Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 496 (data 14851 to 14880 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Peningkatan Kualitas Data Magnetotelurik Menggunakan Analisis Time Series dan Local Reference: Studi Kasus Lapangan Shale Gas Kutai, Kalimantan Timur
Istiqomah Dini Pratiwi (a*), Wahyu Srigutomo (a), Hidayat (b)

Show More

Corresponding Author
Istiqomah Dini Pratiwi

Institutions
a) Laboratorium Fisika Bumi, Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha no. 10 Bandung, 40132, Indonesia
*istiqomahdinip13[at]gmail.com
b) Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jalan Diponegoro no. 57 Bandung, 40144, Indonesia

Abstract
Struktur geologi bawah permukaan suatu daerah dapat diketahui melalui survei geofisika. Salah satu metode survei geofisika adalah metode magnetotelurik yang memanfaatkan medan elektromagnetik bumi untuk memetakan struktur geologi bawah permukaan berdasarkan distribusi resistivitas material bawah permukaan. Adanya sumber gangguan elektromagnetik di daerah penelitian menyebabkan rendahnya kualitas data. Pada makalah ini, kami akan meningkatkan kualitas data hasil survei magnetotelurik dengan menggunakan analisis time series dan local reference sehingga diperoleh data dengan kualitas tinggi untuk merepresentasikan kondisi bawah permukaan yang sebenarnya.

Keywords
koherensi, local reference, magnetotelurik, resistivitas, time series

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/w4FUGcPxVYAt


VARIASI WAKTU TRANSESTERIFIKASI MINYAK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN KATALIS KALSIUM GLISEROKSIDA
horasdia saragih dan rita winata sahata sidabutar

Show More

Corresponding Author
Rita Winata Sahata Sidabutar

Institutions
universitas advent indonesia

Abstract
Pada penelitian ini transesterifikasi minyak kelapa sawit menggunakan metanol berbantuan katalis heterogen kalsium gliseroksida, dilakukan. Pengaruh waktu lamanya proses transesterifikasi terhadap kuantitas biodiesel yang dihassilkan, diinvestigasi. Reaksi transesterifikasii menggunakan variasi waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam dan 4 jam. Katalis kalsium gliseroksida yang disintesa pada penelitian ini dikarakterisasikan menggunakan SEM dan XRD. Sedangkan reaksi tranesterifikasi dianalisa secara kualitatif menggunakan GC-MS. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa variasi waktu transesterifikasi 1 jam, 3 jam dan 4 jam menghasilkan biodiesel masing-masing 82,43%; 94,64%; 98.84 %. Oleh karna itu lama waktu transesterifikasi 4 jam menghasilkan jumlah biodiesel yang paling tinggi.

Keywords
Transesterifikasi, katalis gliseroksida,minyak kelapa sawit,

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/vF9g8Y6tdHZP


MEMBANGUN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI LESSON STUDY: SEBUAH PERSPEKTIF
Didi Suhaedi

Show More

Corresponding Author
Didi Suhaedi

Institutions
Program Studi Matematika
Universitas Islam Bandung

Abstract
Komunikasi matematis, sebagai bagian dari daya matematis, merupakan suatu kemampuan yang harus dipelajari dan dikuasai oleh siswa dalam mempelajari materi-materi matematika. Tumbuh kembangnya komunikasi matematis siswa sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif siswa secara kolaboratif dalam proses pembelajaran matematika. Lesson study sebagai pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student center) memberikan ruang yang cukup bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Diskusi kelompok dan kelas dapat menjadi wahana bagi siswa untuk melalukan peer colaboration dalam rangka mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan menguasai materi matematika. Makalah ini mendiskusikan tentang kontruksi kemampuan komunikasi matematis siswa melalui Lesson Study.

Keywords
komunikasi matematis, lesson study

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/2LyE3rTRvgVb


MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE DAN MODEL PROBLEM CENTERED LEARNING
Mangadar Simbolon, Nia Marito Pakpahan

Show More

Corresponding Author
Nia Marito Pakpahan

Institutions
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Advent Indonesia
Jl. Kolonel Masturi No. 288, Parongpong, Bandung

Abstract
Model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan model Problem Centered Learning (PCL) adalah model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian terhadap kedua model ini. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII F dan VIII G di SMPN 3 Lembang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa yang menggunakan model SSCS berada pada kategori tinggi, sedangkan model PCL berada pada ketegori sedang. Terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang memperoleh model SSCS dan siswa yang memperoleh model PCL.

Keywords
Berpikir Kreatif Matematis, Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share, Model Problem Centered Learning.

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/9w8nmeNpuA6f


Sintesa Kalsium Gliseroksida dari Cangkang Telur dan Penggunaannya Sebagai Katalis pada Pembuatan Biodiesel
Sindy Oktava dan Horasdia Saragih

Show More

Corresponding Author
Sindy Oktava

Institutions
Universitas Advent Indonesia

Abstract
Kalsium gliseroksida telah disintesa dari cangkang telur dan telah digunakan sebagai katalis pada pembuatan biodiesel. Bahan dasar pembuatan biodiesel yang diguakan adalah minyak kelapa. Minyak kelapa ditransesterifikasi menggunakan metanol. Transesterifikasi minyak kelapa berbantuan katalis kalsium gliseroksida didasari oleh karena pengembangan biodiesel saat ini masih menggunakan katalis basa homogen seperti KOH. Katalis basa homogen memerlukan proses yang panjang dan biaya yang sangat besar. Selain itu katalis ini memiliki potensi untuk bereaksi kembali dengan biodiesel yang dihasilkan. Untuk menjawab permasalahan ini kalsium gliseroksida digunakan sebagai katalis pengganti. Kalsium gliseroksida disintesa dari CaCO3 dan gliserin. Pada penelitian ini parameter yang digunakan adalah perbandingan jumlah gliserin dalam pembuatan kalsium gliseroksida yang digunakan untuk proses transesterifikasi minyak kelapa. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa larutan gliserin sebanyak 20 ml dapat menghasilkan kalsium gliseroksida yang optimum sebagai katalis untuk proses transesteifikasi biodiesel. Konversi persentase biodiesel yang dihasilkan mencapai ± 90%.

Keywords
Kalsium gliseroksida, cangkang telur, biodiesel

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/c3pLkWBGfhzx


Project-Based Learning Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis
Nanang Priatna1,a), Silviana Ayu Lorenzia1,b)

Show More

Corresponding Author
Nanang Priatna

Institutions
Departemen Pendidikan Matematika,
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia,
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Indonesia, 40154

Abstract
Abstrak Perubahan pendidikan dalam bidang STEM dapat mempengaruhi minat siswa untuk menguasai dan berkarir di bidang STEM. Perubahan ini perlu untuk segera dilakukan mengingat tingginya kebutuhan SDM yang menguasai bidang STEM. Pendidikan STEM yang menekankan desain pemecahan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari belum banyak diterapkan dalam pembelajaran di sekolah. Melalui kajian teoritis ini diperoleh model pembelajaran yang dapat mewakili prinsip pendidikan STEM yaitu pembelajaran berbasis proyek. Pembelajaran berbasis proyek menekankan pada keaktifan siswa dalam memilih, merancang, dan memutuskan informasi yang digunakan selama pembelajaran berlangsung. Pembelajaran berbasis proyek tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif bidang STEM, lebih dari itu terdapat keterampilan lain yang secara tidak langsung dilatih. Kemampuan tersebut adalah kemampuan berpikir kritis siswa yang juga termasuk dalam keterampilan utama yang harus dilatih dalam pendidikan abad ke-21 ini.

Keywords
Project-based learning, STEM, berpikir kritis matematis

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/LYjJP6xztZcp


Pengenalan Visualisasi Saintifik Sederhana bagi Mahasiswa Pendidikan Fisika Tingkat Tahun Pertama
Mirzanur Hidayat (a), Sugianto (b)

Show More

Corresponding Author
Mirzanur Hidayat

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Jl. Tanah Merdeka, Pasar Rebo, Jakarta, Indonesia, 13830

(a) mirza[at]uhamka.ac.id (corresponding author)
(b) s.arjo[at]uhamka.ac.id

Abstract
Salah satu keahlian yang harus dimiliki bagi mahasiswa jurusan pendidikan fisika adalah keahlian dalam visualisasi saintifik. Keahlian ini berguna baik pada saat mereka menempuh pendidikan selama kuliah maupun saat mereka menjadi guru fisika kelak. Di manuskrip ini disajikan pengenalan visualisasi saintifik bagi mahasiswa pendidikan fisika khususnya mereka yang sedang duduk di bangku kuliah tingkat tahun pertama. Visualisasi saintifik yang dimaksud adalah visualisasi saintifik sederhana yaitu bagaimana cara membuat atau memplot grafik dengan menggunakan komputer. Jenis software yang dipilih adalah yang bersifat free dan/atau open, dalam hal ini dipilih gnuplot sebagai graphing utility dan linux sebagai sistem operasi komputernya. Beberapa plot grafik yang dikenalkan yaitu plot grafik model 2D dan 3D; plot grafik yang didasarkan pada rumus dan pada data numerik; multi-plot dan multi-axis; serta animated plot. Dalam pelaksanaannya, proses pengenalan visualisasi saintifik dilakukan pada saat proses perkuliahan berlangsung (matakuliah TIK dalam pembelajaran fisika) serta dengan diadakannya sebuah workshop.

Keywords
visualisasi saintifik, plot grafik, gnuplot graphing utility, pembelajaran fisika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/Hw8tzGFcjv9f


Pemanfaatan Elektroda Pb/PbO2 dari Aki Bekas sebagai Elektroda untuk Menurunkan Kadar Amonia (NH3) pada Limbah Cair Rumah Sakit dengan Metode Elektrolisis
Riyanto*, Sartika Adi Ningrum, Dilla Sasvita, Ega Dwi Sintadani

Show More

Corresponding Author
Sartika Adi Ningrum

Institutions
Prodi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman Yogyakarta Indonesia 55584
*e-mail: Riyanto[at]uii.ac.id

Abstract
Rumah sakit merupakan tempat menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat yang menjadikannya sebagai salah satu penghasil limbah cair yang berpotensi sebagai pencemar lingkungan karena mengandung berbagai macam senyawa yang berbahaya bagi lingkungan. Salah satu senyawa berbahaya tersebut adalah senyawa amonia. Kadar amonia di lingkungan perairan yang sangat tinggi dapat menjadi racun bagi ikan dan kehidupan akuatik lainnya dan menyebabkan eutrofikasi, sehingga air menjadi keruh dan berbau karena pembusukan lumut-lumut yang mati. Banyak metode yang digunakan untuk menurunkan kadar amonia salah satunya adalah metode elektrolisis. Dalam penelitian dilakukan penurunkan kadar amonia pada limbah cair rumah sakit menggunakan elektrolisis dengan memanfaatkan limbah elektroda Pb dan PbO2 yang diambil dari aki bekas karena Pb/PbO2 yang terdapat dalam aki yang tidak terpakai dapat bersifat racun apabila dibuang ke lingkungan. Proses elektrolisis limbah cair rumah sakit dilakukan dengan variasi tegangan, waktu, dan elektrolit untuk mengetahui kondisi penurunan kadar amonia yang paling optimum. Komposisi unsur dalam elektroda Pb dan PbO2 dianalisis menggunakan SEM-EDS dan hasil elektrolisis dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi elektroda Pb terdiri dari timbal (Pb) 76,52%, oksigen (O) 16,44% dan belerang (S) 7,04%. Komposisi elektroda PbO2 terdiri dari timbal (Pb) 75,64%, oksigen (O) 16,94% dan belerang (S) 7,42%. Setelah dilakukan elektrolisis, didapatkan kondisi tegangan, waktu elektrolisis, dan elektrolit terbaik untuk menurunan kadar amonia masing-masing adalah 15 V, 90 menit, dan NaCl 0,1 N. Persentase penurunan kadar amonia pada limbah cair rumah sakit JIH yang dielektrolisis pada kondisi terbaik sebesar 68,38%.

Keywords
amonia, elektroda Pb/PbO2, elektrolisis, limbah cair rumah sakit

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/NzD2WBxatYmH


PENGARUH VARIASI ELEKTRODA (C-C; C-SS; C-Ti; Ti-SS) PADA PROSES ELEKTROLISIS UNTUK SINTESIS BIODIESEL TANPA KATALIS
Ardika Lathif Marcharis, Akbar Haditya, Rachmania Aurel Yulianty, dan Rudy Syah Putra

Show More

Corresponding Author
Ardika Lathif Marcharis

Institutions
Program Studi Kimia dan New and Renewable Energy Research Group
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia
Jln. Kaliurang KM. 14,5 Yogyakarta 55584

Abstract
Telah dilakukan eksperimen pengaruh konsentrasi NaCl, tegangan dan jenis elektroda dalam proses elektrolisis air terhadap nilai pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produksi ion H+ dan OH- dalam proses elektrolisis air sebagai katalis alami dalam sistem. Eksperimen dilakukan dengan elektrolisis aquades 100 mL yang ditambahkan elektrolit NaCl dengan variasi konsentrasi 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,6; dan 0,8 M pada variasi tegangan DC 5; 7,5; 10; 12,5; 15; dan 20 V. Elektroda yang digunakan berupa grafit, stainless steel dan Titanium beserta gabungannya. Pengukuran berupa pH, konduktivitas listrik dan arus setiap 5 menit selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukan, nilai pH meningkat secara signifikan sebesar 5,6 hingga >9 pada kondisi konsentrasi elektrolit yang tinggi dan atau tegangan yang tinggi menggunakan elektroda grafit. Konsentrasi NaCl rendah (4x10-4 M) menggunakan elektroda C(And)-SS(Ktd) dan C(And)-Ti(Ktd) pada tegangan 10V menghasilkan nilai pH yang tinggi yaitu 5,6-10 pada 5 menit pertama dan selanjutnya. Alkalinitias dan asiditas yang terbentuk membantu proses laju reaksi transesterifikasi dan esterifikasi metil ester. Maka dengan terproduksinya ion H+ dan OH- pada permukaan elektroda akan mempengaruhi tingkat asiditas alkalinitas sistem yang menunjang proses laju reaksi sehingga elektrosintesis biodiesel dapat dilakukan tanpa menggunakan katalis tambahan.

Keywords
Biodiesel, Elektrolisis, pH, Elektrolit, Elektroda

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/mqhpfUDJz8Yd


Konversi Langsung Limbah Kayu Sengon dan Kayu Jati Menjadi Bioelectric Menggunakan Metode Oksidasi Biomassa
Atik Muryati(a), Zaina Rohayati(a), Afifah Elok Fitriati(a), Rudy Syah Putra(a,b*)

Show More

Corresponding Author
Atik Muryati

Institutions
a)Prodi Kimia dan b)New and Renewable Energy Research Group
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km 14,5 Yogyakarta 55584
*Email: rudy.syahputra[at]uii.ac.id

Abstract
Abstrak Biomassa merupakan sumber energi terbarukan untuk produksi energi listrik. Kandungan selulosa yang relatif tinggi dalam kayu sengon dan jati berpotensi sebagai bahan baku produksi energi listrik yang baik. Meskipun pendekatan termokimia (pirolisis dan gasifikasi) telah praktis digunakan untuk menghasilkan energi listrik, namun proses ini membutuhkan suhu tinggi (600-1.000 °C) dan katalis yang mahal. Sedangkan proses biologis yang dapat mengubah biomasa menjadi listrik dapat bekerja pada suhu rendah, namun energi yang dihasilkan rendah, kondisi reaksi yang spesifik dan membutuhkan waktu yang lama. Metode oksidasi biomasa dapat digunakan secara langsung untuk mengoksidasi biomassa menghasilkan arus listrik pada suhu rendah (<100 °C) dengan penambahan katalis asam. Pada penelitian ini serbuk gergaji kayu sengon dan jati dioksidasi dengan FeCl3.6H2O (0,1790 mol) melalui proses refluks pada suhu 95-98 °C selama 0, 2, 5 dan 10 jam serta penambahan HCl sebagai katalisator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu refluks tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap densitas daya yang dihasilkan. Nilai densitas daya biomassa sengon dan jati masing-masing sebesar 0,5935 mW/cm2 dan 0,5905 mW/cm2 dengan waktu optimum proses refluks selama 2 jam. Pengukuran konsentrasi sisa oksidator FeCl3 menunjukkan kecenderungan menurun seiring dengan bertambahnya waktu refluks. Persentase penguraian biomassa serbuk kayu sengon berbanding lurus dengan peningkatan waktu proses refluks, sedangkan hasil yang berbeda ditunjukkan pada penguraian biomassa serbuk kayu jati.

Keywords
Oksidasi Biomassa; FeCl3; Listrik; Jati; Sengon

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/g7uRwCctjMDb


Produksi Gas H2 Ramah Lingkungan Dari Konversi Biomasa Jerami Padi Mennggunakan Metode Biomass Electrolysis
Siti Aminah (1), Mega Maghfirotul Fajrin (1), Abdurrahman Hanif (1), Rudy Syah Putra (1,2*)

Show More

Corresponding Author
siti aminah

Institutions
1) Prodi kimia dan 2) New and Renewable Energy Reaserch Group, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia, Jl.kaliurang km 14,5 Yogyakarta 55584
*rudy.syahputra[at]uii.ac.id

Abstract
Telah dilakukan penelitian produksi gas H2 menggunakan metode biomass electroyisis. Biomass electrolysis adalah proses penguraian biomassa dengan proses oksidasi sehingga menghasilkan filtrat yang dielektrolisis untuk memproduksi H2. proses ini berjalan dengan menggunakan oksidator FeCl3.6H2O (0,179 mol) dan 5 mL HCl (37%) sebagai katalisator yang direfluks pada suhu 95-97 °C. Pada penelitian ini digunakan 0,5 g ; 5,0 g dan 10 g biomasa dengan waktu refluks selama 2 jam dan filtrat yang diperoleh dianalisis dengan spektroskopi UV-vis untuk mengetahui sisa konsentrasi Fe2+. Filtrat kemudian dicampur dengan aquadest pada perbandingan rasio volume 1:5, 1:10, dan 1:15 sebelum dielektrolisis dengan tegangan DC sebesar 15 V menggunakan elektroda titanium pada anoda dan stainles steel pada katoda. Volume gas H2 yang terbentuk dihitung dengan menggunakan prinsip pemindahan massa gas dalam bejana mengikuti asas Bernouli. Perubahan arus yang terbentuk akibat pembentukan gas H2 selanjutnya digunakan untuk menghitung volume gas H2 yang diperoleh secara teoritik mengikuti hukum Faraday. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar rasio campuran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap volume gas H2 yang dihasilkan, akan tetapi berpengaruh positif terhadap waktu yang dibutuhkan dalam pembentukan gas H2. Pengukuran langsung volume gas H2 melalui percobaan yang dibandingkan dengan perhitungan teoritik menggunakan persamaan Faraday yaitu sebesar 12%. Gas H2 yang dihasilkan dapat digunakan pada pembangkit listrik dengan proses fuel cell.

Keywords
Biomass electrolysis, fuel cell, gas H2, Jerami padi

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/nHkPfM6KrY4b


Perhitungan Koreksi Tidal dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Scilab untuk Pengolahan Awal Data Gravimeter Relatif
Eko Januari Wahyudi, Indra Gunawan, M. Hidayat, dan Pujiyanti Sri Lestari

Show More

Corresponding Author
Eko Januari Wahyudi

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Formula percepatan gravitasi tidal akibat Bulan dan Matahari membantu kita untuk menghitung koreksi tidal secara teoritis pada setiap waktu dan titik di permukaan Bumi. Aplikasi dari perhitungan percepatan gravitasi tidal tersebut sangat umum dilakukan pada tahap awal pengolahan gravimeter relatif. Pada pekerjaan ini, kami menyusun program koreksi tidal dengan menggunakan bahasa pemrograman scilab. Hasil perhitungan pada program tersebut selanjutnya diperbandingkan dengan nilai variasi tidal yang diamati dengan gravimeter kontinu (gPhone). Pola kurva yang ditunjukkan dari perbedaan nilai variasi tidal yang teramati dan perhitungan teoritis masih terlihat sebagai osilasi yang harmonik dengan rentang -6 sampai 6 μGal. Pola tersebut menunjukkan pengaruh ocean tidal loading (OTL) yang belum diperhitungkan pada pekerjaan ini.

Keywords
koreksi tidal, gravimeter relatif, gravity.

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/6Adam27DbTXB


Rancang Bangun Sistem Monitoring Konsentrasi Alkohol Berbasis Arduino dengan Menggunakan Sensor Tekanan dan CO2 pada Fermentasi Tapai
Sensius Seno (1), Iswanti Sihaloho (1), Hendro (2)

Show More

Corresponding Author
Iswanti Sihaloho

Institutions
(1) Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha No. 10 Bandung, Indonesia, 40132

(2) Laboratorium Fisika Intrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Perkembangan teknologi dalam bidang mikrokontroler memungkinkan membangun sebuah sistem monitoring yang dapat digunakan masyarakat luas dalam membuat dan menghasilkan produk makanan yang lebih baik dari hasil fermentasi. Sistem yang ekonomis, portable, dan remote sensing sangat dibutuhkan. Pada penelitian ini, sebuah sistem monitoring konsentrasi alkohol dibangun dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, sensor CO2 untuk menampilkan kadar CO2 dan sensor tekanan untuk menampilkan tekanan dari hasil fermentasi. Sistem digunakan untuk melihat hubungan antara tekanan dan kadar CO2, serta konsentrasi alkohol yang dihasilkan selama fermentasi. Tekanan gas dan kadar CO2 yang dideteksi oleh masing-masing sensor ditampilkan pada monitor dengan menggunakan program Labview yang sudah terhubung ke beardboard arduino sementara konsentrasi alkohol diketahui melalui perhitungan dari kadar CO2 yang diperoleh. Monitoring dilakukan selama 72 jam sehingga hasil monitoring memperlihatkan grafik kenaikan tekanan, kadar CO2, dan konsentrasi alkohol dari data yang disimpan oleh Labview setiap 10 menit sekali. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tekanan gas, kadar CO2 dan konsentrasi alkohol mengalami peningkatan hingga jam ke-72 dan penurunan pada jam berikutnya.

Keywords
Monitoring, Arduino, Tekanan, CO2, Alkohol, Fermentasi

Topic
Fisika Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/Z3AYvaGMgzhx


PENGGUNAAN TEKNIK VIDEO TRACKING UNTUK MENGAMATI FENOMENA OSILASI TEREDAM PADA PEGAS
Yeni Tirtasari*, Fourier Dzar Eljabbar Latief, Abd. Haji Amahoru

Show More

Corresponding Author
Yeni Tirtasari

Institutions
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
yn.tirtasari[at]gmail.com*

Abstract
Beberapa praktikum atau percobaan pada topik osilasi harmonik sederhana dan osilasi teredam telah dirancang untuk memudahkan pemahaman konsep tersebut baik untuk mata pelajaran fisika tingkat SMA mupun Perguruan Tinggi. Umumnya percobaan-percobaan tersebut hanya menggunakan metode manual saja, sehingga tidak dapat melihat grafik kurva simpangan terhadap waktu. Salah satu teknik yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk perangkat percobaan yang dapat dengan mudah dikembangkan dan dibuat lebih menarik adalah video tracking dengan menggunakan aplikasi Tracker. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengamatan terhadap gerak osilasi harmonik sederhana dan osilasi teredam pada pegas, melakukan analisis jenis redaman yang dialami sistem berdasarkan variasi fluida sebagai media peredam, dan menghubungkan gaya stokes dengan konstanta redaman untuk memperoleh nilai koefisien viskositas dari suatu fluida. Percobaan penentuan nilai konstanta pegas dilakukan dengan menggunakan varisi pegas A, pegas B dan pegas C, dengan variasi massa beban total (m1= 48 g, m2= 52 g, m3= 60 g, m4= 66 g dan m5= 75 g), dan menggunakan kamera dengan mode kecepatan 120 fps dan 25 fps. Sebagai data pembanding maka dalam pengamatan ini juga digunakan metode manual (pengukuran periode menggunakan stopwatch) dan metode dinamik (pengukuran periode menggunakan teknik video tracking). Pada percobaan penentuan nilai konstanta redaman digunakan pegas A dengan massa beban 30 g, medium peredam berupa fluida yaitu air, gliserin, oli SAE 80W-90, minyak goreng Bimoli dan madu. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat dinyatakan bahwa, penggunan teknik video tracking cukup baik untuk mengamati fenomena osilasi harmonik sederhana dan osilasi teredam. Dari analisis nilai konstanta redaman dari variasi fluida dengan fit builder pada aplikasi Tracker dengan teknik video tracking, penggunaan madu sebagai medium peredam mengasilkan fenomena osilasi redaman kritis (critically damped), sedangkan gliserin, oli SAE 80W-90, minyak goreng Bimoli dan air menghasilkan fenomena osilasi redaman terlalu rendah (underdamped). Berdasarkan nilai konstanta redaman yang dihubungkan dengan gaya Stokes, perolehan nilai koefisien viskositas tersebut ternyata tidak memiliki kesesuaian dengan nilai koefisien viskositas referensi.

Keywords
Osilasi, pegas, konstanta pegas, konstanta redaman, teknik video tracking, koefisien viskositas.

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/CbBxKnTHNgYZ


Analisis Spektrum Electroenchephalogram Berbasis Periodogram Welch pada Studi Kasus Keadaan Rileks dan Stress
Siti Fauziah Husen 1 , Yudiansyah Akbar 2 , Freddy Haryanto 2 , Siti Nurul Khotimah 2

Show More

Corresponding Author
Siti Fauziah Husen

Institutions
Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha No.10, Jawa Barat 40132. Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi aktivitas kelistrikan otak pada studi kasus keadaan rileks dan stress. Subjek pada penelitian ini sebanyak dua orang pria dengan rentang usia 24-28 tahun. Subjek direkam menggunakan Neuroheadset Emotiv Epoc (BCI & Contextual, Scientific EEG) dengan frekuensi sampling 128 rps. Perekaman subjek dilakukan dengan bantuan Psikolog untuk membangkitkan kondisi rileks dan stress selama 20-30 menit. Data yang diperoleh diekstraksi menggunakan Matlab 7.10.0 dan EEGLab dengan teknik centering dan filtering, kemudian dilakukan analisis spektrum berbasis Periodogram Welch (PWelch) untuk mengidentifikasi komponen frekuensi yang terkandung pada sinyal yang terekam. Hasil analisis spektrum PWelch menunjukkan pola yang berbeda pada masing-masing keadaan, pada keadaan rilaks terjadi peningkatan gelombang alfa (7-13 Hz), sedangkan pada kondisi stress terjadi penurunan gelombang alfa (7-13 Hz) dan peningkatan gelombang beta (13-30 Hz).

Keywords
EEG, Rileks, Stress, spektrum, alfa, beta.

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/UnPw7XgRCabk


MEMBUAT ALAT GEOLISTRIK (DENGAN LISENSI) UNTUK MENGEMBANGKAN BERBAGAI PRAKTIKUM DETEKSI LAPISAN BATUAN YANG MENGANDUNG AIR TANAH ATAUMINERAL (Persiapan Materi Fisika Mineral-Pertambangan Untuk Prodi Pendidikan Fisika, STKIP Weetabula Dan Universitas Cendrawasih).
Yohanes Engge, M.Akbar, Herman S. Pakpahan, Gunawan Handayani.

Show More

Corresponding Author
Yohanes Engge

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Alat ukur geolistrik mudah dibuat sendiri secara ijin (lisensi Gunawan Handayani), sehingga dapat diperbanyak untuk kepentingan akademik. Teori pengukuran dan penafsiran ditetapkan melalui pemodelan bumi, kemudian penyelesaian syarat batas perubahan potensial dan arus listrik sehingga mendapatkan perlapisan yang tepat beserta sifatnya. Hasil penafsiran data hasil, pengukuran bermanfaat sebagai hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan jasa profesi yang dibutuhkan masyarakat. Berbagai modul praktikum dapat dikembangkan dengan mempergunakan alat ini.

Keywords
Alat geolistrik, Model perlapisan, Medan listrik, Syarat batas, Model penafsiran, Pengembangan modul praktikum.

Topic
Inovasi (INV)

Link: https://ifory.id/abstract/7Jk8nvNLMfwG


KINETIKA REAKSI PELARUTAN MANGAN DARI BIJIH MANGAN KADAR RENDAH
Ahmad Royani 1), Azwar Manaf 1) dan Rudi Subagja 2)

Show More

Corresponding Author
Ahmad Royani

Institutions

Abstract
Pada percobaan ini dipelajari kinetika pelarutan mangan dari kalsin hasil pemanggangan bijih mangan kadar rendah. Percobaan pelarutan dilakukan dengan menggunakan reaktor gelas kapasitas 1 liter. Percobaan dilakukan dengan melarutkan 75 gram kalsin dalam 750 ml larutan 12% H2SO4 dengan kecepatan pengadukan 400 rpm. Variabel yang diamati meliputi temperatur pelarutan dari 30 oC sampai 75 oC dan waktu pelarutan dari 0,5 jam sampai 3 jam. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa laju pelarutan mangan meningkat apabila temperatur dinaikkan dari 30 oC sampai 75 oC dan waktu pelarutan diperpanjang dari 0,5 jam sampai 3 jam. Hasil optimum didapat pada temperatur 75 oC selama 3 jam dengan persen mangan terekstrak sebesar 84,61%.

Keywords
Bijih Mangan, Kinetika Reaksi, Pelarutan Selektif, Ekstraksi Mangan.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/3D8xWNfJkPXe


Analisis Karakteristik Gerak Harmonik Sederhana dan Perambatan Gelombang Stasioner untuk Pembelajaran Fisika
Dhia Hana Mufida (a*), Elvida Safitry Zainuddin (a), Triati Dewi Kencana Wungu (b), Suprijadi (c)

Show More

Corresponding Author
Triati Dewi Kencana Wungu

Institutions
a) Program Studi Magister Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
*dhiahanaaa[at]gmail.com
b) Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa No. 10 Bandung 40132
c) Kelompok Keilmuan Fisika Teoritik Energi Tinggi dan Instrumentasi, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa No. 10 Bandung 40132

Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik gerak harmonik sederhana pada sistem pegas yang bermassa. Karakteristiknya meliputi posisi, percepatan, konstanta pegas, dan energi benda. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data melalui perekaman video yang kemudian dianalisis pada video tracker. Hasil analisis dipresentasikan dalam bentuk data dan grafik. Pada eksperimen gerak harmonik diperoleh karakteristik percepatan benda yang bergerak osilasi sebanding dengan posisi benda namun dengan arah yang berlawanan. Perhitungan konstanta pegas berdasarkan massa dan frekuensi benda. Grafik energi terhadap posisi menunjukkan bahwa energi mekanik sebanding dengan kuadrat amplitudo gerak benda. Kemudian untuk eksperimen perambatan gelombang stasioner diperoleh cepat rambat gelombang berdiri yang dipengaruhi tegangan tali. Hasil penelitian yang diperoleh dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran fisika pada materi Gelombang

Keywords
Gerak Harmonik Sederhana, Gelombang Stasioner, Video Tracker

Topic
Pendidikan Fisika

Link: https://ifory.id/abstract/EVhcJ7uwT6X4


Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Mind Map Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa SMP Pada Tema Sampah dan Penanggulangannya
Aay Susilawati*, Parlindungan Sinaga, Hernani

Show More

Corresponding Author
AAY SUSILAWATI

Institutions
Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
Sekolah Pascasarjana
Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

*email : aaysusilawati[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan mind map dalam pembelajaran IPA dengan tema sampah dan penanggulangannya dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa. Metode penelitian yang dipilih adalah quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII sebanyak dua kelas di salah satu SMP di kabupaten Bandung. Instrumen yang digunakan adalah test penguasaan konsep dengan validitas soal antara 0,41 � 0,85 dan reliabilitas 0,90. Data dianalisis dengan menghitung gain yang dinormalisasi dan menghitung effect size. Hasil analisis data diperoleh dari gain 〈g〉 = 0,78 untuk kelas eksperimen, 〈g〉= 0,37 untuk kelas kontrol. Sedangkan effect size d=0,63. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model PjBL berbantuan mind map pada tema sampah dan penanggulangannya efektif dengan kriteria sangat baik dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa.

Keywords
Model PjBL, mind map, penguasaan konsep, sampah dan penanggulanganya

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/GRNVFP97e6qJ


Keterampilan berpikir kreatif siswa melalui eksperimen berbasis predict observe explain pada pembuatan gel pembersih tangan
Riska Prihatin

Show More

Corresponding Author
Riska Prihatin

Institutions
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil keterampilan berpikir kreatif siswa melalui eksperimen berbasis predict observe explain pada pembuatan gel pembersih tangan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMAN 10 Bandung yang berjumlah 37 siswa dan dibagi ke dalam 7 kelompok. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi siswa, lembar observasi guru, lembar observasi presentasi dan lembar kerja siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada indikator lancar mengungkapkan gagasan-gagasannya, rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa berada pada level 1 dengan kategori kurang kreatif. Sedangkan pada indikator mempunyai banyak gagasan mengenai suatu masalah, memiliki cara berpikir lain daripada yang lain, merancang suatu rencana kerja dari gagasan yang tercetus, mempunyai alasan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mencapai suatu keputusan, menentukan pendapat sendiri mengenai suatu hal serta pada indikator menyelesaikan suatu masalah biasanya dengan memikirkan macam-macam cara yang berbeda untuk menyelesaikannya, rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa berada pada level 2 dengan kategori cukup kreatif. Dan pada indikator dapat dengan cepat melihat kesalahan atau kekurangan pada suatu objek atau situasi, rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa berada pada level 3 dengan kategori kreatif.

Keywords
eksperimen, keterampilan berpikir kreatif, predict observe explain

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/6h49YvZtkpeJ


alat ukur sederhana sebagai alat bantu set up kemiringan meja optik
desyana,sriati wahyudi,hendro

Show More

Corresponding Author
desyana olenka margaretta

Institutions
ITB

Abstract
Meja optic yang digunakan dalam praktikum atau penelitian yang bergubungan dengan Pengujian material atau instrument dengan bantuan laser sering tidak terdeteksi kemiringannya. Kemiringan meja optic yang berpengaruh pada tidak ratanya arah sumber laser atau detector dan lensa prisma dapat menmpengaruhi kualitas pengukuran. Telah dibuat sebelumnya rancangan alat deteksi sederhana yang memanfaatkan perbedaan Intensitas absorbansi sinar melewati bidang tertentu. Rancangan alat ini merupakan perbaikan dari model alat sebelumnya . Dalam alat sebelumnya sudut yang terukur dalam rentang perubahan yang besar, sedangkan model alat yang baru ini lebih memanfaatkan perubahan sudut kecil, agar dapat mengamati perubahan sudut pada meja optic dengan orde pengukuran yang relative teliti.

Keywords
kemiringan,meja optik, photodioda

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/3zGyUraDN768


The Design and Implementation of Piezoelectric Mat for Energy Harvesting
Yundi Supriandani (1), Estiyanti Ekawati (1)(2)

Show More

Corresponding Author
Estiyanti Ekawati

Institutions
(1) Center for Instrumentation Technology and Automation, Institut Teknologi Bandung
(2) Engineering Physics Program, Faculty of Industrial Technology, Institut Teknologi Bandung

Abstract
This paper reports the design and implementation of piezoelectric mat to harvest energy from human walking and jumping activities on the mat. The mat consisted of a rubber mat loaded with an array of piezoelectric chips. These chips produced electrical voltage when receiving a pressure. Connecting these chips to a closed electrical circuit would let the electrical current flows. The current was flown to a rectifier, and the respective electrical charge could be collected in a super capacitor. The module was also complemented with a human machine interface to monitor the capacitor�s voltage. This application was programmed in Java platform and was integrated with a serial communication RS232 and a microprocessor that function as a data acquisition module. Evaluation of the overall module consisted of chip characteristic, capacitor charging and discharging. The chip characteristic test helped to select the piezoelectric type t use underneath the carpet. The selected chips were covered by resin to protect them from excessive pressure. The ability to charge capacitor was tested by performing walking and jumping on top of the carpet in 5 minutes. These activities generated in 1.1V potential at the capacitor. Varying and intensifying these activities produced 3V and managed to light of � Watt LED. On the other hand, the time constant of capacitor discharge was 76.92 minutes.

Keywords
Piezoelectric, Energy Harvesting

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/fbdW2yUMrDjQ


PENDETEKSIAN KONSENTRASI FORMALIN MENGGUNAKAN SENSOR HCHO DAN LM35 BERBASIS ARDUINO
Nikodemus Umbu Janga Hauwali,Saudiah Mawaddah, Hendro

Show More

Corresponding Author
Saudiah Mawaddah

Institutions
Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Formalin merupakan bahan yang mestinya digunakan untuk pengawetan mayat dan bahan pembersih lantai, namun sering disalahgunakan sebagai bahan pengawet makanan. Pada penelitian ini membuat rancang bangun pendeteksi kandungan formalin dan mengamati perubahan konsentrasi formalin terhadap temperaturan. Pendeteksian kandungan formalin dilakukan dengan menggunakan sensor HCHO sedangkan perubahan temperatur setiap waktu diukur dengan menggunakan sensor LM35, dimana kedua sensor ini dihubungkan ke Arduino Uno. Data sensor HCHO berupa perubahan konduktivitas dan data sensor LM35 akan di tampilkan pada program LabVIEW. Hasil yang diperoleh berupa grafik perubahan kandungan formalin terhadap variasi temperatur, dimana konsentrasi formalin menurun ketika temperatur meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini, perubahan suhu dapat dijadikan sebagai salah satu metode untuk meminimalisir kandungan formalin dalam suatu bahan makanan.

Keywords
Formalin, Sensor HCHO,LM35, Arduino, Suhu

Topic
Fisika Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/83cbqxw6RDJU


Karakteristik Program Perkuliahan Fisika Dasar Untuk Mahasiswa Calon Guru Matematika di Salah Satu LPTK Kota Cirebon
Dede Trie Kurniawan*, Andi Suhandi, Ida Kaniawati, Dadi Rusidana

Show More

Corresponding Author
Dede Trie Kurniawan

Institutions
* Mahasiswa S-3 Program Studi Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung
dhe3kurniawan[at]gmail.com atau dedetriekurniawan[at]fkip-unswagati.ac.id

Abstract
Pada makalah ini dipaparkan bagaimana seharusnya perkuliahan fisika dasar diberikan untuk calon guru matematika dalam upaya pemenuhan kompetensi literasi matematikanya. Menurut NCTM (National Council Of Teacher Of Mathematics) tahun 2014 Kompetensi calon guru matematika harus memiliki kemampuan pemecahan masalah, komunikasi, penalaran inferensi logika, koneksi dan representasi. Matakuliah Fisika dasar bisa menjadi penyedia untuk pengasahan kompetensi penalaran inferensi logika dan representasi. Sayangnya perkuliahan fisika untuk calon guru matematika selama ini lebih banyak dipandang sebagai bentuk pengetahuan daripada sebagai bentuk cara berpikir atau cara menyelidiki dalam pengasahan literasi matematika. Hal inilah yang menyebabkan hasil perkuliahan fisika belum menunjukan kebermanfatan yang signifikan terhadap kompetensi calon guru matematika. Hal ini terlihat pada hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan pada tahun 2013 terungkap bahwa kemampuan interpretasi data mahasiswa calon guru matematika di perguruan tinggi swasta �x� cirebon berada dalam kategori rendah yaitu sebesar 47.1 Persen. Dari Seluruh mahasiswa tingkat I, Hanya 34.8 Persen mahasiswa yang sudah dapat menyelesaikan soal tingkat C4 untuk keterampilan berpikir Analisis disalah satu konsep fisika yang diujiankan. Untuk itu Perlu suatu pemikiran dan pengembangan mata kuliah fisika yang khusus diberikan kepada mahasiswa calon guru matematika dalam upaya memenuhi literasi matematiknya. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mamaparkan upaya mengembangkan dan menganalisis model perkuliahan fisika dasar dalam meningkatkan kemampuan inferensi logika dan representasi matematik calon guru matematika. Hingga saat ini belum adanya pengkajian dan penelitian yang mendalam mengenai perkuliahan fisika dasar untuk calon guru matematika yang terpublikasi luas baik di indonesia maupun internasional. Oleh karena itu, peneliti berminat untuk mengembangkan struktur perkuliahan, bahan ajar digital dan metode perkuliahan yang tepat untuk membekali kemampuan inferensi logika dan representasi matematik mahasiswa calon guru matematika. Hasil Pengembangan ini diharpakan dapat dipakai dan menjadi rujukan bagi LPTK lain yang mempersiapkan calon guru matematika melalui perkuliahan fisika dasar. Makalah ini merupakan hasil studi pendahuluan dan telaah pustaka akan program pengembangan yang akan peneliti lakukan mengenai perkuliahan fisika dasar untuk calon guru matematika di salah satu Lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK) kota cirebon.

Keywords
Fisika dasar, Calon guru matematika, LPTK

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/AMTpRUHPvyWc


Pengembangan Multimedia Interaktif berupa Massive Open Online Courses (MOOCs) Fisika SMA
Nita Lestari1, Dr. Vina Serevina, M. M2, Dewi Muliyati, S. Pd, M. Si, M. Sc3

Show More

Corresponding Author
Nita Lestari

Institutions
1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNJ, 2Dosen Pembimbing 1, 3Dosen Pembimbing 2

Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berupa kursus online dalam bentuk video pembelajaran fisika pada pokok bahasan mekanika benda titik. Fokus penelitian adalah mengembangkan media pembelajaran agar dapat digunakan sebagai penunjang dalam pembelajaran mandiri yang diimplementasikan kepada warga belajar program paket C. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D) dengan model pengembangan Dick and Carey yang terdiri dari sepuluh tahapan, yaitu: mengidentifikasi tujuan intruksional umum, melakukan analisis intruksional, mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal siswa, menulis tujuan kinerja, mengembangkan butir tes acuan patokan, mengembangkan strategi intruksional, mengembangkan dan memilih bahan instruksional, mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif, merevisi kegiatan instruksional dan mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif. Penilaian produk dilakukan oleh beberapa dosen uji kelayakan media yaitu ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah website berisi video pembelajaran yang dapat diakses secara gratis oleh siapapun baik warga belajar program paket C maupun siswa SMA.

Keywords
Peneltian Pengembangan, Multimedia Interaktif, MOOCs

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/HQZtgATae8Vd


Karakterisasi Bahan Konduktor (Besi, Baja, dan Timbal) dan Semikonduktor (Tungsten) Berdasarkan Percobaan Efek Hall
Herman S. Pakpahan*, Afni K. Wardani, Rifa�atul Maulidah, dan Enjang J. Mustopa

Show More

Corresponding Author
Herman Santoso Pakpahan

Institutions
Magister Pengajaran Fisika, Fakultas MIPA, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha No. 10, Bandung 40132, Indonesia
*pakpahan.herman891[at]gmail.com

Abstract
Mengetahui karakterisasi konduktor besi (Fe), baja (Zn-C), timbal (Pb), dan semikonduktor tungsten dapat dilakukan melalui percobaan Efek Hall. Melalui percobaan ini, diperoleh Konstanta Hall (RH) untuk masing-masing bahan tersebut. Konstanta Hall sendiri menunjukkan banyaknya pembawa arus dalam sebuah plat konduktor saat dialiri arus listrik. Pembawa arus dalam mekanisme konduksi bahan konduktor dapat berupa muatan positif (hole) atau muatan negatif (elektron). Hasil percobaan memberikan nilai RH untuk tungsten pada arus bahan (Ib) tetap sebesar 1.21x 10-10 m^3/C dan B tetap sebesar 2.5 x 10 -9 m^3/C; besi untuk (Ib) tetap sebesar 1,26 x 10 -10 m^3/C dan B tetap sebesar 5,22 x 10-10 m^3/C; baja untuk Ib tetap sebesar 3,60 x 10-7 m^3/C dan B tetap sebesar 3,58 x 10-7 m^3/C; dan timbal untuk Ib tetap sebesar 1,78 x 10-9 m^3/C dan B tetap sebesar 3,03 x 10-9 m^3/C. Berdasarkan nilai tegangan hall (VH) yang diperoleh dapat dinyatakan bahwa pembawa arus pada konduktor besi, baja, dan semikonduktor tungsten adalah muatan positif, sedangkan pada konduktor timbal pembawa arusnya adalah elektron.

Keywords
pembawa arus, konstanta-tegangan Hall

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/MyuVDPE2rnzg


Aplikasi Persamaan Energi Distribusi Muatan Titik Pada Pendistribusian Pemain Angklung Menggunakan Metode Algoritma Genetika
Mohammad Indra Nugraha (a*), Micke Rusmerryani (b), dan Acep Purqon (a)

Show More

Corresponding Author
Mohammad Indra Nugraha

Institutions
a) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha No. 10, Bandung 40132, Indonesia
*indra.indor[at]gmail.com

b) Fakultas Informatika, Telkom University
Jalan Telekomunikasi No. 01, Terusan Buah Batu, Bandung, Jawa Barat 40257, Indonesia

Abstract
Angklung adalah suatu instrumen musik yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia, yang terbuat dari bambu. Dalam suatu penampilan angklung dibutuhkan lebih dari satu orang pemain yang membentuk suatu paduan angklung. Beberapa penelitian telah banyak dilakukan untuk mengatasi permasalahan bentrok nada, yaitu keadaan dimana satu pemain harus memainkan lebih dari satu angklung yang dipegangnya pada saat yang bersamaan. Namun pendistribusian penempatan posisi pemain yang dapat menghasilkan suatu penampilan paduan angklung dengan kualitas suara yang baik belum dipertimbangkan. Untuk ini dalam penelitian ini akan dikaji mengenai pendistribusian posisi pemain angklung sehingga nada angklung tersebar merata. Distribusi pemain angklung dianalogikan sebagai distribusi muatan titik yang disimulasikan menggunakan metode algoritma genetika. Pendistribusian yang optimal diperoleh dengan meminimumkan energi total dalam sistem. Pengujian pun dilakukan dengan mensimulasikan distribusi pemain angklung untuk sebagian lagu Es Lilin dan Twinkle Twinkle Little Stars. Simulasi dilakukan terhadap beberapa variasi jumlah pemain dan pasangan main tanpa bentrok nada. Hasil simulasi menunjukkan posisi pemain angklung dengan nada yang tersebar merata.

Keywords
Angklung, Algoritma Genetika, Muatan Titik, Pendistribusian Pemain Angklung

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/bjwdVQX4Fyqr


Studi Perbandingan Ukuran Reflektor pada Reaktor Cepat Berpendingin Pb208-Bi dengan Skema MCANDLE
Nina Widiawati1,a), Zaki Suud1,b), Dwi Irwanto1,c) dan Asril Pramutadi Andi Mustari1,d)

Show More

Corresponding Author
Nina Widiawati

Institutions
1Laboratorium Fisika Nuklir,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a) ninawidiawati[at]gmail.com (corresponding author)
b) szaki[at]fi.itb.ac.id
c) dirwanto[at]fi.itb.ac.id
d)pramutadi[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Studi perbandingan ukuran reflektor dalam reaktor cepat berpendingin timbal dengan skema MCANDLE telah dilakukan. Reaktor cepat berpendingin berpendingin (LFR) adalah salah satu rancangan reaktor generasi keempat. Reaktor ini dirancang dengan output daya termal 500 MWt. Skema burn-up Modifikasi yang dimodifikasi memungkinkan reaktor memiliki operasi umur panjang dengan hanya menyediakan uranium alami sebagai masukan siklus bahan bakar. Skema ini yang mengenalkan daerah diskrit, bahan bakar pada awalnya diletakkan di daerah 1, setelah satu siklus 10 tahun terbakar, bergeser ke wilayah 2 dan wilayah 1 diisi oleh bahan bakar uranium alami segar. Reaktor ini dirancang selama 100 tahun dengan 20 daerah disusun secara aksial dan radial. Reaktor didesain dengan variasi ukuran reflektor yaitu 50 cm, 60 cm dan 70 cm. Perhitungan neutronik dilakukan dengan kode SRAC menggunakan perpustakaan data nuklir berdasarkan JENDL 4.0. Nilai faktor multiplikasi efektif masing-masing untuk setiap ukuran reflektor 50 cm, 60 cm dan 70 cm adalah 1, 062365; 1, 063184; 1,064139 pada awal operasi (Begin Of Life) dan 1,095358; 1,095427; 1,095446 pada akhir operasi (End Of Life). Berdasarkan hasil yang diperoleh reflektor sebagai komponen dasar reaktor cukup berpengaruh terhadap nilai faktor multiplikasi efektif (k-eff) suatu reaktor cepat. Semakin besar ukuran reflektor maka semakin besar nilai k-eff nya. Hal ini mengindikasikan semakin sedikit neutron yang bocor dari reaktor.

Keywords
LFR, MCANDLE, SRAC, K-eff, Reflektor

Topic
Fisika Nuklir

Link: https://ifory.id/abstract/ne8KjG7XpFuh


PEMBELAJARAN KONSEP MEKANIKA BERBANTUAN PRAKTIKUM VIRTUAL DALAM MENGEMBANGKAN PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA
Dede Trie Kurniawan1, Nelli Ma�rifat Sanusi1, Nurul Ikhsan Kharimah1

Show More

Corresponding Author
Dede Trie Kurniawan

Institutions
1Dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati Cirebon
dhe3kurniawan[at]gmail.com atau dedetriekurniawan[at]fkip-unswagati.ac.id

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan penguasaan konsep mekanika melalui pembelajaran berbantuan praktikum virtual pada mahasiswa calon guru matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian �control group pretest-posttest design�. Penelitian ini dilaksanakan pada pokok bahasan kinematika dan dinamika untuk mahasiswa calon guru matematika tingkat I disuatu LPTK swasta kota cirebon tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah sampel masing-masing sebanyak 23 mahasiswa calon guru matematika. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data penguasaan konsep dengan indikator tingkatan berpikir menurut bloom dari C1 sampai C4. Uji hipotesis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji t pada N-gain penguasaan konsep setelah dilakukan pembelajaran menggunakan praktikum virtual. Hasil analisis data menunjukkan N-gain penguasaan konsep sebesar 0,31 (sedang). Indikator Tingkat berpikir yang tinggi berada di C2 (pemahaman) dengan N Gain sebesai 0.33 sedangkan Terendah berada di C4 (analisis) dengan N Gain sebesar 0.14. Dari analisis ini maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis praktikum virtual bagi mahasiswa calon guru matematika secara signifikan dapat lebih meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa calon guru matematika. Disamping itu pada umumnya, mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran menggunakan praktikum virtual.

Keywords
Mekanika, Praktikum virtual, penguasaan konsep, mahasiswa calon guru matematika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/4gPKA76VM2Dv


Analisis Sikap Siswa Terhadap Pembelajaran Fisika Pada Materi Fluida Dinamis
Kitri Mipa Utami (a*), Parsaoran Siahaan (b), Purwanto (b)

Show More

Corresponding Author
Kitri Mipa Utami

Institutions
a) Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154
*kitri.mipa[at]student.upi.edu

b) Departemen Pendidikan Fisika FPMIPA UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa terhadap pembelajaran fisika pada materi Fluida Dinamis. Subjek yang diambil pada penelitian ini yaitu 31 orang siswa SMA kelas XI di salah satu SMA negeri kota Bandung. Sikap siswa terhadap pembelajaran pada penelitian ini diukur menggunakan TOSRA (Test Of Science Related Attitude). Hal ini dikarenakan sikap siswa yang akan diukur adalah sikapnya terhadap pembelajaran Fisika yang meliputi lima aspek yaitu Dampak sains terhadap sosial (Social Implication of Science), Sikap terhadap penyelidikan ilmiah (Attitude of Scientific Inquiry), Kesukaan terhadap Sains (Enjoyment of Science Lessons), Ketertarikan mengisi waktu luang dengan sains (Leisure Interst in Science), dan Ketertarikan bekerja di bidang sains (Career Interst in Science). Hasil dari penelitian menunjukan lingkungan belajar yang positif berpengaruh positif kepada sikap siswa terhadap pembelajaran Fisika.

Keywords
Sikap Siswa, TOSRA, Fluida Dinamis

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/BA3g7yf84kbY


Page 496 (data 14851 to 14880 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats