Indonesia Conference Directory


<< Back

Abstract Topic: Komputasi dan Pemodelan

Page 2 (data 31 to 60 of 82) | Displayed ini 30 data/page

Implementasi Model Sumur Potensial Kuantum dalam Prediksi Kenaikan Harga Saham di Indonesia
Emir Syahreza Fadhilla*, Ervin Naufal Arrasyid, Mohammad Aliffian Rizki

Show More

Corresponding Author
Emir Syahreza Fadhilla

Institutions
*emirsyah97[at]gmail.com

Abstract
Sifat acak pergerakan harga saham dapat dimaknai bahwa terdapat variabel-variabel yang sulit diamati secara holistik atau dapat dianggap tidak diketahui (hidden) sehingga model kuantum merupakan kandidat yang baik dalam memodelkan pergerakan harga saham (Quantum Finance). Pada makalah ini digunakan model sumur potensial tak berhingga dengan dasar sumur tidak datar dengan profil yang bergantung pada volume untuk tiap-tiap harga saham pada periode tertentu. dilakukan juga analogi observable-observable dalam mekanika kuantum menjadi observable yang sesuai dengan pasar saham seperti harga saham sebagai posisi partikel, dst. Digunakan pula konsep temperatur pasar sebagai parameter volatilitas pasar. Dari model tersebut, didapatkan rapat probabilitas dalam ruang harga saham menggunakan metoda finite difference, sehingga dapat diprediksi harga saham paling mungkin untuk periode selanjutnya. Dilakukan trial and error dalam penskalaan parameter pasar saham menjadi observabel kuantum sehingga ditemukan bahwa harga saham harus dinyatakan dalam rupiah tetapi volume untuk profil potensial dalam sumur harus dinyatakan dalam triliun rupiah. Dengan menggunakan hasil tersebut, didapat prediksi apakah harga saham harian akan naik atau turun, dengan akurasi 100% untuk data yang kami miliki sehingga kami simpulkan bahwa metode ini dapat diandalkan, walaupun masih perlu dilakukan pengujian lebih lanjut.

Keywords
Harga Saham, Prediksi, Sumur Potensial, Quantum Finance

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/chWHV7uKxe2B


Inversi 2D Data Geolistrik untuk Penentuan Daerah Prospek panas Bumi
Juwita Maharani, Dr. Eng. Enjang Jaenal Mustopa

Show More

Corresponding Author
Juwita Maharani

Institutions
Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Seiring bertambah banyaknya jumlah penduduk di Indonesia, kebutuhan sumber energi listrik meningkat pula. Oleh karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif yang terbarukan, salah satunya yaitu energi panas bumi. Dalam makalah ini dibahas metode geolistrik yang digunakan untuk menentukan daerah prospek panas bumi. Prinsip metode ini yaitu menginjeksikan arus listrik ke dalam permukaan bumi melalui elektroda arus. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran geolistrik ini berupa resistivitas semu. Agar diperoleh data resistivitas sebenarnya, maka digunakan metode inversi. Dalam makalah ini digunakan skema inversi 2-D dengan menggunakan metode ABIC. Dari hasil inversi 2-D diperoleh nilai resistivitas sebenarnya dan kedalaman. Hasilnya berupa penampang lintang 2-D. Dari hasil interpretasi data tersebut, diperoleh resistivitas rendah sekitar 1 Ωm-10 Ωm. Zona tersebut dapat dijadikan sebagai kemungkinan zona prospek panas bumi.

Keywords
Geolistrik; Panasbumi; Resistivitas

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/M8EDgtPQUyXa


ISOMERI GEOMETRI SENYAWA 2,4-DIHIDROKSI-3,5,6-TRIMETOKSI CALKON
Nur Amalia Afiyanti, Muhammad A. Martoprawiro

Show More

Corresponding Author
Nur Amalia Afiyanti

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Calkon merupakan salah satu produk alam yang berlimpah yang terdapat dalam berbagai bahan alam seperti buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, teh dan bahan makanan lainnya. Salah satu jenis senyawa calkon yang ditemukan terdapat di kulit batang tumbuhan Cryptocarya costata. Senyawa isolat yang berhasil diperoleh dari tanaman ini adalah senyawa 2,4-dihidroksi-3,5,6-trimetoksi calkon. Struktur senyawa 2,4-dihidroksi 3,5,6-trimetoksi calkon memiliki isomer geometri cis dan trans. Energi dari masing masing struktur isomer senyawa tersebut belum diketahui dan diteliti, sehingga menarik untuk dikaji. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isometri geometri dari senyawa tersebut dari segi termodinamikanya. Metode untuk mengkaji isomer geometri dapat dilakukan dengan menggunakan metode kimia komputasi. Metode komputasi yang digunakan adalah teori kerapatan fungsional. Perhitungan energi setiap isomer geometri dilakukan dengan menggunakan software Gaussian 09. Metode yang digunakan adalah metode B3LYP (Becke-style 3-Lee Yang Parr), sedangkan basic set yang diujikan adalah 6-311G. Dari struktur senyawa tersebut, dapat dikaji tiga torsi perputaran sudut. Dari ketiga torsi perputaran struktur senyawa tersebut dikaji pula struktur dalam keadaan singlet dan triplet. Dari hasil perhitungan dengan metode komputasi DFT/B3LYP/6-311G dengan keadaan struktur singlet, torsi 1 memiliki energi barrier adalah 9,537 kcal/mol. Torsi 2 dan 3 berturut turut energi barriernya adalah 3,150 kcal/mol dan 7,8777 kcal/mol. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa senyawa 2,4-dihidroksi-3,5,6-trimetoksi calkon membutuhkan energi yang lebih tinggi untuk berisomerisasi dengan torsi perputaran yang pertama dibandingkan dengn torsi perputaran kedua dan ketiga. Selanjutnya akan diteliti dan dikaji struktur senyawa dalam keaadaan triplet.

Keywords
Calkon, Isomer geometri, Cryptocarya costata, Gaussian, Kimia komputasi, DFT

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/zyf6QnmKDJ3M


Karakterisasi Berkas Neutron dan Gamma Pada Beamport Reaktor TRIGA 2000
Rasito, S. Permana, dan P. Ilham Yazid

Show More

Corresponding Author
Sidik Permana

Institutions
1Laboratorium Fisika Nuklir
Jurusan Fisika, Fakultas MIPA
Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha No. 10 Bandung

Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan
Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jl. Tamansari No. 71 Bandung

Abstract
Telah dilakukan karakterisasi berkas neutron dan gamma di beamport reaktor Triga 2000 dalam rangka persiapan pengembangan fasilitas Prompt Gamma Neutron Activation Analysis (PGNAA). Karakterisasi dilakukan secara simulasi menggunakan metode Monte Carlo dengan program komputer MCNPX dan PHITS. Program MCNPX digunakan untuk mensimulasi fluks dan spektrum neutron-gamma di teras reaktor hasil reaksi fisi sedangkan program PHITS digunakan untuk mensimulasi distribusi fluks neutron-gamma di dalam beamport. Simulasi dilakukan dengan memodelkan geometri dan komposisi material komponen reaktor dan memodelkan sumber radiasi berupa reaksi fisi di teras reaktor. Hasil simulasi akan digunakan untuk memilih satu dari empat beamport yang paling layak untuk fasilitas PGNAA dengan kriteria diantaranya karakteristrik spektrum neutron dan rasio fluks neutron-gamma. Hasilnya mengindikasikan bahwa beamport tangensial memiliki karakteristik spektrum neutron dan rasio neutron-gamma lebih baik sehingga paling layak digunakan untuk fasilitas PGNAA.

Keywords
Berkas neutron-gamma, reaktor TRIGA, Monte Carlo

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/JDyYhMgF9EWn


Karakterisasi Gerak Sistem Partikel Granular dengan Vibrasi Sinusiodal dan Distribusi Partikel
Arka Yanitama (a*), Sparisoma Viridi (b)

Show More

Corresponding Author
Arka Yanitama

Institutions
a) Program Studi Sains Komputasi, FMIPA, ITB
Jalan Ganesha no. 10, 40132, Bandung
*) email : yanitama.arka[at]gmail.com

b) Fisika Nuklir dan Biofisika, FMIPA, ITB

Abstract
Gerak satu dimensi dari sistem partikel granular telah disimulasikan dengan memvariasikan nilai frekuensi dan amplitudo. Simulasi dilakukan untuk nilai frekuensi 1.0 sampai 2.6 dengan Δf = 0.1 Hertz dan nilai amplitudo 0.001 sampai 0.15 dengan ΔA = 0.001 meter. N Partikel bebas bergerak hanya pada arah y dengan partikel dasar yang di induksi gerak vibrasi sinusoidal. Interaksi antar partikel melibatkan kontak mekanik, gaya normal, dan gravitasi. Metode yang digunakan adalah metode soft-sphere molecular dynamics dengan melibatkan overlap sebagai definisi dari deformasi partikel. Hasil dari simulasi didapatkan diagram ruang parameter dan ditentukan empat kondisi untuk gerak partikel paling atas. empat kondisi tersebut adalah steady, unsteady, one two peak, dan failed. Tiga kondisi yang digunakan menunjukkan bahwa pada kondisi steady memiliki nilai rata-rata tertinggi yaitu di atas 0.8 meter, kondisi unsteady memiliki distribusi yang merata pada seluruh rentang amplitudo dan frekuensi, dan kondisi one two peak hanya muncul pada nilai frekuensi rendah. Rata-rata posisi partikel satu sampai lima pada sistem menunjukkan kompaksi dimana menunjukkan sistem dalam fase solid-liquid.

Keywords
material butiran, simulasi gerak, molecular dynamics

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/EhajcpvZbtNT


Literate programming: contoh implementasinya dalam pembelajaran sains
Dasapta Erwin Irawan1*, Cut Novianti Rachmi2, Sandi Herho1

Show More

Corresponding Author
Dasapta Erwin Irawan

Institutions
1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Padjadjaran

Abstract
Kode sering diajarkan dalam pembelajaran sains. Selain dapat menuntun alur pikir, kode juga melatih ingatan serta kreativitas. Saat menulis laporan, sering kali kita menggabungkan narasi dengan kode dan luarannya menggunakan teknik salin tempel. Cara ini tidak praktis. Literate programming dapat membantu Anda menulis laporan (atau artikel) dengan menggabungkan narasi-kode-luaran secara otomatis. Dalam artikel ini, kami menayangkan aplikasi literate programming menggunakan Bahasa Python dengan Jupyter Notebook untuk melakukan analisis statistik sederhana terhadap data kualitas air tanah di Bandung. Dari hasil yang didapatkan, metode ini dapat digunakan untuk menjelaskan tahapan analisis sejak membuka data, memanipulasi data untuk menyiapkan data, visualisasi, hingga analisisnya secara naratif yang menyatu dengan kode perintah dan luaran prosesnya.

Keywords
literate programming, reproducible research

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/CQJfHx2ev6Mm


Mendeteksi Potensi Terjangkitnya Penyakit Kanker pada Pasien dengan Memanfaatkan Microarray Data Ekspresi Gen Menggunakan Kombinasi Algoritma Genetika dan Support Vector Machine
Choiryaldi Setya Pratama (a*), Salamet Nur Himawan (a), Triati Dewi Kencana Wungu (b)

Show More

Corresponding Author
Choiryaldi Setya Pratama

Institutions
a) Program Magister Sains Komputasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

b) Program Studi Fisika,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Pada penelitian ini, Algoritma Genetika (AG) dengan Support Vector Machine (SVM) digunakan dalam mengidentifikasi potensi terjangkitnya penyakit kanker melalui deteksi ekspresi gen. AG digunakan dalam proses seleksi pemilihan fitur dari ekspresi gen sedangkan SVM digunakan dalam proses klasifikasi potensi terjangkitmya pemyakit pada pasien. Terdapat dua proses pengolahan data yaitu pre-processing data dan pre-filtering data yang memudahakan dalam proses pemilihan fitur. Data yang digunakan pada tahap pengujian system menggunakan tiga set data ekspresi gen pasien dengan kelas yang berbeda yaitu kanker karsinoma, kolon tumor dan leukemia. Pada tahap pengujian menggunakan validasi silang k-fold menghasilkan akurasi sebesar 98.67% untuk data set leukemia, 87.06% untuk data set kolon tumor dan 97.22% untuk data set kanker karsinoma.

Keywords
Ekspresi gen; Microarray data; Algoritma Genetika; Support Vector Machine; Kanker;

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/E9mQ8uU4JBCk


MODEL PARAMETRIK BERDISTRIBUSI EKSPONENSIAL DAN WAKTU RATA-RATA HIDUP DARI PERLAKUAN TREATMENT DAN PLACEBO
Rino Galang Prabowo*, Asep Riyanto, Dian Ika Maulani

Show More

Corresponding Author
Rino Galang Prabowo

Institutions
Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia
Jalan. Kaliurang KM 14,5 Sleman, D.I Yogyakarta
*12611028[at]students.uii.ac.id

Abstract
Saat ini banyak kematian disebabkan oleh kanker. Kanker memiliki banyak macam dan jenis. Salah satu jenis kanker adalah kanker darah atau leukemia. Leukemia menyerang sumsum tulang belakang sehingga mengganggu dalam proses pembentukan sel darah. Sekarang ini telah banyak cara dalam hal penanganan kanker, seperti treatment dan Placebo. Analisis yang akan digunakan adalah analisis survival dengan mengetahui model parametric berdistribusi eksponensial. Penyensoran data yang digunakan adalah sensor kanan. Tujuan analisis ini adalah untuk mendapatkan model parametrik, waktu rata-rata hidup dari perlakuan treatment dan Placebo. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh bahwa Model parametrik berdistribusi eksponensial adalah pada penderita leukemia adalah Y = 2,16 + 1,53TRT, dan diketahui pula bahwa waktu rata-rata hidup dari perlakuan berupa treatment adalah lebih lama daripada waktu rata-rata hidup dari perlakuan berupa Placebo.

Keywords
leukemia; treatment; placebo; survival; parametrik; eksponensial

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/qMnpaGbgECXx


Model periode pemanenan optimal dalam kaitannya dengan faktor pencurian kayu jati di KPH Ngawi
Aris Alfan(a), Nuning Nuraini(b)

Show More

Corresponding Author
Aris Alfan

Institutions
(a) Mathematics Department, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia, Intitute Teknologi Bandung.
arisalfan[at]gmail.com
(b) Mathematics Department, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia, Intitute Teknologi Bandung.
nuning[at]math.itb.ac.id

Abstract
Jati merupakan jenis kayu yang sangat dibutuhkan didalam kehidupan sehari-hari karena selain keindahan seratnya, kekuatan kayu ini paling bagus dibandingkan jenis kayu lain sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Layaknya barang berharga lainnya, pohon jati juga rawan dicuri. Dengan pembiayaan yang tetap tetapi terjadi pengurangan volume kayu akibat pencurian pasti menyebabkan berkurangnya besar keuntungan dan dapat mempengaruhi hasil periode pemanenan yang optimal. Dalam makalah ini dijelaskan secara matematis bagaimana tingkat pencurian di area KPH Ngawi berpengaruh terhadap nilai Soil Expectation Value (SEV) yang selanjutnya juga mempengaruhi periode pemanenan optimal. Dari pembahasan diperoleh nilai SEV optimal KPH Ngawi tanpa pencurian dicapai saat periode pemanenan 42 tahun. Dengan memasukkan faktor pencurian 0.375896 per sepuluh tahun yang diperoleh dari data KPH Ngawi, SEV optimal turun sebesar 21% yang terjadi saat periode pemanenan 38 tahun. Sesuai dengan hasil diskusi diperoleh kesimpulan semakin tinggi tingkat pencurian pohon akan menurunkan nilai SEV dan mempersingkat periode pemanenan optimal.

Keywords
periode pemanenan optimal, SEV, tingkat pencurian pohon

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/fhJwn4BxEGup


Model Salinitas Dari Air Tanah Menggunakan Metode Elemen Hingga
Arnita Irianti,1 dan Acep Purqon,2

Show More

Corresponding Author
Arnita Irianti

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Perkembangan pembangunan, kebutuhan air untuk irigasi, dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan konsumsi air tanah yang tidak dikontrol dan menghasilkan pencemaran air tanah. Selain itu, intrusi air laut juga dapat menyebabkan pencemaran air tanah, khususnya di daerah pesisir pantai. Hal ini terjadi disebabkan oleh peningkatan salinitas di air tanah dan penurunan kuantitas air tanah. Penelitian ini untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan memodelkan dan mensimulasikan keadaan air tanah sehingga diharapkan sebagai gambaran solusi masalah tersebut dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM). FEM dalam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan diskritisasi elemen mengacu pada metode matriks untuk analisisnya. Penggunaan metode interpolasi untuk merumuskan persamaan diskrit dari suatu proses fisik dan penerapan weighted residual principles untuk mendefinisikan domain masalah yang ingin dihitung. Pemodelan air tanah digambarkan pada persamaan differensial parsial dua dimensi dengan mengasumsikan bahwa aliran air tanah dalam keadaan tunak dengan lapisan yang homogen dan isotropik. Hal ini dapat dimodelkan dengan menggunakan persamaan Laplace dan persamaan Poisson. Pemodelan dan simulasi salinitas pada air tanah dengan metode elemen hingga didapatkan penurunan permukaan air tanah terhadap posisi di titik domain masalah. Penurunan permukaan air tanah / head groundwater dipengaruhi oleh nilai transmisivitas dan resapan di daerah penelitian. Selain itu, diperoleh peningkatan konsentrasi yang menunjukkan tingkat salinitas terhadap waktu simulasi pada beberapa titik elemen yang telah ditentukan. Selanjutnya,solusi numerik dari model tersebut dijadikan gambaran untuk mengetahui distribusi konsentrasi salinitas air tanah sebagai acuan dalam pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan.

Keywords
Model Salinitas Air tanah , Metode Elemen Hingga , Persamaan Laplace, dan Persamaan Poisson

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/3CqK9cW2axGn


Pembuatan Simulasi dengan C Plus Plus (C++) untuk Mencari Tempat Parkir
Florentin Anggraini Purnama, Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Florentin Anggraini Purnama

Institutions
Fisika Institut Teknologi Bandung

Abstract
Dalam lingkungan perkotaan yang semakin padat, kebutuhan akan tempat parkir semakin bertambah seiring dengan banyaknya pemilik kendaraan bermotor. Selain kebutuhan akan tempat parkir, ketersediaan informasi tentang tempat parkir dan jalur perjalanan di sekitar pengendara juga menjadi krusial. Berbagai aplikasi telepon genggam telah mencoba mengakomodasi hal itu. Namun, aplikasi yang tersedia belum bisa memberikan data kapasitas tempat parkir secara real-time dan waktu yang dibutuhkan untuk mencari tempat kosong dalam tempat parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan itu dengan menambahkan fitur untuk memperhitungkan kemacetan dalam jalur perjalanan ke tempat parkir dan jalur angkutan umum dari tempat parkir ke tujuan perjalanan ketika jarak tempat parkir terdekat ke tujuan terlalu jauh. Metode yang digunakan adalah perhitungan probabilitas dan luas daerah yang dihitung secara analitis dan disimulasikan dengan C++. Pengambilan data langsung dari petugas parkir dan Google Maps. Waktu yang dibutuhkan pengemudi untuk mencari tempat parkir secara langsung dan dengan menggunakan aplikasi akan dibandingkan. Ke depannya, hasil penelitian ini bisa dikembangkan untuk membuat aplikasi telepon genggam yang komersil.

Keywords
C++, Google Maps, Macet, Parkir

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/yk23ZGHJMFbD


Pemodelan Instrumen Pengukur Kecepatan dan Percepatan Benda menggunakan Prinsip Efek Doppler
Asri Setyaningrum, Muhammad Zaki, Akfiny Hasdi Aimon, dan Neny Kurniasih

Show More

Corresponding Author
Asri Setyaningrum

Institutions
ITB

Abstract
Pemodelan fenomena efek Doppler dalam penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara frekuensi yang didengar oleh pengamat dan frekuensi yang dipancarkan oleh sebuah sumber bergerak dengan kecepatan atau percepatan tertentu. Selanjutnya pemodelan ini dapat digunakan untuk pembuatan instrumen untuk mengukur kecepatan dan percepatan dari sebuah benda bergerak yang memancarkan bunyi dengan frekuensi tertentu Perancangan instrumen ini dijelaskan secara menyeluruh dimulai dari jenis “sensing element” yang digunakan,jenis “signal conditioning” yang digunakan, hingga tahap “signal processing” yang akan dilakukan. Hasil pemodelan data pada penelitian ini menunjukkan beberapa contoh perbandingan frekuensi yang ditangkap oleh receiver dengan frekuensi yang dipancarkan dari sebuah benda bergerak dengan kecepatan tertentu. Pemodelan ini juga menunjukkan data seperti apa yang akan didapatkan dari keluaran sebuah “mic condenser” dan yang kemudian akan dianalisis pada mikrokontroler menjadi data kecepatan dan percepatan benda. Kesimpulan dari penelitan ini adalah pembuatan instrumen pengukur kecepatan dan percepatan benda dengan menggunakan prinsip efek Doppler mungkin untuk dilakukan.

Keywords
Kecepatan, Percepatan, Efek Doppler, Frekuensi

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/dHj6W7aRJwUK


Pemodelan Jumlah Wisatawan Tiga Tempat Wisata di Kawasan Danau Toba
Ike Fitriyaningsih (a*), Mukhammad Solikhin (b), Yuniartha Basani (b)

Show More

Corresponding Author
Ike Fitriyaningsih

Institutions
(a*)Fakultas Teknik Informatika dan Elektro, Institut Teknologi Del, Jl. Sisingamangaraja, Laguboti, Sumatera Utara, ike.fitriyaningsih[at]gmail.com
(b)Fakultas Teknik Informatika dan Elektro, Institut Teknologi Del, Jl. Sisingamangaraja, Laguboti, Sumatera Utara

Abstract
Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara. Pesona keindahan Danau Toba menjadikan daerah di kawasan tersebut layak menjadi tujuan wisata. Potensi kawasan Danau Toba sebagai obyek wisata telah diakui secara nasional. Namun, pengunjung Danau Toba mengalami pasang surut sejak adanya asap yang mengganggu lalu lintas udara dan krisis moneter pada tahun 1998. Taman Eden, Museum TB Silalahi Center dan Pulau Samosir adalah tiga destinasi wisata yang menarik di kawasan Danau Toba. Pemodelan jumlah wisatawan yang mendatangi ketiga daerah tersebut dapat dilakukan secara serentak menggunakan GSTAR (Generalized Space Time Autoregressive). GSTAR merupakan model data deret waktu yang mempertimbangkan aspek lokasi. Lokasi tempat wisata Taman Eden, Museum TB Silalahi Center dan Pulau Samosir berdekatan dan telah dihitung matriks bobonya menggunakan metode invers jarak (Fitriyaningsih, 2016) menggunakan data jumlah wisatawan bulanan selama tahun 2011-2015. Selama tiga tahun tersebut, pengunjung pulau samosir adalah yang terbanyak disusul kemudian TB Silalahi Center baru setelahnya Taman Eden. Struktur model GSTAR (3,1,0)12 yang akan digunakan untuk memodelkan jumlah wisatawan tiga tempat wisata tersebut adalah sebagai berikut: egin{bmatrix}Z1 \Z2\Z3 end{bmatrix}=egin{bmatrix} heta_1 & 0&0 \0 & heta_2&0\0&0& heta_3 end{bmatrix}+egin{bmatrix}0 & w_1&w_2 \w_3 & 0&w_4\w_5&w_6&0 end{bmatrix}egin{bmatrix}Z1_t \Z2_t\Z3_t end{bmatrix} Pendugaan parameter dapat menggunakan software R yang bersifat open source. Model GSTAR tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk meramalkan berapa jumlah wisatawan yang akan mengunjungi ketiga tempat wisata tersebut secara serentak.

Keywords
wisatawan, danau toba, peramalan, GSTAR, invers jarak.

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/PY4hmHQd8WGw


Pemodelan Kelengkungan Kurva pada Kasus Rantai Butiran Magnetik Terentang Horizontal
Aufa Numan Fadhilah Rudiawan, Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Aufa Numan Fadhilah Rudiawan

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Magnet kuat, seperti magnet NdFeB, saat ini banyak diproduksi dan dijual dalam bentuk bola. Bola-bola magnet ini dapat membentuk rantai panjang yang mengingatkan kita kepada sifat mekanik dari tali elastis. Dalam makalah ini akan ditunjukkan pemodelan kelengkungan kurva pada kasus rantai butiran magnetik terentang horizontal dengan mengasumsikan bahwa rantai tersebut menyerupai sebuah tali. Kemudian, ditunjukkan pula sejumlah kasus berbeda dengan menambahkan beberapa bola besi diantara rantai bola magnet. Sampel seperti ini (terdiri dari 2 bahan berbeda) dikenal sebagai bahan komposit. Pendekatan yang digunakan adalah persamaan gelombang pada tali dan fungsi kuadrat, dan metode beda hingga untuk membandingkan hasil eksperimen dan numerik, serta metode dinamika molekular untuk simulasi gaya antar butiran.

Keywords
besi, butiran, gaya, kelengkungan, komposit, magnet, tali

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/AGdjuWy4KVQz


Pemodelan pertumbuhan populasi mikroba multi-jenis tak-berinteraksi dengan variasi keadaan awal dan koefisien pertumbuhan masing-masing jenis
Sparisoma Viridi1,a), Souvia Rahimah2,b)

Show More

Corresponding Author
Sparisoma Viridi

Institutions
11Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Institut
Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung, 40132, Indonesia

2Department of Food Industrial Technology, Faculty of Agro-industrial Technology, Universitas Padjadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21, Sumedang 45363, Indonesia

a)dudung[at]fi.itb.ac.id (corresponding author)
b)souvia[at]unpad.ac.id

Abstract
Pertumbuhan populasi beberapa jenis mikroorganisme dalam suatu lingkungan yang sama dimoldelkan dengan beberapa persamaan logistik yang saling tidak berinteraksi, yang perbedaan satu persamaan dengan lainnya adalah pada syarat awal, koefisien pertumbuhan, dan kapasitas maksimumnya. Pembedaan ketiga parameter ini menggambarkan perbedaan jenis mikroorganisme yang berinteraksi dengan sistem yang dibahas.Diasumsikan bahwa jumah mikroorganisme pada suatu waktu t hanya dapat diketahui jumlah totalnya dan apa saja jenisnya, tanpa dapat mengetahui jumlah masing-masing jenisnya. Dengan menjalankan simulasi untuk beberapa saat dapat diperoleh kurva pertumbuhan masing-masing jenis mikroorganisme dan juga kurva pertumbuhan totalnya yang merupakan data agregat dari masing-masing jenis. Ditunjukkan bahwa suatu keadaan awal dan akhir tertentu sistem total dapat dibentuk oleh berbagai keadaan awal dan akhir dari masing-masing jenis, yang akan dapat membuat bias penafsiran dari data yang diperoleh. Suatu batasan diusulkan agar hasil yang diperoleh dapat bersifat lebih spesifik.

Keywords
model pertumbuhan, multi-spesies, populasi mikroba

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/2pbZYTuWqhGt


PEMODELAN POLUSI UDARA DENGAN GAUSSIAN PLUME
Jainal Abidin (1) dan Acep Purqon (2)

Show More

Corresponding Author
Jainal Abidin

Institutions
1) Program Studi Magister Sains Komputasi, FMIPA ITB,
2) Kelompok Keahlian Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, FMIPA ITB

Abstract
Perkembangan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghasilkan dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan manusia. Dampak positif yaitu terjadinya kemudahan dalam aktivitas sehari-hari serta pertumbuhan ekonomi karena tersedianya lapangan pekerjaan. Sedangkan dampak negatif yaitu terjadinya polusi udara yang diakibatkan dari aktivitas manusia, industri, pembangkit listrik, kendaraan bermotor dan lainnya yang menyumbangkan polusi tiap harinya. Dalam penelitian ini, akan dibahas tentang pemodelan polusi udara yang salah satu sumbernya yaitu berasal dari cerobong pabrik. Pola sebaran polutan akan dimodelkan dengan Gaussian Plume. Gaussian Plume adalah suatu formulasi matematika untuk menghitung dan simulasi pola sebaran polutan di udara karena turbulensi difusi dan adveksi yang diakibatkan angin. Sehingga dalam memodelkan penyebaran konsentrasi dengan menggunakan Matlab akan didapatkan hasil pola sebaran konsentrasi, hal itu didapatkan dengan menginput difusivitas, laju emisi (Q), dan memvariasikan nilai dari tinggi efektif emisi (H). Hasil yang didapatkan adalah pola sebaran konsentrasi, konsentrasi maksimun pada jarak tertentu dan jarak jangkauan yang berbeda akibat adanya variasi dari tinggi efektif emisi (H).

Keywords
Polusi udara, Gaussian Plume

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/gmYdQPVjKUrt


Pemodelan Separasi Sel Darah Merah dan Sel Darah Putih dengan Menggunakan Animasi pada Library JavaScript
Muhammad Zaahid Alkindi (a), Hoshea (a), Sparisoma Viridi (b).

Show More

Corresponding Author
Muhammad Zaahid Alkindi

Institutions
(a) Prodi S1 Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
(b) Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Darah adalah cairan yang terdapat pada tubuh manusia dan hewan yang membawa substansi yang diperlukan seperti nutrisi dan oksigen ke sel-sel dan membuang zat sisa hasil metabolisme dari sel-sel itu. Darah mengandung 45% komponen seluler yang disuspensikan pada plasma yang kaya protein. Darah terdiri dari eritrosit, leukosit, trombosit, dan plasma darah. Untuk proses separasi darah, dulu digunakan proses sentrifugasi pada beberapa mililiter sampel darah utuh lalu dipisahkan berdasarkan kepadatannnya. Proses ini memang bekerja, namun membutuhkan peralatan canggih dan tenaga kerja yang terlatih. Namun, darah tersebut dapat dipisahkan dengan memanfaatkan sifat-sifat fisisnya, seperti aliran fluidanya, bentuknya, dan tumbukannya. Metode yang digunakan pada makalah ini adalah memodelkan pergerakan sel darah dan melakukan pemisahan dengan bahasa pemrograman JavaScript. Selain itu, makalah ini akan menggunakan three.js, sebuah library JavaScript yang digunakan untuk membuat dan menampilkan animasi grafik komputer 3D untuk menganimasikan pergerakan dan proses separasi darah.

Keywords
Darah; JavaScript; Separasi darah; Three.js

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/RuvXj6T3AWQH


Pendeteksian Objek yang Bergerak Berdasarkan Metode Non-parametrik dan Beda Bingkai dan Penghapusan Bayangan berdasarkan Ruang Warna HSV dalam Video Processing
Hilmy Aliy Andra Putra

Show More

Corresponding Author
Hilmy Aliy Andra Putra

Institutions
Bandung Institute Of Technology

Abstract
Pendeteksian dan penghilangan bayangan merupakan salah satu proses penting yang sering dilakukan dalam pemrosesan citra dimana bayangan akan dikenali dan dibedakan dari benda aslinya kemudian dihilangkan dengan menggunakan metode-metode tertentu. Metode yang digunakan untuk mendeteksi objek dalam bentuk video adalah dengan menggunakan algoritma dari kombinasi Model Latar Belakang Non-parametrik dan Metode Beda Bingkai untuk menghitung jumlah piksel yang berbeda dari dua bingkai yang kontinu. Metode selanjutnya yang digunakan untuk mendeteksi dan menghilangkan bayangan pada objek dalam bentuk video adalah dengan berdasarkan Hue-saturation-Value (HSV). Awal mulanya, disimpan semua informasi latar belakang dalam bingkai. Kemudian bingkai selanjutnya dengan gambar objek akan dibandingkan dengan bingkai sebelumnya. Untuk meng-ekstrak objek yang bergerak, dilakukan Algoritma Pengurangan (Subtraction). Selanjutnya hasil citra dibagi menjadi 3 citra dalam bentuk ruang warna RGB (Red Green Blue) dan statistik intensitas dalam V channel dari ruang warna HSV untuk mendeteksi bayangan. Terakhir, penghilangan bayangan dapat dilakukan berdasarkan informasi bingkai-bingkai sebelumnya. Tujuan dari metode-metode tersebut adalah untuk mendeteksi objek, mendeteksi dan menghilangkan bayangan. Bayangan tersebut dapat dideteksi di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kemudian hasil secara eksperimen menampilkan video dengan objek bergerak yang dapat dideteksi tanpa adanya bayangan pada objek tersebut.

Keywords
Model Latar Belakang Non-parametrik, Metode Beda Bingkai, Hue-saturation-Value (HSV), Algoritma Pengurangan

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/zrgBW7tQakGE


Penentuan Formulasi Adjustable Robust Counterpart untuk Masalah Transportasi dengan Diskon dan Pembelian dari Sumber Eksternal
Rufaida Nurnaini, Diah Chaerani, Sukono

Show More

Corresponding Author
Rufaida Nurnaini

Institutions
Departemen Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21 Jatinangor, Sumedang 45363

Abstract
Dalam paper ini dibahas permasalahan transportasi dengan faktor diskon dan pembelian dari sumber eksternal. Terdapat ketidaktentuan pada jumlah permintaan konsumen sehingga menyebabkan pembelian dari sumber eksternal yang sulit di prediksi. Selain itu, terdapat jumlah kendaraan yang harus disewa dan jumlah kendaraan yang akan digunakan untuk mendapatkan potongan harga (discount) yang sesuai pada setiap pengiriman. Penyelesaian masalah tersebut diatas dilakukan dengan Adjustable Robust Counterpart. Model awal dalam bentuk masalah transportasi yang dapat diselesaikan dengan Pemrograman Linear, diubah menjadi bentuk Robust. Sehingga, bedasarkan hasil eksperimen numerik dapat disimpulkan bahwa model yang diimplementasikan dapat menyelesaikan permasalahan ini. Biaya transportasi yang dihasilkan dari model ini tergantung kepada banyaknya pembelian dari sumber ekternal dan besar diskon yang didapatkan. Semakin kecil selisih antara kendaraan yang dipakai dan kendaraan yang dipesan pada setiap perjalanan, maka semakin optimum biaya transportasi yang dihasilkan.

Keywords
Masalah Transportasi; Optimisasi Robust; Pemrograman Linear; Adjustable Robust Counterpart

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/qH4vgjV6UTJY


Penentuan Keff Dan Waktu Siklus Operasi Reaktor TRIGA 2000 Untuk Variasi Bahan Bakar Tipe UZrH
Rasito, Fiqhri H.M., dan S. Permana

Show More

Corresponding Author
Rasito Tursinah

Institutions
Laboratorium Fisika Nuklir, Jurusan Fisika, FMIPA, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganeca 10, Bandung, Indonesia

Abstract
Telah dilakukan perhitungan keff dan waktu siklus operasi reaktor TRIGA 2000 untuk variasi tiga bahan bakar tipe UZrH. Terdapat tiga tipe bahan bakar TRIGA yaitu tipe pertama UZrH 8,5-20%, kedua UZrH 12-20%, dan ketiga UZrH-Er 20-20%. Perhitungan dilakukan dengan memodelkan 91 bahan bakar tipe UZrH yang ditempatkan di ring B-F dalam teras reaktor TRIGA. Metode Monte Carlo dengan program komputer MCNPX digunakan untuk menghitung fluks neutron di tiap bahan bakar dan keff teras. Perubahan komposisi bahan bakar hasil fisi dan aktivasi selama waktu operasi dihitung menggunakan program ORIGEN. Dengan MCNP-ORIGEN dihitung waktu siklus operasi reaktor berdasarkan nilai keff <1. Pengoperasian reaktor TRIGA menggunakan bahan bakar tipe pertama dihasilkan keff awal 1,062 dengan waktu siklus operasi 60 hari, tipe kedua dihasilkan keff awal 1,141 dan waktu operasi 450 hari, dan tipe ketiga dihasilkan keff awal 1,111 dan waktu operasi 870 hari.

Keywords
Nilai keff, Waktu operasi, Reaktor TRIGA, Tipe UZrH, MCNPX, Origen

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/nYb7KVaX42ZG


Pengaruh Hidrasi pada Protein Komples Azurin menggunakan Metode Coarse-Grained dan Analisis Free Energy
Dian Fitrasari* dan Acep Purqon

Show More

Corresponding Author
Dian Fitrasari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Protein memegang peranan penting dalam metabolisme tubuh. Interaksi kompleks antara protein dan hidrasi akan banyak menghabiskan biaya komputasi khususnya untuk perhitungan all-atom. Metode coarse-grained merupakan salah satu solusi potensial yang dapat menyederhanakan perhitungan dan waktu komputasi. Penelitian ini menggunakan metode coarse-grained untuk menyelidiki pengaruh hidrasi, konformasi dan stabilitas. Penelitian ini, menggunakan protein kompleks azurin karena azurin merupakan salah satu protein yang memiliki stabilitas tinggi sehingga berpotensi dalam pengobatan kanker. Penelitian ini akan menganalisis sistem konformasi free-energy untuk menemukan strukstur stabil yang memungkinkan.

Keywords
Pengaruh hidrasi, protein kompleks azurin, metode coarse-grained, analisis free energy

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/qkRbzJVv3Xrw


Pengaruh Konstanta Pegas, Panjang Pegas, dan Viskositas Darah pada Pemodelan Deformabilitas Sel Darah Merah berbasis Granular
Ismi Yasifa (a*),Sparisoma Viridi (a)

Show More

Corresponding Author
Ismi Yasifa

Institutions
a) Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*ismi.yasifa[at]students.itb.ac.id

Abstract
Simulasi sel darah merah diperlukan untuk pemodelan berbagai kondisi patofisiologi yang berhubungan dengan sel darah merah. Simulasi sel darah merah yang kompleks dapat lebih sederhana dengan pemodelan berbasis granular. Sel darah merah dimodelkan tersusun dari partikel-partikel granular yang saling terhubung oleh pegas. Pegas yang menghubungkan satu partikel dengan partikel tetangganya merupakan pegas stretching. Sedangkan, pegas yang menghubungkan satu partikel dengan partikel tetangga keduanya merupakan pegas bending. Sistem pegas stretching dan bending ini dapat memodelkan sistem elastis yang dapat berubah bentuk dan kembali ke bentuk semula. Nilai konstanta pegas, panjang pegas, dan viskositas darah yang berbeda menghasilkan mode deformasi yang berbeda pula. Pada paper ini akan dibahas pengaruh nilai konstanta pegas, panjang pegas, serta viskositas darah terhadap deformabilitas sel darah merah.

Keywords
Deformabilitas; Granular; Konstanta Pegas; Panjang Pegas; Sel Darah Merah; Viskositas

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/wMgCqUH7f8YA


Pengaruh Perubahan Jumlah dan Ukuran Voxel terhadap Percentage Depth Dose (PDD) pada Water Phantom Menggunakan Metode Monte Carlo EGSnrc
Nia Kurniasari (a*), Ridwan Ramdani (b), Yudha Satya Perkasa (c), M. Nurul Subkhi (d), Ridwan Ramdani (d)

Show More

Corresponding Author
Nia Kurniasari

Institutions
Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Jalan A.H Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614, Indonesia

Abstract
Telah dilakukan penelitian terhadap variasi jumlah dan ukuran voxel menggunakan metode Monte Carlo untuk menganalisis Percentage Depth Dose (PDD) pada water phantom. Metode Monte Carlo pada penelitian ini digunakan dengan program EGSnrc yang memiliki dua komponen utama yaitu BEAMnrc untuk mensimulasikan transport partikel pada geometri treatment head linac, dan DOSXYZnrc untuk pemodelan transport partikel pada elemen volume (voxel) phantom yang telah disiapkan dalam 3 dimensi. Pengujian variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi pada sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z. Variasi pada sumbu X dan Y masing-masing dilakukan dengan 3 variasi jumlah voxel yaitu 3, 5 dan 7 voxel. Sedangkan pada sumbu Z adalah 18, 25 dan 100 voxel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah dan ukuran voxel pada phantom PDD hanya berpengaruh pada sumbu Z, dikarenakan PDD yang menggambarkan distribusi dosis pada arah vertikal (kedalaman). Semakin banyak voxel yang digunakan, semakin banyak jumlah kedalaman dan dosis yang diserap oleh phantom sebelum mencapai titik maksimumnya yaitu pada daerah build up.

Keywords
Monte Carlo, EGSnrc, BEAMnrc, DOSXYZnrc, Percentage Depth Dose (PDD)

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/TDG93bayxteQ


PENGELOMPOKAN JUMLAH SUMBER DAYA KESEHATAN MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS (STUDY KASUS : KOTA/ KABUPATEN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014)
Dessy Rofica Wulandari1, Jaka Nugraha2

Show More

Corresponding Author
Dessy Rofica Wulandari

Institutions
Universitas Islam Indonesia

Abstract
Rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia jika dilihat dari Human Development Indonesia (HDI) jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Untuk kondisi sumber daya kesehatan sendiri Indonesia masih menghadapi berbagai masalah terutama masalah jumlah, jenis, distribusi, dan mutu sumber daya kesehatan yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pembangunan dan pelayanan kesehatan. Jawa Tengah yang merupakan salah satu provinsi di Indonesia dimana provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan kepadatan penduduk terbanyak, untuk itu perlu dilakukannya pemetaan wilayah provinsi Jawa tengah menggunakan fuzzy c-means berdasarkan jumlah Sumber Daya kesehatan di setiap kota/kabupatennya. Jumlah sumber daya kesehatan per kota/kabupaten di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 inilah yang nantinya akan dijadikan acuan pengelompokan kedalam 3 cluster. Dimana didapatkan hasil pengelompokannya adalah yang tergolong dalam cluster 1 sebanyak 10 kota/ kabupaten, cluster 2 sebanyak 18 kota/ kabupaten, dan cluster 3 sebanyak 7 kota/kabupaten.

Keywords
Sumber Daya kesehatan, Indonesia, cluster, Fuzzy C-Means, Provinsi Jawa Tengah

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/4m9fMXtba2ez


Penggunaan Envolving Fuzzy dengan Algoritma Genetika dalam Memprediksi Tren Curah Hujan
Yusni Puspha Lestari[1], Triati Dewi Kencana Wungu[2] dan Suprijadi[3]

Show More

Corresponding Author
Yusni Puspha Lestari

Institutions
[1]Program Magister Sains Komputasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

[2]Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Program Studi Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

[3]Kelompok Keilmuan Fisika Teori Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Program Studi Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Perubahan iklim, misalnya seperti perubahan pola curah hujan, menyebabkan pengetahuan petani lokal terhadap pola cuaca menjadi tidak dapat diandalkan untuk kepentingan bercocok tanam. Untuk membantu kebutuhan petani tersebut maka pada penelitian ini dibuat suatu sistem ramalan hujan yang dapat memperkirakan curah hujan di masa yang akan datang dengan menggunakan sistem Evolving Fuzzy. Sistem Evolving Fuzzy ini menggunakan meode Fuzzy Logic yang dioptimasi dengan Genetic Algorithm yang diaplikasikan sebagai jalan untuk memprediksi curah hujan di hari berikutnya dengan mempertimbangkan aspek data temperatur, kelembapan, lama penyinaran, kecepatan angin, dan curah hujan pada hari ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa akurasi prediksi curah hujan dengan metode Evolving Fuzzy dengan Algorima Genetika sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai parameternya

Keywords
Evolving Fuzzy, Fuzzy Logic, Algoritma Genetika, Perkiraan curah hujan

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/g49vnzeZx6yH


Peningkatan Kinerja Pemodelan Resistivitas DC 3D dengan menggunakan GPU Berkemampuan CUDA
Hairil Anwar (a*), Achmad Imam Kistijantoro (a), dan Wahyu Srigutomo (b)

Show More

Corresponding Author
Hairil Anwar

Institutions
a) Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung
b) Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung
Email: 23514034[at]std.stei.itb.ac.id

Abstract
Pemodelan resistivitas DC 3D dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga Galerkin untuk formulasi potensial sekunder. Secara garis besar, komputasi yang terlibat pada metode elemen hingga meliputi: diskritisasi domain pemodelan, penyusunan matriks global, penerapan syarat batas, dan penyelesaian sistem persamaan linier. Domain pemodelan didiskritisasi dengan menggunakan elemen tetrahedral. Matriks global diperoleh menggunakan formulasi metode elemen hingga Galerkin untuk elemen tetrahedral dan disimpan dengan sparse format CSR. Untuk menyelesaikan sistem persamaan linier digunakan metode conjugate gradient (CG). Berdasarkan komputasi yang terlibat, penyelesaian sistem persamaan linier mendominasi sebagian besar waktu komputasi pada pemodelan resistivitas DC 3D. Peningkatan kinerja pemodelan dilakukan dengan memindahkan komputasi penyelesaian sistem persamaan linier pada GPU berkemampuan CUDA dengan memanfaatkan library CUBLAS dan CUSPARSE. Pengukuran kinerja dilakukan pada sistem dengan CPU Intel Core i5-4460, GPU GTX 750Ti dan sistem operasi linux 64-bit. Peningkatan kinerja terhadap serial CPU yang diperoleh dengan menggunakan GPU adalah sebesar 3.86 dan 3.84 untuk single precision dan double precision. Dengan melakukan padding pada format CSR (PCSR) dapat diperoleh peningkatan kinerja 4.81 dan 4.26 untuk single precision dan double precision.

Keywords
CUDA, GPU, metode elemen hingga, metode Galerkin, resistivitas DC 3D

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/rf2MGdK8YXCg


Peningkatan Kompetensi Pemodelan Dinamika Sistem Fisis melalui Integrasi Pendekatan First Principles dan Bond Graph
Estiyanti Ekawati, Eko Mursito Budi, Parsaulian Siregar

Show More

Corresponding Author
Estiyanti Ekawati

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Kemampuan merepresentasikan berbagai fenomena fisis dalam persamaan bentuk persamaan matematis sangat penting dalam pengembangan keahlian bidang instrumentasi dan kontrol di Perguruan Tinggi. Karena itu, dalam lima tahun terahir telah dilaksanakan berbagai pengembangan sistem pembelajaran pada kuliah Dinamika Sistem dan Simulasi pada tingkat sarjana Program Studi Teknik Fisika ITB. Salah satu pengembangan sistem pembelajaran tersebut adalah penggunaan metode Bond Graph untuk memodelkan interaksi fenomena fisis yang berbeda, contohnya sistem elektromekanis, sistem elektrohidraulik dan sejenisnya. Pada penelitian ini dianalisis perkembangan kemampuan mahasiswa dalam pemodelan sistem dinamik dalam kurun waktu empat tahun akademik dan metode pengajaran yang berbeda. Metode yang diperbandingkan adalah penggunaan (1) metode Bond Graph sepenuhnya, (2) metode First Principles sepenuhnya dan (3) metode First Principle dilanjutkan dengan metode Bond Graph. Perbandingan kemampuan mahasiswa dianalisis secara statistik melalui evaluasi langsung terhadap penyelesaian kasus pemodelan yang setara tingkat kesulitannya. Hasilnya juga ditriangulasi dengan kuesioner persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan perkuliahan, juga terhadap kompetensi mahasiswa di kuliah Kontrol Otomatik, yaitu kuliah lanjutan yang menggunakan kemampuan pemodelan dan simulasi.

Keywords
Pemodelan, Dinamika Sistem, First Principles, Bond Graph

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/FxA7VcLbN8ku


Penyelesaian Model Optimisasi Spasial untuk Masalah Alokasi Persediaan Air Menggunakan General Algebraic Modeling System (GAMS) untuk Studi Kasus Daerah Irigasi Waduk Jatiluhur
Ahmad Dinu Haq, Diah Chaerani, Isah Aisah

Show More

Corresponding Author
Ahmad Dinu Haq

Institutions
Universitas Padjadjaran

Abstract
Defisit air di berbagai wilayah telah menjadi permasalahan yang serius terkait keberlangsungan hidup makhluk hidup. Perubahan iklim menjadi salah satu faktor permasalahan ini terjadi. Namun, secara matematis, masalah ini telah diselesaikan oleh Murray et al (2012) melalui rancangan Model Optimisasi Spasial untuk Masalah Alokasi Persediaan Air (MOSMAPA) berbentuk Pemrograman Linear dan telah menyelesaikan masalah defisit air di wilayah Phoenix Amerika Serikat. Model ini menjelaskan bahwa permasalahan mengenai defisit air di suatu wilayah dapat diselesaikan dengan mengalokasikan persediaan air dari wilayah yang mengalami surplus air ke wilayah yang mengalami defisit air. Tujuan utama dari model optimisasi ini adalah meminimumkan defisit air yang terjadi di suatu wilayah pada periode tertentu. Paper ini menjelaskan penggunaan MOSMAPA dalam menyelesaikan pengalokasian pemenuhan kebutuhan air di daerah irigasi Waduk Jatiluhur untuk Wilayah Tarum Barat, Tarum Utara, dan Tarum Timur. Perangkat lunak General Algebraic Modeling System (GAMS) digunakan dalam menyelesaikan MOSMAPA pada studi kasus yang dipilih. GAMS merupakan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk menyelesaikan masalah optimisasi linear, nonlinear, dan optimisasi mixed integer. Hasil yang diperoleh adalah GAMS menghasilkan solusi optimal alokasi persediaan air untuk setiap eksperimen numerik yang dibahas. Solusi optimal yang diperoleh dapat dijadikan dasar kebijakan alokasi persediaan air di daerah irigasi Waduk Jatiluhur.

Keywords
defisit air, MOSMAPA, Pemrograman Linear, dan GAMS.

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/zTxZWVvPk368


Perancangan Arsitektur Emergency Call Center Menggunakan Zachman Framework
Muhammad Fadhil (a*), Sasongko Pramono Hadi (b), Eko Nugroho (c)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Fadhil

Institutions
a) Mahasiswa Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
b) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
c) Dosen Program Pascasarjana Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknik Jl. Grafika No.2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281, Indonesia
*m.fadhil[at]mail.ugm.ac.id

Abstract
Keberadaan call center pada era perkembangan teknologi menjadi faktor strategis bagi organisasi untuk memberikan layanan, termasuk pemerintah. Demi memberi kemudahan koordinasi dan mempercepat layanan penanggulangan keadaan darurat, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatukan nomor panggilan darurat menjadi 112. Kebijakan ini dimaksudkan agar pemerintah daerah dapat memberikan layanan tanggap darurat melalui Emergency Call Center. Emergency Call Center memberikan dukungan terhadap kegiatan penanggulangan bencana melalui pengelolaan informasi. Bahasa pemodelan digunakan untuk menjelaskan proses yang terjadi pada Emergency Call Center. Metode pengerjaan penelitian menggunakan Zachman Framework, dengan memanfaatkan perspektif business management beserta klasifikasi what, how, where, when, who, why. Hasil penelitian berupa rancangan arsitektur yang mendukung proses-proses perpindahan dan perubahan informasi darurat. Rancangan arsitektur dapat dijadikan pertimbangan bagi pemerintah dalam melengkapi sistem informasi dan teknologi informasi Emergency Call Center.

Keywords
Perancangan Arsitektur; Emergency Call Center; Zachman Framework

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/9LfFpqcA6XkN


Perbandingan efektifitas pencarian akar persamaan non linier Metode Bisection pada excel, python dan pemrograman web
Susilawati(a*),Marisa Variastuti (a),Arip(a), Sparisoma Viridi(b),Yudha Satya Perkasa(a)

Show More

Corresponding Author
Susi Susilawati

Institutions
a)Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Komputasi,
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri SunanGunungDjati Bandung,
Jl. A.H Nasution no. 105 Bandung, Indonesia, 40614
*alfauziyyah.susi[at]gmail.com

b) Laboratorium Fisika Nuklir dan Biofisika,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antara excel, pyton dan pemrograman web dalam pencarian akar persamaan non-linier metode bisection. Pada dasarnya excel tidak dianjurkan untuk mengolah data fisis karena data yang dimasukan harus diketik secara manual. Namun pada kasus ini peneliti akan membandingkan keakuratan data yang diperoleh dari excel dan python. Metode yang digunakan ialah dengan menginput data pada worksheet excel beserta fungsi persamaan non linier sehingga diperoleh nilai akarnya, Kemudian membandingkan nilai yang diperoleh dengan akar yang didapat pada python. Sehinga didapat hasil untuk range data yang kecil keduanya dapat digunakan, namun untuk range data yang besar excel kurang efektif karena rekonsiliasi data membutuhkan waktu yang lama. Lain halnya dengan python, untuk mengupdate data hanya tinggal mengubah kode progamnya saja.Adapun untuk menutupi kekurangan excel dalam hal penyimpanan dan updating dat, digunakan pemograman web dengan penyimpanan data melalui database yang dapat di update pada halaman html.

Keywords
efektivitas, persamaan non-linier, bisection, python, excel, html, databasde

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/eh4PdxKqMCfQ


Page 2 (data 31 to 60 of 82) | Displayed ini 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats