Indonesia Conference Directory


<< Back

Search Abstract

Page 514 (data 15391 to 15420 of 15932) | Displayed in 30 data/page

LAND SUBSIDENCE RISK ON INFRASTRUCTURE AND BUILDING IN NORTH-WEST PART OF BANDUNG BASIN
Mary Born(*), Irwan Meilano, Irwan Gumilar

Show More

Corresponding Author
Born Mary

Institutions
*GREAT Program, Institute of Technology Bandung
Email: bornmary11[at]gmail.com

Abstract
The land subsidence risk map of Bandung and Cimahi city has been constructed by the combination of sevens availabole data then grounp into three gorupes such as land subsidence hazard , vulnerability and caapacity of prevention and reduction with Analytical Hierachy Process (AHP) method and Geographic information system (GIS) . Hazard risk analysis of land subsience is so complecated issue aiming at identifying the zone of very high, high, moderate, low and very low, account for 4.26%, 15.92%, 12.15%, 18.60% and 49.07% respectively of the total research area 208.95301km2. The very high risk of land subsidence region is the area of the very high vulnerability, high hazard and low capacity of prevention as in south Cimahi district then, southern district of Bandung City such as Bandung Kulon, Bandung Kidul, BabakanCiparay, Bojong Loa Kidul, Rankasari, and South Cimahi district etc. as high risk regions and moderate risk regions represent in the central of study area such as, central Cimahi, Kiaracondong, Lengkong, Batununggal. In contrast, mostly, the very low risk of land subsidence regions were indicated in the the area of low potential of land subsidence, very low in vulnerability and high capacity of prevention and reduction as at the northern part of research area.

Keywords
Land subsidence risk map, Analytic Hierarchy Process (AHP), Geographic Information System (GIS)

Topic
Kebumian

Link: https://ifory.id/abstract/juCBZPcnT3QF


POKOK BAHAN AJAR DAN PENGETAHUAN UMUM TENTANG FISIKA ALIRAN PRODUKSI MINYAK BUMI
Alfian Inzia Fusiari (a*), Triati Dewi Tencana Wungu (b**), Lilik Hendrajaya (3***)

Show More

Corresponding Author
Alfian Inzia Fusiari

Institutions
a)Magister Pengajaran Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
b)Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
c)Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132

*alfian.inzia[at]gmail.com
**triati[at]fi.itb.ac.id
***lilik.hendrajaya3[at]gmail.com

Abstract
Sumber daya Alam khususnya ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) "wajib" diketahui mengenai aliran dalam produksi minyak bumi dan manfaatnya oleh masyarakat serta peserta didik khususnya daerah dimana sumber tersebut berada. Sehingga Perlu disusun bahan ajar untuk dapat dipahami oleh masyarakat, dan dapat meningkatkan daya saing peserta didik pada tingkat SMA/SMK apabila pokok kajian ini masuk dalam satuan kurikulum tingkat tersebut. Berikut adalah upaya menyusun pokok-pokok tersebut. Hasil dari penyusunan bahan ajar ini menjadi gambaran bagi masyarakan mengenai aliran produksi minyak bumi dalam bidang Fisika.

Keywords
fisika kontekstual migas, reservoir, mekanika fluida dalam batuan berpori, aliran dari reservoir, aliran, aliran pipa.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/NY82K6aEUrDg


PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK FISIKA DENGAN STRATEGI PDEODE PADA POKOK BAHASAN TEORI KINETIK GAS UNTUK SISWA KELAS XI SMA
Fitri Nurmayanti, Fauzi Bakri, Esmar Budi

Show More

Corresponding Author
FITRI NURMAYANTI

Institutions
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran fisika berbentuk modul elektronik yang saintifik dengan strategi pembelajaran PDEODE (Predict � Discuss I � Explain I � Observe � Discuss II � Explain II ). Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyze � Design � Develop � Implementation � Evaluation). Modul dikembangkan dengan menggunakan program 3D PageFlip Proffesional. Program ini dapat diperkaya dengan tampilan video, animasi, dan evaluasi online. Modul yang dihasilkan sudah diujicobakan secara terbatas kepada siswa kelas XI SMA. Hasil ujicoba terbatas ini memperlihatkan bahwa ada ketertarikan siswa terhadap modul yang dihasilkan. Namun, ada beberapa bagian yang memerlukan perbaikan seperti pada tampilan. Tes formatif dan sumatif yang ditampilkan dengan menggunakan program iSpring akan langsung mendapatkan umpan balik berupa skor dan terpantau pula melalui e-mail guru.

Keywords
media pembelajaran, modul elektronik fisika, PDEODE, pembelajaran saintifik

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/49pngZXCrxqd


Pengaruh Annealing Termal terhadap Polarisasi Nanopartikel Zinc Oxide
Rafi Ichwan(*), Fajri Illahi, Robi Kurniawan, Yudi Darma(**)

Show More

Corresponding Author
Rafi Ichwan

Institutions
Quantum Semiconductor and Devices
Kelompok Keilmuan Fisika Material Elektronik,
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
*iwang_96[at]s.itb.ac.id
**yudi[at]fi.itb.ac.id

Abstract
Pada penelitian ini telah berhasil ditumbuhkan nanopartikel zinc oxide (ZnO) dengan metode spray sederhana. Dari analisa XRD dan SEM dapat ditunjukkan bahwa nanopartikel ZnO memiliki struktur wurtzite. Lebih lanjut, modifikasi struktur telah dilakukan menggunakan annealing termal dalam rentang 300-800 ?C. Dapat ditunjukkan bahwa peningkatan suhu annealing nanopartikel ZnO menyebabkan modifikasi struktur dan morfologi nanopartikel ZnO. Kami menemukan bahwa peningkatan suhu annealing menyebabkan ukuran partikel berubah pada kisaran 24-50,5 nm. Selain itu, annealing termal menyebabkan perubaan regangan kisi dan densitas nanopartikel. Lebih lanjut, dapat ditunjukkan hubungan modifikasi struktur dan respon polarisasi nanopartikel ZnO. Dengan perubahan struktur yang semakin rapat, nanopartikel ZnO memiliki respon polarisasi yang lebih kecil (Pr = 5,91x10-4-11,73x10-4 &

Keywords
Nanopartikel Zinc Oxide, Spray Sederhana, Annealing, Regangan Kisi, Polarisasi

Topic
Material (MAT)

Link: https://ifory.id/abstract/W29Lm68kBcKT


Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Kimia ditinjau dari Gaya Kognitif Mahasiswa
Anik Pujiati dan Novrita

Show More

Corresponding Author
Anik Pujiati

Institutions
Universitas Indraprasta PGRI

Abstract
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis PBL terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif kimia ditinjau dari gaya kognitif mahasiswa. Eksperimen dilakukan dengan sampel mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika & IPA Universitas Indraprasta PGRI yang terdiri dari 30 mahasiswa dengan model pembelajara PBL dan 30 mahasiswa dengan model membelajaran ekspositori. Pengumpulan data dengan tes kemampuan berpikir kritis dan kreatif kimia serta pemberian kuesioner gaya kognitif mahasiswa. Analisa data penelitian menggunakan MANOVA dengan desain faktorial 2x2 dangan bantuan program SPSS. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif terhadap model pembelajaran (sig < 0,05).(2)Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif terhadap gaya kognitif (sig > 0,05).(3)Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan gaya kognitif secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa (sig > 0,05).

Keywords
Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Kemampuan Berpikir Kritis, Kemampuan Berpikir Kreatif, Gaya Kognitif

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/azWfJYwpTMjH


Analisis Kemampuan Breeding Ratio dan Void Reactivity Reaktor Termal Air Berat Berbahan Bakar Thorium
Muhammad Ilham(a*), Sidik Permana(a)

Show More

Corresponding Author
Muhammad Ilham

Institutions
a) Fisika, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*muhilham99[at]gmail.com

Abstract
Penelititian ini dilakukan dalam merancang reaktor termal bertekanan air di mana digunakan Thorium sebagai bahan bakar untuk mendapatkan karateristik netronik reaktor dengan kemampuan breeding ratio serta memiliki koefisien reaktivitas void yang negatif. Dilakukan konfigurasi desain reaktor dengan survey parameter yakni Moderator-to-Fuel Ratio (MFR) serta hasil pembakaran bahan bakar (burnup) dengan model kesetimbangan nuklir yang dikopel dengan perhitungan sel untuk mencapai kriteria reaktor yang diinginkan. Pengayaan 233U sebagai sebagai nuklida fisil dilakukan untuk mendapatkan nilai burnup yang diinginkan serta memenuhi syarat kekritisan reaktor. Nuklida 233U pada Thorium menunjukkan keunggulannya untuk nilai ETA value (η) dibanding dengan nuklida fisil lainnya, dimana untuk daerah MFR yang cukup lebar, nilai η selalu diatas 2.1 yang menunjukkan reaktor dengan Thorium memiliki kemampuan breeding yang tinggi. Model pin sel yang digunakan yakni silinder satu dimensi dengan pembagian region yakni fuel, cladding, dan pendingin. Nilai radius pin fuel dan cladding dibuat tetap dimana radius pendingin bergantung pada nilai MFR, geometri MFR yang digunakan yakni kisi segitiga. Digunakan model keadaan setimbang burnup yang terkopel dengan kalkulasi sel modul PIJ SRAC95 menggunakan data library nuklir JENDL 3.2 and ENDF serta rantai burnup THCM66FP, metode kalkulasi iteratif sistem kesetimbangan sel yang terkopel ini disebut ECICS. Didapatkan hasil burnup reaktor yang sebanding dengan standar reaktor bertekanan air (PWR) dengan Breeding Ratio (BR) lebih besar dari satu. Penentuan desain reaktor untuk memenuhi kriteria dengan kemampuan breeding ratio dan nilai koefisien reaktifitas void yang negatif telah didapatkan. Reaktor air berat tipe PWR berbahan bakar Th-233U dapat dirancang sebagai reaktor breeding dengan nilai koefisien reaktivitas void yang negatif.

Keywords
Thorium, Air berat, Breeding, Koefisien reaktivitas void, Burnup

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/Z4vEeYGaxXnP


DESAIN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KALOR
Saprudin (1), Samad Hasyim Jamlean (2)

Show More

Corresponding Author
Saprudin M.Pd

Institutions
Prodi Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Khairun

Abstract
Pada pelaksanaan kurikulum 2013, model pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu model pembelajaran yang ditekankan untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika. Namun, tidaklah sedikit guru fisika di Kota Ternate yang ditemukan masih mengalami kesulitan dalam menerapkannya di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media video pembelajaran materi kalor dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Adapun penelitian yang dilakukan baru sampai pada tahap Desain. Uji coba produk dilakukan pada beberapa guru fisika SMP/ MTs dan SMA/ MA di Kota Ternate. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket yang ditujukan untuk ahli materi, ahli media video, dan guru sebagai pengguna produk. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa produk media video model pembelajaran berbasis masalah pada materi kalor dinyatakan layak dan dapat dijadikan sebagai acuan bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran tersebut.

Keywords
Media video, Model pembelajaran berbasis masalah, kalor

Topic
Inovasi (INV)

Link: https://ifory.id/abstract/bXnhGQtYvVrC


Simulasi Perhitungan Dosis Serap (Rerata) Pada Kasus Brakiterapi Kanker Payudara
Geby Saputra, Indra Budiansah, Toto Budianto, Bramantio Setiawan, Juwansyah Sasmita, Rasito Tursina, Rena Widita

Show More

Corresponding Author
Geby Saputra

Institutions
ITB

Abstract
Brakiterapi (radioterapi internal) adalah salah satu cara dalam pengobatan kanker/tumor dengan pemaparan zat radioaktif di sekitar jaringan tumor/kanker. Dewasa ini, percobaan-percobaan terkait brakiterapi dapat dilakukan dengan menggunakan tools simulasi menggunakan bantuan teknologi komputasi. Hal ini sebagai langkah awal untuk mengetahui persentasi keberhasilan dan dampak yang ditimbulkan untuk organ sehat disekitar titik kanker/tumor serta untuk mengurangi resiko terpapar zat radioaktif, kepada para tenaga medis, pada saat berlangsungnya proses brakiterapi. Dalam penelitian kali kami menggunakan program simulasi yang berbasis metode monte carlo, yaitu metode pendekatan secara numerik terhadap proses stokastik, dalam penelitian ini kami menggunakan software MCNPX (Monte Carlo N Particle Extended. Hasil simulasi brakiterapi kanker payudara dengan sumber Ir-192 menunjukan bahwa dosis maksimum tepat pada daerah kanker sekitar 5.19779 x 10-2 Gy dalam waktu lima sampai sepuluh menit, serta dosis serap pada organ kritis (jantung, ginjal, kepala (otak), paru-paru, tulang belakang dan lambung), masih dibawah dosis ambang yang telah ditetapkan.

Keywords
brakiterapi, dosis, kanker, MCNPX, radioaktif

Topic
Komputasi dan Pemodelan (COM)

Link: https://ifory.id/abstract/xCD7Rrwka9qK


KEMAMPUAN GURU FISIKA SMA DALAM MENGKONSTRUKSI INSTRUMEN EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN FISIKA: STUDI KASUS PADA HASIL PEMBELAJARAN RANAH KOGNITIF
Wahyudin Arif, Andi Suhandi, Agus Setiawan, Ida Kaniawati

Show More

Corresponding Author
Wahyudin Arif

Institutions
Prodi S3 Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana UPI, Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung

Abstract
Telah dilakukan penelitian deskriptif untuk mendapatkan gambaran tentang kemampuan guru-guru fisika SMA dalam mengkonstruksi instrumen evaluasi hasil pembelajaran fisika khususnya pada hasil pembelajaran ranah kognitif serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey yang dilakukan terhadap para guru fisika SMA di salah satu kabupaten di Jawa Barat. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 orang guru dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar serta gender yang berbeda. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah berupa tes kemampuan mengkonstruksi instrumen tes hasil pembelajaran fisika pada domain kognitif serta angket pengetahuan dan pemahaman guru terhadap berbagai aspek dan indikator domain kognitif serta pembekalan keterampilan mengkonstruksi butir-butir instrumen tes hasil pembelajaran fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satupun guru yang menjadi sampel penelitian ini (0%) yang berda pada level kemampuan tinggi dalam mengkonstruksi butir instrumen tes hasil pembelajaran, hanya sebagian kecil (18,75%) berada dalam level kemampuan sedang, dan sebagian besar guru (81,25%) berada pada level kemampuan rendah. Rendahnya kemampuan guru dalam mengkonstruksi instrumen tes terkait dengan berbagai faktor. Berdasarkan data angket diperoleh gambaran bahwa sebagian besar responden tidak mengetahui secara utuh aspek dan indikator hasil pembelajaran ranah kognitif, sebagian dari responden tidak memiliki pemahaman yang baik terhadap aspek dan indikator domain kognitif yang diketahuinya. Keadaan ini sangat erat kaitannya dengan kurangnya pembekalan kemampuan mengkonstruksi instrumen tes yang mereka terima baik pada saat mereka menempuh pendidikan formal calon guru maupun pada saat mereka sudah bertugas menjadi guru.

Keywords
Konstruksi Instrumen Tes, domain kognitif, Guru Fisika

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/mcpkyV4hQ2dX


Analisis Gerak Roller Coaster Menggunakan Tracker Dengan Pendekatan Multi Modus Representasi Sebagai Sarana Siswa Memahami Konsep Kinematika
Almira Anissofira (a*), Fourier Dzar Eljabbar Latief (b), Parlindungan Sinaga (a)

Show More

Corresponding Author
Almira Anissofira

Institutions
a) Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Pendidikan Indonesia
Jalan Setiabudhi 229, Bandung 40154, Indonesia
*almiraanissofira[at]gmail.com
b) Program Studi Fisika, FMIPA, Institut Teknologi Bandung

Abstract
Wahana permainan roller coaster yang sering kita jumpai sesungguhnya merupakan laboratorium fisika raksasa, sehingga dapat juga digunakan sebagai sarana pembelajaran fisika bagi siswa. Ketika menaiki wahana tersebut, pengendaranya akan merasakan sensasi yang berbeda di setiap lintasannya, hal ini dikarenakan lintasan roller coaster yang berkelok, menukik, dan juga melingkar menghasilkan gaya-gaya yang berbeda. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis aspek fisis dari gerak roller coaster pada lintasan vertikal berdasarkan hukum fisika. Hasil analisis ini akan digunakan sebagai studi pendahuluan untuk mengembangkan, workbook pembelajaran fisika di SMA dengan aplikasi dari keterampilan multi modus representasi. Analisis gerak roller coaster dilakukan dengan teknik pelacakan video pada data berupa video rekaman roller coaster yang kemudian dianalisis dengan perangkat lunak Tracker 4.9. Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapati hasil bahwa dalam lintasan vertikal yang ditempuh roller coaster, geraknya bukan merupakan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Metode pelacakan video untuk analisis gerak benda ini dapat digunakan sebagai alat bantu baik bagi guru maupun siswa dalam memahami berbagai peristiwa Fisika yang berkaitan dengan konsep kinematika.

Keywords
Video analisis, roller coaster, multi modus representasi, kinematika

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/CB9xndLGRy6w


Pengembangan Sistem Pendingin Termoakustik menggunakan Stack Berpori Acak terbuat dari Logam
Wahyu Nur Achmadin, Haris S Dyatmika, Prastowo Murti, Ikhsan Setiawan, dan Agung Bambang Setio Utomo

Show More

Corresponding Author
Wahyu Nur Achmadin

Institutions
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara BLS 21 Yogyakarta 55281, Indonesia
wahyu.achmadin[at]gmail.com

Abstract
Pada penelitian ini telah dilakukan eksperimen pengembangan kinerja mesin pendingin termoakustik. Pada penelitian ini, resonator pipa silinder PVC berdiameter 5,5 cm sepanjang 80 cm dirangkai menjadi sebuah mesin pendingin termoakustik dengan sumber pembangkit bunyi loudspeaker dan stack berpori acak yang terbuat dari kawat kasa baja antikarat (mesh stainless steel). Hasil yang diperoleh adalah pengaruh daya pendinginan pada penggunaan stack acak kawat kasa baja antikarat dalam tabung resonator, daya dari bunyi yang digunakan, dan hot heat exchanger yang digunakan sebagai penyerap kalor. Diharapkan dapat terujudnya sebuah sistem pendingin termoakustik yang menggunakan stack acak kawat kasa logam, hot heat exchanger dan daya yang digunakan secara optimal. dengan demikian, akan diperoleh informasi terkait pengaruh terhadap mesin pendingin termoakustik

Keywords
mesh, stainless steel, dan termoakustik

Topic
Energi (ENG)

Link: https://ifory.id/abstract/RhKPy6gQFH9c


Karakteristik Mechanics Test of Scientific Reasoning (MTSR): Item Response Theory
Tasya Fitria Alifa1,a), Taufik Ramlan Ramalis1,b), dan Unang Purwana1,c)

Show More

Corresponding Author
TASYA FITRIA ALIFA

Institutions
1 Jurusan Pendidikan Fisika,
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia,
Jl.Dr. Setiabudi No.229, Bandung 40154


a) tasyafitriaalifa[at]gmail.com (corresponding author)
b) taufik_lab.ipba[at]upi.edu
c) unang_purwana[at]yahoo.com

Abstract
Menurut beberapa ahli, terdapat korelasi positif antara keterampilan penalaran ilmiah dengan pengukuran peningkatan belajar dalam konten ilmu. Penalaran ilmiah juga merupakan jantung dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Artinya penting untuk mempunyai instrumen tes yang dapat mengukur penalaran ilmiah peserta didik. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa meskipun pendidik yang dalam hal ini adalah guru sadar betul akan pentingnya penalaran ilmiah, namun mayoritas guru belum mengembangkan tes untuk mengukur keterampilan penalaran ilmiah. Meskipun sudah ada soal standar CTSR Antonie E. Lawson, namun CTSR ini belum fokus pada satu bidang ilmu dan satu topik materi. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan tes penalaran ilmiah yang disebut dengan MTSR (Mechanics Test of Scientific Reasoning). MTSR ini merupakan seperangkat tes penalaran ilmiah dengan bentuk tes pilihan ganda yang dikembangkan oleh peneliti dengan merujuk pada 6 dimensi penalaran ilmiah CTSR. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan yaitu untuk mengetahui karakteristik MTSR yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan analisis tes item respon theory, serta untuk mengetahui model parameter logistik yang sesuai dengan MTSR. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian campuran. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil judgement ahli dan data kuantitatif diperoleh dari hasil uji lapangan. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 113 peserta didik yang diambil secara acak dari 4 sekolah menengah atas di kabupaten Pandeglang dengan kriteria subjek penelitian yaitu peserta didik SMA yang sudah mempelajari materi mekanika. Hasil karakteristik MTSR dilihat berdasarkan fungsi informasi item respon theory setiap butirnya. Untuk memilih parameter logistik yang sesuai dengan MTSR dilihat dari kurva fungsi informasi total yang mempunyai puncak tertinggi.

Keywords
Penalaran Ilmiah; Karakteristik Tes; Item Response Theory

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/A69d3RC7GKDV


Pengembangan Aplikasi Handout Berbasis Android Materi Fisika SMA (HANTAM FISIKA) sebagai Bahan Ajar Mandiri
Aisyah Nurul Hanifah (*), Dewi Muliyati, I Made Astra

Show More

Corresponding Author
Aisyah Nurul Hanifah

Institutions
Prodi Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia

*aisyahnurulhanifah[at]gmail.com

Abstract
Aplikasi handout berbasis android merupakan pengembangan berbasis IPTEK untuk mendukung Kurikulum 2013 dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk sumber belajar sebagai prinsip dasar pembelajaran yang termaktub dalam Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuan pengembangan aplikasi handout berbasis android adalah menghasilkan bahan ajar mandiri materi fisika SMA yang dapat diakses tidak terbatas ruang dan waktu, HANTAM FISIKA, untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan Dick & Carey. Pengembangan dilakukan menggunakan aplikasi web sumber terbuka, yaitu App Inventor. Sebagai bahan ajar, aplikasi handout berbasis android berisikan pokok materi fisika SMA kelas 10 sampai dengan 12 yang sesuai dengan silabus dan disusun sistematis berdasarkan kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013. Uji validasi menggunakan instrumen skala Likert 1-5 dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: 1) uji validasi keterbacaan oleh peserta didik dalam kelompok kecil; 2) uji validasi oleh ahli materi dan ahli media; 3) uji validasi oleh peserta didik dalam kelompok besar dan tenaga pendidik. Berdasarkan hasil uji validasi keterbacaan, didapat skor 83,06% dengan kriteria interpretasi sangat baik.

Keywords
android; bahan ajar mandiri; handout; Kurikulum 2013

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/UY2PwrNXCxev


MEDIA PEMBELAJARAN IPA TERPADU MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL (KUCING-KUCINGAN) UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VII
A. Kurniasih, U. O. Faridoh, R. Haryadi

Show More

Corresponding Author
Asih Kurniasih

Institutions
Pendidikan Fisika
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract
Kurikulum 2013 mengamanahkan pencapaian nilai-nilai akademik dan karakter. Keberhasilan pecapaian amanah itu bergantung pada guru dalam proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan fakta-fakta di lapangan bahwa yang menjadi pusat perhatian dalam proses pembelajaran hanya pada pencapaian nilai-nilai akademik dan mengesampingkan nilai-nilai karakter. Hal ini terbukti dengan pemberitaan di media bahwa (1) hampir separuh (47,2 %) pelajar Indonesia menjadi perokok, ternyata sudah dalam status adiksi atau ketagihan (2) berdasarkan laporan KPAI bahwa 84% murid di Indonesia yang berusia 12-17 tahun mengalami kekerasan di sekolah (3) data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kelompok survei 2014 menyatakan bahwa jumlah estimasi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan pelajar sebanyak 1284,87 orang. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan karakter siswa. Melalui media permainan kucing-kucingan dalam proses pembelajaran IPA Terpadu diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Media ini berbasis permainan tradisional karena berdasarkan penelitian Kurniati (2011:13) menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat mestimulasi anak dalam mengembangkan kerjasama, membantu anak menyesuaikan diri, saling berinteraksi secara positif, dapat mengkondisikan anak dalam mengontrol diri, mengembangkan sikap empati terhadap teman, menaati aturan, serta menghargai orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kuasi ekperimen, pendekatan kuantitatif dan kualitatif, desain penelitian nonrandomized control group pretest and postest design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP yang ada di Serang. Sampel akan diambil dua kelas secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pengamatan, lembar angket siswa, lembar angket uji ahli, instrumen soal pretes dan postes. Media pemebelajaran ini dipilih karena mempunyai keunggulan yaitu memberikan kesenangan siswa dalam belajar IPA Terpadu dan melestarikan permainan tradisional bangsa Indonesia yang semakin hari tergerus oleh perkembangan zaman.

Keywords
Media Pembelajaran, Permainan Tradisional Kucing-kucingan, Karakter, Hasil Belajar

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/rYewL3MptxnQ


PENALARAN KAUSAL DAN ANALOGI BERBASIS ETNOSAINS DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA
1Novia, 2Nurjannah, 2Kamaluddin

Show More

Corresponding Author
Novia Wirawan

Institutions
1 Mahasiswa S2 Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
2 Dosen Pendidikan Fisika Universitas Tadulako, Palu

Abstract
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kemampuan memecahkan masalah fisika antara penalaran kausal dan penalaran analogi berbasis etnosains. Penelitian ini menggunakan � The non equivalent pretest-posttest design�. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk melihat perbedaan rerata skor tes awal dan rerata N-gain berdasarkan data hasil kemampuan memecahkan masalah fisika kedua kelas eksperimen. Rerata N-gain dengan taraf nyata α = 0,05 diperoleh thitung = 2,20 dan ttabel = 2,00, kriteria penerimaan Ho dimana �t (1 � 0,5α) < t < t (1 � 0,5α) tidak terpenuhi, Ho ditolak dan H1 diterima artinya terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah fisika yang signifikan antara kedua kelas eksperimen. Hasil analisa data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah fisika yang signifikan antara model penalaran kausal dan model penalaran analogi berbasis etnosains. Kata Kunci : Kemampuan Memecahkan Masalah fisika, Penalaran Kausal, Penalaran Analogi, Etnosains ABSTRACT The aim of the research was to know the difference of physics problem solving skills between causal reasoning and analogy reasoning based on ethnoscience. The research design was used� The non equivalent pretest-posttest design�. Sampling method was purposive sampling. Data analysis was done by using t-test statistic (two-sample test-related) to know the difference of pretest and N-gain scores average based on the result of physics problem solving skills significantly on two experiment classes. Based on N-gain scores average with a real level α = 0.05 was obtained tcounted = 2,20 and ttable = 2,00, so the acceptance criteria Ho with �t (1 � 0,5α) < t < t (1 � 0,5α) can not completed, Ho was rejected and H1 was accepted. It mean that there was the difference of physics problem solving skills significantly between causal reasoning and analogy reasoning based on ethnoscience. Key words : Physics Problem Solving Skills, Causal Reasoningl, Analogy Reasoning , Ethnoscience

Keywords
Key words : Physics Problem Solving Skills, Causal Reasoning Model, Analogy Reasoning Model, Ethnoscience

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/ytgBAYHmRUdD


DETEKTOR LPG MENGGUNAKAN SENSOR MQ-6 BERBASIS MIKROKONTROLER ATMega 328P
Putri Mustika Widartiningsih, Mohammad Hamdan, Hendro

Show More

Corresponding Author
Putri Mustika Widartiningsih

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Sifat LPG yang mudah terbakar baik dalam fasa gas maupun cair menimbulkan bahaya karena jika dalam fasa gas, maka akan terjadi ledakan yang akan mengakibatkan kerugian yang besar. Untuk mengatasi resiko yang terjadi akibat penggunaan gas LPG, zat mercaptan ditambahkan untuk memberi bau pada gas LPG sehingga akan tercium jika terjadi kebocoran. Gas LPG memiliki berat jenis yang lebih besar dari udara sehingga cenderung bergerak di ketinggian rendah. Namun karena hal ini pula penyebaran gas LPG cenderung lambat, sehingga memungkinkan bau mercaptan gas tidak langsung tercium saat terjadi kebocoran. Penelitian kami akan membahas posisi detektor gas supaya dapat bereaksi dengan cepat dan optimal terhadap kebocoran gas pada mulut tabung gas. Detektor yang digunakan adalah sensor MQ-6, dimana sensor tersebut akan berkurang resistansinya ketika bereaksi dengan gas LPG. Dari hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa detektor akan baik jika disimpan di dasar ruang gas.

Keywords
gas LPG, sensor MQ-6, ATMega 328P

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/eqFM7DZtKYj3


Pengembangan Program Perkuliahan IPBA Berbantuan Media Visualisasi untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Mahasiswa Pada Materi Litosfer
Henny Johan, Andi Suhandi Anna Ratna Wulan

Show More

Corresponding Author
Henny Johan

Institutions
Prodi S3 Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana UPI. Universitas Bengkulu

Abstract
Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan program perkuliahan Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa berbantuan media visualisasi untuk meningkatkan kemampuan bernalar mahasiswa pada materi litosfer. Penelitian ini menggunakan mixed methods desain embedded experiment yang meliputi empat tahapan kegiatan, yaitu: tahapan studi dan analisis kebutuhan, tahap perancangan program, tahap pembuatan program dan validasi program serta tahap uji implementasi program. Tahap implementasi program dilakukan terhadap 15 orang mahasiswa S1 semester dua pada prodi Pendidikan Fisika FKIP salah satu Universitas di Provinsi Bengkulu. Tahap uji implementasi program dilakukan dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Untuk keperluan pengumpulan data dikembangkan instrumen tes kemampuan bernalar dalam bentuk esai. Analisis data hasil tes kemampuan bernalar dilakukan dengan menggunakan teknik analisis yang dikembangkan oleh Furtak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program perkuliahan IPBA memberikan efek pada peningkatan kemampuan bernalar mahasiswa yang signifikan, hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor N-gain kemampuan bernalar yang mencapai 0,71 yang mengindikasikan peningkatan kemampuan bernalar mahasiswa pada kategori tinggi. Sebelum implementasi program, keadaan penalaran sebagian besar mahasiswa berada pada level 1 yaitu tidak memiliki kemampuan bernalar. Setelah implementasi program, terjadi perubahan, dimana kemampuan bernalar sebagian besar mahasiswa sudah berada pada level 3 yaitu bernalar berdasarkan bukti dan level 4 yaitu bernalar secara induktif-deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program perkuliahan IPBA yang dikembangkan memiliki potensi yang cukup baik dalam membekalkan kemampuan bernalar di kalangan para mahasiswa.

Keywords
Program Perkuliahan IPBA, Media Visualisasi, Kemampuan Bernalar, Litosfer

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/6D834fmGMq9u


PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN READING INFUSION
Herni Yuniarti Suhendi (a*), Komalasari (b), Chaerul Rochman (a), Dindin Nasrudin (a)

Show More

Corresponding Author
Herni Yuniarti Suhendi

Institutions
a) Prodi Pendidikan Fisika, UIN Sunan Gunung Djati Bnadung
Jl. A.H. Nasution No 105 Cibiru Bandung 40614
b) Prodi Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Fisika
Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung 40154

Abstract
Penelitian yang dilakukan Karplus (Mirawati, 2011) menunjukkan bahwa masih banyak siswa SMA yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang memerlukan pemikiran abstrak secara efektif. Dari penelitian IAEEA menyatakan minat baca anak Indonesia masih rendah. Pembelajaran dengan inquiry dapat dijadikan solusi dari permasalahan tersebut karena melalui inquiry dapat memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuan serta dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Wenning mengungkapkan ada lima tingkatan pendekatan pembelajaran. Inquiry lesson merupakan salah satu pendekatan pembelajaran inquiry yang dapat memfasilitasi siswa membangun pengetahuan. Reading infuson dengan teknik membaca SQ3R merupakan singkatan dari survey, question, read, recite, dan review. Metode tersebut bersifat praktis dan dapat diaplikasikan dalam berbagai pendekatan belajar. Peneliti ingin mengetahui kemampuan kognitif dari pembelajaran inquiry dengan reading infusion, maka dilakukan penelitian quasi experiment dengan menggunakan one group pretest-postest design pada salah satu SMA Negeri di kota Bandung. Peningkatan dari kemampuan kognitif diukur melalui nilai rata-rat gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan kognitif mengalami peningkatan dengan kategori sedang

Keywords
inquiry, reading infusion, kemampuan kognitif.

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/E6Duv38YxHAK


Penentuan Koefisien Momen Inersia Benda Tegar Dengan Pendekatan Dinamik Menggunakan Pemrosesan dan Analisis Video Digital
Melisa Cahyadi, Nadia Azizah, Rini Puji Astuti, Rodiah Ulfah Lubis, Dr.Fourier Dzar Eljabbar Latief

Show More

Corresponding Author
Melisa Cahyadi

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Benda tegar yang menggelinding melakukan gabungan dua gerakan sekaligus yaitu gerak translasi dan gerak rotasi. Saat melakukan gerak rotasi benda tersebut memiliki kecepatan sudut sedangkan saat melakukan gerak translasi benda tersebut memiliki kecepatan linier. Momen inersia benda tegar dirumuskan dengan I=k MR^2dimana k merupakan koefisien momen inersia. Kecepatan linier benda tegar pada setiap waktudapat diketahui dari grafik hubungan kecepatan linier terhadap waktu selama bernda tersebut bergerak. Penggabungan persamaan tinjauan gerak translasi dan rotasi pada benda tegar yang menggelinding dapat digunakan untuk menentukan besarnya koefisien momen inersia tersebut. Dalam penelitian ini, objek yang digunakan berupa bola pejal homogen, bola pejal heterogen dan silinder heterogen. Pengumpulan data dilakukan dengan perekaman video saat benda tegar menggelinding pada bidang miring. Video tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Video Tracker.Gerak benda tegar dalam video tersebut kemudian dirunut (track) untuk menghasilkan data posisi terhadap waktu.Metode perunutan data dilakukan dengan dua cara yaitu manual tracking dan auto tracking. Data hasil perunutan (tracking) dibuat menjadi grafik hubungan kecepatan linear terhadap waktu. Kurva kecepatan linier terhadap waktu ini kemudian dicocokkan (fit) secara linier yang kemudian akan menghasilkan nilai percepatan. Dari hasil perhitungan dan analisis data diperoleh koefisien momen inersia bola besi pejal homogen adalah sebesar 0,393 pada sudut 45�, bola pejal heterogen sebesar 0,59 pada sudut 45�, dan silinder pejal heterogen 0,229 pada sudut 36�. Jika dibandingkan dengan nilai koefisien momen inersia dari literatur data yang dihasilkan untuk bola pejal mempunyai nilai error sebesar 2,45%.

Keywords
video tracker, konstanta momen inersia,bola pejal

Topic
Inovasi (INV)

Link: https://ifory.id/abstract/Rc2wnx7TNP6u


ANALISA SINYAL EMG DENGAN METODE CONTINUOUS WAVELET TRANSFORM PADA PASIEN PASCA STROKE
Hendra Ari Winarno

Show More

Corresponding Author
Hendra Ari Winarno

Institutions
Universitas Muhammadiyah Gresik

Abstract
Pasien yang mengalami stroke akan mengalami kelemahan kontraksi otot. Metode terapi pasien pasca stroke bermacam-macam, namun berhasil tidaknya terapi ditentukan oleh kontraksi otot pada saat pasien setelah diterapi. Kontraksi otot dapat diketahui berdasarkan sinyal EMG pasien tersebut. Sinyal EMG (Electromyography) yang dihasilkan oleh tubuh akan menghasilkan frekuensi tertentu berdasarkan kontraksi pada otot, range frekuensi 20 Hz sampai 1 Khz. Banyak metode analisa berdasarkan domain frekuensi, domain waktu, dan domain frekuensi-waktu. Pada restorasi lower limb pada pasien pasca stroke, perubahan kontraksi pada otot mempengaruhi hasil terapi. Dengan menggunakan metode CWT (Continuous Wavelet Transform) dengan domain frekuensi-waktu, maka kontraksi otot pasien dan kapan waktunya muncul frekuensi tersebut dapat diketahui. Dengan metode CWT diharapkan mempermudah dalam melihat perkembangan terapi pada pasien yang telah diterapi.

Keywords
Electromyography, Continuous Wavelet Transform

Topic
Instrumentasi (INS)

Link: https://ifory.id/abstract/rGm2YLZpPMdz


PRODUKSI BIOBUTANOL DARI TETES TEBU MENGGUNAKAN Clostridium acetobutylicum B530 DALAM REAKTOR BATCH YANG TERHUBUNG UNIT PELUCUT GAS
Elvi Restiawaty (a*), Aswin Hindami Zaradini (b)

Show More

Corresponding Author
Aswin Hindami Zaradini

Institutions
a) Laboratorium Biokonversi, Pusat Penelitian Biosains dan Bioteknologi ITB, Jalan Ganesha 10 Bandung, 40132
*erestiawaty[at]sith.itb.ac.id

b) Program studi Rekayasa Hayati, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung
Laboratorium Instruksional II, Jalan Let. Jend. Purn. Dr. (HC) Mashudi, Nomor 1, Sumedang-Jawa Barat
aswin.hindami[at]students.itb.ac.id

Abstract
Sistem fermentasi yang dilengkapi dengan pelucut gas digunakan pada penelitian ini. Pelucut gas tersebut diyakini dapat memulihkan perolehan produk fermentasi yang bersifat volatil. Adapun sistem fermentasi yang digunakan pada penelitian ini adalah sistem fermentasi dengan substrat tetes tebu menggunakan agen hayati Clostridium acetobutylicum B530 untuk produksi senyawa aseton, butanol, dan etanol. Fermentor batch dengan sistem gas-stripping menggunakan botol Erlenmeyer berukuran 1000 mL sebagai reaktor berisi medium Reinforce Clostridia Medium yang dimodifikasi dan dihubungkan pada kondensor dan sistem sirkulasi gas dilengkapi pompa peristaltik dua putaran. Rancangan fermentor dilakukan pada siklus fermentasi pada suhu inkubasi 35oC selama 95 jam dengan empat jenis perlakuan yaitu medium RCM dengan konsentrasi gula total 5 g/L, 62 g/L, dan tetes tebu 6% (w/v) dan penambahan FeSO4.7H2O 30 ppm dengan konsentrasi inokulum 0,23 g/L (OD600 0,58), serta tetes tebu 6% (w/v) dengan penambahan FeSO4.7H2O 30 ppm dan asam butirat 2% (v/v) dan konsentrasi inokulum 1,375 g/L (OD600 3,5). Analisis kurva pertumbuhan C. acetobutylicum B530 pada empat variasi medium berdasarkan laju pertumbuhan spesifik dan waktu pengandaan bakteri. Fenomena acid crash terjadi pada variasi medium RCM modifikasi dengan tetes tebu 6 % (w/v) dengan penambahan larutan FeSO4.7H2O sebesar 30 ppm dan asam butirat sebesar 2% (v/v).

Keywords
Tetes tebu, butanol, acid crash, C. acetobutylicum B530, Sistem pelucut gas

Topic
Energi

Link: https://ifory.id/abstract/BdRX6CbDr82F


Verifikasi hukum kelestarian tenaga pada peristiwa tumbukan bola menggunakan alat accelerator paradox
Endra Putra Raharja, Toni Kus Indratno

Show More

Corresponding Author
Endra Putra Raharja

Institutions
Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains, Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Ahmad Dahlan.

Abstract
Telah dilakukan eksperimen sederhana untuk memverifikasi berlakunya hukum kelestarian tenaga pada peristiwa tumbukan. Alat yang digunakan dalam eksperimen ini adalah accelerator paradox, sebuah alat yang terdiri dari beberapa bola besi dan sebuah bola magnet. Lintasan bola dibuat sedemikian rupa sehingga gesekan yang terjadi sangat kecil, untuk meminimalkan ralat. Empat buah bola besi dan sebuah bola magnet diletakkan di tengah lintasan (lintasan melengkung) dalam posisi diam. Sebuah bola besi lainnya digelindingkan dari atas lintasan, setelah terjadi tumbukan sebuah bola yang mula-mula diam akan langsung meluncur dengan sangat cepat. Hal ini terjadi karena transfer tenaga dari bola yang bergerak, ditambah dengan gaya dorong dari bola magnet. Menggunakan teknik analisis video, gerak bola dapat di-tracking untuk mencari besar tenaga awal dan tenaga setelah tumbukan. Hasil analisis menunjukan bahwa tenaga sebelum dan setelah tumbukan tetap, dengan ralat relatif hanya sebesar 2,3%. Dapat dikatakan bahwa hukum kelestarian tenaga berlaku pada peristiwa tumbukan menggunakan alat accelerator paradox. Ini teramat menarik jika dibawa ke ruang kelas, dengan eksperimen yang sederhana, siswa bisa langsung membuktikan adanya hukum kelestarian tenaga pada peristiwa tumbukan.

Keywords
hukum kelestarian tenaga, accelerator paradox, tumbukan

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/mW2zGxuUhMQ4


Penerapan Model Student Teams-Achievement Divisions Pada Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Shared Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Pada Tema Cahaya
Chandra Okta Fiandi, Ida Hamidah

Show More

Corresponding Author
Chandra Okta Fiandi

Institutions
Mahasiswa Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kognitif peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD) pada pembelajaran IPA terpadu tipe shared pada materi pokok cahaya. Metode Penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain The Mathing-Only Pretest-Posttest Control Group. Dilaksanakan di Kelas VIII tahun pelajaran 2014/2015 SMP Negeri 01 Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest kognitif yang berupa soal tertulis pilihan ganda. Rerata N-Gain kemampuan kognitif siswa dengan penerapan model STAD 0,39 dengan kategori sedang dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional 0,14 dengan kategori redah. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample t-Test pada program SPSS versi 22.0 for windows. Hasilnya diperoleh nilai sig (2 �tailed)= 0,00 yang lebih kecil dari nilai α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran STAD dengan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik pada penerapan pembelajaran IPA terpadu tipe shared pada materi pokok cahaya.

Keywords
Student Teams-Acievement Divisions, Cahaya, Keterpaduan Tipe Shared, Kemampuan Kognitif

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/6DZu4drhtvXj


Pengembangan Media E-Learning dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pokok Bahasan Gerak Harmonis Sederhana untuk SMA
Junita Cindy Afika (a*), Vina Serevina (b), Siswoyo (b)

Show More

Corresponding Author
Junita Cindy Afika

Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta,
Jl. Rawamangun Muka No. 1, Jakarta Timur 13220

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengasilkan media e-learning dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada pokok bahasan gerak harmonis sederhana untuk SMA. E-learning merupakan media yang dapat digunakan guru dan siswa dalam aktivitas pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang dan waktu. Model penelitian yang digunakan adalah model ADDIE dengan lima langkah pengembangan yaitu analisis, desain, pengembangan produk, implementasi produk, dan evaluasi produk. Model ini dijadikan acuan dalam mengembangkan, memvalidasi, dan menguji efektivitas produk e-learning yang dihasilkan. Dalam e-learning terdapat fitur-fitur utama yaitu Assignment, Quiz, Forum, Chat, dan Rapor yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran yang diterapkan di e-learning sesuai dengan tahapan pembelajaran berbasis masalah yaitu mengorientasi masalah kepada siswa, mengorganisasi siswa untuk meneliti, membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Dalam e-learning ini guru mengambil permasalahan nyata di kehidupan yang berkaitan dengan materi yang akan diselesaikan siswa dan membuat siswa dapat berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah.

Keywords
E-learning, Pembelajaran Berbasis Masalah, Fisika, Gerak Harmonis Sederhana

Topic
Pembelajaran (EDU)

Link: https://ifory.id/abstract/UGt6E3FkK2HA


Pengaruh Perubahan Jumlah dan Ukuran Voxel terhadap Percentage Depth Dose (PDD) pada Water Phantom Menggunakan Metode Monte Carlo EGSnrc
Nia Kurniasari (a*), Ridwan Ramdani (b), Yudha Satya Perkasa (c), M. Nurul Subkhi (d), Ridwan Ramdani (d)

Show More

Corresponding Author
Nia Kurniasari

Institutions
Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Jalan A.H Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614, Indonesia

Abstract
Telah dilakukan penelitian terhadap variasi jumlah dan ukuran voxel menggunakan metode Monte Carlo untuk menganalisis Percentage Depth Dose (PDD) pada water phantom. Metode Monte Carlo pada penelitian ini digunakan dengan program EGSnrc yang memiliki dua komponen utama yaitu BEAMnrc untuk mensimulasikan transport partikel pada geometri treatment head linac, dan DOSXYZnrc untuk pemodelan transport partikel pada elemen volume (voxel) phantom yang telah disiapkan dalam 3 dimensi. Pengujian variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi pada sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z. Variasi pada sumbu X dan Y masing-masing dilakukan dengan 3 variasi jumlah voxel yaitu 3, 5 dan 7 voxel. Sedangkan pada sumbu Z adalah 18, 25 dan 100 voxel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah dan ukuran voxel pada phantom PDD hanya berpengaruh pada sumbu Z, dikarenakan PDD yang menggambarkan distribusi dosis pada arah vertikal (kedalaman). Semakin banyak voxel yang digunakan, semakin banyak jumlah kedalaman dan dosis yang diserap oleh phantom sebelum mencapai titik maksimumnya yaitu pada daerah build up.

Keywords
Monte Carlo, EGSnrc, BEAMnrc, DOSXYZnrc, Percentage Depth Dose (PDD)

Topic
Komputasi dan Pemodelan

Link: https://ifory.id/abstract/TDG93bayxteQ


PEMODELAN DAN EKSPERIMEN UNTUK MENENTUKAN PARAMETER TUMBUKAN NON ELASTIK ANTARA BENDA DENGAN LANTAI
Puspa Monalisa, Meda Cahya Fitriani, Ela Aliyani, Rizky Maiza, Fiki Taufik Akbar

Show More

Corresponding Author
Puspa Monalisa

Institutions
Program Studi Magister Pengajaran Fisika
FMIPA
Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganeca 10 Bandung

Abstract
Model untuk tumbukan antara partikel dengan dinding pada umumnya mengabaikan waktu kontak selama tumbukan sehingga model yang dihasilkan bersifat diskontinu. Penentuan parameter tumbukan antara benda dengan lantai tanpa mengabaikan waktu kontak memerlukan model lain dari tumbukan. Salah satu model yang dapat digunakan adalah mass-spring-damper dimana selama tumbukan, benda dianggap memiliki sifat elastik seperti pada pegas dan juga mengalami gaya hambat. Model tersebut menghubungkan parameter koefisien elastik dan faktor redaman dengan besaran-besaran yang terukur, seperti waktu kontak dan koefisien restitusi tumbukan. Grafik antara hasil eksperimen dan hasil pemodelan secara matematis dibandingkan untuk mengetahui kesesuaian model yang dibuat dengan hasil eksperimen. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, model ini memiliki nilai error yang kecil pada kasus mendekati lenting sempurna. Hal tersebut disebabkan karena untuk simplifikasi model yang digunakan mengasumsikan bahwa faktor osilasi jauh lebih besar daripada faktor redaman

Keywords
Mass-damper-spring, pemodelan, tumbukan, waktu kontak

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/fyxenqt2Dm9Y


Karakterisasi Parameter Fisis Tanah pada Daerah Rawan Longsor menggunakan Analisis Citra Digital (Digital Image Analysis)
Rustan*, Linda Handayani, Fourier Dzar Eljabbar Latief

Show More

Corresponding Author
Rustan Rustan

Institutions
Institut Teknologi Bandung

Abstract
Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang menyebabkan kerugian moril dan materiil. Ada 2 faktor esensial penyebab terjadinya tanah longsor yaitu litologi dan curah hujan. Faktor litologi berupa parameter tanah khususnya sifat fisis tanah bisa mempengaruhi kestabilan lereng. Dari studi literaturi beberapa penelitian diperoleh bahwa terjadinya tanah longsor bisa dikaitkan dengan sifat fisis tanah. Sifat fisis tanah yang dianalisis antara lain: ukuran butiran, porositas, dan permeabilitas. Ketiga parameter ini pada umumnya dikarakterisasi menggunakan metode eksperimen di laboratorium. Pada penelitian ini, sifat fisis tanah tersebut akan dianalisis menggunakan analisis citra digital (Digital Image Analysis) hasil pemindaian dengan perangkat mikro-CT. Hasil perhitungan ukuran butir, porositas dan permeabilitas kemudian digunakan untuk menentukan apakah sampel tanah tersebut termasuk sampel tanah yang memiliki resiko rentan terhadap longsor atau tidak.

Keywords
ukuran butiran, porositas, permeabilitas, tanah longsor, analisis citra digital.

Topic
Kebumian (EPS)

Link: https://ifory.id/abstract/PqJYhz3xfN7b


Pengembangan Program Aplikasi Berbasis JavaScript untuk Simulasi Surface Plasmon Resonance (SPR)
Ahmad Zatnika Purwalaksana (a*), Hendro (a)

Show More

Corresponding Author
Ahmad Zatnika Purwalaksana

Institutions
a) Laboratorium Elektronika,
Kelompok Keilmuan Teoritik Energi Tinggi dan Instrumentasi,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132.
*purwalaksana[at]students.itb.ac.id

Abstract
Telah dibuat program simulasi Surface Plasmon Resonance (SPR) menggunakan JavaScript. Penggunaan Smartphone sangatlah pentig bagi kehidupan saat ini terutama yang memerlukan mobilitas tinggi, termasuk perannya dalam menjalankan berbagai program simulasi. Akan tetapi, untuk membuat program simulasi menggunakan bahasa paskal, c, bahkan menggunakan program aplikasi yang sudah ada seperti MatLab akan sulit dijalankan di Smartphone, oleh karena itu digunakan JavaScript untuk memecahkan masalah tersebut. Program yang dibuat adalah simulasi SPR dimana dalam pembuatan program JavaScript ini digunakan perhitungan matriks untuk n-lapis untuk perhitungan matematikanya. Program simulasi SPR ini sudah bisa dijalankan di Smartphone dan komputer. Grafik hasil simulasi tersebut dapat disimpan dalam bentuk JPEG atau PNG.

Keywords
JavaScript, Simulasi, Surface Plasmon Resonance.

Topic
Komputasi dan Pemodelan (COM)

Link: https://ifory.id/abstract/exdtJQMkF4Ep


PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS MASALAH PADA PEMBELAJARAN FISIKA KELAS XI
Wiwien Savithri Maharanti*, Mangasi Alion Marpaung, Desnita

Show More

Corresponding Author
wiwien savithri maharanti

Institutions
Magister Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta

Abstract
Dunia pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter masyarakat. Kurikulum 2013 diterapkan dalam pendidikan di Sekolah dengan tujuan menghasilkan siswa yang memiliki karakter sebagai penerus bangsa dimasa depan. Lembar Kerja Siswa merupakan suatu media pembelajaran yang efektif untuk diterapkan karena dapat merangsang peserta didik berfikir kreatif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media berupa bahan ajar pada proses pembelajaran yaitu Lembar Kerja Siswa dengan materi pemanasan global. Metode penelitian yang digunakan adalah Borg and Gall. Bahan ajar didesain dan dikembangkan dengan menggunakan tahapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang memiliki pembelajaran saitifik pada kurikulum 2013 dengan berbasis pada masalah. Bahan ajar yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media, ahli materi pembelajaran dan guru fisika SMA. Hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa Lembar Kerja Siswa layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran pada pokok bahasan pemanasan global di kelas XI SMA.

Keywords
Lembar Kerja Siswa, Problem Based Learning, pemanasan global

Topic
Pembelajaran

Link: https://ifory.id/abstract/z8Lyk9ZjT2dR


Bola nirgesekan: Analisis Hukum Kelestarian Pusa pada Peristiwa Tumbukan Dua Dimensi
Akhmad Yusuf, Toni Kus Indratno

Show More

Corresponding Author
Akhmad Yusuf

Institutions
Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains, Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Abstract
Hukum kelestarian pusa merupakan salah satu topik pembahasan fisika yang tak habis-habisnya untuk dibahas. Dikalangan sekolah menengah, peristiwa ini lebih sering dipelajari secara teoritik. Kalaupun ada eksperimen, kebanyakan menggunakan kasus tumbukan satu dimensi. Salah satu penyebabnya adalah sulitnya peristiwa ini untuk diamati secara langsung, secara kasat mata. Pada penelitian ini, dilakukan analisis hukum kelestarian pusa pada peristiwa tumbukan dua dimensI. Biasanya yang sering dijadikan contoh adalah pada permainan karambol. Namun kali ini digunakan bola nirgesekan, bola yang bisa mengambang di udara untuk meniadakan gesekan dengan lantai. Analisis dilakukan dengan menggunakan video based laboratory (VBL) maka dengan mudah bisa dicari kecepatan sebelum dan setelah tumbukan terjadi. Dari data yang diperoleh kemudian dihitung pusa sebelum dan setelah tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pusa selalu lestari, sebelum dan setelah tumbukan sama dengan kesalahan relatif kurang dari 1%. Ini menunjukkan bahwa dengan meniadakan gesekan pada peristiwa tumbukan dua dimensi, hukum kelestarian pusa memang benar-benar berlaku.

Keywords
hukum kelestarian pusa, tumbukan dua dimensi, video based laboratory

Topic
Physics

Link: https://ifory.id/abstract/EvjDnwGfqLTx


Page 514 (data 15391 to 15420 of 15932) | Displayed in 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats