Page 19 (data 541 to 570 of 753) | Displayed in 30 data/page
Corresponding Author
Yohanes Engge
Institutions
(1,2) Program magister pengajaran fisika
(3) Departemen fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung
engge_yohanes[at]yahoo.com, a_risat86[at]yahoo.com, lilik.hendrajaya2[at]gmail.com
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang �Belajar Fisika Kontekstual Sumber Daya Alam Air Terjun PLTMH Lokomboro Pulau Sumba Provinsi Nusa Tenggara Timur� dengan tujuan belajar dan menyusun bahan ajar fisika kontekstual pada Air Terjun PLMTH Lokomboro. Sumber Daya Alam yang ada di daerah perluh kita ketahui dan dipelajari sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup serta dapat dijaga kelestariannya. Untuk mempelajari keberadaan serta manfaat Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di suatu daerah, maka perluh adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui bidang pendidikan. Salah satu ilmu yang dapat digunakan untuk memahami Sumber Daya Alam adalah ilmu fisika, karena dari proses terjadi atau terbentuk hingga pada pemanfaatan Sumber Daya Alam tersebut dapat di pahami dari hukum-hukum fisika yang berlaku. Belajar fisika kontekstual Sumber Daya Alam adalah salah satu cara untuk memahami Sumber Daya Alam dan memahami fisika. Cara tersebut dapat dilaksanakan dalam dunia pendidikan melalui proses belajar-mengajar serta pembuatan bahan ajar atau modul fisika yang bersifat kontekstual Sumber Daya Alam terutama yang ada di daerah yang mampu dijangkau oleh mahasiswa atau siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dan studi kasus berupa tinjauan lapangan. Dari hasil penelitian tersebut telah dibuat suatu bahan ajar fisika kontekstual sumberdaya alam air terjun PLMTH Lokomboro Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disesuaikan dengan silabus pembelajaran di STKIP Weetebula, Sumba Barat Daya-NTT.
Keywords
Fisika SDA, Fisika Kontekstual, Fisika PLTMH, Fisika Air Terjun
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Mahendra Risky Habibi
Institutions
(a) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Jl. Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
13620032[at]student.uin-suka.ac.id
Abstract
Penelitian ini telah mengembangkan karakterisasi dan model 3-D dari plug core reservoar karbonat berasal dari Sumatra Selatan dengan formasi X pada kedalaman 1000 sekian meter. Pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter fisis petrofisika seperti porositas, permeabilitas dan juga dikembangkan model 3-D dari sampel plug core reservoar karbonat A3. Instrumen yang digunakan adalah mikro-CT Scan Skyscan 1173. Proses karakterisasi plug core reservoar karbonat megunakan metode thresholding Global Otshu dan Local Adaptive untuk menentukan nilai porositas. Nilai permeabilitas diestimasikan dengan menggunakan metode Lattice Boltzmann. Sampel A3 memberikan hasil porositas sebesar 13,9% sudah mendekati hasil perhitungan laboratorium petrofisika yang bernilai 13,9%. Nilai estimasi permeabilitas dari sampel A3 mendapatkan hasil sebesar 11,3 mD, sedangkan hasil perhitungan laboratorium petrofisika sebesar 1,8 mD. Hasil pengolahan yang dimodelkan secara 3-D menggunakan CT-Vox telah memberikan hasil yang cukup baik dengan terlihatnya konektivitas pori pada citra sampel.
Keywords
Mikro-CT Scan, Porositas, Spesific surface area, Permeabilitas, Thresholding, Global Otshu, Local Adaptive, CT-Vox, dan Lattice Boltzmann.
Topic
Kebumian (EPS)
Corresponding Author
Sutarno Hartosuwarno
Institutions
1-3Department of Metallurgical Engineering-Faculty of Mining and Petroleum
4Faculty of Mechanical & Aeronautical Engineering
Bandung Institute of Technology, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132 Indonesia
a)Corresponding author: 1hartosuwarno[at]gmail.com
b)syonis[at]mining.itb.ac.id; c)akhmad[at]mining.itb.ac.id; d) tdirgantara[at]ftmd.itb.ac.id
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kalsia alumina yang terbentuk sebagai produk samping dalam proses sintesa busa aluminium. Senyawa ini terbentuk dari penggunaan kalsium karbonat (CaCO3) sebagai sumber agen pembusa karbon dioksida (CO2). Pembentukan kalsia alumina (CaO.Al2O3) ini selain berfungsi sebagai sumber pembusa juga untuk meningkatkan viskositas dan memperkuat dinding rongga pori busa aluminium. Salah satu hasil evaluasi pengaruh Kalsia alumina adalah kurva zetha yang mengkorelasikan antara porositas maksimum pada 85 % terjadi pada kadar kalsia alumina 2.7 %.
Keywords
Busa Aluminium, Kalsia alumina, porositas
Topic
Material (MAT)
Corresponding Author
Yeni Tirtasari
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Praktikum atau percobaan adalah kegiatan pembelajaran yang bertujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk menguji, mengaplikasikan teori dan melakukan pembuktian ilmiah pada bidang ilmu tertentu. Pada ilmu fisika, salah satu sub topik yang banyak memanfaatkan pendekatan praktikum adalah kinematika. Hal ini akan membantu memudahkan pemahaman pada berbagai konsep kinematika. Berbagai peralatan praktikum telah banyak tersedia mulai dari yang menggunakan alat sederhana hingga menggunakan alat-alat canggih. Saat ini pemanfaatan teknologi sensor pada praktikum fisika dianggap sangat penting karena pengamatan dengan mata saja belum tentu mendapatkan hasil yang akurat dan presisi. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, berbagai alternatif perangkat praktikum dapat dengan mudah dikembangkan dan dibuat lebih menarik. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah video tracking dengan menggunakan aplikasi Tracker. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi pada teknik video tracking yang digunakan untuk mengukur percepatan gravitasi bumi menggunakan perangkat bandul matematis. Percobaan dilakukan dengan menvariasikan panjang tali (L1= 20 cm,L2= 40 cm,L3= 60 cm dan L4= 80 cm), massa bandul (m1 = 265,3 g dan m2 = 14,9 g), dan sudut simpangan awal (θ1 = 5� dan θ2= 10�). Pada praktikum ini periode ayunan bandul diukur menggunakan kamera dengan mode kecepatan K1= 25fps dan K2=120fps. Selain itu periode juga diukur dengan menggunakan sensor sebagai data pembanding. Hasil percobaan menunjukkan bahwa nilai percepatan gravitasi yang dihitung dari data sensor dan video tracking memiliki kemiripan dengan hasil percepatan gravitasi rata-rata (9,6227 � 0,0052)m/s�, video 25fps (9,6424 � 0,0052)m/s� dan video 120fps (9,6188 � 0,0052)m/s� dan tetapan percepatan gravitasi referensi adalah (9,7800 � 0,0051) m/s� Diperoleh juga nilai percepatan gravitasi dengan nilai rata-rata error terkecil adalah dari video tracking dengan 25fps (1,406 � 0,032), dengan massa benda 265,3 g, sudut simpangan 5�. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan maka teknik video tracking dapat dikatakan valid.
Keywords
kinematika, bandul matematis, video tracking, percepatan gravitasi bumi
Topic
Physics
Corresponding Author
Yulia -
Institutions
a)Jurusan Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*li.yu2[at]gmail.com
b)Jurusan Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Telah dilakukan penelitian mengenai perancangan dan pembuatan alat untuk pengamatan gerak partikel granular dalam drum pseudo-dua dimensi yang berputar vertikal . Alat ini mengahasilkan gerakan partikel bed yang sama dengan gerakan partikel butiran pada rotary kiln. Alat ini terdiri dari dua bagian utama yaitu penyampur material dan sensor kecepatan rotasi. Pencampur material terdiri dari motor DC, wadah pemutar, dan tiang penyanggah. Sedangkan sonsor kecepatan rotasi berupa optocoupler yang diprogram dengan mikrokontroler. Optocopler bekerja berdasarkan cahaya yang diterima. Data masukan dari sensor ini diproses oleh mikrokontroler sehingga menghasilkan kecepatan rotasi per menit (RPM) yang ditampilkan pada LCD. Untuk menghasilkan gerakan partikel yang berbeda, tegangan masukan motor dan divariasikan. Kecepatan rotasi pada bentuk gerakan tertentu ditampilkan pada LCD. Kecepatan rotasi yang berbeda menghasilkan gerakan partikel bed yang berbeda.
Keywords
Gerakan partikel granular, rotating drum, sensor kecepatan rotasi
Topic
Instrumentasi (INS)
Corresponding Author
Waridatun Nida
Institutions
a) Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka Raya, Jakarta Timur, 13220.
*waridatunnida13[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan majalah elektronik dengan model Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk SMA kelas X pada materi pokok Suhu dan Kalor yang memenuhi kriteria baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain Borg and Gall. Komponen dari Model Contextual Teaching And Learning (Kontruktivisme, Inquiry, Questioning, Learning Comunity, Modelling, Reflection, Authentic Assesment). Langkah-langkah dalam mengembangkan majalah elektronik fisika adalah studi literatur , analisis kebutuhan, mendesain majalah, uji validasi, revisi, penyempurnaan. Berdasarkan hasil observasi ke lapangan denggan menggunakan kuisioner di SMA Bekasi dan Jakarta dengan responden 50 siswa(100%), diketahui 78%(39 siswa) mendukung ide mengenai pengembangan majalah elektronik fisika berbasis CTL dan 92%(46 siswa) belum pernah menggunakan majalah elektronik fisika sebagai media pembelajaran. Malajah elektronik ini disimpan dengan format exe dalam CD, flashdisk dan micro sd, sehingga dapat digunakan melalui komputer, laptop dan netbook. Pengambilan data validasi menggunakan intrumen berupa kuisioner kepada ahli materi, ahli media dan guru. Sehingga dapat disimpulkan dari analisis kebutuhan adalah pengembangan majalah elektronik berbasis Contextual Teaching And Learning dapat dijadikan media pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor.
Keywords
Pengembangan Majalah Elektronik, Contextual Teaching And Learning
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Agus Solehudin
Institutions
Abstract
Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh konsentrasi hidrogen sulfida dan temperatur terhadap laju korosi baja karbon yang direndam selama 24 jam dalam larutan 3,5% natrium klorida dengan pH 4 menggunakan metode Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Variasi konsetrasi hidrogen sulfida sebesar 50, 150, 300, 500, dan 750 ppm dan temperatur sebesar 30, 50 dan 70 oC. Analisis data hasil percobaan mengunakan metode regresi linier. Nilai konstanta β dan Q yang diperoleh adalah 0,85 dan 39,085 KJ/mol secara berurutan. Jenis korosi sumuran teridentifikasi pada permukaan spesimen dengan uji Scanning Electron Microscope (SEM).
Keywords
model, konstanta, EIS, laju korosi, baja karbon
Topic
Material (MAT)
Corresponding Author
Dewanto Kamas Utomo
Institutions
ITB
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain pemanas sampel in situ untuk eksperimen pemantulan internal total. Penelitian ini menggunakan alat pemanas yang dibuat dari resistor batang keramik daya 20 watt. Resistor batang keramik didesain dengan melubangi bagian resistor hingga terlihat lilitan kawat bagian dalam. Resistor batang keramik dihubungkan catu daya DC sehingga pada bagian lilitan kawat akan meradiasikan panas jika dialiri arus. Sistem pengukuran panas menggunakan sensor LM35. Alat kontrol yang digunakan yaitu mikrokontroller Arduino Uno R3. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu suatu rancangan alat pemanas berbasis labview dan diketahui posisi sampel terbaik dari pemanas ke sampel untuk eksperimen pemantulan internal total.
Keywords
Resistor, LM35, Arduino
Topic
Physics
Corresponding Author
WHISNU TRIE SENO AJIE
Institutions
a) Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
Jalan Dr. Setiabudi 229, Bandung 40154, Indonesia
*whisnusenoajie[at]yahoo.com
b) Departemen Pendidikan Fisika FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia
Jalan Dr. Setiabudi 229, Bandung 40154, Indonesia
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan Science Literacy Circles (SLC) terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa pendidikan Fisika pada materi Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA). Pelaksanaan perkuliahan dengan menggunakan metode SLC yang disertakan ke dalam model pembelajaran GI memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa Pendidikan Fisika tentang alternatif solusi penerapan metode dan model pembelajaran yang berfokus meningkatkan literasi sains. Ketika calon guru memiliki literasi sains yang baik, maka dengan mudah ia memberikan pembelajaran yang sesuai dalam meningkatkan literasi sains siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah tes literasi sains berdasarkan indikator literasi sains yang mengacu framework PISA 2015 meliputi knowledge (procedural, content dan epistemic), contexts (personal, local/national dan global) serta competencies (Explain phenomena scientifically, Evaluate and design scientific enquiry dan Interpret data and evidence scientifically). Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan Fisika salah satu LPTK di Kota Bandung yang ditentukan dengan teknik accidental sampling.
Keywords
Group Investigation; Science Literacy Circles; Literasi Sains
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Abdul Latip
Institutions
(a*) Mahasiswa Program Magister Program Studi Pendidikan IPA SPs UPI
a_latip12[at]yahoo.com
(b) Dosen Departemen Pendidikan Kimia FPMIPA UPI
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis literasi sains untuk siswa SMP pada tema teknologi. Pengembangan ini didasarkan pada peran multimedia dalam pembelajaran sains yang dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna agar visi literasi sains yaitu membekali siswa dengan pengetahuan konsep sains yang benar serta mampu menerapkan konsep sains pada fenomena kehidupan sehari-hari dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Developement, Implementation, Evaluation), tahap analysis, design, dan development merupakan tahap pengembangan multimedia pembelajaran berbasis literasi sains. Sementara tahap implementation dan evaluation merupakan tahap penerapan multimedia pembelajaran berbasis literasi sains pada pembelajaran di kelas di salah satu sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran berbasis literasi sains terhadap peningkatan capaian literasi sains siswa SMP pada domain konteks sebesar 83,34%, domain pengetahuan sains sebesar 57,02%, domain kompetensi sains sebesar 62,35% dan domain sikap sains sebesar 60,12%. Nilai efektifitas tersebut menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran berbasis literasi sains memiliki peranan dalam meningkatkan capaian literasi sains siswa SMP pada materi IPA dengan tema teknologi.
Keywords
Multimedia Pembelajaran, Literasi Sains, Sains dan Teknologi, IPA Terpadu
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Asep Simbolon
Institutions
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Advent Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan soal umum dan siswa yang memperoleh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan domain soal. Penelitian ini dilakukan di SMP N 1 Cisarua Bandung Barat dengan disain penelitian adalah studi komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP N 1 Cisarua Bandung Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-A yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan soal umum dan kelas VIII-B yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan domain soal. Hipotesis penelitian akan diuji dengan uji-t dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara siswa yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan soal umum dan siswa yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan domain soal. Dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan domain soal lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran ATI dengan soal umum. Model pembelajaran ATI dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran di sekolah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Keywords
Model Pembelajaran ATI, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Domain Soal
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
JEFFRI PARRANGAN
Institutions
Program Studi Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Email: jeffri7pr[at]gmail.com
Abstract
Antena adalah salah satu bagian dalam sistem komunikasi yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima suatu sinyal komunikasi berupa sinyal EM. Pada penelitian ini dilakukan simulasi antena microstrip berbentuk segi empat dengan bahan FR4 dimana ketebalan substratnya 1.6 mm dan er = 4.6. Simulasi dilakukan dengan memberikan kombinasi slot vertikal dan slot horisontal pada bidang ground dan melihat pengaruhnya terhadap parameter returnloss antena tanpa mengubah dimensi patch radiator dari antena. Hasil simulasi dari penambahan kombinasi slot ini menunjukkan nilai return loss menjadi semakin baik yaitu sebesar -32.564 dB.
Keywords
Antena Microstrip, Return Loss, FR4
Topic
Physics
Corresponding Author
Dewanto Kamas Utomo
Institutions
ITB
Abstract
Berdasarkan kebutuhan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu terhadap sampel yang diamati pada eksperimen surface plasmon resonance maka diperlukan suatu rancangan alat pemanas. Salah satu cara untuk membuat alat pemanas yang terbaik adalah menganalisa bahan isolator terbaik agar panas dari bahan konduktor dapat terfokus pada sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur suhu pada dua bidang isolator yang berbeda pada pemanas 5V DC untuk mendapatkan bagian bidang isolator terbaik. Pemanas ini terbuat dari resistor batang keramik dengan resistansi 1 ohm dan daya 20 watt. Resistor batang keramik ini terdiri dari sisi yang berbeda yaitu sisi material yang terbuat dari keramik dan sisi material yang terbuat dari semen rapuh (diasumsikan seperti gypsum). Alat pengukuran suhu pada penelitian ini menggunakan sensor LM35. Alat kontrol yang digunakan pada penelitian ini adalah mikrokontroller arduino, Pengukuran ini dilakukan dengan mengukur suhu pada dua bidang yaitu bidang keramik dan bidang semen yang terdapat pada alat pemanas. Tampilan hasil pengukuran pada penelitian ini menggunakan perangkat lunak LabVIEW. Pengukuran suhu dilakukan pada masing sisi material keramik dan sisi material semen rapuh hingga suhu mencapai titik jenuh. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah suatu hasil analisa isolator terbaik untuk rancangan alat pemanas yang akan digunakan pada eksperimen surface plasmon resonance.
Keywords
suhu, isolator, resistor
Topic
Instrumentasi
Corresponding Author
Fatimah Fatimah
Institutions
Magister Fisika, FMIPA ITB
Abstract
Kebisingan merupakan salah satu masalah yang umum dialami oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan yang identik dengan berbagai macam aktivitas masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mereduksi kebisingan pada suatu ruangan yaitu dengan menggunakan bahan-bahan penyerap suara yang harganya sangat mahal. Oleh karena itu dibuat suatu papan komposit penyerap bunyi dari limbah kulit pinang dengan menggunakan matriks epoxy sebagai perekat. Papan komposit dibuat dengan fraksi perekat 10%, 15%, 20% dan 25% dan selanjutnya sampel papan komposit diuji koefisien serap bunyinya. Dari hasil pengujian sampel diperoleh kesimpulan bahwa papan komposit serat kulit pinang dapat menyerap bunyi. Hal ini terlihat dari koefisien serap rata-rata papan komposit diperoleh 0,11 untuk fraksi perekat 10%, 0,06 untuk fraksi perekat 15%, 0,05 untuk fraksi perekat 20% dan 0,11 untuk fraksi perekat 25%. Hal ini sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh ISO 10534-2:1998 (GB/T 18696.2-2002) bahwa suatu material dapat menyerap bunyi jika memiliki koefisien serap bunyi lebih besar dari 0,05. Selain itu, diperoleh bahwa kerapatan suatu papan dapat mempengaruhi besar koefisien serap bunyi papan tersebut. Dari fraksi perekat 10%, 15%, dan 20% terlihat bahwa koefisien serap bunyi berkurang seiring dengan bertambahnya fraksi perekat atau bertambahnya tingkat kerapatan papan.
Keywords
Kulit pinang, koefisien serap bunyi
Topic
Physics
Corresponding Author
DYNA PURNAMA ALAM
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Telp. 022-2013163 Fax. 022-2013651
Abstract
Kemajuan era globalisasi di dunia sains yang begitu pesat sehingga kehidupan masyarakat harus siap untuk bekerja keras. Salah satu untuk menyesuaikan diri dalam kemajuan era globalisasi yaitu dibutuhkannya masyarakat yang berliterasi sains. Literasi sains merupakan pemahaman konsep maupun penerapan dari sains untuk menyelesaikan permasalahan secara efektif dan bertanggung jawab. Namun kemampuan ini belum optimal dilatihkan oleh proses pembelajaran sains. Peneliti mencoba untuk menemukan cara melatih literasi sains melalui rekonstruksi pembelajaran sains berdasarkan profil analisis literasi sains. Penelitian yang akan dilakukan yaitu merekonstruksi rancangan rencana pelaksanaan pembelajaran sains melalui analisis kesulitan literasi sains siswa SMP kelas VII pada topik gerak lurus. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis survei dengan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 124 orang siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung menggunakan pengambilan sampel acak. Dari hasil penelitian persentase profil literasi sains siswa pada domain kompetensi diperoleh 46,64% aspek menjelaskan fenomena ilmiah, 65,93% aspek mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah dan 48,66% aspek menginterpretasikan data dan bukti ilmiah. Sedangkan pada domain pengetahuan diperoleh 55,91% aspek konten, 62,09% aspek prosedural dan 38,84% aspek epistemik. Berdasarkan hal di atas, maka rekonstruksi menekankan pada aspek domain yang paling rendah diantara kedua aspek domain yang lainnya. Aspek menjelaskan fenomena ilmiah dari domain kompetensi dan aspek epistemik dari domain pengetahuan akan dijadikan acuan untuk merekonstruksi rencana pembelajaran sains yang melatihkan literasi sains.
Keywords
Rekonstruksi, Profil Literasi Sains, Domain Kompetensi, Domain Pengetahuan
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Sena Prayoga
Institutions
Program Studi Pengajaran Fisika, Institut Teknologi Bandung
Abstract
Tujuan penulisan makalah ini adalah merancang pemodelan pembelajaran fisika untuk siswa kelas 8 di Indonesia menggunakan pembelajaran berbasis inkuiri. Pemodelan pembelajaran ini dapat meningkatkan keinginan belajar dan kualitas hasil belajar peserta didik khususnya untuk mempelajari fisika. Pemodelan ini dapat digunakan oleh guru agar memiliki model praktis pengajaran berbasis inkuiri serta mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pembelajaran berbasis inkuiri digunakan karena pembelajaran berbasis inkuiri bukan hanya sekedar metode pengajaran melainkan bagaimana secara alami sesungguhnya manusia belajar. Para peneliti menemukan bahwa pembelajaran berbasis inkuiri perlu untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran berbasis inkuiri melibatkan peserta didik dalam masalah penyelidikan nyata dengan menghadapkan mereka dengan cara penyelidikan, membantu peserta didik mengidentifikasi masalah konseptual atau metodologis dalam wilayah investigasi, dan meminta peserta didik merancang cara mengatasi masalah. Perancangan model pembelajaran disusun sesuai materi pelajaran berdasarkan silabus kurikulum nasional yang digunakan tahun 2015 dengan tetap konsisten terhadap alokasi waktu pembelajaran. Hal tesebut membuat pemilihan jenis tingkatan inkuiri yang tepat untuk setiap materi diperlukan dalam perancangan model pembelajaran. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebuah model pembelajaran fisika kelas 8 berbasis inkuiri.
Keywords
pembelajaran berbasis inkuiri
Topic
Physics
Corresponding Author
Azka Zakiyyatuddin
Institutions
a) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*azkakyokushin[at]gmail.com
b) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
c) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
d) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
e) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
f) Faculty of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Salah satu permasalahan sederhana yang ada dekat dengan kita adalah mengenai masalah sistem parkir. Bagi pengendara mobil, lokasi parkir menjadi masalah yang serius dan bisa jadi membuang banyak waktu Pada penelitian ini, telah dirancang sistem parkir cerdas menggunakan sensor ultrasonik pada setiap ruang parkir mobil. Ketika terdapat mobil yang parkir di lokasi tersebut, sensor akan menerima sinyal kemudian mengirimkan informasi tersebut ke mikrokontroler (Arduino UNO).. Ketika terdapat mobil di lokasi parkir tersebut, lampu merah akan menyala, sedangkan bila tidak ada maka lampu hijau akan menyala terus menerus. Sistem ini diharapkan akan menjadi salah satu solusi dari permasalahan sulitnya mencari parkir bagi para pengguna mobil.
Keywords
parkir, Ardiuno UNO, Sensor Ultrasonik
Topic
Instrumentasi (INS)
Corresponding Author
Alfiansah Sandion Prakoso
Institutions
Departemen Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia
*alfisandion[at]outlook.com
Abstract
Saat ini perubahan terjadi dimana-mana. Ilmu pengetahuan berkembang secara eksponensial, dan teknologi terus menerus mengubah bagaimana cara kita hidup dan bekerja. Inovasi menjadi kebutuhan yang mendesak, sedangkan kreativitas menjadi kunci dari lahirnya inovasi. STEM Education menawarkan kesempatan yang luar biasa untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi tantangan dan persaingan abad 21 yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pre experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Profil keterampilan berpikir kreatif yang dimaksud adalah aspek fluency, flexibility, originality, dan abstractness yang diukur menggunakan instrumen Torrance Test of Creative Thinking (TTCT). Rata-rata profil keterampilan berpikir kreatif untuk aspek fluency adalah 83.9%. Sedangkan untuk aspek flexibility, originality, dan abstractness berturut-turut adalah 73.2%, 75.8%, dan 74.7% yang seluruhnya termasuk dalam kategori tinggi.
Keywords
Keterampilan Berpikir Kreatif; STEM Education; TTCT
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Suka Prayanta Pandia
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan reservoir panasbumi dengan menggunakan metode poligon Talwani dua dimensi. Energi panasbumi adalah salah satu energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan manusia terhadap energi. Umumnya energi panasbumi digunakan untuk memutar generator sehingga menghasilkan listrik. Dalam penelitian ini, reservoir panas diasumsikan adalah fluida dengan rapat massa 1000 kg/m3. Untuk menemukan lokasi reservoir, maka digunakan beberapa metode eksplorasi, salah satunya adalah metode gravitasi. Metode gravitasi menggunakan prinsip gaya tarik antar massa, sehingga rapat massa berbeda akan memberikan nilai percepatan terukur yang berbeda. Nilai akhir yang dicari dalam metode ini adalah anomali Bouguer, yang merupakan hasil dari nilai hasil pengukuran yang kemudian dilakukan koreksi � koreksi. Dalam menginterpretasi objek penyebab anomali, maka dalam penelitian ini digunakan metode poligon Talwani. Metode ini mengasumsikan bahwa reservoir panas tersebut dapat dianggap sebagai benda berbanyak sisi. Pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah C++ karena bahasa tersebut cepat dalam melakukan eksekusi perintah.
Keywords
Eksplorasi, energi panasbumi, interpretasi, metode gravitasi, poligon Talwani.
Topic
Kebumian (EPS)
Corresponding Author
Abdurrohman Abdurrohman
Institutions
a) Politeknik STTT Bandung
Jalan Jakarta No.31 Bandung, Indonesia
*ikhwan10021991[at]gmail.com
Abstract
In the weaving process, weft insertion (picking motion) is a factor of the formation of the fabric. Weft insertion is done by various types of media from shuttle, gripper, water jet, air jet, and the projectile. The use of media types weft insertion affects the speed of fabric production. Air jet is the most popular media in terms of weft insertion, because it has high speed and simple machine construction. In this research it can be shown the modeling of yarn movement during weft insertion on the Air Jet Loom machine from main nozzle until the end of fabric by physics.
Keywords
Air Jet Loom, Weft Insertion, Picking Motion
Topic
Physics
Corresponding Author
Novriana Sumarti
Institutions
KK Matematika Industri dan Keuangan, Institut Teknologi Bandung
Abstract
Pada artikel ini, Ujian Nasional Matematika untuk Siswa SMA diamati berdasarkan studi dan riset yang ditulis pada prosiding konferensi, skripsi sarjana dan tesis master, dan laporan resmi mengenai hasil ujian ini. Penilaian nasional untuk siswa SMA adalah salah satu tahapan penting dalam pendidikan karena bisa pengukuran kualitas pendidikan nasional di Indonesia. Pertama sejarah ujian penilaian nasional dijelaskan mulai dari 1950. Kompetensi Matematika dalam ujian dijelaskan dengan beberapa indikator. Contoh hasil dari 2013 ujian nasional menunjukkan perbedaan yang signifikan dari skor rata-rata per provinsi dari berprestasi tertinggi dan terendah. Beberapa studi tentang ujian nasional dari 2007 - 2011 menunjukkan bahwa ujian terkandung terutama masalah ditetapkan pada mengetahui dan menerapkan aspek kognitif demand, dan sebagian kecil pada penalaran kreatif.
Keywords
Ujian Nasional Matematika, kognitif
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Mohamad Rendi Astono Sentosa
Institutions
Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung
*moh.rendi[at]gmail.com
Abstract
Aliran fluida kental di antara pelat sejajar, pelat tidak sejajar, dan percabangannya dikaji dengan simulasi berbasis metode finite element menggunakan piranti lunak COMSOL Multiphysics. Aliran fluida kental dimodelkan secara matematis berdasarkan persamaan Navier-Stokes untuk mencari besar kecepatan alirannya. Fluida kental yang semula diam kemudian diberi beda tekanan di kedua ujung sehingga fluida mengalir. Alirannya semula bersifat turbulen, yaitu profil kecepatannya parabola terpancung, kemudian menjadi laminer, yaitu profil kecepatan parabola. Telah diamati bahwa fluida kental untuk pelat sejajar dengan panjang pelat L1 = 0,01 m, lebar pelat L2 = 0,001 m, beda tekanan di kedua ujung ΔP = 133 Pa dan time step Δt = 0,001 s memiliki aliran bersifat laminer dan mencapai keadaan stasioner pada saat t = 0,142 s dan menghasilkan besar kecepatan maksimum umaks = 0,3071 m/s. Kemudian untuk aliran fluida di antara pelat tidak sejajar dengan ukuran panjang L1 = 0,01 m, lebar di ujung masukan dan keluaran masing-masing adalah sebesar L2 = 0,001 m dan L2 = 0,0012 m, beda tekanan ΔP = 133 Pa, dan time step Δt = 0,01 s diperoleh keberlakuan prinsip kontinuitas dimana besar kecepatan semakin mengecil seiring bertambahnya lebar di antara dua pelat. Lalu, dari hasil simulasi untuk sistem pelat tidak sejajar yang bercabang diperoleh profil kecepatan yang memiliki dua nilai maksimum ketika mendekati percabangan.
Keywords
Aliran laminer, Finite element, Fluida kental, Prinsip kontinuitas, Profil kecepatan
Topic
Physics
Corresponding Author
Nicola Gianina Suryadi
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Smart washroom adalah sebuah sistem yang dapat meningkatkan kepuasan pengguna dan mengoptimasi biaya perawatan. Pada penelitian ini, dirancang smart washroom yang dapat menyalakan lampu dan menyemprotkan parfum secara otomatis serta menunjukkan status okupansi toilet. Ketika toilet sedang digunakan, lampu akan menyala dan status okupansi yang dibuat dengan dot matix akan menunjukkan tanda "x", sedangkan ketika toilet sudah digunakan, lampu akan mati dan status okupansi akan menunjukkan tanda "v" yang berarti toilet sudah dapat digunakan kembali. Selain itu, parfum akan menyala secara otomatis untuk menetralkan bau toilet. Rangkaian alat terdiri dari sebuah reed switch, Arduino, dot matrix display, lampu LED, dan penyemprot parfum. Dengan alat ini, penggunaan toilet menyadi lebih nyaman dan penggunaan listrik juga menjadi lebih efisien.
Keywords
smart washroom, Arduino
Topic
Instrumentasi (INS)
Corresponding Author
agi dahtiar
Institutions
Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Literasi sains merupakan kemampuan yang dipandang penting untuk dilakukan agar memiliki kemampuan dalam menjelaskan dan menerapkan sains yang berkaitan dengan fenomena ilmiah, merancang dan mengevaluasi penelitian ilmiah, serta menginterpretasikan data dan bukti ilmiah. Namun faktanya di lapangan kemampuan ini belum dilatihkan dengan baik. Hal ini didukung oleh hasil tes yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa masih rendah. Pembelajaran inkuiri memberikan sarana untuk melatihkan kemampuan-kemampuan tersebut, namun menurut Wenning (2005) faktanya di lapangan kebanyakan guru masih kebingungan dalam membedakan antara demonstrasi, lesson, dan labs serta aturan dalam menggunakan inkuiri, sehingga penelitian ini menggunakan Levels of Inquiry (LoI) yang terdiri dari discovery learning, demonstrasi interaktif, inquiry lesson,iquiry lab, dan hypothetical inquiry (Wenning, 2005). Penelitian dengan metode weak eksperimen dan desain one-group pretest-posttest design yang melibatkan satu kelas dengan jumlah sampel 23 siswa, bertujuan untuk memberikan gambaran peningkatan literasi sains siswa menggunakan pembelajaran LoI pada konteks energi alternatif. Energi merupakan isu yang menyangkut masalah global pada era ini sehingga dibutuhkan pengenalan yang sangat dini bagi siswa untuk mengetahui permasalahan dan solusinya. Hasil analisis data menggunakan Kruskal Wallis dengan uji t-test (α=0,05), menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan LoI dapat meningkatkan literasi sains siswa karena t berada di daerah penolakan Ho (8,352), begitu pula untuk setiap domain literasi sains PISA (2015) yang terdiri dari domain konteks, kompetensi, pengetahuan, dan sikap siswa.
Keywords
Levels of Inquiry (LoI), literasi sains, energi alternatif
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Mitra Rahayu
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Studi awal pembuatan komposit papan serat berbasis limbah ampas sagu telah dilakukan dengan menggunakan epoxy resin. Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat Papua dan Maluku. Satu pohon sagu dapat menghasilkan (17 � 25) % pati sagu dan (75 � 83) % ampas sagu. Ampas sagu mengandung 65,7% pati, 21% lignin, dan 20% selulosa. Pada proses pembuatan komposit papan serat dari limbah ampas sagu, resin epoxy yang digunakan sebanyak 20% dari massa ampas sagu yang digunakan. Pembuatan papan dilakukan dengan proses pengempaan panas pada 100 �C dan pengempaan dingin pada temperatur kamar pada campuran ampas sagu kering, epoxy dan sedikit air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa papan serat yang dihasilkan memiliki massa jenis 1,0025 gram/cm� (termasuk kelompok High density fiber / HDF /serat dengan kerapatan tinggi). Kualitas papan serat dikaji melalui uji pengembangan tebal, uji kadar air dan uji tarik.
Keywords
komposit, ampas sagu, epoxy, karakterisasi
Topic
Physics
Corresponding Author
Mona Berlian Sari
Institutions
a) Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*na.liansha[at]gmail.com
Abstract
Salah satu mekanisme interaksi yang terjadi pada perpindahan foton sinar gamma menembus suatu material adalah hamburan Compton. Pada hamburan Compton, foton mengalami defleksi dari arah pergerakannya semula dengan sudut hamburan tertentu setelah berinteraksi dengan elektron bahan. Teknik hamburan Compton merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk aplikasi uji tak-merusak. Beberapa aplikasi sistem uji tak-merusak menggunakan teknik hamburan Compton sinar gamma adalah pada pendeteksian rongga, inklusi, retakan, dan ketidakseragaman distribusi bahan. Paper ini mendeskripsikan perkembangan penggunaan metode hamburan Compton pada aplikasi uji tak-merusak selama 5 tahun terakhir untuk menemukan kelebihan dan prospek penelitian menggunakan teknik hamburan Compton di masa depan. Pada umumnya penggunaan teknik hamburan Compton dipilih sebagai alternatif keterbatasan metode transmisi pada pengukuran dimana akses dari dua sisi tidak mungkin dilakukan.
Keywords
Hamburan Compton, sinar gamma, uji tak-merusak
Topic
Lain-lain (ETC)
Corresponding Author
Herni Yuniarti Suhendi
Institutions
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil miskonsepsi mahasiswa pendidikan fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggunakan instrumen three tier test pada materi perpindahan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment kepada sampel sebanyak 80 mahasiswa. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes tertulis berupa soal tes pemahaman konsep taksonomi Bloom Revisi dalam bentuk tes pilihan ganda dengan pola three tier test sebanyak 20 butir soal. Tes disusun melalui tiga fase, yaitu (1) defining the content boundaries; (2) identifying students� misconceptions; dan (3) developing instrument.
Keywords
miskonsepsi, three tier test
Topic
Pembelajaran
Corresponding Author
Shinta Purnamasari
Institutions
Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia
*shinta.purnamasari.s.pd[at]student.upi.edu
Abstract
Pembelajaran IPA harus bisa memberikan pengalaman belajar secara langsung pada siswa, sehingga siswa tidak hanya mempelajari konsep-konsep dan teori, tetapi juga dapat mempelajari IPA sebagai proses melalui praktikum. Pada jenjang SMP/MTs, pembelajaran IPA dilakukan secara terpadu agar memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami suatu fenomena dari segala sisi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prosedur praktikum IPA Terpadu pada tema kesehatan kulit yang dapat diterapkan di SMP/MTs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Tahapan yang dilakukan terdiri atas studi pendahuluan dan pengembangan model berupa uji coba terbatas. Pengumpulan data menggunakan angket penilaian dosen ahli, lembar observasi dan pertanyaan pada prosedur praktikum. Prosedur praktikum yang dikembangkan memiliki kualitas sangat baik berdasarkan penilaian dosen ahli dengan persentase rata-rata sebesar 90% yang meliputi, aspek didaktik (90,62%), aspek konstruksi (87,5%), dan aspek teknis (93,75%). Prosedur praktikum juga memiliki tingkat keterbacaan sangat baik (88,89%).
Keywords
pengembangan praktikum, praktikum IPA terpadu, kesehatan kulit, tabir surya.
Topic
Pembelajaran (EDU)
Corresponding Author
Dian Nur Aini
Institutions
ITB
Abstract
Dilakukan kegiatan rancang bangun alat pengukur tingkat kejernihan air akuarium dengan sensor cahaya LDR berbasis mikrokontroler AT Mega 328. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kejernihan air akuarium yang terdapat ikan di dalamnya, sehingga dapat diaplikasikan untuk mengetahui waktu pengurasan air akuarium dan pemberian makan pada ikan secara otomatis. Digunakan sumber cahaya LED yang sudah dilakukan perbandingan tegangan pada setiap LED dengan tingkat kejernihan air tertentu. Sistem ini terdiri dari mikrokontroler AT Mega 328 sebagai pemroses data dalam bahasa C, dengan keluaran berupa sistem pengontrol berupa alarm.
Keywords
intensitas cahaya, mikrokontroler AT Mega 389, sensor LDR
Topic
Physics
Corresponding Author
Nani Mardiani
Institutions
a) Program Studi Pendidikan Fisika Pascasarjana UNY
Jl. Colombo No.1, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
*nanimardiani.n1[at]gmail.com
b) Dosen Program Studi Pendidikan Fisika Pascasarjana UNY
Abstract
Penelitian ini menunjukkan bagaimana integrasi teknologi dalam pembelajaran turut serta menjadi bagian dari perkembangan untuk tercapainya tujuan pendidikan. Pengembangan Physics Interactive Learning sebagai media pembelajaran memfasilitasi bagaimana proses belajar berlangsung dengan cara yang baru, memungkinkan peserta didik berinteraksi dengan sumber belajar dan mendorong menjadi pebelajar yang lebih aktif. Media Physics Interactive Learning yang berbantuan android dapat digunakan dimana saja dan kapan saja diharapkan dapat membantu peserta didik dalam proses belajar sehingga dapat mereduksi miskonsepsi yang menjadi masalah dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana karakteristik media pembelajaran Physics Interactive Learning yang sesuai dengan tahapan penelitian dan pengembangan; 2) mengetahui kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan; serta 3) mengetahui reduksi miskonsepsi peserta didik yang menggunakan media pembelajaran berbantuan Android yang dikembangkan dengan peserta didik yang tidak menggunakan media pembelajaran berbantuan Android. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan, mengadaptasi model pengembangan Borg & Gall. Hasil penelitian adalah: (1) software media pembelajaran berbantuan Android (apk) yang mendukung pembelajaran fisika SMA pada materi suhu dan kalor, media menyajikan penjelasan materi, simulasi, contoh soal, latihan soal yang bervariasi, menarik, dan interaktif; 2) media pembelajaran yang dinilai layak digunakan dan memiliki kualitas sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi, peer reviewer, dan guru fisika dan memiliki kriteria kualitas baik berdasarkan penilaian ahli media pembelajaran dan peserta didik; serta 3) terdapat perbedaan reduksi miskonsepsi peserta didik yang menggunakan media pembelajaran berbantuan Android dengan peserta didik yang tidak menggunakan media pembelajaran berbantuan Android.
Keywords
media pembelajaran, interaktif, fisika, miskonsepsi, android, physics interactive learning
Topic
Pembelajaran
Page 19 (data 541 to 570 of 753) | Displayed in 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats