Page 499 (data 14941 to 14970 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Corresponding Author
Gabriella Mega
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Fenomena kucuran air yang terlihat membeku saat selang air digetarkan telah marak dikenal. Frekuensi untuk membuat pola kucuran terlihat merambat naik, diam, dan merambat turun adalah 23 Hz, 24 Hz, dan 25 Hz berturut-turut. Pengamatan lebih jauh dengan berbagai diameter selang dilaporkan dalam tulisan ini. Kecepatan perambatan sebagai fungsi dari frekuensi juga disajikan. Sebagai sumber frekuensi sinusoidal digunakan piranti lunak Tone Generator v 3.04 dari NCH Software. Sinyal yang dikeluarkan kemudian diperkuat dengan suatu amplifier yang tegangan bolak-baliknya diukur dengan menggunakan multimeter. Hubungan antara tegangan Vpp keluaran dengan amplitudo kucuran air juga disajikan. Diduga fenomena ini merupakan salah satu contoh fenomena gelombang stasioner pada aliran air.
Keywords
kucuran air, vibrasi, gelombang stasioner.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Ginanjar Nur Rohim
Institutions
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung
Abstract
Reksa dana saham syariah adalah salah satu portofolio investasi di Indonesia. Data harian reksa dana saham syariah memiliki pola acak yang merupakan fenomena dinamika stokastik. Dinamika stokastik menjadikan data sulit untuk diketahui pergerakannya di masa mendatang. Dalam penelitian ini dilakukan analisis data dengan menggunakan Detrended Fluctuation Analysis (DFA) untuk mengetahui korelasi data saat ini dengan periode sebelumnya. Karakteristik data selanjutnya digunakan dalam mengevaluasi 9 reksa dana saham syariah pada Januari 2011 � Desember 2014. Pemilihan periode tersebut untuk melihat kinerja reksa dana saham syariah pada saat pasar normal (2011-2012), pasar jatuh (2013), dan pasar rebound (2014) menggunakan metode Sharpe dan Treynor. Hasil dari penelitian akan menunjukan kinerja reksa dana saham syariah mana saja yang baik saat keadaan pasar yang berbeda dan memberikan pertimbangan bagi investor saat memilih reksa dana saham syariah.
Keywords
Dinamika Stokastik, Reksa Dana Saham Syariah, DFA, Sharpe, Treynor.
Topic
Physics
Corresponding Author
Muhammad Zaki
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Telah dibuat rancangan sistem instrumentasi berbasis IoT yang berfungsi sebagai otomasi dan kontrol pada peternakan lele yang terintegrasi dengan perkebunan kangkung. Sensor yang digunakan pada sistem ini adalah sensor suhu, pH, dan gas amonia. Data yang dikumpulkan oleh akan diproses menggunakan Raspberry, untuk digunakan sebagai parameter Raspberry dalam melakukan prosedur otomasi yang telah diatur sebelum sistem berjalan. Raspberry juga digunakan sebagai server sehingga data dari sensor dapat terhubung dengan pengguna melalui internet. Pengguna dapat mengambil alih kontrol yang dilakukan oleh Raspberry menggunakan smartphone melalui jaringan internet. Penggunaan sistem instrumentasi ini diharapkan dapat mengefektifkan pekerjaan dan mengurangi biaya operasional juga meningkatkan kualitas produk.
Keywords
Instrumentasi, IoT, Perkebunan kangkung, Peternakan lele, Sistem kontrol
Topic
Fisika Instrumentasi
Corresponding Author
Mariny Rilen Simamora
Institutions
Physics Education Department
Mathematics and Science Education Faculty
Indonesia University of Education (UPI), Bandung
Abstract
Pembelajaran Fisika Menggunakan Multirepresentasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Smp Pokok Bahasan Getaran Dan Gelombang Simamora Mariny Rilen Abstrak Multirepresentasi adalah mempresentasi ulang konsep yang sama dengan format yang berbeda diantaranya secara verbal, gambar, grafik dan matematika (Prain & Waldrip, 2007). Penelitian yang dilakukan merupakan pembelajaran fisika menggunakan multirepresentasi untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre experiment, dan desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest design ,yang dilakukan selama tiga kali pertemuan. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIII pada salah satu SMP di Kota Bandung. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes kemampuan kognitif dan kemampuan pemecahan masalah yang dilakukan sebelum dan sesudah treatment . Dari hasil penelitian, diperoleh skor N-gain untuk kemampuan kognitif adalah 0,70 dengan kategori tinggi, kemampuan pemecahan masalah adalah 0,69 dengan kategori sedang, dan skor rata-rata yang didapat dari hasil respon siswa adalah 3,123 dengan kategori baik, serta keterlaksanaan pembelajaran pertemuan pertama adalah 88,88% dan pertemuan kedua adalah 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika menggunakan pendekatan multirepresentasi dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan pemecahan masalah siswa ditunjukkan dengan skor N-gain yang cukup tinggi, baik pada kemampuan kognitif maupun kemampuan pemecahan masalah serta hasil skor rata-rata menunjukkan respon yang positif terhadap Pembelajaran dengan menggunakan multirepresentasi. Kata kunci: Multirepresentasi, Kemampuan Kognitif , Kemampuan Pemecahan Masalah
Keywords
Multirepresentasi, Kemampuan Kognitif dan Kemampuan Pemecahan Masalah
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Mustapa
Institutions
(a) Magister Kimia, FMIPA ITB
(b) KK Kimia Analitik, FMIPA ITB
(c) KK Kimia Analitik, FMIPA ITB
Abstract
Metilen biru merupakan zat warna kationik (zat warna basa) dengan afinitas yang tinggi pada permukaan suatu bahan. Pada umumnya metilen biru digunakan dalam pewarnaan wool, produksi cat, tekstil, kertas, dan dalam bidang mikrobiologi. Keberadaan zat warna tersebut dalam air meskipun pada konsentrasi rendah dapat berpengaruh terhadap tampilan dan kualitas air. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk menghilangkan zat warna tersebut dari air. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah adsorpsi. Penggunaan adsorben seperti karbon aktif, zeolit dan biomassa telah banyak digunakan namun adsorben-adsorben tersebut memiliki keterbatasan dalam proses regenerasi dan penggunaan kembali. Salah satu material yang menarik untuk dikaji adalah molecularly imprinted polymer (MIP). MIP merupakan suatu jenis material polimer sintetik yang memiliki kemampuan pengenalan spesifik terhadap molekul target, memiliki selektivitas yang lebih tinggi, dan dapat digunakan kembali. Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis MIP dengan asam metakrilat (MAA) sebagai monomer, divinil benzena (DVB) sebagai pengikat silang, 2,2-azo bis-isobutironitril (AIBN) sebagai inisiator, dan metilen biru sebagai template/cetakan. Karakterisasi polimer dilakukan dengan menggunakan FTIR dan SEM untuk melihat gugus-gugus fungsi dan bentuk morfologi permukaan MIP. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya pergeseran vibrasi C=O yang berasal dari asam metakrilat, hal ini menunjukkan adanya interaksi antara polimer dengan metilen biru. Karakterisasi morfologi permukaan MIP menunjukkan adanya perbedaan yaitu pada permukaan MIP sebelum leaching terlihat adanya butiran-butiran sedangkan pada MIP setelah leaching tidak terlihat lagi. Karakterisasi sifat retensi dari MIP dan NIP yang disintesis dilakukan dengan mengevaluasi pH larutan, waktu kontak, dan konsentrasi awal larutan. Hasil pengujian adsorben terhadap adsorpsi metilen biru menunjukkan kapasitas adsorpsi NIP sebesar 27,76 mg/g dan kapasitas adsorpsi MIP sebesar 37,89 mg/g pada pH 10 dengan waktu kontak selama 60 menit.
Keywords
metilen biru, molecularly imprinted polymer, kapasitas adsorpsi
Topic
Lain-lain
Corresponding Author
DIKI ABDUL KODIR MUNSYI
Institutions
a)Departemen Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr Setiabudi No. 229, Bandung 40154, Indonesia
*diki.abdul[at]student.upi.edu
Abstract
Seiring dengan semangat pemerintah untuk memperbaiki atau meningkatkan karakter masyarakat Indonesia, semua elemen masyarakat terutama para pendidik diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang mendukung program pemerintah tersebut. Semakin dini menanamkan karakter, maka penanaman karakter itu akan semakin kuat. Peneliti telah melakukan penelitian untuk menganalisis karakter siswa yang tertanam melalui pembelajaran Games Edukatif Terintegrasi pada materi Gerhana kelas VI di SDN Sukaresmi II Kabupaten Garut. Karakter yang tertanam pada pada siswa dalam penelitian ini yaitu religius, jujur, disiplin, komunikatif, kerja keras, kreatif, tanggung jawab dan gemar membaca. Bentuk penelitian yang dilakukan yaitu metode analisis deskriptif. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi karakter siswa mencakup lembar peniaian karakter oleh diri sendiri, lembar penilaian karakter oleh observer, dan lembar penilaian karakter oleh teman kelompok, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Pengolahan data karakter yang tertanam pada siswa dengan menghitung karakter total siswa yang muncul kemudian disusun dalam bentuk statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakter yang tertanam pada siswa rata-rata yaitu Religius 85%, Jujur 73 %, Kerja Keras 65 %, Komunikatif 65 %, Kreatif 64 %, Disiplin 84 %, Tanggung jawab 78 %, dan Gemar Membaca 88 %. Aktifitas kegiatan siswa mempunyai kategori tinggi dengan presentase kegiatan pembelajaran masing-masing pertemuan yaitu 95 %, 99 %, 96 %, dan 99 %. Berdasarkan angket respon terhadap pembelajaran, siswa mempunyai tanggapan positif terhadap pembelajaran. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran games edukatif terintegrasi dapat menanamkan karakter pada siswa sekolah dasar.
Keywords
Model Pembelajaran Games Edukatif Terintegrasi; Karakter
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Dhika Rosari Purba
Institutions
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Abstract
Pada penelitian kali ini akan dilakukan kajian statistik yang dilakukan terhadap runtun waktu dari waktu istirahat (repose period) Gunung Merapi dari tahun 1780 hingga tahun 2000. Dimana dari analisis ini kemudian didapat kebolehjadian Gunung Merapi erupsi yang dapat dipakai sebagai besaran fisis yang harus dipantau dalam mengantisipasi erupsi Gunung Merapi di masa yang akan datang. Kajian statistik runtun waktu erupsi gunungapi dilakukan dengan analisa distribusi statistik eksponensial Wickmann dan fungsi Probability Density Function Poissonian untuk mendapat angka kebolehjadian Gunung Merapi akan mengalami erupsi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa runtun waktu erupsi Gunung Merapi pada tahun 1780 hingga tahun 2000 memiliki karakteristik stokastik acak dengan cacah erupsi sebagai fungsi waktu istirahat erupsi dengan distribusi statistik eksponensial dan fungsi Probability Density Function Poissonian. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Gunung Merapi memiliki koefisien atenuasi cacah erupsi fungsi waktu istirahat sebesar sama 0,7197 per tahun dan nilai menengah waktu istirahat erupsi sebesar 1,389 tahun. Selain itu, pada tahun 2015 Gunung Merapi memiliki kebolehjadian akan mengalami erupsi sebesar 83,8%.
Keywords
Eksponensial Wickmann, Erupsi, Probability Density Function, Statistik.
Topic
Physics
Corresponding Author
Hessel Juliust
Institutions
Laboratorium Fisika Bumi
Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Abstract
Distribusi ukuran butir serta bentuk material penyusun batuan sedimen (grain sorting and shape) umumnya digunakan dalam interpretasi dari proses pengangkutan dan pengendapan pada proses pembentukan batuan sedimen. Dalam penelitian ini dianalisis pengaruh ukuran butiran terhadap parameter struktur batuan berpori dan permeabilitas absolutnya. Model digital dari mikrostruktur sampel batuan sedimen dibuat dengan variasi ukuran dan bentuk butir dengan porositas sama. Pada penelitian ini digunakan model butiran High Sphericity dan Rounded (bola sempurna) dan Pigeon Hole. Model Pigeon Hole berbasis fraktal dengan model bola sempurna yang dilingkupi oleh bentuk bola yang lebih kecil pada bagian kulitnya, yang bertujuan untuk memodelkan sementasi pada batuan sedimen. Kedua model ini dipilih sebagai representasi bentuk yang termasuk dalam kategori rounded karena keduanya tidak memiliki elongasi dan kecenderungan orientasi geometrik. Sampel yang dimodelkan berbentuk kubus dengan ukuran 256x256x256 piksel dengan ukuran piksel 7,5 &
Keywords
Batuan Berpori; Pigeon Hole; High Sphericity; Rounded
Topic
Fisika Bumi
Corresponding Author
Fransiska Paulina Kaha
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Tuntutan sumber daya manusia yang berkualitas guna dunia globalisasi saat ini menjadi salah satu faktor yang membuat semua aspek dalam pendidikan wajib berkembang. Salah satunya adalah bahan ajar dalam pembelajaran yang dibuat oleh guru karena yang mengetahui alur saat pembelajaran adalah para guru di kelas. Bahan ajar pada penelitian kali ini berupa modul berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) yang dibuat untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa. Peneliti memilih modul berbasis STEM dikarenakan tujuan yang sama dengan perkembangan kurikulum 2013 saat ini yang dilakukan terbatas, yaitu mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat bersaing pada dunia global saat ini dan di masa mendatang. Keunikan STEM adalah adanya literasi rekayasa (engineering) di mana siswa dituntut merancang teknologi baru atau inovasi pada suatu alat. Modul STEM yang dibuat pada penelitian ini adalah modul Hukum Kedua Newton untuk siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian randomized subjects, pretest-posttest control group design (subjek random desain pretes-postes grup), dengan adanya kelas kontrol dan kelas eksperimen yang masing-masing memiliki jumlah siswa yang sama, yaitu 34. Hasil dari penelitian kali ini adalah data yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara mean kelas kontrol dan eksperimen dengan uji-t sebesar 1,996 dan dengan perolehan gain kelas eksperimen sedang sebesar 0,4. Sehingga modul berbasis STEM dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa.
Keywords
STEM, Penguasaan Konsep, Modul berbasis STEM
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Bram Yohanes Setiadi
Institutions
Prodi Fisika ITB
Abstract
Material dapat dibedakan berdasarkan karakteristik dan sifat fisisnya baik pada lingkup makro maupun mikro. Salah satu parameter yang mendeskripsikan sifat fisis tersebut adalah kapasitas panas. Kapasitas panas (heat capacity) didefinisikan sebagai jumlah kalor yang dibutuhkan oleh suatu material tertentu guna menaikkan temperatur dirinya sebanyak satu derajat satuan. Gas fermi elektron bebas (atau disingkat gas elektron) merupakan salah satu cara memodelkan kapasitas panas dengan menggunakan tinjauan khusus pada partikel sub-atomik elektron yang terkandung dalam material tertentu. Model ini menggunakan prinsip kuantisasi energi elektron serta prinsip larangan Pauli pada elektron yang melibatkan distribusi Fermi-Dirac. Secara matematis, pemodelan jenis ini menghasilkan nilai kapasitas panas yang bergantung pada temperatur (temperature dependence) yang hubungan keduanya adalah linear. Program menggunakan perangkat lunak MATLAB yang dibuat berdasarkan penghitungan matematis model elektron bebas digunakan untuk menghitung fluktuasi kapasitas panas pada tembaga, kalsium, aluminium dan besi pada rentang suhu 0K hingga 400K. Hasil yang diperoleh, urutan kapasitas panas pada temperatur lebih dari nol bagi keempat bahan ini adalah aluminium (Al)-besi (Fe)-tembaga (Cu)-Kalsium(Ca).
Keywords
Distribusi Fermi, energi Fermi. kapsitas panas, model gas elektron
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Arman Abdul Rochman
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika. Universitas Pendidikan Indonesia.
Abstract
Ilmu Pengatahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) mungkin lebih dikenal dengan Earth and Space ini sempat menjadi mata pelajaran SMP pada kurikulim tahun 1975 hingga 1994 dipecah dan dilebur pada mata pelajaran Georagfi dan Fisika. Uji TIMSS (Trend Internasional Mathematics and Science Study) untuk k-8(usia 12-14) yang diikuti Indonesia dalam bidang sains pada tahun 1999, 2003 dan 2007 selalu memproleh nilai dibawah rata-rata dengan peringkat sangat rendah. Uji lapangan yang dilakukan di dua sekolah di wilayah Bandung menunjukan penguasaan konsepsi siswa hanya sekitar 32% dari materi IPBA yang terdapat di pelajaran IPA dan IPS khususnya dalam bidang Atmosfer. Mayoritas siswa berminat dalam mempelajari IPBA lebih dalam karena dapat dijumpai fenomenanya. Pengambilan tema Peramal Cuaca dimaksudkan pembelajann agar lebih terarah dalam satu tema serta siswa diharapkan mempunyai kompetensi yang bisa dipakai siswa di kehidupan sehari-hari. Tahap pertama penilitian dilakukan dengan pengambilan data penguasaan konsep dan ketertarikan siswa dalam pembelajaran peramal cuaca. Dilanjutkan pengumpulan materi atmosfer, meteorologi dan klimatologi desain keterpaduan Model Webbed dengan materi IPBA sebagai pusat materi dibangun dan dapat dikaitkan dengan pengembangan materi pada Standar Isi. Proses uji bahan ajar dilakukan dengan uji (judgement) oleh beberapa dosen terkait dan uji rumpang skala kecil. Setelah tahap ini dilanjutkan pada tahap uji rumpang skala besar. Uji rumpang yang dilakukan diharapkan akan positif, karena ditekankan pada uji konsep pemahaman siswa. Bahan Ajar ini bisa dijadikan pegangan guru ataupun siswa untuk mempelajari IPBA pada tema Atmosfer dan Cuaca ataupun Pengayaan IPA di sekolah. Pengembangan bahan ajar ini diharapkan menjadi salah satu dasar pegembangan kurikulum agar pembelajaran IPBA dapat dinikmati kembali oleh siswa-siswi di Indonesia.
Keywords
Bahan Ajar, IPBA Terpadu, SMP, Atmosfer
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Oswin Bustari Priambodo
Institutions
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks Institut Teknologi Bandung
Abstract
Fisika memiliki peranan yang besar dalam dunia finansial, hal ini terllihat dari peran fisikawan Jim Simons yang merupakan pendiri salah satu firma investasi �Renaissance Technologies� yang memiliki nilai return terbesar pada tahun 1988, sampai dengan pemenang nobel ekonomi tahun 1969, Jan Tinbergen yang menggunakan konsep konsep fisika dalam pengembangan model analisis dinamiknya. Pada bidang produk derivatif finansial sendiri, peran fisika sangat besar dalam pembuatan solusi dari Black-Scholes Formula, dimana dalam pencarian solusinya, digunakan prinsip difusi. Black-Scholes Formula merupakan formula yang sering digunakan untuk menentukan nilai kontrak option dari suatu saham, namun pada abad 21 dimana internet trading sudah sangat umum, banyak fisikawan yang merasa kalau Black-Scholes Formula dirasa masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan kinerjanya, salah satu cara peningkatann kinerja formula Black-Scholes yang menarik adalah Relativistic-Black Scholes formula. Model ini mengangggap bahwa tidak perduli seberapa cepat perubahan harga saham pada pasar modal, terdapat suatu batasan yang kita sebut sebagai Cm atau market speed of light. Dalam penelitian ini akan kita teliti bagaimana pengaruh faktor Cm ini pada penentuan harga kontrak option 4 emiten di Indonesia, perusahaan yang sahamnya akan kita teliti adalah Bank BRI, Bank Mandiri, Gudang Garam dan Indofood, kemudian akan dibandingkan kinerja dari Black-Scholes Formula dan Relativistic Black-Scholes formula dalam penentuan harga kontrak option, kemudian akan ditentukan model yang lebih baik digunakan untuk keadaan pasar modal di Indonesia. Dari penelitian yang sudah dilakukan, Relativistic Black Scholes Formula membutuhkan data yang saat ini belum tersedia di system pasar modal di Indonesia, sehingga hasil dari penelitian ini masih belum konklusif.
Keywords
Option, Black-Scholes Formula, Relativistic Black-Scholes formula, Saham
Topic
Physics
Corresponding Author
Joshua Dwi Prasetyo
Institutions
a) Kelompok Keahlian Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi, Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung
*artjo26[at]gmail.com
**ekosatria004[at]gmail.com
***mitra[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Indonesia adalah negara agraris, yaitu negara yang sebagian besar mata pencaharian utama masyarakatnya berada di bidang pertanian. Akan tetapi, kemajuan teknologi dan pengembangan daerah kota membuat lahan pertanian semakin sempit. Solusi dari permasalahan ini adalah sistem pertanian menggunakan sistem hidroponik yang tidak membutuhkan media tanah dan ruang yang besar. Salah satu sistem hidroponik adalah Floating Hydroponic System (FHS), yaitu sistem hidroponik dengan tanaman dibiarkan mengapung/terendam pada suatu larutan dengan nutrisi tertentu. Hal yang perlu diperhatikan di antaranya adalah temperatur air yang harus berkisar antara 25 - 27 derajat Celcius dan konduktivitas listrik larutan yang berkisar 2.0 - 3.0 mS/cm. Salah satu cara untuk menjamin tumbuhnya tanaman secara optimal adalah otomasi sistem yang dilengkapi sistem Internet of Things (IoT), sehingga pengguna dapat mengecek keadaan fisis dari sistem hidroponik dan menyalakan/mematikan sistem hidroponik tersebut. Keluaran dari pengembangan sistem ini adalah sistem pertanian yang tidak membutuhkan ruang banyak dan pertanian serta mudah dicek dan digunakan.
Keywords
Floating Hydroponic System, Temperatur, Konduktivitas Listrik Larutan, Internet of Things
Topic
Fisika Instrumentasi
Corresponding Author
Friska Marthalenta Sari Simatupang
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Pembelajaran berbasis STEM merupakan pembelajaran yang digunakan para saintis, teknolog, engineer, dan matematikawan untuk melawan kekuatan politik. Pembelajaran ini mengintegrasikan empat komponen ilmu, yaitu sains, teknologi, engineering, dan matematika. Pembelajaran STEM berfungsi sebagai sarana untuk belajar dan mengaplikasikan konten dasar dan mempraktikan komponen STEM di situasi yang sesuai dalam kehidupan (Bybee, 2013). Pembelajaran STEM menuntut siswa dapat mengkaitkan antara proses dan konsep yang ada berdasarkan keempat disiplin ilmu STEM tersebut sehingga siswa harus mengembangkan sikap ilmiahnya dan dapat menemukan sendiri pemahamannya tentang konsep yang dipelajari (Bybee, 2013). Saat pembelajaran STEM ini berlangsung, siswa diberi project based learning (PBL) untuk mendesain sebuah prototype/miniatur hasil desain mereka sendiri. Penerapan pembelajaran berbasis STEM ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experiment dengan desain penelitian pre test-post test (one group pre test-post test). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 31 orang siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di kota Bandung. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan, diperoleh nilai gain ternormalisasi penguasaan konsep siswa sebesar 0,2 dan rata-rata persentase keterlaksanaan pembelajaran kegiatan guru sebesar 91,89% dan siswa sebesar 87,9%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis STEM dapat mempengaruhi penguasaan konsep siswa.
Keywords
pembelajaran berbasis STEM, penguasaan konsep
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Sugama Maskar
Institutions
Program Magister Pengajaran Matematika
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Hasil skor literasi PISA (Programme for International Student Assessment) pada bidang matematika siswa Indonesia pada tahun 2000, 2003, 2006, 2009, dan 2012 berturut-turut adalah 367, 360, 391, 371, dan 375. Berdasarkan data tersebut, dengan rata-rata skor literasi internasional adalah 500, dapat disimpulkan bahwa hasil literasi matematika siswa Indonesia signifikan dibawah rata-rata internasional. Dengan kata lain, kemampuan siswa Indonesia untuk mengidentifikasi, memahamai, serta menggunakan dasar-dasar matematika dalam menghadapi kehidupan sehari-hari masih jauh dibawah standar Internasional. Pendekatan pendidikan matematika realistik merupakan salah satu solusi yang baik untuk permasalahan tersebut. Oleh karena itu, disusun materi tentang bilangan bulat dan pecahan untuk siswa SMP/MTs dengan pendekatan pendidikan matematika realistik. Penyajian materi tersebut diawali dengan contoh atau ilustrasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan penjelasan materi dikemas dengan prinsip penemuan kembali. Selain itu, soal-soal yang disajikan pada materi tersebut mayoritas adalah soal-soal bermakna yang menyangkut kehidupan sehari-hari. Tampilan penyajian materi tersebut juga dibuat menarik agar dapat menambah semangat siswa dalam belajar. Lebih lanjut, untuk membentuk karakter siswa, materi ajar tesebut dibuat dengan bahasa yang baik, sopan, dan mendidik. Disamping itu, materi ajar matematika tersebut juga disusun agar siswa dapat lebih dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Keywords
bilangan bulat, bilangan pecahan, pendidikan matematika realistik
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Arisat Arisat
Institutions
a)Program Studi Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*a_risat86[at]yahoo.com
b) Program Studi Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
c) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Aspal adalah hidrokarbon rantai panjang yang banyak ikatan rangkap selain merupakan residu penguapan komponen ringan juga dapat berasal dari karbon. Buton secara tektonik berasal dari busur kepulauan subduksi tumbukan Eurasia dan Australia pada bagian timur yang tertekuk menjadi terbalik terdorong oleh gerakan lempeng Pasifik ke barat menempel dengan lengan timur Sulawesi. Oleh karena itu, Buton mengandung endapan aspal yang bertekanan, padahal berdekatan dengan Sulawesi Tenggara yang kaya dengan logam berat yang merupakan lempeng Pasifik. Agar dapat digunakan sebagai pelapis jalan secara baik, aspal terlebih dahulu diolah melalui proses pemanasan dan pelelehan. Fisika kontekstual aspal perlu dipelajari jangkauannya.
Keywords
Tektonik Buton; Sifat cadangan aspal; Fisika Kontekstual
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Arnita Irianti
Institutions
1) Program Studi Magister Sains Komputasi, FMIPA ITB
2) Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, FMIPA ITB
email: arnitairianti[at]gmail.com
Abstract
Kontaminasi air tanah merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling serius di hampir seluruh belahan bumi. Pengembangan sebuah design yang paling bagus dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan remediasi kontaminasi air tanah. Pengembangan sebuah design yang bagus dan efisien untuk menyelesaikan masalah remediasi dari kontaminasi air tanah pada sebuah daerah industri seperti di Kota Sorong � Papua Barat sangat penting karena melibatkan kontruksi dan biaya oprasional yang besar dalam perkembangan kota kedepan menjadi lebih baik. Metode Simulasi Element Hingga menentukan design optimum dari sistem perlakuan remediasi dan pemompaan Tiga multi fungsi objektif pada laju pemompaan dan waktu pembersihan. Variabel designnya dipertimbangkan dan direncanakan dengan metode elemen hingga untuk mengurangi biaya operasi, volume total pemompaan dan laju total pemompaan dalam tiga skenario tersebut.
Keywords
Kontaminasi Air tanah, Optimasi Multi-Objektif, Metode Elamen Hingga ( FEM ), Design Remediasi
Topic
Physics
Corresponding Author
Joshua Dwi Prasetyo
Institutions
a) Physics Department, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*artjo26[at]gmail.com
**alfi.rifqi[at]gmail.com
***ikhwanrnurzaman[at]gmail.com
Abstract
Hiu merupakan suatu hewan yang memiliki bentuk yang unik sehingga memungkinkan hiu bergerak dan bermanuver dengan kecepatan yang tinggi. Pemodelan fluida dengan menggunakan persamaan Navier-Stokes pada hiu dilakukan pada sirip samping dan sirip belakang hiu. Pemodelan ini dilakukan dengan beberapa variasi kecepatan, sehingga dapat dilihat bagaimana sirip tersebut bekerja pada fluida dengan kecepatan yang berbeda-beda. Pemodelan ini dilakukan dengan menggunakan COMSOL Multiphysics. Keluaran yang diharapakan dengan paper ini adalah dapat dibentuknya suatu struktur material pada kendaraan air yang mengikuti bentuk ikan hiu sehingga dapat bergerak dan bermanuver dengan baik pada setiap kecepatan, baik tinggi maupun rendah.
Keywords
Hiu, Fluida, Navier-Stokes, COMSOL Multiphysics
Topic
Fisika Komputasi
Corresponding Author
Dimas Frananta Simatupang
Institutions
a) Jurusan Kimia, FMIPA, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*dimahozeo[at]gmail.com
b) Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Medan
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan 20221, Indonesia
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model perlakuan dengan pengembangan inovasi modul pembelajaran kimia dan metode demonstrasi dengan bantuan media macromedia flash animation untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pengajaran hidrolisis garam. Sampel yang digunakan adalah buku kimia kelas XI, para guru dan dosen FMIPA UNIMED dan siswa/i kelas XI SMAN 1, Methodist 1 dan Santo Thomas 1 Medan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Penelitian diawali dari analisis empat buku kimia bilingual kemudian dikembangkan menjadi inovasi modul pembelajaran yang telah distandarisasi oleh dosen, guru dan siswa kelas internasional SMAN 1 Medan lalu diujicobakan. Instrumen terdiri dari kuesioner dan 20 soal pilihan ganda yang valid dan layak uji. Uji normalitas menunjukkan pada kelas eksperimen X2hitung < X2tabel, 8,53 < 11,07 dan kelas kontrol 6,63 < 11,07 kemudian untuk uji homogenitas Fhitung < Ftabel (1,27 < 1,47) dan disimpulkan bahwa data terdistribusi normal dan homogen. Hasil menunjukkan bahwa model perlakuan ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengamati rataan tes pada kelompok atas dan bawah kelas eksperimen (84,33 dan 78,83) lebih tinggi dari kelas kontrol (70,67 dan 70,67). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pada kelompok atas thitung > ttabel, 5,36 > 1,32 dan kelompok bawah 4,32 > 1,32. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model perlakuan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Keywords
inovasi modul pembelajaran, metode demonstrasi, hasil belajar, hidrolisis garam
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Haerul Jusmar Ibrahim
Institutions
a) Program Studi Magister Sains Komputasi, FMIPA ITB
*haerul.jusmar[at]gmail.com
b) Fisika Teori Energi Tinggi dan Instrumentasi, FMIPA ITB
Abstract
Metode Smoothed Particle Hydrodynamics merupakan metode dengan pendekatan Lagrangian yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah dinamika fluida yang kompleks. Perhitungan numerik pada metode ini cukup mudah dan dapat diimplementasikan pada berbagai macam syarat batas. Metode ini menggunakan partikel yang mewakili elemen-elemen fluida yang saling berinteraksi. Pada penelitian ini, interaksi yang terjadi berupa interaksi partikel fluida dan fluida serta fluida dan padatan seperti dalam proses abrasi oleh ombak laut. Proses abrasi dalam penelitian ini diasumsikan tanpa melibatkan proses transportasi dan sedimentasi. Partikel padatan dianggap bersifat seperti fluida pseudo-plastic yang dapat berubah bentuk ketika diberikan shear stress yang cukup. Shear stress minimum yang menyebabkan terjadinya abrasi dinyatakan melalui parameter critical shear stress. Dari hasil simulasi yang dilakukan, diketahui bahwa variasi nilai critical shear stress mempengaruhi persentase partikel yang tererosi.
Keywords
Smoothed Particle Hydrodynamics, shear stress, pseudo-plastic, abrasi
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Sanny Virginia Aponno
Institutions
a) Program Studi Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*sanny.aponno[at]gmail.com
b) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Indonesia Timur secara fisika tektonik terdiri dari pulau-pulau yang muncul dari lempeng Samudra Pasifik ( Maluku Utara ), busur kepulauan subduksi pinggiran Eurasia dan Samudra Hindia yang terdorong dan tertekuk ( Maluku tengah ) dan Pulau Papua yang merupakan kaki benua Australia yang terangkat. Kepulauan gunung api mempunyai pantai dan teluk sempit dengan jalan raya sejajar, pantai. Pulau besar mempunyai pantai berbakau, banyak sungai dan endapan delta yang subur serta pegunungan tinggi mengandung intrusi dan urat-urat mineral. Praktikum Fisika Alam seperti berikut dapat dikembangkan : mekanika/kinematika jalan raya, aliran sungai curam, erosi dan sedimentasi, geometri topografi, perhitungan volume puncak-pucak pegunungan, angin, matahari, penguapan, sifat listrik bumi yang dapat menuju ke rekayasa penelolaan smberdaya alam ( hayati dan ESDM ).
Keywords
tektonik Indonesia Timur, karakter pulau-pulaunya, fisika kontekstual, praktikum fisika alam.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Ajeng Suryani
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung
Abstract
Pada masa kini penggunaan media komputer sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Namun secara umum penggunaan media komputer dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru lebih banyak hanya menggunakan program Microsoft power point berupa tulisan-tulisan diselingi gambar tanpa menyisipkan animasi ataupun video dalam pembuatan multimedia tersebut. Padahal dengan adanya animasi ataupun video akan membuat pembelajaran di dalam kelas lebih variatif dan tidak monoton juga agar siswa dapat belajar secara mandiri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran fisika berbasis komputer pada pokok bahasan gerak lurus. Dalam multimedia ini terdapat menu kurikulum, peta konsep, animasi & video, e-book, contoh soal, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah 4D yaitu metode penelitian yang terdiri dari empat tahap. Tahapan 4D tersebut adalah define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa respon siswa melakukan pembelajaran menggunakan multimedia komputer yang dikembangkan adalah positif.
Keywords
multimedia komputer, gerak lurus
Topic
Physics
Corresponding Author
Maya Rahma Zahara
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Eksperimen ini dilakukan untuk mengamati fenomena fluida statis dan dinamis pada sebuah bejana berhubungan yang memiliki empat tabung dengan bentuk dan diameter yang berbeda. Pada ekperimen fluida statis, pengamatan dilakukan dengan mengukur ketinggian air pada setiap tabung. Variasi dilakukan dengan menutup salah satu permukaan dan/atau beberapa tabung. Pada eksperimen fluida dinamis, pengamatan dilakukan dengan membuka salah satu/ beberapa keran dan melihat kelajuan penurunan fluida pada setiap tabung. Pengamatan menggunakaan rekaman video sehingga dapat dilakukan analisis lebih lanjut. Eksperimen ini dapat digunakan sebagai pembelajaran fluida bagi peserta didik pada tingkat SMP maupun SMA.
Keywords
Fluida Statis, Fluida Dinamis
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Dwi Yulia Handayani
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Pengembangan Conceptual change text (CCT) berbantuan komputer berbantuan komputer didasari oleh banyaknya miskonsepsi yang siswa alami pada materi gaya apung. CCT berbantuan komputer merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk memperbaiki pengetahuan siswa yang telah ada sebelumnya dan menyiapkan siswa untuk pengetahuan yang baru dan ilmiah. CCT berbantuan komputer dimulai dengan penggalian ide awal mengenai konsep yang dimiliki siswa, dilanjutkan tahapan konflik kogntif yang berfungsi untuk menantang miskonsepsi yang siswa miliki, dan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan ilmiah dari kesalahan-kesalahan yang telah dirumuskan sebelumnya serta pada bagian akhir barulah diberikan kembali pertanyaan-pertanyaan untuk mengkonfirmasi perubahan konsep yang siswa miliki. Penelitian ini melibatkan empat puluh partisipan. Partisipan terdiri dari siswa sekolah menengah atas yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kontrol. Kelas ekperimen menggunakan CCT berbantuan komputer dan model pembelajaran perubahan konseptual untuk mengatasi miskonsepsi yang mereka alami, sedangkan kelas kontrol hanya menggunakan model pembelajaran perubahan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas ekperimen yang menggunakan CCT berbantuan komputer lebih signifikan mereduksi konsepsi-konsepsi alternatif yang siswa miliki dibandingkan dengan kelas kontrol.
Keywords
Conceptual change text, Conceptual change text berbantuan komputer, CCT, gaya apung.
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Fandy Gustiara
Institutions
Program Studi Magister Pengajaran Matematika
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Permasalahan yang sangat mencolok pada pembelajaran matematika di sekolah sampai saat ini yaitu terdapat jurang pemisah antara pembelajaran matematika yang dipelajari di sekolah dengan penerapan pada kehidupan nyata. Permasalahan inilah yang selalu menjadikan matematika dianggap sulit dan tidak menyenangkan. Hasil studi PISA (Programme for International Student Assessment) untuk kemampuan literasi matematika siswa Indonesia termasuk ke dalam kategori yang rendah. Dengan skor rata-rata Internasional untuk literasi matematika adalah 500, Indonesia hanya memperoleh skor 367, 360, 391, 371, dan 375 pada tahun 2000, 2003, 2006, 2009, dan 2012. Pendidikan matematika realistik merupakan salah satu solusi nyata untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan demikian, dibuatlah materi pola konfigurasi objek dan bilangan untuk siswa SMP/MTs dengan pendekatan pendidikan matematika realistik. Materi tersebut disusun dengan memperhatikan beberapa aspek berikut: (1) tampilan dan ilustrasi yang menarik; (2) penyampaian materi menggunakan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan prinsip penemuan; (3) latihan soal, kegiatan, dan diskusi dikemas berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga akan lebih bermakna bagi siswa; (4) menggunakan bahasa yang mudah dipahami sesuai dengan kaidah penggunaan bahasa yang baik dan mempertimbangkan kearifan lokal; dan (5) memberikan kesan akrab pada siswa pada saat membaca, memberikan gambaran tentang karakter, mental, dan akhlak yang baik, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan.
Keywords
pola konfigurasi objek, pola bilangan, matematika realistik
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
valentinus galih vidia putra
Institutions
POLITEKNIK STTT BANDUNG
Abstract
Pada penelitian ini dikaji hubungan antara pengaruh nomor benang terhadap dimeter benang secara teori dan eksperimen. Pengujian secara eksperimen didapatkan melalui rancang bangun alat yarn diameter tester. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Telah diciptakan alat ukur diameter benang (tanpa adanya pengaruh deformasi bentuk yang diakibatkan adanya tekanan luar atau gaya luar); (2) Telah dirumuskan hubungan diameter benang secara eksperimen dengan nomor benang (tex); dan (3) Telah dibandingkan hubungan antara diameter benang secara eksperimen dan diameter benang secara teori.
Keywords
Yarn Diameter,Optik,Nomor benang (Tex)
Topic
Lain-lain (ETC)
Corresponding Author
Muliady Faisal
Institutions
1). Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung
2). Sains Komputasi, Institut Teknologi Bandung
Email : muliadyfaisalalmandary[at]gmail.com
Abstract
Fenomena plasma sangat menarik untuk diteliti baik secara experiment maupun simulasi. Dalam studi ini akan dibahas sebuah simulasi model aliran plasma menggunakan metode electrostatic particle in-cell. Metode ini telah banyak diaplikasikan pada berbagai studi plasma. Dalam studi ini dibahas model difusi sederhana yang diharapkan bisa diaplikasikan pada plasma suhu rendah, khususnya pada plasma medicine.
Keywords
Plasma, Particle in cell, difusi
Topic
Physics
Corresponding Author
Ahmad Zatnika Purwalaksana
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Telah dilakukan pengolahan data pengukuran kelembaban tanah menggunakan JavaScript. Pengukuran kelembaban tanah dilakukan menggunakan arduino dengan sensor Sensor Soil Moisture YL 69 serta data logger shield untuk menyimpaan data ke SD card. Pengukuran kelembaban tanah harus dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga data yang diperoleh cukup banyak. JavaScript memiliki kemampuan untuk mengolah data dalam jumlah yang cukup banyak untuk menyimpan ke dalam database dan membuat grafik secara real time dari database tersebut. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan JavaScipt untuk mengolah data pengukuran kelembaban tanah yang telah tersimpan di dalam SD card. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi untuk menampilkan grafik pengukuran kelembaban tanah secara real time yang dapat digunakan di smartphone atau komputer.
Keywords
Arduino, JavaScript, Sensor Soil Moisture YL 69
Topic
Fisika Komputasi
Corresponding Author
DEWI SUSANTI KANIAWATI
Institutions
SMAN 1 CIKIJING MAJALENGKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kreativitas siswa SMA dalam membuat Remodeling produk teknologi sederhana melalui implementasi pembelajaran Learning Cycle (LC) 6E dengan pendekatan Science, Technology, Engeneerig and Mathematics (STEM). Sintaks LC 6E terdiri dari 1) Engage 2) Explore 3) Explain 4) Engeneer 5) Enrich 6) Evaluate. Penerapan pendekatan STEM dalam penelitian ini adalah menerapkan dan mempraktekan konten dasar dari STEM yang mengintegrasikan teknologi, matematika dan rekayasa dalam topik listrik arus searah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre experiment dengan design One Shot Case Study. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa kelas X semester dua tahun ajaran 2015/2016 di salah satu SMA Negeri yang berada di Kabupaten Majalengka. Instrumen penelitian terdiri dari lembar kreativitas siswa meliputi aspek (1) memberi ide, (2) membuat perencanaan dan pengembangan gagasan,(3) bereksplorasi dalam mendesain produk,(4) interdiplin ilmu, (5) memilih bahan yang tepat serta lembar penilaian produk meliputi aspek (1) fungsional produk,(2) daya tahan produk,(3) nilai ekonomis, (4) nilai estetika, (5) menunjukkan inovasi dan kreasi dalam teknik pembuatan. Hasil penelitian menunjukkan telah terciptanya kreativitas siswa yang cukup tinggi dibuktikan dengan dihasilkannya berbagai produk teknologi sederhana yang berkaitan dengan listrik arus searah yang variatif dimana ide desainnya berasal dari siswa. Berdasarkan temuan hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi pembelajaranLC 6E dengan pendekatan STEM dapat megembangkan kreativitas siswa dalam membuat remodeling produk teknologi sederhana.
Keywords
Kreativitas, Learning Cycle 6E, Pendekatan STEM
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Nani Muniroh
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar fisika berupa handout berbasis advance organizer pada materi fisika kelas X semester genap sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development (R&D)) model Dick and Carey. Namun penelitian ini dibatasi hanya pada tahap revisi instruksional. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan pada 40 siswa SMA di Jakarta pada bulan Januari 2016, diperoleh 52,5% siswa menyatakan pembelajaran fisika di sekolah kebanyakan menggunakan pendekatan matematis. Sedangkan 65% siswa lebih memilih pembelajaran di luar setelah sekolah usai karena kurang mengertinya mereka akan materi fisika. 87,5% siswa menyatakan sumber belajar yang mereka gunakan hanya berupa buku paket dan LKS, serta mereka belum mengenal handout. Sehingga 35% siswa menginginkan diadakannya pengembangan handout fisika. Hasil penelitian ini adalah berupa produk handout fisika berbasis advance organizer untuk siswa SMA kelas X semester genap. Berdasarkan silabus, kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013, materi fisika untuk SMA kelas X semester genap terdiri dari 4 kompetensi dasar, kemudian dikembangkan menjadi 3 buah handout untuk masing-masing kompetensi dasar. Sehingga dihasilkan 12 buah handout. Penggunaan model adavance organizer pada handout bisa mempermudah guru terutama siswa dalam mengaitkan pembelajaran lama dengan yang baru. Sehingga siswa akan lebih tertarik akan pembelajaran fisika karena adanya kebermanfaatan tersebut.
Keywords
handout, advance organizer, R&D
Topic
Pembelajaran
Page 499 (data 14941 to 14970 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats