Indonesia Conference Directory


<< Back

Abstract Topic: Manajemen Sumber Daya Manusia

Page 4 (data 91 to 120 of 120) | Displayed ini 30 data/page

Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan, Sarana dan Prasarana Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Paser
Muhammad Akbar; Dedy Darmawan

Show More

Corresponding Author
Muhammad Akbar

Institutions
STIE Widya Praja Tanah Grogot

Abstract
Apakah variabel Pendidikan dan Pelatihan (X1), Sarana dan Prasarana (X2) berpengaruh secara simultan terhadap kinerja Pegawai Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Paser. Berdasarkan hasil penelitian pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Paser berjumlah 35 Orang PNS. Hasil analisis regresi linear berganda didapat persamaan fungsi yaitu Y=0,580+0,486(X1)+0,406(X2) artinya bahwa Konstanta sebesar 0,580 mempunyai arti Kinerja Pegawai akan meningkat sebesar 0,580 jika variabel Pendidikan dan Pelatihan(X1), Sarana dan Prasarana(X2) konstanta atau tetap. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,808 berada pada hubungan yang kuat antara variabel tidak bebas. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,653 atau sebesar 65,3% berada pada tingkat pengaruh yang kuat antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas sebesar 65,3% sedangkan sisanya 34,7% dipengaruhi oleh variabel lain. Uji F diperoleh F hitung dari F tabel. didapat F hitung sebesar 30.048 > dengan F Tabel 3.2945 dengan tingkat signifikan 0,000. Karena F hitung > F tabel maka H0 ditolak Ha diterima, artinya terdapat pengaruh variabel independen yang signifikan terhadap variabel dependen, maka model regresi bisa dipakai untuk memprediksi Kinerja Pegawai dengan kata lain variabel Pendidikan dan Pelatihan (X1), Sarana dan Prasarana (X2) secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y), sehingga hipotesis penulis dalam penelitian ini diterima. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Paser adalah Pendidikan dan Pelatihan (X1), Pengaruh paling dominan terhadap kinerja Pegawai (Y) adalah Pendidikan dan Pelatihan (X1) yaitu Nilai t hitung sebesar 3,994 > Nilai t tabel sebesar 1,6939 dengan taraf signifikan 0,000 dan koefisien beta sebesar 0,487

Keywords
Pendidikan dan Pelatihan, Sarana dan Prasarana, Kinerja

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/AWHDeT2F7JB8


PENGARUH SDM, KOMITMEN, MOTIVASI TERHADAP KINERJA DOSEN DAN REWARD SEBAGAI V ARIABEL MODERATING PADA UNIVERSITAS LAKIDENDE UNAAHA
ILHAM

Show More

Corresponding Author
ILHAM ST

Institutions
UNIVERSITAS LAKIDENDE UNAAHA JL. SULTAN HASANUDDIN 234

Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Sumber Daya Manusia, Komitmen dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen serta menguji pengaruh Reward terhadap hubungan antara SDM, Komitmen dan Motivasi dengan Kinerja Dosen. Sampel penelitian ini adalah Dosen (DTY dan DPK) yang melakukan pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) di Universitas Lakidende Unaaha berjumlah sebanyak 50 Dosen. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dari 50 kuesioner yang disebarkan, dikembalikan sebanyak 50 kuesioner dan yang dapat dievaluasi sebanyak 50 kuesioner dengan analisis jalur (path diagram) sofware SmartPLS 2.0 M3. Hasil Penelitian ini menyimpulkan Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Dosen, dan Reward bila ditempatkan sebagai variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Dosen, dan SDM, komitmen mempengaruhi signifikan terhadap kinerja dosen. secara simultan sumber daya manusia, komitmen, motivasi dan reward berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja dosen serta reward mempengaruhi hubungan antara SDM, Komitmen dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dan reward merupakan variabel moderating.

Keywords
Sumber Daya Manusia, Komitmen, Motivasi, Reward, Kinerja Dosen

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/yrb673JVHDZk


Pengaruh Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan Mediasi Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Karyawan di PDAM
Noermijati Noermijati

Show More

Corresponding Author
Noermijati Noermijati

Institutions
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Indonesia

Abstract
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota X merupakan salah satu unit usaha milik daerah dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara langsung Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior, serta peran Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja dalam memediasi Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior. Penelitian ini menggunakan karyawan PDAM Kota X sebagai responden, dengan menyebarkan kuesioner untuk menggumpulkan data primer. Selanjutnya data diolah dengan teknik PLS (Partial Least Square) menggunakan software WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Servant Leadership tidak berpengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior, Servant Leadership berpengaruh terhadap Motivasi Kerja, Servant Leadership tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja, Motivasi kerja berpengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior, Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior, Motivasi kerja memediasi secara penuh pengaruh Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior, Kepuasan Kerja tidak memediasi pengaruh Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior.

Keywords
Servant Leadership, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Organizational Citizenship Behavior

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/h8aGeHXgwZMF


PENGARUH SOCIAL MEDIA ACTIVITIES DAN EMPLOYER BRAND EQUITY TERHADAP INTENTION TO APPLY
Ida Bagus Gede Adi Permana ; Devana Ivan Defila

Show More

Corresponding Author
Ida Bagus Gede Adi Permana

Institutions
Universitas Airlangga

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media activities : entertaining content, informative content, interactive content dan employer brand equity : brand awareness, brand attraction, perceived job attribute terhadap intention to apply. Penelitian ini melibatkan 200 responden yang aktif di dalam media sosial milik tiga BUMN terbesar di Indonesia. Pemilihan responden menjadi sangat krusial dalam penelitian ini agar dapat menjelaskan fenomena penggunaan media sosial sebagai alat untuk menarik best talent. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dimensi social media activities berpengaruh secara positif signifikan terhadap dimensi employer brand equity, dan dimensi employer brand equity berpengaruh secara positif signifikan terhadapp intention to apply

Keywords
social media activities, entertaining content, informative content, interactive content, employer brand equity, brand awareness, brand attraction, perceived job attribute, intention to apply

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/TveqwVxZ8EUL


PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN BUDAYA INOVATIF TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN LOYALITAS KARYAWAN GENERASI Y: UMPAN BALIK DAN KESEMPATAN BERKEMBANG SEBAGAI PEMODERASI
Marco Tuwanakotta dan Lieli Suharti

Show More

Corresponding Author
lieli suharti suharti

Institutions
Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan innovative culture terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap loyalitas karyawan, dan melibatkan juga variabel immediate feeback dan development opportunities sebagai pemoderasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah karyawan generasi Y di beberapa perusahaan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Pengumpulan data penelitian melalui penyebaran kuesioner secara online (google form). Teknik penarikan sampel menggunakan accidental sampling, dan sebanyak 137 responden terlibat dalam penelitian ini. Teknik analisis menggunkanan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Demikian juga innovative culture terbukti berpengaruh terhadap kepuasan kerja Selanjutnya, kepuasan kerja dalam penelitian ini juga ditemukan berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan generasi Y. Dua hipotesis lain tentang peranan variabel pemoderasi yaitu immediate feeback dan development opportunities tidak terbukti sebagai pemoderasi dalam hubungan antara kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan generasi Y. Hasil penelitian ini memperjelas pentingnya Innovative culture dan work-life balance dalam sebuah perusahaan sebagai hal mendasar yang harus dilakukan dalam perusahaan untuk dapat berkontribusi pada kepuasan kerja yang pada akhirnya akan ,membentuk perilaku loyalitas karyawan generasi Y.

Keywords
budaya inovatif, work-life balance, kepuasan kerja, umpan balik, kesempatan berkembang, loyalitas.

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/xMvNyKU6GYZr


PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA DAN KOMITMEN PEGAWAI DIMEDIASI FAMILY-FRIENDLY POLICIES (Studi pada Pegawai Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika Malang)
Survival, Alfiana, Linda Eka Saputri

Show More

Corresponding Author
Survival Ival

Institutions
Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang

Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance, terhadap Kinerja dan Komitmen Pegawai dimediasi oleh Family-Friendly Policies, pada Pegawai Negeri Sipil Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika Malang. Populasi seluruh PNS berjumlah 273 orang dan ukuran sampel dengan rumus slovin sebesar 73 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling. Metode analasis data yang digunakan menggunakan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh signifikan terhadap Kinerja dan Komitmen Pegawai dimediasi oleh Family- Friendly Policies Pegawai Negeri Sipil Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika Malang

Keywords
Work-Life Balance, Family-Friendly Policies, Kinerja Pegawai, Komitmen Pegawai, Analisis Jalur

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/UtfNJ9krpMPg


PENGEMBANGAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI KOTA MAKASSAR
St.Nurhayati Azis (a), Ahmad AC (b)

Show More

Corresponding Author
St. Nurhayati Azis

Institutions
Universitas Muslim Indonesia (a)
Universitas Muhammadiyah Makassar (b)

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang tepat, menetapkan penilaian atas kriteria dan menganalisis hasil penetapan ranking dari pengembangan manajemen sumber daya manusia di era revolusi industri 4.0. Desain penelitian yang digunakan pada tulisan ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian option survey. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi langsung, penyebaran kuesioner dan telaah dokumen/kepustakaan. Populasi 409 orang karyawan RSIA (dokter dan perawat), dengan metode penarikan sampel sebanyak 202 responden (rumus Slovin). Analisis data menggunakan analisis SWOT, AHP dan MPE. Hasil penelitian menggunakan analisis SWOT menemukan strategi yang tepat dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia di era revolusi industri 4.0 adalah strategi agresif (aggressive strategy) atau strategi orientasi pertumbuhan (growth oriented strategy). Hasil analisis menggunakan AHP menunjukkan nilai Consistency Ratio hasil dari pembobotan prioritas setiap kriteria diperoleh CR sebesar 0.034, dengan prioritas kriteria dominan yaitu kompetensi dan motivasi. Hasil penetapan ranking dengan menggunakan MPE diperoleh temuan bahwa RSIA di Kota Makassar dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia di era revolusi industri 4.0 harus memperhatikan tanggungjawab kerja (TN6), disiplin (TN3) berkomitmen (TN5), mengalokasikan anggaran (TN4), meningkatkan motivasi kerja (TN2) dan meningkatkan pendidikan karyawan (TN1).

Keywords
Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia, SWOT, AHP dan MPE

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/YGd9KpPgnVbf


PENGEMBANGAN PERSONALITY SOSOK SDM PENDIDIK (DOSEN) DI ERA INDUSTRI 4.0 BASED PUMPING HR MODEL
Amir Tengku Ramly

Show More

Corresponding Author
Amir Tengku Ramly

Institutions
Universitas Ibn Khaldun Bogor
amir.tengkuramly[at]uika-bogor.ac.id

Abstract
Era Industri 4.0 menuntut perubahan disegala bidang, termasuk pengembangan sumberdaya manusia. Studi tentang pemahaman perilaku dan kepribadian semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Sejak dilahirkan seseorang telah mempunyai karakteristik fisik dan mental yang bersumber dari orang tuanya. Karakteristik tersebut merupakan ciri dan sifat yang menunjukan identitas seseorang. Tulisan ini merupakan hasil studi penelusuran literature ilmiah dan pendapat para pakar. Sumber utama dari hasil penelitian evaluasi konsep Pumping HR Model dalam pengembangan sumberdaya manusia serta kajian dan menggunakan teknik meta analisis dengan artikel-artikel ilmiah dan pendapat para pakar terkait personality. Meta analisis adalah suatu analisis integratif sekunder dengan menerapkan prosedur statistik terhadap hasil-hasil pengujian hipotesis penelitian. Analisis sekunder merupakan re-analysis terhadap data terkait untuk tujuan menjawab pertanyaan-pertanyaan baru dengan data lama yang dimiliki. Hasil kajian dapat diketahui bahwa personality manusia ada yang bersifat menetap (genuine) dan ada yang bersifat berubah-ubah karena pengaruh lingkungan. Apabila lingkungan yang mempengaruhi bersifat positif akan berkembang kepribadian yang baik dan demikian pula sebaliknya. Personality sosok pendidik melalui pengenalan perilaku dan karakter diri dan mahasiswa nya dalam frame era milineal memberikan pengaruh signifikan terhadap efektifitas hubungan dan pengajaran seorang dosen. Konsep Pumping HR model menemukan bahwa kepribadian (personality) individu akan berpengaruh terhadap kinerja individu, kelompok maupun Perusahaan. Karena keberagaman personality peserta didik baik yang tampak maupun tersembunyi maka untuk efektifitas pengajaran dikelas, para pendidik harus menguasai dan memahami personality belajar mengajar diri sendiri dan mahasiswa. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman personality berbasis Pumping-HR yang mampu mendeskripsikan dan memetakan (self mapping) kepribadian manusia dalam perilaku dan karakter. Personality dalam konsep Pumping HR model merupakan komponen (prinsip) dasar dalam mencapai sukses. Personality berfungsi seperti akar dari pohon yang baik, yang merupakan sumber air dan sarimakanan yang dibutuhkan pohon tersebut untuk bertumbuh. Pemahaman terhadap Personality yang baik dalam proses belajar mengajar akan melahirkan karakter bagi sang pendidik dan mahasiswa.

Keywords
Guru; Industri 4.0; Personality; Pumping HR Model

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/Tg2GrzDbZW9V


PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN MANAJEMEN USAHA BAGI MASYARAKAT PASCA BENCANA KECAMATAN PAGUYAMAN DAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BOALEMO
Zuchri Abdussamad

Show More

Corresponding Author
Zuchri Abdussamad

Institutions
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Abstract
Kemiskinan merupakan gambaran dari sebuah fenomena dan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat, dengan bentuk yang komplek dan multidimensional. Dalam proses pelaksanaan di lapangan, ketidakefektifan penerapan program pemberdaya-an ekonomi bagi masyarakat miskin, pada umumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: (1) rendahnya tingkat kejujuran dari sebagian pelaksana/pengelola program dan penerima dana bantuan (beneficiaries), (2) lemahnya tingkat koordinasi dan kerjasama, dan (3) Modal sosial/partisipasi masyarakat (dukungan moral) masih bersifat semu. Di Desa Bongo IV dan Desa Suka Mulya ada kelompok masyarakat pengrajin kue sangat berharap adanya bantuan berupa pembinaan, pendampingan dan pelatihan-pelatihan dalam memproduksi kue dengan bahan baku jagung, sehingga usaha tersebut dapat ditingkatkan kearah pengembangan yang lebih baik. Melalui program KKS Desa Tangguh Bencana UNG Tahun 2018 dapat meningkatkan sikap peduli, empati terhadap program penanggulangan bencana serta menanggulangi keberadaan masyarakat terhadap perekonomian dalam meningkatkan taraf hidup melalui usaha home industry yang menggunakan bahan baku tanaman. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan perpaduan antara metode pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi bahaya bencana alam serta pendampingan dengan melibatkan Mahasiswa Peserta KKS UNG di Desa Bongo IV Kecamatan Paguyaman dan Desa Suka Mulya Kecamatan Wonosari. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi program Destana, pembentukan forum relawan, simulasi penanganan bahaya bencana alam serta program tambahan yakni pemberdayaan dan pendampingan kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang memiliki usaha melalui manajemen usaha. Target akhir dari kegiatan KKS DESTANA UNG ini adanya pemahaman yang sama oleh masyarakat tentang bahaya bencana alam dan cara mengatasinya, melakukan pemberdaayan kepada ibu rumah tangga dalam sentuhan ilmu dan teknologi bagi dosen mahasiswa dan masyarakat dengan memanfaatkan peluang sebagai basis ekonomi lokal masyarakat.

Keywords
Penguatan ekonomi, manajemen usah, pasca bencana

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/devtHpzwM6Gm


Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Perguliran Kredit Mikro
Rina Sugiarti, Budiman, Lista Kuspriatni, dan Mu-minatus Fitriati Firdaus

Show More

Corresponding Author
Lista Kuspriatni

Institutions
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma

Abstract
Kapasitas perempuan masih kurang khususnya dalam proses manajerial, sehingga dibutuhkan peningkatan. Dalam konteks SDM peningkatan kapasitas perempuan merupakan bagian dari proses pemberdayaan masyarakat. Perguliran dana mikro sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kapasitas SDM perempuan melalui perguliran dana mikro. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif pada studi kasus kelompok mikro kredit LA rutin, menggunakan data tahun 2017-2018. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa perguliran dana mikro dapat meningkatkan kapasitas perempuan khususnya dalam proses manajerial berupa: pengawasan penuh, pengambilan keputusan dan tanggung jawab penuh.

Keywords
Kapasitas perempuan, perguliran kredit mikro dan proses manajerial

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/6FHbQ3dk2TKy


Peran Ambisi Dalam Memoderasi Konflik Kerja Keluarga Dan Motivasi Memimpin Bagi Wanita Profesional
Nina Zani Khaulia, Muhadjir Anwar, dan Eko Purwanto

Show More

Corresponding Author
Muhadjir Anwar

Institutions
Magister Manajemen, FEB Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Abstract
Satu dari dua orang wanita berstatus kawin berani menanggung resiko menghadapi peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah tangga. Wanita yang menempati posisi jabatan tinggi di perusahaan PT. Jasa Raharja (Persero) masih tergolong minoritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja keluarga dan motivasi wanita profesional sebagai pemimpin dimoderasi oleh ambisi. Subyek penelitian ini adalah wanita profesional yang telah bekerja di level manajemen puncak minimal Kepala Sub Bagian atau Kepala Seksi, menikah atau pernah menikah, dan memiliki satu anak atau lebih. Sampel yang digunakan adalah 36 wanita profesional di PT Jasa Raharja (Persero). Metode analisis dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa : (1) Semakin tinggi Konflik Kerja Keluarga, semakin rendah Motivasi Memimpin, dan (2) Ambisi sebagai moderasi tidak mempengaruhi atas pengaruh Konflik Kerja Keluarga terhadap Motivasi Memimpin,

Keywords
Kata Kunci: Konflik Kerja Keluarga, Motivasi Memimpin, Ambisi

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/uvCdV4YmBAMc


Peran moderasi kepemimpinan pasif dan dukungan rekan kerja pada hubungan antara stres kerja dan frontline deviance
Fenika Wulani dan C. Marliana Junaedi

Show More

Corresponding Author
Fenika Wulani

Institutions
Unika Widya Mandala Surabaya

Abstract
This study examined the relationship between job stress and frontline deviance, and the moderation effect of passive leadership and coworker support on the relationship between job stress and frontline deviance. We collected data from 314 frontliner employees who work in various industries in Surabaya. This study found that job stress has a positive relationship with frontline deviance, and the positive relationship between job stress and frontline deviance was stronger when passive leadership was high than low. We also found that when coworker support was high than low, the positive relationship between job stress and frontline deviance was stronger.

Keywords
stres kerja, frontline deviance, kepemimpinan pasif, dukungan rekan kerja

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/pTPvjhmYb6KM


Peran Moderasi Kepemimpinan Transformasional Terhadap Pengaruh Self Efficacy dan Motivasi Pada Kinerja Pegawai Di PDAM Tirta Moedal Kota Semarang
Tristiana Rijanti, Kis Indriyaningrum, Askar Yunianto, Ibrahim Yusuf

Show More

Corresponding Author
Tristiana Rijanti

Institutions
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Stkubank Semarang

Abstract
Abstract This study aims to examine the moderation role of transformational leadership in the influence of self efficacy and motivation on employee performance. The population of this study were employees at the PDAM Tirta Moedal Kota Semarang amounting to 469 employees while the sampling technique used was simple random sampling about 100 respondent. Data were analyzed using SPSS version 22 by testing the instrument, testing the model and testing the hypothesis. Based on the results of hypothesis testing shows that Self Efficacy has a positive and significant effect on performance, motivation has a positive and significant effect on performance, transformational leadership moderates the influence of both Self Efficacy on performance and motivation for performance.

Keywords
Self efficacy, motivation, performance and transformational leadership

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/LkgX72NFDhBJ


Peran persepsi keadilan organisasional pada hubungan mobilitas internal karyawan dan kepuasan kerja: perspektif teori kesetaraan
Benediktus Margiadi

Show More

Corresponding Author
Benediktus Margiadi

Institutions
Universitas Gadjah Mada

Abstract
Mobilitas internal karyawan dalam sebuah organisasi sering menimbulkan konsekuensi yang tidak diharapkan bagi kepuasan kerja karyawan. Tujuan paper ini adalah untuk memberikan gambaran hubungan mobilitas internal karyawan dan kepuasan kerja serta menjelaskan mekanisme bagaimana persepsi keadilan organisasional menguatkan atau melemahkan relasi tersebut. Keadilan organisasional dalam perspektif teori kesetaraan menyatakan bahwa persepsi keadilan dapat tercapai apabila timbul kesetaran antara rasio keluaran dan input yang diberikan oleh karyawan atau organisasi. Paper ini menekankan pada komponen dasar persepsi keadilan organisasional sebagai moderator relasi mobilitas karyawan internal organisasi pada kepuasan kerja dengan perspektif teori kesetaraan. Temuan paper ini adalah model konseptual pengaruh mobilitas internal karyawan pada kepuasan kerja karyawan dengan pengaruhg moderasi dari persepsi keadilan organisasional karyawan dengan menggunakan perspektif teori kesetaraan

Keywords
mobilitas internal, keadilan organisasional, kepuasan kerja, teori kesetaraan

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/PgpRNaqUu4jZ


PERAN SPIRITUAL LEADERSHIP BEHAVIOUR PADA ASYMMETRIC POWER HUBUNGAN PATRON CLIENT
Zainur Hidayah; Andy Mulyana; Tamjuddin

Show More

Corresponding Author
Zainur Hidayah

Institutions
Universitas Terbuka

Abstract
Patron client relationship is a form of replication of the power difference relationship can be good and bad. Uncontrolled power differences can result in damaging relationships by exploiting weaker parties by powerful ones. The result of the study of SEM method on 143 respondents shows that the attachment of relationship between patron and client and the closeness of patron and client relationship can be a factor that can control exploitative behavior for power owner. Spiritual leadership behaviors play a role not only as a controlling force but also as a driver in improving the quality of cooperation by motivating and building awareness to make changes.

Keywords
patron client, spiritual leadership behavior.

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/qj9t4rfYv3gG


PERILAKU ORIENTASI KESUKSESAN KARIER BERDASARKAN WOMEN-S CAREER DEVELOPMENT MODELS
Yeyen Komalasari

Show More

Corresponding Author
Yeyen Komalasari

Institutions
Universitas Dhyana Pura

Abstract
Kesetaraan gender membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi wanita untuk mengembangkan karier. Berbagai organisasi sudah mengakui kemampuan wanita dalam mengemban tugas dan tanggungjawab, sehingga dukungan ini membuat wanita mampu untuk memutuskan orentasi kesuksesan kariernya (tujuan kariernya). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku orientasi kesuksesan karier wanita, berdasarkan Women-s Career Development Models. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Teknik penggalian data menggunakan wawancara mendalam (in depht interview) pada 6 informan wanita karier di Kota Denpasar. Kesimpulan penelitian; 1) idealistic achievement model merupakan wanita karier awal berkeinginan untuk berprestasi dengan mendapatkan tugas dan tanggungjawab yang menantang dengan harapan kedepan kariernya akan meningkat, 2) pragmatic endurance model merupakan wanita pertengahan karier berada pada titik harus memilih tanggung jawab keluarga atau profesional, sehingga mereka lebih berhati-hati dan menjauh dari prestasi namun tetap bekerja dengan baik. dan 3) re-inventive contribution model merupakan wanita pada karier akhir, mereka tidak berfikir tentang prestasi lagi, namun melihat karier mereka sebagai kesempatan untuk berbagi dan berguna bagi orang lain.

Keywords
Orientasi Kesuksesan Karier, Model Pengembangan Karier Wanita, Karier Wanita

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/tbREVn7c3UJ6


Persepsi Manajer Sumber Daya Manusia perusahaan di Semarang mengenai Sertifikasi Kompetensi
Christina Tri Hardjanti Nugrahaningsih, Bernadeta Irmawati, Agatha Ferijani

Show More

Corresponding Author
Christina Tri Hardjanti Nugrahaningsih

Institutions
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Abstract
This study aims to determine the perception of corporate human resource managers in Semarang about Competency Certification. The research sample is the companys human resource manager in Semarang, the method of data collection through interviews and the Focus Group Disccusion and the analyzed data are quantitative and qualitative descriptive. The results showed that the companys human resource managers perception of Competency Certification is to understand competency certification, have needs and interests to be applied in the company, most companies have implemented Competency Certification, know the Certification Institute and a place for competency testing, there are cost constraints used for the Competency Certification exam and training time and Certification Test that conflicts with work time. The results also show that companies apply competency certification requirements based primarily on buyer demand and safety reasons, while for reasons due to government regulations, there is no common perception regarding whether there is an obligation to apply Competency Certification. The implication of this study is the need for government assertiveness through regulation and supported by socialization and facilitation in obtaining Competency Certification

Keywords
Competence, Competency Certification, Professional Certification Institution, Regulation, Socialization

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/aFW8yMEbvUYj


PERSPEKTIF MOBILITAS TALENTA DALAM MENDUKUNG MAKING INDONESIA 4.0
Dr. Agustina Hanafi, MBA

Show More

Corresponding Author
Agustina Hanafi

Institutions
Universitas Sriwijaya

Abstract
Revolusi Industri 4.0 atau Fourth Industrial Revolution (“4IR”) tidak hanya berpotensi luar biasa dalam merombak industri, tapi juga mengubah berbagai aspek kehidupan manusia. Kita telah melihat banyak negara, baik negara maju maupun negara berkembang, yang telah memasukkan gerakan ini ke dalam agenda nasional mereka sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya saing di kancah pasar global. 4IR sudah pasti akan menuju Indonesia dan kita siap untuk mengimplementasikannya. Pada 2018, Presiden Jokowi meluncurkan peta jalan Indonesia untuk menerapkan revolusi industri 4.0. Peta yang diberi nama Making Indonesia 4.0, memberikan arah bagi pergerakan industri nasional di masa depan. Indonesia menetapkan 10 prioritas nasional untuk “Making Indonesia 4.0”. Salah satu prioritas adalah peningkatan kualitas Sumber daya manusia yang difokuskan pada Desain kembali kurikulum Pendidikan menyesuaikan era Industry 4.0 dan Program talent mobility untuk professional. talent mobility menjadi sesuatu yang “baru” di Indonesia, manakala di jadikan Program yang prioritas Pemerintah. Penelitian ini secara kualitatif deskritif mendalami makna dan peran mobilitas talenta pada era globalisasi saat ini. Data diperoleh melalui studi literature.

Keywords
kualitas sumber daya manusia, mobilitas Talenta

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/eDdWnrFqZcXU


Regulatory Focus and Employee Creativity: The Role of Individual Participation and Intellectual Stimulation
Dian Ekowati (a), Jovi Sulistiawan (a*), Poppy Sagita Putri (a)

Show More

Corresponding Author
Jovi Sulistiawan

Institutions
a) Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga
*jovisulistiawan[at]feb.unair.ac.id

Abstract
Studi ini menguji bagaimana regulatory focus yang terdiri dari promotion focus dan prevention focus berdampak pada creativity dan bagaimana efek moderasi dari dua factor kontekstual, yaitu intellectual stimulation dan individual participation pada stasiun radio dengan segmen anak muda di Surabaya. Penelitian ini menggunakan 9 stasiun radio di Surabaya sebagai sampel, dengan total responden sebanyak 142 responden. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji efek moderasi dari intellectual stimulation dan individual participation memoderasi hubungan antara promotion focus dan creativity. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa promotion focus memiliki pengaruh positif terhadap creativity dan prevention focus memiliki pengaruh negatif terhadap creativity. Terdapat temuan menarik dari penelitian ini yaitu bahwa hanya intellectual stimulation yang memoderasi hubungan antara promotion focus dan creativity, namun tidak untuk individual participation.

Keywords
Regulatory Focus, Individual Participation, Intellectual Stimulation, Creativity

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/6Mr3ygB7JQve


Sikap, Norma Subjektif Dan Persepsi Mahasiswa Terhadap Minat Yang Berdampak Pada Perilaku Kewirausahaan
Ika Suhartanti Darmo (a*), Tinton Ramadhan (b)

Show More

Corresponding Author
Ika Suhartanti Darmo

Institutions
a) Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis
Jl. Pulomas Selatan Kav. 22, Jakarta Timur 13210, Indonesia
*ika.darmo[at]kalbis.ac.id
b) Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis
Jl. Pulomas Selatan Kav. 22, Jakarta Timur 13210, Indonesia

Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur efektivitas penerapan kurikulum kewirausahaan di perguruan tinggi yang menekankan pada nilai inovasi dan kewirausahaan mahasiswa. Kajian ini mengacu pada Theory of Reasoned Action (TRA) dan Theory Planned Behaviour (TPB) yang mempengaruhi sikap, norma subjektif dan persepsi mahasiswa dalam mewujudkan minat dan perilaku kewirausahaan. Kuesioner dan observasi dipilih sebagai instrumen pengumpulan data penelitian kuantitatif yang diolah dengan analisis regresi. Sebanyak 148 responden yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan dipilih melalui metode purposive random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang pengaruh kuat (60,2%) antara sikap individu, nilai subjektif dan kontrol persepsi terhadap minat kewirausahaan. Sedangkan minat kewirausahaan tersebut hanya memiliki pengaruh sedang (55,2%) terhadap perilaku kewirausahaan mahasiswa. Sehingga disarankan dilakukan penyesuaian dan pengembangan terhadap metode dan teknik pengajaran kurilulum kewirausahaan era sesuai kemajuan industri 4.0 sehingga mahasiswa lebih tertarik dan antusias dalam meningkatkan minatnya menjadi aktivitas kewirausahaan mandiri yang produktif.

Keywords
sikap,norma subjektif, persepsi, minat kewirausahaan, perilaku kewirausahaan

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/GMXNbU9VPhRu


TECHNIQUES TO DEVELOP SUCCESSFUL AND DYNAMIC WORKING TEAM TO IMPROVE THE SKILLS OF CORAL TARUNA RW 09 VILLAGE OF PANDAN WANGI MALANG
Fullchis Nurtjahjani, Baroroh Lestari, Titien Indrianti, Lilies Nur Aini, Kadek Suarjuna B

Show More

Corresponding Author
FULLCHIS NURTJAHJANI

Institutions
POLITEKNIK NEGERI MALANG

Abstract
Organizational work activities do not stand alone but stand on the basis of individual parts that are unique and specific. Each individual has advantages and disadvantages which can be complementary if a solid and effective team is formed. Building an effective work team is a character and work behavior that has become a habit as well as organizational culture. RW 09 Pandan Wangi Village, the number of Karang Taruna members consisting of 40 young men and women with professions including: high school students and children, aged between 15 years - 25 years where they always carry out many social activities related to the community at large that needs to be done with a team. Therefore, it is necessary to have the provision of knowledge and skills for Pandan Wangi youth cadets to be able to form a successful and dynamic work team. Based on observations during the community service activities it can be assessed that 96% of the material can be absorbed (understood and understood) by the Community Service participants. This is indicated by the majority of participants, 96% of the 30 participants, 29 people, asking questions about successful and dynamic teamwork techniques, Working team techniques are successful and dynamic, participants can practice forming a successful and dynamic work team, which is demonstrated by members of Karang Taruna can make objective decisions by involving the right people, based on mission and objectives Clear organizations, open communication, roles and responsibilities, individual competencies, agreements, orientation on the outcome, operating creatively, conducive team conditions, evaluation of the effectiveness of individual. There is no serious obstacle in this activity considering that members of Karang Taruna easily understand what the instructor has delivered, as well as having experience in organizing.

Keywords
training, teamwork, successful teamwork

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/AjXgqpWh6c7Q


THE EFFECT OF AFECTIVE, CONTINUANCE AND NORMATIVE COMMITMENTS TO EMPLOYEE PERFORMANCE
Jufrizen & Yudi Siswadi

Show More

Corresponding Author
Jufrizen Jufrizen

Institutions
Faculty of Economics and Business
University of Muhammadiyah Sumatra Utara, Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan- Indonesia

Abstract
This study aimed to analyze the influence of normative commitment to employee performance, to analyze the effect of continuance commitment to employee performance and to analyze the influence of affective commitment to employee performance at Plantation Company in Medan. This research approach is associative approach. The population in this study permanent employees plantation in Medan with until as many as 151 people. Data collection techniques in this study with questionnaires and interviews. Data were analyzed using multiple linear regression. The results of this study shows there is no significant effect between affective commitment to employee performance Plantation Company in Medan. A significant effect between continuance commitment to employee performance Plantation Company in Medan. A significant effect between the normative commitment to employee performance Plantation Company in Medan.

Keywords
Affective, Continuance, Normative, Commitment, Employee Performance

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/KBUw9Jurjqcm


The Impact of Ethical Behavior and Facets of Job Satisfaction on Organizational Commitment Employees at PT SUCOFINDO Central Office
Nurul Atikah and Rosiwarna Anwar

Show More

Corresponding Author
Rosiwarna Anwar

Institutions
Department of Management, Faculty of Economics, University of Indonesia

Abstract
Abstract: This study examines the influence of the factors affecting organizational commitment of 140 employees working at the State Owned Enterprises (SOE) monitoring field in Indonesia. Analysis of Structural Equation Modeling (SEM) showed that only ethical behavior coworkers and satisfaction with the work become a significant predictor to organizational commitment. The other dimensions of ethical behavior of successful managers and other aspects of job satisfaction (satisfaction with pay, co-workers and controls) are not significant contributors to organizational commitment.

Keywords
Keywords: Organizational Commitment, Ethical Behavior, Aspects of Job Satisfaction, Superintending Company.

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/TP4ecyMEhgqm


The Influence Commitment, Motivation, Education and Training To The Work Discipline of Employee Owned The Transportation, Communication and Information Office In Service At Majene Regency
Hj Dinarwati

Show More

Corresponding Author
Hj Dinarwati -

Institutions
Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Regional Makassar

Abstract
Abstract This study aimed to analyses and clarifying the influence commitment of employee to their work discipline, analyses and clarifying the influence their job motivation to their work discipline, and analyses and clarifying the influence education and training to their work discipline. A qualitative and quantitative used as to study approach.. There are 57 employee have been taken as sample based on the saturated sampling. All data collected by questionnaire list, interview, observation and documentation. A multiple linier analyses used to analyses data and correlation any variables. The result of this study find that by partial test, organizational commitment and motivation don-t have an significant influence to the work discipline, but education and training has significantly influence to work discipline. All of third independent variable namely commitment, motivation, education and training have significantly influence to work discipline as dependent variable. The education and training are most dominant influence to work discipline.

Keywords
organizational commitment, motivation, education and training, discipline

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/E4mJrkV8xzBG


THE INFLUENCE OF COMMUNICATION AND WORK DISCIPLINE TO EMPLOYEE PERFORMANCE
Muhammad Andi Prayogi1, Lukman Hakim Siregar2, Muhammad Taufik Lesmana3

Show More

Corresponding Author
Muhammad Andi Prayogi

Institutions
1University of Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Email: muhammadandi[at]umsu.ac.id
2University of Dharmawangsa
E-mail: lukman.fe[at]dharmawangsa.ac.id
3University of Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Email: muhammadtaufiklesmana[at]umsu.ac.id

Abstract
This study aims to look at the influence of communication and discipline on employee performance PDAM Tirtanadi In North Sumatra Province. The approach in this study is associative by looking at their relationship or influence between independent variables and the dependent variable. The number of samples in this study amounted to 74 respondents who are employees of PDAM Tirtanadi North Sumatra Province. The results of this study partially communications positive and significant effect on the performance of employees with tcount > t table (2.556 > 1.665), work discipline partially also positive and significant effect on employee performance tcount> ttable (5.327 > 1.665) and simultaneous communication and discipline work has a positive effect on employee performance Fcount > Ftable (78.520 > 3.12).

Keywords
Communication, Work Discipline and Employee Performance

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/MLA7QbyZPgjx


The Influence of Internal Branding on Employee Brand Loyalty, Employee Brand Commitment and Employee Brand Identification and Its Impact on Employee Brand Performance: Study of the Hotel Industry in Surabaya, East Java
Y. Johny Natu Prihanto, Kris Ade Sudiyono

Show More

Corresponding Author
Y. Johny Natu Prihanto

Institutions
Universitas Multimedia Nusantara

Abstract
This study aims to examine the relationship between internal branding on employee brand loyalty, employee brand commitment and employee brand identification and their impact on employee brand performance in the context of the hospitality industry in Surabaya, East Java. The design / methodology / research approach uses 150 respondents. The questioners was collected through a field survey of eight 5-star hotel employees in Surabaya, East Java. Confirmatory factor analysis and structural equation modeling was applied. The result of this study showed that internal branding affects employee brand loyalty, employee brand commitment and employee brand identification and its effect on employee brand performance. The practical implications of this study will provide advice for hospitality industry managers to develop strategies that can increase the level of employee brand performance.

Keywords
Hospitality Industry, internal branding, employee brand loyalty, employee brand commitment, employee brand identification, employee brand performance

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/gULGTQbD82jd


Transformational Leadership Sebagai Kunci Membangun Affective Commitment to Change (Studi Pada Distributor PT. Unilever Indonesia Area Yogyakarta)
Muhammad Sirojuddin Amin dan Tuti Hastuti

Show More

Corresponding Author
Muhammad Sirojuddin Amin

Institutions
Universitas Widyagama Malang

Abstract
Perubahan organisasi sering kali memunculkan permasalahan baru. Kesiapan setiap elemen organisasi menjadi hal yang mutlak agar perubahan organisasi dapat tercapai dengan baik. Dukungan terhadap perubahan tercermin dari komitmen anggota organisasi dalam melakukan perubahan organisasi itu sendiri. Pemimpin mempunyai peran penting dalam menciptakan suasana yang kondusif dari setiap aktifitas yang dilakukan organisasi, termasuk juga dalam melakukan perubahan organisasi. Pemimpin diharapkan perannya untuk bisa memotivasi anggota organisasi agar berkomitmen terhadap perubahan organisasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis varians yaitu Partial Least Square (PLS). Penelitian ini menggunakan program komputer smart PLS 3.2.8. Temuan dari penelitian ini adalah 2 dari 4 komponen transformational leadership yang mampu mendorong affective commitment to change, yaitu idealized influence dan intellectual stimulation, sedangkan 2 lainnya tidak mampu menjadi faktor pendorong komitmen untuk berubah, yaitu inspirational motivation dan individual consideration.

Keywords
Affective Commitment to Change, Structural Equation Modelling Partial Least Square

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/n73tgm8ZzAGw


UPAH MAKSIMUM DARI SUDUT PANDANG PENGUSAHA : STUDI KASUS DI JOGJAKARTA
Arief Darmawan, Abdul Hakim

Show More

Corresponding Author
Arief Darmawan

Institutions
Universitas Islam Indonesia

Abstract
Upah merupakan barometer kesejahteraan masyarakat, dengan asumsi bahwa kebanyakan penduduk bekerja pada perusahaan. Banyak sudah penelitian yang menganalisis upah dari sudut pandang pekerja. Paper ini akan melihat tingkat upah dari sudut pandang pemilik perusahaan. Penelitian ini berharap menemukan suatu tingkat upah yang sebenarnya mampu diberikan oleh pengusaha. Hal ini akan bermanfaat dalam menentukan upah yang tepat bagi para pekerja. Penelitian ini akan menggunakan pemilik perusahaan, terutama perusahaan kecil menengah, sebagai responden. Penelitian ini berupaya mencari tahu, berapakah sebenarnya upah yang sanggup dibayarkan oleh pengusaha kepada para pekerja. Dari studi ini diharapkan akan diketahui, apakah kesanggupan pengusaha sebenarnya lebih tinggi, sama dengan, atau lebih rendah dari UMR yang ditetapkan. Metode penelitian ini menggunakan metode Triangulasi untuk mendapatkan data dari sumber yang sama, menggunakan observasi dan wawancara yang mendalam dari beberapa pengusaha sebagai Informan. Dari hasil wawancara secara mendalam dengan informan terkait dengan Upah Minimum Regional, para Pengusaha di Jogjakarta sudah memberikan upah sesuai atau melebihi UMR, dikarenakan dalam penentuan upah para pengusaha juga sudah mempertimbangkan berbagai aspek baik dari sisi kebutuhan karyawan maupun, kemampuan perusahaan. Didalam penentuan peningkatan upah para pengusaha juga sudah mendasarkan kepada pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja para karyawan atau pekerja. Upah yang diterima karyawan hak normatif di sisi lain juga sebagai penyemanagat (motivasi) peningkatan kinerja

Keywords
Upah, Pengusaha

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/apQC98HYfwKW


VALUE CHAIN MODEL OF HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT IN PESANTREN
Muhardi (a*), Nurdin (a), Aminuddin Irfani (a)

Show More

Corresponding Author
Muhardi Muhardi

Institutions
a) Economy and business Faculty, Bandung Islamic University, Jalan Tamansari 1, Bandung, 40154, Indonesia
*muhardi.z66[at]gmail.com

Abstract
Pesantren is one of the educational institutions that have contributed to the development of human capital in Indonesia. This can be understood considering that most of Indonesian people are Muslims. To comprehend the role of pesantren in human capital development, it is necessary to identify and then analize the value chain model of human capital development in pesantren. This research uses qualitative descriptive method with value chain approach as a model of analysis to reveal research problem. This research was conducted at several pesantren in Sukabumi and Garut, West Java Province, Indonesia. The results of the study obtained from the analysis of the value chain model show that the process of developing human capital through education in pesantren is oriented to religious values, emphasizing on the importance of education in aspects of morality, intellectuality, creativity, and independence. The development of human capital through religious values-oriented education is a fundamental foundation for the primacy of education in pesantren. Other supporting aspects are the formed institutional culture that gives color to the development of human capital in pesantren, supported by organizational structures that enable relationships communication and knowledge sharing directly between stakeholders in pesantren.

Keywords
human capital development, pesantren, value chain model

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/xJWT7mfKq3Fd


Working Discipline, Leadership style and Cultural Organization for Job satisfaction
Muhammad Nashar, Ryani D Parashakti, Agustinus Hariadi DP, Ajeng Rahayu

Show More

Corresponding Author
Muhammad Nashar

Institutions
Universitas Mercubuana

Abstract
This study aims to determine the phenomena that occur in the company, low job satisfaction for employees due to the style of leadership that is applied which results in low employee motivation. Low work discipline is caused by employees preferring to postpone work resulting in accumulation of work. This study used a saturated sample technique of 80 respondents who were employees and supported by primary data collection techniques. The method used in this study is PLS 3.0. The results of this study indicate that work discipline has a positive and significant effect on job satisfaction, leadership style has a positive but not significant effect on job satisfaction, and organizational culture has a positive and significant effect on job satisfaction. Suggestions that are taken into consideration are the need for the facilities and comfort of the workspace, make decisions together and apply 3S namely (greetings, greetings and smiles) so that employees can focus on working and interacting with each other.

Keywords
Work Discipline, Leadership Style, Organizational Culture, Job Satisfaction

Topic
Manajemen Sumber Daya Manusia

Link: https://ifory.id/abstract/TrwdPZWBtRhU


Page 4 (data 91 to 120 of 120) | Displayed ini 30 data/page

Featured Events

<< Swipe >>
<< Swipe >>

Embed Logo

If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):

<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>

Site Stats