Page 525 (data 15721 to 15750 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Corresponding Author
Fitriyanti Nakul
Institutions
a) Kelompok Keahlian Fisika Material dan Elektronik, Program Studi Fisika,
FMIPA, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132 Indonesia
b) Research Center for Nanosciences and Nanotechnology (NRCN)
Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132 Indonesia
*E-mail: ferry[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Fabrikasi lapisan tipis memiliki berbagai keuntungan, terutama dari segi penyimpanan dan aplikasi yang luas karena sifat dari bahan lapisan tipis dapat dimodifikasi sesuai dengan divais yang diinginkan. Pada penelitian ini lapisan tipis carbon nanodots-epoxy resin telah berhasil dideposisi di atas substrat kaca menggunakan metode spin coating. Carbon nanodots (CNDs) sebagai material berpendar, diperoleh dari hasil sintesis senyawa urea [(NH2)2CO] dan asam sitrat [C6H8O7] menggunakan microwave-assisted. Campuran CNDs-epoxy resin terbentuk dari pendispersian CNDs powder pada larutan epoxy resin. Lapisan tipis yang terbentuk menunjukkan sifat berpendar ketika disinari oleh sinar UV. Sifat optik lapisan tipis CNDs-epoxy resin dengan variasi konsentrasi molar larutan dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-vis. Hasil pengamatan menunjukkan nilai transmitansi yang berbeda. Besar nilai transmitansi bergantung pada besar konsentrasi molar larutan. Selain itu, penentuan nilai energi band gap juga dihitung menggunakan metode Touc plot. Kisaran perubahan nilai energi bandgap yang diperoleh menunjukkan adanya kebergantungan nilai energi band gap terhadap ukuran partikel. Energi band gap lapisan CNDs-epoxy resin diidentifikasi memiliki karakteristik direct band gap.
Keywords
CNDs-epoxy resin; Lapisan tipis; Spin coating; Energi band gap
Topic
Physics
Corresponding Author
KHOERUN NISSA AMALIA
Institutions
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Komik adalah suatu bacaan yang terdiri dari rangkaian gambar bercerita dan penuh emosional serta banyak diminati oleh kaum muda salah satunya siswa sekolah. Pada umumnya komik disajikan dalam bentuk buku, akan tetapi seiring berjalannya perkembangan teknologi saat ini komik telah disajikan dalam bentuk digital atau bentuk aplikasi android. Namun komik berbasis android sangat sedikit memuat konten pendidikan ataupun pembelajaran bagi siswa sekolah. Padahal kelebihan dari komik berbasis android yaitu dapat diakses di mana pun dan kapanpun, sehingga pembelajaran siswa dapat dilakukan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Pemanfaatan komik sebagai media pembelajaran cukup baik dalam memotivasi siswa dalam pembelajaran fisika. Di samping itu pembelajaran fisika memiliki kaitan dengan kehidupan sehari-hari serta beberapa materinya bersifat abstrak. Oleh karenanya pengemasan materi fisika dalam bentuk komik dapat menjadi daya tarik siswa dan memudahkan siswa dalam mempelajari fisika. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik berbasis android tentang cuaca dengan metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi).
Keywords
Media Pembelajaran, Komik, Android, Cuaca, ADDIE
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Diah Angraina Fitri
Institutions
Sains Komputasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institu Teknologi Bandung. Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung. Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Molibdenum disulfida (MoS2) memiliki beberapa sifat unik, salah satunya sifat simetris dalam bentuk struktur kristal heksagonal. MoS2 memberikan alternatif material dua dimensi yang dapat di sintesis. MoS2 dalam keadaan monolayer dengan karakteristik direct bandgap pada semikonduktor dapat diaplikasikan sebagai Light Emmitting Diode (LDE), solar cell dan light. Pada penelitian ini akan dilakukan studi terkait Struktur elektronik dari MoS2 untuk berbagai macam variasi parameter struktur. Karakteristik struktur elektronik ini dapat dihitung secara komputasi dengan menggunakan metode berbasis Density Functional Theory (DFT) dengan perangkat lunak PHASE0 yang bersifat open source. Digunakan dalam perhitungan ini exchange correlation dengan tipe generalized gradient approximation (GGA) dan metode pseudopotensial dengan tipe ultrasoft. Dalam penelitian ini mengamati pengaruh struktur elektronik pada jumlah layer seperti direct bandgap dan indirect bandgap pada struktur parameter monolayer dan multilayer dalam MoS2 . Sifat-sifat ini penting untuk aplikasi di perangkat bahan dan aplikasi penghematan energi.
Keywords
Molibdenum Disulfat, Struktur Elektronik, Density Functional Theory (DFT)
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Uzi Fauziah
Institutions
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik materi cahaya pada pembelajaran IPA SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII pada salah satu SMP Negeri di Kabupaten Sumedang yang berjumlah 150 orang. Penentuan sampel tersebut dilakukan secara acak (randomize sampling). Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal pilihan ganda dan angket.
Keywords
Materi, Cahaya, IPA
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Elisabeth Medina Dewi Saraswati
Institutions
a)Kelompok Keahlian Fisika Material dan Elektronik, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132, Indonesia
b)Research Center for Nanoscience and Nanotechnology, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132, Indonesia
*ferry[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Perovskite merupakan material semikonduktor yang berstruktur kristal kalsium titanate, ABX3. Pada divais sel surya, perovskite berfungsi sebagai light harvester karena energi bandgap yang bersesuaian dengan panjang gelombang Inframerah. Selain itu, perovskite juga bersifat ambipolar dimana perovskite dapat menghantarkan hole dan elektron secara bersamaan. Oleh karena itu, diperlukan studi karakteristik impedansi lapisan tipis perovskite untuk aplikasi divais sel surya. Pada penelitian ini, lapisan tipis perovskite difabrikasi dengan metode spin coating dari larutan CH3NH3I dan PbCl2 yang dilarutkan dalam Dimethylformamide (DMF). Karakteristik impedansi dari lapisan tipis perovskite dipelajari melalui Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Selain itu, karakterisasi UV-Vis Spectroscopy pada lapisan tipis perovskite dilakukan untuk mengukur ketebalan lapisan dan energi bangap lapisan tipis perovskite.
Keywords
bandgap, impedansi, perovskite
Topic
Physics
Corresponding Author
Pipit Yuanastia Heriyanti
Institutions
ITB
Abstract
Pembelajaran kontekstual terkalit lingkungan alam tempat tinggal siswa diperlukan agar siswa memahami potensi yang dimiliki aerahnya, sehingga diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki untuk kesejahteraan hidupnya. Kabupaten Sukabumi dengan sumber daya alam mineral yang melimpah dari gunung Gede memiliki industri semen yang dikelala oleh PT. Semen Djawa (SCG). Kajian ini diperlukan untuk membuat perangkat bahan ajar siswa yang terkait dengan tanah vulkanik gunung Gede dan indusri semen di Sukabumi. Dari observasi lapangan bahan baku pembuatan semen sukabumi adalah Bentonite yang tersusun atas SiO2 (63,99%), Al2O3 (11,46%), Fe2O3 (1,88%), TiO2 (0,35), CaO (3,83%), MgO (1,3%), K2O (0,6%), Na2O (0,12%), LOI (16%). Hasil dari kajian ini digunakan dalam pembelajaran fisika, yaitu berupa usulan modul praktikum dan observasi serta modul bahan ajar fisika tanah vulkanik dan semen.
Keywords
Vulkanik, Semen, Modul Pembelajaran, Pembelajaran Kontekstual
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Muhammad Y.H Widianto
Institutions
(1)Sains Komputasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
* Email : yusuf.blogs[at]gmail.com
(2)Fisika Bumi dan Sistem Komplek, Institut Teknologi Bandung, Jl Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Telah dilakukan perhitungan elektronik Logam Tanah Jarang (LTJ)(Eu, Tm) pada pendopingan w-GaN (wurtzite). GGA pseudopotensial digunakan sebagai fungsi exchange correlation. Parameter yang ditinjau adalah keadaan bulk, termasuk konstanta kisi dan panjang ikatan antar atom. Pita energy dan density of state (DOS) pada GaN murni, Eu:GaN dan Tm:GaN menunjukkan perubahan signifikan. Parameter kisi dan panjang ikatan memiliki perbedaan 2% dan 2,5% dari eksperiment. Celah pita energi GaN murni adalah 2.58eV sedangkan penambahan LTJ, dengan konfigurasi Ga(1−x)RENx, (x = 0.125), mengakibatkan penurunan celah energinya. Sub kulit 4f LTJ mengakibatkan penyempitan celah pita energi tersebut. Sehingga dapat diaplikasikan sebagai peralatan optis.
Keywords
GaN, Logam Tanah Jarang, DFT
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Apep Nurdiyanto
Institutions
Prodi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia
Abstract
TBL (Task-Based Learning) merupakan metode pembelajaran yang memberikan tugas peran yang berbeda kepada setiap siswa. Peran penting yang harus dijabarkan pada metode TBL yaitu perencana, pengumpul informasi, pengorganisir data, pendesain skema, penyiap percobaan dan penyaji. Metode TBL ini diterapkan pada sebuah penelitian supaya diketahui sejauh mana peran aktif siswa dalam pembelajaran penentuan indikator alam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kelas dengan subjek penelitian 30 orang siswa kelas XII IPA 2 SMA Mekar Arum Bandung. Instrumen yang digunakan adalah format observasi siswa beserta tugas peran dalam LKS. Pengolahan data dilakukan dengan mengidentifikasi format observasi siswa beserta tugas peran dalam LKS, setelah itu dikelompokkan atas dasar peran yang sama dan dihitung rata-rata nilai yang didapat dari tiap peran yang sama tersebut, kemudian hasilnya diubah ke dalam bentuk persen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tugas peran penyiap percobaan mendapat persentase nilai paling tinggi yaitu 92 %, tugas peran perencana, pengumpul informasi, pengorganisir data dan pendesain skema mendapat persentase nilai antara 88-91%, dan tugas peran penyaji mendapat persentase nilai paling rendah yaitu 86 %.
Keywords
Metode TBL (Task-Based Learning), Keaktifan Siswa, Indikator Alam
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Dinda Thalia Andariesta
Institutions
Kelompok Keahlian Fisika Teori Energi Tinggi dan Instrumentasi
Program Studi Fisika
Institut Teknologi Bandung
1) dindathaliaa[at]gmail.com
2) fadhlika[at]gmail.com
Abstract
Irigasi merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertanian. Dalam penelitian ini irigasi dilakukan pada skala mikro. Kadar air dalam tanah menjadi variabel utama dalam menentukan debit pengaliran air ke lahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sensor yang sensitif untuk mengetahui kadar air dalam tanah atau kelembaban tanah secara kuantitatif. Telah dirancang sistem irigasi sederhana dengan menggunakan sensor kelembaban dan arduino (mikrokontroller atmega328) untuk otomasi sistem irigasi, sehingga diharapkan penelitian ini dapat mengoptimalkan proses pengairan lahan. Prinsip alat sederhana ini yaitu melakukan pengukuran kadar air dalam tanah dengan menggunakan sensor kelembaban. Sensor berkerja berdasarkan konduktivitas elektrik dimana konduktivitas sensor akan meningkat saat kadar air dalam tanah rendah sehingga resistansi sensor bernilai kecil. Data hasil pengukuran digunakan sebagai dasar penentuan waktu dan volume air saat pengairan lahan, sehingga dihasilkan suatu plot kurva hubungan antara kelembaban tanah dan debit air. Untuk menguji sensitivitas, dilakukan karakterisasi sensor dengan memvariasikan kelembaban tanah untuk mengetahui perubahan resistansi sensor. Otomasi sistem irigasi dengan menggunakan arduino dan nilai kelembaban tanah ditampilkan pada LCD display 16x2. Sistem irigasi juga akan terintegrasi dengan platform Internet of Things (IoT) sehingga data pengukurannya dapat diakses menggunakan internet.
Keywords
irigasi; internet of things; konduktivitas; sensor kelembaban
Topic
Physics
Corresponding Author
Yuliana Sari
Institutions
a) Faculty of Mathematics and Science Education, Indonesia University of Education, Jalan Setiabudhi 229, Bandung 40154, Indonesia
* yulianasari.mpd[at]gmail.com
b) Faculty of Mathematics and Science Education, Indonesia University of Education, Jalan Setiabudhi 229, Bandung 40154, Indonesia
Abstract
This study was a qualitative study that aims to create the development of Integrated Science teaching material with an appropriate webbed model for junior high school students of class VII in SMP 29 Bandung. Teacher creativity is highly expected in developing some innovative, varied, interesting, contextual, and appropriate teaching materials with the needs level of learners. This is consistent with the demands of competencies that must be have by teachers (pedagogic, personality, social and professional competence). The theme of the teaching materials used is Global Warming, developed with Four Steps Teaching Material Development (4S TMD) are including: selection, structuring, characterization and didactic reduction, as the main guidance in the development of this resource. Research subjects were students (13 years old) in two class VII SMP 29 Bandung, which selected by purposive sampling technique. The results show this feasibility of teaching materials in very feasible category for all aspects, namely the content and integrity feasibility aspect, presentation aspect, linguistic aspect, and graphic aspect. There are improvement conceptual mastery of Global Warming issues as reflected in the results of concept mapping by students are getting better at each class meeting. The students also provide positive perceptions of teaching materials, either through questionnaires or interviews.
Keywords
Development of Teaching Material, Integrated Science, Webbed Model, Global Warming, Four Steps Teaching Material Development, Concept Mapping
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Alifian Mahardhika Maulana
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Random Matrix Theory (RMT), diperkenalkan oleh Dyson dan Mehta, merupakan metode yang dapat menjelaskan tingkat energi dari nuklei yang kompleks. Belakangan ini telah diaplikasikan pada noise filtering dalam deret waktu finansial, terutama pada sistem dengan dimensi yang cukup besar seperti pasar saham, oleh beberapa penulis termasuk Plerou et al. dan Laloux et al. Keduanya telah melakukan analisis pada pasar saham US dan menemukan bahwa nilai eigen matriks korelasi dari return konsisten dengan perhitungan yang menggunakan return acak, dengan pengecualian untuk beberapa nilai eigen yang besar. Teori portofolio modern merupakan salah satu teori yang digunakan untuk memaksimalkan keuntungan dari sebuah portofolio. Namun, permasalahan yang timbul pada keadaan ekonomi saat ini menyebabkan teori portofolio modern belum cukup mampu menjelaskan cara memaksimalkan portofolio. Dalam karya tulis ini, penulis ingin menerapkan metode RMT untuk dapat menghilangkan efek noise dari data historis untuk kemudian hasil filtering digunakan dalam perhitungan grafik perbatasan efisien portofolio serta analisis distribusi seperti yang dinyatakan dalam teori portofolio modern. Penerapan metode RMT ini berhasil dilakukan pada saham-saham yang masuk dalam daftar portofolio LQ45 Indonesia dengan hasil return maksimum sebesar 1.9 persen dengan probabilitas risiko maksimum sebesar 1, serta dari grafik perbatasan efisien dapat dilihat bahwa return optimal sebesar 1.4 persen dengan probabilitas risiko maksimum sebesar 0.5.
Keywords
matriks, nilai eigen, portofolio, vektor eigen
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Marfi Ario
Institutions
Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154, Indonesia
marfiario[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mendapat pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain penelitian the pretest-post-tes two treatment design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI salah satu SMK di Pekanbaru. Sampel pada penelitian ini adalah 76 siswa yang berasal dari dua kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan penalaran matematis. Temuan pada penelitian ini adalah: (1) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran penemuan terbimbing; (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari kategori Kemampuan Awal Matematis (KAM) siswa; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kategori KAM terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa; (4) ditinjau dari KAM siswa, peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mendapat pembelajaran penemuan terbimbing hanya berbeda pada kategori KAM sedang.
Keywords
penalaran, pembelajaran berbasis masalah, penemuan terbimbing, KAM.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Amanatulhay Pribadi
Institutions
Department of Electrical Engineering, Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia
Department of Mathematics, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
Abstract
Benda uji (Phantom) diperlukan untuk membangkitkan data untuk mengkaji kinerja algoritma inversi EIT. Dikembangkan sebuah simulator pembangkit data (boundary data simulator, BDS) yang akurat berbasis rangkaian listrik dengan menggunakan pola arus tetanggaan (neighbouring current pattern) untuk pengujian inversi EIT. Bangun phantom, banyaknya inhomogenitas, geometri inhomogenitas (bangun, ukuran, dan posisi), konduktifitas latar, konduktifitas inhomogenitas, dan impedansi kontak elektroda diberikan sebagai variable dari BDS. Data set berbeda dapat dibangkitkan dengan mengganti variable input dari BDS, dan inversi untuk mendapatkan citra dapat direkonstruksi semisal menggunakan EIDORS (electrical impedance tomography and diffuse optical tomography reconstruction software) yang memfasilitasi Complete Electrode Model (CEM).
Keywords
EIT, CEM, BDS, EIDORS.
Topic
Physics
Corresponding Author
Ghelvinny Ghelvinny
Institutions
1Prodi Magister Pengajaran Matematika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
2 Kelompok Keilmuan Matematika Kombinatorika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
a) ghelvin199[at]gmail.com
b) msalman[at]math.itb.ac.id
Abstract
Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merilis hasil PISA tahun 2015 di 72 negara tentang kemampuan literasi matematika, membaca, dan sains. Hasil literasi matematika siswa Indonesia dalam PISA 2015 masih jauh dibawah rata-rata, dari sekitar 540.000 siswa yang mengikuti ujian, siswa Indonesia berada di peringkat 63 dari 72 negara. Kemampuan literasi matematika dalam PISA 2015 yaitu untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Konteks sangat diperlukan untuk menggambarkan, memprediksi dan menjelaskan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menantang pola berpikir matematis siswa. Konteks DKI Jakarta dipilih karena memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang dapat dibangkitkan melalui pembelajaran matematika di sekolah dalam rangka pembangunan karakter bangsa. Tugu Monas, Kain Batik Ndreyon, Pelabuhan Tanjung Priok, Tari Topeng Blantek dan Rumah Kebaya, konteks inilah yang diharapkan dapat meningkatkan hasil literasi matematika menjadi penting untuk dihadirkan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah melalui sinergitas matematika dengan kearifan lokal masyarakat DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan menghasilkan seperangkat soal matematika model PISA dengan level 4,5 dan 6 yang valid dan praktis. Valid dari segi konten, konstruk, dan bahasa berdasarkan penilaian uji pakar, praktis berdasarkan uji coba kelompok kecil terhadap 10 siswa SMP Kelas IX di SMP Negeri 199 Jakarta berusia 15 tahun. Hasil penelitian diperoleh 6 butir soal matematika bertemakan. Sedangkan berdasarkan levelnya diperoleh level 4 sebanyak 1 soal, level 5 sebanyak 4 soal dan 1 soal untuk level 6 yang valid dan praktis.
Keywords
DKI Jakarta; konteks; level 4,5 dan 6; PISA; praktis; valid
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Arnita Irianti
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Perkembangan pembangunan, kebutuhan air untuk irigasi, dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan konsumsi air tanah yang tidak dikontrol dan menghasilkan pencemaran air tanah. Selain itu, intrusi air laut juga dapat menyebabkan pencemaran air tanah, khususnya di daerah pesisir pantai. Hal ini terjadi disebabkan oleh peningkatan salinitas di air tanah dan penurunan kuantitas air tanah. Penelitian ini untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan memodelkan dan mensimulasikan keadaan air tanah sehingga diharapkan sebagai gambaran solusi masalah tersebut dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM). FEM dalam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan diskritisasi elemen mengacu pada metode matriks untuk analisisnya. Penggunaan metode interpolasi untuk merumuskan persamaan diskrit dari suatu proses fisik dan penerapan weighted residual principles untuk mendefinisikan domain masalah yang ingin dihitung. Pemodelan air tanah digambarkan pada persamaan differensial parsial dua dimensi dengan mengasumsikan bahwa aliran air tanah dalam keadaan tunak dengan lapisan yang homogen dan isotropik. Hal ini dapat dimodelkan dengan menggunakan persamaan Laplace dan persamaan Poisson. Pemodelan dan simulasi salinitas pada air tanah dengan metode elemen hingga didapatkan penurunan permukaan air tanah terhadap posisi di titik domain masalah. Penurunan permukaan air tanah / head groundwater dipengaruhi oleh nilai transmisivitas dan resapan di daerah penelitian. Selain itu, diperoleh peningkatan konsentrasi yang menunjukkan tingkat salinitas terhadap waktu simulasi pada beberapa titik elemen yang telah ditentukan. Selanjutnya,solusi numerik dari model tersebut dijadikan gambaran untuk mengetahui distribusi konsentrasi salinitas air tanah sebagai acuan dalam pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan.
Keywords
Model Salinitas Air tanah , Metode Elemen Hingga , Persamaan Laplace, dan Persamaan Poisson
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
AHMAD MUZAKI
Institutions
IKIP Mataram
Abstract
Artikel ini membahas tentang pentingnya dan cara meningkatkan self-affirmation matematik mahasiswa. Pada dasarnya, Self-affirmation merupakan komponen yang sangat penting dalam diri seseorang. Self-affirmation merupakan kemampuan seseorang untuk menggambarkan kecukupan terhadap dirinya. Di samping itu, self-affirmation mampu melihat aspek positif lain yang ada pada diri seseorang yang berakibat pada kemampuan seseorang untuk move on dari masalah yang sedang dihadapi. Salah satu karakteristik matematika adalah penalaran yang digunakan merupakan penalaran deduktif. Hal ini berarti proses pengerjaan matematika harus bersifat deduktif yang memerlukan penalaran logis dan aksiomatik, diawali dengan proses induktif yang meliputi penyusunan konjektur-konjektur baru yang diturunkan melalui aksioma-aksioma atau definisi. Kondisi ini untuk beberapa mahasiswa merupakan masalah yang menimbulkan anxiety matematik pada mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk membangkitkan diri mahasiswa sehingga mereka tidak terjebak hanya pada masalah yang sedang dihadapi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembelajaran teknik hypnoteaching. Pebelajaran dengan teknik hypnoteaching merupakan kegiatan pembelajaran dengan memberikan sugesti positif berupa motivasi dan merilekskan pikiran mahasiswa agar pengetahuan yang didapat bisa dipahami dengan baik.
Keywords
Teknik Hypnoteaching, Self-Affirmation matematik mahasiswa.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Hafizh Arrizal Fakhri
Institutions
a)Kelompok Keahlian Fisika Material dan Elektronik, Program Studi Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132, Indonesia
b)Research Center for Nanoscience and Nanotechnology, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132, Indonesia
*ferry[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Graphene memiliki sifat listrik yang menarik. Dari perhitungan ab initio dengan menggunakan teori fungsional kerapatan (Density Functional Theory (DFT)) diperoleh celah pita energi graphene murni bernilai nol (0). Secara eksperimen, graphene dapat juga diperoleh dari hasil mereduksi graphene oxide (GO) menjadi reduced graphene oxide (rGO). Besarnya celah pita rGO yang diperoleh melalui perhitungan secara DFT lebih besar dibandingkan graphene murni. Besarnya celah pita energi ini dipengaruhi oleh adanya cacat (defect) pada graphene berupa vacancy maupun adanya ikatan epoxy, carbonyl, dan hidroxyl. Selain celah pita energi adanya vacancy dan gugus fungsi pada graphene memengaruhi density of state (DOS) dari graphene itu sendiri.
Keywords
Teori fungsional kerapatan; rGO; Vacancy; Gugus Fungsi; Sifat Listrik
Topic
Physics
Corresponding Author
Hendri Prastyo
Institutions
Prodi Magister Pengajaran Matematika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Kelompok Keilmuan Matematika Kombinatorika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Abstract
Pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk mengetahui kualitas pendidikan perlu dilakukan penilaian secara berkesinambungan. Penilaian dapat dilakukan secara nasional dan internasional. Indonesia melakukan penilaian secara nasional melalui ujian nasional dan mengikuti beberapa penilaian yang dilakukan secara internasional. Salah satu penilaian berskala internasional yang diikuti Indonesia adalah PISA (Programme for International Student Assessment). Hasil PISA menunjukkan bahwa Indonesia masih berada di bawah rata-rata peserta lainnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah siswa-siswa di Indonesia belum terbiasa mengerjakan soal-soal seperti soal yang digunakan dalam PISA. Proyek ini menganalisa soal-soal yang digunakan PISA, kemudian mengembangkan beberapa soal berkriteria PISA menggunakan topik Kalimantan Timur. Setiap soal dianalisa dan dideskripsi berdasarkan tingkat kompetensi matematika, konten matematika, konteks yang digunakan, tingkat literasi, bentuk soal, dan tinjauan berdasarkan kurikulum 2013.
Keywords
konten matematika; konteks matematika; PISA; Kurikulum 2013
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Raditya Rusmiputro
Institutions
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks FMIPA ITB
Abstract
Hedging adalah salah satu upaya untuk mengendalikan resiko eksternal dari suatu usaha, yang bisa juga disebut sebagai metode penyelamatan investasi yang dapat digunakan pada produk-produk finansial seperti saham, mata uang, surat berharga dan turunannya. Gerak Brownian akan membantu untuk membentuk model pergerakan semua aktifitas finansial yang disimulasikan dengan menggunakan metoda Monte-Carlo. Hasil ini akan digunakan untuk menentukan hedging pada periode berikutnya dengan batas waktu yang sesuai dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli. VaR (Value at Risk) akan digunakan sebagai parameter batas transaksi yang akan digunakan dan juga sebagai persamaan yang membantu untuk mendapatakan nilai hedging yang diinginkan. Ada 4 jenis kontrak hedging yang akan dibahas, yaitu: forward, swap, future and option. Model Black�Scholes akan membantu untuk menghitung nilai opsi put dan call, sehingga dapat disimulasikan hedging dinamis untuk kontrak opsi. Data yang dihasilkan dapat digunakan untuk menjadi referensi transaksi dalam forex. Model tersebut sudah dapat memprediksi dan memberikan perkiraan harga hedge yang cukup baik.
Keywords
Black-Scholes, Forex, Gerak Brownian, Hedging, Monte Carlo, Value at Risk
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Aisyah Hasyim
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA dengan tema laut untuk SMP kelas VII melalui metode pengembangan bahan ajar 4STMD (Four Steps Teaching Material Development). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar IPA SMP yang terpadu dengan tema laut khususnya untuk siswa dengan lingkungan geografis yang relevan. Tema laut dapat mengaitkan beberapa materi pokok di SMP kelas VII seperti klasifikasi zat, campuran, massa jenis, kalor, dan ekosistem. Pengembangan bahan ajar dilakukan dengan menggunakan 4STMD yang meliputi tahap seleksi, strukturisasi, karakterisasi, dan reduksi didaktik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi tahap seleksi, strukturisasi, dan karakterisasi serta validasi kelayakan bahan ajar. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar IPA terpadu tema laut untuk SMP kelas VII yang dikembangkan dengan 4STMD.
Keywords
bahan ajar, IPA terpadu, tema laut, 4STMD
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Meiliany Pranolo
Institutions
Kelompok keahlian fisika teori energi tinggi dan instrumentasi
Program Studi Fisika
Institut Teknologi Bandung
a) meilianypranolo[at]students.itb.ac.id
b) otto_christianto[at]yahoo.co.id
c) tikhalul.amar[at]gmail.com
Abstract
Solar cell adalah alat yang dapat mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Untuk dapat memanfaatkan solar cell dengan efektif, maka solar cell harus mendapatkan intensitas cahaya yang besar. Oleh karena itu, dibuatlah suatu solar tracker untuk mendeteksi intensitas cahaya. Solar tracker tersebut dikombinasikan dengan solar cell. Dengan menggunakan solar tracker yang dihubungkan dengan dc motor, maka solar cell selalu diarahkan untuk mendapatkan intensitas cahaya terbesar. Dalam solar tracker ini digunakan sensor LDR untuk mendeteksi besar intensitas cahaya yang masuk. Sensor LDR akan berubah resistansinya apabila intensitas cahaya yang masuk ke LDR berubah. Output dari sensor ini akan dibandingkan dengan suatu tegangan referensi. Bila output dari hasil komparasi salah satu LDR lebih besar, maka motor akan bergerak dan mencari intensitas terbesar yang dapat diterima. Pencarian intensitas tersebut didapatkan dengan menggunakan mikrokontroller atmega328. Motor akan digerakan secara bertahap untuk mendapatkan data intensitas dibeberapa sudut yang berbeda. Mikrokontroller akan mengolah data tersebut untuk dipilih yang memiliki intensitas terbesar, kemudian motor akan digerakan pada sudut yang menghasilkan intensitas tersebut.
Keywords
LDR, solar cell, solar tracker
Topic
Physics
Corresponding Author
Ahmad Saripudin
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran empat tahap pendekatan konstruktivisme terhadap peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan menjelaskan fenomena fisis kehidupan nyata siswa SMK pada pokok bahasan rangkaian listrik arus searah. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experiment dengan desain one group fretest-posttest disign. Penelitian melibatkan sekitar 30 siswa kelas XI jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) pada salah satu sekolah SMK di Majalengka. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling random sampling. Subyek penelitian diberi perlakukan pembelajaran empat tahap pendekatan konstruktivisme. Pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan menjelaskan fenomena fisis kehidupan nyata siswa pada pokok bahasan rangkaian arus listrik searah. Pada setiap selesai pertemuan diberikan kuisioner terkait tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran, dan lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa pembelajaran empat tahap pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan menjelaskan fenomena fisis kehidupan nyata siswa.
Keywords
empat tahap pendekatan konstruktivimes, arus searah, pemahaman konsep, kemampuan menjelaskan fenomena fisis kehidupan nyata.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Jainal Abidin
Institutions
1) Program Studi Magister Sains Komputasi, FMIPA ITB,
2) Kelompok Keahlian Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, FMIPA ITB
Abstract
Perkembangan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghasilkan dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan manusia. Dampak positif yaitu terjadinya kemudahan dalam aktivitas sehari-hari serta pertumbuhan ekonomi karena tersedianya lapangan pekerjaan. Sedangkan dampak negatif yaitu terjadinya polusi udara yang diakibatkan dari aktivitas manusia, industri, pembangkit listrik, kendaraan bermotor dan lainnya yang menyumbangkan polusi tiap harinya. Dalam penelitian ini, akan dibahas tentang pemodelan polusi udara yang salah satu sumbernya yaitu berasal dari cerobong pabrik. Pola sebaran polutan akan dimodelkan dengan Gaussian Plume. Gaussian Plume adalah suatu formulasi matematika untuk menghitung dan simulasi pola sebaran polutan di udara karena turbulensi difusi dan adveksi yang diakibatkan angin. Sehingga dalam memodelkan penyebaran konsentrasi dengan menggunakan Matlab akan didapatkan hasil pola sebaran konsentrasi, hal itu didapatkan dengan menginput difusivitas, laju emisi (Q), dan memvariasikan nilai dari tinggi efektif emisi (H). Hasil yang didapatkan adalah pola sebaran konsentrasi, konsentrasi maksimun pada jarak tertentu dan jarak jangkauan yang berbeda akibat adanya variasi dari tinggi efektif emisi (H).
Keywords
Polusi udara, Gaussian Plume
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
noer hardianty
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Memahami Nature of Science (NoS) merupakan bagian penting dari literasi sains dan banyak dokumen dalam pendidikan sains menekankan peran penting meningkatkan pemahaman aspek NoS siswa. Aspek pemahaman NoS mencakup pemahaman bahwa ilmu pengetahuan adalah tentatif, empiris, subjektif, imajinasi dan kreatifitas, sosial budaya, metode penelitian beragam serta hubungan antara teori dan hukum ilmiah. NoS dapat diajarkan dengan dua pendekatan yaitu pendektan implisit dan pendekatan eksplisit. Instrumen yang umumnya digunakan untuk menilai pemahaman NoS siswa adalah kuesioner yang terdiri dari pertanyaan-pertanyaan open-ended yang mengarahkan siswa untuk mengeksplorasi pemahaman NoS.
Keywords
Nature of Science
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Rouf Rouf
Institutions
Program Studi Magister Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Partikel merupakan objek yang memiliki massa, posisi, kecepatan, serta terpengaruh oleh gaya, tetapi tak berdimensi ruang. Namun kumpulan sistem partikel bisa menjadi sistem yang memiliki dimensi ruang. Berdasarkan penjelasan tersebut, struktur massa nonrigid dapat didekati dengan menggunakan sistem N partikel yang dihubungkan oleh beberapa "pegas" sederhana. Terdapat-benda-benda riil yang cenderung jatuh pada orientasi tertentu, trajektori gerak jatuh bebas sistem massa nonrigid ini relatif berbeda dengan gerak jatuh bebas partikel sederhana. Paper ini mensimulasikan gerak suatu benda yang tersusun oleh sistem partikel dimana distribusi massa, efek konstanta pegas, dan gesekan udara merupakan aspek penting yang harus diperhitungkan. Dilakukan juga perbandingan antara gerak pusat massa sistem massa nonrigid dengan gerak partikel sederhana. Diperkirakan semakin heterogen distribusi massa sistem partikel, orientasi gerak benda akan semakin acak.
Keywords
Kata kunci : Euler-verlet, Gerak jatuh bebas, massa nonrigid, sistem partikel
Topic
Physics
Corresponding Author
Nur Isnaini Romli
Institutions
Institute Teknologi Bandung
Abstract
Pada penelitian ini telah dilakukan pengamatan proses pelelehan lilin dan parafin menggunakan kamera Handphone dan aplikasi inskape. Pengamatan dilakukan dengan merekam proses pelelehan kemudian dilakukan perhitungan luas lilin dan parafin setiap detik menggunakan aplikasi inskape yang akan dijabarkan dalam makalah ini. Kemudian didapat kurva karakteristik dari lilin dan parafin selama proses pelelehan
Keywords
pelelehan, inkscape, kurva
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
BUDIMAN NASUTION
Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Institut Teknologi Bandung
*budimannasution9[at]gmail.com
acep[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Beban lateral dinamis akibat gempa bumi akan mempengaruhi struktur bangunan yang terletak di sekitar pusat gempa. Dalam beberapa kasus, gempa bumi menyebabkan kerusakan yang sangat fatal pada struktur bangunan. Studi untuk memprediksi respon struktur terhadap gempa bumi memiliki peran penting untuk mentukan kontrol struktur untuk ketahanan gempa. Ada banyak metode yang dikembangkan untuk memprediksi respon dari struktur bangunan. Salah satu metode yang ditawarkan adalah metode elemen hingga (MEH). Metode elemen hingga adalah metode numerik untuk menentukan solusi perkiraan dari sistem kontinu. Pada penelitian ini metode elemen hingga dengan mengadobsi konsep beam elemen diterapkan pada getaran mekanis. Dengan konsep ini akan dilihat respon struktur bangunan dengan empat tingkat. Pada masing-masing tingkat dilakukan variasi parameter massa. Sehingga dapat ditunjukkan respon struktur akibat massa yang bervariasi dalam bentuk mode shape, perpindahan dan gaya geser struktur bangunan.
Keywords
gempa bumi, beam elemen, getaran mekanis, metode elemen hingga
Topic
Komputasi dan Pemodelan
Corresponding Author
Saeful Karim
Institutions
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Pembelajaran yang terjadi di perkuliahan tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep mahasiswa tetapi harus berfokus juga pada proses pembelajaran yang memfasilitasi keterampilan berpikir. Apalagi perkuliahan di Universitas yang mencetak calon pendidik. Berdasarkan observasi dan wawancara ditemukan bahwa gaya guru mengajar di kelas kebanyakan mereproduksi kebiasaan dan kebanyakan gaya mengajar dosen di perkuliahan. Sehingga sangat diperlukan proses pembelajaran yang mampu memfasilitasi berbagai keterampilan berpikir calon guru dan memberikan model real (modelling) bagaimana pembelajaran diterapkan. Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi proses belajar mengajar ditemukan bahwa respon mahasiswa terhadap gaya mengajar dosen secara umum masih rendah. Penelitian ini berfokus pada rekonstruksi pembelajaran sistem partikel dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Adapun produk dari penelitian ini berupa rancangan pembelajaran yang operasional dan evaluasinya. Pelengkap data bagaimana kefektifan pembelajaran yang diterapkan ditinjau dari pencapaian mahasiswa pada evaluasi pembelajaran sistem partikel. Berdasarkan data pencapaian mahasiswa pada kelas yang menerapkan rekonstruksi rancangan pembelajaran yang baru, diperoleh pencapaian hasil belajar yang lebih baik daripada pembelajaran yang menggunakan konstruksi pembelajaran sebelumnya. Hasil angket menunjukkaan mahasiswa memberikan respon positif pada penerapan rekonstruksi pembelajaran.
Keywords
Rekonstruksi pembelajaran, keterampilan berpikir tingkat tinggi
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Ade Kurniawati
Institutions
ITB
Abstract
Telah dibuat suatu desain alat ukur kekeruhan air menggunakan metode transmisi cahaya dengan tingkat akurasi tinggi. Alat ini menggunakan LED sebagai transmitter, photodiode sebagai receiver, dan lock-in amplifier digunakan sebagai pembaca tegangan. Penggunaan lock-in amplifier pada desain ini bertujuan untuk mengurangi noise yang muncul dari cahaya lain yang mungkin bisa ditangkap oleh sensor photodiode. Desain alat ukur ini menempatkan LED dan photodiode secara sejajar satu sama lain. Selain itu, desain alat ini juga digunakan untuk menentukan hubungan antara intensitas cahaya dengan tegangan. Sampel air yang diuji kekeruhannya diambil dari rentang 0-100 NTU. Hasil yang didapatkan adalah desain alat ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat kekeruhan air.
Keywords
Kekeruhan air, LED, Lock-in Amplifier, NTU, Photodiode, Transmisi
Topic
Physics
Corresponding Author
ihsan imaduddin
Institutions
Departemen Fisika Institut Teknologi Bandung
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami konsep rapat arus listrik yang bisa digunakan untuk menduga keadaan bawah permukaan. Dalam keilmuan fisika bumi atau geofisika metode ini dikenal dengan metode geolistrik. Penelitian dilaksanakan dengan eksperimen mengalirkan arus listrik 120mA 600V dc ke tanah. Arus listrik akan mengalir di bawah permukaan tanah dari satu kutub ke kutub lain dengan distribusi setengah bola. Pengambilan data dilakukan dengan mengukur arus listrik aktual yang dialirkan dan nilai beda potensial antara dua titik tertentu. Pengukuran beda potensial dilakukan ketika tidak ada arus listrik dan juga ketika arus listrik dialirkan. Perpindahan antara dua titik pengukuran dilakukan secara manual dan juga dilakukan secara otomatis. Pada penelitian ini, proses pengukuran diarahkan untuk menentukan distribusi muka air tanah secara dua dimensi. Dengan eksperimen tersebut mahasiswa dapat memahami konsep rapat arus listrik dan penerapannya, terutama untuk menentukan distribusi muka air tanah secara dua dimensi.
Keywords
eksperimen, rapat arus listrik, geolistrik, distribusi muka air tanah
Topic
Kebumian (EPS)
Page 525 (data 15721 to 15750 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats