Page 6 (data 151 to 180 of 248) | Displayed ini 30 data/page
Corresponding Author
Riky Tri Hartagung
Institutions
a) Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas MIPA UNJ
Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220
rikytri10[at]gmail.com
b) Program Studi Fisika, Fakultas MIPA UNJ, Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan pengetahuan mengenai gelombang dan gravitasi Einstein yang layak digunakan sebagai bahan ajar fisika siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Kelayakan pengembangan buku pengayaan pengetahuan diukur berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk). Buku yang dikembangkan ditulis dengan menggunakan bahasa yang komunikatif, dilengkapi dengan ilustrasi dan gambar yang memperjelas isi materi. Instrumen penelitian terdiri dari empat aspek yaitu materi, penyajian, bahasa, dan grafika. Berdasarkan uji keterbacaan diperoleh hasil presentase skor rerata sebesar 83,9% dengan rincian 87,4% pada komponen materi, 82,4% pada komponen penyajian, dan 82% pada komponen bahasa.
Keywords
buku pengayaan pengetahuan, gelombang gravitasi, evolusi bintang
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Anggita Nuarsya Arzen
Institutions
Universitas Negeri Jakarta, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika,Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220
*tataaagitaa[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku pengayaan pengetahuan �Penerapan Konsep Fisis pada Kamera�. Buku ini ditujukan untuk siswa yang tuntas menguasai materi pelajaran fisika khususnya pada kompetensi dasar 3.9 Kelas X yaitu menganalisis cara kerja alat optik menggunakan sifat pencerminan dan pembiasan cahaya oleh cermin dan lensa. Menerapkan metode penelitian pengembangan model Dick&Carey. Berdasarkan hasil survei analisis kebutuhan ke delapan sekolah, belum terdapat buku yang secara khusus membahas kajian fisis pada kamera. Sedangkan dua toko buku terkenal di Jakarta dan Pusat Kuirikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) didapatkan informasi ada buku yang membahas kamera tetapi tidak seluruhnya. Dari hasil survey dapat disimpulkan bahwa buku pengayaan pengetahuan yang membahas tentang kamera belum tersebar merata. Mengacu pada hasil survei dan standar mutu, ditulis draft buku pengayaan pengetahuan yang membahas kamera dan konsep fisika pada kamera. Buku ditulis dengan bahasa komunikatif, gambar menarik, data serta info yang faktual. Berdasarkan hasil uji keterbacaan kepada siswa SMA diperoleh rerata skor komponen materi 83,3%, bahasa 85%, dan penyajian 80,6%. Skor 87,5% menyatakan buku dapat memotivasi siswa belajar dan skor 85% menyatakan buku dapat dijadikan sumber belajar. Keseluruhan hasil uji keterbacaan buku pengayaan pengetahuan �Penerapan Konsep Fisis pada Kamera� memperoleh interpretasi sangat baik.
Keywords
Buku pengayaan pengetahuan, optik, kamera
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Yunita Nurul Khoiriah
Institutions
1) Pendidikan Fisika, Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UNJ, Jl. Rawamangun Muka No. 1, Jakarta 13220
Email: a) yunitanurulkhoiriah[at]gmail.com, b) esmarbudi[at]unj.ac.id
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan pengetahuan mengenai hujan yang layak digunakan sebagai bahan ajar fisika siswa SMA. Buku pengayaan pengetahuan memuat penerapan konsep tekanan, kelembaban udara, suhu dan perpindahan kalor, serta hukum 1 termodinamika. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pengembangan buku pengayaan pengetahuan mengacu pada pedoman yang diterbitkan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku pengayaan pengetahuan ditulis dengan menggunakan bahasa yang komunikatif, dilengkapi dengan ilustrasi dan gambar, serta memberikan informasi yang menarik mengenai hujan. Instrumen penelitian terdiri dari empat aspek yaitu materi, penyajian, bahasa, dan grafika. Berdasarkan dari uji keterbacaan, diperoleh hasil persentase yaitu aspek materi 87,21%, aspek penyajian 85,32%, aspek bahasa 84,87%, dan aspek grafika 85,33% dengan interpretasi sangat baik. Selanjutnya akan dilakukan uji validasi kepada ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, serta uji coba kepada siswa SMA untuk mengetahui tingkat kelayakan buku yang sedang dikembangkan.
Keywords
buku pengayaan pengetahuan; kajian fisika; hujan
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Nur Qomariyah
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
*nurqomariyah1695[at]gmail.com
Abstract
Buku pengayaan merupakan jenis buku non teks pelajaran yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar pendukung bagi siswa. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan buku pengayaan pengetahuan tema fenomena gunung berapi terintegrasi materi fisika untuk siswa SMA. Penelitian ini dilakukan dengan dasar pemikiran bahwa siswa membutuhkan sumber belajar pengayaan fisika yang topiknya berhubungan dengan fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Bab V Pasal 6 yang menyebutkan bahwa dalam proses pembelajaran guru maupun siswa dapat menggunakan buku pengayaan guna menambah pengetahuan dan wawasan. Kajian fisis fenomena gunung berapi dapat dijelaskan dengan berbagai konsep fisika tertentu seperti kalor, tekanan, dan fluida. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada model penelitian dan pengembangan pendidikan yang dirancang oleh Dick dan Carey. Penulisan buku pengayaan disesuaikan dengan pedoman penulisan buku non teks pelajaran yang dikeluarkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan yang meliputi: 1) komponen penyajian; 2) komponen materi, 3) komponen bahasa; dan 4) komponen grafika. Hasil penelitian ini berupa buku pengayaan pengetahuan kajian fisis fenomena gunung berapi untuk siswa SMA.
Keywords
buku pengayaan pengetahuan, gunung berapi, kalor, tekanan
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Lindrie Piranti
Institutions
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
*lindrie.sainsone.piranti[at]gmail.com
Abstract
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan buku referensi berbasis multi representasi dengan pendekatan kontekstual yang membahas tentang konsep-konsep kalor dan termodinamika. Pengembangan ini didasarkan pada tujuan pembelajaran fisika yang menghendaki siswa mampu menguasai serta mengelola berbagai macam representasi. Buku yang disajikan secara multi representasi memiliki kelebihan dalam: (1) melengkapi proses kognitif dan informasi, (2) membatasi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam interpretasi, dan (3) membangun pemahaman mendalam terhadap suatu abstraksi, perluasan dan hubungan antar konsep materi. Materi dalam buku ini disajikan dalam bentuk tabel, grafik, formula, deskripsi konseptual (verbal), gambar dan diagram. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan Dick & Carey. Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran dengan menggunakan instrumen berskala Likert lima, buku referensi berbasis multi representasi untuk materi Kalor dan Termodinamika ini memperoleh interpretasi keseluruhan sangat baik (87%) dan dinyatakan layak sebagai buku referensi.
Keywords
buku referensi, fisika, multi representasi, kontekstual, kalor, termodinamika
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
MUTIARA GITA ARDI SAPUTRI
Institutions
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
*mutiaragitaardisaputrii[at]gmail.com
Abstract
Telah dikembangkan sebuah buku referensi berbasis multi representasi untuk materi Optika dengan pendekatan konstruktivistik. Pengembangan buku ini didasarkan bahwa konsep fisika akan dapat dikuasai melalui multi representasi berupa penjelasan verbal, penyajian gambar, tabel data, grafik, dan persamaan matematis. Buku referensi yang dikembangkan dapat membantu membangun pemahaman konsep, mengatasi miskonsepsi, dan memecahkan permasalahan optika melalui pendekatan konstruktivistik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan Model Pengembangan Instruksional (MPI). Model ini terdiri atas 9 tahapan yang secara khusus digunakan untuk mendesain pembelajaran modern. Dari hasil uji validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, dengan menggunakan instrumen berskala Likert, dapat dinyatakan bahwa buku Optika berbasis multi representasi dengan pendekatan konstruktivistik mendapat interpretasi sangat baik (88,7%) dan layak sebagai buku referensi.
Keywords
Buku referensi; Multi representasi; Pendekatan konstruktivistik; Optika
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
PUTERI APRILIANTI
Institutions
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku soal materi aljabar untuk pembinaan Olimpiade Matematika SMA yang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap preliminary meliputi analisis dan desain dan formatif evaluation yang pada penelitian ini hanya mencakup pada self evaluation, expert review, dan one-to-one. Buku soal yang dikembangkan diperiksa oleh pakar pada tahap expert review, dan dikomentari pula oleh rekan sejawat untuk melihat bagaimana kevalidan dari buku soal. Buku soal kemudian direvisi berdasarkan komentar dan saran dari validator. Pada tahap one-to-one buku soal kemudian diuji cobakan ke dua orang siswa berkemampuan sedang dan menengah keatas untuk mengetahui bagaimana penggunaan dari buku soal tersebut. Dari tahap tersebut didapatkan hasil jawaban siswa, hasil observasi dan wawancara. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku soal materi aljabar untuk pembinaan olimpiade Matematika SMA yang dikembangkan telah valid.
Keywords
Buku soal , Aljabar, Olimpiade Matematika SMA
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Dwi Yulia Handayani
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Pengembangan Conceptual change text (CCT) berbantuan komputer berbantuan komputer didasari oleh banyaknya miskonsepsi yang siswa alami pada materi gaya apung. CCT berbantuan komputer merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk memperbaiki pengetahuan siswa yang telah ada sebelumnya dan menyiapkan siswa untuk pengetahuan yang baru dan ilmiah. CCT berbantuan komputer dimulai dengan penggalian ide awal mengenai konsep yang dimiliki siswa, dilanjutkan tahapan konflik kogntif yang berfungsi untuk menantang miskonsepsi yang siswa miliki, dan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan ilmiah dari kesalahan-kesalahan yang telah dirumuskan sebelumnya serta pada bagian akhir barulah diberikan kembali pertanyaan-pertanyaan untuk mengkonfirmasi perubahan konsep yang siswa miliki. Penelitian ini melibatkan empat puluh partisipan. Partisipan terdiri dari siswa sekolah menengah atas yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kontrol. Kelas ekperimen menggunakan CCT berbantuan komputer dan model pembelajaran perubahan konseptual untuk mengatasi miskonsepsi yang mereka alami, sedangkan kelas kontrol hanya menggunakan model pembelajaran perubahan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas ekperimen yang menggunakan CCT berbantuan komputer lebih signifikan mereduksi konsepsi-konsepsi alternatif yang siswa miliki dibandingkan dengan kelas kontrol.
Keywords
Conceptual change text, Conceptual change text berbantuan komputer, CCT, gaya apung.
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
RAGIL ASTUTI
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia Digital Sistem Periodik Unsur dengan menggunakan Adobe Flash Professional CS5 sehingga menghasilkan sebuah produk multimedia interaktif yang dapat digunakan oleh siswa untuk belajar kimia mandiri di rumah. Salah satu keterampilan abad ke-21 menuntut terjadinya perubahan evolusi berpikir. Setiap siswa di abad ini, diharapkan memiliki keterampilan berpikir kritis high order thingking skill atau yang lebih dikenal dengan nama HOTS, mencari solisi, kreatif, berinovasi, komunikasi, kolaborasi, serta memiliki keterampilan informasi dan media (ICT literacy). Sebagian besar materi pembelajaran kimia bersifat absrak sehingga memerlukan penyajian animasi untuk menjelaskannya. Salah satu contohnya adalah Sistem Periodik Unsur (SPU). Dengan adanya multimedia interaktif diharapkan dapat memudahkan siswa dalam memahami konsep materi Sistem Periodik Unsur. Penelitian ini menggunakan model ASSURE yang dikembangkan oleh Robert Hanich, James Russell dan Michael Molenda. Multimedia yang berisi materi sistem periodik unsur ini terdiri dari animasi, gambar, teks serta evaluasi. Hasil validasi dari ahli materi didapat 83,33% dengan kategori sangat baik dan hasil validasi dari ahli media didapat 75% dengan kategori baik, sehingga layak untuk di ujicobakan pada siswa SMA. Hasil respon siswa terhadap multimedia ini adalah sebesar 81,16% dengan kategori baik/menarik.
Keywords
Digital Sistem Periodik Unsur, Multimedia Pembelajaran Interaktif , Adobe Flash Proffesional CS5
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Karlina Ayu Efrita
Institutions
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran e-learning secara interaktif. E-learning merupakan salah satu media yang dapat menghubungkan antara dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran terpisah baik dari segi tempat maupun waktu. Model Penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan (development research) yang dirancang oleh Walter Dick dan Lou Carey dengan sepuluh tahap pengembangan. Perangkat e-learning ini sudah melalui tahap uji validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran dengan menggunakan instrumen berskala likerts 5. Hasil validasi berkategori baik (82,3%). Setelah direvisi, e-learning ini dilakukan uji keterbacaan dengan skala kecil. Dengan demikian dapat disimpulkan e-learning menggunakan LMS Moodle ini layak sebagai media pembelajaran fisika dasar.
Keywords
E-learning, Learning Management System, Moodle, Fisika
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Nani Muniroh
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar fisika berupa handout berbasis advance organizer pada materi fisika kelas X semester genap sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development (R&D)) model Dick and Carey. Namun penelitian ini dibatasi hanya pada tahap revisi instruksional. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan pada 40 siswa SMA di Jakarta pada bulan Januari 2016, diperoleh 52,5% siswa menyatakan pembelajaran fisika di sekolah kebanyakan menggunakan pendekatan matematis. Sedangkan 65% siswa lebih memilih pembelajaran di luar setelah sekolah usai karena kurang mengertinya mereka akan materi fisika. 87,5% siswa menyatakan sumber belajar yang mereka gunakan hanya berupa buku paket dan LKS, serta mereka belum mengenal handout. Sehingga 35% siswa menginginkan diadakannya pengembangan handout fisika. Hasil penelitian ini adalah berupa produk handout fisika berbasis advance organizer untuk siswa SMA kelas X semester genap. Berdasarkan silabus, kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013, materi fisika untuk SMA kelas X semester genap terdiri dari 4 kompetensi dasar, kemudian dikembangkan menjadi 3 buah handout untuk masing-masing kompetensi dasar. Sehingga dihasilkan 12 buah handout. Penggunaan model adavance organizer pada handout bisa mempermudah guru terutama siswa dalam mengaitkan pembelajaran lama dengan yang baru. Sehingga siswa akan lebih tertarik akan pembelajaran fisika karena adanya kebermanfaatan tersebut.
Keywords
handout, advance organizer, R&D
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Dedi Gojali
Institutions
departemen pendidikan fisika, fakultas pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam, universitas pendidikan indonesia
Abstract
Dalam setiap proses pembelajaran diperlukan penilain hasil belajar untuk mengetahui keberhasilan dari pembelajaran tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penilaian hasil belajar harus bisa membuat penalaran siswa jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen tes yang berbasis TIMSS sehingga dapat digunakan untuk megukur kemampuan penalaran siswa. Pengembangan instrumen tes ini mengacu pada penalaran Trends in International Mathematics and Science Studies (TIMSS). Pengembangan instrumen tes menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model 4D. Pengembangan instrumen tes melalui empat tahap, tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (desain), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Pengembangan instrumen tes dimulai dengan menganalisis kurikulum, membuat kisi-kisi, membuat butir soal, melakukan telaah instrumen, melakukan ujicoba, menganalisis hasil ujicoba, dan merevisi butir soal. Butir soal yang digunakan dala pengembangan instrumen berupa butir soal pilihan ganda sejumlah 20 butir soal. Instrumen diujicobakan pada siswa SMA kelas XI. Soal hasil ujicoba dihitung validitasnya menggunakan korelasi product moment, dengan nilai 0,41. Hasil menunjukan beberapa butir soal harus di revisi dan tidak ada butir soal yang ditolak. Berdasarkan perhitungan Spearman-Brown, didapat reliabilitas 0,72 dengan kriteria tinggi. Instrumen diujicobakan kembali dengan jumlah sampel yang lebih banyak. Kemudian hasilnya dianalisis dan didapatkan niali validitas 0,42 Dan reliabilitas 0,83. Dari hasil ananlisis semua butir soal yang digunaan diterima sebagai instrumen tes berbasis TIMSS yang baik untuk mengukur penalaran siswa.
Keywords
pengembangan instrumen tes, TIMSS, penalaran, kinematika gerak lurus
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Ratu Dewi Sri Lestari
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ,
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes fisika SMA bentuk pilihan ganda berdasarkan taksonomi Bloom revisi pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompetensi inti pengetahuan untuk SMA pada kurikulum 2013 yang menyatakan bahwa siswa diharapkan memiliki kemampuan memahami, menerapkan, dan menganalisis kemampuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif. Namun, pada kenyataannya instrumen yang digunakan untuk menjaring informasi siswa belum optimal dan belum sepenuhnya menguji kemampuan yang diharapkan oleh kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa SMA Negeri di Kota Bandung dengan subjek penelitian yaitu sebanyak 136 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah model research and development (R&D) dengan pendekatan pengembangan model 4D (four-D model). Pengembangan instrumen tes ini dianalisis menggunakan software Anates V4. Hasil penelitian diperoleh nilai validitas tes 0,68 dengan interpretasi tinggi dan reliabilitas tes 0,81 dengan interpretasi sangat tinggi. Serta untuk profil penguasaan kompetensi pengetahuan siswa diperoleh hasil sebesar 61,09% dengan kriteria penguasaan kompetensi pengetahuan tinggi. Sehingga, diperoleh hasil bahwa instrumen tes fisika SMA bentuk pilihan ganda berdasarkan taksonomi Bloom revisi pada materi momentum dan impuls yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kualitas butir soal yang baik dan sudah dapat digunakan untuk sebagai alat untuk mengukur kompetensi pengetahuan siswa.
Keywords
Pengembangan instrumen tes, Taksonomi Bloom revisi, Momentum dan impuls
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
anggi indra gumilar
Institutions
Departemen Pendidikan Kimia Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru kimia dalam merancang praktikum berbasis inkuiri melalui pelatihan guru tipe scaffolding. Hasil studi pendahuluan terhadap kemampuan merancang praktikum berbasis inkuiri guru kimia SMA di Kabupaten Sumedang, diperlukan upaya pengembangan. Peneliti memilih pelatihan guru tipe Scaffolding untuk memecahkan masalah. Penelitian dilakukan terhadap 24 orang guru kimia yang terlibat aktif di dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia SMA Kabupaten Sumedang. Instrumen yang digunakan adalah tes awal dan tes akhir mengenai kemampuan merancang praktikum berbasis inkuiri, dan angket tanggapan guru terhadap pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan merancang praktikum berbasis inkuiri meningkat dengan rerata N-gain adalah 0,8 atau berada pada kategori tinggi. Kemampuan mengkaji fenomena kontekstual dan menyusun pertanyaan pengarah memiliki rerata N-gain paling tinggi yaitu 0,9. Tanggapan guru terhadap pelatihan secara umum memberikan respon positif, ditunjukkan dengan kriteria persentase tanggapan guru pada kategori kuat dan sangat kuat. Meskipun pelatihan guru tipe scaffolding baru diterapkan di MGMP Kimia akan tetapi hasilnya mampu mengembangkan kemampuan guru dalam merancang praktikum berbasis inkuiri dan memberikan keyakinan bagi guru untuk mengimplementasikan di kelas.
Keywords
praktikum berbasis inkuiri; pelatihan tipe scaffolding
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Dinar Hadiswara
Institutions
UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan generik sains mahasiswa pada penentuan kadar klorida air mineral kemasan melalui pembelajaran Inkuiri Laboratorium Terbimbing (ILT). ILT mengadospsi tahapan pembelajaran Learning Cycle yang terdiri dari Orientasi, Eksplorasi, Penemuan Konsep, Aplikasi dan Penutup. Setiap tahapan yang dilakukan menitik beratkan pada proses kognitif dan keterampilan generik sains mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Kimia Analitik 2 semester IV Prodi Pendidikan Kimia sebanyak 57 orang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kelas. Instrumen penelitian terdiri dari lembar penilaian psikomotor, lembar kerja, lembar penilaian laporan dan presentasi yang menitik beratkan terhadap penilaian keterampilan generik sains. Pengolahan data dilakukan dengan merata-ratakan nilai setiap indikator keterampilan generik sains yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan generik sains yang dikembangkan melalui pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 88,1. Indikator membangun konsep memperoleh nilai rata-rata 95,1, inferensi logika 85,8, kerangka logika 87,7, pemodelan matematik 85,9, hukum sebab akibat 89,1, abstraksi 86,5, bahasa simbolik 76,6 pengamatan 92,8 dan kesadaran skala 93,1.
Keywords
Inkuiri Laboratorium Terbimbing (ILT), Keterampilan Generik Sains, Kadar Klorida.
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
DEWI SUSANTI KANIAWATI
Institutions
SMAN 1 CIKIJING MAJALENGKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kreativitas siswa SMA dalam membuat Remodeling produk teknologi sederhana melalui implementasi pembelajaran Learning Cycle (LC) 6E dengan pendekatan Science, Technology, Engeneerig and Mathematics (STEM). Sintaks LC 6E terdiri dari 1) Engage 2) Explore 3) Explain 4) Engeneer 5) Enrich 6) Evaluate. Penerapan pendekatan STEM dalam penelitian ini adalah menerapkan dan mempraktekan konten dasar dari STEM yang mengintegrasikan teknologi, matematika dan rekayasa dalam topik listrik arus searah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre experiment dengan design One Shot Case Study. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa kelas X semester dua tahun ajaran 2015/2016 di salah satu SMA Negeri yang berada di Kabupaten Majalengka. Instrumen penelitian terdiri dari lembar kreativitas siswa meliputi aspek (1) memberi ide, (2) membuat perencanaan dan pengembangan gagasan,(3) bereksplorasi dalam mendesain produk,(4) interdiplin ilmu, (5) memilih bahan yang tepat serta lembar penilaian produk meliputi aspek (1) fungsional produk,(2) daya tahan produk,(3) nilai ekonomis, (4) nilai estetika, (5) menunjukkan inovasi dan kreasi dalam teknik pembuatan. Hasil penelitian menunjukkan telah terciptanya kreativitas siswa yang cukup tinggi dibuktikan dengan dihasilkannya berbagai produk teknologi sederhana yang berkaitan dengan listrik arus searah yang variatif dimana ide desainnya berasal dari siswa. Berdasarkan temuan hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi pembelajaranLC 6E dengan pendekatan STEM dapat megembangkan kreativitas siswa dalam membuat remodeling produk teknologi sederhana.
Keywords
Kreativitas, Learning Cycle 6E, Pendekatan STEM
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Fanny Mutia Sari
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Pemuda No. 10, Jakarta 13220
*mutiasarifanny41[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran fisika berbentuk Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis PDEODE untuk SMA kelas X pada materi fluida statis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Langkah-langkah dari model pembelajaran PDEODE yaitu prediksi, diskusi I, presentasi I, observasi, diskusi II dan presentasi II. Langkah-langkah dalam mengembangkan LKS yaitu analisis, mendesain LKS, pembuatan LKS, revisi dan penyempurnaan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan kepada 50 siswa menunjukkan bahwa 80% siswa menyatakan menginginkan pengembangan suatu media pembelajaran serta 70% menyatakan guru disekolah belum menggunakan LKS berbasis PDEODE pada materi fluida statis. Mengacu pada hasil survei LKS ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan teknik penyajian yang mempermudah siswa dalam memahami konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil uji keterbacaan kepada siswa SMA diperoleh rerata skor komponen materi 83%, bahasa 70%, teknik penyajian 83% dan kegrafikan 67%. Skor 83% menyatakan materi dalam LKS mudah dipahami dan skor 70% menyatakan LKS mempermudah siswa dalam melakukan percobaan fisika. Berdasarkan hasil uji keterbacaan yang telah dilakukan memperoleh penilaian yang baik. Hasil penelitian pengembangan LKS diharapkan dapat dijadikan bahan ajar pendukung dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan fluida statis.
Keywords
LKS, PDEODE, ADDIE, Fluida Statis
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
wiwien savithri maharanti
Institutions
Magister Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Dunia pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter masyarakat. Kurikulum 2013 diterapkan dalam pendidikan di Sekolah dengan tujuan menghasilkan siswa yang memiliki karakter sebagai penerus bangsa dimasa depan. Lembar Kerja Siswa merupakan suatu media pembelajaran yang efektif untuk diterapkan karena dapat merangsang peserta didik berfikir kreatif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media berupa bahan ajar pada proses pembelajaran yaitu Lembar Kerja Siswa dengan materi pemanasan global. Metode penelitian yang digunakan adalah Borg and Gall. Bahan ajar didesain dan dikembangkan dengan menggunakan tahapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang memiliki pembelajaran saitifik pada kurikulum 2013 dengan berbasis pada masalah. Bahan ajar yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media, ahli materi pembelajaran dan guru fisika SMA. Hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa Lembar Kerja Siswa layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran pada pokok bahasan pemanasan global di kelas XI SMA.
Keywords
Lembar Kerja Siswa, Problem Based Learning, pemanasan global
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Ulfanie Wiyatama
Institutions
Universitas Negeri Jakarta, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta, Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220
*ulfanie.wiyatama[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS yang berbasis dengan model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) pada pokok bahasan Suhu dan Kalor untuk SMA kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). LKS yang dikembangkan berisi: 1) cover LKS, 2) daftar isi, 3) pendahuluan, 4) petunjuk penggunaan LKS, 5) tata tertib praktikum didalam kelas, 6) langkah-langkah dari model Predict Observe Explain (POE) . Langkah-langkah dalam mengembangkan LKS adalah analisis, mendesain LKS, pembuatan, revisi dan penyempurnaan. Hasil analisis kebutuhan yang dilakukan di beberapa sekolah SMA di Jakarta dengan jumlah responden 50 siswa menunjukkan hasil sebesar 64% siswa tidak pernah menggunakan LKS saat belajar fisika materi suhu dan kalor dan sebanyak 78% siswa menginginkan adanya sebuah pengembangkan LKS yang dapat membantu mereka dalam belajar fisika di kelas. Sedangkan berdasarkan hasil uji keterbacaan kepada beberapa siswa SMA diperoleh sebanyak 70% menyatakan sangat setuju bahwa LKS dapat mempermudah siswa dalam melakukan percobaan fisika dan 70% menyatakan sangat setuju bahwa LKS jelas dan mudah dipahami. Keseluruhan hasil uji keterbacaan LKS memperoleh interpretasi sangat baik Hasil penelitian pengembangan LKS diharapkan dapat dijadikan bahan ajar pendukung pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor.
Keywords
LKS, Predict Observe Explain, ADDIE, Suhu dan Kalor.
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Waridatun Nida
Institutions
a) Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka Raya, Jakarta Timur, 13220.
*waridatunnida13[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan majalah elektronik dengan model Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk SMA kelas X pada materi pokok Suhu dan Kalor yang memenuhi kriteria baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain Borg and Gall. Komponen dari Model Contextual Teaching And Learning (Kontruktivisme, Inquiry, Questioning, Learning Comunity, Modelling, Reflection, Authentic Assesment). Langkah-langkah dalam mengembangkan majalah elektronik fisika adalah studi literatur , analisis kebutuhan, mendesain majalah, uji validasi, revisi, penyempurnaan. Berdasarkan hasil observasi ke lapangan denggan menggunakan kuisioner di SMA Bekasi dan Jakarta dengan responden 50 siswa(100%), diketahui 78%(39 siswa) mendukung ide mengenai pengembangan majalah elektronik fisika berbasis CTL dan 92%(46 siswa) belum pernah menggunakan majalah elektronik fisika sebagai media pembelajaran. Malajah elektronik ini disimpan dengan format exe dalam CD, flashdisk dan micro sd, sehingga dapat digunakan melalui komputer, laptop dan netbook. Pengambilan data validasi menggunakan intrumen berupa kuisioner kepada ahli materi, ahli media dan guru. Sehingga dapat disimpulkan dari analisis kebutuhan adalah pengembangan majalah elektronik berbasis Contextual Teaching And Learning dapat dijadikan media pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor.
Keywords
Pengembangan Majalah Elektronik, Contextual Teaching And Learning
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Diba Efriza Mahanti
Institutions
Prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta 13220, Indonesia
*dibaefrizamahanti[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Belajar Pengayaan Elektronik Berbasis Android dalam Materi Optik sebagai media pembelajaran fisika untuk siswa SMA. Pengembangan media belajar pengayaan elektronik pada materi optik yang berbasis android diperlukan untuk mengatasi kurang aplikatifnya buku teks siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R & D) yang merujuk pada penelitian dan pengembangan ASSURE (Analyze learner; State objective; Select method, media and materials; Utilize media and materials; Required learner participation; Evaluate and revise). Telah dilakukan analisis kebutuhan pada 90 siswa kelas X SMA di Jakarta dengan hasil lebih dari 75% menunjukkan bahwa siswa membutuhkan buku penunjang yang memudahkan mereka untuk belajar melalui smartphone yang mereka akses. Survey yang dilakukan di play store menunjukkan bahwa belum tersedianya media belajar yang berisi materi pengayaan optik untuk SMA. Oleh karena itu, ditetapkan media belajar pengayaan fisika pada materi optik yang ditunjang dengan animasi dan video.
Keywords
media belajar pengayaan, optik, aplikasi android
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
dieni asma mardiyah
Institutions
Program Pendidikan Biologi, SPS Universitas Pendidikan Indonesia
jalan Dr. Setiabudi 229 Bandung 40154
*dieni.latahzan[at]gmail.com
Abstract
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN Dieni Asma Mardiyah*, Riandi, dan Wahyu Abstrak Penelitian ini bertujuan bagaimana mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk komik biologi pada konsep pencemaran lingkungan untuk siswa kelas VII dan mengetahui kualitas media komik sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Four D Models dengan melalui pendefenisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Validasi penelitian ini melibatkan dosen ahli materi, dosen ahli media dan guru biologi. Hasil uji ahli menunjukan media komik dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada konsep pencemaran lingkungan dengan nilai sebesar 83,2%. Hasil uji coba terbatas siswa terhadap media komik menujukan media komik dalam kategori baik dengan nilai respon sebesar 87.6% dan 84.7%. Berdasarkan hasil uji ahli dan uji coba terbatas, media komik pada konsep pencemaran lingkungan dalam kategori baik dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
Keywords
Komik Biologi, Pengembangan Media, Pencemaran Lingkungan
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Wira Nirma L. Parapat
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220, Indonesia
*wira_parapat[at]yahoo.co.id
Abstract
Diberlakukannya Kurikulum 2013 di beberapa sekolah menuntut tenaga pendidik khususnya guru agar mampu menciptakan berbagai solusi dari masalah belajar yang dialami peserta didik. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi, peserta didik, dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa ensiklopedia dengan pendekatan saintifik yang dapat digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi fluida. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 65 dan 81A tentang implementasi Kurikulum 2013 menyatakan tuntutan yang harus dipenuhi guru dan peserta didik dalam pembelajaran proses dengan pendekatan saintifik. Adapun tahapan pembelajaran pendekatan saintifik yaitu: mengamati (observing), menanya (questioning), mengumpulkan informasi (collecting data/ experimenting), mengasosiasi (associating), dan mengkomunikasikan (communicating). Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil diskusi dengan guru dan peserta didik, data awal berupa angket analisis kebutuhan yang diisi oleh siswa dan pengamatan di kelas tentang kurangnya pemanfaatan media pembelajaran khususnya untuk materi fluida. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 22 Jakarta, SMA Negeri 30 Jakarta, dan SMA Negeri 103 Jakarta pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan desain model Borg & Gall. Langkah-langkah penelitian dilakukan sampai tahap perbaikan/revisi produk (operational product revition) setelah uji coba produk. Hasil dari penelitian adalah ensiklopedia fisika dengan pendekatan saintifik yang telah divalidasi dengan mengacu pada skala Likert. Hasil uji kelayakan media pembelajaran yang dilakukan oleh ahli media dinilai sangat baik dengan skor rerata 78.20% dan pada ahli materi dinilai sangat baik dengan skor rerata 82.33%. Dari hasil penelitian diharapkan media pembelajaran ensiklopedia fisika layak digunakan sebagai sumber belajar fisika peserta didik.
Keywords
media pembelajaran, ensiklopedia fisika, pendekatan saintifik, fluida.
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
NUR TRI YONO
Institutions
Magister Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yaitu berupa alat praktikum termoelektrik generator sebagai sumber energi. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyze�Design�Develop�Implementation�Evaluation). Media didesain dan dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Solid Works. Media ini dilengkapai dengan layar yang dapat menampilkan besaran suhu, kuat arus, dan tegangan yang dihasilkan dari suatu termoelektrik, selain itu media ini mudah untuk digunakan karena peserta didik tidak perlu merakit dari awal dan pengukuran lebih presisi karena berbasis digital. Media yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media dan ahli materi pembelajaran. Hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa termoelektrik generator layak digunakan sebagai media pembelajaran pada pokok bahasan sumber energi di kelas XII MIA.
Keywords
media pembelajaran, termoelektrik generator, model ADDIE
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
RATNA RUKMANA
Institutions
Prodi S2 Pendidikan Fisika Sekolah Pascasarjana UPI, Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan media simulasi virtual gelombang bunyi untuk pembelajaran materi gelombang bunyi di tingkat sekolah menengah pertama. Proses pengembangan media mencakup empat tahapan kegiatan, yaitu tahap studi dan analisis kebutuhan, perancangan media, pembuatan media dan validasi media yang dihasilkan. Media simulasi virtual gelombang bunyi dibuat dengan menggunakan bantuan software macromedia flash. Dari tahap studi kebutuhan diperoleh gambaran kebutuhan akan media simulasi virtual yang dapat memvisualkan fenomena mikroskopis dan fenomena abstrak yang dijumpai pada kongten geombang bunyi, dari tahap perancangan dihasilkan storyboard media simulasi virtual, dari tahap pembuatan media dihasilkan beberapa media simulasi virtual terkait materi gelombang bunyi, diantaranya simulasi tentang pergerakan partikel medium ketika dilalui gelombang bunyi, dan hasil tahap validasi media yang dilakukan terhadap tiga orang validator yang terdiri dari dua pakar IT dan satu pakar Fisika menunjukkan bahwa media simulasi virtual yang dikembangkan memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi dengan kurikulum pembelajaran fisika SMP, Tampilan fenomena mikroskopis dalam media simulasi yang dikembangkan cukup menarik, Media simulasi yang dibuat memiliki tingkat interaktivitas yang tinggi, serta tampilan visual media simulasi virtual yang dikembangkan memiliki kualitas yang cukup baik. Selanjutnya media simulasi virtual hasil pengembangan ini akan diujicoba penggunaannya dalam pembelajaran materi gelombang bunyi untuk mendapatkan gambaran efektivitasnya dalam membantu proses konstruksi konsepsi gelombang bunyi di kalangan para siswa SMP.
Keywords
Media Simulasi Virtual, Gelombang Bunyi, Fenomena Mikroskopis
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Nanang Priatna
Institutions
1Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Indonesia, 40154
Abstract
Discovery learning adalah model pembelajaran dimana siswa bereksperimen, aktif terlibat dalam pembelajaran, mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri dan membuat kesimpulan aturan/konsep dari hasil eksperimennya. Teknologi komputer memungkinkan siswa belajar matematika dengan lebih mudah dan lebih berkembang, karena komputer dapat menghadirkan banyak media diantaranya teks, gambar, grafik, tutorial, video, animasi, simulasi dan game. Adanya software geogebra memungkinkan siswa untuk aktif dalam membangun pemahaman konsep geometri. Model discovery learning berbantuan geogebra merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan siswa aktif secara optimal, memungkinkan siswa melakukan investigasi, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yang mengintegrasikan keterampilan berpikir dan pemahaman konsep. Agar kompetensi guru terus berkembang sesuai dengan profesinya, maka guru harus selalu meningkatkan profesionalistasnya melalui program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Keywords
Discovery Learning, Geogebra, Profesionalisme Guru
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Mega Sofiana
Institutions
a) Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka No.1 Rawamangun, Jakarta Timur 13220, Indonesia *megasofiana47[at]gmail.com
b) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik dengan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar soal-soal higher order thinking skill (HOTS) pada siswa SMA Kelas X materi getaran harmonis. Modul elektronik yang dikembangkan disusun berdasarkan tahapan pembelajaran discovery learning yaitu ; stimulus, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan generaliasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan dengan menyebar angket kepada 35 siswa kelas X SMAN 72 Jakarta. Sebesar 74,3% menyatakan bahwa penyebab kesulitan belajar fisika adalah karena buku yang digunakan saat ini tidak memuat banyak ilustrasi dan 94% menyatakan buku yang digunakan belum melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengembangan Media Jurusan Fisika Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate). Berdasarkan hasil analisis uji keterbacaan sementara didapatkan hasil persentase kajian materi yang disajikan dalam modul berada dalam kategori baik yaitu sebesar 62,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dapat menghasilkan modul elektronik yang layak digunakan sebagai media dan sumber belajar dikelas, serta dapat meningkatkan hasil belajar soal-soal higher order thinking skill (HOTS) pada materi getaran harmonis.
Keywords
Modul elektronik; Discovery learning; Higher order thinking skill (HOTS); Getaran harmonis
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
DIAH FAJARYANTI
Institutions
abc) Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNJ Program Magister Pendidikan Fisika, Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220
*)Email: shindydiah[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yaitu berupa modul berbasis Website yang dapat digunakan untuk materi kelistrikan pada teknik kendaraan ringan di SMK. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Bekasi dan SMK Negeri 11 Bekasi. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau dikenal Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Borg and Gall dimana terdiri dari: Penelitian pendahuluan, Perencanaan pengembangan model, validasi, evaluasi, revisi dan Implementasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes. Hasil validitas dihitung dengan menggunakan rumus Product Moment, sedangkan reliabilitas dihitung dengan rumus KR-20. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media dan materi pembelajaran. Hasil validasi dapat menunjukkan bahwa modul kelistrikan berbasis website layak digunakan sebagai bahan ajar fisika SMK dan dapat meningkatkan keterampilan sains siswa SMK.
Keywords
pengembangan modul, website, kelistrikan, keterampilan proses sains
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Rifka Novilawati Tulak
Institutions
1Program Studi Magister Pengajaran Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Taknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
2Kelompok Keilmuan Kimia Organik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Taknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Abstract
Pada kegiatan praktikum, siswa dilibatkan pada pengalaman nyata sehingga konsep yang kompleks dan abstrak menjadi mudah dipahami. Topik mengenai reaksi esterifikasi merupakan salah satu topik dalam pembelajaran kimia yang sulit dipahami oleh siswa SMA/MA. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka seorang pendidik perlu merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dan interaktif, salah satunya melalui praktikum di laboratorium. Oleh kerena itu, pada penelitian ini dirancang modul praktikum mengenai sintesis dimetil fumarat berdasarkan hasil penelitian di laboratorium untuk meningkatkan pemahaman terhadap topik reaksi esterifikasi. Modul praktikum yang telah disusun kemudian diujikan di MAN Bulungan, Kalimantan Timur. Hasil uji coba modul praktikum sintesis dimetil fumarat menunjukkan peningkatan pemahaman siswa MAN Bulungan terhadap topik reaksi esterifikasi melalui respon positif sebanyak 89%.
Keywords
Dimetil fumarat, esterifikasi, modul praktikum, SMA/MA
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
RAHMI ELZULFIAH
Institutions
Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220, Indonesia
*elzulfiahr[at]yahoo.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mandiri berupa modul praktikum fisika menggunakan media berbasis ICT (Information and Communication Technology) pada pokok bahasan Transformator. Metode pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Langkah-langkah ADDIE tersebut diantaranya, Analize (Analisis), Design (Perancangan), Developt (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Modul praktikum fisika ini telah melalui tahap uji validasi oleh ahli materi dan ahli media pembelajaran. Persentase capaian hasil uji validasi oleh ahli materi fisika sebesar 88%. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media pembelajaran adalah 94%. Sedangkan hasil uji coba terhadap Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta menunjukkan persentase capaian sebesar 95%. Dengan menggunakan teknik analisis Skala Likert, uji validasi oleh ahli materi fisika dan ahli media pembelajaran serta uji coba terhadap Mahasiswa Pendidikan Fisika, semua pencapaian menunjukkan predikat baik. Dari penelitian pengembangan ini disimpulkan bahwa modul praktikum fisika menggunakan media berbasis ICT pada pokok bahasan Transformator memenuhi persyaratan dan sangat layak sebagai bahan belajar mandiri bagi Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta.
Keywords
Pengembangan, Modul Praktikum, Transformator, ICT
Topic
Pembelajaran
Page 6 (data 151 to 180 of 248) | Displayed ini 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats