Page 2 (data 31 to 60 of 395) | Displayed ini 30 data/page
Corresponding Author
Rizqy Novid
Institutions
1. Jurusan Teknik Metalurgi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia
*novid.sudrajat[at]gmail.com
2. Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), Tangerang-Banten
Abstract
Seng oksida (ZnO) memiliki sifat yang unik dan memiliki aplikasi yang luas. Namun, keadaan ekonomi global membuat harga jual ZnO cenderung fluktuatif. Hal tersebut mendorong dilakukan penelitian untuk mencari cara lain mendapatkan ZnO, salah satunya dengan daur ulang limbah. Pada penelitian ini, ZnO akan disintesis dari limbah galvanisasi (dross) dengan menggunakan metode French Process. Sintesis ZnO ini menggunakan dua proses pemanasan.Sintesis dilakukan pada 2 variasi temperature, yaitu 850oC dan 900oC (selama 3 dan 6 jam). Proses selanjutnya adalah pemanasan pada temperatur 700oC selama 1 jam dengan pemberian oksigen 1 dan 2 bar (untuk setiap hasil pemanasan pertama). Analisis XRD, SEM, dan Spektrofotometri UV-VIS (mode DRS) diterapkan untuk melihat karakterisasi ZnO yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukan ZnO terbentuk pada semua sampel pemanasan dengan memiliki struktur morfologi yang beragam, yang disebabkan karena dross memiliki luas permukaan beragam saat dilakukan pemanasan. Nilai energi celah pita (Eg) yang didapat menunjukkan semakin besar temperatur akan menurunkan nilai Eg. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses pemanasan pasca-anil hasil pemanasan 900oC selama 6 jam yang dipanaskan pada temperatur 700oC selama 1 jam dengan oksigen sebanyak 2 bar merupakan hasil terbaik dengan ukuran kristalit (konstan) sebesar 80,45 nm, dan nilai Eg sebesar 3,03 eV.
Keywords
Seng Oksida (ZnO), Dross Galvanisasi, French Process.
Topic
Physics
Corresponding Author
Yanti Mulyanti
Institutions
1) Kelompok Keahlian Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Departemen Fisika Institut Teknologi Bandung
2) PT.Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus
Abstract
Telah dilakukan penghitungan laju pengeringan dan performansi mesin Double-Drum Dryer yang dioperasikan sebagai mesin pengering produk Bubur Tim Instan di PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus. Siklus Rankine digunakan sebagai model perhitungan performansi mesin secara termodinamik. Laju pengeringan dihitung dengan melakukan pengujian kadar air sampel di Slurry tank dan main flakers. Sampel diuji setiap 30 menit dengan menggunakan Toledo, Halogen Moisture Analyzer sesuai dengan ketentuan pengambilan sampel di pabrik. Sedangkan efisiensi mesin dihitung dengan menggunakan data tekanan dan temperatur operasi. Laju pengeringan maksimum yang dapat dicapai oleh mesin adalah 7.14 kg/m2h dengan penurunan kadar air maksimum 73.88%. Pada studi ini dibahas juga alternatif unit operasi untuk meningkatkan performansi mesin. Ada dua mesin Double-Drum Dryer yang dioperasikan, dan keduanya memiliki performansi yang hampir sama.
Keywords
bubur tim, efisiensi, laju pengeringan, siklus Rankine
Topic
Physics
Corresponding Author
dona mustika
Institutions
Magister Pengajaran Fisika, ITB
Abstract
Fisika adalah ilmu yang berbasis pada konteks alam sehingga seluruh peristiwa alam pada dasarnya dapat dijelaskan secara fisika. Proses pembentukan batu mulia ataupun semi-mulia berawal dari aktivitas dapur magma. Proses-prosesnya merupakan rangkaian proses termodinamika yang cukup kompleks. Dalam hal ini telah dianalisis hukum-hukum termodinamika pada proses pembentukan batu semi-mulia dengan sampel batu idocrase Aceh. Analisis dilakukan melalui studi literature. Hasil analisis berupa perumusan kembali hukum-hukum termodinamika dan bentuk diagram fasa untuk batu Idocrase Aceh.
Keywords
Termodinamika, Diagram Fasa, Batu Semi-Mulia, Idocrase Aceh
Topic
Physics
Corresponding Author
Srie Soedewi
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Ekonofisika merupakan cabang ilmu fisika yang memiliki banyak aplikasi, salah satunya adalah pada analisis saham. Studi ini akan menganalisis sifat volatilitas dari 5 sektor berbeda di Indonesia dan potensi kontribusinya serta keterkaitannya terhadap angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Analisis sifat volatilitas saham berguna untuk memprediksi risiko dan memiliki pengaruh penting dalam pengambilan keputusan investasi. Analisis dalam penelitian ini dengan melakukan pemodelan ARCH-GARCH pada pergerakan lima perusahaan saham dengan sektor yang berbeda yang terdaftar pada Indeks Kompas100, yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Kelima saham tersebut masing-masing mewakili sektor yang berbeda, diantaranya adalah pertambangan, otomotif, perbankan, properti, dan infrastruktur. Model ARCH-GARCH digunakan untuk mengestimasi keberadaan residual yang tidak konstan (heteroscedasticity) dari sebuah data. Potensi risiko dapat dilihat dari model volatilitas yang dihasilkan dari metode ARCH-GARCH tersebut. Hasil dari studi ini diharapkan dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan bagi berbagai tipe investor dalam memprediksi potensi saham sehingga dapat mempengaruhi angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Keywords
ARCH, GARCH, Heteroskedastisitas, Return, Saham, Volatilitas
Topic
Physics
Corresponding Author
Dhafinta Widyasaraswati
Institutions
Bandung Institute of Technology
Abstract
Berdasarkan data, pertumbuhan investasi di bidang property di Indonesia rata-rata naik 41% per tahunnya. Hal ini memperlihatkan bahwa sektor properti di Indonesia punya daya tarik tinggi bagi investor. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap saham-saham sector properti anggota LQ45, yaitu saham PT Alam Sutera Realty, Tbk. (ASRI), PT Bumi Serpong Damai, Tbk. (BSDE), dan PT Lippo Karawaci, Tbk. (LPKR). Sampai saat ini, ketiga saham tersebut merupakan saham yang memiliki harga paling tinggi di BEI (Bursa Efek Indonesia). Ada beberapa metode untuk menganalisis fluktuasi dari sebuah dinamika stokastik, salah satunya adalah model ARCH-GARCH yang merupakan salah satu kajian di bidang ekonofisika. Metode ARCH-GARCH diperkenalkan oleh Engle pada 1982 yang bekerja dengan cara memodelkan return dari harga saham. Return dari harga saham ini kemudian diregresi dengan konstanta residual yang bergantung dari data periode sebelumnya. Data harga saham yang dipakai adalah harga saham periode Januari 2014 sampai dengan Oktober 2015. Dari penelitian ini, dapat dilihat prospek dari sektor property di masa depan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukkan bagi beragam tipe investor untuk melihat potensi saham yang paling menguntungkan berdasarkan gaya investasinya. Penelitian lebih lanjut juga diharapkan mampu mendeteksi adanya potensi gelembung (bubble) pada sector property yang mungkin berpotensi terjadi lagi di masa yang akan datang.
Keywords
ARCH-GARCH, bubble, properti, saham
Topic
Physics
Corresponding Author
Adam Malik
Institutions
Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Abstract
This research aims to develop methods of measuring the coefficient of viscosity using viscosimeter are analyzed using Newtons law of 1. The viscosimeter stormer came from the simple equipment modifications in the form of a hollow cylinder, laver, a pulley, a ruler, a stopwatch, burdens, taps, boards, iron rods, and rope. The trial results do indicate fairly accurate results with the reference. Furthermore, the equipment used, reaching a level of precision that is good at the moment in the trial to the school community. According to the trial results obtained the relationship between viscosity coefficients against time is inversely proportional. The resulting coefficient of viscosity is greater when the mass of the given object is getting bigger.
Keywords
Viscosimeter, Coefficient of Viscosity
Topic
Physics
Corresponding Author
Amalia Nurfitriani
Institutions
Indonesia University of Education
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Sukasari,Bandung 40154
Abstract
This Study has purpose of to determine the permeability characteristics and the electrical properties of the soil in guava and dragon fruit plantations. The measured land is peatland in the village of Rasau, West Kalimantan. The method for permeability (Falling Head) and electricity uses the Electrical Conductivity tool. Obtained from parameter values such as EC (Electrical Conductivity). At a depth of 350 cm -345 cm has a range of values of 0.02 ds -1 to 0.11 ds m-1, from that depth a soil permeability value of 4,198 x 10-5 cm s-1 is obtained. At a depth of 500 cm - 590 cm it has a range of values of 0.02 ds m -1 to 0.22 ds m-1 and gets a soil permeability value of 7,185 x 10-5 cm s-1. When the permeability value is small, the EC value will also be smaller so that the resulting porosity is also low.
Keywords
Permeability, conductivity, porosity, peat soil
Topic
Physics
Corresponding Author
Gulistan Amalia Rahman
Institutions
(a) Physics Study Program, Department of Physics Education, Faculty of Mathematics and Natural Science Education, Indonesia University of Education
Jl. Dr. Setiabudi No.229 Bandung 40154, Indonesia.
(b) Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University.
Jl. Prof Hadari Nawawi, Pontianak 78124
*gulistanrahman[at]gmail.com
*mimin_iryanti[at]gmail.com
Abstract
Peat soils are soils that contain large amounts of organic matter. Utilization of peatlands as plantations has been carried out in West Kalimantan. One of the plants that is cultivated is Longan. Indicators that need to be known to determine the suitability of peatlands as plantations are specific gravity. Specific gravity is the ratio between the dry weight of the soil and the volume of the soil excluding the pores found between the particles. This study aims to determine the specific gravity characteristics of the longan peat estates in West Kalimantan. Measurement of specific gravity is done using ASTM D-854-02 - Pycnometer. The results obtained a specific gravity of 0.28 gcm-3 at depths of 03-350 cm and 0.38 gcm-3 at depths of 350-550 cm. The measurement results show that the specific gravity is getting bigger along with the increase in soil depth due to the reduced water content. Based on the results of research on peatlands in West Kalimantan suitable to be used as a Kelengkeng plantation land.
Keywords
Specific gravity, water content, peat soil, longan
Topic
Physics
Corresponding Author
Wawan Kurniawan
Institutions
(a) Department Physics Education, Universitas Jambi
Abstract
The colour quality of batik jambi fabric using natural and chemical dyes needs to be tested for its resistance to washing (friction) and heating (thermal) treatment both for drying and ironing. Fabric fading is affected by decreasing the level of brightness and reducing blackish colour and increasing white in an element of colour. The purpose of this study was to measure the level of fading of the colour of the batik jambi cloth using the colour histogram method. The process of this research uses several sizes of jambi batik cloth obtained by three batik production / craftsmen in the Jambi Kota Seberang. Process Treatment of each sample through washing, drying and ironing with temperature variations of 50, 75 and 100 Celsius. Then take a digital photo image and analyzed the level of RGB colour intensity (Red, Green, Blue). If there is a level of change in the increase or decrease in the intensity of the RGB colour, then there is an indication of dis-colouration on the fabric. The results of the testing of the colour of the batik jambi cloth using a colour histogram showed a good degree of colour brightness resistance after a number of treatments, so testing the level of fading of the colour of the batik jambi cloth proved the quality of the natural dyeing process was very good.
Keywords
Colour histogram method; Batik jambi; Digital image processing
Topic
Physics
Corresponding Author
Puradwi Ismu Wahyono
Institutions
CENTER for ACCELERATOR SCIENCE AND TECHNOLOGY, NATIONAL NUCLEAR ENERGY AGENCY
Abstract
ABSTRACT: Subcritical Assembly for Molybdenum Production (SAMOP) is a concept of nuclear reactor where the neutron multiplication factor (k-eff) less than one (k-eff ~ 0.99). Therefore, SAMOP reactor need an external neutron source for its operation. Uranyl Nitrate Hexahydrate, UO2(NO3)2or UN is used as fuel as well as target material for Mo-99 production.The Mo-99 isotope is used to generate Tc-99m which is the most widely radioisotopesused for diagnostic in nuclear medical fields. The composition of Uranyl Nitrate Hexahydrate (UNH)should be analyzed to achieve the required subcriticallevel in the SAMOP corei.e. k-eff ~ 0.99. Methodology for this analysis is a calculation of subcritical level of SAMOP by using WIMSDcomputer code. Using enrichment of uranium of 19.75% with 2.81 gr/cc of density, the composition shown 0.251724 for U and 0.748276 forN,O and H. The composition is then used as input for the neutronic analysis using the ORIGEN computer code as well as calculation of neutron source and thermal power of SAMOP. The result shows that the optimum k-eff is 0.9919 with the composition of U-235, U-238, N, O, H, U, N-O-H are 0.049715, 0.202009, 0.053448, 0.374138, 0.32069, 0.251724, and 0.748276 respectively.
Keywords
Uranyl Nitrat, Subcritical Assembly
Topic
Physics
Corresponding Author
Silka Abyadati
Institutions
Universitas Negeri Malang
*silkaabyadati[at]yahoo.com
Abstract
Animated Video (Video Teranimasi) digunakan sebagai media pembelajaran Fisika yang membantu penjelasan konsep abstrak dari materi Fluida. Produk Animated Video merupakan tayangan video kehidupan sehari-hari yang dilengkapi dengan animasi, teks dan narasi suara berbahasa Indonesia. Pengembangan produk dilakukan melalui proses: 1) Studi pendahuluan; 2) Perancangan draft produk pengembangan; 3) Pengembangan produk; 4) Uji coba terbatas; dan 5) Revisi produk akhir. Pengembangan produk Animated Video memanfaatkan software komputer Camtasia, SwishMax, dan Adobe Flash. Dari hasil validasi media didapatkan data kuantitatif 3,3 dan validasi materi didapatkan data kuantitatif 3,8. Hal ini menunjukkan bahwa Animated Video termasuk dalam kategori baik dan layak. Berdasarkan data kualitatif, produk telah direvisi berdasar saran dan komentar ahli. Selain didasarkan pada saran dari para ahli, revisi produk juga dilakukan atas inisiatif peneliti dan hasil uji coba terbatas berupa keterbacaan media oleh siswa SMA kelas XI. Penelitian lebih lanjut berupa uji coba berulang diperlukan untuk mengetahui keefektifitasan Animated Video sebagai media pembelajaran Fisika materi Fluida.
Keywords
media pembelajaran, video teranimasi, fluida
Topic
Physics
Corresponding Author
Nailis Saadah
Institutions
1) Program Studi Magister Sains Komputasi, ITB
2) Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Fisika FMIPA ITB
Abstract
Salah satu metode deteksi kanker dengan pemrosesan citra adalah deteksi tepi. Deteksi tepi citra kanker menjadi bagian penting dalam radioterapi karena proses ini merupakan langkah awal pemisahan jaringan sehat dan jaringan sakit (kanker), sehingga selanjutnya dapat dilakukan analisis dan diagnosa lebih lanjut kondisi penyakit pasien tanpa harus melakukan pembedahan. Pada studi ini dilakukan pemrosesan citra dengan Metode Tepi Canny dan secara garis besar kami membahas hasil penelitian Sutton dan mengaplikasikannya pada beberapa kasus. Dalam studi ini contoh kasus yang digunakan adalah pada kanker payudara. Metode Canny merupakan salah satu algoritma deteksi tepi modern yang memiliki kelebihan mendeteksi dan melokalisasi dengan baik, serta respon yang jelas. Ada beberapa kriteria pendeteksi tepian paling optimum yang dapat dipenuhi oleh Metode Canny, yaitu mendeteksi dengan baik (kriteria deteksi), melokalisasi dengan baik (kriteria lokalisasi), dan respon yang jelas (kriteria respon). Pemilihan parameter deteksi tepi Canny sangat mempengaruhi hasil dari tepian yang dihasilkan. Parameter-parameter tersebut diantaranya nilai standar deviasi gaussian dan nilai ambang. Dalam studi ini digunakan Metode Canny yang dilakukan dengan konvolusi fungsi image dengan operator Gaussian dan turunan-turunannya. Dalam hal pendeteksiannya, diberikan angka yang menunjukkan intensitas, dimana nilai dari setiap lokasi menunjukkan efek dari sinar x yang mendasari jaringan. Metode Canny berjalan dengan 5 proses, yaitu, smoothing, finding gradient, non-maksimum-suppresion, double thresholding, dan Edge Tracking by hysteresis . Metode ini akan menunjukkan tepi yang terdeteksi gambar yang disoroti di mana ada perubahan signifikan pada nilai intensitasnya. Nantinya, hanya ada satu respon untuk tiap tepi, sehingga mudah dideteksi dan tidak menimbulkan kerancuan pada pengolahan citra selanjutnya, sehingga dihasilkan satu perbedaan tepi citra yang signifikan pada jaringan yang terkena kanker dan jaringan normal.
Keywords
Kanker Payudara, Pemrosesan Citra, Deteksi Tepi Canny
Topic
Physics
Corresponding Author
Mohamad Yusup
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Dinamika stokastik merupakan proses keacakan suatu data yang dapat kita temui dalam berbagai bidang. Proses stokastik yang terdapat dalam pergerakan suatu harga saham menjadi daya tarik tersendiri untuk melakukan analisis pada data tersebut, termasuk fisikawan. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini ialah dengan melakukan pemodelan ARCH-GARCH pada pergerakan harga saham kelima perusahaan pada sektor yang berbeda yang terdaftar pada Indeks LQ45. ARCH dikembangkan oleh seorang fisikawan, Robert F. Engel, yang dianugerahi hadiah nobel dalam bidang ekonomi. Kelima perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Uji 1/f noise perlu terlebih dahulu dilakukan untuk memastikan bahwa data yang digunakan memiliki korelasi dengan periode sebelumnya sehingga dapat dianalisis. Model ARCH-GARCH digunakan untuk mengestimasi keberadaan residual yang tidak konstan (heteroscedasticity) dalam sebuah data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian menunjukan bahwa kelima data sampel yang digunakan memiliki sifat 1/f noise. Saham LPKR memiliki volatilitas tertinggi dengan nilai 0,0004-0,00137 dan standar deviasi 0,026436 yang menandakan saham ini memiliki resiko lebih besar dalam berinvestasi dibandingkan sample saham lainnya. Sedangkan volatilitas terkecil dimiliki saham BMRI dengan nilai volatilitas 0,00018 � 0,00040 dan standar deviasi 0,021862.
Keywords
Saham, 1/f noise , Volatilitas, Heteroskedastisitas, ARCH, GARCH.
Topic
Physics
Corresponding Author
Aulia Fikri Hidayat
Institutions
Universitas Islam Bandung (UNISBA)
Abstract
Tak dapat dipungkiri bahwa pada masa modern sekarang ini keterpisahan berbagai disiplin ilmu dalam sebuah produk dan inovasi teknologi menjadi semakin samar. Teknologi masa kini seringkali merupakan sebuah hasil karya dari berbagai disiplin ilmu (multidiscipline) yang saling bekerjasama. Fisika dan farmasi secara tradisional memang merupakan dua disiplin ilmu yang sukar dicari titik temunya. Namun dengan sedikit penyelidikan akan dapat diketahui bahwa fisika memiliki keterkaitan dengan farmasi dalam beberapa aspek. Makalah ini akan berusaha memberikan ulasan umum mengenai aplikasi ilmu dan teknologi fisika dalam bidang farmasi. Secara garis besar makalah ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama yaitu mengenai aplikasi teori dan konsep fisika dalam bidang farmasi. Dan kedua yaitu mengenai aplikasi teknologi fisika dalam bidang farmasi.
Keywords
aplikasi, fisika, farmasi
Topic
Physics
Corresponding Author
Susilawati Sobur
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Metode Controlled Source Audio Magnetotelluric (CSAMT) yaitu metode magnetotelurik yang memanfaatkan sumber buatan untuk mendapatkan sinyal yang stabil dengan cara menginjeksikan arus dari transmitter dan diterima oleh receiver dengan frekuensi 0.1 Hz-10 KHz. Metode CSAMT telah diterapkan pada lapangan panas bumi Kamojang untuk memetakan resistivitas pada reservoar geothermal. Telah dilakuakn koreksi efek sumber terhadap data CSAMT dan selanjutnya dilakukan inversi terhadap data CSAMT yang terkoreksi efek sumber. Hasilnya menunjukan bahwa terdapat struktur resistivitas yang diinterpretasi bahwa lapisan tersebut adalah caprock yang memiliki resistivitas rendah yaitu 3-10 Ω.m dan diduga sebagai zona alterasi hidrotermal.
Keywords
CSAMT, koreksi efek sumber, resistivitas.
Topic
Physics
Corresponding Author
Mohammad Indra Nugraha
Institutions
a) Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha No. 10, Bandung 40132, Indonesia
*indra.indor[at]gmail.com
b) Fakultas Informatika, Telkom University
Jalan Telekomunikasi No. 01, Terusan Buah Batu, Bandung, Jawa Barat 40257, Indonesia
Abstract
Angklung adalah suatu instrumen musik yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia, yang terbuat dari bambu. Dalam suatu penampilan angklung dibutuhkan lebih dari satu orang pemain yang membentuk suatu paduan angklung. Beberapa penelitian telah banyak dilakukan untuk mengatasi permasalahan bentrok nada, yaitu keadaan dimana satu pemain harus memainkan lebih dari satu angklung yang dipegangnya pada saat yang bersamaan. Namun pendistribusian penempatan posisi pemain yang dapat menghasilkan suatu penampilan paduan angklung dengan kualitas suara yang baik belum dipertimbangkan. Untuk ini dalam penelitian ini akan dikaji mengenai pendistribusian posisi pemain angklung sehingga nada angklung tersebar merata. Distribusi pemain angklung dianalogikan sebagai distribusi muatan titik yang disimulasikan menggunakan metode algoritma genetika. Pendistribusian yang optimal diperoleh dengan meminimumkan energi total dalam sistem. Pengujian pun dilakukan dengan mensimulasikan distribusi pemain angklung untuk sebagian lagu Es Lilin dan Twinkle Twinkle Little Stars. Simulasi dilakukan terhadap beberapa variasi jumlah pemain dan pasangan main tanpa bentrok nada. Hasil simulasi menunjukkan posisi pemain angklung dengan nada yang tersebar merata.
Keywords
Angklung, Algoritma Genetika, Muatan Titik, Pendistribusian Pemain Angklung
Topic
Physics
Corresponding Author
liya kholida
Institutions
a) Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
liyaholida92[at]gmail.com
b) Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
rizqasitorus[at]gmail.com
c) Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
alfian.inza[at]gmail.com
d) Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
nurrohmanbdg[at]gmail.com
e)Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
dirwanto[at]fi.itb.ac.id
Abstract
Gyroscopeadalah sebuah alat yang bertumpu pada konsep kekekalan momentum sudut, torsi dan momen inersia yang penggunaanya dapat ditemui pada berbagai aplikasi seperti pada helikopter, robot, smartphone, dan lain-lain. Dalam sebuah sistem gyroscope sederhana, apabila rotor berputar, maka sistem ini akan cenderung mempertahankan keadaannya atau mempertahankan sikap konstan selama tidak ada pengaruh gaya dari luar. Dalam makalah ini, akan dipelajari bagaimana prinsip gyroscope dapat digunakan untuk mempertahankan kesetimbangan sebuah sistem. Studi kasus yang diambil adalah bagaimana menjaga kesetimbangan sekeping CD sehingga ia tetap berada pada posisi berdiri dan tidak jatuh. Prinsip kerja gyroscope diterapkan dalam kasus ini dengan memperhatikan dan menyelidiki beberapa parameter yang memiliki pengaruh signifikan terhadap sistem ini, seperti momen inersia rotor yang ditentukan oleh massa dan jarak terhadap sumbu putarnya. Dengan proses pembuatan dan pengamatan yang dilakukan dapat dipahami prinsip kerja gyroscope, konsep rotasi benda tegar, momentum sudut dan torsi.
Keywords
Gyroscope, keseimbangan, kekekalan momentum sudut, torsi, presisi.
Topic
Physics
Corresponding Author
Alifian Mahardhika Maulana
Institutions
a) Kelompok Keahlian Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
*fiansmamda[at]gmail.com
Abstract
Random Matrix Theory memiliki banyak fungsi, salah satunya dalam pemodelan reaktor nuklir terutama dalam memahami interaksi antar partikel yang terlibat. Metode Random Matrix Theory memiliki kelebihan dalam pengolahan data besar (Big Data), salah satunya adalah kemudahan dalam pengolahan data dan keberhasilan metode Random Matrix Theory dalam menjelaskan Big Data. Pada penelitian kali ini akan dilakukan identifikasi terhadap dua pasar saham yaitu NASDAQ (National Association of Securities Dealers Automated Quotations) dan NYSE (New York Stock Exchange) dengan menggunakan metode Random Matrix Theory, dengan melihat bagaimana korelasi antar saham, probabilitas nilai eigen dan vektor eigen saham-saham pada pasar tersebut. Random Matrix Theory pada awalnya ditemukan untuk memahami bagaimana sifat atau kelakuan partikel-partikel dalam reaksi nuklir, kemudian aplikasi penggunaan Random Matrix Theory berkembang sampai pada bidang keuangan, khususnya pada pemodelan portofolio. Dalam penelitian ini akan dibahas teori dari Random Matrix, cara membentuk matriks, hingga pada pengolahan matriks, setelah matriks terbentuk maka akan dilakukan analisis bagaimana kelakuan dua pasar saham (NASDAQ dan NYSE) tersebut. Kemudian didapatkan bahwa saham-saham pada pasar NASDAQ lebih berkorelasi satu dengan yang lain dibandingkan pada saham-saham pada pasar NYSE.
Keywords
korelasi, nilai eigen, matriks, vektor eigen
Topic
Physics
Corresponding Author
Plato Martuani Siregar
Institutions
a*) KK Sains Atmosfer, Fakulty of earth science and Technology,Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
paltirajass[at]gmail.com
b) Meteorology Study Programme, Fakulty of earth science and Technology,Bandung Institute of Technology
Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Buah nanas (Ananas comosus) adalah salah satu komoditi andalan Kabupaten Subang. Produksi buah nanas di Kabupaten Subang pada 2016 sebesar 95.266 ton, menempati peringkat ke dua setelah buah pisang sebesar 2.274.779 ton. Produksi buah nanas yang dihasil berasal dari lahan kebun seluas 2.103 hektar dengan luas kebun yang dipanen seluas 42 hektar,wilayah kebun nanas in sebagian besar berada di Kecamatan Cagak, tentunya hal ini masih dikatakan kecil bila dibanding dengan luas potensi tanah di Kabupaten Subang. Kecamatan Cagak berada pada ketingggian 517 m dan pH tanah sebesar 4,3-6,0. Kondisi ini tentunya merepakan kondsi yang optimal untuk pertumbuhan pohon nanas. Selain kondisi fisik tanah,faktor iklim juga memberikan sumbangan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan produktivitas pohon nanas. Maka untuk meningkatkan produksi nanas secara optimal di Kabupaten Subang maka perlu dilalukan studi secara spasial dan temporal untuk optimalisasi pemanfaat lahan untuk pohon nanas yang ada di Subang. Metoda yang terbaik untuk studi ini adalah dengan menggunakan teknologi remote sensing dan survai langsung kondisi kebun nanas,karena dengan metoda ini akan didapatkan gambaran spasial kondisi tataguna lahan daerah kajian secara detil dan bias di gabungkan scara spasial dengan unsur iklimnya. Data satelit yang digunakan dalam studi ini adalah data satelit lansat 8, yang beresolusi 30mx30m. Data diambil dari LAPAN dengan data yang dipilih merupakan data terbaru yang tidak ada halangan awan. Dengan bantuan software pengolah citra, dibuat peta indek hijau tanaman (NDVI) dan peta rupa Bumi, peta jenis tanah dibuat analisa peta kesesuaian tanah untuk pohon nanas. Dari tiga peta tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan klasifikasi peta kesesuaian lahan untuk pohon nanas. Survey lapangan di beberapa nanas dilakukan untuk memverikasi kecocokan hasil pengolahan data dengan kenyataan yang ada. Dari pengolahan data didapatkan bahwa daerah yang paling cocok untuk perkebunan nanas terpusat pada kecematan Cagak dengan luas 50 % luas totalnya. Kondisi Iklim dengan curah hujan rata-rata 4000mm/tahun, hari hujan 17 hari serta pada level 517 dpl merupakan kondisi terbaik untuk pertumbuhan nanas.
Keywords
nanas,ndvi,landsat,hujan,citra
Topic
Physics
Corresponding Author
Frans Willy
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Kecelakaan lalu lintas akibat penerangan jalan yang kurang, sering terjadi di jalan raya yang mengakibatkan korban harta dan jiwa. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat yang dapat mengontrol cahaya lampu di jalan raya supaya penerangannya tetap terjaga. Pada penelitian ini, sistem yang dibuat menggunakan dua buah sensor LDR yang dapat mendeteksi intensitas cahaya matahari dan lampu. Light Dependent Resistor (LDR) adalah jenis resistor yang nilai hambatannya berubah seiring intensitas cahaya yang diterima. Ketika intensitas cahaya yang diterima LDR bertambah maka hambatanya akan berkurang. Pada sistem ini, ketika LDR1 mendeteksi intensitas cahaya matahari dibawah ambang batas maka lampu penerangan jalan akan menyala dan LDR2 mulai bekerja untuk memantau lampu. Jika lampu mengalami kerusakan maka LDR2 akan mendeteksinya. Kemudian mengirimkan informasi ke PC. Sebaliknya bila LDR1 mendeteksi intensitas cahaya matahari diatas ambang batas maka lampu akan dipadamkan. Untuk akuisisi data digunakan interface DAQ dengan bantuan software LabVIEW. Sebelum digunakan sensor dikarakterisasi terlebih dahulu untuk menentukan nilai ambang batas intensitas cahaya matahri dan lampu.
Keywords
Sensor, LDR, intensitas cahaya matahari, intensitas cahaya lampu
Topic
Physics
Corresponding Author
Taufan Wiguna
Institutions
Balai Teknologi Survei Kelautan
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Gedung 1 BPPT, Lantai 18, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta 10340
*Email: taufan.wiguna[at]bppt.go.id
Abstract
Side Scan Sonar (SSS) merupakan salah satu teknologi survei kelautan yang menerapkan sonar untuk mendapatkan sonogram permukaan dasar laut. Data sonogram dapat dianalisis untuk identifikasi objek yang menjadi fokus pada sebuah kajian. Melalui identifikasi keberadaan objek di permukaan dasar laut tersebut, maka dapat dilakukan kajian resiko pada infrastruktur (pipa dan kabel bawah laut) industri maritim serta pemantauan dampak lingkungan (debris dan jejak jangkar) yang disebabkan oleh industri maritim tersebut. Makalah ini akan mendeskripsikan berbagai objek di permukaan dasar laut yang berada di kawasan industri maritim. Side scan sonar dijalankan dengan menggunakan dua frekuensi yaitu 120 dan 410 kHz serta dalam High Definition Mode (HDM). Transducer side scan sonar (towfish) yang digunakan adalah tipe EdgeTech 4200. Towfish ditarik di belakang KR. Baruna Jaya IV dengan kecepatan kapal 2-4 knot. Area survei berada di perairan sebelah timur Kabupaten Penajam Paser Utara dan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Beberapa objek yang berhasil diidentifikasi antara lain: (i) pipa bawah laut, (ii) kabel bawah laut, (iii) jejak jangkar, (iv) jejak kapal kandas, dan (v) debris. Hal yang menarik dari identifikasi objek tersebut adalah ditemukan free span di suatu bagian jalur pipa sehingga dapat menjadi rekomendasi penanganan mengurangi bahaya.
Keywords
side scan sonar, pipa bawah laut, free span, baruna jaya
Topic
Physics
Corresponding Author
Prayekti Prayekti
Institutions
Lecturer of Universitas terbuka
Abstract
Purpose of this study is to increase student knowledge of x-rays in order to make it easier for students to work on the questions at the end of the semester exam and this knowledge is used in carrying out physics learning in high school. The study sample was 40 Physics Education students at Center-Surabaya who were taking PEFI4421 Atomic Physics courses. The treatment is given to students in the form of conducting face-to-face tutorials that discuss x-rays by applying blended mode and online. Students are given questions to pretend and each student brings a laptop to be able to see the learning video provided by the lecturer from the University of Jember. At the end of the tutorail activity students are given a posttest. The final semester exam results for students are better than before in the 2018.1 semester, averaging 5.72 and in the 2018.2 semester it increases to 7.21. So the advice given even though the learning system applied by Open University is distance learning, then as one of the learning assistance given to students in the form of face-to-face tutorials with blended mode and online in face-to-face tutorial activities. As one of the innovations in learning physics.
Keywords
Face-to-face tutorials, Atomic Physics, blended, online
Topic
Physics
Corresponding Author
Gede Yohanes Arygunartha, S.Pd., M.Pd FIS Anes
Institutions
Warmadewa University
Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar,
Abstract
This study aims to improve student learning outcomes and scientific performance of physics. This research is a classroom action research. Subject from this study were students of class XI odd school year 2018/2019 as many as 19 male students. This research implemented in two cycles with each cycle stage consisting of planning, action, observation / evaluation, and reflection. The results of this study indicate that 1) there is an increase in students scientific performance. In the first cycle the average value of performance the scientific achievement of students is 77.37 with a fairly high category, while at the second cycle increased to 87.90 with a very high category, 2) an increase student physics learning outcomes. In the first cycle the average value of physics learning outcomes is achieved students are 73.00 while in cycle II it increases to 77.50. Research This class action is categorized as successful because it has reached the level of completeness amounting to 94.7%
Keywords
Learning model of Contextual Teaching and Learning, Learning Outcomes, Scientific Performance.
Topic
Physics
Corresponding Author
Dairoh Dairoh
Institutions
Program Studi D IV Teknik Informatika Politeknik Harapan Bersama Tegal,
Departeman Fisika, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Abstract
Volcanic data is in the form of broadband data that has a wide range of frequencies and contains a high level of noise. So that the noise decomposition process must be chosen correctly, it is intended that the volcanic seismic recording data containing event information contained there in is not decomposed. For this reason, noise decomposition has been carried out by applying the wavelet process, namely by using wavelet decomposition on the recording data at the Wanagama station during the Merapi volcano eruption in 2010. This decomposition of noise uses Daubechies db 5 level 5 detail 1 wavelet decomposition. Level 5 detail 1 is able to decompose noise well and volcanic earthquake events are obtained during the eruption. One of them is the event of deep volcanic earthquake (VT-A), shallow volcanic earthquake (VT-B) and pyroclastic flows that occurred during the Merapi eruption on October 26, 2010 and November 3, 2010.
Keywords
Mount Merapi, Broadband, Decomposition, Wavelet Daubechies
Topic
Physics
Corresponding Author
liya kholida
Institutions
a) Pengajaran Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
liyaholida92[at]gmail.com
b)Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung,
Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132
lilik.hendrajaya3[at]gmail.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan mengukur momen inersia silinder dengan mendisain 4 buah silinder berlapis. Bahan silinder berupa tiga jenis kayu dengan massa jenis rho 1 > rho2 > rho3. Silinder pertama dan kedua mengunakan bahan rho 1 dan rho 3, dengan massa kedua silinder sama namun lapisan nya berbeda. Silinder ketiga dan keempat merupakan silinder berlapis tiga dengan menggunkan bahan rho 1, rho 2 dan rho 3. Silinder ke tiga dan ke empat didisain massanya sama namun memiliki urutan lapisan yang berbeda. Keempat silinder tersebut diglindingkan pada papan peluncur. Hasilnya diperoleh setiap silinder memiliki kecepatan yang berbeda-beda karena pengaruh momen inersia tiap silinder berbeda-beda.
Keywords
Momen inersia slinder pejal berlapis, cara desain, cara membuat
Topic
Physics
Corresponding Author
Teguh Budi Prayitno
Institutions
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
We have demonstrated the first-principles calculation to tune the band gap of bilayer zigzag graphene nanoribbon by arranging the direction of magnetic moments of carbon atom at the edges. This direction was specified by the polar angle as defined in the spherical coordinates. From the ferromagnetic configuration to the antiferromagnetic configuration, as the polar angle increases the band gap increases. We also showed that the ferromagnetic configuration leads to the metallic system while the others leads to the insulator, in a good agreement with previous calculations. This results indicated that the bilayer zigzag graphene nanoribbon is potential for the spintronics devices.
Keywords
Graphene nanoribbon, band gap, first-principles calculations
Topic
Physics
Corresponding Author
Rizky Maiza
Institutions
Institut Teknologi Bandung
Abstract
Kerucut merupakan bentuk unik yang mempunyai sifat istimewa dimana kerucut tersebut dibatasi oleh selubung berkas garis melalui satu titik dengan bidang datar memotong berkas. Sifat ini mudah terlihat pada kerucut dengan alas lingkaran dan proyeksi puncak tepat pada pusat lingkaran. Irisan pada kerucut akan menghasilkan alas bidang yang berbentuk lingkaran, ellips, hiperbola dan parabola. Menghitung volume irisan kerucut dapat menggunakan perumusan integral lipat, untuk mengukur luas selubungnya dengan cara pemakaian kertas milimeter block. Penggunaan model fisik irisan kerucut pada modul ini juga memberikan visualisasi keindahan, sehingga menarik untuk mempelajarinya. Selain menggunakan kalkulus, pengukuran volume kerucut dapat dilakukan berdasarkan hukum Archimedes.
Keywords
integral lipat, koordinat silinder, volume irisan kerucut, hukum Archimedes, luas selubung
Topic
Physics
Corresponding Author
Rossy Andini Herindra Putri
Institutions
a) Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
*ekacahyaprima[at]upi.edu
Abstract
People with visual impairment are part of our society who have the same rights as a citizen which has limited mobility. They need technology to help navigation. Arduino is a microcontroller based technology which can be used to be walking assistance. We hereby propose ‘Bluino- as walking support for visual impairment students. It is equipped with an ultrasonic sensor HC-SR04 to detect an object within 50 cm, which will trigger the buzzer to produce sound. Bluino is packed into a custom box with a strap placed on the users leg. Three students have evaluated this device. The result shows that the tool can detect an object or obstacle in front of them so they can avoid it. The sensor can detect an object up to 4 meters and 15 degrees measuring angle. They suggested to improve Bluino by simplifying the model, and enabling the sensor to detect holes.
Keywords
Visual Impairment, Bluino, Arduino, Ultrasonic Sensor
Topic
Physics
Corresponding Author
Akhmad Yusuf
Institutions
Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains, Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Abstract
Hukum kelestarian pusa merupakan salah satu topik pembahasan fisika yang tak habis-habisnya untuk dibahas. Dikalangan sekolah menengah, peristiwa ini lebih sering dipelajari secara teoritik. Kalaupun ada eksperimen, kebanyakan menggunakan kasus tumbukan satu dimensi. Salah satu penyebabnya adalah sulitnya peristiwa ini untuk diamati secara langsung, secara kasat mata. Pada penelitian ini, dilakukan analisis hukum kelestarian pusa pada peristiwa tumbukan dua dimensI. Biasanya yang sering dijadikan contoh adalah pada permainan karambol. Namun kali ini digunakan bola nirgesekan, bola yang bisa mengambang di udara untuk meniadakan gesekan dengan lantai. Analisis dilakukan dengan menggunakan video based laboratory (VBL) maka dengan mudah bisa dicari kecepatan sebelum dan setelah tumbukan terjadi. Dari data yang diperoleh kemudian dihitung pusa sebelum dan setelah tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pusa selalu lestari, sebelum dan setelah tumbukan sama dengan kesalahan relatif kurang dari 1%. Ini menunjukkan bahwa dengan meniadakan gesekan pada peristiwa tumbukan dua dimensi, hukum kelestarian pusa memang benar-benar berlaku.
Keywords
hukum kelestarian pusa, tumbukan dua dimensi, video based laboratory
Topic
Physics
Corresponding Author
Tonmay Saha
Institutions
a)Military Institute Of Science And Technology
*tonmaysaha002[at]gmail.com
Abstract
Abstract: Due to the technological advancement and continuous power demand increase in the world, nuclear power plays a vital role. The concept of small modular reactor which has power generation capability less than 300MW has gained worldwide attention due to its smaller footprint, co-generation capability, nuclear core design simplicity and non-proliferation characteristics. The aim of this study is to calculate the reactivity worth for SMR by using in-house developed computer program. Two-group neutron diffusion equations have been used to calculate following parameters: material and geometrical buckling, effective multiplication factor, thermal flux, reactor core radius and height, reflector savings, volume of fuel and moderator and nuclear fuel cycle length. C++ computer program has been used to simulate the whole process by iteration technique for cylindrical core. The neutron distribution along the axial and radial direction of nuclear fuel rod has also been analyzed. Boron Carbide has been selected as control rod materials. How the neutronics parameters change with respect to time has been observed. Works are in progress to develop a complete conceptual design of a SMR which will be useful in remote areas.
Keywords
Core Design, Neutronics, Boron carbide , Control rod, Reactivity
Topic
Physics
Page 2 (data 31 to 60 of 395) | Displayed ini 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats