Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 512 (data 15331 to 15360 of 15932) | Displayed in 30 data/page

PENERAPAN LEVELS OF INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD KE-21 (4C�S) PADA SISWA SMP
Mochammad Irfan N; Setya Utari; Winny Liliawati

Show More

Corresponding Author
Mochammad Irfan Noviana

Institutions
SEKOLAH PASCASARJANA - UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Abstract
Dunia telah mengalami banyak perubahan pada berbagai aspek. Siswa di abad ke-21 harus memiliki seperangkat keterampilan, salah satunya keterampilan belajar abad ke-21 4C�s (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration), yang berbeda bila dibandingkan dengan siswa pada abad sebelumnya. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA-Fisika masih dilaksanakan secara direct instruction dan kurang kontekstual. Hasil studi pendahuluan dengan tes tertulis uraian yang mengukur kemampuan Critical Thinking dan Creativity pada siswa pun masih rendah. Model pembelajaran Levels Of Inquiry dapat dijadikan solusi untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 4C�s pada siswa yang masih kurang dalam pengalaman kerja ilmiah di laboratorium. Penelitian quasi experiment dengan menggunakan One group Pretest-Postest Design dilakukan di kelas VII pada salah satu SMP Swasta di kota Bandung untuk mengetahui peningkatan keterampilan 4C�s siswa setelah penerapan Levels Of Inquiry pada topik Kalor dan Perpindahan Kalor dengan asesmen berupa soal uraian untuk keterampilan Critical Thinking dan Creativity serta rubrik dan portofolio untuk keterampilan Collaboration dan Communication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan keterampilan Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration secara signifikan dengan rata-rata gain ternormalisasi berturut-turut yaitu 0.62, 0.45, 0.65, dan 0.68 yang berarti terjadi peningkatan berkategori sedang pada empat keterampilan tersebut.

Keywords
Keterampilan Abad ke-21, Keterampilan 4C�s, Levels Of Inquiry

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/zAenYjdCvhgf


Dekonvolusi pada Seismogram dengan Wavelet Bervariasi Waktu Menggunakan Metode Gated Wiener
Muhammad Lutfi Hernandi (a*), Bagus Endar Bachtiar Nurhandoko (a,b*)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Lutfi Hernandi

Institutions
a) Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
b) Rock Fluid Imaging Lab

Abstract
Dekonvolusi seismik merupakan sebuah proses filtering yang bertujuan untuk merekonstruksi fungsi reflektivitas dengan membalikkan proses konvolusi. Dekonvolusi dapat memampatkan wavelet pada seismogram, mengatenuasi gaung, dan multipel jangka pendek sehingga dapat meningkatkan resolusi temporal dan meningkatkan hasil interpretasi terhadap penampang seismik pantul. Cara yang paling umum dalam melakukan dekonvolusi adalah mendesain filter Wiener dengan menggunakan pendekatan least square. Sinyal seismik bersifat tidak stasioner yaitu bentuk dan lebar pitanya berubah terhadap waktu tempuh. Ketidakstasioneran adalah akibat dari efek divergensi muka gelombang dan atenuasi frekuensi. Amplitudo dan frekuensi wavelet akan semakin berkurang seiring dengan semakin dalam penjalaran gelombang seismik karena efek divergensi dan atenuasi frekuensi tinggi. Beberapa parameter seperti rata-rata, variance, fungsi korelasi, dan parameter lainnya dari sinyal seismik berubah terhadap waktu. Dekonvolusi Wiener umumnya merupakan dekonvolusi tidak bervariasi waktu karena wavelet sumber dianggap stasioner. Wavelet sumber secara alamiah tidaklah stasioner sehingga perlu dilakukan dekonvolusi bervariasi waktu untuk mengatasi ketidakstasioneran sinyal pada proses dekonvolusi. Salah satu metode dekonvolusi bervariasi waktu yang cukup efektif adalah dekonvolusi Gated Wiener. Operator dekonvolusi bervariasi waktu Gated Wiener diperoleh dengan membagi sinyal seismik menjadi berbagai bagian dengan panjang T dan memproses tiap bagian seperti proses tidak bervariasi waktu. Performa tiga buah metode dekonvolusi akan dibandingkan pada penelitian ini, yaitu metode dekonvolusi Wiener tidak bervariasi waktu, dekonvolusi tidak bervariasi waktu dengan inversi linier, dan dekonvolusi bervariasi waktu Gated Wiener pada T= 100 dengan error energy masing-masing sebesar 0.4461, 0.3948, dan 0.1882. Dekonvolusi bervariasi waktu Gated Wiener menghasilkan hasil dekonvolusi yang lebih baik dibandingkan dengan dekonvolusi tidak bervariasi waktu. Metode dekonvolusi bervariasi waktu paling optimal ketika panjang setiap pembagian T adalah 100 dari panjang data 500 dengan error energy 0.1882.

Keywords
Dekonvolusi, Gated Wiener, Ketidakstasioneran, Variasi waktu

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/kG3rjaFR9YqX


Pengaruh Implementasi Scientific Approach Bermuatan Nilai dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa
Defi Nurlatifah

Show More

Corresponding Author
defi nurlatifah

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Scientific Approach bermuatan nilai dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Muatan nilai tersebut merupakan nilai religius yang disisipkan pada setiap tahapan yang terdapat dalam Scientific Approach. Metode penelitian yang digunakan adalah metode weak eksperimen dengan desain One-Group Pre test-Post test. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 9 Tasikmalaya yang terdiri dari 30 orang siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data hasil penelitian berupa pretest dan posttest keterampilan berpikir kreatif siswa yang diolah melalui program SPSS for windows dengan uji Paired Sample t-test. Berdasarkan analisis hasil belajar siswa perolehan rata-rata posttest setelah pembelajaran dengan Scientific Approach sebesar 46,17 sedangkan rata-rata pretest sebelum pembelajaran dengan Scientific Approach diperoleh hasil rata-rata tes sebesar 25,97 dengan rata-rata N-gain yang diperoleh sebesar 0,57.

Keywords
Scientific approach, muatan nilai, berpikir kreatif

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/XR3ND4FnYuw9


Penggunaan Uji Rancangan Blok Teracak Lengkap dalam Menentukan Efektifitas Collaborative Learning melalui Media Video Tutorial
Dewi Ranti

Show More

Corresponding Author
dewi ranti

Institutions
SMKN 5 Kota Bekasi

Abstract
Pembelajaran matematika yang bermakna sekarang ini sedang digiatkan. Bermakna artinya pembelajaran tidak hanya dipandang sebagai sebuah teori, melainkan sebagai sebuah aktivitas yang berkaitan erat dengan kebutuhan hidup di dunia nyata. Menyikapi hal tersebut, sebuah rangkaian rancangan pembelajaran dibuat. Rancangan pembelajaran dibuat dengan menggunakan dua model pembelajaran. Model yang pertama adalah drilling. Drilling menitikberatkan pada cara penyelesaian semua variasi soal. Latihan ini dilakukan berulang-ulang. Dengan menggunakan model ini, nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 62,06, nilai minimum 42 dan nilai maksimum 82. Model yang kedua adalah Collaborative Learning melalui media video tutorial. Model ini mengharuskan siswa bekerjasama dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 orang. Dalam kelompok, siswa diminta mengamati video tutorial yang berbeda-beda di tiap kelompok, untuk kemudian ditiru dan dimodifikasi dengan tugas kelompok yang telah diberikan. Video tutorial buatan siswa tersebut kemudian dipresentasikan di depan kelas. Akhir kegiatan ini adalah tes individu yang menghasilkan nilai rata-rata 78,79, nilai minimum 42 dan nilai maksimum 100. Dari nilai rata-rata terlihat adanya peningkatan prestasi. Hasil kegiatan ini juga diuji dengan Rancangan Blok Teracak Lengkap. Hasil uji tersebut juga memperlihatkan bahwa adanya pengaruh positif dari model pembelajaran Collaborative Learning terhadap prestasi siswa.

Keywords
Drilling Strategy, Collaborative Learning, Rancangan Blok Teracak Lengkap, Video Tutorial

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/9RzyB6nU7djx


Sistem Pengukuran dan Monitoring Sedimen Layang Menggunakan Spektroskopi Inframerah
I. Amri, L. Yuliantini , M. Djamal

Show More

Corresponding Author
Lia Yuliantini

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Metode yang telah berkembang selama ini untuk penggukuran sedimen layang yaitu metode gravimetrik. Metode ini cukup akurat dalam pengukuran sedimen layang. Akan tetapi metode gravimetrik belum efisien dalam permasalahan waktu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen yang dapat mengukur konsentrasi sedimen layang pada air yang mengalir secara real time. Konsentrasi sedimen layang diukur berdasarkan hukum Beer-Lambert. Ketika sampel ditembak dengan sinar inframerah, maka sampel akan menyerap sebagian energi dari sinar inframerah tersebut dan sebagian lagi akan ditransmitansikan yang akan dideteksi oleh fotodioda. Sebelum kalibrasi, sampel dikeringkan terlebih dahulu kemudian disaring menggunakan ayakan berdiameter kurang dari 2 mm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tegangan keluaran dari fotodioda terhadap konsentrasi sedimen layang membentuk grafik eksponensial dengan nilai R2=0.96743. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai konsentrasi dan debit sedimen layang cenderung meningkat terhadap penambahan massa tanah. Selain itu, juga diperoleh bahwa nilai transmitansi menurun dengan penambahan massa tanah, sedangkan nilai absorbansinya meningkat. Nilai konsentrasi dan debit sedimen layang serta absorbansi paling tinggi yaitu 0.0119 gr/ml, 1.168x10-6 gr/s, dan 2,977% dengan nilai massa tanah 300 gr sedangkan nilai transmitansi paling tinggi yaitu 95.888% dengan massa tanah 150 gr. Pada penelitian ini ,display grafik dan konsentrasi sedimen layang pada PC menggunakan LabVIEW versi 14.1 dan interface sensor dengan PC menggunakan mikrokontroler ATmega328.

Keywords
Sedimen layang, inframerah, fotodioda

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/eJEhjA3Kz8q6


Pre-stack Depth Migration with Kirchhoff Method on Anisotropy Medium VTI (Vertical Transverse Isotropy)
Adriandi (a*), Dr. Eng. Bagus Endar B. Nurhandoko (b)

Show More

Corresponding Author
Adriandi Adriandi

Institutions
a) Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Bandung Institut of Technology. Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*adriandi001[at]gmail.com
b) Lecturer at Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Bandung Institut of Technology. Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
Seismic reflection is a method that can produce high accuracy and high penetration range in the exploration of hydrocarbons. Nevertheless, problems can occur when the data signal reflections generated is not appropriate. This occurs due to the slope of the points of reflection on the position of the actual reflection. Seismic data migration process can be used to calibrate the reflector to the actual position. However, errors may occur due to incorrect assumptions that do not correspond to actual conditions. Most seismic data processing assumes that the earth layer is a layer of isotropy, when in reality the earth layer has a structure that changes the wave velocity. Such changes can occur due to the condition of the complex subsurface geology that changes with the facies of a layer. At these conditions of lithology, the speed of seismic waves will change in considerable amount. One method that can be used to handle such complex structures are anisotropy pre-stack depth migration (PSDM). Anisotropy pre-stack depth migration is used based on the assumption that which the waves are going through has Vertical Transverse Isotropy (VTI) properties. This medium assumes that the anisotropy only occurs in vertical degrees, not in horizontal degrees. This method is a method of pre-stack depth migration which adds Thomsen anisotropy parameters such as delta and epsilon. These parameters are later used to analyze the effect of anisotropy from the layers of structure. The advantages of the anisotropic pre-stack depth migration compared by the isotropy pre-stack depth migration are longer offset and better imaging. Longer offset can produce lot of subsurface information and the sharper results of seismic section compared to the gather obtained in isotropy pre-stack depth migration.

Keywords
Anisotropy, Thomsen Parameter, PSDM, Seismic Reflection, VTI.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/xJQdZ6NbFkwX


PENGUKURAN PERBEDAAN TEKANAN DAN LAJU ALIRAN BIOGAS PADA PIPA VENTURI MENGGUNAKAN GENERATOR BERBAHAN BAKAR BIOGAS UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK
Ni Ketut Lasmi, Alamta Singarimbun dan Wahyu Srigutomo

Show More

Corresponding Author
ketut lasmi

Institutions
Prodi Fisika, FMIPA, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Biogas merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang dapat mengatasi kesulitan masyarakat akibat naik turunnya harga BBM karena pencabutan subsidi oleh pemerintah. Energi terbarukan ini bisa segera diaplikasikan ke masyarakat dalam rangka pemenuhan keperluan energi nasional. Biogas merupakan energi alternatif yang dibuat dengan memanfaatkan kotoran sapi melalui proses anaerobik digestion. Sehubungan dengan hal ini, maka salah satu terobosan yang dilakukan dengan membuat alat pencampur biogas dan udara melalui pipa venturi satu fase(mengganti bensin dengan biogas) dengan menggunakan teori dasar mekanika fluida .Agar menghasilkan energi listrik yang baik maka terlebih dahulu diselidiki laju aliran biogas dengan flow meter, saat mengalir menuju alat pencampur biogas dan udara untuk menuju ruang bakar. Saat biogas keluar dari alat pencampur menuju ruang bakar, laju alirannya dibuat tetap sehingga menghasilkan perbedaan tekanan antara biogas dan udara. Dengan adanya beda tekanan ini maka terjadi pembakaran biogas sehingga dapat memutar generator listrik(genset) untuk memperoleh konversi energi dari biogas menjadi energi listrik yang dapat diaplikasikan sebagai alat penerangan masa depan

Keywords
Biogas, alat pencampur,konversi energi

Topic
Energi (ENG)

Link: https://ifory.id/abstract/LRQxkMTX9J6P


Analisis Sifat Optik Lapisan Tipis ZnO di atas Substrat SiO2/Si dengan Menggunakan Spektroskopi Elipsometri
Muhammad Abiyyu Kenichi Purbayanto (a*), Gesti Rahmah (a), Eka Nurfani (a), Yudi Darma(a**)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Abiyyu Kenichi Purbayanto

Institutions
a)Laboratorium Quantum Semiconductor and Device
Kelompok Keilmuan Fisika Material Elektronik
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

*muhammad_abiyyu[at]students.itb.ac.id
**yudi[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Paper ini membahas analisis sifat optik dari lapisan tipis ZnO di atas substrat SiO2/Si yang ditumbuhkan dengan teknik DC-unbalanced magnetron sputtering. Sifat optik ZnO dikarakterisasi dengan menggunakan spektroskopi elipsometri (SE) pada rentang energi 1,2-6,5 eV. SE mengukur perubahan polarisasi, yang direpresentasikan sebagai rasio amplitudo dan beda fase, saat sebelum dan sesudah menumbuk lapisan tipis ZnO. Data SE yang terukur dianalisis dan dimodelkan lebih lanjut dengan menggunakan model Tauc-Lorentz dan Gaussian untuk memperoleh informasi fisis dari sampel yang diukur. Model optik yang digunakan adalah "kekasaran permukaan/ZnO/SiO2/Si". Kekasaran permukaan disertakan sebagai kompensasi dari ketidakhomogenan permukaan lapisan tipis. Indeks bias kompleks, koefisien serapan, celah pita energi, dan ketebalan lapisan tipis diperoleh dari hasil pemodelan dengan inversi persamaan Fresnel. Nilai indeks bias yang terukur pada ~2,25 eV adalah 2,03, sedangkan lebar celah pita energi yang dihitung dengan persamaan Tauc adalah ~3.27 eV. Selain itu, ketebalan lapisan tipis yang diperoleh adalah ~50 nm. Studi ini menunjukkan pentingnya ZnO sebagai material dengan celah pita energi yang lebar untuk aplikasi perangkat optoelektrika, seperti laser, dioda, dan detektor ultraviolet

Keywords
Celah pita energi; Indeks bias; Lapisan tipis ZnO; Spektroskopi Elipsometri

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/RDafAXEHULvz


Spektrometer Visible Tampilan PC dengan Data Terekam untuk Menentukan Konsentrasi Glukosa menggunakan Larutan Benedict
Yogie Sanjaya, Mona Berlian Sari, Abdul Rajak, Mitra Djamal

Show More

Corresponding Author
Mona Berlian Sari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Rancang bangun spektrometer menggunakan sumber cahaya dari cahaya tampak telah dibuat. Spektrometer ini menggunakan LED RGB sebagai sumber cahayanya. Selama ini pengukuran menggunakan spektrometer Visible relatif mahal. Pada penelitian ini dirancang spektrometer Visible yang secara keseluruhan memiliki harga yang terjangkau. Sistem ini menggunakan dua buah sumber cahaya dan juga dua buah sampel holder. Sampel pertama merupakan larutan yang diukur dan sampel kedua adalah larutan standar. Pada penelitian ini digunakan satu buah sensor photodioda yang pergerakannya dikontrol menggunakan motor stepper. Keluaran sensor diolah di mikrokontroller Atmega8 dan dikirim ke PC. Interface tampilan PC menggunakan GUI Visual Basic. Data hasil pengukuran disimpan di PC dalam format *.xls. Pada penelitian ini diukur nilai absorbansi dan konsentrasi larutan glukosa. Untuk mengetahui kadar glukosa dalam larutan tertentu digunakan larutan benedict. Dari hasil pengukuran yang dilakukan diperoleh hasil yang memuaskan dimana nilai absorbansi larutan glukosa menggunakan sumber led merah adalah 0.000595, menggunakan sumber led hijau 0.00079, dan dengan menggunakan sumber led biru diperoleh 0.000411. Nilai ini yang digunakan untuk menghitung konsentrasi glukosa dalam larutan. Konsentrasi diukur dalam satuan ppm. Penelitian ini dapat dijadikan alternatif dalam pengukuran yang membutuhkan spektrometer, dapat digunakan untuk pengukuran menggunakan larutan lainnya yang peka terhadap cahaya tampak, dan dapat dikembangkan untuk mengetahui kadar glukosa dalam darah.

Keywords
Spektrometer, Konsentrasi Glukosa, Benedict, Visible Light, Visual Basic

Topic
Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/yWA6b8jkxUq3


Pengembangan Modul Digital Fisika Berbasis Discovery Learning pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak Lurus
Kiar Vansa Febrianti, Fauzi Bakri, Hadi Nasbey

Show More

Corresponding Author
Kiar Vansa Febrianti

Institutions
Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Telah dilakukan penelitian pengembangan yang menghasilkan bahan ajar berupa modul digital fisika berbasis discovery learning untuk materi kinematika gerak lurus. Penelitian dilakukan di laboratorium pendidikan fisika FMIPA UNJ untuk tahap pengembangan dan di SMAN 2 Bekasi serta SMAN 54 Jakarta untuk tahap uji lapangan penggunaan modul digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tampilan modul menggunakan software 3D PageFlip Professional 1.7.6 dan kontennya dibantu dengan beberapa software, seperti AVS Video Editor, iSpring Suite 6, Macromedia Flash Professional 8, dan Microsoft Office. Modul digital divalidasi oleh 4 dosen ahli materi dan 3 dosen ahli media, serta diuji coba oleh 4 pendidik dan 82 peserta didik. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan persentase capaian sebesar 92,94% dari ahli materi, 84,73% dari ahli media, 90,75% dari pendidik fisika SMA, dan 84,87% dari peserta didik SMA. Dari segi karakteristik modul didapatkan hasil penilaian dari para ahli untuk self instructional 90,26%, self contained 91,82%, stand alone 91,15%, adaptif 92,71%, dan user friendly 91,67% dengan rata-rata seluruh karakteristik modul sebesar 91,52%. Adapun hasil evaluasi peserta didik setelah menggunakan modul digital adalah 89,10% pada ranah kognitif C3 (memakai/menerapkan). Modul digital fisika berbasis discovery learning pada pokok bahasan kinematika gerak lurus untuk peserta didik SMA kelas X peminatan fisika telah memenuhi kriteria dan layak digunakan sebagai bahan belajar mandiri sebelum pembelajaran dimulai di dalam kelas.

Keywords
Pengembangan, Modul, Discovery, Kinematika, 3D PageFlip Professional

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/2BpPtkq9gYnT


Penerapan Learning Cycle Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa SMA Pada Sistem Koordinasi
Maftuhah

Show More

Corresponding Author
Maftuhah Maftuhah

Institutions
Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Pembelajaran yang menekankan siswa untuk mengkonstruk pemahaman sendiri, merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep. Salah satu model pembelajaran konstruktivisme adalah learning cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran learning cycle 5E untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa SMA XI pada pembelajaran biologi konsep sistem koordinasi pada subkonsep sistem saraf. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah weak eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel dengan teknik purvosive sampling, siswa kelas XI di Sukabumi pada semester genap tahun pelajaran 2014-2015 sebanyak 30 siswa dengan bentuk tes penguasaan konsep berbentuk multiple choice. Peningkatan penguasaan konsep dihitung dengan siswa. Penguasaan konsep sebelum dan sesudah treatment diukur dengan menggunakan tes penguasaan rumus N-gain berdasarkan tes penguasaan konsep. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penguasaan konsep pada 29,75 (pretest), 62,5 (posttest) dan N-gain 0,46 (kategori sedang). Hasil uji-t satu pihak data N-gain diperoleh hasil 0,00 dengan tingkat kepercayaan α = 0,05, p-value < α maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model learning cycle dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa.

Keywords
learning cycle 5E, penguasaan konsep, sistem koordinasi.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/zbtG36FxYdLV


Pendekatan Science Writing Heuristic (SWH) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA pada Materi Suhu dan Kalor
Muhamad Himni Muhaemin1, Neni Hermita2, Isah Ratnasih3, Parlindungan Sinaga1, Muslim1

Show More

Corresponding Author
Muhamad Himni Muhaemin

Institutions
1 Departemen Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia
2 Program Studi PGSD, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
3 SMA Negeri 12 Bandung, Indonesia

Abstract
Pendekatan adalah salah satu hal penting untuk menunjang keberlangsungan proses pembelajaran fisika di kelas, terutama pada materi suhu dan kalor. Oleh karena itu, peneliti menerapkan simulasi Pendekatan Science Writing Heuristic dalam proses pembelajaran yang disajikan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran untuk siswa. Pendekatan Science Writing Heuristic berguna untuk meningkatkan kognitif siswa dalam pembelajaran. Proses pembelajran diukur melalui kuisioner yang diisi oleh siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X SMA yang belum mendapatkan materi suhu dan kalor sebelumnya. Instrumen tes yang digunakan ialah soal keterampilan proses sains sejumlah 18 butir berbentuk pilihan ganda yang telah di-judgment oleh para ahli. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkaatan signifikan sebesar 50% berdasarkan skor pretest dan posttest pada kategori sedang setelah diberi perlakuan Pendekatan Science Writing Heuristic.

Keywords
Pendekatan Science Writing Heuristic; Lembar Kegiatan Siswa berbasis Science Writing Heuristic; keterampilan proses sains siswa; suhu dan kalor; kuisioner

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/G8jueLtUY2pN


Pengembangan Media Simulasi Virtual Gelombang Bunyi untuk Pembelajaran Fisika Materi Gelombang Bunyi di Tingkat Sekolah Menengah Pertama
Ratna Rukmana*, Andi Suhandi

Show More

Corresponding Author
RATNA RUKMANA

Institutions
Prodi S2 Pendidikan Fisika Sekolah Pascasarjana UPI, Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung

Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan media simulasi virtual gelombang bunyi untuk pembelajaran materi gelombang bunyi di tingkat sekolah menengah pertama. Proses pengembangan media mencakup empat tahapan kegiatan, yaitu tahap studi dan analisis kebutuhan, perancangan media, pembuatan media dan validasi media yang dihasilkan. Media simulasi virtual gelombang bunyi dibuat dengan menggunakan bantuan software macromedia flash. Dari tahap studi kebutuhan diperoleh gambaran kebutuhan akan media simulasi virtual yang dapat memvisualkan fenomena mikroskopis dan fenomena abstrak yang dijumpai pada kongten geombang bunyi, dari tahap perancangan dihasilkan storyboard media simulasi virtual, dari tahap pembuatan media dihasilkan beberapa media simulasi virtual terkait materi gelombang bunyi, diantaranya simulasi tentang pergerakan partikel medium ketika dilalui gelombang bunyi, dan hasil tahap validasi media yang dilakukan terhadap tiga orang validator yang terdiri dari dua pakar IT dan satu pakar Fisika menunjukkan bahwa media simulasi virtual yang dikembangkan memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi dengan kurikulum pembelajaran fisika SMP, Tampilan fenomena mikroskopis dalam media simulasi yang dikembangkan cukup menarik, Media simulasi yang dibuat memiliki tingkat interaktivitas yang tinggi, serta tampilan visual media simulasi virtual yang dikembangkan memiliki kualitas yang cukup baik. Selanjutnya media simulasi virtual hasil pengembangan ini akan diujicoba penggunaannya dalam pembelajaran materi gelombang bunyi untuk mendapatkan gambaran efektivitasnya dalam membantu proses konstruksi konsepsi gelombang bunyi di kalangan para siswa SMP.

Keywords
Media Simulasi Virtual, Gelombang Bunyi, Fenomena Mikroskopis

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/amtN3VGZ2w8C


Pemanfaatan Nanopartikel ZnO dalam Aplikasi Self Cleaning pada Cat Minyak
Oriza Stepanus (a), Horasdia Saragih (b), Kapas Fernando Pasaribu (c*)

Show More

Corresponding Author
Oriza Stepanus

Institutions
a) Mathematics and Natural Sciences Laboratory
Yayasan Perguruan Advent Setiabudi
Bandung
b) Universitas Advent Indonesia
c) Institut Teknologi Bandung
*kapasfernando[at]gmail.com

Abstract
Penggunaan cat minyak sebagai bahan pewarna komersial telah banyak digunakan di masyarakat untuk meningkatkan nilai estetika pada suatu media, baik pada dinding rumah, mebel, ataupun lukisan. Namun paska penggunaannya tersebut, nilai estetika pada cat semakin menurun. Hal ini dikarenakan masuknya beberapa benda pengotor dari lingkungan yang mengurangi kecerahan media yang telah dicat. Nano ZnO pada ragam variasi telah berhasil difabrikasi menggunakan mikro reaktor. Pada penelitian ini, PVP pada beragam konsentrasi telah berhasil menghasilkan nanopartikel ZnO dengan ukuran diameter yang berbeda-beda. Ragam nanopartikel ZnO selanjutnya digunakan masing-masing kedalam cat sepelum diaplikasikan pada media papan. Sampel uji berupa media papan yang telah dicat selanjutnya diberi zat pengotor berupa oli bekas untuk diamati. Fenomena self-cleaning selanjutnya dianalisis melalui analisis citra gambar dengan berbantuan Matlab. Dari hasil uji nilai citra RGB dan nilai mean citra graysclae didapati bahwa ukuran nanopartikel ZnO memiliki pengaruh terhadap aktivitas selfcleaning pada media yang telah dicat.

Keywords
Selfcleaning; Nanopartikel ZnO; Mikro reaktor; Oil Painting.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/TYcFm8C6VpKW


Uji Aktivitas Antioksidan terhadap DPPH dan ABTS dari Fraksi-fraksi Daun Kelor (Moringa oleifera)
Wiwit Denny Fitriana (a*), Sri Fatmawati (b), Taslim Ersam (b)

Show More

Corresponding Author
Wiwit Denny Fitriana

Institutions
(a*) Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Jombang, Indonesia

(b) Department of Chemistry, Faculty of Mathemathics and Natural Science, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS-Sukolilo, Surabaya, Indonesia 60111

Abstract
Radikal bebas dan Reactive oxygen Species (ROS) merupakan penyebab terjadinya penyakit seperti kanker, diabetes,kardiovaskular dan inflamatori. Adanya peningkatan jumlah radikal bebas dan produksi ROS yang berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, diperlukan tambahan antioksidan dari luar tubuh. Selama ini ada beberapa obat sintesis antioksidan seperti (Butil Hidroksi Anisol) BHA dan (Butil Hidroksil Toluen) BHT. Namun pada penggunaanya, obat ini menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan sumber antioksidan dari alam yang tidak memiliki efek samping jika dikonsumsi. Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan senyawa polifenol seperti flavonoid, kuersetin dan kamperol serta sumber vitamin C dan vitamin E. Polifenol merupakan kandungan senyawa yang sebagian besar terdapat dalam tumbuhan yang dapat berperan sebagai antioksidan alami. Kemampuan antioksidan dari tumbuhan dapat dilihat dari kemampuan tumbuhan tersebut untuk menangkap radikal bebas atau dapat mendonorkan atom hidrogen untuk menstabilkan radikal bebas. Untuk mengetahui kemampuan daun kelor sebagai antioksidan, maka telah dilakukan fraksinasi dan uji bioaktivitas penangkapan radikal bebas 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) dan uji peluruhan warna pada 2,2�-azino-bis-[3-etilbenzotiazolin sulfonat] (ABTS) secara in vitro terhadap fraksi-fraksi daun kelor yang dihasilkan. Trolox digunakan sebagai kontrol positif dengan persentase penghambatan sebesar 96,61% pada uji DPPH dan 94,99% pada uji ABTS. Berdasarkan hasil uji tersebut, dapat diketahui jika fraksi etil asetat menununjukkan nilai aktivitas antioksidan sebesar 85,4% uji DPPH dan 92,12% uji ABTS. Aktivitas antioksidan oleh fraksi etil asetat ini dipengaruhi oleh jenis kandungan senyawa fenolat yang terdapat pada daun kelor seperti kuersetin, flavonoid dan kamperol. Sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut yaitu tahap isolasi senyawa metabolit sekunder untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder dari fraksi etil asetat yang berpotensi sebagai antioksidan.

Keywords
antioksidan, DPPH, ABTS, daun kelor

Topic
Lain-lain (ETC)

Link: https://ifory.id/abstract/zBYWGVquT6gD


Studi Struktur Pita Energi dan Rapat Keadaan Elektron pada ZnO dan ZnO_{1-delta} (delta = 12.5%) Wurtzite dengan Teknik Ab-Initio
Yudhi Kurniawan (*), Sendi Nugraha Pratama, Shibghatullah Muhammady dan Yudi Darma (**)

Show More

Corresponding Author
Yudhi Kurniawan

Institutions
Quantum Semiconductors and Devices Laboratory, Kelompok Keilmuan Fisika Material Elektronik,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
*yudhi_kurniawan[at]s.itb.ac.id
**yudi[at]fi.itb.ac.id (corresponding author)

Abstract
Pada studi ini, kami mempelajari struktur pita energi dan rapat keadaan elektron sistem ZnO dan ZnO_{1-delta} (delta = 12.5%) wurtzite yang dihitung dengan metode generalized gradient approximation (GGA) + U (U = energi Hubbard) berbasis density-functional theory (DFT). Perhitungan struktur pita energi menghasilkan celah pita energi (it E_{g}) pada sistem ZnO dan ZnO_{1-delta}; masing-masingnya sebesar 1.10 eV bertipe langsung (Gamma ightarrow Gamma;) dan 1.78 eV bertipe tak langsung (M ightarrow K). Sementara itu, perhitungan rapat keadaan elektron terpolarisasi spin pada kedua sistem tersebut menghasilkan bentuk simetri yang menunjukkan sifat nonmagnetik. Rapat keadaan elektron kedua sistem tersebut juga menunjukkan dua pita valensi terdekat dengan tingkat Fermi yang berasal dari hibridisasi keadaan Zn 3d dan O 2p. Dengan adanya vakansi oksigen, kedua pita valensi tersebut bergeser menuju tingkat energi yang lebih rendah dan sebuah puncak tambahan, yang berasal dari hibridisasi Zn 4s dan O 2p, muncul di daerah it E_{g}. Di sisi lain, pita konduksi kedua sistem tersebut berasal dari hibridisasi keadaan Zn 4s dan O 2p. Studi ini menunjukkan peran penting vakansi oksigen terhadap modifikasi sifat elektronik ZnO dan dapat digunakan sebagai panduan untuk eksperimen.

Keywords
Celah pita energi, Density functional theory, Generalized gradient approximation, Koreksi Hubbard, Rapat keadaan elektron

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/Gke3gAVZ2dMP


Model Siklus Belajar 5E Berbasis Konflik Kognitif dengan Metode Eksperimen pada Materi Suhu dan Kalor untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa
Dindin Nasrudin (a}*, Herni Yuniarti Suhendi (a), Ida Hamidah (b), Lilik Hasanah (b)

Show More

Corresponding Author
Dindin Nasrudin

Institutions
(a) Prodi Pendidikan Fisika
UIN Sunan Gunung Djati Bandung


(b) Prodi Pendidikan IPA
Sekolah Pascasarjana UPI Bandung

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran peningkatan penguasaan konsep siswa SMA pada materi Suhu dan Kalor setelah mendapatkan pembelajaran dengan model siklus belajar 5E berbasis konflik kognitif melalui metode eksperimen. Penelitian ini dilatar belakangi hasil studi pendahuluan pada salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bekasi yang menyatakan bahwa penguasaan konsep Fisika masih rendah. Rendahnya penguasaan konsep siswa disebabkan karena pembelajaran yang masih berpusat pada guru yang menyebabkan kurangnya pengalaman belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X.9 di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bekasi yang diperoleh melalui teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model siklus belajar 5E berbasis konflik kognitif dengan metode eksperimen dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa SMA. Hal ini terlihat pada perolehan nilai rata-rata N-Gain penguasaan konsep sebesar 0,57 (kategori sedang).

Keywords
model siklus belajar 5E, konflik kognitif, metode eksperimen, penguasaan konsep

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/uce62WdfEZ4F


MONITORING AKTIVITAS SESAR DENGAN METODE GAYABERAT MIKROANTARWAKTU UNTUK MITIGASI BENCANA DI PULAU LOMBOK
Suhayat Minardi, Teguh Ardianto, AlfinaTaurida Alaydrus

Show More

Corresponding Author
Suhayat Minardi

Institutions
Program Studi Fisika Universitas Mataram

Abstract
Pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat, yang secara geografis terletak pada pertemuan dua lempeng tektonik besar yaitu Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. Pergerakan lempeng inilah yang menjadi pemicu teraktifkannya sesar-sesar yang melintasi sebagian besar daerah pulau Lombok. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian khusus untuk diteliti dan dipantau aktivitasnya. Tujuan utama jangka panjang dari penelitian ini adalah mengembangkan metode gaya berat mikro antar waktu untuk pemantauan proses pergerakan lempeng dan mengetahui karakteristik anomali gaya berat mikro antarwaktu yang muncul akibat proses tersebut. Karakteristik tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai langkah awal untuk memprediksi (percusore) gempa akiba tpergerakan sesar. Pengukuran gayaberat dilakukan dengan menggunakan gravitymeter Scintrex Autograv CG-5 dengan jumlah stasiun pengukuran sekitar 80 buah. Data gayaberat nantinya akan dipadukan dengan data geodetic yang diukur dengan GPS Trimble R3 pada stasiun yang sama. Hasil dari penelitian tahun pertama ini adalah terdeteksinya sejumlah sesar di daerah penelitiandan data tersebut akan digunakan sebagai data dasar bagi penelitian kedua dan seterusnya untuk melihat dan memantau aktivitas sesar di Pulau Lombok.

Keywords
aktivitas sesar, data dasar, gayaberat mikro antar waktu, geodetic, prediksi gempa

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/gUAX6n7mJTeV


Perhitungan Neutronik Teras Homogen dari High Temperature Gas Cooled Reactor (HTGR) dengan Bahan Bakar Uranium Nitrida
Ratna Dewi Syarifah, Indah Rosidah Maemunah, Zaki Suud

Show More

Corresponding Author
Ratna Dewi Syarifah

Institutions
Nuclear Physics and Biophysics Research Division, Physics Department,
Faculty of Mathematics and Natural Science, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia

Abstract
HTGR (High Temperature Gas Cooled Reactor) adalah salah satu reaktor nuklir berpendingin gas yang menawarkan keuntungan dalam produksi hidrogen, ramah lingkungan karena tidak menghasilkan karbondioksida, sulfur, dan nitrogen oksida yang mencemari lingkungan. HTGR didesain dengan menggunakan bahan bakar keramik yang di suport oleh inherent safety dari HTGR. Bahan bakarnya berbentuk tristruktural-isotropic (TRISO). TRISO terdiri dari kernel bahan bakar terbentuk dari UOX, UC atau UCO di tengah-tengahnya. Pada penelitian ini dilakukan analisis perhitungan neutronik teras homogen HTGR dengan bahan bakar uranium nitride (UN). Bahan bakar yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk block/prismatic TRISO. Desain reaktor yang diteliti berdaya 30MWt dengan menggunakan hexagonal cell untuk geometri pin bahan bakarnya. Perhitungan neutroniknya dihitung dengan menggunakan kode SRAC (Standard thermal reactor analysis code) yang dikembangkan oleh JAERI, Jepang dan JENDL 3.2 sebagai database nuklirnya. SRAC melakukan perhitungan dari pin sel bahan bakar, kemudian setelah data yang didapatkan sudah homogen, akan dilanjutkan perhitungan teras bahan bakar (CITATION). Burn-up dilakukan selama 660 hari pada variasi enrichment bahan bakar 2%, 3%, dan 4%, dengan dimensi teras R, θ, dan Z, dan menggunakan teras yang homogen. Dari hasil perhitungan, k-eff terbaik yang didapatkan pada enrichment 4% dengan nilai k-eff 1,0705 di beginning of life nya. Hasil perhitungan distribusi daya arah radial dan aksialnya untuk enrichment 3% dan 4% mendapatkan hasil yang tidak jauh berbeda.

Keywords
HTGR, uranium nitrida, k-eff, prismatic, triso, burn up

Topic
Energi (ENG)

Link: https://ifory.id/abstract/kxPZXRNHnGFK


Pengembangan Modul Praktikum Berbasis Multimedia Interaktif pada Materi Konduksi Panas untuk SMA
Septi Alawiyah (a*), Bambang Heru Iswanto (b), Siswoyo (b)

Show More

Corresponding Author
Septi Alawiyah

Institutions
Prodi Pendidikan Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangun Muka No.1, Jakarta Timur 13220

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul praktikum berbasis multimedia interaktif pada materi konduksi panas untuk SMA. Modul praktikum yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa program yang menyajikan informasi dengan beberapa media seperti teks, gambar, video dan animasi yang dapat ditampilkan atau dijalankan di komputer. Dengan adanya modul ini diharapkan siswa dapat belajar secara mandiri untuk mempersiapkan diri sebelum kegiatan praktikum. Dalam modul praktikum ini berisikan judul praktikum, tujuan, landasan materi, alat dan bahan, video panduan praktikum, dan dilengkapi dengan quiz untuk menunjang kegiatan praktikum. Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah research and development (penelitian dan pengembangan), dengan model Dick and Carrey yang terdiri atas 10 tahap pengembangan, yaitu identifikasi tujuan, analisis intruksional, analisis siswa dan konteks, merumuskan tujuan khusus, mengembangkan instrument penilaian, mengembangkan strategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih bahan ajar, merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, revisi program pembelajaran, merancang dan mengembangkan evaluasi sumatif. Model ini dijadikan acuan dalam mengembangkan dan menguji produk yang dihasilkan.

Keywords
modul praktikum; multimedia interaktif; fisika; konduksi panas

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/WpULDmgwuZdV


Prototipe Kapal Magnetohydrodinamic Propulsion
Aulia Alfa Fithriyah, Siti Nurul Khotimah

Show More

Corresponding Author
Aulia Alfa Fithriyah

Institutions
Program Studi Magister Pengajaran Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Kapal Magnetohydrodinamic (MHD) Propulsion merupakan salah satu aplikasi dari kelistrikan dan kemagnetan. Kapal memanfaatkan medan listrik dan medan magnet untuk mempercepat dan mengarahkan ion dalam air laut sehingga timbul gaya dorong yang dapat menggerakkan kapal. Pada penelitian ini dibuat sebuah prototipe kapal MHD Propulsion sederhana dengan menggunakan sepasang elektroda dari bahan yang berbeda, yaitu tembaga dan seng, sehingga terdapat beda potensial antar elektroda yang menimbulkan medan listrik. Medan magnet berasal dari dua buah magnet permanen berbentuk batang dan berjenis NdFeB dengan grade N38. Satu unit pendorong terdiri dari sepasang elektroda dan dua buah magnet permanen. Uji coba kapal dengan menggunakan sebuah unit pendorong mampu membuat kapal bergerak dengan kelajuan sebesar 0.12 cm/s. Kelajuan yang dihasilkan relatif rendah, namun dapat ditingkatkan dengan menambah jumlah unit pendorong atau menghubungkan elektroda dengan baterai. Penambahan sebuah unit pendorong dapat menambah kelajuan kapal sebesar 0,10 cm/s sedangkan penambahan sebuah baterai 9 Volt dapat menambah kelajuan kapal sebesar 0,09 cm/s.

Keywords
prototipe kapal, magnetohydrodinamic propulsion, elektroda, magnet permanen

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/TbErAq2DngY6


Studi Perhitungan Parameter Kinetik HTR Pebble-Bed
Ruly Gumilar1,a), Zuhair2,b) dan M Nurul Subkhi1,c)

Show More

Corresponding Author
Ruly Gumilar

Institutions
1Laboratorium Fisika Nuklir dan Energi,
Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir Reaktor,
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati,
Jl. AH Nasution no. 105 Bandung, Indonesia, 40614

2Laboratorium Komputasi,
Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir,
Badan Tenaga Nuklir Nasional,
Kawasan Puspiptek, Gedung 80, Tanggerang Selatan, Indonesia, 15310

a) rulygumilar[at]gmail.com
b) zuhair[at]batan.go.id
c) nsubkhi[at]gmail.com

Abstract
Parameter kinetik reaktor nuklir merupakan salah satu aspek penting dalam analisis keselamatan reaktor nuklir karena berkaitan dengan sistem kontrol. Tiga parameter kinetik yang penting untuk diketahui secara akurat, yaitu fraksi neutron kasip efektif 〖(β〗_eff), waktu generasi neutron rerata (Λ) dan umur neutron serempak (l). Sehingga dalam studi ini dilakukan penghitungan ketiga parameter tersebut dari desain HTR (High Temperature Reactor) pebble-bed dengan memodelkan teras secara homogen untuk fraksi packing dan pengkayaan yang beda. Program transport Monte Carlo MCNPX260 digunakan untuk mendapatkan hasil perhitungan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil perhitungan menunjukan nilai parameter kinetik yang termasuk dalam kategori terkontrol dengan nilai β_eff kurang dari 1μs dan nilai error kurang dari 1%

Keywords
parameter kinetik, reaktor nuklir, monte carlo, MCNPX260

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/p4PKDeZvJmfu


�BALLOON POWERED CAR� SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, DAN MATHEMATICS)
Irma Rahma Suwarma, S.Si, M.Pd, PhD, Puji Astuti, S.Pd, Endah Nur Endah, S.Si

Show More

Corresponding Author
Irma Rahma Suwarma

Institutions
Universitas pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini merupakan bagian dari implementasi pertama pendidikan STEM dalam rancangan pembelajaran formal pada tingkat sekolah menengah pertama di Indonesia. Siswa diminta merancang mobil bertenaga balon (balloon-powered car) sebagai media untuk memahami konsep gerak lurus beraturan dalam pembelajaran IPA. Sampel dari penelitian ini adalah 30 orang siswa sekolah menengah pertama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM ini mampu meningkatkan motivasi dan memberikan pengalaman dalam proses engineering (rekayasa). Selain itu, pembelajaran ini mampu meningkatkan prestasi siswa dalam ujian akhir sekolah.

Keywords
STEM, balloon-powered car, motivasi, prestasi

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/tA2LzVHWJfCv


PENGARUH BERPIKIR KREATIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI TEORI KINETIK GAS
Imas Ratna . E 1,a) ,Fitriana Hidayati 2,b)

Show More

Corresponding Author
Imas Ratna Fitri Hidayati

Institutions
uhamka Jakarta

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Berpikir Kreatif Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Induktif Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI Semester II di SMA Negeri 10 Tangerang. Dimana design eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experimental Design dalam bentuk One Group Pre-test ? Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 10 Tangerang. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA 2. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan purposive sampel atau sampel bertujuan. Hasil analisis data penelitian ini menggungkapkan, bahwa dari hasil uji signifikansi data, didapatkan nilai thitung adalah 4.7727, sedangkan ttabel = 2.021. Sehingga didapatkan thitung < ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian yang telah ditetapkan maka H0 ditolak atau H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh dalam Berpikir Kreatif Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Induktif Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa

Keywords
Hasil Belajar, Metode Pembelajaran Induktif, Berpikir Kreatif

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/9dwtFGRuzjEL


Integrasi Student Generated Representations (SGRs) dalam model Learning cycle 5E untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA
Endang Sulastri

Show More

Corresponding Author
Endang Sulastri

Institutions
sekolah pasca sarjana Universitas Pendidikan Indonesia,
jurusan Pendidikan Fisika

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak pengintegrasian Student Generated Representations (SGRs) dalam meningkatkan keterampilan proses siswa SMA serta melihat konsistensi strategi yang digunakan pada sampel yang berbeda. Sehingga digunakan suatu desain penelitian yang disebut counter balanced. Pada pembelajaran pertemuan 1 dan pertemuan 2, kelas eksperimen (kelas A) memperoleh skor rata-rata n-gain yang lebih besar dibandingkan kelas kontrol (kelas B). Pada pertemuan selanjutnya yaitu pertemuan 3 dan pertamuan 4, dilakukan pertukaran pembelajaran yang diterapkan. Hasilnya diperoleh bahwa rata-rata n-gain pada kelas eksperimen (kelas B) lebih besar dibandingkan dengan skor rata-rata n-gain pada kelas kontrol (kelas A). Sehingga pengintegrasian strategi SGRs konsiten dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Sedangkan untuk setiap aspek keterampilan proses sains yang diukur secara umum meningkat dengan kategori peningkatan yang berbeda-beda setiap aspek. Rata-rata peningkatan aspek pemahaman konsep adalah 20,6 yang termasuk dalam kategori rendah. Dengan demikian pengintegrasian SGRs dalam Learning Cycle 5E memberikan dampak positif terhadap keterampilan proses sains siswa khususnya pada materi suhu dan kalor meskipun peningkatannya hanya dalam kategori rendah.

Keywords
keterampilan proses sains, SGRs, Learning Cycle 5E

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/fWZ3PQFH4NMV


SIMULASI DINAMIKA MAKROSKOPIK PEMBUATAN NANOMATERIAL SISTEM RAW-MILL MENGGUNAKAN MATODE MONTE CARLO
Rafika Sari dan Sparisoma Viridi

Show More

Corresponding Author
Rafika Sari

Institutions
FMIPA ITB

Abstract
Telah dilakukan studi analitik dan komputasional dari dinamika makroskopik pada proses pembuatan nanomaterial. Metode Hamiltonian digunakan untuk menghitung dinamika internal pada proses milling menggunakan sistem raw-mill, baik keseluruhan gerak mekanik di dalam vial dan efek eksternal lainnya. Dengan merangkum keseluruhan interaksi yang terjadi di dalam sistem raw-mill, diperoleh total Hamiltonian untuk sistem ini. Observable fisisnya diperoleh dengan mengekstrak fungsi partisi. Fungsi partisinya dapat berupa fungsi temperatur maupun fungsi tekanan. Analisa numerik menggunakan metode Monte Carlo telah dilakukan untuk menggambarkan pengaruh ukuran dan jumlah material terhadap energi bebas sistem F serta menyelidiki perilaku normalisasi tekanan makroskopik, P/P0, sebagai fungsi temperatur dan sebagai fungsi dari massa powder dengan nilai energi bebas tertentu.

Keywords
Nanomaterial, raw-mill, Hamiltonian, fungsi partisi, Monte Carlo

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/3d7BNUPwx6ae


Pengaruh Rasio Protein-Serat Ampas Jarak Kepyar Sebagai Perekat Alami Pada Papan Partikel
Mersi Kurniati dan Akhiruddin Maddu

Show More

Corresponding Author
Mersi Kurniati

Institutions
Departemen Fisika FMIPA Institut Pertanian Bogor

Abstract
Penelitian papan partikel tanpa perekat sintetis dengan memanfaatkan bahan baku non kayu telah banyak dikembangkan seiring dengan pasokan kayu sebagai bahan baku papan partikel mengalami penurunan sebagai akibat adanya ekploitasi hutan yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio protein-serat ampas jarak kepyar sabagai alternatif bahan baku papan partikel. Di Indonesia, ampas jarak kepyar saat ini tersedia melimpah sekitar 8000 ton/tahun dan belum dimanfaatkan secara optimal. Selama ini pemanfaatannya terbatas untuk pembuatan pupuk organik dan pakan ternak. Karakteristik fisikokimia ampas jarak kepyar memenuhi persyaratan dan memiliki potensi sebagai bahan baku papan partikel tanpa perekat sintetis (binderless). Papan partikel tanpa perekat sintetis ampas jarak kepyar dibuat dengan menggunakan metode pengempaan panas (hot press) pada berbagai kondisi proses pengempaan pada suhu 170 oC, waktu 8 menit dan tekanan 180 kgf/cm2. Struktur kristalinitas papan dikarakterisasi dengan XRD. Rasio protein-serat ampas jarak kepyar 1.15 memberikan hasil yang optimum untuk seluruh respon fisik dan mekanik papan partikel dari ampas jarak kepyar. Protein memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkakan kualitas papan. Pada rasio tersebut, papan partikel memilki kadar air 6.94%, kerapatan 0.95 g/cm3, DSA2 45.07%, DSA24 76.54%, PT 14.82%, PT24 29.51%, MOE 2444.48 kgf/cm2, MOR 31.74 kgf/cm2 dan IB 2.27 kgf/cm2. Papan partikel penelitian ini memiliki sifat fisik dan mekanik yang setara dengan papan partikel tanpa perekat sejenis lainnya.

Keywords
ampas jarak kepyar, papan partikel, rasio protein serat

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/zjnDM7EpeTUc


Analisis Sifat Elektronik pada Material ZnO dan Zn_{1-delta}O (delta = 6.25%) dengan Metode berbasis Density Functional Theory
Sendi Nugraha Pratama (*), Yudhi Kurniawan, Shibghatullah Muhammady, Yudi Darma(**)

Show More

Corresponding Author
Sendi Nugraha Pratama

Institutions
Quantum Semiconductors and Devices Laboratory, Kelompok Keilmuan Fisika Material Elektronik,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
*sendi.pratama15[at]gmail.com
**yudi[at]fi.itb.ac.id (corresponding author)

Abstract
Pada paper ini akan dilaporkan struktur pita energi dan rapat keadaan elektron material ZnO dan Zn_{1-delta}O (delta = 6.25%) wurtzite yang dihitung dengan menggunakan metode Generalized Gradient Approximation (GGA) berbasis Density Functional Theory (DFT). Dengan adanya parameter Hubbard U pada orbital Zn 3d sebesar 7.5 eV, celah pita energi sebesar 1.1 eV bertipe langsung (Gamma ightarrow Gamma) diperoleh pada ZnO murni dan 1.54 eV (spin up) bertipe langsung (Gamma ightarrow Gamma) pada Zn_{1-delta}O. Di samping itu, dapat diketahui bahwa pada ZnO murni memiliki bentuk rapat keadaan elektron yang simetri untuk elektron spin up dan spin down. Hal ini mengakibatkan nilai momen magnetik totalnya bernilai nol. Di sisi lain, pada Zn_{1-delta}O, bentuk rapat keadaan elektron spin up dan spin down tidak simetris yang menunjukkan sifat setengah logam ferromagnetik dengan nilai momen magnetik total sebesar 0.118 mu_{B}/f.u.. Dari data yang diperoleh untuk kedua material, dua pita valensi berasal dari hibridisasi Zn 3d-O 2p dan Zn 4s-O 2p sedangkan pita konduksi berasal dari hibridisasi Zn 4s dan O2p. Untuk kasus vakansi Zn, keadaan puncak baru muncul pada tingkat energi 0.18 eV yang berasal dari keadaan O 2p. Studi ini menunjukkan peran penting vakansi Zn terhadap modifikasi sifat elektronik ZnO dan dapat menjadi panduan untuk analisis data eksperimen.

Keywords
Sifat elektronik, Density functional theory, Generalized gradient approximation, ZnO

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/3fJAk6mwGxnY


Konstruksi Soal Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Alat Optik untuk Siswa SMA/ MA Kelas X
Fanni Zulaiha (a*) Parlindungan Sinaga (b) Aloysius Rusli (b)

Show More

Corresponding Author
Fanni Zulaiha

Institutions
a) Mahasiswa Departemen Pendidikan Fisika Sekolah Pascasarjana UPI
*fannizulaiha[at]student.upi.edu
b) Dosen Departemen Pendidikan Fisika Sekolah Pascasarjana UPI

Abstract
Salah satu tujuan penyelenggaraan pembelajaran fisika di SMA/ MA adalah siswa memiliki keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, dibutuhkan instrumen yang tepat untuk dapat mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini yaitu menyusun soal keterampilan berpikir kritis pada materi alat optik untuk siswa SMA/ MA kelas X yang dikembangkan berdasarkan aspek-aspek keterampilan berpikir kritis menurut Ennis. Soal yang dikembangkan berbentuk essay dengan jumlah 10 soal. Metode penelitian yang digunakan dalma penelitian ini adalah metode deskriptif yang mendeskripsikan data kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui teknik tes dan telaah kualitatif oleh ahli (expert judgement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70 % item soal tes esay diterima, 30% tes direvisi, dan tidak ada item tes yang ditolak.

Keywords
Keterampilan Berpikir Kritis, Instrumen Tes Esay, Alat Optik

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/8nr3zfNyJHt4


Kajian pemetaan unsur pencemar pada daerah tambang emas tradisional
Eleonora Agustine, Rhistanto Faturrohman Suhanto, Achmad Wahyu Pratama, M. Rizki Ramdhani

Show More

Corresponding Author
Eleonora Agustine

Institutions
Departemen Geofisika
Fakultas MIPA
Universitas Padjadjara

Abstract
Telah dilakukan kajian sebaran electrical conductivity (EC) di daerah aliran sungai di sekitar penambangan emas tradisional. Conto diambil pada daerah orisinil bagian hulu sungai, di daerah aktif penambangan dan bagian hilir dari daerah penambangan. Dari beberapa conto yang diambil dipilih masing-masing 1 conto dari setiap bagian sungai, conto akan diamati mapping unsur di dalamnya. Conto dipilih untuk nilai tertingginya lalu conto diekstraksi kemudian conto diamati menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil pengamatan dari ketitga titik pengambilan data diperlihatkan daerah aktif penambangan mempunyai nilai ECcukup tinngi. Dan EC yang tetinggi ada dihilir karena tersedimentasi di hilir sungai. Dari conto yang diamati komposisi Au banyak ditemukan di daerah aktif dan komposisi Au dan Hg banyak terdapat dihilir. Dari pengukuran ini dapat melengkapi informasi EC sesuai dengan hasil pengamatan menggunakan SEM.

Keywords
unsur pencemar, tambang tradisional, hg, Au, Fe, sem

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/dGFUp68cBxw3


Page 512 (data 15331 to 15360 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats