Page 10 (data 271 to 300 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Corresponding Author
IDAM Manik Sastri
Institutions
Universitas Warmadewa
Abstract
Pengabdian masyarakat di Kecamatan Mengwi merupakan suatu bentuk kepedulian kita kepada masyarakat wajib pajak khususnya Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah serta anggota Profesi sebagai wajib pajak yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) namun mereka tidak tahu kewajiban yang harus dilakukan sehubungan kepemilikan NPWP tersebut. Kesadaran masyarakat untuk memiliki NPWP merupakan bentuk kepedulian terhadap pembiayaan pembangunan nasional melalui pembayaran pajak. Pajak adalah sumber terbesar penerimaan negara, mendatang pajak merupakan satu-satunya penerimaan negara untuk menyokong APBN. Pemerintah khususnya Dirjen Pajak selain mengharapkan dukungan masyarakat dalam bentuk pembayaran pajak, juga bentuk pertanggungjawaban masyarakat berupa pelaporan SPT Tahunan merupakan ukuran kepatuhan wajib pajak, semakin lengkap SPT terlapor, semakin baik tingkat kepatuhan wajib pajak, sehingga semakin mudah mengedukasi masyarakat dalam ikut membantu pembiayaan negara melalui pembayaran pajak. Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Universitas Warmadewa ini dapat membantu kedua belah pihak yakni meringankan beban wajib pajak dan membantu DJP dalam peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Keywords
Pajak, SPT OP
Topic
Ekowisata
Corresponding Author
Made Sri Yuliartini
Institutions
Universitas Warmadewa
Abstract
This activity was carried out at the "MELATI" Farmer Group in Yeh Sumbul Village, Mendoyo District-Jembrana Regency, Bali. Yeh Sumbul Village is a plantation area and is a center for producing horticultural products, one of which is durian fruit. Durian plants have a pretty good business opportunity, the selling price is quite high, the taste is delicious and the fruit flesh is legit and has a distinctive aroma. The development of durian plants in the whole area of Yeh Sumbul Village is very varied and increases from year to year where durian plants are in an intercropping system with other types of plants so that maintenance is not focused and yields are low and farmers do not really understand good cultivation techniques so the quality and quantity of yields is still low. The purpose of this activity is first to provide counseling material on how the technology of durian plant cultivation is correct and appropriate. The second held direct practice in farmer groups on how to fertilize and prune the durian plants. From this activity, the output target to be achieved is the training participants from the farmer groups who are able and understand how to cultivate durian plants correctly and appropriately so that later it can provide high quality and quantity of results and farmers income can increase. Implementation of community service activities, extension materials, training and mentoring in the field. The results have been obtained that farmers understand and want to do environmental sanitation, prune pruning for the formation of plants that are planted in the backyard and only one year old, and fertilize using organic fertilizers and inorganic fertilizers. Durian plants in old gardens, which are mixed with other fruit plants, are carried out more on cleaning the environment around plants, fertilizing before rain falls because the terrain is hilly so watering depends only on rain water. For the Kani durian plant is pruning and fertilizing and irrigating because the plant is only five years old and planted on the edge of the garden, so it is still affordable for irrigation.
Keywords
Durian Plants, Cultivation Technology Input, Farmer Groups
Topic
Ekowisata
Corresponding Author
Ni Made Yudiastari
Institutions
Agriculture Faculty Warmadewa University
Abstract
Processing processes that are increasingly developing in the food sector, produce increasingly diverse processed products which are circulating in the market. Banana is a fruit that does not know the season, always there every time. Especially in Bali which is very close to religious activities, where bananas are one of the fruits that are always used in making ceremonies. This causes the presence of bananas is very abundant and easily obtained. In empowering village communities by increasing knowledge, attitudes, skills, and behavior, it is necessary to have an activity program and assistance in accordance with community needs. One of the Banjars in the village of Asahduren is the Banjar Segah, where one of the temples is Tri Karya Utama, whose mothers are members of the Kusuma Dewi Women Farmers Group. The location of the hamlet is located directly adjacent to the State Forest and Regional Corporation (Perusda) making the village far from the crowds. This resulted in KWT activities only revolving around the village and helping the husband as a farmer. The method used is a method of active community participation and exploratory. The activity was carried out in July 2019, beginning with field assessments, program socialization, training and mentoring. The main products produced are banana dodol, banana brownies, banana sponge and banana steamed buns. The byproducts are banana pancakes, banana pudding and banana aromas. Monitoring and assistance is carried out on July 21, 2019. All activities run smoothly, KWT members are able to practice all preparations and are able to package their products properly. This will certainly provide increased nutritional value, selling value and shelf life.
Keywords
empowerment, processed, banana
Topic
Kearifan Lokal
Corresponding Author
Ida Bagus Gede Parama Putra
Institutions
Universitas Warmadewa
Abstract
Desa Sanur Kaja merupakan wilayah Denpasar Selatan yang memiliki banyak potensi pantai pesisir yang menawarkan panorama matahari terbit yang indah. Jika ditinjau dalam proses zonasi dan kategorisasi pantai di Sanur saat ini, Matahari terbit merupakan pantai yang memiliki potensi yang besar namun perlu mendapatkan perhatian dan pengembangan potensi sekitar Pantai. Pantai Matahari Terbit saat ini merupakan daerah yang dikenal sebagai akses penyeberangan perahu menuju Nusa Penida dan juga jalur ngaben atau upacara keagamaan bagi masyarakat Hindu lokal. Hal ini menyebabkan perubahan citra kawasan pantai ini menurun karena persinggungan dua fungsi yang saling bertolak belakang. Ditinjau dari perspektif pengembangan wisata, Pantai Matahari Terbit memiliki banyak potensi seperti, kuliner khas Nusantara, suasana Pantai pasir Hitam yang menjadi salah satu potensi alam, dan area kawasan hutan Bakau yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Terkait pengembangan wisata Sanur yang didalamnya termasuk pengembangan pantai Matahari Terbit, Kementrian Pariwisata telah berkerjasama dengan UNWTO atau World Tourism Organisation dalam program Sustainable Tourism Observatory (STO) bertujuan untuk mendukung peningkatan keberlanjutan dan ketahanan di sektor pariwisata melalui pemantauan sistematis untuk memahami penggunaan sumber daya alam dan manusia yang bertanggung jawab. Program kemitraan masyarakat ini bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa Adat dan didukung oleh Yayasan Pembangunan Sanur yang merupakan kelompok yang ditunjuk oleh Desa Sanur untuk melaksanakan pengembangan penataan kawasan kesisir Pantai Matahari Terbit. Pelaksanaan pengabdian akan dimulai dengan tahap kajian dan wawancara tokoh-tokoh setempat demi meperoleh permasalahan konkrit. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan wawancara masyarakat dan stake holder, kajian literature dan studi kasus proyek sejenis. Metode tersebut akan mampu merumuskan dan menggali potensi wilayah untuk mendukung pembuatan Masterplan Pantai Matahari Terbit. Kurangnya studi kelayakan dan pakar ahli yang bisa merumuskan pengembangan Kawasan pesisir Matahari Terbit Sanur menjadi salah satu kendala dalam pengambilan keputusan.
Keywords
Pantai Matahari Terbit, Ekowisata, Wisata Pesisir Pantai, Pembangunan Berkelanjutan.
Topic
Ekowisata
Corresponding Author
Tio Prince Lubis
Institutions
Quantum Semiconductor and Devices Lab., Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia
Abstract
Kami mempelajari sifat elektronik dan magnetik supercell 2 × 1 × 1 dari Ti1−xVxO2 brookite (x = 6.25%) TVO, yang dihitung dengan metode generalized gradient approximation (GGA). Perhitungan rapat keadaan elektron TiO2 murni menunjukkan sifat semikonduktor nonmagnetik dengan celah pita energi (Eg) sebesar 1 eV. Di sisi lain, hasil perhitungan TVO menunjukkan sifat semikonduktor ferromagnetik lokal dengan momen magnetik total sebesar 1.00 μB/supercell, serta Eg spin up dan spin down sebesar 0.3 dan 1 eV masing-masingnya. Sifat ferromagnetik tersebut terlokalisasi pada ion V4+ dengan momen magnetik lokal sebesar 0.9920 μB. Momen magnetik lokal tersebut berasal dari keadaan V 3d spin up yang berhibridisasi dengan keadaan O 2p. Studi ini menunjukkan kontribusi signifikan doping V terhadap munculnya sifat ferromagnetisme pada TiO2 brookite.
Keywords
Generalized gradient approximation, Rapat keadaan elektron, Sifat elektronik
Topic
Fisika Material Elektronik
Corresponding Author
Ai Asri Fauziah
Institutions
a) MA PUI Putri Talaga
Jl. Jend. Ahmad Yani 41 Talaga Majalengka 45463, Indonesia
*asrifauziah2001[at]gmail.com
b) Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Tumbukan merupakan salah satu sub topik pembelajaran fisika tingkat sekolah menengah atas. Pada umumnya, pembelajaran pada pokok bahasan tumbukan hanya terbatas untuk interaksi dua partikel dengan sekali tumbukan. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis peristiwa dinamika tumbukan bola pantul dimana tumbukan berlangsung sebanyak $n-$kali. Tumbukan bola dengan lantai diasumsikan bersifat elastis sehingga pola nilai tinggi pemantulan dapat dianggap sebagai suatu deret geometri. Sebagai langkah pertama adalah membentuk persamaan tinggi pantulan bola ke-$n$, kecepatan bola saat turun dan naik, serta menentukan waktu tempuh untuk setiap ketinggian yang diperoleh secara analitik. Hasil yang diperoleh kemudian disimulasikan dengan menggunakan Matlab. Input yang diberikan berupa data jari - jari bola, percepatan gravitasi, ketinggian dan kecepatan awal. Output yang dihasilkan berupa simulasi gerak dan plot lintasan bola yang dijalan dengan menggunakan program GUI (Graphical User Interface)
Keywords
Tumbukan Bola Pantul; Matlab; Graphical User Interface
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Dela Maratul Kamilah
Institutions
a) MA PUI Putri Talaga
Jl. Jend. Ahmad Yani 41 Talaga Majalengka 45463, Indonesia
*maratulkamilahdela[at]gmail.com
b) Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Gerak parabola merupakan salah satu sub topik pembelajaran fisika tingkat sekolah menengah atas. Gerak parabola merupakan gerakan partikel dengan kecepatan awal dan sudut elevasi tertentu akibat pengaruh gaya gravitasi dimana lintasan partikel berbentuk parabola. Pada umumnya, pembelajaran pada pokok bahasan gerak parabola hanya terbatas untuk kasus 2-dimensi. Dalam penelitian ini persamaan – persamaan gerak parabola akan digeneralisasi untuk kasus 3-dimensi dengan mempertimbangkan adanya pengaruh gesekan udara (kecepatan angin). Hasil yang didapatkan kemudian disimulasikan dengan menggunakan Matlab. Input yang diberikan berupa data kecepatan awal, kecepatan angin, posisi awal, sudut elevasi, percepatan gravitasi, dan waktu. Output yang diperoleh adalah kecepatan akhir, posisi akhir pada koordinat sumbu x, y, z, jarak dan tinggi maksimal yang dicapai partikel sebelum berhenti, serta visualisasi gerak partikel yang dijalankan menggunakan program GUI (Graphical User Interface).
Keywords
Gerak Parabola 3-dimensi; Matlab; Graphical User Interface
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Cherly Salawane
Institutions
a) Program Studi Pendidikan IPA, Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Jl. Kelud Utara III Semarang, Indonesia 50237
*salawaneeinar[at]gmail.com
b,c,d) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang
Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Indonesia 50229
e) Program Studi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang
Jln. Lontar No.1 Semarang, Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model perkuliahan sains kebencanaan debu vulkanik berpendekatan LiTMas (lingkungan, teknologi, dan masyarakat) yang dikembangkan untuk mitigasi bencana debu vulkanik. Perangkat perkuliahan sebagai penunjang pengembangan model sains kebencanaan berpendekatan LiTMas meliputi buku panduan model, RPS (rencana pembelajaran semester), SAP (satuan acara perkuliahan), buku referensi, media perkuliahan, panduan praktikum, panduan simulasi bencana (PSB), produk perkuliahan, dan instrumen evaluasi mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development (R&D). Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian ini diharapkan menghasilkan model perkuliahan sains kebencanaan berpendekatan LiTMas yang valid, praktis, dan efektif untuk mitigasi bencana debu vulkanik akibat dari aktivitas vulkanik gunung api.
Keywords
Model perkuliahan, debu vulkanik, LiTMas
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Muhamad Abdul Aziz
Institutions
Mechanical Engineering Department
Universitas Diponegoro
Semarang, Indonesia
National Center for Sustainable
Transportation Technology, Indonesia
Electrical Engineering Department
Universitas Diponegoro
Semarang, Indonesia
Faculty of Mechanical and Aerospace
Engineering
Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Naval Architecture Department
Universitas Diponegoro
Semarang, Indonesia
Abstract
The autonomous boat in this research has the capability of using fully renewable energy sources in which its wing sail can provide aerodynamic forces for propulsion while the solar cells provide the power for control and communication systems. Thus, this boat can operate in a long duration, suitable for ocean research and monitoring missions. Similar to an airplane wing, the design of the wing sail is taken from NACA 0018 that can provide good performance in low Reynolds-number. The purpose of this study is to experimentally study the aerodynamic performance of a 1/4th scale wing sail by varying the flap angle in a laboratory set-up. The aerodynamic of wing sail produces lift and drag forces that depend on the wing sail angle of attack. In this study, an encoder is used to measure the angle of attack of wing sail, a potentiometer for measuring the flap angle, and an anemometer for measuring the wind speed. A servo motor is used for controlling the flap angle. The digital data acquisition uses Arduino Uno as the microcontroller which is wired to a PC and coded in MATLAB/Simulink using Arduino package. The experiment results show the wing sail performance, the effect varying flap angles. The total aerodynamic forces were generated in this experiment.
Keywords
Wing sail, wind propulsion, autonomous boat
Topic
Control System
Corresponding Author
Henny Johan
Institutions
Universitas Bengkulu
Abstract
Berbagai konsep sains cabang fisika berkaitan dengan berbagai fenomena alam. Fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan merupakan cerminan keagungan Pencipta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai spiritual dalam pembelajaran konsep sains cabang fisika khususnya ilmu kebumian dan mendeskripsikan respon mahasiswa terkait eksplorasi nilai spiritual dalam pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan desain pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. 23 orang mahasiswa terlibat dalam kegiatan penelitian ini.instrumen yang digunakan berupa angket open endeed yang kemudian dianalsis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai konsep sains khususnya ilmu kebumian dapat diarahkan untuk menanamkan nilai spiritual. Mahasiswa mengklaim bahwa dengan mengaitkan konsep ilmu kebumian dengan berbagai fenomena dalam kegiatan pembelajaran dapat menanamkan nilai spiritual. Secara deskriptif mahasiswa dapat memberikan contoh keterkaitan konsep sains dengan nilai spiritual. Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa konsep sains berkaitan dengan nilai termasuk nilai spiritual dan eksplorasi nilai spiritual dalam pembelajaran sains dapat menanamkan nilai spiritual pada mahasiswa.
Keywords
konsep sains, ilmu kebumian, fenomena alam, nilai spiritual
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Horasdia Saragih
Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Advent Indonesia
Jl. Kol. Masturi No. 288 Parongpong, Bandung Barat, Indonesia
Abstract
Penumbuhan lapisan tipis In2-2xTi2xO3 di atas substrat gelas telah dilakukan dengan teknik metal organic chemical vapor deposition (MCVD). Prekursor yang digunakan adalah In(TMHD)3, Titanium(IV)isopropoxide (TTIP) dan gas O2. Parameter optimum penumbuhan dan lapisan tipis In2-2xTi2xO3 dengan berbagai ketebalan dan konsentrasi Ti, diperoleh. Sifat optik lapisan dan morfologi butir penyusun lapisan, dianalisis. Seluruh lapisan dengan konsentrasi Ti sampai 5% dan dengan ketebalan sampai 531 nm, transparan pada rentang panjang gelombang sinar tampak dengan transmitans ≥ 80%. Elemen dadah Ti memberi pengaruh terhadap tingkat transmitans, morfologi permukaan dan lebar celah pita optik lapisan. Lapisan tipis In2-2xTi2xO3 dengan konsentrasi Ti yang lebih tinggi menghasilkan transmitans yang lebih rendah, morfologi permukaan yang lebih kasar dan celah pita optik yang lebih besar.
Keywords
Dadah Ti, sifat optik, lapisan tipis, In2-2x Ti2xO3, MOCVD
Topic
Fisika Material Elektronik
Corresponding Author
Emma Amalia Sholihah
Institutions
a) MA PUI Putri Talaga
Jl. Jend. Ahmad Yani 41 Talaga Majalengka 45463, Indonesia
*emmaamalia28[at]gmail.com
b) Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Proses pembuatan kue merupakan salah satu proses fisika yang melibatkan konsep aliran panas. Secara matematis, konsep aliran panas dapat dimodelkan dengan menggunakan persamaan diferensial yang disebut sebagai persamaan difusi. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menentukan waktu pemanggangan optimum dengan meninjau hubungan temperature pemanggangan sebagai fungsi waktu, suhu awal adonan kue, dan struktur geometri permukaan kue. Persamaan difusi dipandang sebagai masalah syarat batas awal yang dapat diselesaikan dengan menggunakan metode separasi variabel. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa struktur permukaan atas kue merupakan faktor dominan untuk menentukan waktu optimum pemanggangan tersebut.
Keywords
Aliran Panas; Persamaan Difusi; Separasi Variabel
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Fourier Dzar Eljabbar Latief
Institutions
a) Program Studi Magister Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*fourier[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Pada penelitian ini dikembangkan metode dan perangkat yang dapat digunakan dalam melakukan analisis kuantitatif fenomena tumbukan dua dimensi yang terjadi pada permainan karambol, yaitu dengan menggunakan analisis citra digital yang diambil dengan teknik long exposure. Long exposure merupakan teknik pengambilan gambar pada kamera yang mampu merekam seluruh jejak benda, khususnya benda yang memancarkan cahaya dan bergerak pada suatu waktu tertentu. Agar jejak gerak benda dapat dianalisis, maka jejak gerak benda yang bersifat garis kontinu harus diubah menjadi jejak yang diskrit. Perangkat kamera yang telah dilengkapi fitur long exposure harus diletakan di depan sebuah piringan berlubang yang berputar. Piringan ini berfungsi sebagai pencacah (chopper), yaitu celah bagi kamera untuk menangkap lintasan dari biji karambol dan mengubahnya menjadi jejak-jejak diskrit. Analisis sebagai validasi awal dilakukan dengan membandingkan deteksi kecepatan awal biji karambol yang dilepaskan oleh pelontar. Hasil pengukuran kecepatan dibandingkan dengan acuan yang diambil dari data yang diperoleh dengan analisis video digtital, yang selama ini sudah banyak digunakan dalam berbagai percobaan mekanika. Dari data yang dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa data kecepatan awal lontaran biji karambol yang diperoleh dengan analisis citra digital yang diambil dengan teknik long exposure pada chopper dengan 4 lubang dan berputar dengan kecepatan putar ±1540 rpm tidak jauh berbeda dengan hasil kecepatan awal referensi. Dari data di atas dapat diperoleh standar deviasi (SD) dan standar deviasi relatif (SDR) masing-masing sebesar 0,045 dan 1,01%. Adapun galat relatif kecepatan awal antara data hasil analisis citra digital dengan data hasil analisis video digital adalah 1,13%, nilai ini masih berada pada batasan yang dapat diterima dan menunjukkan bahwa perobaan ini memiliki nilai akurasi yang cukup baik. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa metode analisis citra digital dengan teknik long exposure sudah cukup akurat dalam mengukur kecepatan awal biji karambol dan dapat digunakan untuk analisis fenomena tumbukan yang lebih lanjut.
Keywords
eksperimen Fisika; tumbukan; kecepatan awal; long exposure
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Rahmawati Rahmawati
Institutions
a) Program Studi Pendidikan IPA, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154, Indonesia
b) Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar
Jalan Sultan Alauddin No. 259 Makassar 90221, Indonesia
*rahmawatisyam[at]unismuh.ac.id
Abstract
Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu dari tujuh keterampilan berpikir yang penting di kehidupan abad 21. Proser pembekalan keterampilan pemecahan masalah dapat dilakukan melalui pembelajaran dan asesmen. Peran asesmen dalam melatihkan keterampilan pemecahan masalah dapat dilakukan dengan mengembangkan instrumen penilaian yang baik dan dapat mengukur keterampilan pemecahan masalah, khususnya dalam fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes keterampilan pemecahan masalah pada materi kelistrikan dan kemagnetan. Instrumen tes disusun berdasarkan kerangka kerja indikator pemecahan masalah model IDEAL oleh Bransford & Stein yaitu identifikasi masalah, penentuan tujuan, representasi masalah, eksplor strategi, jalankan stategi, dan melihat serta mempelajari kembali solusi pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan model pengembangan instrumen tes Oriondo & Antonio yang terdiri dari lima tahap, yaitu planning, developing preliminary of product, preliminary field testing, dan main field testing. Sebanyak tiga puluh enam butir soal dikembangkan berdasarkan enam indikator keterampilan pemecahan masalah yang dikelompokkan menjadi enam pokok soal terkait materi hukum Ohm, energi dan daya penghantar arus listrik, hukum Kirchhoff, rangkaian RC tentang pengisian dan pengosongan kapasitor, medan magnet, dan gaya magnet. Validasi isi ditentukan berdasarkan penilaian para ahli dan dianalisis untuk menentukan nilai koefisien CVR dan I-CVI. Validasi empirik bertujuan untuk menentukan validitas dan reliabilitas instrumen tes yang dianalisis menggunakan pemodelan Rash berbantukan aplikasi program Winsteps version 3. 68. 2. Hasil pengembangan menunjukkan secara keseluruhan butir soal bersifat valid dengan tingkat reliabilitas tinggi (nilai Alpha Cronbach = 0,92). Berdasarkan penilaian para ahli dan ujicoba pada beberapa sampel maka disimpulkan bahwa instrumen tes keterampilan pemecahan masalah topik kelistrikan dan kemagnetan dapat digunakan.
Keywords
instrumen tes keterampilan pemecahan masalah. Koefisien CVR dan I-CVI, model Rasch, program Winsteps, materi kelistrikan dan kemagnetan
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Mohd Shamsuri Md Saad
Institutions
Centre of Technopreneurship Development &
Centre of Languages and Human Development
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Abstract
The paper aims to examine the impact of communication, particularly team communication, on the performance of R&D team performance. A quantitative research methodology was adopted utilising a cross-sectional survey to elicit responses from respondents. One hundred seventy research leaders from Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), identified from the database of the university-s Centre of Research and Innovation Management (CRIM), participated in the survey. Regression and correlation statistical techniques were used to analyse the data. The result of the study showed that all facets of team communication practices positively influence R&D team performance. This study contributes to understanding how communication practices enhancing the understanding of communication practices among the research teams. It could also assist research leaders on communication practices that they need to practice or execute when leading research teams.
Keywords
team communication, R&D team, team performance
Topic
Strategic Management
Corresponding Author
Yunita Riztyana
Institutions
Program Studi Magister Pengajaran Fisika, Institut Teknologi Bandung
Abstract
Pengukuran besaran-besaran fisis pada sistem benda-pegas vertikal yang bergerak harmonis, yakni periode getaran dan konstanta gaya pegas umumnya masih dilakukan pada eksperimen Fisika di tingkat sekolah menengah atau tingkat dasar perguruan tinggi. Besaran ini dapat diukur dalam 2 keadaan, yakni keadaan sistem yang sedang diam (disebut keadaan statik, pengukurannya disebut pengukuran statik) dan keadaan sistem yang sedang bergerak (disebut keadaan dinamik, pengukurannya disebut pengukuran dinamik). Pada tingkat sekolah menengah, pada umumnya digunakan stopwatch untuk mengukur periode getaran pegas. Sebagai alternatif, pengukuran periode pegas dapat dilakukan dengan menganalisis rekaman video digital dari gerak osilasi benda dengan piranti lunak Tracker (free-open source software). Dengan metode alternatif ini, posisi benda ketika berosilasi dapat ditampilkan melalui kurva posisi terhadap waktu. Dari kurva ini siswa terbantu untuk memvisualisasikan dan memahami persamaan simpangan pada gerak harmonik sederhana. Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengukuran periode osilasi benda yang digantung pada sebuah pegas vertikal (T_{A}), periode osilasi benda yang tergantung pada 2 buah pegas vertikal yang tersusun seri (T_{B}), dan periode osilasi benda yang tergantung pada 2 buah pegas vertikal yang tersusun paralel (T_{C}). Gerak osilasi mula-mula direkam dengan menggunakan kamera dengan laju pengambilan video 59 fps. Video kemudian dianalisis dengan Tracker dan ditampilkan kurva posisi vs waktu dari benda. Dari data kurva ini, seseorang dengan mudah dapat menentukan periode getaran pegas dengan menghitung waktu puncak-puncak yang menunjukkan bahwa keadaan gerak benda telah kembali pada keadaan semula atau benda telah menempuh 1 getaran. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan simulasi perhitungan periode getaran pegas yang sama menggunakan data konstanta gaya pegas yang diperoleh lewat keadaan statik. Dengan kondisi statik, konstanta 2 buah pegas yang digunakan ialah (k_{1}=(9.58pm5.19 imes10^{-3}) N/m) dan (k_{2}=(9.95pm8.87 imes10^{-3}) N/m). Hasil yang diperoleh pada keadaan dinamik ialah sebagai berikut: (T_{A}=(7.29 imes10^{-1}pm9.63 imes10^{-3}) s); (T_{B}=(9.76 imes10^{-1}pm2.11 imes10^{-2}) s); (T_{C}=(7.05 imes10^{-1}pm1.82 imes10^{-2}) s). Sementara itu, simulasi perhitungan yang dilakukan berdasarkan konstanta gaya pegas yang diperoleh dari pengukuran keadaan statik ialah sebagai berikut: (T_{A}=(7.04 imes10^{-1}pm2.40 imes10^{-4}) s); (T_{B}=(1.27pm7.60 imes10^{-4}) s); (T_{C}=(6.80 imes10^{-1}pm1.94 imes10^{-4}) s). Hasil pengukuran pada keadaan dinamik lebih akurat dalam menentukan periode getaran karena dianalisis langsung dari rekaman benda yang bergetar, sementara hasil yang diperoleh dari perhitungan masih bersifat teoritis. Analisis lebih jauh dapat dilakukan untuk menentukan pendekatan keadaan mana yang lebih akurat dalam menentukan konstanta gaya pegas: statik atau dinamik.
Keywords
osilasi harmonik sederhana, periode, pengukuran statik, pengukuran dinamik, Tracker, analisis video digital
Topic
Pendidikan Fisika
Corresponding Author
Mohd Shamsuri Md Saad
Institutions
Centre of Technopreneur Development &
Centre of Languages and Human Development
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Abstract
The paper aims to examine the impact of leadership styles, specifically transformational leadership and transactional leadership, on the R&D team performance. A quantitative cross-sectional survey method was adopted to carry out the research. A structured Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ) was used to elicit the response from 172 research leaders Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), identified from the database of the university-s Centre of Research and Innovation Management (CRIM). R&D team performance was assessed based on multiple measures of performance. Regression and correlation statistical techniques were used to analyse the data. The study found that both transformational leadership and transactional leadership have a positive impact on R&D team performance. Both leadership styles are assumed to affect improvements in team performance, such as an increased achievement of technical objectives, efficiency of resource utilization and other achievements. Finally, the study contributes to the leadership literature by demonstrating that despite being extensively studied in the general management environment, transformational leadership and transactional leadership styles are both applicable in the R&D teams context.
Keywords
transformational, transactional, leadership styles, team performance
Topic
Strategic Management
Corresponding Author
Nathania frieska Zamris
Institutions
a. Quantum Semiconductor and Devices Lab., Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia
*E-mail: yudi[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Kami mempelajari sifat struktur dan sifat optik dari film tipis ZnO yang didoping dengan Al (AZO) yang ditumbuhkan dengan teknik DC-unbalanced magnetron sputtering. Karakterisasi scanning electron microscopy (SEM) memperlihatkan adanya penurunan ukuran grain dengan adanya Al. Melalui pengukuran X-ray diffraction (XRD), bidang-bidang struktur kristal wurtzite dari film tipis AZO didominasi oleh orientasi bidang kristal (100), (101), (102), dan (110). Selanjutnya, spektrum photoluminescence (PL) memperlihatkan perubahan tingkat energi keadaan cacat titik pada film ZnO akibat doping Al. Studi ini menunjukkan bahwa doping Al memiliki peran yang cukup signifikan terhadap sifat struktur dan sifat optik film tipis ZnO yang sangat potensial untuk aplikasi divais multifungsional.
Keywords
AZO,karakterisasi, photoluminescence, SEM, XRD
Topic
Fisika Material Elektronik
Corresponding Author
Dewa Ayu Kadek Claria
Institutions
Universitas Warmadewa
Abstract
Abstract Sanur Village is one of the tourist destinations in Bali which is popular with his natural beauty of its coast. The development of tourism in Sanur Village bring changes to the economy of the community in Sanur region. The livelihoods type of people who lives in Sanur are also developing. Most of the people who was worked as fishermen are now venturing into the tourism sector as a taxi driver. The transition of the profession itself has a positive impact on local communities. The profession as a taxi driver is then widely cultivated by the surrounding community as a result of the increasing number of tourist visits. The development of local taxi transportation services then becomes the basic will that taxi drivers should mastering the English language skills, which means that the language used must adjust to the language ethics. It aims to improve the quality of service that is related to increase the income of taxi drivers who are the local residents of Sanur Village. The partner in this program is the chairperson of the Sanur Development Foundation namely Yayasan Pengembangan Sanur (YPS) who has a role in developing the English language skills of taxi drivers in Sanur Village. The obstacle faced by taxi drivers in developing their English skills is in terms of availability of learning resources both in the form of books and conversations specifically intended for taxi drivers. Another obstacle is that the availability of time for the drivers to attend the training is unpredictable because of the uncertain working hours as a driver. The result of this partnership program is the program of cloud-based English-language training which is equipped with a taxi drivers English conversation book which also completed with video conversation. From the training process it can be seen that taxi drivers currently have a special guidebook which is also commonly accessed online and whatsApp groups allow for discussion at any time. Key words : Sanur, Cloud, Local Taxi, English Competency Abstrak Desa Sanur merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Bali yang terkenal menawarkan keindahan alam pesisirnya. Berkembangnya pariwisata di Desa Sanur ikut membawa perubahan pada perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. Jenis mata pencaharian masyarakat yang tinggal di Sanur pun ikut berkembang. Sebagian besar masyarakat yang pada mulanya berprofesi sebagai nelayan kini merambah ke sektor wisata yaitu sebagai pelaku wisata. Peralihan profesi itu sendiri membawa dampak yang positif bagi masyarakat lokal. Profesi sebagai pengemudi taksi kemudian banyak digeluti oleh masyarakat sekitar sebagai dampak dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Berkembangnya jasa transportasi taksi lokal kemudian menjadi dasar bahwa para pengemudi taksi harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan benar yaitu dalam artian bahasa yang digunakan haruslah menyesuaikan dengan etika Bahasa. Hal tersebut bertujuan demi meningkatkan kualitas pelayanan
Keywords
Sanur, Cloud, Taksi Lokal
Topic
Ekowisata
Corresponding Author
Anak Agung Istri Manik Warmadewi
Institutions
Universitas Warmadewa
Abstract
Abstract English is a global language, the language used by almost all people in the world, including Indonesia. Apart from the worldwide use of English, Bali, which is one of the most well-known and favored places in Indonesia as a tourism destination, makes English one of the most important communication tools used in daily life by the people. Especially those who deal directly with the world of tourism. The importance of English in tourism in the island of the gods, in the world of English education has become one of the subjects required by schools. In the 1990s, English was taught, however it was only basic English, it means students begin to get English lessons starting in junior high school. Along with the development of technology, the progress of the era that requires people to be better able to communicate in English, considering that Bali is also one of the favorite tourist destinations, so now English lessons have begun to be introduced at an early age. Bearing in mind that not only in Bali, but everywhere English is very important to be mastered as one of the international languages, it is used to communicate. So, English has begun to be introduced at the kindergarten level (kindergarten) or play group. Some kindergartens provide English as supplementary lessons or as extra-curricular, and for kindergartens or international class play groups use English as the language of instruction in learning in their schools. Providing teaching or introducing English to early childhood is not easy. One method that can be used is TPR (Total Physical Response) method. TPR is an understanding approach in this case is a foreign language that will be given, using a foreign language approach which is by instruction and command (Larsen & Freeman, 1986). Keywords: learning, English, early childhood Abstrak Bahasa Inggris merupakan bahasa global, bahasa yang digunakan oleh hampir seluruh kalangan yang ada di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Terlepas dari penggunan bahasa Inggris yang mendunia, Bali yang merupakan salah satu tempat di Indonesia yang sangat terkenal dan difavoritkan di dunia sebagai salah satu tujuan pariwisata, menjadikan bahasa Inggris sebagai salah satu alat komunikasi penting yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyrakatnya. Khususnya yang bergelut langsung dengan dunia pariwisata tersebut. Mengingat pentingnya bahasa Inggris dalam menggerakkan kepariwisataan yang ada di pulau dewata, di dalam dunia pendidikan bahasa Inggris sudah menjadi salah satu mata pelajaran yang diwajibkan oleh sekolah. Pada tahun 1990-an, bahasa Inggris hanya terbatas diberikan. Dalam arti, siswa mulai memperoleh pelajaran bahasa Inggris mulai di bangku SMP. Seiring dengan perkembangan teknologi, kemajuan jaman yang menuntut masyrakat untuk lebih bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris, mengingat Bali juga sebagai salah satu tempat tujuan wisara favorit, maka saat ini pelajaran bahasa Inggris sudah mulai
Keywords
learning, English, early childhood
Topic
Ekowisata
Corresponding Author
Muhammad Ramaditya
Institutions
South Aceh Polytechnic
Abstract
Marine and fisheries sectors are the important sector in Aceh Province where most of Acehnese depended on this sector for their livelihood. As the result, the existing big potential market on this sector need to be studied in order to know how the market being organize, especially fish that landed in PPI Lhok Pawoh. The study aims to identify the market operators and marketing channels that used to sell fish which landed in PPI Lhok Pawoh by fisherman. The study was conducted in PPI Lhok Pawoh, Sawang Sub-district, South Aceh District and followed qualitative and quantitative of data collection which are interview, focus group discussion and observation. It is found that there are 5 types of market operator and 5 marketing channels. Market operators consist of Toke bangku, Toke ikan, Muge besar, Muge lapak, and Muge motor. In addition, the five marketing channels indicates that all fish landed in PPI Lhok Pawoh is marketed within and outside of South Aceh District.
Keywords
market operator; marketing channel; fish marketing; PPI Lhok Pawoh
Topic
Marketing
Corresponding Author
Sitti Hadijah Binti Marfin
Institutions
1,2,3Program Studi Magister Pengajaran Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
4Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
a) sittihadijahbintimarfin[at]students.itb.ac.id (corresponding author)
b) dudung[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Gelombang dua dimensi (2D) merupakan rambatan getaran pada suatu permukaan air atau sebuah membran. Penelitian ini bertujuan untuk menyimulasikan persamaan gelombang dua dimensi (2D) pada membran persegi menggunakan spreadsheet excel berbantuan makro VBA. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dan numerik. Penentuan solusi analitik persamaan gelombang dua dimensi pada membran persegi menggunakan syarat batas untuk semua waktu t, syarat awal dan tanpa kecepatan awal dengan metode pemisahan variabel. Solusi analitik ini berupa integral dari fungsi polinomial orde dua. Pada penelitian ini, penentuan solusi numerik menggunakan aturan 1/3 Simpson untuk divisualkan ke dalam makro VBA excel.
Keywords
Persamaan gelombang 2D, membran persegi, makro VBA excel
Topic
Fisika Teoretik
Corresponding Author
Horasdia Saragih
Institutions
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Univeritas Advent Indonesia
Jl. Kol. Masturi No. 288 Parongpong, Bandung Barat, Indonesia
Abstract
Material calcium acetate monohydrate memiliki banyak bidang terapan. Terutama akhir-akhir ini banyak digunakan untuk menjadi bahan baku katalis untuk mentransesterifikasi triglycerine menjadi biodiesel. Oleh karena itu jumlah kebutuhan terhadap material ini sangat tinggi. Untuk mememuhi kebutuhan tersebut, berbagai sumber bahan baku telah dicari. Selain itu berbagai teknik penumbuhan kristalnya serta karakteristik kristal yang ditumbuhkan terus dipelajari. Pada penelitian ini penumbuhan calcium acetate monohydrate dengan menggunakan bahan baku cangkang telur sebagai sumber calcium telah dilakukan. Karakteristik kristal yang dihasilkan dan morfologi kristalnya telah diinvestigasi. Dari hasil kristal yang ditumbuhkan telah dipelajari karakteristik tumbuh kristalnya, jenis strukturnya, besaran parameter kisinya, ukuran rata-rata kristalitnya, besaran strain yang terjadi di dalam kisi kristalnya, jenis fase pengotor, persentasi masing-masing fase yang tumbuh, dan kuantifikasi parameter long-range order kristalnya. Pada paper ini semua hal tersebut, diuraikan.
Keywords
Penumbuhan kristal, calcium acetate monohydrate, cangkang telur
Topic
Fisika Material Elektronik
Corresponding Author
Sani Maulana Sulaiman
Institutions
a) Laboratorium Fisika Instrumentasi,
Kelompok Keilmuan Fisika Instrumentasi dan Robotika,
Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung,
Jl. A.H. Nasution no.105 Bandung, Indonesia, 40614
*sani.maulana24[at]gmail.com
b)Laboratorium Penelitian dan Pengembangan,
PT. Adhim Aju Sejahtera,
Jl. Babakan Wardana no. 146 Bandung, Indonesia, 40292
Abstract
Dalam dunia industri penggunaan pipa besi yang tertanam didalam tanah berfungsi menyalurkan minyak, gas dan air panas. Serangan korosi dapat menyebabkan kerusakan struktur pipa dan menyebabkan kebocoran pipa. Oleh karena itu diperlukan evaluasi pipa secara berkala agar dapat mengantisipasi terjadinya kebocoran pipa. Penelitian ini dilakukan untuk merancang bangun alat evaluasi pipa besi yang tertanam didalam tanah dengan metode DCVG (Direct Current Voltage Gradient) dan CIPS (Current Interval Potential Survey). Pada alat datalogger ini di bangun menggunakan smart tablet dan mikrokontroler atxmega 32a dengan sinkronisasi GPS GNSS sehingga menghasilkan grafik secara kualitatif yang menyatakan tingkatan kerusakan struktur lapisan pada pipa.
Keywords
Korosi, DCVG, CIPS, Mikrokontroler, GPS GNSS
Topic
Fisika Instrumentasi
Corresponding Author
Agri Faturahman
Institutions
Kelompok Keahlian Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
Email: agri.faturahman[at]gmail.com
Abstract
Massa Hawking merupakan salah satu bentuk massa kuasilokal yang banyak dimodifikasi untuk berbagai tujuan. Salah satunya adalah modifikasi massa Hawking bermuatan untuk membuktikan ketidaksamaan tipe Penrose. Dalam makalah ini akan ditinjau modifikasi massa Hawking bermuatan tersebut untuk dimensi tinggi. Selanjutnya, dalam makalah ini juga dibuktikan bahwa definisi massa Hawking bermuatan untuk dimensi tinggi memenuhi syarat limit massa kuasilokal di tak hingga sama dengan massa ADM. Syarat limit massa kuasilokal di tak hingga ini berlaku untuk metrik Schwarzschild-Tangherlini dan metrik Reisnerr-Nordstorm-Tangherlini.
Keywords
hypersphere, massa kuasi lokal, massa ADM, mean curvature, metrik.
Topic
Fisika Teoretik
Corresponding Author
Ardhi Rofi Mufdhila
Institutions
Bandung Institute of Technology
Abstract
Patahan batuan dengan hidrolik menjadi metode penting untuk meningkatkan produktivitas sumur. Patahan batuan dengan hidrolik akan terjadi jika batuan dalam formasi diberi besaran tegangan tarik yang lebih tinggi dari kekuatan tarik batuan. Tegangan insitu di sekitar lubang sumur dapat menyebabkan fraktur hidrolik mengingat fluida bertekanan di lubang sumur. Kami meninjau lubang sumur dua dan tiga dimensi yang diasumsikan elastis linier dan isotropik. Perhitungan dan visualisasi distribusi tegangan di sekitar sumur telah dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga. Model ini diterapkan oleh tekanan horisontal minimum, horisontal maksimum, overburden dan tekanan lubang sumur. Tekanan lubang bor dan kondisi arah lubang sumur bervariasi. Beberapa data tekanan sumur bor berasal dari teori perpatahan seperti Terzaghi, Daneshy, dan kriteria tegangan paling tidak utama. Data tentang kekuatan tarik batuan di sekitar lubang sumur diperlukan untuk memprediksi apakah fraktur akan terjadi atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akan ada beberapa tekanan sumur bor minimum dan daerah tegangan yang dapat menyebabkan kegagalan tarik yang dapat menyebabkan patah hidrolik. Kami juga mengamati bahwa distribusi tegangan di sumur horizontal dapat memprediksi apakah Patahan batuan dengan hidrolik akan berarah transversal atau longitudinal.
Keywords
Patahan Batuan dengan Hidrolik, Distribusi Tegangan, Elemen Hingga, Patahan Batuan dengan Hidrolik, Arah Sumur
Topic
Fisika Bumi
Corresponding Author
Plato Martuani Siregar
Institutions
Program studi Meteorologi,Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian,Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
paltirajass[at]gmail.com
Abstract
Tulisan ini bermaksud meninjau bagaimana persebaran curah hujan dapat mempengaruhi fungsi potensi lahan Aren di Kecamatan Gununghalu,Kabupaten Bandung Barat,Jawa Barat, sebelumnya telah dicoba memanfaatkan data curah hujan ECMWF dengan ukuran grid 0,125°×0,125° tetapi berdasarkan data tersebut hasilnya memperlihatkan kondisi hujan seolah-olah sama di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat. Padahal pada survey langsung di lapangan,hujan tidak terjadi di seluruh wilayah diatas tetapi berbentuk setempat-setempat,hal ini dikarenakan adanya pengaruh lokal yang kuat di wilayah tersebut.Pemanfaatan model barotropik dengan untuk mengidentifikasi konveksi cumulus dapat dipakai untuk menentukan sebaran curah hujan secara spasial. Keluaran peta curah hujan secara spasial ini diharkatkan dengan tata guna lahanya untuk memperoleh distribusi curah hujan yang terkoreksi dengan hasil survey. Terlihat bahwa wilayah Gununghalu didominasi oleh hujan ringan dengan nilai curah hujan 2,16 mm/jam yang menutupi hampir seluruh wilayahnya. Sementara di bagian tengah Utara Bandung Barat terdapat sedikit wilayah yang memiliki curah hujan normal dengan nilai curah hujan 5,4 mm/jam.
Keywords
Barotropik,hujan,lahan,aren,kumulus
Topic
Fisika Bumi
Corresponding Author
Imam Muhamad Sidiq
Institutions
a) Jurusan Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Jalan A. H. Nasution 105, Bandung 40614, Indonesia
*imammsaqb1998[at]gmail.com
b) Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan, Badan Tenaga Nuklir Nasional
Jalan Tamansari 71, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Penelitian tentang distribusi temperatur menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan distribusi temperatur pada teras reaktor nuklir berdasarkan variasi laju aliran pendingin. Hasil simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) menunjukkan bahwa pada laju aliran pendingin yang lebih rendah yaitu 0.01 cm⁄s temperatur terdistribusi terpusat disekitar bahan bakar dibandingkan dengan laju aliran pendingin yang lebih tinggi yaitu 1 cm⁄s dimana temperatur terdistribusi cukup merata di teras reaktor nuklir. Distribusi temperatur pada teras reaktor memiliki pola yang berbeda dari setiap laju aliran pendingin. Untuk laju aliran pendingin yang cukup rendah terjadi perpindahan panas dengan model konveksi bebas atau alamiah (free/natural convection) sedangkan pada laju aliran yang cukup tinggi terjadi perpindahan panas model konveksi paksa (forced convection).
Keywords
Computational Fluid Dynamics; Distribusi temperatur; Aliran pendingin
Topic
Fisika Nuklir
Corresponding Author
Agus Safril
Institutions
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Abstract
Banjarnegara bagian selatan merupakan wilayah pegunungan sehingga rawan terhadap bencana baik bencana longsor, banjir dan kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan pada saat awal musim hujan pada saat tanah retak terisi air berpotensi tinggi terjadi tanah longsor. Di wilayah hilir berpotensi banjir karena hujan di wilayah hulu. Selain bahaya di musim hujan, pada musim kemarau Banjarnegara juga rawan kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan karakteristik bencana tersebut diperlukan penelitian karakteristik curah hujan dan precipitable water pada periode EL Nino dan La Nina. Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui sifat hujan bulanan pada periode EL Nino dan La Nina. Penelitian juga ditujukan untuk mengetahui maju dan mundurnya musim kemarau dan musim hujan EL Nino dan La Nina. Potensi uap air (precipitable water) dianalisis untuk mendapatkan potensi awal musim. Metode penelitian dilakukan dengan analisis statististik deskriptif dengan menghitung frekuensi sifat curah hujan BN (Bawah Normal), AN (Atas Normal) dan N (Normal). Data curah hujan dasarian dihitung panjang rata-rata musim hujan dan kemarau pada saat ENSO dibandingkan rata-rata-rata normal untuk mendapatkan pola variabilitas musim. Hasil sementara menunjukkan frekuensi El Nino sifat hujan dominan BN sedangkan pada pada saat La Nina bervariasi curah BN-AN. Dominasi sifat hujan BN umumnya pada saat El Nino kuat tahun 1991 dan 1992 dan 1997-1998. Hasil lain yang diharapkan diperoleh pola awal musim hujan musim hujan dan kemarau serta potensi uap air yang muncul menjelang awal musim.
Keywords
Variabiltitas, awal musim, El Nino, La Nina Precipitable water
Topic
Fisika Bumi
Corresponding Author
Nadia Yolanda
Institutions
(a) INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA, Jalan Terusan Ryacudu, Way Hui, Jati Agung, Way Huwi, Kec. Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35365
Abstract
Observatorium Astronomi ITERA Lampung adalah observatorium pertama yang ada di pulau Sumatera. Untuk mengkaji kelayakan sebuah observatorium perlu dilakukan survei secara berkala. Survei yang dilakukan meliputi pengukuran seeing yang disebabkan oleh turbulensi Atmosfer. Pengukuran seeing dilakukan dengan metode Differential Image Motion Monitoring (DIMM) yang merupakan suatu sistem yang dapat menghasilkan dua citra bintang dari satu bintang yang sama. Dari hasil pengamatan didapatkan bahwa rata-rata seeing di Observatorium Astronomi ITERA Lampung sebesar 1.50”
Keywords
Astronomi Seeing, Observasi, pengukuran
Topic
Fisika Instrumentasi
Page 10 (data 271 to 300 of 15932) | Displayed in 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats