunakan partikel atau model rangkaian yang masing-masing cederung secara implisit. Dewasa ini pengembangan ilmu jaringan (network science) telah muncul sebagai pendekatan yang kuat untuk menyelidiki dan mencirikan arsitektur heterogen dalam sistem yang kompleks. Serta beragam metode telah menghasilkan wawasan yang menarik yang dapat diaplikasikan kedalam material granular. Dalam studi ini akan meninjau pendekatan berbasis jaringan (network) untuk mempelajari material granular dan mengeksplorasi potensi kerangka tersebut untuk memberikan deskripsi yang berguna dari material granular ini. Serta untuk meningkatkan pemahaman tentang fisis yang mendasarinya

Keywords
Granular; Network Analysis;

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/2TX8nwpdgy97


Analisis Proses Bisnis Pusat Panggilan Darurat Dengan Pendekatan Emergency Response Decision Support System
Muhammad Fadhil (a*), Sasongko Pramono Hadi (b), Eko Nugroho (c)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Fadhil

Institutions
a) Mahasiswa Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
b) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
c) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknik Jl. Grafika No.2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281, Indonesia
*m.fadhil[at]mail.ugm.ac.id

Abstract
Emergency Response Decision Support System merupakan kerangka pengambilan keputusan untuk mengemukakan rencana darurat dan memberikan solusi yang terbaik terhadap situasi kejadian darurat. Kerangka ini dapat diaplikasikan sebagai alat bantu analisis terhadap proses bisnis yang diperlukan, sehingga memberikan dukungan tanggap darurat. Pusat Panggilan Darurat merupakan satuan organisasi pada pemerintah yang memerlukan dukungan tanggap darurat pada proses bisnisnya, yaitu meliputi kegiatan penanggulangan bencana. Penelitian ini menggunakan Emergency Response Decision Support System sebagai alat bantu analisis untuk dapat mengidentifikasi proses bisnis yang dibutuhkan dalam pengerjaan model. Pengerjaan model menggunakan kerangka kerja Zachman sebagai acuan motode penelitian. Perspektif pada Zachman yang digunakan adalah executive beserta klasifikasi what, how, where, when, who, why. Hasil pada penelitian ini berupa model proses bisnis yang didukung tanggap darurat untuk Pusat Panggilan Darurat di sektor pemerintah.

Keywords
Analisis proses bisnis, sistem pendukung keputusan, tanggap darurat

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/EAMNhmbR86f2


Sistem Monitoring Gas SO2 Berbasis Internet of Things di Gunung Guntur
Afrida Hafizhatul Ulum1,a), Husein1,b), Nina Siti Aminah1,c), Mitra Djamal1,d)

Show More

Corresponding Author
Afrida Hafizhatul Ulum

Institutions
1Laboratorium Fisika Instrumentasi
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a)afridahafizhatul93[at]gmail.com
b)Huseinhsn95[at]yahoo.co.id
c)nina[at]fi.itb.ac.id
d)mitra[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Teknologi berbasis internet semakin populer dari hari ke hari dengan menawarkan sebuah fitur yang memudahkan pengguna dalam melakukan pengukuran dan pengendalian jarak jauh. Salah satu manfaat penggunaan fitur ini mampu mengukur kondisi gunung berapi tanpa melakukan pengukuran secara langsung. Pada penelitian kali ini, kami melakukan pengukuran gas sulfur dioksida (SO2) di gunung Guntur dengan menggunakan sensor TGS 2602. Sensor ini memiliki sensitivitas yang baik terhadap perubahan gas SO2. Data yang terukur pada sensor akan diolah mikrokokontroller dengan mengubah data tegangan menjadi data kadar gas (ppm) dan dikirimkan ke sebuah website dengan memanfaatkan fitur internet dari modul wifi ESP 8686. Data kadar gas SO2 tersebut bisa diakses pengguna secara kontinyu dan akan memberikan peringatan ketika kadar gas diambang batas normal yang digunakan yaitu 5 ppm.

Keywords
gas SO2, sensor TGS 2602, mikrokontroller, ESP 8686

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/TcPDmzCpMqKb


Perancangan Arsitektur Emergency Call Center Menggunakan Zachman Framework
Muhammad Fadhil (a*), Sasongko Pramono Hadi (b), Eko Nugroho (c)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Fadhil

Institutions
a) Mahasiswa Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
b) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
c) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknik Jl. Grafika No.2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281, Indonesia
*m.fadhil[at]mail.ugm.ac.id

Abstract
Keberadaan call center pada era perkembangan teknologi menjadi faktor strategis bagi organisasi untuk memberikan layanan, termasuk pemerintah. Demi memberi kemudahan koordinasi dan mempercepat layanan penanggulangan keadaan darurat, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatukan nomor panggilan darurat menjadi 112. Kebijakan ini dimaksudkan agar pemerintah daerah dapat memberikan layanan tanggap darurat melalui Emergency Call Center. Emergency Call Center memberikan dukungan terhadap kegiatan penanggulangan bencana melalui pengelolaan informasi. Bahasa pemodelan digunakan untuk menjelaskan proses yang terjadi pada Emergency Call Center. Metode pengerjaan penelitian menggunakan Zachman Framework, dengan memanfaatkan perspektif business management beserta klasifikasi what, how, where, when, who, why. Hasil penelitian berupa rancangan arsitektur yang mendukung proses-proses perpindahan dan perubahan informasi darurat. Rancangan arsitektur dapat dijadikan pertimbangan bagi pemerintah dalam melengkapi sistem informasi dan teknologi informasi Emergency Call Center.

Keywords
Perancangan Arsitektur; Emergency Call Center; Zachman Framework

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/9LfFpqcA6XkN


MENENTUKAN ENERGI GROUND STATE ATOM BERILIUM MENGGUNAKAN TEORI PERTURBASI DAN METODE VARIASIONAL 4 PARAMETER VARIASI
Raka Firman*, Muhammad Ilham, Zaki Suud

Show More

Corresponding Author
Raka Firman Baskara

Institutions
Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Email : *firmanraka21[at]rocketmail.com

Abstract
Rumusan perhitungan ground state energi atom Berilium menggunakan teori perturbasi dan metode variasional telah dilakukan. Berdasarkan perhitungan eksak referensi diperoleh bahwa energi ground state dari atom Berilium yaitu sebesar -399.109544633322 eV. Setelah dilakukan perhitungan energi ground state atom Berilium tanpa memperhitungkan efek interaksi elektron, diperoleh bahwa nilai ground state energinya yaitu sebesar -544.22791932 eV dengan error sekitar 36.36% dari referensi. Kemudian dengan menggunakan teori perturbasi diperoleh koreksi energi sebesar 170.9965265643 eV sehingga diperoleh nilai energi ground state totalnya sebesar -373.231392755664 eV dengan error sekitar 6.48% dari referensi. Setelah itu dilakukan perhitungan energi ground state atom Berilium mengunakan metode variasional 1, 2 dan 4 parameter variasi secara bertahap dan diperoleh nilai ground state energinya masing-masing sebesar -386.6618152577 eV, -398.613989245888 eV dan -399.2269 eV dengan nilai error masing-masing sekitar 3.12%, 0.12% dan 0.02% dari referensi. Dapat disimpulkan bahwa nilai energi ground state yang diperoleh menggunakan metode variasional semakin mendekati nilai referensi ketika menggunakan jumlah parameter variasi yang semakin besar dan menghasilkan nilai error yang lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan teori perturbasi.

Keywords
Berilium, Energi Ground State, Metode Variasional, Teori Perturbasi

Topic
Teoretik

Link: https://ifory.id/abstract/v49bynQXqZPc


Untuk penyadaran ilmu, cara ilmiah, dan metafisika: Aturan Hubble dan suatu deskripsi muai-ruang dan pencepatan muai jagad raya
Aloysius Rusli

Show More

Corresponding Author
Aloysius Rusli

Institutions
Jurusan Fisika, FTIS, Universitas Katolik Parahyangan, jl Ciumbuleuit 94, Bandung 40141, Indonesia

Abstract
Penyadaran tentang ilmu dan cara ilmiah penting pada era kini, karena dampaknya kuat dan luas. Pada kesempatan ini, didalami kesadaran tentang dua segi yang tersirat dalam "hukum" Hubble v = H r, yang dilaporkan astronom Edwin Hubble pada tahun 1929. Yang pertama adalah bahwa istilah "Ledakan Besar (Big Bang)" lebih tepat disebut "Pemuaian semi-tetap Jagad Raya". Yang kedua, bahwa mengecilnya nilai koefisien Hubble yang disimpulkan, ketika kemampuan teleskop makin peka, artinya dapat melihat berlipat kali lebih jauh, yang berarti melihat ke keadaan jagad makin jauh ke masa lalu, sudah mulai menyiratkan bahwa laju muai jagad dahulu lebih kecil daripada laju muainya masa kini. Hal ini konsisten dengan kesimpulan tahun 1998 & 1999 oleh Riess, Schmidt, dan Perlmutter beserta kelompok penelitiannya, bahwa laju muai jagad raya makin mencepat. Selain itu, juga dapat disadari pula betapa alam raya ini seperti berangsur dapat dikenali perilakunya, asalkan cara ilmiah (mengamati dengan pengukuran teliti, berpikir dengan sekritis mungkin, mengokohkannya dengan perhitungan yang konsisten, menguji setiap asumsi dan kesimpulan yang dicapai) dijalankan secara sadar di tiap langkah berhitung dan berpikirnya. Akhirnya dapatlah disadari juga adanya dua kesimpulan metafisika, yang sulit atau belum tampak cara mengukurnya, yaitu bahwa berdasarkan hukum Hubble dapat pula disimpulkan secara metafisis, bahwa jagad raya dapat disebut sebagai tak lagi berpusat, dan bahwa pemuaian jagad raya yang mencepat dapat dipandang sebagai petunjuk bahwa jagad raya ini hanya satu kali ini saja terjadi, bukannya suatu jagad raya yang berosilasi-berulang-tanpa-henti, yang dapat saja menimbulkan kesimpulan bahwa jagad raya ini tidak pernah diciptakan.

Keywords
penyadaran ilmu, cara ilmiah, metafisika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/prx9jPyK7zaf


Simulasi Pergerakan Ular pada Bidang dengan Sistem Granular
Zahrotul Firdaus Tri Wahyu Lestari

Show More

Corresponding Author
Zahrotul Firdaus Tri Wahyu Lestari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Ular mempunyai lima mode untuk pergerakan pada tanah atau permukaan tanah. Jenis dari locomotion ular yang digunakan bergantung pada beberapa faktor seperti jenis permukaan dan kecepatan. Gerakan yang paling umum digunakan ular adalah lateral undulation. Pada lateral undulation gelombang lateral lekukan diteruskan sepanjang tubuh dari kepala ke kaki. Lekukan menyentuh permukaan objek seperti batu atau tongkat, gaya yang ditimbulkan akan merusak bentuk lokal dari objek disentuh. Setiap seekor ular mendorong beberapa objek secara simultan, maka vektor gaya lateral akan saling menghilangkan satu sama lain dan meninggalkan vektor resultan yang mendorong ular untuk bergerak ke depan. Gerakan tersebut disimulasikan dengan sistem granular dengan memodelkan ular menjadi beberapa butiran yang disambungkan dengan pegas. Selain itu terdapat pegas lain yang panjangnya berbeda yang menghubungkan butiran sehingga butiran-butiran dapat membentuk lekukan. Kemudian pada lekukan tersebut diinteraksikan dengan lingkungan melalui gaya gesek, sehingga ular dapat bergerak dan berpindah sesuai dengan besar koefisien gesek.

Keywords
Gerak, Gaya gesek, Granular, Pegas, Simulasi, Ular

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/AqhU9HQEp4jy


Perhitungan Diameter dan Modulus Elastisitas Rambut dengan Metode Difraksi Berbasis Citra Digital
Yuri Yogaswara1,a), Iman Nurzaman2,b), Akfiny Hasdi Aimon3,c) dan Neny Kurniasih4,d)

Show More

Corresponding Author
Iman Nurzaman

Institutions
1,2 Departemen Fisika,
Program Studi Magister Pengajaran Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

3Laboratorium Fisika Material Elektronik,
Kelompok Keilmuan Fisika Fisika Material Elektronik,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

4Laboratorium Fisika Bumi,
Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132


a) yogaswarayuri[at]students.itb.ac.id (corresponding author)
b) aiman.378[at]gmail.com
c) akfiny[at]fi.itb.ac.id
d)neny[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Rambut merupakan biomaterial berserabut yang tumbuh dari folikel dan ditemukan dalam dermis. Biomaterial penting pada rambut terdiri dari protein terutama keratin. Salah satu hal yang memengaruhi sifat mekanik rambut adalah diameter serat rambut tersebut. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan diameter dan modulus elastisitas dari rambut manusia dengan metode difraksi berbasis citra digital. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga sampel yang dikategorikan berdasar usia muda (17 tahun), usia sedang (30 tahun), dan usia tua (76 tahun). Diameter sampel rambut yang dihitung berdasarkan data percobaan difraksi berbasis citra digital diperoleh dalam orde 10^-5 meter (puluhan mikron); sedangkan modulus elastisitas sampel rambut berada pada orde 10^8 hingga 10^9 N/m2. Berdasarkan ketiga sampel yang digunakan, diameter terkecil dimiliki oleh rambut usia muda; modulus elastisitas rambut terbesar dimiliki oleh rambut usia muda juga; dan semakin besar diameter rambut, semakin kecil modulus elastisitasnya.

Keywords
Difraksi Cahaya, Diameter Rambut, Modulus Elastisitas Rambut, Citra Digital

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/ybw8GgrF3JBW


PENYISIPAN MUSIK DALAM MEDIA PRESENTASI POWERPOINT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IXA2 SMP NEGERI 2 LUWUK
RACHMAD LASAKA

Show More

Corresponding Author
RACHMAD LASAKA

Institutions
SMP NEGERI 2 LUWUK, SULAWESI TENGAH

Abstract
Salah satu perilaku siswa yang menunjukkan rendahnya minat belajar terhadap pelajaran matematika adalah mendengarkan musik melalui earphone pada saat jam pelajaran. Alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah pembelajaran dengan menggunakan media presentasi PowerPoint yang telah disisipkan file musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat belajar siswa pada pembelajaran matematika yang dibelajarkan dengan menggunakan media presentasi PowerPoint yang telah disisipkan file musik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Luwuk kelas IXA2 yang berjumlah 36 orang, terdiri dari 16 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Metode pengumpulan data melalui observasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa kelas IXA2 terhadap mata pelajaran matematika dapat dikategorikan berminat dengan persentase predikat berminat 50% dan predikat sangat berminat 36,11%. Ini berarti bahwa sebagian besar siswa kelas IXA2 berminat mengikuti pelajaran matematika yang dibelajarkan dengan menggunakan media presentasi PowerPoint yang telah disisipkan file musik. Dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat, pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran meningkat dan minat belajar siswa semakin tinggi.

Keywords
Minat belajar, Microsoft PowerPoint, Musik

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/7qdFGU4Q6PTj


Sintesis TiO2/Abu Vulkanik Sebagai Fotokatalis Pada Pengolahan Limbah Batik Cair di Desa Wukirsari Yogyakarta
Rico Nurillahi, Dwi Nur Halimah, Gusti Dwi Apriliani, Is Fatimah

Show More

Corresponding Author
Rico Nurillahi

Institutions
Universitas Islam Indonesia

Abstract
Batik telah dinobatkan sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sejak tahun 2009. Pelestarian dapat dilakukan dengan peningkatan produksi kain batik. Namun, sejauh ini peningkatan produksi tidak diimbangi dengan pengolahan air limbah yang efektif dan efesien terlebih industri batik menghasilkan air limbah dengan kandungan logam berat serta karakteristik COD dan BOD yang tinggi sehingga berdampak buruk bagi lingkungan. Oleh karena itu, pengolahan air limbah batik menjadi hal yang penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan katalis TiO2 yang termodifikasi abu vulkanik sehingga memiliki serapan energi yang lebih aktif untuk mendegradasi senyawa polutan dalam limbah batik cair. Metode yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan oksidasi fotokatalitik dengan biaya rendah dan bahan baku yang melimpah dialam. Bahan fotokatalis dibuat dengan cara mendispersikan prekusor titanum kedalam suspensi material abu vulkanik yang diikuti dengan pengeringan dan kalsinasi. Karakterisasi material dilakukan dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Fluorescene (XRF), Fourier Transform InfraRed (FT-IR), Diffuse reflectance Uv-Visible dan Spektrofotmetri UV-Visible. Materi tersebut diaplikasikan pada fotooksidasi air limbah batik dengan variasi penambahan H2O2 dan kalium peroksodisulfat sebagai oksidator. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan oksidator kalium peroksodisulfat memiliki efektifitas lebih baik dibandingkan dengan penambahan H2O2 sehingga TiO2 termodifikasi abu vulkanik merupakan bahan potensial yang dapat dikembangkan untuk pengolahan limbah batik menggunakan mekanisme fotooksidasi dengan biaya murah serta ramah lingkungan.

Keywords
Abu Vulkanik, Fotokatalis, Limbah batik, TiO2

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/vuDrfHQgY8Vp


Pengaruh Ekstrak Kulit Mangga (Magnifera indica) sebagai Inhibitor Korosi yang Ramah Lingkungan pada Logam
Ahnaf (a)*, Hafildatur Rosyidah (b), Dwi Jayanti Putri (b)

Show More

Corresponding Author
Ahnaf -

Institutions
Departemen Kimia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111, Indonesia

Abstract
Ekstrak bahan alam dapat digunakan sebagai inhibitor organik untuk mencegah korosi. Kulit buah mangga merupakan salah satu bahan organik yang bisa dijadikan inhibitor untuk mengurangi laju korosi pada logam. Hasil studi literatur menunjukkan adanya kandungan kimia pada kulit buah mangga yaitu flavonoid, tanin, saponin. Senyawa-senyawa tersebut dapat digunakan sebagai antioksidan dalam pencegahan korosi. Peran flavonoid sebagai donor hidrogen yakni dengan jalan menyumbangkan gugus pereduksi dari gugus hidroksil yang melekat pada cincin aromatis miliknya, sehingga dapat mendelokalisasi senyawa-senyawa radikal . Adanya efek antioksidan dari flavonoid juga dapat menjadikan antioksidan sebagai agen antiinflamasi melalui inhibisi non-kompetitif bekerja dengan menangkap radikal bebas oksigen dan menghambat segala tipe oksigenasi (siklooksigenase dan lipoksigenase). Maka pada penelitian ini ekstrak kulit buah mangga dijadikan inhibitor organik untuk mengurangi laju korosi pada tin plate kaleng makanan yang memiliki kemungkinan mengalami korosi. Spesimen yang digunakan berbentuk persegi panjang ukuran 4x1 cm dan di coating menggunakan lem epoxy pada tin plate (daerah korosi 1x1 cm) kemudian dilakukan pengukuran metode weight loss (hilangnya berat) dan potensiodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanpa inhibitor dan penambahan variasi konsentrasi inhibitor (10 ppm, 20 ppm, 40 ppm, 100 ppm) dalam media korosi NaCl 3,5 %. Kulit buah mangga ini diharapkan menjadi inhibitor korosi yang aman, ramah lingkungan, dan biaya yang terjangkau.

Keywords
Kulit Buah Mangga, Korosi, Inhibitor Organik, tin plate

Topic
Inovasi

Link: https://ifory.id/abstract/fvNjx6JrZVnq


ANALISIS PENGARUH LUAS PERMUKAAN TAHU TERHADAP KECEPATAN PELEPASAN FORMALIN MENGGUNAKAN SENSOR HCHO BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328
Nikodemus Umbu Janga Hauwali, Moh. Hamdan, Putri Mustika Widartiningsih, Asnin Nur Salamah

Show More

Corresponding Author
Nikodemus Umbu Janga Hauwali

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Penelitian dilakukan untuk mengukur kecepatan pelepasan formalin dari tahu yang mengandung formalin. Kecepatan pelepasan formalin diukur menggunakan sensor HCHO berbasis AT MEGA328. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahu dengan beberapa ukuran (4 sampel). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh luas permukaan tahu yang mengandung formalin terhadap kecepatan pelepasan formalin ketika suhu sampel tahu dinaikkan. Dengan mengetahui kecepatan pelepasan kandungan formalin dari sampel tahu, maka dapat diketahui mekanisme untuk mereduksi kandungan formalin dari tahu atau makanan lain berdasarkan luas permukaannya.

Keywords
Tahu, Formalin, Sensor HCHO

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/qXp8LHRnw7U9


Aspek Fisik Pasir Besi di Pantai Nangaba Kecamatan Ende Flores Nusa Tenggara Timur
Christine Mbiliyora (a)*, Lilik Hendrajaya (b)

Show More

Corresponding Author
Christine Mbiliyora

Institutions
(a) Mahasiswa MIPA FISIKA-Institut Teknologi Bandung
(b) Dosen Fisika-ITB
jl, Ganesha 10, Bandung

Abstract
Telah dilakukan penelitian geofisika untuk mengamati kondisi tektonik dan gunung api yang menghasilkan endapan pasir besi di sepanjang pantai Nangaba, Ende Flores. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi tektonik dan pembentukan gunung api di Ende Flores yang mengakibatkan terbentuknya endapan pasir besi di pantai Nangaba. Endapan pasir besi di kawasan Pantai Nangaba merupakan endapan yang terbentuk dari proses fisika dan kimia batuan vulkanik yang terbentuk dari gunung api di Ende. Digunakan dua metode geofisika untuk mengetahui pola penyebaran pasir besi di daerah pantai Nangaba yaitu metode Self Potential dan metode Geolistrik. Penyelidikan geolistrik pada dua lintasan di daerah pesisir pantai memberikan hasil yaitu lintasan 1 nilai resistivitas antara 5,76-715 Ωm, dengan resistivitas 5,76-11,5 Ωm dan kedalaman (1-7,46) m diasumsikan sebagai pasir besi, nilai resistivitas batuan berkisar (22,8 - 715) Ωm diasumsikan sebagai pasir, resistivitas 715 > Ωm diperkirakan sebagai beton dan pada lintasan 2 nilai resistivitasnya adalah 41,7-431 Ωm, nilai resistivitas antara 41,7-58,2 Ωm dan kedalaman berkisar (1,25-6,38) m diasumsikan sebagai pasir besi, kemudian pada daerah yang berwarna biru muda diinterpretasikan sebagai pasir. Warna hijau, kuning, merah dan ungu diinterpretasikan sebagai batuan basalt dengan kedalaman sekitar 9,29 – 15,9 m. Dari hasil interpretasi data Self Potential diduga sumber batuan yang mengandung besi terletak di bukit yang berjarak sekitar 200 meter dari daerah pantai yang ditandai dengan nilai negatif pada data pengukuran.

Keywords
struktur tektonik pulau Flores, endapan pasir besi, self potential, resistivitas

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/uzNKeBQnhFwM


PENINGKATAN KINERJA PROSES ELEKTROFLOTASI DENGAN BIOKOAGULAN PADA PENGOLAHAN LIMBAH AIR LINDI
Aribah Zulfa Hidayah 1, a, Elisa Putri 1, b, Siti Jumrah 1, c, Rudy Syah Putra 1, 2, d

Show More

Corresponding Author
Aribah Zulfa Hidayah

Institutions
1 Program Studi Kimia,
Laboratorium Penelitian Kimia,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang KM.14,5 Yogyakarta 55584
2 Environmental Remediation Research Group,
Laboratorium Penelitian Kimia,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang KM.14,5 Yogyakarta 55584
a aribahzulfahidayah[at]gmail.com
b elisaputri54.69[at]gmail.com
c sitijumrah12[at]gmail.com
d rudy.syahputra[at]uii.ac.id

Abstract
Telah dilakukan penelitian pengolahan limbah air lindi menggunakan metode Elektro-Bio. Elektro-Bio adalah pengolahan limbah air lindi dengan proses elektroflotasi dengan bantuan koagulan alami. Koagulan alami yang digunakan yaitu Jagung, Kacang Arab dan Biji Asam Jawa dengan variasi dosis sebesar 0,025; 0,05; 0,1; 0,15; 0,2 dan 0,25 g/500 mL. Proses elektroflotasi dilakukan dengan elektroda Stainless Steel sebagai katoda dan Titanium sebagai anoda pada tegangan konstan 40 V DC selama 30 menit. Efektivitas proses Elektro-Bio dievaluasi dengan melihat penurunan angka Total Zat Padat Terlarut (TDS), Konduksi Listrik (EC) dan peningkatan Oksigen Terlarut (DO). Kondisi awal sampel air lindi yang telah diencerkan sebanyak 20 kali memiliki angka TDS, EC dan DO berturut turut sebesar 719 ppm; 1 ms/cm dan 2,3 mg/L. Hasil terbaik yang diperoleh dari Elektro-Bio koagulan Jagung berturut-turut sebesar 603 ppm; 0,84 ms/cm dan 4,0 mg/L dan pada Kacang Arab memiliki nilai berturut-turut sebesar 599 ppm; 0,84 ms/cm dan 3,6 pada dosis optimum yang sama yaitu 0,025 g/500 mL. Sedangkan dosis optimum yang diperoleh pada Elektro-Bio koagulan Biji Asam Jawa yaitu pada 0,05 g/500 mL dengan hasil berturut turut sebesar 584 ppm; 0,85 ms/cm dan 3,8 mg/L. Berdasarkan hasil yang diperoleh, metode Elektro-Bio untuk pengolahan limbah air lindi terbukti mampu menurunkan zat pencemar yang terdapat pada air lindi.

Keywords
Air Lindi, Elektroflotasi, Koagulan Alami

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/v7hQeNjJ8Yay


Sintesa Calcium Diglyceroxide: Pengaruh Konsentrasi Glycerine
Horasdia Saragih

Show More

Corresponding Author
Horasdia Saragih

Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Advent Indonesia
Jl. Kol. Masturi No. 288, Bandung Barat, Indonesia 40559

Abstract
Calcium diglyceroxide dapat digunakan dan sangat attraktif sebagai katalis pada proses transesterifikasi triglycerine untuk menghasilkan fatty acid methyl ester (biodiesel). Oleh karena itu, akhir-akhir ini usaha mensintesa calcium diglyceroxide mendapat banyak perhatian karena tuntutan untuk menghasilkan biodiesel dalam jumlah yang besar dan berharga murah. Calcium diglyceroxide tidak larut ke dalam biodiesel yang dihasilkan setelah transesterifikasi sehingga dengan mudah dapat dipisahkan. Selain itu calcium diglyceroxide dapat digunakan sebagai katalis secara berulang sehingga penggunaannya sangat menguntungkan. Pada penelitian ini calcium diglyceroxide telah disintesa. Proses sintesanya menggunakan calcium acetate dan glycerine. Beragam konsentrasi glycerine telah digunakan. Pengaruh konsentrasi glycerine diinvestigasi terhadap kualitas calcium diglyceroxide yang dihasilkan. Beberapa jenis karakterisasi digunakan untuk menganalisis calcium diglyceroxide yang dihasilkan, seperti: SEM/EDX, FTIR, dan XRD. Dari hasil karakterisasi yang dilakukan diperoleh bahwa calcium diglyceroxide hasil sintesa membentuk material padatan berstruktur kristal. Temperatur penumbuhannya 60oC. Struktur kristalnya sangat dipengaruhi oleh konsentrasi glycerine yang digunakan. Konsentrasi glycerine yang berbeda menghasilkan bidang-bidang kristal yang berbeda. Morfologi butirnya juga sangat dipengaruhi oleh konsentrasi glycerine. Calcium monoglyceride dan calcium triglycerine hadir sebagai pengotor pada kristal, yang jumlahnya sangat bergantung pada konsentrasi glycerine yang digunakan.

Keywords
Calcium Diglyceroxide, Glycerine, Biodiesel

Topic
Material

Link: https://ifory.id/abstract/9HX7RmxPrYJE


Pengaruh Strategi Pembelajaran Langsung dengan PhET Simulation Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa pada submateri Hukum Kekekalan Energi
Yuly Hermaeni (a*), Prof. Dr. Yetti Supriyati,M.Pd (a), Dr. Esmar Budi,M.T (a)

Show More

Corresponding Author
YULY HERMAENI

Institutions
a) Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, 13220
*yulyhermaeni[at]gmail.com

Abstract
Hukum kekekalan energi merupakan salah satu submateri dalam bab Usaha dan Energi pada materi Fisika kelas X. Untuk mencapai tujuan pembelajaran pada submateri tersebut, diperlukan sebuah strategi pembelajaran. Pada penelitian ini, strategi pembelajaran yang digunakan adalah Strategi Pembelajaran Langsung dengan menggunakan media pembelajaran PhET simulation berjudul energy skate park. Fase-fase yang akan dilakukan pada penelitian ini diantaranya, menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan, memberikan bimbingan, mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik serta memberikan latihan dan penerapan konsep. Pada makalah ini, kami akan menganalisa apakah terdapat pengaruh Strategi Pembelajaran Langsung dengan menggunakan media pembelajaran PhET simulation berjudul energy skate park terhadap tingkat motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada submateri Hukum Kekekalan Energi.

Keywords
Strategi Pembelajaran Langsung; PhET Simulation; Hasil Belajar; Motivasi Belajar; Hukum Kekekalan Energi

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/vkCp38GhBLXW


PENGARUH KONSENTRASI GLISERIN TERHADAP PEMBENTUKAN KALSIUM GLISEROKSIDA
Dian Tantri Simatupang dan Horasdia Saragih

Show More

Corresponding Author
Dian Tantri Simatupang

Institutions
Laboratorium Sains Terapan, Fakultas Metematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Advent indonesia

Abstract
Penelitian pengaruh konsentrasi gliserin terhadap pembentukan kalsium gliseroksida didasari oleh karena dalam memproduksi biodiesel pada umumnya masih menggunakan katalis homogen. Namun katalis homogen ini memiliki kelemahan yaitu katalis ini susah dipindahkan dari campuran reaksinya dan tinggi biaya produksinya. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan yang saat ini dialami maka dibentuklah kalsium gliseroksida yang nantinya dapat digunakan untuk proses metil ester. Kalsium gliserokside ini disintesis dari CaCo3 + gliserol, CaCo3 ini diperoleh dari cangkang telur yang selama ini masih di jadikan sebagi sampah. Pembentukan kalsium gliseroksida sangatlah sederhana. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gliserin pada pembentukan kalsium gliseroksida. Pada penelitian ini parameter yang digunakan adalah konsentrasi jumlah gliserin dalam pembuatan gliseroksida yaitu 16ml, 12ml, 8ml, 4ml yang akan digunakan untuk proses transesterifikasi minyak jarak.

Keywords
Konsentrasi gliserin, kalsium gkiseroksida, cangkang telur

Topic
Material

Link: https://ifory.id/abstract/qb4cvkaHFK8n


Pemodelan Instrumen Pengukur Kecepatan dan Percepatan Benda menggunakan Prinsip Efek Doppler
Asri Setyaningrum, Muhammad Zaki, Akfiny Hasdi Aimon, dan Neny Kurniasih

Show More

Corresponding Author
Asri Setyaningrum

Institutions
ITB

Abstract
Pemodelan fenomena efek Doppler dalam penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara frekuensi yang didengar oleh pengamat dan frekuensi yang dipancarkan oleh sebuah sumber bergerak dengan kecepatan atau percepatan tertentu. Selanjutnya pemodelan ini dapat digunakan untuk pembuatan instrumen untuk mengukur kecepatan dan percepatan dari sebuah benda bergerak yang memancarkan bunyi dengan frekuensi tertentu Perancangan instrumen ini dijelaskan secara menyeluruh dimulai dari jenis “sensing element” yang digunakan,jenis “signal conditioning” yang digunakan, hingga tahap “signal processing” yang akan dilakukan. Hasil pemodelan data pada penelitian ini menunjukkan beberapa contoh perbandingan frekuensi yang ditangkap oleh receiver dengan frekuensi yang dipancarkan dari sebuah benda bergerak dengan kecepatan tertentu. Pemodelan ini juga menunjukkan data seperti apa yang akan didapatkan dari keluaran sebuah “mic condenser” dan yang kemudian akan dianalisis pada mikrokontroler menjadi data kecepatan dan percepatan benda. Kesimpulan dari penelitan ini adalah pembuatan instrumen pengukur kecepatan dan percepatan benda dengan menggunakan prinsip efek Doppler mungkin untuk dilakukan.

Keywords
Kecepatan, Percepatan, Efek Doppler, Frekuensi

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/dHj6W7aRJwUK


Pemodelan Gerak Parabola yang Terjun ke Air Menggunakan Metode Euler Berbasis Javascript
Ariq Dhia Irfanudin (1,a), Dinda Ravi Algifari (1,b), Ikhsan Mochammad Noor (1,c), Sparisoma Viridi (2,d), Yudha Satya Perkasa (3,e)

Show More

Corresponding Author
Ariq Dhia Irfanudin

Institutions
1) Program Sarjana Fisika,
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. A.H Nasution 105, Bandung, Indonesia 40614
a) 1157030004[at]student.uinsgd.ac.id
b) dinda.ravi.algifari[at]gmail.com
c) ikhsanmnoor[at]gmail.com

2) Laboratorium Fisika Nuklir dan Biofisika,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
d) dudung[at]fi.itb.ac.id

3) Laboratorium Sistem Modeling,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir Teori,
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung,
Jl. A.H Nasution 105, Bandung, Indonesia 40614
e)yudha[at]uinsgd.ac.id

Abstract
Telah dibuat sebuah program untuk memodelkan fenomena fisis khususnya gerak parabola yang terjun ke air sebagai bahan pembelajaran yang mudah diakses melalui browser. Besaran-besaran seperti posisi awal, kecepatan awal, massa benda dan sudut tembakan dapat diatur sendiri oleh pengguna. Untuk menghasilkan data dan ilustrasi yang mendekati kejadian sebenarnya, ditambahkan faktor gravitasi maupun hambatan udara dan air. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode Euler untuk mendapatkan nilai perubahan posisi setiap waktunya. Program dan perhitungan disusun dalam bahasa pemograman javascript dan library p5.js agar dapat diakses dengan mudah melalui browser. Adapun hasil akhir pemodelan ini adalah nilai posisi dan waktu yang ditunjukan dalam bentuk animasi dan grafik.

Keywords
Pemodelan; Javascript; Gerak parabola; Metode Euler

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/RT39khFnqvrz


ANALISIS KONDISI ATMOSFER TERKAIT BANJIR SINGARAJA 26 JANUARI 2018 MEMANFAATKAN CITRA SATELIT HIMAWARI DAN MODEL NUMERIK CUACA
Prabu Aditya Sugianto (a*), Muhammad Panji Rosyady (a)

Show More

Corresponding Author
Prabu Aditya S.

Institutions
a)Mahasiswa Program Studi Diploma IV Meteorologi, Sekolah
Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Jl.
Perhubungan I No. 5, Komplek Meteo DEPHUB, Pondok
Betung, Tangerang Selatan – 15221
*prabuadityasugianto[at]gmail.com

Abstract
Hujan lebat telah terjadi pada tangggal 26 Januari 2018 di wilayah Singaraja, Provinsi Bali . Menurut informasi dari warga Singaraja yang dihimpun dari salah satu media massa menyatakan bahwa hujan terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi selama 4 jam di malam hari. Hal ini menyebabkan banjir di sejumlah titik di wilayah Singaraja seperti Jalan Jelintik Gingsir, Jalan Srikandi, Jalan Laksamana, Jalan Serma Karma, hingga Jalan Ahmad Yani. Selain itu , banjir juga menyebabkan terendamnya beberapa rumah di perumahan warga yang ada di wilayah tersebut.Hal ini tentu membawa dampak kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu diperlukan analisis mengenai penyebab hujan lebat tersebut terjadi yang bertujuan untuk mengetahui fenomena-fenomena cuaca yang mempengaruhi terjadinya hujan lebat di wilayah Singaraja.Analisis dalam penelitian ini menggunakan data citra satelit Himawari 8 untuk melihat sebaran awan konvektif pada waktu kejadian , data model cuaca numerik ERA INTERIM yang dikeluarkan oleh European Centre For Medium Range Weather Forecast(ECMWF) untuk melihat peekembangan secara fisis cuaca pada saat kejadian, serta dengan data dukung lainnya yang mendukung analisis dalam penelitian ini.Dari penelitian ditemukan bahwa dari hasil citra satelit Himawari 8 pada saat kejadian di atas wilayah Pulau Bali terdapat awan konvektif yang sangat besar dengan suhu puncak awan pada fase matang mencapai -85°C. Hal ini didukung dengan data kelembaban, vortisitas, dan divergensi tiap lapisan hasil luaran model ERA INTERIM yang mendukung pembentukan awan konvektif penyebab hujan lebat di wilayah Singaraja tersebut terjadi.

Keywords
banjir,citra satelit Himawari 8, ECMWF,kondisi atmosfer

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/gVD3U6Fdu7pw


Page 494 (data 14791 to 14820 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats