Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 506 (data 15151 to 15180 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Sistem Titrasi Otomatis dengan Low Pump Stepper Motor dan Phototransistor
Dian Syah Maulana, Nurul Wahida, Dolly Monang

Show More

Corresponding Author
Dian Syah Maulana

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Titrasi merupakan metode analisis kimia yang biasa digunakan di laboratorium untuk menentukan konsentrasi dari titran dengan melihat kesetimbangan pH. Di pasaran sudah beredar berbagai alat dan indikator yang dapat mengukur pH sebuah titran tetapi harganya mahal sehingga masih banyak Laboran yang memilih memakai cara manual yaitu dengan mencampurkan titran dengan titer sampai ada perubahan warna. Namun metode manual ini memiliki kelemahan karena ketelitian penelitian bergantung pada kepiawaian Laboran sehingga diperlukan proses otomatisasi. Makalah ini menunjukan bagaimana menentukan pH dari sebuah larutan titran dengan menggunakan Stepper Motor sebagai Low Pump Control untuk mengatur volume titran yang dikeluarkan dan Phototransistor sebagai sensor cahaya yang akan mendeteksi perubahan warna titran. Ketika terdapat perubahan warna, Phototransistor akan menghasilkan nilai tegangan yang berbeda. Data tegangan dan Stepper Motor akan dikirim ke Komputer untuk di analisis menggunakan microcontroler Arduino. Data yang di dapat dari stepper motor diolah sehingga mendapatkan volume titran yang dimasukkan, sedangkan data tegangan dari Phototransistor diolah sehingga menghasilkan trigger perubahan warna. Nilai pH dapat ditentukan dari kedua data tersebut. Data dapat diolah dan ditampilkan menggunakan Visual Studio Community 2015.

Keywords
Low Pump, Titrasi, Stepper Motor, Phototransistor

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/MGUFh2CZp39A


Sintesis Material Hibrida Organik � Anorganik (RNH3)2MnCl4 dengan R = C6H5CH2 dan C6H5(CH2)2
Abdul Rohman Supandi* dan Djulia Onggo

Show More

Corresponding Author
Abdul Rohman Supandi

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Material hibirda organik-anorganik adalah material yang dibuat dari molekul organik dan anorganik untuk memperoleh sifat unggul dari masing-masing penyusunnya. Pada penelitian ini, material hibrida yang disintesis tersusun dari lapisan anorganik berupa anion kompleks [MnCl4]2- polimerik dua dimensi berbentuk perovskite dan lapisan organik berupa kation alkil ammonium yaitu C6H5(CH)2NH3+ dan C6H5CH2NH3+. Material hibrida disintesis dari garam MnCl2.4H2O dengan garam RNH3Cl dalam pelarut air pada suhu 60 oC. Pertumbuhan kristal material hibrida terjadi secara self assembly melalui penguapan lambat pada suhu dan tekanan ruang. Kristal hibrida yang dihasilkan dari molekul organik C6H5(CH)2NH3Cl (PEA.HCl) berwarna salem transparan dan dinyatakan sebagai material hibrida (PEA)2MnCl4, sedangkan dari molekul organik C6H5CH2NH3Cl (BA.HCl) berwarna merah muda transparan dan dinyatakan sebagai material hibrida (BA)2MnCl4. Berdasarkan hasil uji XRD-powder, diperoleh informasi jarak antar lapisan molekul anorganik pada material hibrida (PEA)2MnCl4 sebesar 20,57 �, sedangkan (BA)2MnCl4 sebesar 17,36 �. Ini menunjukkan adanya perbedaan panjang rantai alifatik molekul organik yang terdapat diantara lapisan molekul anorganik. Pola difraktogram XRD menunjukkan bahwa pertumbuhan kristal terjadi pada salah satu sumbu kartesius, yaitu c. Berdasarkan pengukuran kerentanan magnet, material hibrida memiliki sifat paramagnetik dengan nilai momen magnet 5,62 BM untuk (PEA)2MnCl4 dan 5,69 BM untuk (BA)2MnCl4. Nilai momen magnet tersebut menunjukkan adanya ion Mn (II) dengan 5 elektron tunggal dalam kristal hibrida.

Keywords
material hibrida, self assembly, (PEA)2MnCl4, (BA)2MnCl4

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/7kfetNp4GEju


Instrumen TEL ( Tecnology Engineering Literacy) untuk mengukur kemampuan STEM siswa
Umar Komarudin(a*), Lilik Hasanah(a), Nuryani Rustaman(a)

Show More

Corresponding Author
Umar Komarudin

Institutions
a) Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr Setiabudi No. 229, Bandung, Jawa Barat

Abstract
Penelitian ini dilatabelakangi oleh pentingnya instrumen yang dapat mengukur kemampuan STEM (Science, Tecnology, Engineering ,dan Math). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan instrumen TEL (Tecnology Engineering Literacy) yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan STEM siswa untuk jenjang SMP pada tema tuas dalam tubuh manusia. Instrumen TEL dalam bentuk tes pilihan ganda yang mengukur kemampuan tecnology literacy dan Engineering literacy. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Kualitas pengumpulan data sangat ditentukan oleh kualitas instrumen dan karakteristik subjek penelitian. Subjek penelitian sebanyak 85 siswa kelas VII yang terdiri dari dua kelas yang dipilih secara cluster random sampling. Kelas VII A (n=45) merupakan kelas unggulan yang memiliki karakteristik kemampuan siswa homogen dan kelas VII B (n=40) merupakan kelas bakat yang meiliki karakteristik kemampuan siswa yang heterogen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 12 butir soal. Teknik pengolahan data menggunakan uji validitas soal. Data hasil uji coba kelas VII A dengan rata-rata 6,71 dan simpangan baku 1,08 sebanyak 2 soal yang memiliki korelasi signifikan. Data hasil uji coba pada kelas VII B dengan rata-rata 5,45 dan simpangan baku 2,95 sebanyak 11 soal yang memiliki korelasi signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 11 soal TEL yang valid sehingga dapat digunakan dalam mengukur kemampuan tecnology literacy dan Engineering literacy dan karakteristik kelas yang heterogen sesuai sebagai subjek uji coba soal.

Keywords
Instrumen; STEM; TEL

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/DjmCry3wKbFz


Otomatisasi Proses Penuangan Air Menggunakan Sensor Ultrasonik
Toto Budianto, Dora Andris, Gigih Pamungkas

Show More

Corresponding Author
Toto Budianto

Institutions
Institut Teknologi Bandung (ITB)

Abstract
Pemanfaatan gelombang ultrasonic khususnya sebagai sensor telah menyebar luas dalam kehidupan manusia. Dalam aplikasinya, sensor ultrasonik telah digunakan untuk mengukur kedalaman atau jarak suatu benda, mendeteksi ketinggian permukaan air, memeriksa bagian dalam tubuh manusia, dan kerusakan pada logam. Kemampuan sensor ultrasonik untuk mengukur jarak suatu benda memungkinkan sensor ultrasonik untuk dimanfaatkan dalam beragam kegunaan. Dalam makalah ini akan diulas pemanfaatan sensor ultrasonic yang terintegrasi sebagai �kepala ceret pintar�. Kepala ceret pintar adalah sebuah alat yang menggunakan sensor ultrasonik dan penggunaannya dikontrol oleh microcontroller. Microcontroller yang digunakan pada penelitian ini adalah Arduino Uno yang dikolaborasikan dengan aplikasi Labview untuk membaca dan menyimpan data yang diproleh. Kepala ceret didesain sehingga dapat dipasang pada mulut ceret atau dispenser. Fungsi dari kepala ceret ini adalah mengontrol jumlah air yang dikeluarkan oleh ceret dengan mengukur ketinggian permukaan air yang telah tertuang menggunakan sensor ultrasonik. Otomatisasi dalam proses penuangan air ini akan sangat membantu meringankan beban kegiatan bagi seseorang. Hasil yang dapat diproleh dari penelitian atau pengembangan alat ini adalah berupa otomatisasi dalam proses menuangkan air sesuai takaran yang diinginkan.

Keywords
sensor ultrasonik, otomatisasi, kepala ceret pintar

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/gmzKtne7XaMG


Desain Filter pada Sistem Netral Waktu-Diskrit dengan Metode Guaranteed Cost
Erwin Susanto, Ig. Prasetya Dwi Wibawa, Junartho Halomoan

Show More

Corresponding Author
Erwin Susanto

Institutions
Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom

Abstract
Makalah ini membahas perancangan desain filter pada sistem netral waktu-diskrit dengan metode guaranteed cost. Metode desain filter ini akan menghasilkan filter kokoh (robust), dan penurunan persamaannya menggunakan LMI (linear matrix inequalities).

Keywords
guaranteed cost, LMI, robust

Topic
Teoretik (THE)

Link: https://ifory.id/abstract/JHvzVtwCPT7Z


Forward Model Resistivitas DC 3D Dengan Metode Elemen Hingga dan Pendekatan Potensial Sekunder Berbasis Python
M.Februarianto(a)*, A. D. Garnadi (b), M. N. Indro (c), S. Nurdiati(b), M.T. Julianto(b)

Show More

Corresponding Author
Mochamad Februarianto

Institutions
(a) Dept. Matematika, FMIPA, Institut Pertanian Bogor
Bogor 16680
*m.februarianto[at]gmail.com

(b) Dept. Matematika, FMIPA, Institut Pertanian Bogor
Bogor 16680

(c) Dept. Fisika, FMIPA, Institut Pertanian Bogor
Bogor 16680

Abstract
Metode survei resistivitas DC (Direct Current) adalah suatu metode eksplorasi geofisika untuk mengetahui distribusi resistivitas bawah permukaan dari suatu struktur. Metode ini dilakukan dengan menggunakan dua pasang elektroda di permukaan, dimana sepasang elektroda (A - B) berperan sebagai elektroda arus untuk menginjeksikan arus ke bawah permukaan dan pasangan elektroda lainnya (M - N) digunakan untuk menghitung beda potensial yang timbul akibat arus dari elektroda A-B. Beda potensial yang terjadi dapat dinyatakan dengan persamaan differensial parsial (PDP) tipe Poisson. Hasil pengukuran beda potensial kemudian digunakan untuk menghitung nilai apparent resistivity yang merepresentasikan nilai resistivitas di bawah permukaan. Nilai apparent resistivity bergantung pada jenis konfigurasi elektroda yang digunakan, intensitas arus, dan beda potensial yang ditimbulkan. Dalam prakteknya, metode survei resistivitas DC seringkali didukung oleh pemodelan geofisika berupa forward model. Forward model dapat membantu dalam interpretasi data distribusi resistivitas sehingga diperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai struktur di bawah permukaan. Penelitian ini menggunakan Esys Escript sebagai alat untuk menyelesaikan permasalahan forward model untuk kasus tiga dimensi (3D). Escript merupakan suatu solver untuk metode elemen hingga (MEH) yang dikembangkan dalam bahasa Python. Escript dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai PDP secara numerik, salah satunya adalah PDP tipe Poisson. Untuk menyelesaikan PDP tipe Poisson, Escript menggunakan fungsi Dirac Delta sebagai source term dan mixed boundary condition sebagai syarat batas dalam pemodelan. Masalah singularitas yang terjadi yang timbul akibat penggunaan fungsi Dirac Delta akan diatasi dengan pendekatan potensial sekunder. Pada kesempatan kali ini, akan diperlihatkan beberapa contoh kasus survey geolistrik sintetis yang akan diselesaikan secara numerik oleh Escript. Survey geolistrik yang digunakan mencakup konfigurasi Dipole-Dipole, Wenner, dan Schlumberger. Apabila ada waktu, akan dicoba untuk kasus model inversi dengan menggunakan metode Adjoint State.

Keywords
Survey Geolistrik, Escript, Metode Elemen Hingga, Python, Persamaan Differensial Parsial.

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/zZyF4KwMdTfn


Pengembangan Sistem Pendingin Controllable dengan Peltier dan Mikrokontroler untuk Aparatus Sirkulasi Alamiah
Habibi Abdillah, Geby Saputra, Novitrian, Sidik Permana

Show More

Corresponding Author
Habibi Abdillah

Institutions
Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Pada pengembangan aparatus sirkulasi alamiah, diperlukan sebuah pendingin yang controllable untuk menghasilkan perbedaan temperatur di kedua sisi aparatus. Pada pengembangan awal, sistem pendingin dibuat dengan menggunakan es. Sistem pendingin ini masih manual dan belum controllable. Pada studi ini, dikembangkan sebuah pendingin dengan menggunakan pendingin Peltier yang dikontrol dengan menggunakan mikrokontroler. Percobaan peltier telah dilakukan dengan hasil suhu dingin sampai 7�C. Namun, pada penerapannya pendingin yang dibuat belum menghasilkan suhu yang diinginkan. Masalah yang ditemukan ada pada penggunaan daya, bahan pendingin, dan juga isolasi termal yang kurang baik.

Keywords
Peltier, mikrokontroler, aparatus

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/JR4PfTZXHUyM


PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN STRUKTUR MATERI SUBJEK FOTOSINTESIS GURU BIOLOGI PEMULA DAN GURU BERPENGALAMAN
Robi Bhakti Awaludin (a*), Ari Widodo (b), Widi Purwianingsih (c)

Show More

Corresponding Author
Robi Bhakti Awaludin

Institutions
a) Program Magister Pendidikan Biologi Sekolah Pascasarjana UPI
Jl Dr Setiabudi no 229 Bandung
*robi_awaludin[at]yahoo.com
b) Ketua program doktoral Pendidikan IPA sekolah Pascasarjana UPI
Jl Dr Setiabudi no 229 Bandung
c) Ketua Program studi Biologi Jurusan Pendidikan Biologi UPI
Jl Dr Setiabudi no 229 Bandung

Abstract
Materi subjek fotosintesis yang disajikan guru kepada siswa merupakan hal yang penting dalam pembelajaran sehingga harus terstruktur dan berurutan. Mulai dari penjelasan konsep sel tumbuhan, penemuan teori, reaksi fotosintesis, distribusi hasil, serta faktor-faktor fotosintesis. Penelitian relevan terhadap struktur materi guru pemula memiliki konten yang baik dalam memahami karakteristik pengajaran fotosintesis, struktur kimiawi fotosintesis, organel spesifik fotosintesis sehingga dapat mengatasi miskonsepsi siswa. Guru berpengalaman menekankan fotosintesis sebagai penyedia makanan dan oksigen bagi kesintasan kehidupan di bumi, menekankan persamaan fotosintesis, serta transfer energi matahari menjadi energi kimia. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan perbandingan kemampuan penyusunan skema penyajian materi fotosintesis guru pemula dan guru berpengalaman ditinjau dari jumlah konsep, kesesuaian konsep dengan skema rujukan serta keterkaitan antar konsep. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah sepuluh guru biologi pemula dan sepuluh guru biologi berpengalaman di Bandung raya. Penentuan guru sebagai sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Materi fotosintesis yang disajikan guru adalah materi kelas VII. Data diperoleh dengan cara, guru membuat skema penyajian materi fotosintesis kelas VII, kemudian dilanjutkan dengan wawancara semi terstruktur. Kesesuaian skema yang dibuat guru dibandingkan dengan skema rujukan ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah konsep guru pemula yaitu 26 dan guru berpengalaman yaitu 26. Rata-rata kesesuaian skema buatan guru dengan skema rujukan, guru pemula yaitu 74,8% dan guru berpengalaman yaitu 70%. Rata-rata jumlah keterkaitan antar konsep guru pemula yaitu 30,4 dan guru berpengalaman yaitu 29,4.

Keywords
Skema penyajian materi, fotosintesis, guru pemula, guru berpengalaman

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/8DQbFX7eraLU


Analisis Tumbukan Material Butiran dengan Bola Baja dalam Proses Grinding
Nur Faizin, Lilik Hendrajaya, Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Nur Faizin

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Fenomena fisika yang berkaitan erat dengan proses grinding adalah peristiwa tumbukan antar dua benda. Dalam penelitian ini proses yang dikaji yaitu tumbukan antara material butiran dengan bola baja. Pada umumnya proses grinding material, berlangsung di dalam sebuah silinder yang diisi dengan bola baja. Silinder tersebut diputar hingga menghasilkan dua mode gerak yaitu cataracting dan cascading. Mode gerak cataracting dimanfaatkan untuk menumbuk material, sedangkan mode cascading berfungsi sebagai penggerus material. Untuk mempermudah terbentuknya dua mode ini, dinding silinder dibuat bergerigi. Energi ikat material merupakan salah satu faktor yang menentukan hancur tidaknya material. Energi ikat rata-rata material yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 1,36 joule. Parameter yang digunakan sebagai indikator baik tidaknya proses grinding yaitu banyaknya kelolosan

Keywords
material butiran, bola baja, silinder, energi ikat

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/qY8BfzKdHxZX


Simulator Sederhana Untuk Mengukur Gelombang Permukaan Air pada Skala Laboratorium
Iful Amri1,a), Rida Nurul Shelni Rofika2,b) dan Hendro1,c)

Show More

Corresponding Author
Iful Amri

Institutions
1Laboratorium Fisika Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

2Laboratorium Fisika Fotonik dan Magnetik,
Kelompok Keilmuan Fisika Fotonik dan Magnetik,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a) iful.amri[at]yahoo.com
b) rida.elsc[at]gmail.com
c) hendro[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Jika sebuah benda dijatuhkan ke dalam air, maka akan menghasilkan gelombang pada perrmukaan air tesebut. Jika pusat getaran gelombang itu merupakan sebuah titik, muka gelombangnya akan berupa lingkaran kecil kemudian merambat menjauhi titik pusat yang akan membentuk lingkaran-lingkaran yang lebih besar. Jarak antara dua muka gelombang yang berdekatan sama dengan satu panjang gelombang (λ) dan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu panjang gelombang disebut satu periode (T). Pada penelitian ini, simulator dikembangkan untuk mengukur cepat rambat gelombang permukaan air yang dihasilkan oleh sebuah benda bermassa. Simulator ini terdiri dari kotak dengan dimensi 104x177x44 mm^3, satu buah probe detektor yang terbuat dari kawat, air sebagai media rambat gelombang, dan jarum penunjuk yang terpasang melintang pada busur sebagai indikator kemiringan simulator, serta mikrokontroler Atmega328p untuk memproses data pngukuran. Ketika terbentuk gelombang yang menjalar ke segala arah, gelombang permukaan ini akan dideteksi oleh probe detektor. Data yang dihasilkan berupa data analog sehingga akan diperoleh nilai puncak (peak) ketika gelombang air bersentuhan dengan probe detektor dengan beda waktu tertentu. Selanjutnya, data yang terukur akan ditampilkan dalam grafik secara real time.

Keywords
Gelombang permukaan air, cepat rambat, simulator

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/JurHcqxt6v4X


Ukuran Pengaruh Pendekatan Interactive Conceptual Instruction pada Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Usaha dan Energi Siswa SMA
Asri Rahmaniar*, Dr. Andi Suhandi, dan Ika Mustika Sari, S.Pd, M.PFis

Show More

Corresponding Author
Asri Rahmaniar

Institutions
Departemen Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Telah dilakukan penelitian yang dilatarbelakangi oleh tingkat pemahaman konsep Fisika siswa SMA yang masih rendah. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di salah satu sekolah di Kota Sukabumi menunjukkan skor rata-rata kelas pada tes Fisika yang hanya mencapai 54 dari skala 100. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi usaha dan energi sebagai ukuran pengaruh pendekatan interactive conceptual instruction. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experiment dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI MIA di salah satu sekolah menengah atas di Kota Sukabumi semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 38 siswa. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pemahaman konsep diukur dengan menggunakan tes pemahaman konsep, sedangkan peningkatan pemahaman konsep antara sebelum dan setelah pembelajaran dihitung dengan konsep effect size untuk mencari ukuran pengaruh penerapan pendekatan Interactive Conceptual Instruction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran pengaruh penerapan Interactive Conceptual Instruction pada peningkatan pemahaman konsep adalah sebesar 1.72, berarti penerapan Interactive Conceptual Instruction pada peningkatan pemahaman konsep usaha dan energi memiliki pengaruh yang kuat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan interactive conceptual instruction dapat meningkatkan pemahaman konsep.

Keywords
Kata kunci: Interactive Conceptual Instruction, Pemahaman Konsep, effect size

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/qr4QF2YjVZmc


Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Pembelajaran IPA Menggunakan Pendekatan Explicit-Reflective
Husnul Khatimah (a*), Parsaoran Siahaan (b), Agus Setiabudi(b)

Show More

Corresponding Author
Husnul Khatimah

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Jalan Dr.Setiabudhi No.229, Bandung 40154, Indonesia
sps.upi.edu

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP dalam pembelajaran IPA menggunakan pendekatan explicit reflective. Metode peneltian yang digunakan adalah weak experiment dengan one-group pretest-posttest design. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari 1 kelas dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang siswa kelas VII SMP. Data hasil penelitian diperoleh dari tes keterampilan berpikir kreatif jenis uraian. Tes ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum pembelajaran (pretest) dan sesudah pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan (posttest). Pendekatan explicit-reflective dilakukakan melalui 4 tahapan yaitu black box, tracky tracks, puzzle solving activity, dan reflection. Data hasil tes dianilisis dengan menggunakan uji paired sample t-tes untuk mengetahui apakah data pretest dan posttest mengalami peningkatan secara signifikan atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kreatif siswa dapat ditingkatkan melalui pembelajaran dengan menggunakan pendekatan explicit-reflective. Peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa khususnya terlihat pada indaktor fluency, elaboration,flexibility, dan evaluation.

Keywords
Keterampilan Berpikir Kreatif; Pendekatan pembelajaran; pendekatan Explicit-reflective

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/8vNpGLPKXErZ


TEKNIK SEDERHANA STERILISASI SUSU SAPI PERAH SEGAR MENGGUNAKAN GELEMBUNG UDARA BERDIAMETER MIKRO-NANOMETER
Afendi Fina dan Horasdia Saragih

Show More

Corresponding Author
Afendi Fina

Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Advent Indonesia

Abstract
Produksi susu sapi perah segar perlu terus menerus ditingkatkan mengingat manfaat nutrisinya dan jumlah kebutuhannya yang sangat tinggi serta terus menerus meningkat. Penambahan jumlah sapi perah dan penambahan jumlah peternak telah dilakukan sebagai salah satu solusi untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi susu. Namun kendala masih ada yang dihadapi oleh para peternak yaitu susu sapi perah segar yang dihasilkan dalam waktu cepat (hitungan jam) mengalami kebasian sebagai akibat berkembangnya bakteri di dalam susu. Kendala ini berpotensi membuat peternak merugi dan pada akhirnya harus gulung tikar dari usahanya. Ketika telah mengalami kebasian, susu tidak dapat lagi dijual. Peternak belum memiliki solusi sederhana untuk mengatasi hal ini. Suatu pendekatan baru yang sederhana telah dicoba dilakukan, yaitu dengan menyuntikan gelembung udara berdiameter rata-rata dalam orde mikro hingga nano meter dengan kerapatan yang tinggi ke dalam susu. Kehadiran gelembung udara dengan ukuran yang dimaksud dalam jumlah yang sangat tinggi dapat menghasilkan spesies oksidasi berjumlah tinggi pula yang dapat mematikan seluruh mikroorganisme yang ada di dalam susu, termasuk bakteri, sehingga bakteri tidak dapat hidup dan berkembang di dalam susu. Dari data penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa bakteri pada susu dapat dibasmi dengan menghadirkan gelembung udara mikro-nano meter. Pendekatan ini tidak melibatkan zat-zat kimia yang bersifat berbahaya dan prosesnya sangat sederhana. Pada paper ini mekanisme penyuntikan gelembung udara yang dimaksud dan fenomena yang dihasilkan terhadap sterilisasi susu, selengkapnya diterangkan.

Keywords
Sterilisasi susu, susu sapi perah segar, gelembung udara mikro-nano meter

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/QYzVGZumKaLD


FISIKA TENTANG BAHAN BANGUNAN GALIAN C (Persiapan dosen fisika dalam Prodi Fisika dan Pendidikan Fisika)
Arik Aguk Wardoyo (a), Nurfaizin(b), Lilik Hendrajaya(b)

Show More

Corresponding Author
ARIK AGUK WARDOYO

Institutions
a) Pengajaran Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

b) Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
Bahan Galian C adalah : batu ( dari tubuh gunung atau dari sungai), pasir, pasir besi, tanah urug, batu kapur, batu lempung, dan batu gipsum. Pengolahan lanjut bahan ini menghasilkan : bata merah, batako, semen, batu belah, pasir batu, tepung batu, kapur tohor. Selain itu diperlukan tulang besi yang diproses dari pasir besi dan besi bekas. Fisika kontekstual bahan Galian C akan mencakup : ekplorasi, proses produksi dan penggunaannya. Berbagai modul praktikum fisika terkait dapat disusun.

Keywords
Galian C, fisika kontekstual, modul praktikum terkait

Topic
Inovasi (INV)

Link: https://ifory.id/abstract/dGV4TYUBDLjg


Keterkaitan antara Strategi Metakognisi Siswa dan Kemampuan Berpikir Kritisnya dalam Pembelajaran Biologi
Dian Anggriani Melinda* dan Ana Ratna Wulan

Show More

Corresponding Author
DIAN ANGGRIANI MELINDA

Institutions
SMAN3 SUMEDANG*
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menggali keterkaitan antara strategi metakognisi dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi. Data di dalam penelitian ini digali melalui kuesioner tentang strategi metakognisi yang biasa digunakan oleh siswa dan tes kemampuan berpikir kritis yang dikaitkan dengan materi pembelajaran konsep sistem koordinasi. Penelitian ini melibatkan 135 orang siswa dari 5 SMA/MA yang telah menerapkan kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari penelitian yang mengungkap mengenai peran guru dalam mengembangkan strategi metakognisi siswa dan kaitannya dengan kemampuan berpikir kritis siswanya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan yang kuat antara strategi metakognisi siswa dengan kemampuan berpikir kritisnya di mana semakin terbiasa siswa menggunakan strategi metakognisi maka semakin tinggi pula nilai kemampuan berpikir kritisnya. Hasil penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pengembangan metakognisinya.

Keywords
strategi metakognisi, kemampuan berpikir kritis, pembelajaran biologi, sistem koordinasi

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/UcPgKMYHFtbG


Perilaku Alam Sungai Cimanuk
Fenny Febriany Rahmillah, Lilik Hendrajaya

Show More

Corresponding Author
Fenny Febriany Rahmillah

Institutions
Magister Pengajaran Fisika ITB

Abstract
Penelitian ini mengenai perilaku alam sungai Cimanuk dari hulu sampai dengan daerah aliran sungai di perkotaan (kab.Garut). Gunung Papandayan yang menjadi hulu sungai tanahnya gundul akibat adanya penebangan pohon secara liar sehingga resapan air berkurang. Ketika hujan turun, air hujan menjadi air larian yang menggerus tanah lalu tanah ini akan masuk ke sungai Cimanuk. Gelondong kayu dan sampah yang masuk ke sungai akan tertahan di bagian sungai yang sempit. Gelondong kayu ini bersifat menahan sampah dan menjadi penutup aliran kedap air. Lalu terjadi danau sesaat selama beberapa bulan yang menampung ribuan m3 air. Ketika ada ketinggian air(H) di danau sesaat, maka kecepatan air ketika jebol sekitar v=√(2gH) dan semakin bertambah karena air meluncur secara gravitasi. Jika sungai sempit maka air akan meluap dengan kecepatan tinggi sehingga mendobrak tanggul dan menyeret benda-benda berat, seperti rumah, mobil, dan sebagainya. Dan keindahan kelokan sungai di kota menjadi pemantul aliran, sehingga di tempat tersebut ketinggian aliran sungai sekitar 1,5 semula. Sebagai akibatnya, air dapat melampaui tembok pagar RSUD dan menyapu isinya sehingga menjadi bencana yang memakan korban jiwa. Oleh karena itu, kita perlu mempelajari perilaku alam sungai dan peduli pada lingkungan agar bencana banjir tidak terjadi lagi.

Keywords
daerah resapan gundul, pembuangan sampah di hulu, danau sesaat, belokan di dalam kota.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/8YWgfKu9xdZa


Pembuatan Teks Perubahan Konseptual dengan Menggunakan Metode 4S TMD pada pokok bahasan Pencemaran Air
Agustina Nur Herawati

Show More

Corresponding Author
Agustina Nur Herawati

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Agar dapat menghasilkan bahan ajar yang dapat mengidentifikasi dan memperbaiki miskonsepsi pada siswa salah satu cara yang telah terbukti berhasil adalah dengan mengembangkan bahan ajar dengan Teks Perubahan Konseptual (TPK). TPK adalah teks saintifik yang secara spesifik didisain untuk menunjukan dan memperbaiki miskonsepsi pada siswa. TPK telah terbukti efektif untuk mengkoreksi miskonsepsi pada siswa dalam semua pelajaran sains. Beberapa siswa menunjukan TPK lebih efektif dari instruksi standar untuk memperbaiki miskonsepsi dalam berbagai topik sains. Namun, dalam penelitian-penelitian tersebut tidak dijelaskan bagaimana cara peneliti menghasilkan bahan ajar yang dengan dasar TPK, setiap penulis memiliki gaya yang berbeda-beda dalam membuat TPK. Salah satu cara untuk mengembangkan bahan ajar adalah dengan metode Empat tahap pengembangan bahan ajar/ Four Steps Teaching Material Development (4S TMD). 4S TMD merupakan salah satu metode pengembangan abahan ajar yang dapat membantu guru agar menyajikan materi pembelajaran dengan optimal sesuai dengan kurikulum dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang. Penelitian yang berjudul "Pembuatan Teks Perubahan Konseptual dengan Menggunakan Metode 4S TMD pada pokok bahasan Pencemaran Air" dirancang untuk menghasilkan satu bahan ajar IPA terpadu yang tersusun secara sistematis dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, namun juga dapat dapat meminimalisir miskonsepsi pada siswa. Pengembangan bahan ajar dengan metode 4S TMD memiliki empat tahapan pengembangan, diantaranya seleksi, strukturisasi, karakterisasi dan reduksi didaktik. Keempat tahapan dilakukan peneliti dengan memadukannya dengan tahapan pembuatan teks perubahan konseptual. Topik Pencemaran Air merupakan salah satu bagian dari pokok bahasan pencemaran lingkungan. Topik ini sangat penting karena sangat terkait dengan kehidupan sehari-hari.

Keywords
Teks Perubahan Konseptual, Pengembangan Bahan Ajar, 4S TMD

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/FuxzcVNZnKEd


POLA DECISION RULE PADA KASUS PEMBEGALAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN METODE IF-THEN RULE DARI ROUGH SET THEORY
Muthia Khaerunnisa(a*), Edy Widodo (b)

Show More

Corresponding Author
Muthia Khaerunnisa

Institutions
a) Mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
*muthiakhaerunnisa67[at]gmail.com
b) Dosen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Abstract
Kasus pembegalan di Kabupaten Lombok Tengah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data Kepolisian Resort Lombok Tengah tahun 2015 terjadi sebanyak 42 kasus pembegalan, angka ini meningkat dibanding dengan tahun 2014 terjadi sebanyak 12 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana decision rule yang tersembunyi dalam data yang sudah ada. Metode analisis yang digunakan adalah metode if-then rule dari rough set theory. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan Unit Reskrim Polres Lombok Tengah dan Polsek-Polsek di Lombok Tengah dari Januari 2011 sampai bulan Januari 2016. Berdasarkan metode if-then rule dari rough set theory hasil penelitian dapat di ambil kesimpulan berupa beberapa aturan keputusan diantaranya, untuk modus pembegalan dengan dipepet terjadi jika seseorang berkendara sendiri berjenis kelamin perempuan di TKP 2 pada waktu pukul 12.01-18.00, untuk modus pembegalan dengan dicegat terjadi jika seseorang berkendara sendiri berjenis kelamin laki-laki di TKP 2 pada pukul 18.01-00.00, dan untuk modus pembegalan ditodong terjadi jika seseorang berkendara sendiri berjenis kelamin laki-laki di TKP 3 pada pukul 12.01-18.00.

Keywords
Decision Rule, If-Then Rule, Lombok Tengah, Pembegalan, Rough Set.

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/NWYMTPmepBG9


FISIKA MATEMATIKA DALAM SENI DAN HUMANIORA
Ela Aliyani, Lilik Hendrajaya

Show More

Corresponding Author
Ela Aliyani

Institutions
Magister Pengajaran Fisika Institut Teknologi Bandung

Abstract
Fisika Matematika merupakan analisis dari suatu pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat dalam mempelajari Fisika. Penggambaran fisika matematika dengan pola kreatif diperlukan untuk menambah kesan dalam memancing rasa penasaran dan rasa ingin tahu sehingga membuka wawasan lain dalam melihat persepsi fisika matematika yang berupa angka maupun rumus ternyata mampu menjelaskan sesuatu yang bernilai estetis dalam menjelaskan aspek humaniora. Salah satunya dengan mempelajari penggunaan koordinat polar ( r, θ) dapat merakit persamaan sederhana goniometri yang menghasilkan berbagai bentuk unik seperti pola kardioida, lingkaran, cincin, bunga,daun clover dsb. Berbagai bentuk tersebut memberikan suatu kesan bahwa suatu persamaan yang abstrak ternyata dapat menggambarkan pola-pola menarik, jika ditambah dengan pengaturan warna maupun aplikasi penggunaannya maka bentuk karya yang dihasilkan dapat memberikan kesan yang indah. Proses tersebut merupakan sebuah jalan yang terbentuk jika kita memandang fisika matematika sebagai sesuatu pandangan baru yang bukan hanya rumus tapi pola unik yang mampu bernilai seni dan dapat kita aplikasikan dalam berbagai bidang penerapan. Selain itu fisika matematika bisa kita hubungkan dalam aspek humaniora dalam bahasa (rumusan) matematika model esponensial untuk membantu memahami makna lain dengan analogi interaksi manusia agar mudah diserap dan dianalisa dengan suatu penjelasan yang lebih mudah dimengerti, sehingga disinilah kegunaan fisika matematika mampu memberikan goresan kesan lain dari ungkapan matematika yang membuat wawasan baru tentang fisika matematika sebagai jalan utama dalam memahami fisika.

Keywords
Fisika Matematika, Koordinat Polar, Kardioida, Model eksponensial, Seni, Humaniora

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/mW9uPFvYQCML


PENJELASAN FISIKA SEKOLAH MENENGAH TENTANG TSUNAMI ACEH 2004.
Ulil Azmi(a), Lilik Hendrajaya(b)

Show More

Corresponding Author
Ulil Azmi

Institutions
a. Pengajaran Fisika fakultas MIPA Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
b. Fisika fakultas MIPA Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
Terjadinya gelombang Tsunami dapat dijelaskan melalui persamaan perambatan gelombang akibat pemberian energi awal atau kekekalan energi mekanik dari proses pelemparan massa air laut dalam jumlah besar. Cara kedua lebih mudah dipahami. Gelombang air Tsunami tidak merupakan gelombang permukan yang mempunyai rotasi retardasi ( membalik), tetapi merupakan " tranlasi " massa air. Kedalaman dasar samudra yang terdislokasi menentukan besarnya energi/massa yang dilemparkan. Ketika menerjang pantai gelombang akan merayap pantai landai dengan amplitudo tinggi, sedangkan jika pantai itu curam, gelombang akan terpantul balik. Fakta Tsunami 2004 sesuai teori tersebut.

Keywords
mekanisme , ciri dan perilaku gelombang

Topic
Inovasi (INV)

Link: https://ifory.id/abstract/jKeH2Ztf7TqN


Analisis Pengaruh Penduduk yang Bekerja Berdasarkan Lapangan Usaha terhadap Pendapatan Daerah Regional Bruto Kota Yogyakarta
Puspita Ningrum (*a), Atina Ahdika (b)

Show More

Corresponding Author
Puspita Ningrum

Institutions
a) Mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia
b) Dosen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penduduk yang bekerja berdasarkan lapangan usaha terhadap Pendapatan Daerah Regional Bruto Kota Yogyakartaa. Data yang dianalisis adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik Kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Dari hasil analisis, diperoleh bahwa ada satu variabel yang paling berpengaruh yaitu Perdagangan, Angkutan, Komunikasi , Keuangan, asuransi, persewaan Jasa Perusahaan, dan Jasa Peroarangan, mempengaruhi Pendapatan Daerah Regional Bruto Kota Yogyakarta.

Keywords
Lapangan Usaha, PDRB, Regresi

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/wNvBjDdeWCP8


Analisa grup dalam pasar saham dengan menggunakan Random Matrix Theory dan Algoritma Propagasi Label
Jamaludin, Acep Purqon

Show More

Corresponding Author
Jamaludin Jamaludin

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Dalam riset ini, kami menggunakan metode algoritma propagasi label (LPA) dalam menganalisa grup-grup di pasar saham. Pada studi sebelumnya Random Matrix Theory (RMT) telah terbukti berhasil memisahkan data dengan noise pada matriks korelasi dari pasar saham, tetapi hasil saat mengidentifikasi grup-grup pada pasar saham masih ambigu (belum jelas) ketika hanya menganalisa dari eigenvektor saja, karena pada analisa eigenvektor hanya melihat beberapa komponen yang memiliki kontribusi terbesar. Pada riset ini akan dilakukan filtering (memisahkan data korelasi matriks dengan marketwide effect dan noise) menggunakan RMT, lalu matriks tersebut digunakan sebagai matriks adjacency yang akan menghasilkan simpul dan sisi pada jaringan pasar saham, dengan metode LPA akan teridentifikasi grup-grup dalam pasar saham. Data yang digunakan pada riset ini yaitu data harga saham S&P 500 dari 1 Januari 2007 sampai 28 Oktober 2016.

Keywords
korelasi matriks, LPA, RMT, pasar saham

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/QRd8zVnTpraf


Analisis Kualitas Tanah Pantai Sawarna Kabupaten Lebak Provinsi Banten
Muhammad Bahri Amran*, Nur Komala Eka Sari, Dian Ayu Setyorini, Yuhelmi Wahyu, Dian Widiani, Dira Irnameria

Show More

Corresponding Author
Nur Komala Eka Sari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Tanah secara fisik berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran tanaman serta menyuplai kebutuhan air dan udara. Secara kimiawi tanah berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi (senyawa organik dan anorganik sederhana serta unsur-unsur esensial seperti: N, P, K, Ca, Mg, S, Cu, Zn, Fe, Mn, B, Cl), dan secara biologi berfungsi sebagai habitat biota (organisme). Namun seiring dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan manusia, maka pencemaran tanah dapat terjadi. Pencemaran tanah biasanya terjadi karena kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri, penggunaan pestisida, air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu perlu dilakukannya analisis tanah. Pada penelitian ini, parameter untuk mengetahui kualitas tanah yang digunakan, yaitu keasaman tanah (pH), kapasitas tukar kation, kapasitas tukar anion dan penentuan logam berat. Sampel yang diambil yaitu tanah kebun dan tanah muara. Penentuan pH dilakukan dengan dua metode dan secara duplo, yaitu dengan mengekstrak tanah dengan air(pH H2O) dan KCl (pH KCl). Berdasarkan hasil pengukuran, pH H2O tanah kebun yaitu 7,395 sedangkan tanah muara 8,925. pH H2O menunjukkan banyaknya ion yang terdapat pada permukaan tanah. Berbeda halnya dengan pH H2O, pH KCl yang menunjukkan banyaknya ion yang terikat didalam tanah. Tanah kebun mempunyai pH KCl sebesar 6,02 sedangkan tanah muara sebesar 9,2. Kapasitas tukar kation secara in situ ditentukan dengan terlebih dahulu mengekstrak tanah dengan KCl dengan perbandingan 1:5. Selanjutnya ekstrak tersebut dengan larutan NaOH. Kapasitas tukar kation tanah kebun yaitu 0,010524. Sementara itu, kapasitas tukar anion ditentukan dengan mentritrasi larutan ekstrak dengan H2SO4. Kapasitas tukar anion tanah muara sebesar 0,0201. Penentuan logam berat Cu, Cd, Pb, Cr dilakukan dengan AAS dengan mengekstrak tanah menggunakan HNO3 pekat, HF pekat dan H2O2 pekat. Kadar logam berat pada tanah berada di bawah batas akumulasi.

Keywords
Tanah, pH, kapasitas tukar kation, kapasitas tukar anion, logam berat, Sawarna

Topic
Lain-lain (ETC)

Link: https://ifory.id/abstract/nDcCQJpeyBmH


Pengaruh Strategi IQRAM Dalam Meningkatkan Karakter Pelajar Pada Topik Sistem Reproduksi Manusia
Supiana

Show More

Corresponding Author
supiana supiana

Institutions
MtsN Biringkanaya Makassar

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategi IQRAM dalam proses pengajaran dan pembelajaran pada topik sistem reproduksi manusia dalam meningkatkan karakter pelajar di SMP Negeri di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan ujian pra dan ujian pasca yang melibatkan sampel 184 orang pelajar kelas IX di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan strategi IQRAM yaitu Inquiri (menemukan), Question (bertanya), Repeat (mengulang), Application (aplikasi), dan Moral (moral) (IQRAM) pada topik sistem reproduksi pada manusia. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket karakter dan lembar observasi karakter. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada ujian pasca dibandingkan dengan ujian pra pada topik sistem reproduksi manusia. Penelitian ini memberi implikasi pada peningkatan karakter pelajar di Sekolah Menengah Rendah di kota Makassar provinsi Sulawesi Selatan.

Keywords
IQRAM, karakter, sistem reproduksi

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/98pDryn2FTA6


KAPSULASI NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN PATI DAUN TOMAT (Solanum lycopersicum)
Devi Alfionita dan Horasdia Saragih

Show More

Corresponding Author
Devi Alfionita

Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Advent Indonesia
Jl. Kol. Masturi No.288 Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia

Abstract
Kebutuhan tomat sebagai bahan makanan saat ini sangat tinggi.Tomat mengandung kaya vitamin C dan zat besi sehingga penting untuk kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, petani tomat harus memproduksi tomat dalam jumlah yang besar. Untuk itu para petani harus memiliki solusi untuk meningkatkan produksi tomat. Sejauh ini yang dilakukan adalah merekayasa secara genetik untuk menghasilkan bibit yang unggul, kemudian dibantu dengan teknik pemupukan. Selain 2 jenis pendekatan ini, sebenarnya peningkatan kapasitas produksi tomat dapat ditingkatkan lagi dengan menggunakan nanopartikel, seperti nanopartikel ZnO. Nanopartikel ZnO berperan sebagai pembangkit elektron di dalam daun meniru kerja klorofil untuk menghasilkan nutrisi bagi tumbuhan. Oleh karena itu pendekatan menggunakan nanopartikel ZnO, telah dilakuan. Agar nanopartikel ZnO mudah diserap ke dalam daun, proses kapsulasi dengan menggunakan pati daun tomat juga telah dilakukan. Berbagai konsentrasi pati telah digunakan untuk memvariasi ukuran nanopartikel ZnO yang tumbuh. Pada paper ini proses pengkapsulasian yang dimaksud dan hasil nanopartikel ZnO yang tumbuh, diterangkan.

Keywords
Kapsulasi, Nanopartikel ZnO, Pati daun tomat

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/DU4NQx9cb3Wy


Prioritas Pemeliharaan Bangunan Pengendali Sedimen Pasca Erupsi Gunung Kelud 2014
Dita Widyo Putro, Wasis Wardoyo, Theresia Sri Sidharti

Show More

Corresponding Author
Dita Widyo Putro

Institutions
Institut Teknologi 10 Nopember

Abstract
Bencana lahar dingin yang terjadi pasca letusan Gunung Kelud tahun 2014 lalu membawa material sedimen menyebabkan kerusakan infrastruktur di sepanjang Sungai Konto Kediri. Material tersebut membawa batu-batu besar yang menghantam bangunan sabo sehingga menyebabkan kerusakan struktur dan degradasi/agradasi dasar sungai serta tergerusnya daerah kanan kiri tebing sungai yang membahayakan penduduk sekitar. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan infrastruktur yang ada ke kondisi semula namun permasalahan yang timbul adalah dana yang tersedia tidak mencukupi untuk melakukan semua usaha perbaikan infrastruktur tersebut. Untuk itu perlu dilakukan prioritas penanganan. Pada penelitian ini dilakukan analisa untuk memperkirakan laju angkutan sedimen Sungai Konto menggunakan metode Yang�s dengan proses analisa butiran sedimen, analisa struktur bangunan sabo dengan parameter Balai Sabo Kementerian Pekerjaan Umum, serta kondisi terakhir berikut tampungan infrastruktur sabo. Dari kajian didapat dari 10 bangunan sabo hanya 4 bangunan yang memiliki pintu pengambilan air baku sawah. Sabo 1 Siman menyuplai sawah 22.576 Ha sisa tampungan penuh, Sabo 2 Lemurung menyuplai 15.450 Ha sisa tampungan penuh, Sabo 3 Damarwulan sisa tampungan 7000 m3 , sabo 4 kantong lahar badas sisa tampungan 500,000 m3

Keywords
Angkutan Sedimen, Metode Yang, Sabo Dam, Kerugian Bencana

Topic
Lain-lain (ETC)

Link: https://ifory.id/abstract/AvYZrnH7GNeq


Rancang-Bangun SETIKUM TITIK GAS (Set Praktikum Teori Kinetik Gas) untuk Siswa SMA Kelas XI
Adhita Reztin Widayaksa (*), Fauzi Bakri, Mutia Delina

Show More

Corresponding Author
Adhita Reztin Widayaksa

Institutions
Pendidikan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Jakarta
*adhitareztinwidayaksa[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Set Praktikum Teori Kinetik Gas (SETIKUM TITIK GAS) sebagai media praktikum pembelajaran fisika SMA kelas XI. Penelitian dilakukan di SMA N 90 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada proses penelitian pengembangan Dick dan Carey. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) mengkaji tuntutan standar kurikulum 2013, (2) perancangan media dan pembuatan, uji keterbacaan atau uji skala kecil, pengembangan, dan uji tenaga ahli, (3) tahap implementasi, diuji cobakan terhadap guru Fisika dan siswa SMA kelas XI. Instrumen penilaian menggunakan skala Likert. SETIKUM TITIK GAS dilengkapi sensor LM35 untuk membaca suhu gas di dalam tabung kaca dan sensor MPX100 untuk membaca tekanan gas, serta Lembar Kerja Siswa (LKS). SETIKUM TITIK GAS dapat memperlihatkan fenomena pada teori kinetik gas seperti hukum Boyle, hukum Charles-Gay Lussac, hukum Gay Lussac, dan Boyle-Gay Lussac. Hasil uji SETIKUM TITIK GAS terhadap tenaga ahli dan siswa memperoleh tingkat penilaian yang sangat baik yaitu berada pada rentang interpretasi skor 81-100%. Berdasarkan data tersebut, menunjukkan SETIKUM TITIK GAS yang dibuat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi kinetik gas.

Keywords
SETIKUM TITIK GAS, Penelitian Pengembangan Dick dan Carey, Teori Kinetik Gas, Media Pembelajaran Fisika, SMA Kelas XI

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/bv4jGRCTXryQ


Rancang Bangun Neraca Digital untuk Mengukur Massa Material Penyusun Alloy
Wilson Jefriyanto, Restu Lestari, Zainul Anwar, Hendro

Show More

Corresponding Author
Wilson Jefriyanto

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Telah dibuat neraca digital untuk mengukur massa material penyusun alloy menggunakan load cell berbasis strain gauge yang memiliki jangkauan ukur maksimal 1 kg. Jenis load cell yang digunakan adalah uxcell weighing load bar cell sensor yang bekerja dengan nilai output 1.0946 mV/V. Karena sinyal keluaran load cell sangat kecil, maka digunakan penguat differensial IC HX711. Hasil pengukuran dan perbandingan dengan menggunakan nerca digital standar menunjukkan bahwa timbangan digital yang dihasilkan mampu memberikan hasil pembacaan yang baik terhadap variasi massa yang diterapkan. Kelebihan dari timbangan ini adalah kemampuannya untuk mengetahui perbandingan massa penyusun suatu alloy atau paduan (paduan yang tersusun dari dua jenis material).

Keywords
strain gauge, massa, massa jenis, alloy

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/N6gMPkaFv82Z


PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM VIRTUAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP VIRUS DAN BAKTERI DI SMA
Citra Dewi (a), Riandi (b), Any Fitriani (c)

Show More

Corresponding Author
citra dewi

Institutions
a) program Magister Pendidikan Biologi sekolah Pasca Sarjana UPI
Jl Dr. Setiabudi No.229 , bandung













0

Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis praktikum virtual terhadap penguasaan konsep virus dan bakteri di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan desain The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu satu kelas dengan pembelajaran praktikum virtual sebagai kelas eksperimen dan satu kelas dengan pembelajaran menggunakan media power point sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada taraf signifikansi α = 0,05 antara penguasaan konsep siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis praktikum virtual pada konsep virus dan bakteri tidak berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa.

Keywords
Praktikum virtual, penguasaan konsep siswa. Virus dan bakteri.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/9PtpGdy2av7k


STUDI SIFAT LISTRIK PADA DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKSI KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum)
Intan Khaerani, Cecep E. Rustana, I Made Astra

Show More

Corresponding Author
Intan Khaerani

Institutions
Jurusan Fisika FMIPA
Universitas Negeri Jakarta
Jl. Pemuda Rawamangun No. 10 Jakarta Timur, 13220.

Abstract
Telah dilakukan penelitian pembuatan Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan memanfaatkan ekstraksi kulit buah rambutan sebagai dye alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat listrik yang dimiliki DSSC tersebut. Struktur DSSC berbentuk sandwich yang terdiri dari kaca Indium Tin Oxide (ITO) sebagai substrat, Titanium Dioxide (TiO2) sebagai bahan semikonduktor, dye alami sebagai donor elektron dan larutan elektrolit sebagai transfer elektron. Pada penelitian ini digunakan pasta TiO2 yang dilapiskan pada kaca konduktif dengan metode doctor blade dan dye dari antosianin ekstrak kulit buah rambutan. Pengujian sifat listrik dilakukan dengan menggunakan lampu halogen sebagai sumber cahaya dengan mengukur arus dan tegangan pada berbagai variasi jarak terhadap sel DSSC. Hasil menunjukkan bahwa jarak menentukan intensitas, arus dan tegangan yang diterima. Semakin jauh jarak lampu halogen terhadap sel, maka nilai arus, tegangan dan intensitas yang didapat semakin kecil.

Keywords
DSSC, Kulit Rambutan, Antosianin, Sifat Listrik

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/N2dcxgPvCtq4


Page 506 (data 15151 to 15180 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats