Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 511 (data 15301 to 15330 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Sinergi Program Magister Pendidikan Fisika UPI dan Magister Program Pengajaran Fisika ITB dalam Menguatkan Mutu Calon Dosen Pendidikan Fisika Indonesia
Ida Kaniawati, Lilik Hendrajaya

Show More

Corresponding Author
Ida Kaniawati

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Program Magister Pendidikan Fisika UPI menfokuskan pada pengembangan dan pembaharuan dalam bidang pendidikan fisika untuk berbagai jenjang pendidikan, khususnya pendidikan formal dan melakukan kajian-kajian/riset yang inovatif untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pendidikan fisika sekaligus memberikan solusi atas persoalan-persoalan nyata yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan fisika pada berbagai jenjang pendidikan. Program Magister Pengajaran Fisika ITB fokus pada proses pemahaman menurut fisika agar si pemelajar menguasai fisika. Ini,suatu pilihan untuk diikuti, tetapi alangkah baiknya disinergikan, agar lulusannya mempunyai penguasaan ilmu fisika memadai dan sepadan serta menguasai ilmu pendidikan fisika serta memiliki kompetensi akademik dan profesional sebagai pendidik fisika. Penguasaan ilmu fisika dan pendidikan fisika yang dimaksud adalah mampu membelajarkan fisika yang mudah dipahami, aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Sinerginya lebih pada berbagi keunggulan, antara lain: mahasiswa MPd Fisika mengambil beberapa kuliah fisika dan mahasiswa MP Fisika mengambil kuliah tentang pendidikan fisika, melakukan kolaborasi riset tentang pembelajaran fisika, serta mengembangan kegiatan ekstra kurikuler dalam bentuk workshop yang mengembangkan skill sebagai pendidik fisika yang handal dan profesional.

Keywords
Kata-kata kunci: magister pendidikan fisika, pengajaran fisika, memanfatkan perkuliahan, kolaborasi riset.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/XBEUAJCQbtWK


Prediksi Cuaca Secara Numerik Menggunakan Model Barotropik di atas Wilayah Indonesia dan Sekitarnya
Plato Martuani Siregar

Show More

Corresponding Author
Plato Martuani Siregar

Institutions
Meteorology, ITB

Abstract
Ujicoba prediksi numerik untuk keadaan cuaca di atas Indonesia dan sekitarnya menggunakan model Barotropik telah berhasil memprediksi 24-48 Jam kedepan. Data inisial yang digunakan adalah ketinggian geopotensial dari ECMWF(European Center for Medium Range Forecast) yang mencakup luas resolusi data spasial 0,1250. Hasil prediksi memperlihatkan bahwa pengaruh syarat batas menjadi tidak terlalu penting dalam pusat area prediksi (forecast 24 jam kedepan) dan telah sukses mendapat koorelasi sebesar 0,87 antara prediksi geopotensial dan hasil pengamatan,sedangkan kesalahan relatif dari perubahan geopotensial adalah 0,58. Prediksi jangka pendek persamaan vortisitas menghasilkan keluaran yang dapat diubah menjadi upstream kecepatan angin,gradient tekanan dan medan curah hujan untuk langkah waktu 1 jam. Perolehan penting dari model adalah parameterisasi konveksi cumulus sebagai fungsi konvergensi kelembaban udara dan ada kopel kuat gerak udara naik dan medan angin melalui perhitungan tutupan awan. Pembentukan ini mendekati gambaran simulasi dari suatu vorteks.

Keywords
vortisitas,prediksi,geopotensial dan kelembaban udara

Topic
Kebumian (EPS)

Link: https://ifory.id/abstract/yj4bmT3WhrRN


Pengaruh Metode Discovery Learning dan Kemampuan Trigonometri Terhadap Keterampilan Proses Sains Kinematika Siswa Kelas XI MIA
Mega Indah Qodrati(a*),Yetti Supriati(b),Iwan Sugihartono(c)

Show More

Corresponding Author
Mega Indah Qodrati

Institutions
abc)Prodi Pendidika Fisika FMIPA UNJ Program Magister Pendidikan Fisika, Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220

*)Email: megachan456[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh metode discovery learning dan kemampuan trigonometri terhadap keterampilan proses sains pokok bahasan kinematika kelas XI MIA. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di beberapa SMA Negeri di Jakarta. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 3 SMA N 31 Jakarta dan kelas XI MIA1 SMA N 22 Jakarta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIA 4 SMA N 31 Jakarta dan XI MIA 2 SMA N 22 Jakarta sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes. Ujicoba instrumen diberikan kepada 30 responden. Hasil validitas dihitung menggunakan point biserial sedangkan reliabilitas dihitung dengan rumus KR-20. Hipotesis penelitian ini adalah a) metode discovery learning dapat meningkatkan keterampilan proses sains kinematika siswa kelas XI MIA, b) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran discovery learning dan kemampuan trigonometri terhadap keterampilan proses sains kinematika kelas XI MIA. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji anova.

Keywords
Metode Discovery Learning, Kemampuan Trigonometri, Keterampilan Proses Sains Kinematika Siswa

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/zhq2ayt67Jv4


Perumusan Linear-Kuadratik dan Aplikasinya Pada Radioterapi
Hasto Arief Narendra

Show More

Corresponding Author
Hasto Arief Narendra

Institutions
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*hastoariefn[at]students.itb.ac.id

Abstract
Sekarang ini seorang fisikawan kerap kali bekerja pada bidang kesehatatan, terutama pada bidang radioterapi dan radiodiagnostik. Banyak hal yang perlu diperhatikan seorang fisikawan apabila bekerja pada bidang ini, salah satunya radiobiologi. Untuk dapat melakukan pengukuran terhadap radiobiologi, dibuat suatu perumusan yang disebut dengan linear-kuadratik. Linear-kuadratik berisi 2 buah kejadian dalam proses radiasi, yaitu proses kerusakan sel yang disebabkan oleh satu jalur radiasi dan kerusakan sel yang disebabkan oleh dua jalur radiasi. Dalam tulisan kali ini, akan dipaparkan berbagai macam aplikasi linear-kuadratik dalam bidang kesehatan terutama pada radioterapi. Beberapa aplikasi yang dapat dikembangkan dari linear-kuadratik adalah penentuan survival factor, BED (Biological Effectiveness Dose), penentuan jaringan lambat atau jaringan awal, dan optimasi fraksinasi dosis radioterapi.

Keywords
BED, Linear-kuadratik, optimasi, radiobiologi

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/TAcJkuQHaC6p


Analisis Hubungan Aktivitas Writing to Learn dengan Keterampilan Komunikasi Lisan Siswa dalam Pembelajaran Science Writing Heuristic
Winda Yusefni

Show More

Corresponding Author
Winda Yusefni

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas writing to learn terhadap keterampilan berkomunikasi siswa secara lisan dalam pembelajaran menggunakan pendekatan Science Writing Heuristic (SWH). Keterampilan komunikasi lisan yang diamati terdiri dari empat aspek, yaitu mengemukakan pendapat, menanggapi pendapat, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan yang diamati saat diskusi kelompok dan diskusi kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang mengambil sampel satu kelas terdiri dari 23 siswa kelas VIII di salah satu SMPN Sumatera Barat tahun ajaran 2014/2015. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data mengenai aktivitas writing to learn diperoleh dari penulisan laporan menggunakan format SWH yang dinilai menggunakan rubrik penskoran yang dirumuskan Burke dan Greenbowe, sedangkan data keterampilan komunikasi lisan siswa diperoleh dari lembar observasi. Teknik pengolahan data hasil penelitian dianalisis dengan melakukan perhitungan persentase menggunakan bantuan program Microsoft office excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum aktivitas writing to learn memberikan kontribusi mengembangkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara lisan. Namun tidak semua siswa yang mempunyai kemampuan menulis yang baik dapat menunjukkan kemampuan yang baik dalam berkomunikasi lisan.

Keywords
Writing to Learn, Keterampilan Komunikasi Lisan, Pendekatan SWH

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/MBpaxwn6NQkV


PEMANFAATAN TEKNIK VIDEO TRACKING PADA TOPIK DINAMIKA, USAHA, DAN ENERGI MENGGUNAKAN PERANGKAT AIR TRACK
Liya Kholida, Fourier Dzar Eljabbar Latief

Show More

Corresponding Author
Liya Kholida

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Tracker merupakan salah satu perangkat lunak untuk Video Based Laboratory (VBL) yang mempunyai keistimewaan mampu menampilkan gejala fisika secara nyata beserta representasinya baik berupa data kuantitatif, grafik dan juga terdapat fitur melakukan pencocokan kurva. Dinamika, usaha dan energi merupakan topik menarik yang dapat dikembangkan menggunakan Tracker. Manfaatnya adalah untuk membuat media pembelajaran berbasis VBL guna memudahkan siswa dalam memahami konsep dengan melihat secara langsung fenomena gerak benda dan memahami analisis grafik kecepatan dan posisi terhadap waktu. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu manfaatkan perangkat lunak Tracker pada topik dinamika, usaha, dan energi dengan menggunakan air track sebagai media pembelajaran berbasis VBL. Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam percobaan tersebut, maka dilakukan dua cara pengambilan data, yaitu data percobaan dari analisis video tracker dan data percobaan menggunakan sensor. Hasil dari penelitian ini dijadikan dasar pembuatan modul percobaan pada topik dinamika, usaha, dan energi berbasis VBL.

Keywords
Perangkat lunak Tracker, Video Based Laboratory (VBL) , Dinamika, usaha, dan energi.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/Qr34hXMmgvzx


Perubahan Jumlah Titik Kontak dan Porositas dalam Pembentukan Asteroid 2-D
Sparisoma Viridi, Budi Dermawan

Show More

Corresponding Author
Sparisoma Viridi

Institutions
Prodi Fisika, FMIPA, Institut Teknologi Bandung
Prodi Astronomi, FMIPA, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Simulasi pembentukan asteroid dilakukan dengan menggunakan partikel-partikel butiran berbentuk lingkaran dengan berbagai ukuran. Dua jenis gaya interaksi digunakan, gaya atraktif dan repulsif antar partikel. Gaya atraktif yang diperankan oleh gaya gravitasi bersifat rentang jauh, sementara gaya repulsif yang diperankan oleh gaya normal bersifat rentang pendek, hanya sejauh ukuran partikel butiran. Pada gaya kedua ini terdapat suku didipasi yang dapat mengakomodasi kehilangan energi akibat tumbukan, bahkan sampai bila terdapat deformasi permanen. Nilai (G sim 10^{-11}), (k_N sim 10^4), dan (gamma_N sim 0.5) digunakan secara umum. Kontaktopi atau jumlah titik kontak (C) dan porositas (phi) dari asteroid yang terbentuk dilaporkan. Teramati bahwa (C) bertambah dan (phi) berkurang dengan bertambahnya waktu (t). Pada suatu saat tercapai nilai saturasi (C_{ m sat}) dan (phi_{ m sat}). Pengaruh dari konstanta-konstanta gaya normal seperti (k_N) dan (gamma_N) saat divariasikan juga disampaikan.

Keywords
asteroid, granular particle, gravitational force, normal force

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/VqAnxJupyh94


Sistem Kontrol dan Monitoring Konduktivitas Elektrik Pupuk pada Perkebunan Hidroponik Cerdas
Elfi Yulia (1), Estiyanti Ekawati (2*),Yundi Supriadani (2), Irvan Budiawan (2) dan Rai Raksa Muhamad (2)

Show More

Corresponding Author
Elfi Yulia

Institutions
1. Instrumentasi dan Kontrol, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha No. 10, Bandung 40132

2. Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha No. 10, Bandung 40132
*corresponding author

Abstract
Pemeliharaan perkebunan hidroponik memiliki tantangan tersendiri bagi petani terutama dalam memberikan asupan nutrisi yang tepat. Pemberian nutrisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti konduktivitas elektrik, suhu lingkungan dan tingkat keasaman cairan. Konduktivitas elektrik berperan dalam mobilitas ion yang diserap oleh tanaman dan diperoleh dari campuran pupuk A dan pupuk B. Semakin tepat kadar konduktivitas elektrik maka penyerapan pupuk pada tanaman akan semakin baik. Pada makalah ini, akan diberikan solusi untuk mengatur kadar konduktivitas elektrik pada sirkulasi air perkebunan hidroponik sesuai dengan kadar yang dibutuhkan oleh tanaman seperti pada bayam dengan kadar 1800-2300 S/m. Pengontrolan dilakukan menggunakan algoritma kontrol diprogramkan pada microcontroller Arduino Uno dengan EC Meter sebagai variable pengukuran, dan kadar konduktivitas elektrik sebagai set point. Perbedaan nilai set point dengan kondisi aktual akan menyebabkan aktuator berupa pompa mini memompakan volume pupuk secara otomatis hingga tercapai nilai set point. Pengontrolan ini juga memberikan keuntungan bagi petani hidroponik untuk dapat memonitoring kondisi tanaman selama 24 jam melalui website hidroponik karena data akan dikirimkan oleh microcontroller melalui jaringan GSM/GPRS ke website tersebut.

Keywords
Kontrol Pupuk Hidroponik, Perkebunan Hidroponik, Konduktivitas Elektrik,

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/7x38zQVFydjp


PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI DENGAN AKTIVITAS LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP
Rahmiati Darwis

Show More

Corresponding Author
Rahmiati Darwis

Institutions
Pendidikan IPA SPs Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung

Abstract
Studi ini dilakukan untuk menemukan perbedaan peningkatan penguasaan konsep antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran latihan inkuiri yang dilakukan di sebuah SMPN di Bone. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain the static group pretest- posttest. Sejumlah siswa kelas VII (n = 42) terlibat sebagai subjek penelitian yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes penguasaan konsep (pretest dan posttest). Teknik pengolahan data melalui validitas, reliabilitas, uji normalitas dan homogenitas, uji N-gain, serta uji-t dua pihak dengan bantuan program Anatest V.4 for Windows, IBM SPSS Statistics 22, dan Microsoft office excel. Hasil analisis data penguasaan konsep menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan penguasaan konsep yang signifikan antara siswa yang belajar melalui model inkuiri terbimbing dan model latihan inkuiri, dengan nilai Sig. 0,032 < 0,05 yang berarti H�0 ditolak, H1 diterima. Hasil perhitungan N-gain menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui model inkuiri terbimbing memiliki rata-rata N-gain 0,73 yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar melalui model latihan inkuiri yang memiliki rata-rata N-gain 0,63. Sehingga, penggunaan model inkuiri terbimbing dapat membantu siswa meningkatkan penguasaan konsep yang lebih baik daripada penggunaan model latihan inkuiri.

Keywords
Inkuiri Terbimbing, Latihan Inkuiri, Penguasaan Konsep

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/DajdnAPFBbwJ


Pemanfaatan Solar Water Pump untuk Program Pengairan Sawah Desa Margasari
Dwita Suastiyanti, Edwin Kamal, Syaiful Arif, Saharudin, Pathya Rupajati

Show More

Corresponding Author
Dwita Suastiyanti

Institutions
Institut Teknologi Indonesia

Abstract
Desa Margasari, Kelurahan Curug, Provinsi Banten memiliki potensi alam yang luar biasa yaitu sumber air tanah yang melimpah dan sinar matahari yang tidak habis-habisnya menyinari Desa Margasari terutama pada musim kemarau. Potensi alam yang dimiliki oleh Desa Margasari ini menjadi sumber kekuatan untuk penyediaan air yang dapat dimanfaatkan untuk pengairan sawah. Selama ini masyarakat Desa Margasari menggantungkan kebutuhan pangannya (terutama beras) dari lahan sawah yang hanya mengandalkan pengairannya pada air hujan saja (sawah tadah hujan). Teknologi solar water pump merupakan teknologi yang memanfaatkan potensi alam Desa Margasari, yang sumber airnya berasal dari air tanah. Solar water pump adalah pompa air yang digerakkan oleh tenaga listrik yang dibangkitkan oleh tenaga surya yang berasal dari panas matahari. Untuk penerapan teknologi tersebut telah dilakukan pengeboran tanah sedalam 18,5 m dan menghasilkan air tanah yang bersih dengan menggunakan pompa semi jet pump dengan spesifikasi : tegangan 220 volt, arus 1,6 A, frekuensi 50 Hz. Daya yang diperlukan untuk penyediaan panel surya adalah kurang lebih 1,6 A x 220 volt = 320 Watt peak (Wp). Daya sebesar 320 Wp tersebut dihasilkan dari 4 buah panel surya yang masing-masing berkapasitas 100 Wp. Untuk mengubah arus DC menjadi AC digunakan inverter dan digunakan battere untuk tarikan listrik pertama kali. Dengan teknologi solar water pump maka kegiatan pertanian di Desa Margasari dapat berlangsung sepanjang tahun sehingga kebutuhan pangan masyarakat Desa Margasari sepenuhnya disediakan oleh potensi alam mereka sendiri.

Keywords
solar water pump, inverter, battere, potensi alam

Topic
Energi (ENG)

Link: https://ifory.id/abstract/aFYPWvwpeqz9


Physics Mobile Learning �PML� sebagai Inovasi Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Android untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika (Physics HOTS) Peserta Didik SMA
Nana Mardiana (a*), Heru Kuswanto (b)

Show More

Corresponding Author
Nana Mardiana

Institutions
(a) Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta
Jl. Colombo 1, Yogyakarta, Indonesia
mdna.nana1[at]gmail.com

(b) Dosen Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta
Jl. Colombo 1, Yogyakarta, Indonesia
herukus61[at]gmail.com

Abstract
Pergeseran paradigma pembelajaran abad 21 yang awalnya memberi tahu atau ready to use menjadi kemampuan mencari tahu atau digital literacy menuntut peserta didik untuk mampu memanfaatkan perkembangan teknologi di dalam kehidupan termasuk dalam kegiatan pembelajaran. Physics Mobile Learning "PML" bertujuan memadukan pembelajaran fisika melalui teknologi, khususnya pemanfaatan teknologi Smartphone berbantuan Andriod sebagai media pembelajaran inovatif yang sedang berkembang pesat dan dianggap dapat mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik Physics Mobile Learning berbantuan android untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (Physics HOTS) peserta didik SMA; (2) mengetahui kelayakan Physics Mobile Learning berbantuan android yang dikembangkan; serta (3) mengetahui pengaruh penggunaan Physics Mobile Learning berbantuan Android untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (Physics HOTS) peserta didik SMA. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Pengembangan media pembelajaran dilakukan dengan mengadaptasi pada model Borg & Gall. Pengembangan dilakukan melalui enam tahapan yaitu; pengumpulan informasi, perencanaan produk, pengembangan produk, validasi produk, evaluasi produk, dan diseminasi. Validasi produk dilakukan oleh satu ahli materi fisika, satu ahli media pembelajaran, lima guru fisika, dan lima peer reviewer. Uji coba produk dilakukan pada peserta didik kelas X IPA SMAN 3 Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket penilaian kualitas media, tes kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (Physics HOTS).Hasil penelitian adalah: (1) software Android package(apk) Physics Mobile Learning berbantuan Android pada materi elastisitas dengan karakteristik dapat dioperasikan menggunakan perangkat Android, mendukung pembelajaran fisika SMA yang dapat digunakan di dalam maupun di luar pembelajaran fisika di sekolah, serta menyajikan penjelasan materi, contoh soal, dan latihan soal dalam bentuk permainan yang bervariasi, menarik, dan interaktif; 2) bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dinilai layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran ditinjau dari penilaian aspek materi, media dan hasil uji coba peserta didik. Memiliki kriteria kualitas sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi, peer reviewer, dan guru fisika dan memiliki kriteria kualitas baik berdasarkan penilaian ahli media pembelajaran dan peserta didik; serta 3) terdapat pengaruh peningkatan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (Physics HOTS) peserta didik yang menggunakan media pembelajaran Physics Mobile Learning berbantuan Android.

Keywords
Physics Mobile Learning, Inovasi, Android, Physics HOTS.

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/rUXAPEuHG6hv


MEMAHAMI FISIKA KERETAAPI
Nur Ahmad (a*), Lilik Hendrajaya (a)

Show More

Corresponding Author
Nur Ahmad

Institutions
(a) Program Magister Sains Pengajaran Fisika, ITB
Jl Ganesha 10 Bandung, Indonesia
* masnurauai[at]gmail.com

Abstract
Keretaapi adalah transportasi massa (barang) dan massal (banyak manusia). Perkembangan perkeretaapian di negeri ini dimulai lokomotif uap sampai lokomotif diesel. Ada sedikit kesalahan pemilihan moda transportasi di Indonesia, pembetulan sedang dilakukan untuk mengutamakan dan menguatkan perkeretaapian. Moda transportasi bertenaga levitasi magnet (Maglev) seperti MRT juga akan segera hadir sebagai kereta cepat dan menjawab tantangan kemacetan ibukota. Fisika menjadi dasar pengetahuan memahami mesin penggerak/ penarik melalui teknik mesin (termodinamika motor bakar, motor listrik, transmisi gerak), peringanan beban dan pendorongan secara magnetik, kinematika dan dinamika di atas rel, stabilitas jalan rel (resonansi mekanik, pemuaian, fisika kekuatan dukungan tanah dan kelongsoran), energi dan efisiensi.

Keywords
sintesa fisika keretaapi, kinematika, dinamika, termodinamika, energi ,�fisika bumi

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/pAFKhDEVBTyP


Elektrosintesis Metal-Organic Frameworks (MOFs) Cu-BDC Menggunakan Ionic Liquid dengan Metode Pelarutan Anoda
Andy Ibrahim

Show More

Corresponding Author
Andy Ibrahim

Institutions
Kimia ITB

Abstract
Dalam penelitian ini, MOFs (metal-organic frameworks) Cu-BDC (copper-1,3-benzenedicarboxylic) telah disintesis dengan metode elektrolisis. Sintesis ini dilakukan dengan teknik pelarutan anoda dengan menerapkan tegangan konstan. Struktur dan kristalinitas MOFs Cu-BDC diselidiki dengan karakterisasi PXRD (Powder X-Ray Diffraction), stabilitas termal dipelajari dengan menggunakan TGA (Analisis Termogravimetri), gugus fungsi yang terkait Cu-BDC dianalisa dengan spektroskopi FTIR (Fourier-Transform Infra Red), morfologi dan ukuran partikel diperoleh dari analisis SEM (Scanning Electron Microscopy). Profil elektrolisis yang didapat menunjukkan bahwa peningkatan peningkatan tegangan yang diberikan sejalan dengan laju reaksi oksidasi pada anoda. Di sisi lain, arus yang melewati sel elektrokimia menurun sebagai fungsi dari waktu. Hasil PXRD menunjukkan bahwa puncak karakteristik MOFs Cu-BDC pada 2θ sama dengan 10,4�; 17,12�; 24,79� muncul dengan kristalinitas yang baik. Hasil FTIR menunjukkan bahwa terdapat ikatan koordinasi antara ligan BDC2- dengan ion logam Cu2+. Hasil TGA menunjukkan bahwa suhu dekomposisi Cu-BDC hasil elektrosintesis 5V dan 10V stabil hingga 325�C dan Cu-BDC hasil elektrosintesis 15V stabil hingga 275�C. Hasil SEM menunjukkan bahwa kristal yang diperoleh dari elektrosintesis Cu-BDC memiliki morfologi polikristalin dengan ukuran partikel 50-500 nm. Kondisi optimum untuk memperoleh Cu-BDC dengan waktu sintesis yang relatif singkat dan hasil yang cukup baik adalah pada tegangan 10V. MOFs Cu-BDC ini berpotensi menjadi material katalis untuk reaksi asetalisasi dari senyawa alkohol dan sintesis quinoxalin melalui siklisasi oksidatif.

Keywords
MOFs, Cu-BDC, elektrosintesis, pelarutan anoda

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/KmJw2xH8MyWz


Pengaruh Keterampilan Proses Sains (KPS) terhadap Penguasaan Konsep Mahasiswa Pendidikan Fisika pada Praktikum Perpindahan Kalor
Yanti Sofi Makiyah1,a) dan Adam Malik2,b)

Show More

Corresponding Author
Yanti Sofi Makiyah

Institutions
1Program Studi Pendidikan Fisika,
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia,
Jl. Dr. Setiabudi no. 229 Bandung, Indonesia, 40154

2Program Studi Pendidikan IPA,
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia,
Jl. Dr. Setiabudi no. 229 Bandung, Indonesia, 40154

a) yantisofi[at]student.upi.edu
b) adammalik[at]uinsgd.ac.id

Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Keterampilan Proses Sains (KPS) terhadap penguasaan konsep mahasiswa pendidikan fisika pada praktikum perpindahan kalor dalam mata kuliah laboratorium fisika sekolah 1 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan jumlah 40 mahasiswa tahun ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Instrumen penelitian penguasaan konsep yang terdiri dari 5 soal uraian dan instrumen KPS berupa rubrik penilaian dengan delapan indikator KPS. Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,23 dengan kategori rendah dan hasil pengujian signifikansi r dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung>t tabel yaitu 1,442>0,312 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang rendah antara KPS terhadap pengusaan konsep mahasiswa pada praktikum perpindahan kalor.

Keywords
Keterampilan proses sains, Penguasaan konsep, Perpindahan kalor

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/pazNDBmf7yhH


Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Pemahaman Konsep Siswa
Khoiriyah*), Siswoyo, Vina Serevina

Show More

Corresponding Author
Khoi Khoiriyah

Institutions
Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka RT. 11 / RW. 14, Rawamangun, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220

Prodi Fisika FMIPA UNJ, Jl. Pemuda No 10, Jakarta 13220

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep siswa fisika dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) pada materi Elastisitas di SMA. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 89 Jakarta pada semester genap. Sampel yang digunakan sebanyak 36 siswa yang mempunyai kondisi yang sama. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen (Pembelajaran Berbasis Masalah) dan X MIA 2 sebagai kelas kontrol (Ekspositori). Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Pada akhir pembelajaran, kedua kelas sampel diberi tes akhir dengan menggunakan instrumen yang sama yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Instrumen penelitian berbentuk soal pilihan ganda beralasan sebanyak 20 butir soal. Data hasil tes kedua kelas berdistribusi normal dan sampelnya homogen. Pada pembelajaran di kelas siswa mengalami perubahan pada sikap dan aktivitas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis masalah pada kelas eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.

Keywords
Pembelajaran Berbasis Masalah, Pemahaman Konsep

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/DQ7ueCH6m3FB


Desain Kolam Ikan Air Tenang Untuk Mengukur Average Daily Growth (ADG) Ikan Secara Real Time Berdasarkan Perubahan Volume Air Kolam dan Perubahan Tekanan Hidrostatis
Fajar Mukharom Darozat

Show More

Corresponding Author
Fajar Mukharom Darozat

Institutions
PT. Multidaya Teknologi Nusantara (eFishery)

Jl. Cikutra Baru V No. 18 Cikutra, Bandung 40124
email: fajar[at]efishery.com

Abstract
Dalam dunia perikanan, average daily growth (ADG) merupakan data yang sangat penting untuk mengetahui kondisi pertumbuhan ikan. Metode yang umum digunakan saat ini untuk menghitung ADG adalah dengan menangkap beberapa ikan untuk diukur massanya secara langsung. Metode ini selain memerlukan pengukuran massa ikan secara langsung yang memungkinkan timbulnya stress pada ikan, juga tidak dapat dilakukan setiap hari. Dalam makalah ini, dijelaskan satu desain sistem kolam ikan air tenang yang memungkinkan dilakukannya pengukuran ADG secara real time tanpa perlu mengukur massa ikan secara langsung. Menggunakan desain kolam yang dijelaskan dalam makalah ini, nilai ADG ikan dapat diperoleh dengan cara mengukur laju perubahan tekanan hidrostatis di dalam kolam dan total debit air yang masuk dan keluar kolam. Penurunan matematika menunjukkan bahwa kerapatan ikan per satuan luas kolam merupakan paremeter penting yang berpengaruh terhadap tingkat ketelitian estimasi ADG. Dalam makalah ini diberikan simulasi kurva ADG untuk beberapa nilai debit air yang dan kerapatan ikan. Desain kolam ini dapat dipadukan dengan sistem pemberi makan ikan otomatis sehingga pertumbuhan ikan dapat diawasi dan hasil panen yang optimum dapat diperoleh.

Keywords
ADG; Kolam air tenang; Otomatisasi; Perikanan; Tekanan hidrostatis

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/g6PjFLV9NuK2


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XIS-3 SMAN 3 LAU MAROS (Studi pada Materi Pokok Stoikiometri)
Munawwarah, S.Pd., Maryono, S.Si, M.M., Apt., Dra. Hj. Ramdani, M.Si.

Show More

Corresponding Author
Munawwarah Bahar

Institutions
Universitas Negeri Makassar

Abstract
Munawwarah, 2014. Penerapan Model Pembelajaran Tipe STAD untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XIS-3 SMAN 3 Lau Maros (Studi pada Materi Pokok Stoikiometri). Skripsi. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Maryono dan Ramdani). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XIS-3 SMAN 3 Lau Maros melalui model pembelajaran tipe STAD. Secara garis besar terdapat empat tahapan PTK, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan pada model pembelajaran tipe STAD dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Kelas XIS-3 SMAN 3 Lau Maros. Langkah-langkah tersebut yaitu: (1) Membagi siswa dalam kelompok belajar heterogen yang baru dengan jumlah siswa yang sama dan menentukan posisi masing-masing kelompok dalam kelas; (2) Menyiapkan ringkasan materi untuk masing-masing kelompok; (3) Menunjuk siswa yang berkemampuan tinggi dari masing-masing kelompok untuk bertanggung jawab menjelaskan materi yang belum dimengerti oleh teman kelompoknya; (4) Menunjuk siswa secara acak dari masing-masing kelompok untuk mengerjakan tugasnya di depan kelas dan memberikan kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Motivasi siswa siklus I sebanyak 4% kategori sangat tinggi, 88% kategori tinggi. Hasil belajar siswa siklus I yaitu 52% mencapai ketuntasan. Motivasi siswa siklus II sebanyak 40% kategori sangat tinggi, 60% kategori tinggi. Hasil belajar siswa siklus II yaitu 72% mencapai ketuntasan.

Keywords
STAD, motivasi siswa, hasil belajar, stoikiometri.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/jxvU8tcqrGKM


Pembuatan Alat Ukur Konduktivitas Material Four Point Probe yang Mudah dan Murah Menggunakan Arduino Uno Atmega328
Bramianto Setiawan, Diana Safitri, Langgeng Asmoro

Show More

Corresponding Author
Bramianto Setiawan

Institutions
Program studi Magister Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

Abstract
Dalam paper ini, telah dibuat alat ukur konduktivitas four point probe yang mudah dan murah dengan menggunakan devais arduino. Parameter pembanding yang digunakan dalam eksperimen ini adalah tegangan, hambatan dan konduktivitas dari material yang digunakan.. Hasil pengukuran,diuji dengan membandingkan hasil pengukuran antara devais arduino dan four point probe. Sampel yang digunakan dalam pengukuran adalah reduced graphene oxide (rGO) dan komposit reduced graphene oxide-copper (rGO-Cu). Dari hasil eksperimen,, terdapat kesesuaian antara hasil pengukuran dengan menggunakan devais arduino dan alat ukur four point probe. Hal ini dibuktikan dengan hasil data pengukuran untuk sampel rGO antara devais arduino dengan four point probe secara berturut-turut, tegangan 7.56 mV dan 7.7 mV, hambatan 0.034 Ohm dan 0.035 Ohm serta konduktivitas 22.68 S/cm dan 22.4 S/cm. sedangkan untuk sampel rGO-Cu didapatkan hasil pengukuran tegangan antara devais arduino dengan four point probe secara berturut-turut, tegangan 8.7 mV dan 10.35 mV, hambatan 0.039 Ohm dan 0.047 Ohm serta konduktivitas 19.86 S/cm dan 18 S/cm. Dilakukan juga perhitungan %error dari hasil pengukuran untuk mengetahui apakah alat ukur layak digunakan. Dari hasil perhitungan didapatkan %error kedua sampel masih berkisar 10% kebawah. Dari hasil data tersebut,, alat ukur four point probe dengan menggunakan arduino dapat digunakan sebagai alat ukur konduktivitas yang memiliki kelebihan harga yang murah dan mudah dibuat.

Keywords
alat ukur, arduino, konduktivitas, four point probe

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/DB4zHkvFdqfA


Pengaruh Strategi Membaca terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Saintifik Siswa SMA
Hanifah Zakiya

Show More

Corresponding Author
Hanifah Zakiya

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Kemampuan literasi saintifik adalah salah satu kemampuan yang sangat penting agar siswa dapat mengaplikasikan berbagai konsep fisika melalui berbagai fenomena ilmiah, penyelidikan ilmiah dan menginterpretasikan data hasil penyelidikan. Kemampuan literasi sainstifik siswa Indonesia masih sangat rendah, hal ini terbukti dari rendahnya capaiaan siswa Indonesia dalam kompetisi PISA (Programme for International Student Assessment) baik dalam bidang literasi saintifik, literasi membaca dan literasi matematika. Penelitian ini menggunakan strategi membaca untuk meningkatkan kemampuan literasi saintifik siswa. Literasi membaca sangat berkaitan dengan literasi saintifik, sehingga adanya keselarasan antara literasi membaca dan literasi saintifik. Strategi membaca yang diterapkan dengan berbantuan lembar membaca memberikan ruang kepada siswa untuk memahami bacaan secara mendalam. Lembar membaca dirancang oleh guru yang berisi pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan ide pokok dalam bacaan. Pada lembar membaca dilengkapi dengan kolom pengetahuan siswa sebelum membaca dan setelah membaca. Hal ini dapat melihat perubahan pengeahuan siswa dari sebelum membaca hingga akhir membaca. Siswasiswa dari dua kelas pada salah satu SMA di Selatan djadikan sampel penelitian, terdiri atas 70 siswa SMA, siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang dan kelompok eksperimen yang berjumlah 34 orang. Dengan menggunakan uji-t pada tingkat signifikansi α = 0.05 diperoleh bahwa kemampuan literasi saintifik siswa yang mendapat pembelajaran dengan strategi membaca lebih baik daripada kemampuan literasi saintifik siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Berdasarkan dari hasil peneletian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran strategi membaca dapat digunakan untuk meningkatkan kemamapuan literasi saintifik siswa SMA.

Keywords
Literasi sainstifik, Strategi membaca, Pembelajaran Fisika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/tqrnLkydgwCP


Estimasi Sebaran Stress Sekitar Lubang Bor Bawah Permukaan
Desnia Ayu Karlyna (a*), Bagus Endar B.N (a,b)

Show More

Corresponding Author
Desnia Ayu Karlyna

Institutions
a) Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*desnia.ak[at]gmail.com
b) Rock Fluid Imaging Lab
Jalan Sukasenang Raya No. 2, Bandung 40124, Indonesia

Abstract
Studi mengenai estimasi sebaran stress di sekitar lubang bor pada eksplorasi minyak dan gas bumi menjadi hal utama untuk segi keamanan dan keselamatan pengeboran. Estimasi persebaran stress di sekitar lubang bor merupakan studi yang dilakukan untuk memperkirakan persebaran stress pada suatu keadaan di bawah permukaan bumi. Persebaran stress di bawah permukaan bumi dipengaruhi oleh stress yang ada di bawah permukaan bumi seperti in-situ principal stress dan tekanan pori. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan estimasi persebaran stress di sekitar lubang bor. Estimasi sebaran stress dilakukan dengan bantuan perangkat lunak MATLAB menggunakan pendekatan analitik dan pembuatan model numerik berdasarkan model Lekhnitskii- Amadei (L-A). Persebaran stress di sekitar lubang bor dipengaruhi oleh tekanan pori, tekanan pada sumur dan tekanan in-situ.

Keywords
Lubang bor; Tegangan horizontal; Tekanan Overburden; Tekanan Pori

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/JCQ8VRmy4Bde


Kinematika Glukosa dan Insulin pada Tubuh Manusia dengan Menggunakan Oral Minimal Model Termodifikasi
Agus Kartono dan Egha Sabila Putri

Show More

Corresponding Author
Agus Kartono

Institutions
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680, Indonesia

Abstract
Model matematika merupakan alat yang menarik untuk mengetahui proses kerja suatu penyakit. Pada kasus diabetes tipe 2, banyak model matematika telah dikembangkan untuk lebih memahami mekanisme sistem pengaturan glukosa-insulin. Model yang paling terkenal adalah minimal model Bergman (MMB) yang berisi jumlah parameter sedikit tetapi mempunyai keakurasian yang baik dibandingkan model yang lainnya. Model MMB banyak digunakan dalam penelitian fisiologis untuk memperkirakan efektivitas glukosa (SG) dan sensitivitas insulin (SI) dari data tes toleransi glukosa intravena (IVGTT) selama periode tertentu. Namun tes IVGTT tidak mencerminkan kondisi tubuh dalam keadaan sehari-hari. Oleh karena itu, data tes toleransi glukosa oral (OGTT) digunakan untuk menggantikan data tes IVGTT. Pada penelitian ini, kami akan memodifikasi model MBB dengan oral Minimal Model (OMM) model untuk menjelaskan dinamika glukosa dan insulin pada tubuh manusia.

Keywords
minimal model Bergman, efektivitas glukosa, sensitivitas insulin, oral Minimal Model

Topic
Komputasi dan Pemodelan (COM)

Link: https://ifory.id/abstract/F6TtzAj8Yhaf


PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN FISIKA DALAM TEKNOLOGI LUAR ANGKASA UNTUK SISWA SMA
ASTRID DARA PUTRI SUTEJO, DESNITA, ESMAR BUDI

Show More

Corresponding Author
Astrid Dara Putri Sutejo

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sumber belajar buku pengayaan pengetahuan teknologi luar angkasa yang layak untuk siswa SMA. Buku pengayaan ini dapat digunakan pada program pengayaan sebagai tindak lanjut hasil belajar siswa yang memenuhi kriteria minimum sesuai dengan KD kelas X: 3.7, 3.8 dan 3.10 serta KD kelas XI: 3.4. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Perancangan buku pengayaan dilakukan dengan menggunakan Microsoft Word 2010 dan Adobe Photoshop CS5. Penelitian dilaksanakan di Universitas Negeri Jakarta. Penilaian buku dilakukan dengan menggunakan angket validasi yang diadaptasi dari butir penilaian buku pengayaan yang dikeluarkan oleh pusat kurikulum dan perbukuan. Hasil penelitian ini berupa buku pengayaan pengetahuan teknologi luar angkasa yang membahas mengenai perkembangan teknologi luar angkasa, kajian fisis roket, pesawat ulang alik dan satelit yang layak digunakan untuk siswa SMA.

Keywords
sumber belajar, buku pengayaan, teknologi luar angkasa

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/u2NGVqcPyfbQ


Penerapan Pendekatan Multirepresentasi pada Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Persoalan Fisika Isomorfik
E. Fauzan, A. Suhandi, Hikmat

Show More

Corresponding Author
Eris Risman Fauzan

Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang peningkatan kemampuan multirepresentasi dan kemampuan pemecahan masalah fisika isomorfik siswa SMA sebagai efek dari penerapan pendekatan multirepresentasi pada pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI peminatan MIPA di salah satu SMAN di Kota Tasikmalaya yang terdiri dari 34 siswa. Kemampuan multirepresentasi siswa diukur dengan menggunakan instrumen tes kemampuan multirepresentasi. Sedangkan, Kemampuan pemecahan masalah fisika isomorfik diukur dengan menggunakan instrumen tes kemampuan pemecaham masalah fisika isomorfik. Peningkatan kemampuan multirepresentasi dan kemampuan pemecahan masalah fisika isomorfik ditentukan dengan cara menghitung skor gain ternormalisasi yang dikembangkan oleh Hake. Hasil penelitian menunjukan bahwa, skor gain ternormalisasi kemampuan multirepresentasi siswa adalah sebesar =0,3, skor ini mengartikan adanya peningkatan yang termasuk pada kategori sedang. Dan skor gain ternormalisasi kemampuan pemecahan masalah fisika isomorfik adalah sebesar = 0,5 yang juga mengartikan adanya peningkatan yang termasuk pada kategori sedang.

Keywords
pendekatan pembelajaran, multirepresentasi, pemecahan masalah, persoalan fisika isomorfik,

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/APqFXfna4W8Z


Aktivitas Fotokatalis Nano Komposit ZnO-Polystyrene dalam Mendegradasi Senyawa Methylene Blue
Kapas Fernando Pasaribu (a*) dan Horasdia Saragih (b)

Show More

Corresponding Author
Kapas Fernando Pasaribu

Institutions
a) Institut Teknologi Bandung
*kapasfernando[at]gmail.com
b) Universitas Advent Indonesia

Abstract
Nano ZnO dalam beragam ukuran telah berhasil difabrikasi dengan berbantuan reaktor berukuran mikro. Dalam fabrikasi tersebut, ukuran diameter nanopartikel ZnO divariasikan melalui penggunaan ragam konsentrasi PVP sebagai penyalut. Nano ZnO pada beragam ukuran selanjutnya dikompositkan ke dalam polimer polystyrene dengan berbantuan pelarut Benzene. Hasil akhir berupa polystyrene yang mengandung ZnO selanjutnya digunakan untuk mendegradasi senyawa warna methylene blue. Dari hasil uji, didapati bahwa variasi ukuran nanopartikel ZnO dalam polystyrene menunjukkan aktivitas fotokatalis yang beragam dalam mendegradasi senyawa methylene blue.

Keywords
Nanopartikel ZnO; Mikro reaktor; Polystyrene; Fotodegradasi; Methylene Blue.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/FQgaDfHkVzRW


PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU UNTUK MENINGKATKAN ASPEK SIKAP LITERASI SAINS SISWA SMP
Nisa Wulandari, Hayat Sholihin

Show More

Corresponding Author
NISA WULANDARI

Institutions
Pendidikan IPA, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA Terpadu untuk meningkatkan aspek sikap kemampuan literasi sains siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan desain penelitian The Static-Group Pretest-Postest Design. Penelitian ini dilakukan pada 54 orang siswa kelas VII di salah satu SMPN di Kota Bandung yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes skala sikap literasi sains yang disusun berdasarkan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan uji Normalitas, uji Homogenitas, dan uji t (Independent Sample T-Test) terhadap nilai N-gain dari tes skala sikap literasi sains menggunakan program IBM SPSS Statistics 22 dan Microsoft Excel. Hasil rata-rata N-gain kelas eksperimen dan kontrol yang diperoleh adalah 0,48 dan 0,32 dengan kategori peningkatan sedang. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0.023 < 0,050, berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan aspek sikap literasi sains antara siswa kelas eksperimen dan kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA Terpadu dapat membantu siswa dalam meningkatkan aspek sikap literasi sains.

Keywords
Problem Based Learning (PBL), Sikap Literasi Sains

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/GpuzyexbQZ7a


Metode ERASI (Electro Assisted Phytoremediation-Aeration) dengan Tanaman Akar Wangi (Vetiveira Zizanioides L) untuk Remediasi Air Limbah Logam Cu
Rudy Syah Putra, Iis Setianingrum, Ega Dwi Sintadani, Vivin Viani, Durrotul Uuliyah, M. Faiq Faridani

Show More

Corresponding Author
Durrotul Uuliyah

Institutions
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan tanaman akar wangi (Vetiveira zizanioides L) sebagai tanaman akumulator dalam remidiasi air limbah yang mengandung logam Cu dengan metode ERASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan tanaman akar wangi untuk menyerap logam berat dalam limbah dengan parameter uji kualitatif perubahan morfologi tanaman dan kuantitatif konsentrasi logam Cu dan pengukuran angka klorofil sebagai parameter tingkat stress pada tanaman. Metode ERASI, EAPR-aerasi (electro-assisted phytoremediation-Aeration) yang merupakan metode gabungan fitoremediasi, dengan bantuan listrik yang dialirkan melalui elektroda untuk membantu mobilitas polutan dari sumber limbah ke arah akar tanaman serta penambahan aerasi untuk meningkatkan konsentrasi oksigen di dalam limbah. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan 3 metode yaitu fitoremediasi, fito-aerasi dan EAPR-aerasi (ERASI), dengan konsentrasi Cu 29 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman yang lebih cepat menyerap Cu adalah tanaman akar wangi pada metode ERASI yang ditandai dengan perubahan morfologi tanaman yang lebih cepat layu, kering hingga terbakar namun tidak mengalami tingkat stress yang tinggi karena angka klorofil yang dihasilkan paling tinggi.

Keywords
fito-aerasi, akar wangi (Vetiveira zizanioides L), EAPR, fitoremediasi, ERASI

Topic
Lain-lain (ETC)

Link: https://ifory.id/abstract/FVRnCNxpUtG3


Pengembangan Modul Fisika Berbasis Website Pada Materi Kelistrikan Teknik Kendaraan Ringan Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains di SMK
Diah Fajaryanti (a*), Sunaryo (b), I Made Astra (c)

Show More

Corresponding Author
DIAH FAJARYANTI

Institutions
abc) Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNJ Program Magister Pendidikan Fisika, Jl. Pemuda No.10, Jakarta 13220


*)Email: shindydiah[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yaitu berupa modul berbasis Website yang dapat digunakan untuk materi kelistrikan pada teknik kendaraan ringan di SMK. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Bekasi dan SMK Negeri 11 Bekasi. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau dikenal Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Borg and Gall dimana terdiri dari: Penelitian pendahuluan, Perencanaan pengembangan model, validasi, evaluasi, revisi dan Implementasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes. Hasil validitas dihitung dengan menggunakan rumus Product Moment, sedangkan reliabilitas dihitung dengan rumus KR-20. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media dan materi pembelajaran. Hasil validasi dapat menunjukkan bahwa modul kelistrikan berbasis website layak digunakan sebagai bahan ajar fisika SMK dan dapat meningkatkan keterampilan sains siswa SMK.

Keywords
pengembangan modul, website, kelistrikan, keterampilan proses sains

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/Kycx8vXGQN64


Transformasi Data Vertical Seismic Profile (VSP) menjadi Data Cross-well dengan Seismik Interferometri
Jienicha Santa Dwanda (a*), Bagus Endar Bachtiar Nurhandoko (a,b*)

Show More

Corresponding Author
Jienicha Santa

Institutions
a) Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
b) Rock Fluid Imaging Lab

Abstract
Seismik interferometri secara sederhana adalah studi mengenai interferensi antara sinyal seismik yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dari perbedaan diantara pasangan sinyal tersebut. Seismik Interferometri pertama kali diperkenalkan oleh Claerbout pada 1968, Claerbout menunjukkan bahwa respon reflektansi dari lapisan horizontal dapat disintesis dari respon transmitansi. Berdasarkan sumbernya, metode seismik interferometri dapat dibedakan menjadi seismik interferometri sumber terkontrol dan seismik interferometri pasif. Seismik interferometri membuat salah satu receiver dapat dianggap sebagai sumber, meskipun tidak ada sumber fisik, sehingga receiver ini disebut juga sebagai sumber virtual (virtual source). Kelebihan metode seismik interferometri ini adalah dapat menggunakan sumber seismik alami dengan frekuensi rendah dibandingkan dengan metode konvensional yang mengharuskan penggunaan sumber seismik aktif yang lebih memakan biaya. Pada penulisan ini akan dibahas mengenai konsep dan prinsip - prinsip dasar interferometri serta aplikasi dan pemanfaatan dari seismik interferometri untuk mentransformasi data VSP (Vertical Seismic Profile) menjadi data Xwell (Cross Well). Data crosswell disintesis dengan melakukan korelasi silang antara respon set geophone pada dua buah sumur dengan sumber berada di permukaan dan respon masing � masing set geophone telah di normalisasi dan difilter terlebih dahulu. Hasil korelasi silang yang di dapatkan tidak persis sama dengan respon asli, yaitu respon pada geophone di salah satu sumur dimana sumber berada di sumur lainnya, namun dari perbandingan hasil korelasi silang dan respon asli dapat dilihat beberapa kemiripan sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai metode lain untuk mensitesis data crosswell tanpa harus menggunakan sumber di sumur.

Keywords
Gelombang seismik, interferometri, korelasi silang, redatuming

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/BHuhgeCm7UdT


MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU SISWA SMP
Risa Hartati, Hayat Sholihin

Show More

Corresponding Author
RISA HARTATI

Institutions
Pendidikan IPA, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari implementasi model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA Terpadu untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain the static group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini terdiri dari 50 siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Lampung Utara pada tahun ajaran 2014/2015 yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berpikir kritis materi pencemaran lingkungan yang digunakan untuk mengukur penguasaan kemampuan berpikir kritis siswa dan angket tanggapan siswa terhadap implementasi pelaksanaan PBL. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t (independent sample t-test) terhadap nilai gain yang dinormalisasi (N-gain) dari nilai pretes dan postes siswa dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics 22 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas yang menerapkan model PBL dengan kelas kontrol. Hasil penelitian ini dibuktikan dari nilai sig (2-tailed) uji t sebesar 0,022 yang berarti bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 47% sedangkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol sebesar 32%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL pada pembelajaran IPA terpadu memiliki dampak yang positif terhadap penguasaan kemampuan berpikir kritis siswa.

Keywords
Model Problem Based Learning (PBL), Berpikir Kritis

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/98vP2MdXDhxu


TEKTONIK DAN MINERALISASI BAUKSIT PULAU BINTAN
Yuri Yogaswara1,a) , Lilik Hendradjaja2,b)

Show More

Corresponding Author
Yuri Yogaswara

Institutions
1,2)Program Studi Magister Pengajaran Fisika
Departemen Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a) yogaswarayuri[at]students.itb.ac.id
b) hendrajaya3[at]gmail.com

Abstract
Tektonik dan Mineralisasi Bauksit Pulau Bintan, dikaji melalui studi literatur hasil penelitian, jurnal, paper dan buku referensi yang terkait. Data pendukung diperoleh dengan melakukan wawancara pada bagian eksplorasi dan pertambangan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (EDSM) Provinsi Kepulauan Riau, serta studi lapangan melalui observasi bekas tambang di 7 kecamatan yang ada di Kab. Bintan, yaitu Kec. Teluk Bintan, Kec. Bintan Timur, Kec. Bintan Pesisir, Kec. Sri Kuala Lobam, Kec.Gunung Kijang, Kec. Mantang, Kec. Sri Bintan dan di Kota Tanjungpinang yaitu di 3 kecamatan yaitu Kec. Tanjungpinang Timur, Kec. Bukit Bestari dan Kec. Tanjungpinang Kota. Semua daerah yang menjadi objek observasi masuk ke dalam provinsi Kepulauan Riau. Kajian dan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagimana tekonik terbentuknya Pulau Bintan dihubungkan dengan terjadinya mineralisasi bauksit yang ada di pulau tersebut. Hasil studi literatur menunjukan bahwa pembentukan Pulau Bintan mengikuti pembentukan struktur sumatra, yang digambarkan oleh van Bemmelen (1949) dan dalam hal lempeng tektonik oleh Hamilton (1979). Unsur struktural utama Sumatera dan Wilayah sekitarnya dihubungkan dengan subduksi sistem Sumatra, yaitu wilayah Backarc, membentang ke arah timur laut dari Barisan Pegunungan, melintasi Selat Malaka ke pantai timur Semenanjung Melayu, yang ditempati oleh cekungan sedimen Tersier. Mineralisasi bauksit di Pulau Bintan dikaitkan dengan metaluminous ke peraluminous vulkanik Arc Granit dari Sabuk Timur (Schwartzet al. 1995) sekitar 230 Ma (Cobbinget al. 1992). Dikaitkan granitoid dan mineralisasi dari mencairnya mantel litosfer sebagai akibat dari subduksi (Paleo-Tethys) kerak samudera, asimilasi puncak benua satuan batuan dan proses kristalisasi fraksional. Hasil observasi lapangan keterdapatan mineral yang ada dari 10 kecamatan diperoleh mineralisasi yang terdapat di pulau Bintan menurut stratigrafinya yaitu, pertama formasi Aluvial terdapat di Busung Kec. Sri Kuala Lobam, kedua formasi Goungon terdapat di Kawal Kec. Gunung Kijang, Tembeling Kec.Teluk Bintan, Pulau Kelong Kec. Bintan Pesisir, ketiga formasi Andesit terdapat di Km.44 Kec. Sri Bintan, keempat formasi Granit terdapat Dompak Kec. Bukit Bestari, Senggarang Kec. Tanjungpinang Kota, Air Raja Kec. Tanjungpinang Timur, Pulau Mantang Kec. Mantang, dan Wacopek Kec. Bintan Timur. Hal ini sesuai dengan peta Geologi lembar Tanjungpinang, Sumatera dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi oleh Kusnama dkk, 1994.

Keywords
Subduksi Sistem Sumatra, Mineralisasi Bauksit Pulau Bintan

Topic
Kebumian (EPS)

Link: https://ifory.id/abstract/wxCUdpctNzbH


Page 511 (data 15301 to 15330 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats