Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 518 (data 15511 to 15540 of 15932) | Displayed in 30 data/page

PENINGAKATAN LITERASI SAINS DALAM DOMAIN KOMPETENSI SETELAH DITERAPKANNYA PENDEKATAN SAINTIFIK PADA TOPIK PEMUAIAN DI SMP
Rakhmawati Muliana Putri*, Setiya Utari, dan Saeful Karim

Show More

Corresponding Author
Rakhmawati Muliana Putri

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Literasi Saintifik (LS) merupakan pengetahuan dan kompetensi sains yang digunakan untuk memecahkan persoalan dan pengambilan keputusan (OECD, 2013). LS dipandang penting untuk mempersiapkan warga negaranya dalam menghadapai tantangan era globalisasi bagi negara maju dan berkembang. Namun, beberapa riset menunjukkan bahwa LS siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara lain, dan ada dugaan bahwa LS belum terlatihkan secara optimal dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest dan menggunakan sampel 31 siswa kelas VII yang diperoleh secara random di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung, bertujuan untuk meningkatkan domain kompetensi LS pada topik pemuaian dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pengukuran kompetensi LS menggunakan soal essay berjumlah 9 butir soal, dengan reliabilitas 0,84 dan validitas pada rentang 0,43 � 0,75. Peningkatan domain kompetensi LS melalui gain ternormalisasi diperoleh 0,49 untuk kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah, 0,70 untuk kompetensi mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah, dan 0,67 untuk kompetensi menginterpretasikan data dan bukti ilmiah. Ketiganya berada pada kategori peningkatan yang sedang. Pendekatan saintifik yang dipergunakan masih perlu dioptimalkan, terutama pada langkah yang berkaitan dengan kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah.

Keywords
Literasi Sains, Domain Kompetensi, Pendekatan Saintifik

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/f78AeUwGdBZF


PERANCANGAN ALAT UKUR TINGKAT KERUSAKAN MINYAK GORENG MENGGUNAKAN PRINSIP PENYERAPAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK YANG DIKARAKTERISASI TERHADAP KADAR PEROKSIDA
Maizal Isnen, Tulus Ikhsan Nasution, Bisman Perangin-angin

Show More

Corresponding Author
Maizal Isnen

Institutions
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univeritas Sumatera Utara

Abstract
Suatu identifikasi pada perubahan kualitas minyak goreng telah dilakukan dengan mengidentifikasikan perubahan bilangan peroksida yang mana telah diikuti oleh perubahan konstanta dielektrik dan ditunjukkan oleh perubahan tegangan yang terjadi pada sensor. Sensor dibentuk dari dua keping sejajar yang bekerja menggunakan prinsip perambatan gelombang elektromagnetik. Pengamatan telah dilakukan dengan mengukur pelemahan amplitudo gelombang akibat interaksi sampel minyak goreng terhadap sensor. Dalam hal ini plat sejajar terhubung ke osilator pembangkit gelombang sinusoidal. Menggunakan frekuensi 700 kHz, sensor telah menunjukkan tegangan listrik yang berbeda untuk setiap sampel yang berbeda. Pengujian dilakukan terhadap lima sampel minyak yang telah dioksidasi pada temperatur tetap 235oC selama 0, 5, 10, 15, dan 20 menit. Hasil pengujian dengan metode iodometri berturut-turut menunjukkan bilangan peroksida 1,99, 9,95, 5,96, 11,86, 15,92 meq/kg dengan tren grafik naik. Sementara itu, hasil pengujian terhadap sistem sensor berturut-turut menunjukkan nilai tegangan 1,13948, 1,14778, 1,16559, 1,17315, 1,17608 volt dengan tren grafik naik. Artinya, telah didapat suatu hubungan bahwa semakin tinggi tingkat kerusakan minyak maka akan ditunjukkan dengan tegangan sensor yang tinggi pula. Perubahan pada tegangan sensor juga disebabkan oleh perubahan konstanta dielektrik pada minyak, yang mana proses pemanasan menyebabkan kerusakan struktur molekul minyak tersebut. Semakin rusak strukturnya menyebabkan semakin sulitnya molekul minyak tersebut mengalami polarisasi dan ini ditunjukkan dengan semakin kecilnya konstanta dielektrik. Sehingga aliran arus listrik semakin kecil namun tegangan sensor semakin besar. Dengan kata lain, semakin tinggi tegangan sensor maka semakin rendah konstanta dielektriknya. Konstanta dielektrik yang rendah menunjukkan bilangan peroksida dan tingkat kerusakan minyak yang tinggi.

Keywords
medan listrik, peroksida, sensor, dielektrik, kualitas minyak goreng.

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/EpLAH4yFufbJ


On the analytical model of Atmospheric Diffusion
A. Sulaiman

Show More

Corresponding Author
Albert Sulaiman

Institutions
Geostech Laboratory, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Kawasan Pupspiptek Serpong, Tanggerang Selatan.

Abstract
One of an importance application of physics in daily lives is atmospheric diffusion problem i.e description of contaminant transport in the atmosphere. Something we released into the atmosphere will undergo a diffusion processes. How and what will happen to substance was very important in life because determining the quality of human life. In this paper the transport of airbone contaminant will be studied by solving advection-diffusion equation. Various analytic solutions and the environmental implication will be given. We illustrate our results with an application to the study of zinc emission of a smelter operation and haze dispersion from forests burning.

Keywords
atmospheric difusion, forest, Gaussian

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/xzYgnq7jHCNQ


Penggunaan Sensor Magnet pada Smartphone untuk Mengamati Pergerakan Bandul Ganda dalam Eksperimen Fisika
Lale Putri Nurul Hidayah, Dina Rahmawati, Dadang Suhendra, dan Ferry Iskandar

Show More

Corresponding Author
Lale Putri Nurul Hidayah

Institutions
Laboratorium Listrik dan Magnet,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Eksperimen fisika tekait bandul ganda merupakan salah satu sub topik pembelajaran untuk memahami konsep kinematika. Saat ini eksperimen bandul ganda yang banyak dilakukan adalah menggunakan video tracker, namun penggunaan video tracker diperlukan pengolahan data lebih lanjut karena tidak dapat menampilkan hasil secara langsung. Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk mendapatkan pola pergerakan bandul ganda dengan simpangan sudut kecil. Eksperimen ini dilakukan dengan memanfaatkan sensor magnet pada smartphone yang dapat menampilkan pola pergerakan bandul secara real time sehingga frekuensi dan periode dapat diketahui. Pola pergerakan bandul ganda yang terbaca pada smartphone kemudian dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan metode numerik Runge Kutta Hasil yang di peroleh menunjukan adanya kemiripan pola pergerakan bandul pada smartphone dengan hasil simulasi.

Keywords
Bandul ganda, smartphone, simulasi, runge-kutta

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/KVPpbQda2MRg


Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis PDEODE (Predict, Discuss, Explain, Observe, Discuss, Explain) pada Pokok Bahasan Fluida Statis kelas X SMA
Fanny Mutia Sari*, Vina Serevina, Betty Zelda Siahaan

Show More

Corresponding Author
Fanny Mutia Sari

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Pemuda No. 10, Jakarta 13220
*mutiasarifanny41[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran fisika berbentuk Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis PDEODE untuk SMA kelas X pada materi fluida statis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Langkah-langkah dari model pembelajaran PDEODE yaitu prediksi, diskusi I, presentasi I, observasi, diskusi II dan presentasi II. Langkah-langkah dalam mengembangkan LKS yaitu analisis, mendesain LKS, pembuatan LKS, revisi dan penyempurnaan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan kepada 50 siswa menunjukkan bahwa 80% siswa menyatakan menginginkan pengembangan suatu media pembelajaran serta 70% menyatakan guru disekolah belum menggunakan LKS berbasis PDEODE pada materi fluida statis. Mengacu pada hasil survei LKS ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan teknik penyajian yang mempermudah siswa dalam memahami konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil uji keterbacaan kepada siswa SMA diperoleh rerata skor komponen materi 83%, bahasa 70%, teknik penyajian 83% dan kegrafikan 67%. Skor 83% menyatakan materi dalam LKS mudah dipahami dan skor 70% menyatakan LKS mempermudah siswa dalam melakukan percobaan fisika. Berdasarkan hasil uji keterbacaan yang telah dilakukan memperoleh penilaian yang baik. Hasil penelitian pengembangan LKS diharapkan dapat dijadikan bahan ajar pendukung dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan fluida statis.

Keywords
LKS, PDEODE, ADDIE, Fluida Statis

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/ahZreCWUmkQK


Studi Awal Subitusi TiO2 Lokal pada Sintesis Li4Ti5O12 dengan Metode Metalurgi Serbuk
Slamet Priyono dan Bambang Prihandoko

Show More

Corresponding Author
slamet priyono

Institutions
Pusat Penelitian Fisika - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Komplek Puspiptek Gedung 442 Serpong Tangerang Selatan Banten 15314

Email: slam013[at]lipi.go.id

Abstract
Telah dilakukan subtitusi TiO2 lokal pada sintesis Li4Ti5O12 dengan metode metalurgi serbuk. Li4Ti5O12 disintesis dengan mereaksikan bahan baku LiOH.H2O dengan TiO2. Bahan baku LiOH.H2O merupakan bahan impor teknis (Germany) sedangkan TiO2 merupakan bahan lokal yang diproduksi oleh balai besar keramik kementrian perindustrian. Bahan baku TiO2 lokal terlebih dahulu diuji dengan XRF untuk mengetahui komposisi kimia dan XRD untuk mengetahui komposisi phasa. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan serbuk-serbuk, milling selama 15 jam dan proses kalsinasi pada suhu 400oC, 600oC, dan 800oC selama 2 jam. Hasil proses kalsinasi dikarakterisasi dengan XRD untuk mendapatkan phasa dan komposisinya. Pengukuran dengan XRF menunjukkan bahwa kandungan unsur paling dominan pada TiO2 lokal adalah Ti namun masih banyak kandungan pengotor seperti unsur Fe. Hasil analisa phasa menunjukkan bahan pada suhu 400 oC terbentuk phasa LiOH dan dilithium titanate, pada suhu 600oC hanya phasa dilithium titanate dan pada suhu 800oC telah terbentuk phasa Li4Ti5O12.

Keywords
Li4Ti5O12, TiO2 lokal, kalsinasi, komposisi kimia, dan komposisi phasa

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/yfFa9YNktvQR


Aplikasi Side Scan Sonar untuk Identifikasi Objek di Permukaan Dasar Laut: Studi Kasus Kawasan Industri Maritim Kalimantan Timur
Taufan Wiguna*, Anan Fauzi

Show More

Corresponding Author
Taufan Wiguna

Institutions
Balai Teknologi Survei Kelautan
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Gedung 1 BPPT, Lantai 18, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta 10340
*Email: taufan.wiguna[at]bppt.go.id

Abstract
Side Scan Sonar (SSS) merupakan salah satu teknologi survei kelautan yang menerapkan sonar untuk mendapatkan sonogram permukaan dasar laut. Data sonogram dapat dianalisis untuk identifikasi objek yang menjadi fokus pada sebuah kajian. Melalui identifikasi keberadaan objek di permukaan dasar laut tersebut, maka dapat dilakukan kajian resiko pada infrastruktur (pipa dan kabel bawah laut) industri maritim serta pemantauan dampak lingkungan (debris dan jejak jangkar) yang disebabkan oleh industri maritim tersebut. Makalah ini akan mendeskripsikan berbagai objek di permukaan dasar laut yang berada di kawasan industri maritim. Side scan sonar dijalankan dengan menggunakan dua frekuensi yaitu 120 dan 410 kHz serta dalam High Definition Mode (HDM). Transducer side scan sonar (towfish) yang digunakan adalah tipe EdgeTech 4200. Towfish ditarik di belakang KR. Baruna Jaya IV dengan kecepatan kapal 2-4 knot. Area survei berada di perairan sebelah timur Kabupaten Penajam Paser Utara dan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Beberapa objek yang berhasil diidentifikasi antara lain: (i) pipa bawah laut, (ii) kabel bawah laut, (iii) jejak jangkar, (iv) jejak kapal kandas, dan (v) debris. Hal yang menarik dari identifikasi objek tersebut adalah ditemukan free span di suatu bagian jalur pipa sehingga dapat menjadi rekomendasi penanganan mengurangi bahaya.

Keywords
side scan sonar, pipa bawah laut, free span, baruna jaya

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/CbdFweR2uEYA


SIFAT MEKANIK DAN TERMAL MATERIAL KOMPOSIT LOGAM Al-Cu-Mg/ SiC MELALUI PROSES ANNEALING HASIL STIR CASTING
Inggit Alfiani Julianti (1*), Anggara Budi Susila (2), Erfan Handoko (3)

Show More

Corresponding Author
Inggit Alfiani Julianti

Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangun Muka No.1, Jakarta, 13220, Indonesia

Abstract
Telah dilakukan proses sintesis dari komposisi matriks Al-Cu-Mg dengan filler SiC dengan proses anneling hasil dari stir casting untuk mendapatkan komposit logam Al-Cu-Mg/SiC. Diawali dengan peleburan Alumunium yang dicampur dengan Cu (1.8%) , Mg (4.4%) dan variasi SiC dalam bentuk serbuk yang terlebih dahulu dicampurkan agar lebih homogen. Variasi SiC yang digunakan antara lain 2.5 % , 2.8% , dan 3.1 % . Proses peleburan terjadi pada suhu 900oC sampai berbentuk fasa semisolid. Setelah itu dilakukanlah proses pengadukan komposit menggunakan stirr casting dengan kecepatan 250 rpm selama 10 menit. Paduan yang dihasilkan akan dicetak dan di dinginkan pada suhu ruang untuk selanjutnya akan dipotong. Setelah itu dilakuakan prosses anneling selama 2 jam dengan suhu 450 oC dan di aging selama 16 jam pada 160 oC. Setelah itu sampel akan dipotong untuk di uji SEM (Scanning Electron Microscope), XRD (X-Ray Diffraction), EDS (Energy Dispersive X-ray Spectroscopy), DTA (Differential Thermal Analysis), serta uji kekerasan bahan Hardness Vickers dan pengujian densitas. Hasil penelitian ini menunjukan pada pengujian SEM ditemukannya partikel SiC yang menunjukan bahwa Al-Cu-Mg/SiC merupakan material komposit dan terjadi peningkatan sifat mekanik dan termal dari komposit logam setelah mengalami proses anneling dan aging.

Keywords
matriks Al-Cu-Mg ; filler SiC; komposit logam Al-Cu-Mg/SiC; stir casting ;anneling; aging

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/tFd7u3TbeU8m


Peningkatan Kinerja Pemodelan Resistivitas DC 3D dengan menggunakan GPU Berkemampuan CUDA
Hairil Anwar (a*), Achmad Imam Kistijantoro (a), dan Wahyu Srigutomo (b)

Show More

Corresponding Author
Hairil Anwar

Institutions
a) Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung
b) Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung
Email: 23514034[at]std.stei.itb.ac.id

Abstract
Pemodelan resistivitas DC 3D dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga Galerkin untuk formulasi potensial sekunder. Secara garis besar, komputasi yang terlibat pada metode elemen hingga meliputi: diskritisasi domain pemodelan, penyusunan matriks global, penerapan syarat batas, dan penyelesaian sistem persamaan linier. Domain pemodelan didiskritisasi dengan menggunakan elemen tetrahedral. Matriks global diperoleh menggunakan formulasi metode elemen hingga Galerkin untuk elemen tetrahedral dan disimpan dengan sparse format CSR. Untuk menyelesaikan sistem persamaan linier digunakan metode conjugate gradient (CG). Berdasarkan komputasi yang terlibat, penyelesaian sistem persamaan linier mendominasi sebagian besar waktu komputasi pada pemodelan resistivitas DC 3D. Peningkatan kinerja pemodelan dilakukan dengan memindahkan komputasi penyelesaian sistem persamaan linier pada GPU berkemampuan CUDA dengan memanfaatkan library CUBLAS dan CUSPARSE. Pengukuran kinerja dilakukan pada sistem dengan CPU Intel Core i5-4460, GPU GTX 750Ti dan sistem operasi linux 64-bit. Peningkatan kinerja terhadap serial CPU yang diperoleh dengan menggunakan GPU adalah sebesar 3.86 dan 3.84 untuk single precision dan double precision. Dengan melakukan padding pada format CSR (PCSR) dapat diperoleh peningkatan kinerja 4.81 dan 4.26 untuk single precision dan double precision.

Keywords
CUDA, GPU, metode elemen hingga, metode Galerkin, resistivitas DC 3D

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/rf2MGdK8YXCg


Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pola Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan(PBMP) pada Materi Fisika Optik di SMA
Windy Widyarti Rahayu, Vina Serevina, Iwan Sugihartono

Show More

Corresponding Author
Windy Widyarti Rahayu

Institutions
Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pola Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) dan melihat seberapa besar pengaruh penggunaan LKS dengan pola PBMP terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fisika kelas X SMAN 77 Jakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Prosedur penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan media pembelajaran yang terdiri dari 8 tahap, yaitu: 1) analisis kebutuhan, 2) perumusan tujuan, 3) pengembangan materi/bahan, 4) pengembangan instrumen, 5) penulisan naskah media, 6) uji coba produk, 7) revisi, dan 8) produksi. LKS fisika dengan pola PBMP telah melalui tahap uji validasi dengan presentase pencapaian sebesar 89,3% menurut ahli materi dan 83,75% menurut ahli media. Selanjutnya, setelah direvisi, LKS ini akan diuji cobakan kepada 36 siswa SMA kelas X. Uji coba dimaksudkan untuk melihat dan menganalisis sejauh mana peningkatan pemahaman siswa kelas X tentang materi optik.

Keywords
LKS, PBMP, Penelitian dan Pengembangan, Fisika Optik, Hasil Belajar

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/p7WLuyCf69ak


Effect of the addition of material antimony trioxide (Sb2O3) of the cable insulation material properties based on crosslinked polyethylene (XLPE)
Ihsan Udin, Dr Bambang Soegijono, M.Si

Show More

Corresponding Author
IHSAN UDIN

Institutions
Material Science, Physic Department, F-MIPA, University of Indonesia

Abstract
XLPE insulation material is very commonly used in electrical cable industry. Due to the highly level flammability of XLPE which have low value of Limiting Oxygen Index (LOI) between 18-19% make this material requires improvement. Antimony trioxide (Sb2O3) is very commonly used as a flame retardant additive in PVC material, will be used to increase the LOI value of XLPE. By applying the composition of Sb2O3 with the variation of 2%, 4% and 6%, we found that the LOI value increased to up to 22%. The negative effects should be aware because we also found that addition of Sb2O3 on XLPE materials led to a decrease in the value of the electrical resistivity by 1 order.

Keywords
antimony trioxide, XLPE, Limiting Oxygen Index, electrical resistivity

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/jrkNu36KVAq8


Potensi, Peluang, dan Tantangan Pengembangan E-Book Fisika di Kota Bandung : Survey Terhadap Siswa SMA di Kota Bandung
Popi Wulandari, Ika Mustika Sari, dan Heni Rusnayati

Show More

Corresponding Author
POPI WULANDARI

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang semakin pesat telah mendorong untuk beralihnya buku cetak menjadi buku digital, namun penerapannya maupun penelitian di bidang ini masih jarang dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggali potensi, peluang, dan tantangan pengembangan Electronic Book (E-Book) Fisika. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan metode survey. Sampel penelitian 165 siswa terdiri dari 64 laki-laki dan 101 perempuan yang tersebar di 10 SMA Negeri dan 5 SMA Swasta di Kota Bandung. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket respon siswa terhadap penggunaan gadget, Program Gerakan Literasi (PGL), dan persepsi siswa tentang E-Book Fisika. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 100% siswa memiliki gadget dan 89,7% sudah berbasis android. Siswa mencari materi fisika dari gadget selama 1-3 jam dalam sehari sebesar 70,9%. Hal ini sangat kontras dengan pendapat bahwa 98,2% siswa bermain media sosial di gadget selama satu sampai lebih dari 3 jam. Selama PGL, sebanyak 80,6% siswa menyukai program ini dan sebanyak 48,5% siswa mengaku bahwa sekolah memperbolehkan siswa membaca buku dari gadget. Buku yang paling banyak dibaca selama PGL adalah Novel (65,5%), hal ini bertolak belakang dengan pilihan buku mata pelajaran sebanyak 17,6%. Mengenai pendapat E-Book Fisika, siswa lebih menyukai E-Book Fisika dibandingkan buku cetak sebesar 75,7%. Namun demikian, ditemukan bahwa sebagian besar siswa (76,3%) membaca buku dalam sehari kurang dari 1 jam. Dari paparan potensi, peluang, dan tantangan tersebut diperlukan suatu upaya membangkitkan minat baca siswa terhadap buku Fisika yaitu dengan dibangunnya E-Book Fisika yang bisa diakses dari gadget.

Keywords
Potensi, Peluang, Tantangan, E-Book

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/MGcdN6EjFuXa


INVESTIGASI PEMAHAMAN MAKNA FISIS MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA TERHADAP BEBERAPA BESARAN, KONSTANTA DAN KOEFISIEN FISIKA
Andi Suhandi, Yuyu R. Tayubi dan Maulana Achmad

Show More

Corresponding Author
Andi Suhandi

Institutions
Departemen Pendidikan Fisika FPMIPA UPI, Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung

Abstract
Telah dilakukan penelitian investigatif untuk mendapatkan gambaran tentang pemahaman makna fisis mahasiswa Pendidikan Fisika terhadap beberapa besaran, konstanta dan koefisien fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey yang dilakukan terhadap para mahasiswa pendidikan fisika baik program strata satu maupun strata dua. Jumlah responden penelitian adalah sebanyak 20 orang mahasiswa S1 dan 15 orang mahasiswa S2 Pendidikan Fisika pada salah satu LPTK di Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik interviu dengan bantuan pedoman interviu. Hasil investigasi menunjukkan bahwa pada umumnya (85%) mahasiswa strata satu dan sebagian besar (67%) mahasiswa strata dua belum memiliki pemahaman makna fisis yang baik terhadap beberapa besaran, konstanta dan koefisien fisika, yang mereka tampilkan masih sebatas ungkapan verbal dari pernyataan matematis terkait besaran, konstanta dan koefisien fisika yang ditinjau. sebagian contoh ketika mereka ditanya makna fisis dari konstanta kalor jenis, kebanyakan diantara responden menyatakan jumlah kalor yang diperlukan untuk meningkatkan suhu zat yang bermassa satu kilogram sebesar satu derajat celcius, dan hanya segelintir mahasiswa yang menyatakan tingkat kesukaran suatu zat untuk meningkat suhunya ketika dipanaskan. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah perlu dilakukan pembenahan dalam proses perkuliahan yang lebih diorientasikan pada penanaman pemahaman konten yang mendalam, karena mereka merupakan calon guru fisika.

Keywords
Investigasi, Pemahaman makna fisis, Besaran fisika, Konstanta fisika, Koefisien fisika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/QFtxaq7feG89


PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK FISIKA BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 7E PADA POKOK BAHASAN FLUIDA DINAMIK UNTUK SISWA SMA KELAS XI
Sitti Ghaliyah, Fauzi Bakrie, S.Pd, M.Si, Drs. Siswoyo, M.Pd

Show More

Corresponding Author
Sitti Ghaliyah

Institutions
Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhkan bahan pembelajaran Kurikulum 2013 yang bersifat saintifik. Peneliti telah melakukan penelitian untuk mengembangkan sebuah bahan pembelajaran fisika berbentuk elektronik berbasis model Learning Cycle 7E pada pokok bahasan Fluida Dinamik. Tujuan dilakukannya penelitian pengembangan ini adalah (1) mengembangkan dan menghasilkan software product sebagai bahan pembelajaran mandiri berupa modul elektronik fisika, (2) mengetahui kualitas modul elektronik fisika yang telah dikembangkan melalui uji validasi oleh para ahli dan guru fisika SMA, dan (3) mengetahui bagaimana hasil belajar dan tanggapan peserta didik SMA kelas XI terhadap modul elektronik fisika yang telah dikembangkan dengan menyebar angket pada saat uji coba lapangan terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Modul elektronik fisika yang telah dikembangkan, menyajikan beberapa konten untuk menunjang pembelajaran mandiri peserta didik, diantaranya adalah teks, video, audio, gambar, dan animasi. Selain modul elektronik fisika ini berbasis model learning cycle 7E, kelebihan lainnya adalah modul ini mempunyai umpan balik untuk evaluasi yang dikerjakan oleh peserta didik. Umpan balik tersebut langsung dapat ditampilkan usai mengerjakan evaluasi dan dikirimkan melalui e-mail guru ataupun fasilitator agar dapat mengontrol pembelajaran mandiri yang dilakukan oleh peserta didik.

Keywords
Kurikulum 2013, Model Learning Cycle 7E, Modul Elektronik Fisika, Pembelajaran Mandiri

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/JkCvXfpugzr3


Demi Penyadaran dan Literasi Sains: Berkembangnya definisi satuan ohm, yang berujung ke Gejala Hall Kuantum, dengan suatu segi metafisika
Aloysius Rusli

Show More

Corresponding Author
Aloysius Rusli

Institutions
Jurusan Fisika, FTIS
Universitas Katolik Parahyangan
Jl Ciumbuleuit 94
Bandung 40141
Indonesia

Abstract
Penyadaran tentang isi sains merupakan syarat perlu, demi manusia dapat menangani peran sains dan teknologi yang makin merasuk ke seluruh kehidupan manusia, agar tidak sekedar terbelenggu oleh sains dan teknologi itu. Penyadaran merupakan langkah awal, yang sebaiknya diikuti dengan pertumbuhan literasi sains dan teknologi. Literasi atau banyak-baca, yang menggambarkan pemahaman secara garis besar, di samping pengetahuan umum tentang cukup banyak rincian/detail sains dan teknologi, merupakan pelengkap bagi seorang manusia yang ingin berperan secara utuh dalam masyarakat, dan bukannya sekedar sebagai ahli spesialis yang tidak berminat mengintegrasikan ilmunya ke dalam keutuhannya sebagai manusia. Setelah ditemukannya �sumber� listrik berupa sel listrik kimia atau batere oleh Volta, sebagai upaya Volta membantah kepercayaan Galvani bahwa listrik itu berasal dari mahluk hidup, terkembanglah teknologi komunikasi menggunakan arus listrik itu, dengan abjad Morse; nama teknologi ini adalah �telegrafi�, menggambarkan sesuatu melalui jarak yang jauh. Sebagai standar bagi kawat-kawat telegraf yang perlu dipasang melintasi daratan Amerika Serikat, dibuatlah beberapa hambatan listrik standar, yang dinyatakan dengan satuan �ohm�, untuk menghargai Georg Ohm dari Jerman yang menemukan hubungan kesebandingan antara arus listrik dan beda tegangan pada suatu kawat logam. Kemampuan membuat sel listrik yang beda potensial listriknya ternyata berkisar pada 1 volt, kemampuan mengukur-teliti arus listrik yang berkisar pada 1 ampere, mengakibatkan satuan bagi hambatan listrik, �ohm�, memperoleh besarnya seperti yang dikenal saat ini. Akhirnya, dalam rangka meningkatkan ketelitian definisi ohm tersebut dengan kaitan ke tetapan alam, digunakanlah temuan gejala Hall secara kuantum, untuk menetapkan standar bagi satuan ohm pada tahun 1990. Laporan studi ini diharapkan dapat menyadarkan pembaca tentang peran teknologi, peran sains, peran metafisika para ahli, dalam menetapkan definisi dan standar, yang seakurat mungkin bagi satuan hambatan listrik ohm.

Keywords
Penyadaran sains, ohm, metafisika

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/AQxumeyVXqEU


Mekanisme Perforasi Selubung Migas dan Sistem Aliran Produksinya
Mohammad Hamdan (a) Lilik Hendrajaya (b*)

Show More

Corresponding Author
Mohammad Hamdan

Institutions
(a) Departemen Fisika Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(b) Divisi Fisika Bumi dan Sumber Daya Alam Departemen Fisika Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
*Lilik[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Perforasi merupakan teknik penyelesaian (completion technique) yang berperan penting dalam menentukan tingkat produktivitas migas yang dihasilkan. Namun penetrasi shaped-charge dengan tekanan dan kecepatan tinggi pada proses pelubangan casing, lapisan semen, dan formasi dapat menyebabkan terbentuknya zona kerusakan dengan permeabilitas yang rendah disekitar lubang di formasi dan sumur. Jumlah kerusakan antara sumur dan formasi selama proses perforasi dinyatakan dengan dimensi skin. Penurunan tingkat permeabilitas akibat zona kerusakan dapat mengurangi tingkat produktivitas sumur secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan konfigurasi yang sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas dan skin tersebut. Skin dan produktivitas dipenguruhi oleh tiga faktor yaitu geometri perforasi, lingkungan perforasi, dan karakteristik formasi. Salah satu faktor yang dapat dioptimalkan adalah faktor geometri perforasi. Geometri perforasi terdiri atas empat parameter yaitu densitas tembakan, kedalaman penetrasi, shot phasing, dan diameter lubang perforasi. Pada umumnya produktivitas akan meningkat seiring dengan peningkatan keempat parameter geometri perforasi tersebut. Selain itu penetrasi yang merupakan salah satu parameter geometri perforasi dipengaruhi oleh perforator dan proses pembentukan lubang perforasi. Diantara faktor yang mempengaruhi penetrasi dan berhubungan dengan geometri perforasi adalah parameter shaped-charge dan gun clearance. Parameter shaped-charge terdiri dari liner, explosive, case, dan standoff serta parameter gun clearence mempengaruhi diameter perforasi, kedalaman perforasi, dan ukuran diameter lubang.

Keywords
geometri perforasi, produktivitas, perforasi

Topic
Kebumian (EPS)

Link: https://ifory.id/abstract/mY72hMXJwUAN


Studi pengaruh luasan dan jumlah molekul pada membran terhadap distribusi molekul pada sinaps menggunakan metode Monte Carlo
Adita Sutresno, Freddy Haryanto, Sparisoma Viridi, Idam Arif

Show More

Corresponding Author
Adita Sutresno

Institutions
Fisika, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Tubuh manusia terdiri dari banyak sel saraf yang mana mempunyai kemampuan untuk menghantarkan signal dan kemampuan mendapat dan menanggapi rangsangan dengan baik. Secara garis besar neuron tunggal terdiri dari tiga bagian dasar yaitu tubuh sel, dendritik, dan akson. Terminal akson dimana sinyal terhubung dari satu sel ke sel lainnya disebut sebagai sinaps (Synape). Untuk melihat pengaruh jumlah channel terhadap jumlah ion Ca2+ yang diteruskan ke dalam pre-sinaps maka dibuat variasi terhadap luasan membrane dan jumlah molekul yang lekat pada membrane sebagai katalis terhadap ion Ca2+ ketika bersentuhan dengan membrane dan akhirnya masuk ke dalam pre-sinaps. Dengan memvariasikan luasan membrane dan jumlah ion Ca2+ diharapkan dapat mengetahui hubungan dari variasi tersebut terhadap kerapatan membrane yang dilewati ion Ca2+ untuk mengetahui kecepatan difusi dalam pre-sinaps dengan metode monte carlo. Dari simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa perbandingan antara luasan membrane dengan jumlah molekul pada membran memberikan gambaran kerapatan pada membran yang berpenaruh pada kecepatan difusi molekul pada pre-sinaps.

Keywords
Sinaps, Ca channel, Difusi, Monte Carlo

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/RWvKYeufzZgJ


Penerapan Media Tutorial Berbasis Web terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas X di SMAN 1 Sungguminasa
Salehuddin

Show More

Corresponding Author
salehuddin Ale

Institutions
Univrsitas Muhammadiyah Makassar

Abstract
Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar fisika sebelum diajar menggunakan media tutorial berbasis web, (2) mengetahui hasil belajar fisika setelah diajar menggunakan media tutorial berbasis web, (3) mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar fisika setelah diajar menggunakan media tutorial berbasis web. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar fisika yang dikembangkan oleh peneliti dalam bentuk pilihan ganda dengan empat alternatif pilihan jawaban yang terdiri dari 25 item soal. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA 12 SMA Negeri 1 Sungguminasa Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 45 peserta didik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika sebelum diajar menggunakan media tutorial berbasis web sebesar 10,20, dengan standar deviasinya 1,77, dan setelah diajar diperoleh 16,31, dengan standar deviasinya 2,52. Dari hasil analisis N gain diperoleh N=0,42 yang menunjukkan peningkatan hasil belajar fisika dalam kategori sedang.

Keywords
Media tutorial berbasis web, hasil belajar fisika

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/fu3HZjDJGPKU


Galeri Spektrum Bintang B-emisi (Be) Sebagai Media Pembelajaran dan Pendidikan
Robiatul Muztaba, Geavani Eva Ramadhania, Evaria Puspitaningrum, Aprilia, Mochamad Irfan, Hakim L. Malasan

Show More

Corresponding Author
Robiatul Muztaba

Institutions
Program Studi Astronomi, Observatorium Bosscha, FMIPA ITB, Bandung, Indonesia

Abstract
Telah dibuat program perangkat lunak galeri spektrum bintang B-emisi (Be) dengan menggunakan MultiMediaBuilder (MMB) berbasis Java. Bintang Be adalah bintang kelas B yang diselimuti oleh selubung gas yang menghasilkan garis emisi pada deret Balmer dan mempunyai ekses radiasi infra merah. Galeri tersebut berisi spektrum pengamatan yang telah dilakukan sejak tahun 2007 hingga tahun 2015. Dari pengamatan variasi ini diharapkan akan dapat dimengerti pembentukan selubung bintang Be. Kontribusi terhadap pengetahuan kita akan evolusi yang enigmatik dari bintang Be akan membawa manfaat besar dalam memahami evolusi yang holistik dari bintang masif yang umumnya berotasi cepat dan mempunya peran besar dalam pengayaan materi antar bintang dalam galaksi. Selain spektrum bintang Be, galeri tersebut juga memuat materi dasar, metode pengamatan, dan metode pengolahan data mentah hasil pengamatan. Total spektrum yang ada dalam galeri tersebut berjumlah 111 spektrum. Adapun klasifikasi spektrum dipilih berdasarkan tipe spektrum yaitu spektrum bintang B normal, spektrum bintang B dengan garis emisi tunggal, spektrum bintang B dengan garis emisi ganda disertai garis absorpsi yang lemah, dan spektrum bintang B dengan garis emisi spektrum ganda yang disertai garis absorpsi yang kuat di panjang gelombang Hα (6562.817 �). Perangkat lunak galeri bintang Be ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan pendidikan untuk sekolah tingkat menengah dan perguruan tinggi.

Keywords
Be, spektrum, garis emisi, garis absorpsi, galeri

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/NYJUjFgar7DM


Analisis Fenomena Efek Arus Eddy menggunakan Bantuan Sensor Magnet pada Smartphone
Juwansyah Sasmita, Hanifah Harudini, Dadang Suhendra, Ferry Iskandar

Show More

Corresponding Author
Juwansyah Sasmita

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Fenomena Arus Eddy merupakan salah satu mata pelajaran yang menjadi bahan pengajaran dalam praktikum fisika di perguruan tinggi, oleh karena itu untuk mendukung pratikum ini kami mengembangkan modul praktikum pada peristiwa Arus Eddy dengan bantuan sensor magnet pada smartphone. Dalam praktikum telah dapat diamati perubahan kecepatan suatu magnet yang menggelinding diantara dua buah konduktor non magnetik yang terukur oleh sensor magnet pada smartphone. Perhitungan yang dilakukan yaitu sesuai dengan persamaan Hukum II Newton pada bidang miring dengan penambahan koefisien redaman magnetik. Hasil pengukuran dengan menggunakan sensor magnet pada smartphone dapat menghasilkan nilai yang lebih presisi karena dalam praktikum ini magnet yang bergerak pada lintasan kurang dari 1,0 detik.

Keywords
Arus Eddy, Smartphone, koefisien redaman magnetik

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/wVe8QTydmRDn


COMPARATIVE STUDY ON THE IMPROVEMENT OF STUDENT MATHEMATICAL REASONING ABILITY IN JUNIOR HIGH SCHOOL THROUGH RME APPROACHMENT AND RME APPROACHMENT IN SMALL GROUPS
Jeandhika Widi Mamarimbing* dan Dr. Kartini Simanjuntak

Show More

Corresponding Author
JEANDHIKA WIDI MAMARIMBING

Institutions
ADVENTIST UNIVERSITY OF INDONESIA

Abstract
One of factors that makes students difficult to understand about mathematic because their reasoning ability is lacked. To evolve and improve student�s reasoning ability in mathematic, it required an approach in learning. So it can build student�s reasoning ability. The research has a purpose to compare groups of grade VIII classes in student�s learning improvement, through RME learning approachment and RME learning approachment in small group at Perguruan Advent XV Ciracas, East Jakarta. The subject of this research in the first group that got RME learning approachment. Meanwhile, the second group that got RME learning approachment in small group. The procedures of this research covered three steps are (1) preparetion, (2) implementation, and (3) final. The data was collected in quantitative methode. The result showed that there is a significant difference between the students who got RME learning approachment in small group and the students who got RME learning approachment.

Keywords
Reasoning Mathematic, Learning Improvement, RME Learning Approachment, RME Learning Approachment in Small Group

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/BpcwHJq4gkxD


IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL YANG DISESUAIKAN DENGAN KARAKTERISTIK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA BESARAN DAN SATUAN
Garnis Nurida, Saeful Karim, Agus Danawan

Show More

Corresponding Author
Garnis Nurida

Institutions
Departemen Pendidikan Fisika,
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Pendidikan Indonesia
Email : nurida.garnis[at]gmail.com

Abstract
Garnis Nurida 1000435. Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual yang Disesuaikan dengan Karakteristik Siswa Berkebutuhan Khusus untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Besaran dan Satuan (2015). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang disesuaikan dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Siswa berkebutuhan khusus yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswa berkebutuhan khusus bagian tunarungu. Penelitian kuantitatif ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah lima siswa SMALB B di salah satu SMALB di Bandung. Perangkat pembelajaran berupa RPP, instrument pretest-posttest, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran serta kinerja siswa. Data yang diperoleh dianalisis dan menunjukkan bahwa perlu adanya perbaikan pada rancangan pelaksanaan pembelajaran yang dibuat berdasarkan pengalaman pembelajaran yang dilakukan. Berdasarkan perhitungan N-Gain rata-rata siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep sebesar 0,36 yang termasuk ke dalam kategori sedang.

Keywords
siswa berkebutuhan khusus, model pembelajaran kontekstual.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/fwX2ny6YJK8j


ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA PELAJARAN FISIKA DI KELAS XII SMA KOTA DURI DITINJAU DARI FAKTOR GURU
Dea Nurul Utami, S. Pd

Show More

Corresponding Author
Dea Nurul Utami

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi miskonsepsi yang terdapat pada guru serta melihat pengaruh kinerja guru (berdasarkan sudut pandang siswa) terhadap miskonsepsi siswa di kelas XII SMA Kota Duri pada awal semester pertama tahun ajaran 2011/2012. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa SMA/MA Kota Duri dengan jumlah 6 orang guru dan 162 orang siswa. Untuk mendeteksi penyebab miskonsepsi guru, digunakan 18 soal yang diadopsi dari jurnal Dr. Sparisoma Viridi, rer. nat. Kemudian untuk melihat penyebab miskonsepsi siswa yang berasal dari faktor guru, dilihat dari 4 indikator yang diteliti yaitu penguasaan bahan, lulusan dari bidang ilmu yang sesuai, persentase pemberian kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan gagasannya dan relasi antara guru dengan siswa. Instrumen pengumpulan data penelitian ini adalah soal tes miskonsepsi dan kuesiner kinerja guru berdasarkan sudut pandang siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skor rata-rata dan dalam penentuan penyebab yang dominan digunakan teknik persentase. Dari hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa pada umumnya guru SMA/MA Kota Duri mengalami miskonsepsi. Namun jika dilihat dari persepsi siswa, kinerja guru cendrung berada pada kategori baik.

Keywords
Miskonsepsi Guru, Kinerja Guru, Persepsi Siswa.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/ZE6PzhURerbC


Profil Inquiry Skill Siswa Kelas X MA Al Inayah Bandung pada Topik Gaya Gesek dengan Media Bidang Miring
Siti Nurdianti Muhajir (a*), Maya Mustika (a), Setya Utari (a)

Show More

Corresponding Author
Siti Nurdianti Muhajir

Institutions
a) Program Magister Pendidikan Fisika Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi, no 229 Bandung 40154, Indonesia
*sitinurdiantimuhajir[at]student.upi.edu

Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil keterampilan berinkuiri siswa kelas X di MA Al-Inayah dengan bantuan media tracker dan bidang miring pada mata pelajaran fisika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain one shoot case study. Subyek penelitiannya adalah 22 siswa kelas X MA Al-Inayah Bandung Tahun Pelajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa lembar kegiatan siswa yang didalamnya berisi pertanyaan pendahuluan yang di sesuaikan dengan indikator keterampilan inkuiri. Hasil penelitian menunjukan 83,64% siswa dapat merumuskan tujuan, 83,64% siswa dapat merumuskan alat bahan, 78,2% siswa dapat merumuskan prosedur percobaan, 76,4% siswa dapat membuat tabel pengamatan yang sesuai, 76,4% siswa dapat mengolah dan menghitung data dengan benar, 94,6% siswa dapat menyimpulkan.

Keywords
Inquiry skills; Media Bidang miring

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/2DW4RL3ABT6r


Pengembangan Physics Comprehensive and Contextual Teaching Material pada Materi Impuls dan Momentum untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills dan Karakter Mandiri Peserta Didik SMA
Soeharto dan Suparno

Show More

Corresponding Author
Soeharto Soeharto

Institutions
Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran PhyCCTM untuk meningkatkan higher order thinking skills dan karakter mandiri peserta didik, (2) mengetahui hasil peningkatan higher order thinking skills dalam pembelajaran Fisika dengan menggunakan Perangkat Pembelajaran PhyCCTM yang dikembangkan, (3) mengetahui hasil peningkatan karakter mandiri dalam pembelajaran Fisika dengan menggunakan Perangkat Pembelajaran PhyCCTM yang dikembangkan, dan (4) mengetahui perbedaan keefektifan penerapan pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran PhyCCTM pada kelas kontrol dan eksperimen terhadap higher order thinking skills dan karakter mandiri peserta didik.Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran PhyCCTM pada materi impuls dan momentum yang meliputi Silabus, RPP, Materi Ajar, LKPD, Tes Evaluasi HOTS dan Lembar Karakter Mandiri. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada langkah langkah model pengembangan yang diadaptasi dari Model Borg & Gall yang meliputi tahap studi pendahuluan dan perencanaan (meliputi studi pendahuluan, studi literatur dan perencanaan), tahap pengembangan (meliputi penyusunan bahan ajar PhyCCTM dan validasi,pre-survey uji coba terbatas dan revisi, uji coba diperluas) dan evaluasi (meliputi penyempurnaan produk, serta diseminasi dengan menyerahkan pereangkat ajar ke sekolah dan melakukan publikasi di journal ilmiah). Validasi produk dilakukan oleh dua dosen ahli dan dua guru Fisika. Uji coba terbatas dilakukan di kelas XI MIPA 7 SMA N 8 Yogyakarta dengan melakukan pembelajaran dan mengujikan perangkat pembelajaran PhyCCTM yang dikemabangkan. Uji coba luas dilaksanakan di SMA N 1 Kasihan dengan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Perangkat pembelajaran PhyCCTM yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori �Sangat Baik�. (2) Perangkat pembelajaran PhyCCTM dapat meningkatkan higher order thinking peserta didik dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 pada uji terbatas. (3) Perangkat pembelajaran PhyCCTM yang dikembangkan dapat meningkatkan karakter mandiri peserta didik dengan kategori "Baik". (4) Perangkat pembelajaran PhyCCTM yang dikembangkan efektif meningkatkan higher order thinking skills dan karakter mandiri peserta didik dengan nilai nilai Sig. sebesar 0,004 pada uji coba luas.

Keywords
PhyCCTM, higher order thinking skills, karakter mandiri, impuls, momentum

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/bTeM9LfXugVY


Potensi Polisakarida Kapang Endofitik Aspergillus sp1 dari Terumbu karang Seroja kol Sebagai Sumber Antioksidan
Yoice Srikandace

Show More

Corresponding Author
Yoice Srikandace

Institutions
LIPI-P2 Kimia Bandung

Abstract
Kapang endofitik Aspergillus sp1 yang bersimbiosis dengan biota laut sejenis terumbu karang Seroja kol asal Pameungpek, Garut, Jawa Barat telah berhasil diisolasi. Kapang tersebut diisolasi, dipurifikasi dan disimpan sebagai kultur dengan media Potato Dextrose Agar. Produksi polisakarida dari kapang merupakan hasil fermentasi kapang dengan menggunakan media Sabouraud Broth, dengan waktu fermentasi 14 hari pada suhu ruang dengan kecepatan 120 rpm. Polisakarida yang tersekresi dan yang berasal dari dinding sel kapang diuji aktivitas antioksidannya dengan metode 1, 1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Filtrat hasil fermentasi kapang yang diekstraksi dengan etanol 95% disebut exopolysaccharides (EPS), miselium hasil fermentasi kapang yang diekstraksi dengan air disebut water-extracted mycelial polysaccharide (WPS) dan miselium yang diekstraksi dengan Sodium disebut sodium hydroxide-extracted polysaccharide (SPS). Aktivitas antioksidan yang tertinggi berasal dari ekstrak EPS dengan aktivitas sebesar 71,98% pada konsentrasi 100 �g/ml. Ekstrak WPS dan SPS dengan konsentrasi sama hanya mampu menangkal radikal bebas DPPH masing-masing sebesar 52,17 % dan 55,27 %. Selanjutnya, ekstrak EPS dipurifikasi dengan kolom Sephadex G-100, dan diidentifikasi dengan Fourier Transform Infrared Resonance (FTIR). Data spektra inframerah menunjukkan bahwa ekstrak EPS mengandung polisakarida dengan bilangan gelombang 3354 cm-1 yang berkarakteristik untuk gugus fungsional hidroksil (OH), sedangkan untuk ikatan C-O dan C-H pada bilangan gelombang 2358 cm-1 dan 2928 cm-1. Berdasarkan hasil identifikasi molekuler dan analisis pilogenetik, Aspergillus sp1 merupakan spesies baru dengan kemiripan 74% dengan Aspergillus ochraceus.

Keywords
antioksidan, Aspergillus, biota laut, endofitik, pilogenetik, polisakarida

Topic
Lain-lain (ETC)

Link: https://ifory.id/abstract/JauzTwCM9hRr


Analisa Laju Alir Fluida Terhadap Faktor Skin Pada Reservoir Migas
Ria Dwi Izahyanti (a*), Drady Mica Oryza Bagaswara (b), Lilik Hendrajaya (a)

Show More

Corresponding Author
Ria Dwi Izahyanti

Institutions
a) Pascasarjana Jurusan Fisika FMIPA, ITB
Jl. Ganesha 10, Bandung 40132

b) JOB Pertamina-Petrochina East Java
Jl. Lingkar Pertamina, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban

Abstract
Kerusakan formasi atau faktor skin dapat terjadi dikarenakan adanya pengaruh laju alir fluida dari kegiatan produksi minyak dan gas bumi dari sumur reservoir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor skin akibat pengaruh laju alir fluida yang mempengaruhi kinerja produksi sumur reservoir. Dengan menggunakan metoda perkiraan kurva Inflow Performance Relationship (IPR), dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar laju alir fluida yang terjadi pada sumur reservoir maka didapatkan faktor skin atau kerusakan formasi yang semakin meningkat terus bersama dengan bertambahnya waktu.

Keywords
Faktor skin, laju fluida, IPR

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/GMr4t9uR2NaX


Perancangan Peringatan Awal Longsor Menggunakan Rotary Encoder Berbasis Arduino UNO
Deni Kartika1,a), Muhammad Iqbal Ramadhan2,b), Louis Charvia3,c), Hamidan Irham4,d), N.S. Aminah5,e), M. Djamal6,f)

Show More

Corresponding Author
Deni Kartika

Institutions
1,2,3,4Program Studi Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

5,6Fisika Teori Energi Tinggi dan Instrumentasi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132


a) kartika.deni[at]gmail.com (corresponding author)
b) miqbalrp[at]gmail.com
c) louischarviaa[at]gmail.com
d) wacingcong11[at]gmail.com
e) nina[at]fi.itb.ac.id
f) mitra[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Longsor merupakan suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis. Pada penelitian ini dibuat sistem deteksi longsor menggunakan rotary encoder berbasis Arduino UNO. Sistem sensor yang dibuat menggunakan tiang yang menancap pada daerah rawan longsor. Tiang terpasang dengan tali yang terhubung pada poros pemutar rotary encoder. Saat terdeteksi longsor, tali akan tertarik. Tarikan dari tali akan membuat rotary encoder berputar. Hasil dari sinyal output rotary encoder akan diproses sedemikian rupa pada Arduino UNO hingga menghasilkan alarm tanda peringatan awal longsor. Penelitian akan difokuskan pada pemilihan bahan tali untuk meningkatkan sensitivitas sensor. Dengan memilih bahan yang tepat untuk tali pada sensor longsor, sensor longsor dapat bekerja dengan baik.

Keywords
Longsor, rotary encoder, Arduino UNO, bahan tali

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/pVheKC8vY4EN


Pengembangan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Azas Black Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)
Waqidatul Qoiriyah, Agus Setyo Budi, Bambang Heru dan Betty Zelda

Show More

Corresponding Author
Waqidatul Qoiriyah

Institutions
Universitas Negri Jakarta

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan berupa alat peraga dengan menggunakan sensor suhu yang dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor sub bab azas Black kelas X. Penelitian dilakukan pada bulan januari-mei 2016 di Laboratorium Jurusan Fisika FMIPA-UNJ. Penelitian ini memalui beberapa tahapan yaitu Analyze (Analisis), Design (Perencanaan), Implement (implentasi), Evaluate (Evaluasi). Alat peraga yang dikembangkan dilengkapi dengan layar untuk pebacaan data suhu, selain itu alat peraga ini mudah untuk digunakan karena hanya memerlukan sedikit perakitan dan pengukuran lebih presisi dikarenakan berbasis digital. Alat peraga yang dikembangkan telah di validasi oleh ahli materi dan ahli media dengan hasil validasi menunjukkan bahwa alat peraga layak digunakan sebagai media pebelajaran pada pokok bahasan suhu dan kalor yakni untuk mempermudah menjelaskan teori azas Black.

Keywords
Alat peraga, Azas Black, Model ADDIE

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/7je8Hmf9yXUd


Standarisasi Teknik Pengambilan Foto Material Butiran Dua Dimensi dalam Kasus Efek Kacang Brazil
Trise Nurul Ain, Hari Anggit Cahyo Wibowo, Siti Nurul Khotimah dan Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Trise Nurul Ain

Institutions
Magister Pengajaran Fisika Institut Teknologi Bandung

Abstract
Tiga teknik pengambilan gambar sistem material butiran dua dimensi pada kasus Efek Kacang Brazil dilaporkan dalam tulisan ini. Proses penggetaran material butiran tidak dilakukan secara malar melainkan terputus-putus dalam selang waktu diam sekitar satu detik diantara dua penggetaran beruntun sehingga menyediakan cukup waktu untuk pengambilan gambar sistem yang diamati. Teknik pertama dalam pengambilan foto material granular ini dilakukan dengan menggunakan kamera digital dengan resolusi sebesar 20 MP. Pengambilan foto dilakukan secara langsung dengan menempatkan kamera di depan wadah penggetar. Foto yang dihasilkan pada teknik pertama ini belum bisa didigitasi karena terdapat bayangan. Bayangan tersebut merupakan pantulan kamera dan tripod dari wadah penggetar yang terbuat dari akrilik bening. Teknik kedua dilakukan dengan menempatkan kamera digital tidak secara langsung di depan wadah penggetar tetapi disebelah kiri depan wadah. Di belakang kamera ditempatkan sebuah layar berwarna hitam agar tidak terjadi pantulan. Pada teknik ini, tidak diambil foto secara langsung setiap detik tetapi dengan direkam secara malar menggunakan mode video. Hasil rekaman tersebut kemudian diambil snapshoot saat penggetaran dihentikan sekitar satu detik tersebut. Hasil snapshoot video pada teknik kedua ini belum terlalu bagus karena resolusi gambar menjadi VGA. Teknik pengambilan foto terakhir dilakukan dengan menggunakan mode foto dari kamera handphone beresolusi 8 MP autofokus. Digunakan kamera dan tripod berwarna hitam dan layar hitam di belakang kamera. Gambar yang dihasilkan pada teknik ketiga ini cukup bagus dan telah dapat digunakan untuk proses digitasi dengan menggunakan web browser.

Keywords
material butiran, pengambilan foto, digitasi

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/78aE3xMp6frL


Page 518 (data 15511 to 15540 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats