Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 502 (data 15031 to 15060 of 15932) | Displayed in 30 data/page

PEMODELAN DAN INVERSI 1-D METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB
Nur Faizin (a*), Enjang J. Mustopa (b)

Show More

Corresponding Author
Nur Faizin

Institutions
a*,b) Earth Physics and Complex System Research Division
Institut Teknologi Bandung
payizin[at]gmail.com

Abstract
Metode geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan mineral bawah permukaan bumi berdasarkan variasi sifat kelistrikan. Dalam metode ini dikenal tiga konfigurasi yaitu Schlumberger, Wenner, dan Dipole-dipole. Dalam penelitian ini telah dimodelkan konfigurasi Sclumberger 1-D untuk dua lapis dan tiga lapis. Pemodelan dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pertama forward modeling lalu invers modeling. Dari proses forward modeling diperoleh data awal yang selanjutnya digunakan sebagai data input dalam proses invers modeling. Proses pemodelan dalam penelitian ini menggunakan software MATLAB R2013a. Data awal yang diperoleh dari proses forward modeling yaitu ρ1= 320 Ωm, ρ2= 120Ωm, h= 5m (dua lapis), dan ρ1= 320Ωm, ρ2= 120Ωm, ρ3= 160Ωm, h= 5m (tiga lapis). Pada proses invers modeling untuk dua lapis didapatkan ρi1= 321,75Ωm, ρi2= 121Ωm dan hi= 5,24m. Sedangkan untuk tiga lapis diperoleh ρi1= 320,45Ωm, ρi2= 120,65Ωm, ρi3= 158,19Ωm dan hi= 5,43m. Nilai error RMS yang digunakan pada penelitian ini sebesar 10-6. Setelah dibandingkan antara hasil inversi dengan data awal maka dapat disimpulkan bahwa proses invers modeling sudah sesuai.

Keywords
forward modeling, invers modeling, hasil inversi

Topic
Kebumian (EPS)

Link: https://ifory.id/abstract/zTP97BcHkKCu


Perhitungan Value at Risk dalam penenutan nilai Hedging pada Forex dengan Metode Monte Carlo
Raditya R Rusmiputro, Acep Purqon

Show More

Corresponding Author
Raditya Rusmiputro

Institutions
Fisika Bumi dan Sistem Kompleks FMIPA ITB
radityarr[at]gmail.com

Abstract
Salah satu aplikasi ekonofisika yang menarik adalah analisis Hedging. Hedging tidak akan memprediksi resiko apa saja yang akan terjadi melainkan mencegah resiko tersebut sebelum terjadi, terutama resiko yang diakibatkan perubahan harga mata uang. Untuk mencegah resiko tersebut diperlukan perhitungan VaR (Value at Risk) yang akurat. Salah satu metoda untuk perhitungan VaR adalah dengan Simulasi Monte Carlo. Dasar dari metoda ini adalah penggunaan fungsi random untuk membentuk simulasi kejadian peristiwa - peristiwa alam. Fungsi random tersebut akan menghasilkan N sampel secara mandiri dan Xi variabel random X. Variabel random akan digabungkan dengan persamaan untuk mendapatkan nilai Hedging seperti E[g(X)] fungsi variabel random dimana g(.) adalah fungsi hedging. Untuk mendapatkan fungsi hedging ini menggunakan data perubahan saham dan perubahan harga tukar, dari 2 data tersebut dicari relasi antar kedua data tersbut dan menghasilkan g(.). Setelah itu fungsi ini disimulasikan dengan jumlah nilai N yang besar, jika hasilnya grafiknya dalam bentuk Gaussian akan lebih mudah untuk menentukan nilai VaR dan nilai Hedging tersebut. Hasil hedging ini akan digunakan sebagai harga premi dimana membantu perusahaan tidak mengambil resiko untuk membayar perubahaan harga tukar ketika melakukan transaksi dalam mata uang yang berbeda. Dalam studi ini akan dibahas perubahan nilai tukar mata uang yang berpengaruh dengan nilai pasar saham dan dari sini dicari nilai hedging untuk meminimalisir resiko yang diberikan oleh perubahan tersebut.

Keywords
Forex, Hedging, Monte Carlo, Risk Management, Value at Risk,

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/QuJ6FLeqjxcK


Partial Differential Equations and Qualitative Solutions of Biophysics Phenomena
Muhammad Ismail Yunus

Show More

Corresponding Author
Muhammad Ismail Yunus

Institutions
Department of Physics, Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
mi.yunus_92[at]yahoo.com

Abstract
In this paper, we will review few biophysics phenomena that can be described/must be described as a model of partial differential equations. In this paper, we will see how partial differential equations give us the more general view about what happening in the biophysics and introduce qualitative solutions for describing biophysics phenomena, such as stability and bifurcation. In this paper too, we will introduce few models of nonlinear partial differential equations and described how the models of nonlinear partial differential equations give us another physical insight that tell us what happens in the depth of biophysics phenomena. This paper will describe biophysics in much more mathematical sense

Keywords
Biophysics, Partial Differential Equations, Qualitative Solutions

Topic
Fisika Teoretik

Link: https://ifory.id/abstract/huMAmntRvBxE


Perbandingan Maintainability Open Source Learning Management System
Rini Anggrainingsih (a*). Bara Okta Pratista Johannanda (b). Triana Rejekiningsih (c). Daru Wahyuningsih (c).

Show More

Corresponding Author
Bara Okta Pratista Johannanda

Institutions
a) Program Studi Informatika, Universitas Sebelas Maret
Jalan Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Indonesia
rini.anggrainingsih[at]staff.uns.ac.id

b) Program Studi Informatika, Universitas Sebelas Maret
Jalan Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Indonesia

c) Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Kependidikan, Universitas Sebelas Maret
Jalan Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Indonesia

Abstract
Paper ini membandingkan Maintainability software open source Learning Management System (LMS) untuk ATutor, Ilias dan Moodle. Perbandingan dilakukan dengan tujuan mengetahui nilai Maintainability serta membandingkan kemudahan maintenance dari masing-masing LMS berdasarkan nilai Maintainability Index. Hasil perbandingan ini dapat digunakan oleh instansi untuk mempertimbangkan implementasi LMS dan digunakan oleh pengembang software untuk memberikan gambaran potensi maintenance source code yang dimiliki oleh LMS tersebut. Pengukuran dilakukan berdasarkan nilai yang didapatkan pada Maintainability Index menggunakan tool PhpMetrics. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa Moodle memiliki nilai Maintainability Index yang lebih baik dibandingkan ATutor dan Ilias. Dari hasil pengukuran diketahui nilai Maintainability Index ATutor adalah 72.95, Ilias adalah 87.29 sedangkan Moodle adalah 89.95. Nilai Maintainability Index yang lebih baik ini membuat Moodle memiliki kecenderungan lebih mudah dimaintain dan dikembangkan dibanding ATutor maupun Ilias.

Keywords
Maintainability; Open Source LMS; Perbandingan

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/NXRK7maPZUjk


Pengembangan Reaktor Daya Kecil untuk Keperluan Eksperimen Bertipe Pebble Bed Ditinjau dari Aspek Kekritisan
Dwi Irwanto, Syeilendra Pramuditya

Show More

Corresponding Author
Dwi Irwanto

Institutions
Fisika ITB

Abstract
Pembangunan reaktor penghasil daya di Indonesia merupakan hal yang tidak bisa dihindari seiring pesatnya peningkatan kebutuhan energi. Di sisi lain, penguasaan teknologi reaktor daya ini akan sulit dilakukan tanpa adanya fasilitas yang memadai, oleh karena itu pembangunan experimental power reactor perlu dilakukan dan tengah menjadi program pemerintah saat ini. Dengan berbagai kelebihan terutama dari sisi keselataman dan sisi ekonomis, dipilihlah reaktor tipe pebble bed untuk dikembangkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan reaktor daya kecil bertipe pebble bed dengan memfokuskan pada tinjauan aspek kekritisan reaktor. Beberapa parameter seperti komposisi bahan bakar, dimensi teras aktif dan daya keluaran merupakan parameter penting dalam penelitian ini.

Keywords
reaktor daya eksperimental, pebble bed reactor, keff, neutronic

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/pzgGKEH3mRjC


MODEL GETARAN ACAK LINIER DAN NON-LINIER DALAM APLIKASI REKAYASA TEKNIK
1). Anwar Dolu, 2).Amrinsyah Nasution

Show More

Corresponding Author
anwar dolu

Institutions
1). Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah
email : anwardolu[at]yahoo.com
2). Jurusan Teknik Sipil, FTSL, ITB Bandung, Jawa Barat
email: ancedin[at]bdg.centrin.net.id

Abstract
Dalam kondisi nyata sebagian besar sistem konstruksi teknik bersifat non linier sampai taraf tertentu, dan untuk kasus khusus disederhanakan menjadi sistem yang linier. Kaitannya dengan getaran acak merupakan gejala fisik sebagai fungsi pemaksa beban luar yang bersifat stokastik, seperti gelombang laut, gempa bumi, tekanan angin, gaya-gaya aerodinamis lainnya. Tanggap dinamis struktur merupakan fungsi karakteristik sistem struktur baik linier maupun non linier dan fungsi pemaksa beban luar yang bekerja secara deterministik maupun stokastik. Model non linier yang ditinjau berkaitan dengan kekakuan dan redaman nonlinier yang merupakan tipe persamaan Duffing dan Van der Pol. Kaitannya dengan beban tipe stokastik yang ditinjau adalah beban gelombang dan gangguan acak derau putih (white noise), sedangkan beban gravitasi diasumsikan tipe deterministik. Identifikasi sistem dinamis non linier dengan tanggap deterministik berdasarkan tinjauan sejarah waktu (time history), bidang fase (phase plane) dan pemetaan Poincare (Poincare map). Penyelesaian persamaan diferensial parsial linier dan non linier menggunakan metode modal, kemudian diselesaikan dengan metode Runge � Kutta. Untuk tanggap stokastik, karena berhubungan dengan variabel acak dan mengikuti proses stokastik, maka tanggap yang diperoleh berupa tanggap statistik berupa nilai rata-rata (mean value), standar deviasi dan fungsi kepadatan probabilitas (probability density function, PDF). Analisis getaran acak dengan penyelesaian persamaan diferensial stokastik linier dan nonlinier dengan pendekatan Linearisasi Statistik (statistical linearization) dan simulasi Monte Carlo, serta aplikasi persamaan Fokker-Planck-Kolmogorov (FPK)

Keywords
Deterministik, Stokastik, Runge-Kutta, sejarah waktu, Poincare map, standar deviasi, FPK, linearisasi statistik, Monte Carlo

Topic
Komputasi dan Pemodelan (COM)

Link: https://ifory.id/abstract/BE7kNRuZLMxU


Pengembangan Modul Digital Fisika Berbasis Discovery Learning pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak Lurus
Kiar Vansa Febrianti, Fauzi Bakri, Hadi Nasbey

Show More

Corresponding Author
Kiar Vansa Febrianti

Institutions
Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Telah dilakukan penelitian pengembangan yang menghasilkan bahan ajar berupa modul digital fisika berbasis discovery learning untuk materi kinematika gerak lurus. Penelitian dilakukan di laboratorium pendidikan fisika FMIPA UNJ untuk tahap pengembangan dan di SMAN 2 Bekasi serta SMAN 54 Jakarta untuk tahap uji lapangan penggunaan modul digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tampilan modul menggunakan software 3D PageFlip Professional 1.7.6. dan kontennya dibantu dengan beberapa software, seperti AVS Video Editor, iSpring Suite 6, Macromedia Flash Professional 8, dan Microsoft Office. Modul digital divalidasi oleh 4 dosen ahli materi dan 3 dosen ahli media, serta diuji coba oleh 4 pendidik dan 82 peserta didik. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan persentase capaian sebesar 92,94% dari ahli materi, 84,73% dari ahli media, 90,75% dari pendidik fisika SMA, dan 84,87% dari peserta didik SMA. Dari segi karakteristik modul didapatkan hasil penilaian dari para ahli untuk self instructional 90,26%, self contained 91,82%, stand alone 91,15%, adaptif 92,71%, dan user friendly 91,67% dengan rata-rata seluruh karakteristik modul sebesar 91,52%. Adapun hasil evaluasi peserta didik setelah menggunakan modul digital adalah 89,10% pada ranah kognitif C3 (memakai/menerapkan). Modul digital fisika berbasis discovery learning pada pokok bahasan kinematika gerak lurus untuk peserta didik SMA kelas X peminatan fisika telah memenuhi kriteria dan layak digunakan sebagai bahan belajar mandiri sebelum pembelajaran dimulai di dalam kelas.

Keywords
Pengembangan, Modul Digital, Discovery Learning, Kinematika Gerak Lurus, 3D PageFlip Professional

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/uBbyzPktgaqU


Arus Terpolarisasi Elektron Bergantung Spin pada Spin-FET
Tisa I. Ariani (a), Hantika Mardianti, Fatimah A. Noor, Khairurrijal, Yudi Darma

Show More

Corresponding Author
Tisa Istiqomah Ariani

Institutions
Kelompok Keilmuan Fisika Material Elektronik, Program Studi Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

a) tistiqomahariani[at]gmail.com

Abstract
Pada paper ini dilakukan perhitungan untuk mendapatkan arus elektron terpolarisasi spin pada spin-FET. Divais dimodelkan sebagai sumur kuantum trapezoid dengan struktur Fe-AlAs-Fe. Polarisasi spin pada bahan terjadi akibat efek inversion asymmetry. Perhitungan dilakukan dengan terlebih dahulu mencari nilai transmitansi dan polarisasi bergantung spin dengan menggunakan metode matriks transfer, kemudian nilai arus dihitung dengan menggunakan metode Gauss-Laguerre. Nilai arus untuk keadaan spin up lebih besar daripada keadaan spin down. Semakin tinggi temperatur dan semakin sempit lebar penghalang, semakin naik nilai arus. Namun, semakin besar sudut datang elektron, semakin rendah nilai arus.

Keywords
Arus, Dresselhauss, Gauss-Laguerre, matriks transfer, spin

Topic
Fisika Material Elektronik

Link: https://ifory.id/abstract/mGADJafVyHBQ


Simple Mechanical Tool to Predict Lungs Tidal Volume
Chong Wai Lup & Dr. Siti Nurul Khotimah

Show More

Corresponding Author
Wai Lup Chong

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
A simple mechanical tool is a non-electrical powered device that can be easily replicated using materials found in daily life. The lungs tidal volume is the lungs volume representing the normal volume of air displaced between normal inhalation and exhalation when extra effort is not applied. This simple mechanical spirometer is essential for the general public to detect lungs related diseases without having to go to the hospitals.

Keywords
simple, mechanical, tool, lungs, tidal volume, spirometer

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/B7XpFvWUtQ8a


Studi Analitik Persamaan Khon-Sham untuk Menentukan Energi Keadaan Dasar untuk Kasus Satu Partikel Satu Dimensi
Pina Pitriana*, Herman, Rahmat Hidayat, Triati Dewi Kencana Wungu

Show More

Corresponding Author
Rahmat Hidayat

Institutions
*Program Studi Doktor Fisika, Institut Teknologi Bandung
E-mail : pina.pitriana[at]gmail.com

Abstract
Teori fungsional kerapatan (Density Functional Theory) telah banyak digunakan untuk menyelesaikan persoalan banyak partikel (many-body problems) dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dalam makalah ini, disajikan penggunaan perumusan Khon-Sham yang merupakan awal dari teori fungsional kerapatan untuk menyelesaikan energi dasar satu partikel dalam satu dimensi. Hasil dari perumusan yang dibangun dapat digunakan untuk sistem yang belum diketahui kerapatan awalnya, atau bisa juga digunakan untuk sistem yang sudah diketahui kerapatan awalnya seperti yang sudah dibuktikan dengan persamaan Schrodinger untuk satu partikel dalam satu dimensi. Hal ini diharapkan menjadi model pembelajaran untuk memahami teori fungsional kerapatan dengan lebih menyeluruh.

Keywords
-

Topic
Teoretik

Link: https://ifory.id/abstract/TVdZNXumWvty


Analisis Reasoning Skill Siswa dan Strategi Pembelajaran yang digunakan Guru pada Pembelajaran Biologi
Ardi Kurniaid* dan Ari Widodo

Show More

Corresponding Author
Ardi Kurniadi

Institutions
master student of UPI

Abstract
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa pada pembelajaran biologi kelas XI SMA di wilayah Kota Bandung. Data penelitian ini didapatkan melalui observasi dan analisis video pembelajaran di kelas, pre-test dan post-test siswa, dan analisis RPP guru kelas tersebut. Berdasarkan hasil analisis, guru menerapkan pembelajaran konvensional dengan menggunakan media power point dan tanya jawab. Hasil pre-test siswa menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan penalaran pada tingkat generating reasons (tingkat pertama) lebih banyak dibandingkan elaborating reasons (tingkat kedua). Pada hasil post-test siswa yang telah menunjukkan pada tingkatan kedua meningkat jumlahnya dibandingkan hasil pre-test. Hasil penelitian ini menggambarkan kondisi nyata di lapangan yang dapat dimanfaatkan guru dalam mengembangkan reasoning skill siswa.

Keywords
reasoning skill siswa, strategi pembelajaran, argumentative, biologi

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/HVEtjvZuBpnw


Rancang bangun otomasi kran fluida cair menggunakan sensor level tipe kapasitif berbasis Arduino
Lisa Yihaa Roodiyah (a), Suci Khairani (a), Zeniar Rossa Pratiwi (a), Hendro (a*)

Show More

Corresponding Author
Suci Khairani

Institutions
a) Institut Teknologi Bandung
*hendro[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Dirancang sebuah bangun sistem yang dapat menghasilkan otomasi kran fluida cair pada ketinggian fluida cair tertentu. Parameter ketinggian fluida cair diperoleh menggunakan sensor level tipe kapasitif dimana fluida cair dan udara berperan sebagai bahan dielektriknya. Perubahan kapasitansi yang sebanding dengan perubahan level fluida menjadi parameter pengukuran. Berdasarkan data tersebut maka dapat dibangun sistem otomasi kran fluida cair untuk mengendalikan level fluida cair. Pada ketinggian fluida tertentu akan diatur otomasi kran air sebagai aplikasi sifat kapasitif sensor menggunakan mikrokontroler arduino.

Keywords
sensor kapasitif, arduino, ketinggian fluida, sistem otomasi

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/M8gnADtFGbmW


Faktor Koreksi Perhitungan Volume Zat Cair yang Tumpah dari Gelas Silinder Akibat Pemanasan
Regina Lichteria Panjaitan 1) dan Triyanta 2,3)

Show More

Corresponding Author
Regina Lichteria Panjaitan

Institutions
1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia,
Jl. Mayor Abdurrahman 211, Sumedang, Indonesia, 45322

2) Kelompok Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha 10 Bandung, Indonesia, 40132

3) SEAMEO Regional Centre for QITEP in Science, Jalan Diponegoro 12, Bandung, Indonesia, 40115

Abstract
Dalam pembelajaran pemuaian volume di sekolah menengah atas, lazim ditemui soal-soal perhitungan tentang volume zat cair yang tumpah dari suatu wadah gelas berbentuk silinder jika dipanaskan pada suhu tertentu. Kalkulasi yang biasa dilakukan untuk soal-soal seperti ini adalah dengan menghitung berapa besar volume akhir zat cair setelah pemanasan, kemudian dicari selisihnya dengan volume wadah gelas setelah pemanasan. Umumnya volume gelas setelah pemanasan yang digunakan dalam perhitungan adalah volume gelas yang berbentuk silinder padat/pejal (dengan bahan gelas di tengahnya, seakan-akan tidak berongga, umumnya tanpa ada penjelasan yang komprehensif tentang ini), sementara pada kenyataannya gelas yang digunakan adalah gelas berongga. Secara logis, terdapat perbedaan perhitungan perubahan volume gelas hasil pemuaian untuk gelas berbentuk silinder pejal dengan gelas berongga. Dalam artikel ini, dipaparkan pendekatan-pendekatan matematis yang dilakukan sehingga perhitungan volume zat cair yang tumpah dari gelas silinder berongga setelah dipanaskan dapat tetap dikalkulasi dengan cara menghitung selisih volume akhir zat cair dengan volume akhir silinder pejal (dengan bahan gelas di tengahnya).

Keywords
pemuaian volume, pemuaian zat cair dalam gelas, koreksi perhitungan pemuaian

Topic
Pendidikan Fisika

Link: https://ifory.id/abstract/bUxEqcL27YTQ


UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING DAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Isgiandini (a*), Ari Widodo (b), dan Agus Setiabudi (b)

Show More

Corresponding Author
isgiandini S.Pd

Institutions
(a*) Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Pascasarjana Universias Pendidikan Indonesia

(b) Staf Pengajar Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Studi ini dilakukan untuk mengkaji penerapan pembelajaran melalui Problem Based Learning dan Pendekatan Saintifik dalam meningkatkan kemampuan penalaran siswa pada topik pencemaran lingkungan yang dilakukan pada sebuah SMP di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain the static group pretest- posttest. Sejumlah siswa kelas VII (N = 50) terlibat sebagai subjek penelitian yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan penalaran. Teknik pengolahan data dilakukan melalui uji normalitas dan homogenitas, perhitungan N-gain, dan uji-t dua pihak. Hasil analisis data menunjukan bahwa kemampuan penalaran siswa yang belajar melalui model PBL dan Pendekatan Saintifik mengalami peningkatan akan tetapi peningkatannya berbeda. Hasil dari analisis data kemampuan penalaran menunjukkan bahwa kelas yang belajar dengan model Problem Based Learning (PBL) mengalami peningkatan kemampuan penalaran yang lebih tinggi dari pada kelas yang belajar melalui Pendekatan Saintifik.

Keywords
PROBLEM BASED LEARNING, PENDEKATAN SAINTIFIK, KEMAMPUAN PENALARAN

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/kg8j9fHTvBAC


SENYAWA TURUNAN AROMATIK DARI KULIT BATANG CRYPTOCARYA DENSIFLORA (LAURACEAE)
Anna Sutrianah, Elvira Hermawati dan Lia Dewi Juliawaty

Show More

Corresponding Author
ANNA SUTRIANAH

Institutions
Anna Sutrianah, Elvira Hermawati dan Lia Dewi Juliawaty

Abstract
Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan-bahan alam hayati dan jenisnya sangat bervariasi terutama tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang ada di hutan Indonesia yaitu Cryptocarya. Genus ini dikenal dengan nama daerah �medang-medangan� dan merupakan salah satu genus dengan tingkat evolusi tinggi pada famili Lauraceae. Cryptocarya tersebar di daerah tropis dan subtropis yaitu di dataran Aftika bagian Selatan, Asia, Australia, Melanesia dan Brazil. Cryptocarya selain memiliki nilai ekonomis karena batangnya dapat digunakan untuk bahan bangunan dan bahan pembuat kertas. Selain itu tumbuhan ini juga digunakan sebagai obat tradisional di antaranya sebagai obat sakit kepala dan demam. Sekitar 26 spesies Cryptocarya yang tumbuh di Indonesia telah dikaji kandungan metabolit sekundernya. Adapun metabolit sekunder utama pada Cryptocarya adalah alkaloid, α-piron dan flavonoid, selain metabolit sekunder lain yaitu stilben, lignan, terpenoid, steroid dan asam karboksilat. Metabolit sekunder tersebut memiliki bioaktivitas yang beragam seperti antikanker, antimalaria, antiinflamasi dan antimikroba. Salah satu spesies Cryptocarya yang ada di Indonesia adalah C. densiflora, yang kulit batangnya digunakan oleh masyarakat sebagai obat terhadap serangan hewan beracun, menghilangkan sakit kejang, TBC, disentri dan penyakit kelamin. Pada penelitian dilakukan isolasi metabolit kulit batang C. densiflora yang diperoleh dari Taman Hutan Raya Dago Pakar Bandung. Isolasi metabolit sekunder dilakukan melalui serangkaian metode pemisahan meliputi maserasi menggunakan aseton, fraksinasi serta pemurnian dengan menggunakan teknik kromatografi cair vakum (KCV) dan kromatografi radial (KR). Dua senyawa aromatik sederhana yaitu benzilbenzoat dan 4-alil-2,6-dimetoksifenol telah berhasil dipisahkan dari ekstrak aseton kulit batang C. densiflora. Struktur senyawa hasil isolasi ditentukan berdasarkan data spektroskopi meliputi 1D NMR (1H, 13C) serta 2D NMR (HSQC, HMBC, 1H-1H COSY). Dua senyawa tersebut untuk pertama kalinya dilaporkan dari kulit batang C. densiflora.

Keywords
Cryptocarya densiflora, benzilbenzoat, 4-alil-2,6-dimetoksifenol

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/ZKBHcLyjPXVN


PENGEMBANGAN KREATIVITAS MAHASISWA CALON GURU KIMIA DALAM MENDESAIN PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI PADA TEMA BANJIR
Khaerani Faoziah, S. Pd; Dr. Hayat Sholihin, M. Sc; Prof. Dr. Mulyati Arifin, M. Pd

Show More

Corresponding Author
Khaerani Faoziah

Institutions
Indonesia University of Education (UPI)

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterlaksanaan kegiatan pemodelan praktikum berbasis inkuiri pada tema banjir, mengembangkan kreativitas mahasiswa calon guru kimia dalam mendesain praktikum inkuiri pada tema banjir serta mengidentifikasi tanggapan mahasiswa calon guru kimia terhadap kegiatan pemodelan praktikum berbasis inkuiri pada tema banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain berupa concurrent embedded strategy, terdiri dari tahap studi pendahuluan dan intervensi. Sumber data pada penelitian ini adalah mahasiswa pada jurusan pendidikan kimia yang sudah mengontrak mata kuliah keahlian (kimia dasar, kimia organik, kimia fisik, kimia analitik, anorganik) dan mata kuliah profesi (evaluasi pembelajaran kimia) terdiri dari: mahasiswa yang sedang menigkuit PPL atau program pengalaman lapangan (sumber data pada tahap studi pendahuluan) serta mahasiswa semester 4 (sumber data pada tahap intervensi. Hasil penelitian pada tahap studi pendahuluan menunjukkan bahwa praktikum kimia di SMA dan LPTK saat ini cenderung masih dilaksanakan dengan dipandu menggunakan sebuah modul atau lembar kerja siswa (LKS) yang berisi intruksi langsung (cookbook) serta mengangkat permasalahan praktikum yang kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, hasil penelitian pada tahap ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa calon guru kimia yang sedang mengikuti PPL belum mampu menghubungkan tema banjir dengan konsep kimia dan praktikum yang dapat dilakukan di SMA, membuat LKS praktikum inkuiri sesuai standar (terdiri dari judul, fenomena, dan beberapa pertanyaan arahan melakukan kegiatan inkuiri) serta membuat instrumen penilaian praktikum. Hasil penelitian pada tahap intervensi menunjukkan bahwa kegiatan pemodelan yang dilakukan dalam dua pertemuan mampu mengembangkan kreativitas mahasiswa calon guru kimia dalam mendesain praktikum berbasis inkuiri pada tema banjir (perolehan N-gain sebesar 70,25%), dengan langkah-langkah terdiri dari: do (melakukan praktikum dengan prosedur umum digunakan), modify (memodifikasi prosedur praktikum dengan memvariasikan salah satu faktor yang mempengaruhi percobaan), do (melakukan praktikum dengan prosedur hasil modifikasi), design (mendesain LKS praktikum inkuiri dengan menggunakan prosedur hasil modifikasi dan instrumen penilaian praktikum). Pemodelan tahap pertama mengkesplor konsep daya bersih larutan deterjen sebagai sistem koloid terhadap noda lemak, pada tahap ini dihasilkan dua judul LKS inkuiri dengan memodifikasi faktor daya bersih seperti waktu pengadukan dan jumlah deterjen. Eksplorasi konsep pada pemodelan tahap kedua berasal dari mahasiswa, pada tahap ini dihasilkan berbagai judul LKS dengan konsep yang berbeda-beda, diantaranya: larutan elektrolit dan nonelektrolit, koloid (sifat dan pembuatan koloid), asam dan basa, serta redoks. Instrumen penilaian yang dihasilkan oleh mahasiswa merupakan instrumen penilaian autentik untuk mengukur aspek kognitif, afektif, dan

Keywords
Kreativitas, mendesain praktikum berbasis inkuiri, banjir

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/vqE2zNGPZ87U


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ICARE (INTRODUCTION, CONNECT, APPLY, REFLECT, EXTEND) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA
Nori Agustini

Show More

Corresponding Author

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika
Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Email: noriagustini[at]gmail.com

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang perbedaan peningkatan pemahaman konsep antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran ICARE dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvesional. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain randomized pretest-posttest control group design. Sampel penelitian sebanyak dua kelas yang dipilih secara cluster random pada kelas XI salah satu SMA Negeri di kota Kayuagung, Sumatera Selatan tahun ajaran 2015/2016. Sesuai dengan analisis dan kriteria Hake (1999) hasil penelitian menunjukan rata-rata gain yang dinormalisasi 〈g〉 untuk pemahaman konsep pada kelas eksperimen 0.39, sedangkan kelas kontrol 0.30, Keduanya berada pada kriteria sedang, hal ini menunjukan terdapat perbedaan yang disignifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam peningkatan pemahaman konsep. Untuk besar nilai d ukuran pengaruh (effect size) menggunakan rumus Cohen yaitu sebesar 0.58 dengan kriteria pengaruh sedang. Walaupun kriteria menunjukan pengaruh yang sedang namun, kelas yang mendapatkan model pembelajaran ICARE lebih baik dibandingkan kelas yang mendapatkan pembelajaran konvensional.

Keywords
Model Pembelajaran ICARE, Pemahaman Konsep

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/xBrMJn2aAQjP


Perancangan Prototipe Smart Car Counter Berbasis Internet of Things dengan ESP 8266 dan Platform Thingspeak
Azka Zakiyyatuddin1,a*), Deni Kartika1,b), Harianto Wibowo1,c), Maria Evita1,d), dan Mitra Djamal1,e)

Show More

Corresponding Author
Azka Zakiyyatuddin

Institutions
1Laboratorium Fisika Teoretik,
Kelompok Keilmuan Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

*a) azkazakiyyatuddin[at]s.itb.ac.id
b) kartika.deni[at]gmail.com
c) hariantowb[at]gmail.com
d)maria[at]fi.itb.ac.id
d)mitra[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Internet of Things (IoT) adalah inovasi teknologi yang memungkinkan agar suatu device dapat terhubung dengan device lainnya (berkomunikasi satu sama lain). Dengan adanya IoT, pengambilan data menjadi mudah dan data tersebut dapat diakses dari manapun dan kapanpun. Dalam perancangan prototipe smart car counter ini, digunakan sensor ultrasonik yang akan mendeteksi mobil ketika melewatinya. Kemudian digunakan Nodemcu V3 dengan ESP 8266 didalamnya yang disebut sebagai publisher. Publisher berfungsi mengirimkan data. Data tersebut dikirimkan ke broker (penghubung pengirim data dan penerima data) dimana pada sistem ini digunakan platform thingspeak. Kemudian, terdapat subscriber (penerima data) yaitu smartphone yang mampu menerima data dari broker menggunakan aplikasi thingview. Ketika semua sistem ini terintegrasi, maka jadilah prototipe car counter yang mampu menampilkan jumlah kendaraan yang melewati counter untuk waktu-waktu tertentu melalui smartphone.

Keywords
Internet of Things, ESP8266, thingspeak, thingview, car counter

Topic
Fisika Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/d26kJuWeRBrE


Pengembangan Perangkat Lunak Tes Berbasis Komputer untuk Fisika SMA Kelas X Semester 1
Inayati Juwita Sari*, Fauzi Bakri, A. Handjoko Permana, Dewi Muliyati

Show More

Corresponding Author
Inayati Juwita Sari

Institutions
Pendidikan Fisika, FMIPA
Universitas Negeri Jakarta
inayatijs[at]gmail.com

Abstract
Perangkat lunak tes berbasis komputer (CBT-Software) dapat membantu guru menghemat waktu dalam menilai kemampuan siswa sehingga guru dapat memberikan umpan balik kepada siswa yang memiliki masalah dalam topik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat lunak tes berbasis komputer untuk mata pelajaran Fisika SMA kelas X Semester 1. Pengembangan dilakukan dengan metode Research and Development (R & D) yang mengacu pada Model Pengembangan Dick & Carey. Perangkat lunak yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python. Perangkat lunak CBT yang dihasilkan mampu menampilkan soal secara random, merekam hasil pengerjaan soal oleh siswa, menampilkan statistik siswa, dan guru mampu membuat paket soal berdasarkan bank soal yang telah tersedia. Uji validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli penilaian dengan menggunakan instrumen berskala likert 5. Hasil validasi menyatakan bahwa perangkat lunak tes berbasis komputer untuk fisika SMA kelas X semester 1 memiliki interpretasi sangat baik (85.3%) dan dinyatakan layak sebagai perangkat lunak tes berbasis komputer.

Keywords
tes berbasis komputer, cbt-software, penelitian pengembangan, model R&D, dick & carey

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/QHKzfkTCFUDm


PENYUSUNAN MODUL PRAKTIKUM DI SMA MENGGUNAKAN CONCTANT CURRENT POWER SUPPLAY AR.500 SEBAGAI SARANA MEMAHAMI MATERI ELEKTROLISIS
Yulianti, eni dan Noviandri, Indra

Show More

Corresponding Author
Eni Yulianti

Institutions
Kimia ITB

Abstract
Salah satu bentuk media yang sesuai dengan materi elektrolisis adalah modul praktikum. Elektrolisis adalah proses penguraian senyawa kimia yang memerlukan energi listrik. Pada penelitian ini, penulis menyusun suatu modul praktikum elektrolisis menggunaka constant current power supplay AR.500 sebagai alat penghasil arus listrik. Sebelum digunakan untuk menyusun modul praktikum, terlebih dahulu diukur efisiensi alat. Elektrolisis dilakukan pada larutan CuSO4.5H2O dalam asam, campuran Na2S2O3.5H2O dan KI, dan larutan NaCl. Elektroda yang digunakan adalah elektroda C-Cu. C sebagai elektroda positif dan Cu sebagai elektroda negatif. Pada elektrolisis larutan CuSO4.5H2O dalam asam diperoleh endapan Cu di katoda dan gas O2 di anoda, pada elektrolisis campuran Na2S2O3.5H2O dan KI dihasilkan I2 di anoda dan gas H2 di katoda, dan pada elektrolisis larutan NaCl dihasilkan OH- di katoda. Efisiensi percobaan menggunakan constant current power supplay AR.500 cukup tinggi. Efisiensi tertinggi pada elektrolisis CuSO4.5H2O dalam asam adalah 99,22%, pada campuran Na2S2O3.5H2O dan KI adalah 94,78 %. Hasil elektrolisis secara umum sudah dapat menggambarkan hukum Faraday 1. Setelah percobaan elektrolisis menggunakan constant current power supplay AR.500, selanjutnya disusun modul praktikum elektrolsis untuk siswa SMA. Modul praktikum diuji cobakan kepada 5 orang siswa SMA. Hasil penilaian siswa dirangkum dalam suatu kuisioner. Dari hasil kuisioner tersebut dapat disimpulkan bahwa tampilan alat menarik, pengoperasian alat cukup mudah dan prosedur percobaan mudah serta layak digunakan untuk praktikum di SMA.

Keywords
Modul praktikum, elektrolisis, efisiensi.

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/XDfpGWzm3KqP


PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI PADA POKOK BAHASAN REAKSI KIMIA
Khaerani Faoziah, S. Pd; Dra. Gebi Dwiyanti, M. Si; Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M. Si

Show More

Corresponding Author
Khaerani Faoziah

Institutions
Indonesia University of Education (UPI)





Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa (LKS) praktikum berbasis inkuiri pada pokok bahasan reaksi kimia dan mengetahui kualitas LKS yang dikembangkan berdasarkan penilaian guru, keterlaksanaan, serta respon siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan langkah-langkah R&D yang berupa tahap studi pendahuluan dan sampai uji coba terbatas pada tahap pengembangan model. Sumber data pada penelitian ini adalah guru IPA SMP/MTs dan siswa kelas VII pada salah satu MTs di Kabupaten Garut. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket dan lembar observasi. Hasil penelitian pada tahap studi pendahuluan menunjukkan bahwa karakteristik LKS pada pokok bahasan reaksi kimia yang digunakan di SMP/MTs saat ini adalah LKS cook book dengan percobaan menggunakan alat dan bahan standar laboratorium kimia. Karakteristik LKS praktikum yang dikembangkan adalah LKS berbasis inkuiri dengan arahan rancangan percobaan mencantumkan pilihan alat dan bahan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari (material lokal). Hasil penelitian pada tahap pengembangan model menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap LKS praktikum berbasis inkuiri yang dikembangkan sangat baik dengan persentase penilaian sebesar 94,45% yang terdiri dari penilaian terhadap kesesuaian dengan standar isi (100%), kesesuaian dengan konsep reaksi kimia (97,22%), keefektifan kalimat (97%), serta tata letak dan perwajahan LKS (83,6%). Keterlaksanaan LKS berbasis inkuiri dikategorikan sangat baik (94,50%). Respon siswa terhadap LKS berbasis inkuiri tergolong kategori baik (78,3%).

Keywords
LKS praktikum berbasis inkuiri, kualitas LKS, reaksi kimia.

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/PKcpjGFqyh3T


Pengaruh Resistivitas Listrik Terhadap Evaluasi Parameter Fisika dari Pengukuran Data Well Logging
Egi Yuliora, Aurista.M.Ilmah, Lilik Hendrajaya

Show More

Corresponding Author
Egi Yuliora

Institutions
Fisika FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB)

Abstract
Industri minyak dan gas bumi sangat penting bagi kehidupan terkait dengan perannya sebesar 60% dalam supply energi primer Indonesia. Ilmu fisika memiliki peranan yang sangat luas dalam eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi, baik itu sebagai pengevaluasi formasi untuk mengetahui karakteristik formasi batuan yang akan dibor. Proses evaluasi formasi terdiri dari berbagai metode salah satunya adalah analisis well logging. Resistivitas listrik merupakan salah satu metode pengukuran data logging yang dapat memberikan informasi esensial berupa parameter fisika diantaranya permeabilitas dan saturasi fluida dari formasi batuan. Dengan resistivity tools, permeabilitas dan saturasi fluida dapat ditentukan menggunakan hukum ohm. Zona yang kita ukur resistivitasnya adalah zona uninvaded zone dimana zona yang memiliki hidrokarbon dengan konduktivitas yang rendah. Dengan pengetahuan tentang resistivity merupakan aplikasi ilmu fisika yang dimanfaatkan dalam pembacaan data well logging.

Keywords
Resistivitas listrik, Parameter fisika, Well logging

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/Bn9pE6NRxWkv


Rancang Bangun Sistem Pintu Air Sungai Terpadu Berbasis Internet of Thing untuk Antisipasi Banjir di Daerah Hulu
Ikeda Sandri M. T, Eko Satria, Mitra Djamal

Show More

Corresponding Author
Ikeda Sandri Mutiara Tunggal

Institutions
Electronic and Instrumentation Laboratory
Physics Department
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Dalam penelitian ini dirancang suatu sistem pintu air sungai terpadu yang terintegrasi berbasis IoT untuk antisipasi banjir. Dalam sistem ini kontrol dan instrumentasi digunakan untuk mengontrol bukaan pintu air dan untuk memindahkan aliran air ke sungai yang lain. Sensor yang digunakan adalah sensor level untuk mengetahui ketinggian air di pintu air. Aktuator yang digunakan adalah stepper yang digunakan untuk mengatur bukaan pintu air. Data yang didapat akan diproses oleh arduino yang juga berfungsi sebagai server untuk mengirim data ke internet. Data yang didapat dapat dilihat melalui gawai dan perintah dapat dikirimkan melalui gawai tersebut. Manfaat ke depan diharapkan dapat mengurangi banjir akibat volume air di sungai yang berlebihan.

Keywords
Banjir, Instrumentasi dan kontrol, IoT, Pintu air, Sungai

Topic
Fisika Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/b6HvghfcwDVU


Pengembangan Buku Pengayaan Pengetahuan Kajian Fisis Fenomena Gunung Berapi untuk Siswa SMA
Nur Qomariyah(*), Desnita, A. Handjoko Permana

Show More

Corresponding Author
Nur Qomariyah

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
*nurqomariyah1695[at]gmail.com

Abstract
Buku pengayaan merupakan jenis buku non teks pelajaran yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar pendukung bagi siswa. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan buku pengayaan pengetahuan tema fenomena gunung berapi terintegrasi materi fisika untuk siswa SMA. Penelitian ini dilakukan dengan dasar pemikiran bahwa siswa membutuhkan sumber belajar pengayaan fisika yang topiknya berhubungan dengan fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Bab V Pasal 6 yang menyebutkan bahwa dalam proses pembelajaran guru maupun siswa dapat menggunakan buku pengayaan guna menambah pengetahuan dan wawasan. Kajian fisis fenomena gunung berapi dapat dijelaskan dengan berbagai konsep fisika tertentu seperti kalor, tekanan, dan fluida. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada model penelitian dan pengembangan pendidikan yang dirancang oleh Dick dan Carey. Penulisan buku pengayaan disesuaikan dengan pedoman penulisan buku non teks pelajaran yang dikeluarkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan yang meliputi: 1) komponen penyajian; 2) komponen materi, 3) komponen bahasa; dan 4) komponen grafika. Hasil penelitian ini berupa buku pengayaan pengetahuan kajian fisis fenomena gunung berapi untuk siswa SMA.

Keywords
buku pengayaan pengetahuan, gunung berapi, kalor, tekanan

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/CVZ6HgTcdxRF


Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning tentang penentuan letak titik berat suatu benda pada siswa kelas XI IPA1 di SMAN 23 Bandung
Meity Farida HZ S.Pd

Show More

Corresponding Author
meity farida hz

Institutions
SMA Negeri 23 Bandung

Abstract
Setelah mengadakan penelitian tindakan kelas sebanyak 2 (dua) siklus, barulah para siswa memahami penentuan letak titik berat suatu benda dari berbagai bentuk.Dengan menggunakan metode eksperimen para siswa lebih memahami penentuan letak titik berat suatu benda, karena para siswa berulang kali menggantungkan suatu benda dengan posisi benda dalam keseimbangan stabil, dengan cara merentangkan benang dan sebuah bandul,Kita dapat menarik garis berat, sebanyak minimal 3 buah titik berat AA; BB dan CC, jika percobaan yang dilakukan benar dan tepat, maka kita akan mendapatkan perpotongan garis-garis berat dalam satu titik yang dinamakan titik berat.lalu dengan memotong salah satu garis berat,dan mengulangi kegiatan awal yaitu penentuan 3 garis berat, hingga perpotongan ketiga garis berat dari 2 potongan kertas yang identik ukuran massanya.Dari problem letak titik berat, kita bisa mengaplikasikan letak titik berat berbagai benda, baik secara persamaan, maupun dengan experience.Dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning, didapatkan hasil akhir siswa dari kompetensi dasar ini , nilai yang memuaskan.

Keywords
garis-garis berat, titik berat, keseimbangan stabil, titik berat, problem based learning

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/HZhBfmDN7gLb


Situation-Based Learning (SBL) Berbantuan Program Geometer�s Sketchpad (GSP) untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dan Self-Efficacy Siswa SMP
Sowanto

Show More

Corresponding Author
Sowanto -

Institutions
Pendidikan Matematika
Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan representasi matematis siswa SMP dan self-efficacy atau tingkat keyakinan siswa siswa akan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah matematika. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dengan pembelajaran yang menggunakan situation-based learning (SBL) berbantuan program geometer�s sketchpad (GSP). Adapun yang dikaji dalam penelitian ini adalah masalah peningkatan kemampuan representasi matematis antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan situation-based learning (SBL) berbantuan program geometer�s sketchpad (GSP) dengan siswa yang mendapat pembelajaran biasa ditinjau dari keseluruhan dan kategori kemampuan awal matematika siswa (atas, tengah, bawah), serta mengkaji perbedaan self-efficacy siswa setelah pembelajaran diberikan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu dengan desain penelitian menggunakan nonequivalent control group design atau desain kelompok kontrol non-ekuivalen dengan tehnik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kempo dengan sampel dua kelas yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan representasi matematis, angket self-efficacy, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualititatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji t, uji t�, uji Anova dua jalur dan nonparametrik Mann-Whitney U. Analisis kualitatif dilakukan untuk menelaah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditinjau dari keseluruhan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan situation-based learning (SBL) berbantuan Program geometers sketchpad (GSP) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan situation-based learning (SBL) berbantuan program geometers sketchpad (GSP) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa kategori atas, tengah, dan bawah. Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran (situation-based learning (SBL) berbantuan program geometers sketchpad (GSP) dan pembelajaran biasa) dengan kemampuan awal matematika (atas, tengah, bawah) siswa dalam peningkatan kemampuan representasi matematis siswa. Self-efficacy siswa yang pembelajarannya menggunakan situation-based learning (SBL) berbantuan program geometers sketchpad (GSP) tidak berbeda secara signifikan dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa.

Keywords
situation-based learning (SBL), program geometers sketchpad (GSP), kemampuan representasi matematis, self-efficacy

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/GVAzmCE9qFpw


Analisis pengaruh geometri teras dalam tinjauan termalhidrolik pada reaktor cepat berpendingin PbBi berdaya rendah
Dian Fitriyani

Show More

Corresponding Author
Dian fitriyani

Institutions
Jurusan Fisika Universitas Andalas
Kampus Unand Limau Manis Padang Sumatera Barat
difiaal[at]gmail.com

Abstract
Perhitungan termalhidrolik pada suatu desain reaktor sangat diperlukan terutama dalam analisis keselamatan reaktor pada kondisi abnormal. Salah satu faktor yg mempengaruhi proses transfer panas pada teras reaktor adalah bentuk geometri teras yang ditunjukkan dengan perbandingan luas permukaan dan tinggi teras. Penelitian dilakukan pada jenis reaktor cepat berpendingin Timbal Bismuth dengan bahan bakar uranium-plutonium nitrit. Bentuk geometri teras dipilih model 3 dimensi x,y,z. Hasil perhitungan termalhidrolik menunjukkan bawah pada desain dengan geometri seimbang antara x,y dan z memberikan temperatur hotspot yang optimal.

Keywords
termalhidrolik, geometri teras, temperatur hotspot

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/vqKfFNEJn9Pe


Rancangan Sistem Otomasi dan Monitoring Berbasis IoT pada Vertical Farming Sayur Bayam
Martinus Tampubolon, Mitra Djamal

Show More

Corresponding Author
Martinus Tampubolon

Institutions
Institut Teknlogi Bandung

Abstract
Vertical farming adalah konsep bercocok tanam yang memaksimalkan ketersediaan lahan dengan cara membuat media tanam yang bertingkat. Dalam penelitian ini kami merancang suatu sistem untuk memonitor dan otomasi pengendalian parameter-parameter fisis yang penting bagi pertumbuhan tanaman pada vertical farming dengan berbasis Internet of Things (IoT). Tanaman yang akan digunakan adalah sayur bayam. Parameter-parameter yang akan dikendalikan untuk membuat kondisi optimal bagi pertumbuhan dan hasil panen tanaman adalah: kelembaban media tanam, suhu media tanam, kadar unsur hara, intensitas cahaya dan ph media tanam. Untuk menguji keberhasilan sistem ini, metoda yang digunakan adalah dengan membandingkan hasil panen tanaman sayur bayam yang dikembangkan dengan sistem ini terhadap tanaman sayur bayam yang ditanam secara konvensional.

Keywords
Vertical Farming, Internet of Things, Otomasi.

Topic
Fisika Instrumentasi

Link: https://ifory.id/abstract/Gqw4QbU2CNt6


PERBANDINGAN FAKTOR KUALITAS FLEXIBILITY PADA OPEN SOURCE LEARNING MANAGEMENT SYSTEM
Rini Anggrainingsih (a)*, Aprilla Paskarika Kuswara (a), Daru Wahyuningsih (b), Triana Rejekiningsih (b)

Show More

Corresponding Author
Aprilla Paskarika Kuswara

Institutions
(a) Program Studi Informatika, Fakultas MIPA
Universitas Sebelas Maret
Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan Surakarta 57126
*rini.anggrainingsih[at]staff.uns.ac.id

(b) Teknologi Pendidikan Pascasarjana
Universitas Sebelas Maret
Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan Surakarta 57126

Abstract
Pada pengembangan perangkat lunak, kualitas menjadi hal penting untuk diperhatikan. Adapun salah satu faktor kualitas adalah Flexibility. Flexibility menunjukkan mudah atau tidak perangkat lunak beradaptasi dengan perangkat lunak lain dan mudah atau tidak untuk dimodifikasi. Flexibility juga menjadi faktor penting Testability. Learning Management System adalah software yang mendukung implementasi e-learning. Makalah ini membandingkan faktor Flexibility open source LMS. Perbandingan ini bertujuan untuk mengetahui LMS yang memiliki nilai fleksibilitas lebih baik. Open source LMS yang dibandingkan adalah Moodle dan ILIAS. Perbandingan dilakukan dengan mengukur Modularity dan Simplicity menggunakan tools phpmetrics. Modulairty dan Simplicity merupakan sub faktor Flexibility. Dengan mengetahui nilai Modularity dan Simplicity, dapat diketahui Flexibility. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa Moodle memiliki Flexiblity yang lebih baik dibandingkan dengan ILIAS. Dimana pada sub faktor Modularity Moodle memiliki Afferent Coupling sebesar 0.54, Efferent Coupling sebesar 1.81, Cohesion sebesar 2.18, dan pada sub faktor Simplicity Moodle memiliki nilai Complexity sebesar 17.26. Sehingga source code pada Moodle lebih mudah untuk dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Keywords
Flexibility, ILIAS, LMS, Moodle, Perbandingan LMS

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/eW8bAGBJmqnu


Pengembangan alat sepakbola mandiri untuk sepakbola Usia Dini
Asril Pramutadi, Aidynal Mustari, Lesly Septikasari, Febby Supusepa

Show More

Corresponding Author
Asril Pramutadi Andi Mustari

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Perkembangan sepakbola Indonesia saat ini sangat memprihatinkan khususnya di level dewasa. Hal tersebut tidak terlepas dari perkembangan sepakbola usia dininya, khususnya pada pembinaan teknik bermain yang benar. Namun, masalah lain terkait perkembangan tersebut adalah sulitnya mendapatkan tempat latihan (lapangan) yang memadai. Oleh sebab itu dikembangkan alat sepakbola mandiri yang nantinya akan menjadi solusi masalah tersebut. Alat sepakbola mandiri ini dapat dipergunakan untuk berlatih di space yang terbatas. Alat ini juga memberikan latihan teknik dasar sepakbola yang benar. Analisa biomekanik digunakan untuk mengevaluasi teknik yang diberikan alat tersebut.

Keywords
sepakbola, sport science, pembinaan usia dini

Topic
Lain-lain

Link: https://ifory.id/abstract/74DCXywtnjMv


Page 502 (data 15031 to 15060 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats